IMG20210421093442

Vcon Motivasi dan Pemantapan kepada Kepala Sekolah SD/SMP di Karanganyar, Perlancar UN secara daring, Pemkab Siap Pasang Wifi atau Server di tingkat Pedesaan

Kominfo

Vcon Persiapan jelang Ujian Nasional (UN) Bupati Karanganyar didampingi Kepala Disdikbud, Rabu (21/4/2021) pagi.

KARANGANYAR- Pemkab Karanganyar akan mendata desa-desa yang mengalami kesulitan sinyal dan akan memasang server atau wifi di wilayah tersebut. Langkah ini untuk mendukung pelaksanaan Ujian Nasional tingkat SMP secara daring.

Hal tersebut diungkapkan Juliyatmono Bupati Karanganyar ketika melakukan vcon pemantapan dan motivasi kepada Kepala Sekolah tingkat SD/SMP di Karanganyar di ruang SIC Diskominfo,Rabu (21/4). Menurutnya pelaksanaan ujian nasional secara daring dilakukan menyusul masa pandemi yang belum berakhir.

Pelaksanaan UN tingkat SMP secara daring lantaran siswa telah melek teknologi dan mengurangi resiko penyebaran covid di lingkungan sekolah.Sebagai bentuk dukungan pelaksanaan secara daring, Pemkab akan segera mendata desa-desa yang mengalami kesulitan sinyal.

“Kita akan pasang server atau wifi di desa yang sulit sinyal. Sebab sinyal sangat penting agar siswa lancar mengerjakan ujian,”ujar Bupati.

Ditambahkan Bupati pihaknya berharap agar Kepala Sekolah tetap menerapkan prokes ketat dan edukasi yang baik di tengah keterbatasan. Sekolah harus memiliki terobosan agar pelaksanaan kegiatan belajar dapat berjalan dengan baik di tengah masa pandemi.

“Situasi pandemi sekolah harus tetap memberikan edukasi yang baik,”pesannya.

Sementara Kepala Disdikbud Karanganyar, Tarsa mengatakan pelaksanaan UN akan dilakukan secara luring untuk SD dan daring untuk SMP.

“UN luring soal akan diambil orang tua dan diserahkan kembali ke sekolah usai dikerjakan,”paparnya.

Diakuinya dalam pembelajaran secara daring belum maksimal karena beberapa sekolah mengalami kendala sinyal. Sedikitnya 9 SMP yang masih ada gangguan sinyal sehingga dalam pelaksanaan UN digelar secara luring.

“UN di 9 SMP secara luring dan 71 lainnya daring. Sementara untuk SD sebanyak 112 sekolah terkendala sinyal,”ujarnya.

Pelaksanaan UN tingkat SD sendiri akan digelar 26-30 April. Sementara tingkat SMP dilaksanakan 26 April-5 Mei mendatang. Jumlah peserta SD sejumlah 11.996 siswa dan SMP sebanyak 10.522 siswa.
Diskominfo (ind/dn)

Read More
WhatsApp Image 2019-06-12 at 17.03.09

400 Kepala Sekolah Se-Subosukowonosraten Ikuti Kuliah Umum

Bupati Karanganyar, Juliyatmono Memberikan Sambutan dan Ceramah Ilmiah didepan Kepala Sekolah se-Soloraya.

KARANGANYAR– Ratusan Kepala Sekolah (MKKS) SMP se-Soloraya (Subosukowonosraten) mengikuti kuliah umum yang langsung dipimpin oleh Bupati Karanganyar, Juliyatmono di Sarkara Hall De Tjolomadoe, Rabu (12/6) kemarin.

