IMG20200403085724

Pelantikan 7 Kepala Desa Terpilih

Read More
WhatsApp Image 2020-01-29 at 10.01.19 AM

Focus Group Discussion (FGD) Dalam Rangka Mensukseskan Pemilihan Kepala Desa (pilkades) Serentakan Gelombang III Tahun 2020 Kabupaten Karanganyar

Read More
20191205_093147

162 Kepala Desa Se Karanganyar Ikuti Sosialisasi Pembentukan BUMDes

Diskominfo

Peserta sosialisasi terlihat antusias menerima materi…

Karanganyar-“Ada beberapa hal yang harus disikapi oleh kepala desa dalam rangka pembentukan BUMDes, salah satunya penanggulangan kemiskinan untuk masyarakat usia produktif, untuk itu perlu diberikan pelatihan sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat”. Hal tersebut diungkapkan oleh Utomo Sidi Hidayat, Kepala Dispermades saat memberikan materi pada sosialisasi pembentukan BUMDes yang dilaksanakan pada Kamis (5/12) di Hotel Alana, Colomadu.

Dijelaskan pula terkait pembentukan BUMDes harus melalui musyawarah desa yang dihadiri kepala desa, perangkat desa beserta BPD selaku pengawas. Hal yang perlu dibahas diantaranya kesepakatan pendirian BUMDes, cara mengelola BUMDes serta modal usaha yang dituangkan dalam ADART BUMDes, kemudian baru dibentuk peraturan desa.

Tidak hanya itu pembentukan BUMDes juga harus diikuti dengan penyertaan modal, untuk itu perlu diadakan pelatihan pengurus atau penguatan kelembagaan yang mana biayanya bisa diambilkan dari APBDes.

Pelatihan diperlukan agar mempunyai SDM yang handal dan berkualitas, salah satunya untuk pengerjaan keuangan sehingga tidak terjebak oleh kesalahan yang tidak disengaja oleh ketidaktahuan.

Pertanggungjawaban keuangan BUMDes oleh pelaksana operasional/ketua BUMDes kepada kepala desa selaku penasehat dilakukan setiap enam bulan sekali. Kemudian Kepala Desa menyampaikan laporan pertanggungjawaban realisasi pelaksanaan APBDes keuangan kepada Bupati setiap tahun dengan mengikutsertakan BPD.

Kegiatan yang diprakarsai oleh Kementerian desa, pembangunan daerah tertinggal dan transmigrasi direktorat jenderal pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa ini diikuti oleh 162 kepala desa se Kabupaten Karanganyar.

Turut hadir Wakil Bupati Karanganyar, Rober Christanto dalam sambutan arahannya berharap agar pelaksanaan sosialisasi ini dapat memotivasi tumbuh dan berkembangnya BUMDes di Karanganyar secara maksimal, mengingat jumlah BUMDes yang maju baru ada empat.

“Semakin banyak BUMDes maju yang tercipta di Kabupaten Karanganyar maka akan memberikan kontribusi bagi kemajuan masyarakat, dengan didukung lingkungan Karanganyar yang mempunyai sumber daya alam yang luar biasa kaya sehingga memudahkan dalam mencapai keinginan tersebut ” jelasnya.

“Setiap Desa di Karanganyar harus mampu mengembangkan BUMDes, khususnya bagi kepala desa agar menggerakkan BUMDes di wilayah masing-masing sesuai dengan potensi yang dimiliki” pungkasnya. (An/ina)

Read More
DSC_0322

Pemantauan Persiapan Pelaksaan Pemilihan Kepala Desa di Desa Karang, Karangpandan

Read More
DSC_0337

Bupati Karanganyar Pantau Persiapan Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa di Desa Karang, Kecamatan Karangpandan

Bupati Karanganyar memberikan pengarahan kepada panitia dan warga terkait pelaksanaan Pilkades gelombang 2 di Balai Desa Karang

Karanganyar, 13 Februari 2019

Bertempat di Aula Balai Desa Karang, Kecamatan Karangpandan, Bupati Karanganyar memantau persiapan pelaksaan pemilihan kepala desa. Sebelumnya Juliyatmono melakukan monitoring di empat kecamatan di Kabupaten Karanganyar terkait pelaksaan pilkades yang akan diselenggarakan tanggal 20 Februari mendatang, yaitu di Kecamatan Colomadu, Kebakkramat, Jumantono, dan Tawangmangu.

Sugino,S.Pd memaparkan laporan

Ketua panitia, Sugino, menuturkan bahwa untuk desa Karang terdapat 3384 DPT yang terdaftar. Namun pihaknya juga menuturkan bahwa logistik belum siap saat dilaksanakan monitoring, tapi logistik akan siap saat malam. Sugino juga melaporkan bahwa terdapat 3 pendaftar calon kepala desa, namun hanya terpilih 2 calon yang bisa mengikuti pemilihan pilkades.

Dalam pengarahannya, Bupati Karanganyar mengatakan bahwa pihak-pihak terkait harus lebih waspada dan peka terhadap situasi sekitar. Hal ini guna meminimalisir kejadian-kejadian yang tidak diinginkan. “Semoga pesta demokrasi ini berjalan dengan jujur, baik dan tenteram”, pungkas Juliyatmono.

