koperasi 1

Pembinaan Koperasi Di Desa Macanan, Kecamatan Kebakkramat, Karanganyar

Read More
IMG_20200307_195829

Gebyar Himpaudi Kecamatan Kebakkramat

 

Diskominfo

Sambutan Bupati Karanganyar yang diwakiki Camat Kebakkramat.

KARANGANYAR – Gebyar Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (Himpaudi) digelar Sabtu pagi (7/3/20), di Halaman belakang kantor UPT Pendidikan Kecamatan Kebakkramat.

Acara diawali dengan senam formi dan senam kreasi bersama yang diikuti oleh seluruh tamu undangan. Kemeriahan acara bertambah dengan beragam hadiah lomba serta Door Prize yang telah disediakan.

Camat Kebakkramat, Drs. Suripto, M. Si mengapresiasi atas penyelenggaraan gebyar Himpaudi, menurutnya pendidikan itu penting, bukan hanya kurikulum saja tapi juga tenaga pendidik maupun muridnya.

Dalam hal ini peran guru sangat penting dan vital, sehingga diharapkan kepada tenaga pendidik untuk senantiasa meningkatkan kompetensi.

“Terutama Paud, yang merupakan pendidikan yang paling ujung untuk menuju jenjang pendidikan universitas, meski sebenarnya awal pendidikan itu sudah dimulai sejak kita dalam kandungan” jelasnya.

Ditambahkan bahwa anak-anak harus dididik dengan situasi yang menyenangkan serta dengan pola-pola bermain yang positif.

Untuk kedepannya diharapkan agar kegiatan ini dapat terus berlangsung dan dikoordinasikan dengan baik, sehingga apa yang menjadi tujuan Himpaudi dapat terwujud sesuai harapan. ( An/In)

Read More
DSC_4411

Ribuan Warga Tumplek Di Kaliwuluh Meriahkan Karnaval Kecamatan Kebakkramat

Karanganyar – 22 Agustus 2019

Kemeriahan terlihat dalam acara karnaval pembangunan 2019 dalam rangka memeriahkan HUT RI ke-74. Dari informasi yang dihimpun Tribunjateng.com, dari 17 kecamatan yang ada di Kabupaten Karanganyar, kecuali Kecamatan Karanganyar menggelar karnaval pembangunan di masing-masing kecamatan.

Suasana kemeriahan tampak dalam acara karnaval pembangunan yang dilaksanakan di Lapangan Desa Kaliwuluh yang berada di Dukuh Penik RT 2/5 Desa Kaliwuluh Kecamatan Kebakkramat Karanganyar.

Ratusan warga sekitar tampak antusias menyaksikan agenda tahunan yang diselenggarakan di masing-masing kecamatan yang ada di Kabupaten Karanganyar. Puluhan peserta dari SD, SMP, SMA sederajat serta dari masing-masing desa di Kecamatan Kebakkramat menampilkan kreasinya.

Saat melintas di depan panggung kehormatan, beberapa peserta mempertontonkan kebolehannya. Turut hadir menyaksikan dalam karnaval pembangunan itu Bupati Karanganyar, Juliyatmono.(Ard/Tgr)

 

 

Read More
DSC_2634

Bupati Pantau Persiapan Pelaksanaan Pilkades di Desa Nglebak, Kecamatan Tawangmangu

 

Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengabsen petugas pemilihan kepala desa yang datang. Hal itu untuk memasatikan pelaksanaan pilkades berjalan lancar dan aman

 

 

KARANGANYAR – 14 Februari 2019

 

Bupati Karanganyar, Juliyatmono bersama Polres Karanganyar dan Dandim 0727 melaksanakan pemantauan persiapan pelaksanaan Pilkades di sejumlah tempat. Yakni Di Kecamatan Colomadu, Kebakkramat, Jumantono, Tawangmangu dan Karangpandan. Pada kesempatan itu, orang nomor satu di Karanganyar menekankan kepada panitia untuk tidak ragu-ragu, tegas dan transparan.

“Jangan kasuk-kusuk atau hal-hal yang membuat masyarakat jadi bertanya. Silahkan dilaksanakan secara transparan, jujur dan apa adanya. Tekan sekecil mungkin peluang kecurangan yang muncul,” papar Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat memberikan pembinaan kepada panitia, Pjs Kades, RT, RW dan masyarakat.

Dia menekankan pada petugas pemanggil calon pemilih untuk masuk tidak terlalu sering berbicara menggunakan pengeras suara. Sebab orang yang datang ke TPS tidak perlu banyak suara panggilan. Selanjutnya, jika terjadi dua pasangan draw atau imbang dalam penghitungan, maka suara itu dijajarkan per dusun. “Calon yang jadi jika suara draw, bukan dihitung lagi, namun dihitung tingkat persebaraan pemilih. Jika persebaran pemilih di masing-masing dusun banyak maka itu yang menang,” imbuhnya.

Orang nomor satu di Karanganyar tersebut juga mencontohkan bagaimana mengumpulkan kartu suara. Setelah dihitung, kartu suara itu ditempatkan Calon A di jadikan satu dan calon B juga dijadikan satu, kemudian dicocokkan dengan papan skor dan akan diketahui jumlahnya sama. “Jika mulai penghitungan, panitia boleh menghitung jumlah suara namun tidak boleh diumumkan. Nanti jika sudah selesai, baru diumumkan jumlah kartu suara yang dipakai,” imbuhnya.