Ceramah ilmiah sekaligus halal bihalal itu diikuti sekitar 430 Kepala sekolah SMP di wilayah Soloraya. Bupati Karanganyar, Juliyatmono hadir sekaligus memberikan kuliah umum. Bupati Karanganyar sudah banyak menorehkan berbagai prestasi dan termasuk dalam bupati yang berpengaruh besar dalam kemajuan pendidikan khususnya di Kabupaten Karanganyar. Kuliah umum tersebut mengusung tema Optimalisasi Manajemen Pendidikan Menunjang Peningkatan Sumber Daya Manusia Dan Bermartabat Menuju Era Milenial. Bupati pada kesempatan tersebut menyampaikan “Semoga kegiatan ini dapat mempererat persatuan dan kesatuan dalam menciptakan generasi yang lebih baik untuk masa depan. Kita sebagai manusia oleh Allah SWT dijadikan sentral jati diri kita pada akal pikiran dari makhluk lainnya. Untuk itu harus kita kelola dengan baik. Terlebih lagi ini merupakan bulan suci, bulan fitroh, harus ada perubahan yg efektif, berdaya guna, dan lebih optimal untuk perkembangan generasi kita. Dan ini tergantung dengan semangat kita dan kehendak kita karena semuanya akan kembali dipertanggungjawabkan kepada Allah SWT. Karena hakekatnya pendengaran kita, penglihatan kita, hati kita akan dimintai pertanggungjawaban kepada Tuhan Yang Maha Kuasa. Karena Tuhan akan menerima kita apabila kita melakukan yg terbaik dan bermanfaat bagi banyak orang karena manusia diberikan amanah dan tanggungjawab. Tugas kita untuk saling menasehati, mengingatkan dan menjaga harmonisasi alam dan makhluk hidup lainnya”.

Sementara itu, Laporan panitia penyelenggara, Pak Chandra mengatakan maksud dan tujuan kegiatan ini ialah dalam rangka membangun silaturahmi kebersamaan persatuan kesatuan dalm optimalisasi manajemen pendidikan kepala sekolah (MKKS) SMP se-Soloraya (Subosukowonosraten). Demikian Diskominfo (ind/dn/fdt/fjr).

 

Read More
DSC_6490

Ratusan Pendidik Diseleksi Jadi Guru Prestasi

Sejumlah guru mengikuti tes tulis seleksi untuk guru berprestasi

KARANGANYAR, 19 April 2018

            Ratusan pendidik mulai dari Guru, Kepala Sekolah dan Pengawas (TK/SD/SMP) mengikuti seleksi kependidikan berprestasi. Ajang bergensi bagi insan pendidik tersebut memang memilih guru terbaik diantara guru yang tersebar di 17 Kecamatan yang paling berprestasi.

“Peserta seleksi kali ini sebanyak 115  peserta berasal dari jenjang guru, kepala sekolah, dan pengawas TK, SD, SMP. Mereka akan diteliti secara administrasi dan hasil ujian untuk menjadi guru  berprestasi,” papar Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Tarsa usai memberikan pengarahan kepada guru, pengawas dan kepala sekolah di SMA SMA N 1 Karanganyar, Kamis (19/04).

Tarsa menambahkan bagi guru dengan mendapatkan berprestasi akan mendapatkan penghargaan atau reward. Selanjutnya, mewakili Kabupaten Karanganyar mengikuti seleksi ke tingkat provinsi. Dalam seleksi tersebut diukur empat kompetensi. Yakni professional dalam bekerja, pendadogik, kepribadian dan sosial serta ditambah 8 standar nasional pendidikan. “Sedangkan test meliputi test tertulis, wawancara dokumen portofolio, wawancara paparan best practice penghargaan yang pernah didapat di sekolah,’ imbuhnya

Sementara itu, Kabid Ketenagaan dan Kesiswaan Disdikbud Karanganyar, Nurini Retno Hartanti mengatakan jika guru tersebut memiliki segudang prestasi maka dipasrtikan menjadi juara. Misalnya guru mengikuti penelitian, mengikuti diklat, memiliki kompetensi. Pendek kata,  semakin banyak practice itu menjadi bahan pertimbangan dam menambah poin nilai. Apalagi, jika guru tersebut berkecimpung di sosial masyarakat juga menambah nilai. Seseorang dinilai  secara makro tidak hanya akademis akan tetapi non akademis juga yang bisa menjadi tauladan,” tambahnya. (Yg/Karin/Imas/Hr)

Read More
web

Posisi 66 Pengawas dan Kepala Sekolah Dirombak, Isi Kekosongan

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, melantik dan mengambil sumpah jabatan Pejabat Pengawas dan Kepala Sekolah, Jumat (21/04) pagi, di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Karanganyar, seusai Upacara Hari Kartini.

Karanganyar, Jumat (21/04/2017)

Tepat di Hari Kartini tahun 2017, sebanyak 66 posisi Pejabat Pengawas (Eselon IV) dan Kepala Sekolah setingkat SMP dan SD Negeri di Kabupaten Karanganyar mengalami perombakan.

