DSC_0001 (2)

Perekaman KTP-el Mencapai 94,49 Persen

Karanganyar, Selasa (03/06/2014)

Perekaman KTP-el di Kabupaten Karanganyar telah mencapai 94,49 persen

ilustrasi.

Perekaman KTP-el yang dilakukan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Karanganyar di wilayah 17 kecamatan telah mencapai 609.824 orang. Sedangkan untuk wajib KTP-el sebanyak 643.006 orang.
“Data tersebut merupakan feed back Kemendagri sampai dengan 31 Desember 2013 lalu,” ungkap Larmanto, Kepala Dispendukcapil Kabupaten Karanganyar, saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (03/06) pagi.
Larmanto menambahkan, kuota yang diberikan Kemendagri mencapai 652.091 orang.”Dari kuota tersebut sampai dengan akhir bulan Mei kemarin tercatat 616.139 orang yang sudah rekam KTP-el atau 94,49 persen” katanya.
Selain itu, pihak Dispendukcapil Kabupaten Karanganyar juga melakukan perekaman untuk wajib KTP-el bagi pelajar yang berumur 15 sampai 17 tahun. Tercatat sebanyak 25 ribu pelajar yang telah direkam. “Namun pemberian kartu KTP-el nya nanti jika sudah berumur 17 tahun. Kami juga telah bekerjasama dengan beberapa sekolah,” ujarnya.
Untuk mekanisme pendistribusiannya menunggu droping dari Kemendagri, kemudian diberikan ke Dispendukcapil, Kecamatan dan selanjutnya ke desa-desa untuk diberikan ke orang yang sudah rekam KTP-el.pd

Read More

Pendaftar e-KTP Baru Mencapai 87 Persen

Selama musim Lebaran kemarin, pelayanan e-KTP di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Karanganyar hanya mengalami peningkatan 3 persen. Sehingga saat ini jumlah warga yang tercatat sudah memiliki bukti kependudukan dan mendaftar e-KTP menjadi 87 persen.
Kepala Dispendukcapil Karanganyar, Sucahyo, mengatakan pihaknya memprediksi pendaftar e-KTP pada musim Lebaran kemarin bakal melimpah. Namun prediksinya meleset karena jumlah pendaftar tidak sesuai dengan yang diperkirakan. “Lebaran kemarin hanya naik 3 persen, di luar dugaan,” katanya, Rabu (29/8).
Sucahyo menjelaskan, bahwa hal tersebut terjadi dimungkinkan karena adanya surat edaran dari pemerintah pusat yang menyatakan bahwa pelayanan e-KTP dapat dilakukan di daerah domisili. Dan tak harus di daerah asal warga. “Selain itu, mungkin juga ada warga yang masih malas mencari e-KTP ini,” jelasnya.
Hingga Agustus ini, Sucahyo menyampaikan bahwa total wajib e-KTP yang telah terlayani sudah sekitar 566.000 jiwa. Sedangkan total penduduk di Karanganyar yang wajib e-KTP ada sekitar 652.091 jiwa.
Untuk menyelesaikan pelayanan e-KTP tersebut, pihak Dispendukcapil akan melakukan sistem jemput bola. Nantinya satu alat rekam data yang ada di tiap kecamatan akan digunakan untuk mengelilingi penduduk dengan menggunakan 17 armada. Hal ini juga sebagai antisipasi bagi penduduk yang telah lanjut usia. “Kami sedang mengejar target selesai hingga akhir Oktober mendatang,” jelasnya.
Sucahyo yakin dapat menyelesaikan target dengan langkah tersebut jemput bola tersebut. Untuk sisa wajib e-KTP yang belum terdaftar nantinya dapat mengurus sendiri secara reguler.

Read More

e-KTP di Karanganyar Terancam Molor

Karena belum tersedianya peralatan, pelaksanaan program Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) di Kabupaten Karanganyar dipastikan gagal dimulai pada bulan Februari. Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Karanganyar, Sucahyo mengatakan peralatan paling cepat datang pada pertengahan Bulan Februari nanti.
“Keputusan di Rapat bersama Kepala Dispendukcapil se-Jawa Tengah, alat baru bisa didatangkan pada pertengahan Februari nanti,” ucap dia. Dengan kondisi ini, ia memastikan pelaksanaan e-KTP yang rencananya dijadwalkan awal bulan Februari 2012 terancam molor.“ Jika alatnya datang pun program e-KTP tidak bisa langsung dilaksanakan karena kita harus melakukan bimbingan teknis terlebih dahulu,” jelas dia.
Menurutnya pelaksanaan e-KTP di Karanganyar paling cepat bisa dimulai pada pertengahan Bulan Maret bulan depan. Karena begitu peralatan tiba mereka akan melakukan bimbingan kepada sejumlah operator selama dua minggu. Bimbingan kepada operator ini diperlukan agar pelayanan e-KTP berjalan lancar.
Kendati pelaksanaan jadwal e-KTP kembali mundur, namun pihaknya memastikan pelaksanaan e- KTP di Karanganyar akan selesai sesuai dengan target, yaitu sekitar enam hingga delapan bulan. “Intinya jika peralatan datang sebelum bulan April, target selesai Desember 2012 pasti bisa kita penuhi,” imbuh dia.
Ia mengatakan meski molor, namun jatah peralatan e-KTP tidak akan berubah, yakni sebanyak dua buah unit peralatan di tiap kecamatan. Namun ia tidak mengetahui apakah peralatan yang akan mereka dapatkan baru atau peralatan yang sudah pernah digunakan untuk pembuatan e-KTP di tempat lain. “Masalah itu kita belum tahu, tapi semoga saja peralatan e-KTP yang didatangkan semuanya merupakan alat baru,” tegasnya.

Read More

Rp 2,5 M Dialokasikan untuk e-KTP

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar mengalokasikan Rp 2,5 miliar untuk program elektronik KTP di wilayah tersebut. Dengan dukungan dana ini diharapkan pelaksanaan e-KTP Karanganyar tak menemu kendala.
“Dengan alokasi APBD 2012 sebesar Rp 2,5 miliar, kita pengen semua nanti berjalan lancar,” ujar Ketua DPRD Karanganyar, Sumanto, Minggu (18/12). Hal ini diamini Wakil Ketua DPRD Karanganyar, Juliatmono.
Juliatmono dengan gamblang meminta Pemkab untuk belajar dari pengalaman daerah lain dalam melakukan program e-KTP. Dengan demikian, diharapkan kesalahan atau kendala yang dialami di daerah lain tak terjadi ketika pelaksanaan di Karanganyar.
Dirinya mengaku optimistis pelaksanaan e-KTP di Karanganyar bakalan lancar. Pasalnya, semua persiapan sudah dilaksanakan. “Tinggal menunggu instruksi dan alat dari Pusat saja,” kata dia. Sikap optimis Juli, panggilan akrabnya, didukung dengan sudah dilaksanakannya program pembuatan KTP dengan model elektronik. “Karanganyar kan dalam pembuatan KTP-nya sudah model elektronis, jadi paling tidak sudah tidak gagaplah,” kata Juli.
Terpisah, Kepala Dispendukcapil, Sucahyo beberapa waktu lalu, kepada wartawan menerangkan persiapan untuk pelaksanaan program e-KTP di Karanganyar telah mencapai 90 persen.

Read More