Demikian Diskominfo. (tgr/meita)

Read More
2

Peresmian Gedung Balai Desa dan Kantor Kepala Desa Dawung, Matesih

Read More
1

Bupati Karanganyar Resmikan Gedung Balai Desa dan Kantor Kepala Desa, Desa Dawung Matesih

Simbolis : Bupati Karanganyar menandatangani prasasti peresmian Gedung Balai Desa dan Kantor Kepala Desa, Desa Dawung Kecamatan Matesih Karanganyar, Kamis (31/01).

Karanganyar – 31 Januari 2019

Setelah kurang lebih 4 tahun pembangunan gedung kepala desa dan kantor kepala desa, Desa Dawung Kecamatan Matesih akhirnya diresmikan Kamis, (31/01) di Balai Desa Dawung Kecamatan Matesih. Bupati dan wakil bupati serta jajaran pemerintah Kabupaten Karanganyar ikut serta dalam peresmian tersebut.

Kepala Desa Dawung, Suyadi S.H. menghaturkan terima kasih kepada pemerintah Kabupaten Karanganyar yang telah membantu mengalokasikan dana APBD untuk membantu pembangunan gedung balai desa dan kantor kepala desa, Desa Dawung. Berdasarkan laporan yang telah disampaikan bahwa total anggaran yang dikeluarkan untuk kegiatan pembangunan secara keseluruhan, dari tahun 2015-2018 adalah sekitar Rp. 1.000.783.000. Angka tersebut dihitung bedasarkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD). Suyadi S.H. juga menyampaikan bahwa nantinya pada tahun 2020 Desa Dawung akan membangun waterboom yang bisa dijadikan sebagai sarana rekreasi.

Drs. H. Juliyatmono, M. M, Bupati Karanganyar berharap semoga gedung balai desa bisa digunakan dengan baik bermanfaat untuk warga dan masyarakat sekitar sebagai tempat berkumpul. Dengan adanya gedung balai desa yang baru, masyarakat harus lebih guyub dan rukun. “Kerjasama RT dan RW juga diharapkan untuk membuat desa menjadi lebih maju, bagus, semua penduduk sumringah, berinteraksi serta bersaudara satu dengan yang lainnya” tuturya.

 

Demikian Diskominfo (an/in/mt)

Read More
DSC_1021

Pembinaan Calon Kepala Desa Kabupaten Karanganyar Tahun 2019

Read More
DSC_0020

Penyerahan SK Bupati Karanganyar Tentang Pemberhentian Kepala Desa (Kades) Dan Pemberian Penghargaan Oleh Bupati Karanganyar

Read More
DSC_4295

Bupati Karanganyar Minta Kepala Desa Kembangkan Produk Unggulan Desa Masing-masing

Kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat membuka acara Bursa Inovasi Desa di Gedung Wanita Karanganyar, Selasa (06/11).

Karanganyar, 06 November 2018

Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DISPERMADES) menyelenggarakan kegiatan Bursa Inovasi Desa Program Inovasi Desa (PID) Kabupaten Karanganyar 2018 di Gedung Wanita Karanganyar, Selasa (06/11).

Bursa Inovasi Desa digelar untuk memperkenalkan inovasi-inovasi yang saat ini berkembang di desa-desa Kabupaten Karanganyar

Kegiatan ini dihadiri Bupati Karanganyar Juliyatmono, Kepala Dispermadesdukcapil Provinsi Jawa Tengah Edy Pranoto, Kepala Dispermades Kabupaten Karanganyar Utomo Sidi Hidayat, Forkompimda dan Kepala Desa se Kabupaten Karanganyar.

Bupati Karanganyar Juliyatmono dalam sambutannya menyampaikan, PID diharapkan bisa membentuk desa sebagai pusat pertumbuhan sehingga target-target yang telah diberikan harus di sukseskan bersama warga masyarakat sejahtera.

“Angka kemiskinan kita tekan serendah-serendahnya melalui program-program yang menyentuh masyarakat sehingga rakyat guyub, makmur dan sejahtera,” tutur Bupati Juliyatmono.

Ia mendorong masyarakat untuk bergerak menghasilkan produk-produk unggulan di masing-masing desa.

Untuk mewadahi ini, ia meminta DISPERMADES  menyediakan Expo Produk unggulan desa yang akan dipasarkan pada expo antara Mei dan Juni 2019.

Kepala Dispermades Kabupaten Karanganyar Utomo Sidi Hidayat dalam  pemaparannya memberi contoh, Desa bisa berinovasi membuat produk-produk untuk dipasarkan kepada wisatawan yang berkunjung di Karanganyar.

Ia meminta para pemangku kepentingan di tingkat Kabupaten, Kecamatan dan  Desa mengalokasikan produk unggulan di masing-masing desa.

“Kita ingin desa di Karanganyar dapat menghasilkan satu produk unggulan dan saling berkomplementer,” kata Utomo.

Selain itu, DISPERMADES, kata Utomo, menargetkan pada 2022 tidak ada Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di desa.

 

Demikian Diskominfo (Dn/Lp)

 

Read More