Secara rinci, 66 orang itu terdiri dari dua Pejabat Pengawas mendapat promosi, Kepala SMP mendapat promosi dan mutasi masing-masing sebanyak tiga orang. Sedangkan Kepala SD yang promosi sebanyak 26 orang dan mutasi sebanyak 32 orang.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, melantik dan mengambil sumpah jabatan para pendidik itu, Jumat (21/04) pagi, di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Karanganyar, seusai Upacara Hari Kartini.

Seusai acara, Bupati Juliyatmono,  mengatakan acara itu bertepatan dengan Hari Kartini, merupakan momentum yang baik dan memberi semangat untuk semakin mencerdaskan anak bangsa.

Dikatakan lebih lanjut mengenai pengisian jabatan, Pemkab Karanganyar tidak boleh membiarkan jabatan Kepala Sekolah yang kosong terlalu lama, baru saja juga ada pelantikan pejabat struktural.

“Kekosongan Kepala Sekolah karena ada yang pensiun, ada yang 14 tahun menjadi Kepala Sekolah, lalu menjadi guru biasa,” kata Bupati Juliyatmono.

Bupati juga menjelaskan saat ini sedang membuat regulasi agar memberikan kesempatan juga untuk senioritas, diikutkan seleksi Calon Kepala Sekolah sehingga kedepan tidak ada lagi yang terlalu muda sudah menjadi Kepala Sekolah, dan setelah kembali menjadi guru biasa masih belum pensiun karena masa jabatan belum habis.

“Harapan saya, Kepala Sekolah pensiun tepat jadi Kepala Sekolah. Tidak menyisakan waktu menjadi guru biasa. Misalkan saja guru itu masih 10 tahun lagi pensiun, kemudian diikutkan seleksi Kepala Sekolah, setelah menjabat dan pensiun masa jabatan habis(tepat 10 tahun),” jelasnya.

Sebagai informasi, Permendiknas No 28 Tahun 2010 Tentang Penugasan Guru Sebagai Kepala Sekolah/Madrasah, Pasal 10 menyebutkan masa jabatan Kepala Sekolah/Madrasah diberi 1 (satu) kali masa tugas selama 4 (empat)tahun.

Masa tugas Kepala Sekolah/Madrasah dapat diperpanjang untuk 1 (satu) kali masa tugas apabila memiliki prestasi kerja minimal baik berdasarkan penilaian kinerja.

Guru yang melaksanakan tugas tambahan sebagai Kepala Sekolah/Madrasah 2 (dua) kali masa tugas berturut-turut, dapat ditugaskan kembali menjadi Kepala Sekolah/Madrasah di Sekolah/Madrasah lain yang memiliki nilai akreditasi lebih rendah dari Sekolah/Madrasah sebelumnya, apabila telah melewati tenggang waktu sekurang-kurangnya 1 (satu) kali masa tugas, atau memiliki prestasi yang istimewa.

Kepala Sekolah/Madrasah yang masa tugasnya berakhir, tetap melaksanakan tugas sebagai guru sesuai dengan jenjang jabatannya dan berkewajiban melaksanakan proses pembelajaran atau bimbingan dan konseling sesuai dengan ketentuan. (pd)

Read More
KOM_5835

Sosialisasi Saber Pungli, Bupati : Kenaikan Pangkat Sesuai Mekanisme yang Ada

KOMINFO

Kepala UPT, Pejabat Pembuat Komitmen (PPKom) , Kepala Pengawas Sekolah mengikuti Sosialisasi Saber Pungli, Senin (23/1).

Karanganyar, Senin 23 Januari 2017

Bupati Karanganyar memperingatkan Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Pemkab. Karanganyar untuk tidak main pintas dalam mengejar jabatan. Karena promosi atau pergeseran kerja didasarkan pada mekanisme yang ada.

Berdasar ketentuan Peraturan Perundang-Undangan, pemberlakuan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Karanganyar mulai per 2 Januari 2017. Kenaikan pangkat, pelantikan, mutasi tidak ada pungutan uang.

Hal tersebut diungkapkan Bupati Karanganyar, Juliyatmono pada Sosialisasi Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Karanganyar, Senin (23/01/2017) di SMP Negeri 3 Karanganyar.

Tim Saber Pungli yang diketuai Wakapolres Karanganyar, Kompol Prawoko turut hadiri didampingi Sekretaris Daerah, Kejaksaan, Dewan Pendidikan, Ketua Komisi D DPRD Karanganyar untuk bidang pendidikan serta diikuti Jajaran Kepala Forkompinda, Kepala UPT, Pejabat Pembuat Komitmen (PPKom), Kepala Sekolah Negeri/Swasta , Kepala Tata Usaha, Kepala Pengawas SD, SMP se Karanganyar.

Pada kesempatan tersebut, Bupati menjelaskan kurang lebih delapan ratus pejabat yang dilantik baik itu mutasi, promosi termasuk Kepala Sekolah. Tidak ada sepeserpun rupiah, karena hanya akan merusak citra.

“Agar karier PNS berkembang, harus melalui mekanisme yang ada, sesuai dengan system,”tandas Juliyatrmono dihadapan peserta Sosialisasi Saber Pungli.

Lebih lanjut ia menyampaikan ASN sebagai abdi Negara, abdi masyarakat harus berperilaku dan bekerja dengan baik. Mampu merubah mindset bahwa Sistem Pemerintahan  sebagai kekuatan moral untuk pengabdian dalam melayani masyarakat, Pemerintahan sebagai kekuatan seni untuk memacu prestasi.

“Saber pungli harus sudah diefektifkan, untuk terus disosialisasikan supaya kita selalu berhati-hati dalam bekerja,”pesannya.

Sekretaris Daerah, Samsi mengatakan Tim Saber Pungli Karanganyar yang telah dibentuk pada Tanggal 19 November 2016 lalu, salah satunya bekerja mengawasi pungli-pungli yang terjadi di lingkungan sekolah, diantaranya : Pencairan Dana BOS yang harus sesuai, pelayanan disegala sektor pendidikan, kenaikan pangkat sudah menggunakan system, penerima SK harus bersih tanpa embel-embel, pelayanan guru-guru tidak tetap mohon tidak ada pungutan.

“Terpenting internal dulu yang kita benahi, kita bina,”kata Samsi.

Sementara itu, Wakapolres Karanganyar, Kompol Prawoko menyampaikan sosialisasi Saber Pungli ini tidak hanya berlaku di Instansi Kepolisian saja, melainkan seluruh sektor pelayanan masyarakat baik instansi Pemerintah, Swasta, BUMD, bahkan di desa-desa terkait dengan penggunaan dana desa.

“Perlu dukungan semua pihak untuk pengawasan sebagai upaya pencegahan adanya pungli di instansi-instansi terkait,”tuturnya.

Kompol Prawoko juga mengatakan untuk setiap OPD maupun intansi swasta agar memasang MMT anti pungli.

Ditambahkan oleh Kasi Pidana khusus, Sudarto, Kejaksaan Karanganyar telah menyiapkan nomor khusus pengaduan agar masyarakat dapat segera melapor jika benar-benar mendapati pungutan liar. Laporan tersebut  segera ditindak lanjuti tentunya dengan sumber yang jelas dan akurat.

Demikian Diskominfo (adit/ind)

Read More
web-2

Cegah Kenakalan Pelajar, P4GN Kumpulkan Kepala Sekolah

Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo saat menjadi narasumber Sosialisasi Narkoba bagi Kepala Sekolah mengatakan dengan mengumpulkan Kepala Sekolah, diharapkan dapat mencegah peredaran Narkoba, pergaulan bebas, minuman keras dan berbagai kenakalan pelajar yang bersekolah di Negeri dan Swasta.

Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo saat menjadi narasumber Sosialisasi Narkoba bagi Kepala Sekolah

Karanganyar, Rabu (11/01/2017)

Tim Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) Kabupaten Karanganyar mengumpulkan Kepala Sekolah Negeri dan Swasta,  untuk selalu mencegah kenakalan remaja di Kabupaten Karanganyar.

Peran Kepala Sekolah di Kabupaten Karanganyar diharapkan dapat mencegah peredaran Narkoba, pergaulan bebas, minuman keras dan berbagai kenakalan pelajar yang bersekolah di Negeri dan Swasta.

Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo saat menjadi narasumber Sosialisasi Narkoba bagi Kepala Sekolah mengatakan dengan mengumpulkan Kepala Sekolah, ada pembinaan dari sekolah dan nantinya dibentuk pelajar pelopor anti narkoba, kemudian jika ada pertemuan dengan orang tua, juga disampaikan untuk memberikan perhatian untuk anak.

Rohadi Widodo juga sebagai Ketua Tim P4GN Kabupaten Karanganyar mengatakan di beberapa sekolah dijumpai kasus terhadap pelajar, secara umum prosentase ada perbedaan-perbedaan tertentu. Di sekolah swasta agak tinggi namun tidak semuanya, kemudian di wilayah pinggiran ada juga yang besar, (Rabu, 11/01) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

“Kesimpulan yang didapatkan, terjadinya pelajar melakukan miras, seks bebas, ngempil karena perhatian orang tua kurang. Ketahanan keluarga itu kurang kepada pelajar,” kata Rohadi Widodo.

Tidak hanya diberikan uang jajan, namun bentuk perhatian, sering bercanda, bertemu, berkumpul dengan keluarga dapat menanggulangi dampak pergaulan bebas.

Biasanya, lanjutnya, lingkungan menjadi berpengaruh besar, berkumpul dengan teman yang memakai, dibujuk dan menjadi ketagihan.  Wakil Bupati juga meminta peran Kepala Sekolah membentuk pelajar pelopor anti narkoba, masyarakat jangan membiarkan jika ditemukan ada yang tidak beres dilingkungannya.pd

Read More
aku-2

Pemerintah Kabupaten Karanganyar Raih Penghargaan Kawastara Pawitra

Penghargaan Kawastara Pawitra diberikan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy. kepada Bupati Karanganyar, Juliyatmono.

Penghargaan Kawastara Pawitra diberikan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy. kepada Bupati Karanganyar, Juliyatmono, Sabtu (15/10) di Surakarta.

Karanganyar, Sabtu (15/10/2016)

Pemerintah Kabupaten Karanganyar meraih penghargaan Kawastara Pawitra dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, yang diterima langsung Bupati Karanganyar, Juliyatmono.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy memberikan secara langsung kepada Bupati Karanganyar, Juliyatmono, Sabtu (15/10) di Surakarta.

Kawastara Pawitra merupakan penghargaan yang diberikan kepada Pemerintah daerah dan yayasan yang dianggap peduli terhadap program pelatihan Kepala Sekolah.Untuk tahun 2016, penghargaan itu diberikan kepada 113 penerima di seluruh Indonesia.

Di tempat sama, Ketua Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Kepala Sekolah (LPPKS) Siswandari, mengatakan Kawastara Pawitra sendiri berasal dari bahasa sansekerta yang memiliki makna, ‘Kawastara’ berarti ‘terlihat’ sedangkan ‘Pawitra’ berarti ‘jernih’ atau ‘suci’.

“Jadi dalam hal ini seleksi Kepala Sekolah yang merupakan ruh Program Penyiapan Calon Kepala Sekolah (PPCKS) terlihat keobjektivitasnya, jernih dalam melihat, bersih dalam memilih,” kata Siswandari.

Selain itu, Siswandari juga mengatakan hampir tujuh tahun ini sudah sekitar 700 kali PPCKS diimplementasikan pada 334 atau sekitar 65 persen kabupaten/kota.

“Itu artinya setiap minggu ada sekitar tiga kegiatan penyiapan calon kepala sekolah di negara kita, dimana kegiatan tersebut melibatkan lebih dari 800 asesor dan lebih dari 500 master trainer,” katanya.

Sampai saat ini, LPPKS Indonesia terus melakukan berbagai koordinasi dengan semua pihak terkait dengan tetap mengharmoniskan langkah. Hal itu agar cita-cita untuk melahirkan Kepala Sekolah sebagai pemimpin masa kini dan masa depannya berjiwa wirausaha dan profesional benar-benar terwujud.pd

Read More
aku

Efektifkan Kinerja, Bupati Lakukan Mutasi dan Pengangkatan Kepala Sekolah

Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengambil sumpah dan melantik sebanyak 44 orang, Jumat (23/09) di Aula Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Karanganyar.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengambil sumpah dan melantik sebanyak 44 Kepala Sekolah, Jumat (23/09) di Aula Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Karanganyar.

Karanganyar, Sabtu (24/09/2016)

Kepala Sekolah dan guru di lingkungan pendidikan Kabupaten Karanganyar di mutasi dan diangkat menjadi Kepala Sekolah. Hal itu untuk mengefektifkan kinerja bagi para pendidik.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengambil sumpah dan melantik sebanyak 44 orang, Jumat (23/09) di Aula Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Karanganyar.

Data yang bersumber dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Karanganyar tercatat,  36 orang untuk Kepala Sekolah Dasar, tiga orang Kepala Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan lima orang untuk Kepala SMA/SMK. Dari sejumlah 44 orang itu pula terdiri 15 orang di mutasi jabatan Kepala Sekolah dan 29 guru diangkat menjadi Kepala Sekolah.

“Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan merupakan ketentuan normatif kepegawaian yang harus dilaksanakan oleh pejabat struktural dan kepala sekolah yang menduduki jabatan baru,” kata Bupati Karanganyar, Juliyatmono.

Bupati juga mengatakan mutasi jabatan mengacu pada evaluasi kinerja para pejabat dalam melaksanakan amanah yang diemban, serta didasarkan pada kebutuhan organisasi untuk menjawab tantangan yang dihadapi agar kinerja lebih baik lagi.

“Mutasi ini memperhatikan norma-norma kepegawaian yang berlaku, kinerja, kompetensi, integritas, dan aspek manajemen sumber daya manusia lainnya, yang dilakukan dengan cermat dan matang,” katanya.

Bupati juga berpesan agar Kepala Sekolah mempunyai wawasan jauh ke depan dan mampu melakukan terobosan positif melalui pemikiran yang kreatif dan inovatif.pd

Read More
KOM_5369

46 Peserta Siap ikuti Test Seleksi Calon Kepsek Menengah Tingkat Kabupaten

kominfo

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo saat memberikan pengarahan dihadapan peserta calon kepala sekolah, Senin Pagi (15/8)

Untuk memilih leader secara objektif dan akuntabel yang akan dikirim ke Lembaga Pendidikan Sekolah, Pemkab. Karanganyar dalam hal ini Disdikpora mengadakan Seleksi Calon Kepala Sekolah Menengah Tingkat Kabupaten Karanganyar yang berlangsung mulai Tanggal 15 Agustus sampai dengan 16 Agustus 2016.

“Ada 46 peserta yang kesemuanya PNS siap mengikuti test seleksi ini. Dari 46 peserta ini nantinya akan diambil 15 peserta ke LP2KS. Kategori penilaian yakni test tertulis, presentasi dan wawancara. Semoga dengan test seleksi ini dapat terpilih Kepala Sekolah yang benar-benar memiliki kompetensi dan kredibilitas yang baik,” harap Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga Karanganyar, Sutarno saat menyampaikan laporannya dihadapan peserta.

Sementara itu Wakil Bupati, Rohadi Widodo mengingatkan bahwa setiap calon maupun Kepala Sekolah harus siap ditempatkan dimanapun.

“Dalam sumpah jabatan saat diangkat menjadi PNS siap ditempatkan di seluruh Indonesia. Seiring ada permintaan-permintaan seperti Jenawi, Jatiyoso, Jatipuro banyak yang ingin pindah baik Guru/Kepala sekolah. Padahal apa yang menjadi tugas dan kewajiban seorang Guru dan Kepala Sekolah, adalah memberikan pendidikan yang terbaik bagi anak-anak didik kita,” tandas Rohadi Widodo saat membuka test seleksi Calon Kepala Sekolah Menengah, Senin (15/8/2016) di Aula SMP Negeri 1 Karanganyar.

Semula dari 51 peserta menjadi 47, tetapi satu (1) mengundurkan diri menjadi 46 peserta yang nantinya diseleksi dan selanjutnya diambil 15 peserta untuk dikirim ke LP2KS.

“Rekam jejak peserta tetap menjadi pertimbangan. Karena tidak menjamin kalau secara akademis baik, akan terpilih. Banyaknya hal terkait dengan keadaan Rumah Tangga dan lingkungan dapat menganggu kelancaran dalam bekerja. Untuk itu saya harapkan, hal-hal tersebut tidak terjadi sehingga tidak menjadikan kendala,” jelasnya.

Rohadi menambahkan justru loyalitas menjadi penting, kreatifitas dibutuhkan untuk menjadikan leader/pemimpin dengan tetap tidak boleh meninggalkan regulasinya.

“Semua anak berhak mendapat pendidikan yang layak. Terlebih dengan adanya pendidikan gratis, karena di Karanganyar, saya (Wabup) melihat masih banyak anak yang tidak melanjutkan sekolah, padahal kebanyakan mereka adalah anak-anak yang hebat,”tuturnya.

Kepala Sekolah sebagai dirigen/pemimpin diharapkan mampu mengatur kurikulum agar berjalan dengan baik dan lancar.

“Jangan sampai menghindar dari masalah, berani menghadapi LSM. Kepala sekolah harus mampu menjadi manager yang dapat mengangkat derajat pendidikan untuk menjadikan anak-anak kita hebat dan berkarakter,” pesan Wabup. Demikian Dishubkominfo (ad/ind)

Read More
DSC_0162

Seminar Motivasi “Berani Berkarya Berani Sukses”

kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat menyampaikan sambutannya dalam acara Seminar Motivasi di Gedung Wanita Karanganyar, Sabtu (06/2).

Karanganyar, Sabtu 6 Februari 2016

Untuk memberikan gambaran motivasi kepada siswa siswi SMA Negeri 1 Karanganyar dalam menggapai masa depan yang lebih baik dan lebih cemerlang Yayasan Bina Putra Karanganyar menyelenggarakan Seminar Motivasi yang mengusung tema “Berani Berkarya Berani Sukses” yang berlangsung di Gedung Wanita Karanganyar, Sabtu pagi (06/2).

Seminar tersebut dihadiri oleh Bupati Karanganyar Juliyatmono, Wakil Bupati Rohadi Widodo, Kepala Dinas Pendidikan serta para alumni SMA N 1 Karanganyar dan diikuti oleh para siswa siswi SMA N 1 Karanganyar dan mendatangkan dua Narasumber yaitu, G. Kusbaroto selaku Manager XL Axiata dan Agus Sukarno selaku Tenant Relation Manager Suryacipta dengan menyampaikan materi tentang “The Power of Darah Muda”.

“Yayasan yang kami dirikan pada tahun 2011 ini kami telah berhasil memberikan santunan kepada alumni SMA N 1 Karanganyar yang melanjutkan ke Perguruan Tinggi Negeri nelalui jalur PMDK maupun SPMB dari keluarga kurang mampu. Kemudian pada tahun 2012 kami memberikan beasiswa juga kepada delapan siswa yang kurang mampu, tahun 2013 kepada siswa SMA kurang mampu serta pada tahun 2014  dan 2015 beasiswa yang baru hari ini akan diberikan kepada tiga orang alumni SMA 1 Karanganyar,” kata Syamsudin Zuhri selaku Ketua Yayasan Bina Putra.

kominfo

Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Karanganyar memberikan ucapan terimakaish atas program kerja Yayasan Bina Putra.

Kepala Sekolah SMA N 1 Karanganyar dalam sambutannya menyampaikan “terima kasih atas kegiatan program kerja Yayasan Bina Putra Karanganyar  atas terselenggaranya acara seminar ini maupun kepeduliannya untuk membantu siswa siswi yang berprestasi khususnya SMA N 1 Karanganyar dan juga siswa siswi dalam meraih masa depannya yang lebih cemerlang. Mudah-mudahan kegiatan ini bisa berlangsung dengan baik.”

“Banyak  diantara alumni SMA N 1 Karanganyar yang telah sukses dan mudah-mudahan dengan diberikan motivasi ini kita semua bisa menjadi lebih baik, maju dan lebih baik lagi, sehingga masyarakat Karanganyar yang kita bina bisa maju dan cerdas,” terang Bupati Karanganyar Juliyatmono.

Bupati Karanganyar Juliyatmono juga berpesan “gunakan kesempatan yang baik ini untuk membuka optimisme kalian, bahwa kalian siswa siswi SMA N 1 Karanganyar merupakan generasi-generasi yang dapat menjadi harapan bangsa, yang mampu mengubah bangsa, bisa lulus dengan nilai baik, dengan prestasi yang tinggi dan dapat melanjutkan keperguruan tinggi yang kita inginkan.”

Dishubkominfo Karanganyar (Uum).

 

Read More