Bupati berharap pelaksanaan pilkada akan berlangsung aman dan damai. Tidak perlu membenci tetangga hanya karena pilihannya beda. Pilihan boleh berbeda namun masyarakat tetap bersaudara dan tetap guyup rukun. (hr/adt)

Read More

Kemeriahan Natal Bersama di Kecamatan Kebakkramat Dihadiri Oleh Bupati Karanganyar

 

Karanganyar, 6 Januari 2019

Kemeriahan perayaan natal bersama sangat dirasakan jemaat di Kecamatan Kebakkramat. Perayaan natal dan tahun baru dilaksanakan di Kantor Balai Desa Malanggaten, Kecamatan Kebakkramat. Acara yang dibuka dengan khotbah yang menitikberatkan pada rasa syukur dan perdamaian, terasa semakin khitmat dengan banyaknya jemaat yang hadir.

Pada kesempatan yang sangat berbahagia itu, Forkompinca Kecamatan Kebakkramat bersama dengan para pengurus gereja berkesempatan menyalakan lilin perdamaian. Diawali oleh Camat Kebakkramat, lilin perdamaian menyala dengan syahdu. Dalam kesempatan yang diberikan, Camat Kebakkramat juga menyampaikan kata-kata pamitan karena sebentar lagi beliau akan memasuki masa purna tugas. ” Selanjutnya, saya mohon pamit, mungkin untuk tahun depan saya sudah tidak menghadiri perayaan natal dan tahun baru karena sudah memasuki masa purna tugas. Jika selama menjabat disini saya memiliki banyak kesalahan, saya mohon maaf dan terimakasih”.

Bupati Karanganyar juga turut hadir dalam perayaan natal dan tahun baru di Balai Desa Malanggaten. Dengan mengenakan batik, Bupati Karanganyar menyampaikan bahwa sesuai sumpah yang diambil saat dilantik bersama Wakil Bupati terpilih, 15 Desember 2018 kemarin, bupati berkewajiban menjaga kerukunan dan keamanan warganya. Salah satunya adalah menjaga kerukunan dan keamanan warga untuk beribadah.

Juliyatmono menuturkan bahwa dirinya sudah menandatangani kurang lebih 130 izin pembangunan gereja. Sehingga jemaat tidak perlu merasa khawatir dalam beribadah karena memang dilindungi dan beribadah adalah hak setiap umat manusia. Dan karena hal inilah Kabupaten Karanganyar mendapatkan penghargaan Kabupaten Ramah HAM 2018. (tgr)

Read More
DSC_6554 edit

Gorong-gorong Di Rapikan, Akses Jalan, dan Lampu Penerangan

 

Bupati Karanganyar, Juliyatmono langsung melakukan pengecekkan di lapangan terkat akses jalan untuk pertanian di Desa Kebak, Kecamatan Kebakkramat, (29/08)

 

KARANGANYAR – 30 Agustus 2018

Keinginan warga Desa Kebak, Kecamatan Kebakkramat, Karanganyar diwujudkan Pemkab Karanganyar terkait dampak pembangunan jalan tol. Yakni merapikan gorong-gorong saluran air dengan ditalud, menambah akses jalan untuk angkut hasil pertanian dan pupuk, serta penerangan jalan di sekitar jembatan fly over. Perhatian pemerintah itu langsung disambut tepuk tangan dari warga Desa Kebak, Kecamatan Kebakkramat.

            “Apa yang menjadi tanggung jawab JSN, tanggung jawab mereka. Sedangkan tanggungjawab Pemda akan tetap kami lakukan agar hasil pertanian masyarakat bisa terus maksimal,” papar Bupati Karanganyar, Juliyatmono usai menemui warga dan mengecek lokasi di Desa Kebak, Kecamatan Kebakkramat.

            Dia menambahkan gorong-gorong atau selokan air di sisi utara fly over akan dirapikan. Supaya air yang meluap disaat curah hujan tinggi tidak melebar ke areal pertanian. Kemudian, di sisi gorong-gorong dibuatkan akses jalan agar petani bisa melakukan pemupukan dan mengangkut hasil pertanian. “Sudah saya cek, dan bisa dibuatkan akses jalan. Dalam waktu dekat, Pemkab akan membuatkan akses jalan untuk mengangkut hasil pertanian,” imbuhnya.

            Selain itu, akses jalan di bagian selatan fly over juga akan dilakukan. Sebab, para petani bisa mengangkut hasil pertanian dan proses pemupukan supaya lancar. Nanti, menurut Juliyatmono pagar jalan tol ditarik ke dalam sedikit dan di luar pagar akan dibuatkan akses jalan. Supaya petani yang berada di sisi selatan fly over juga optimal. “Termasuk kami juga akan memasang lampu penerangan. Supaya semuanya aman dan nyaman melewati jalan tersebut,” tambah Juliyatmono. (Hr/Adt)

Read More
KOM_9587

Menteri Pertanian Sergap Gabah di Karanganyar

kominfo

Menteri Pertanian Andi Amran bersama Bupati Karanganyar Juliyatmono (topi, tiga dari kanan) saat mengunjungi Desa Kaliwuluh, Kecamatan Kebakkramat, Rabu Sore (8/3)

Karanganyar, 8 Maret 2017

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman beserta Aster KASAD Mayjend TNI Komarudin Simanjutak, Komisi IV DPR RI Agustina Wilujeng dan Direktur SDM Perum Bulog Wahyu Supriono lakukan kunjungannya di Desa Kaliwuluh Kecamatan Kebakkramat, Rabu Sore (8/3) dalam rangka percepatan penyerapan gabah petani (Sergap) untuk menjaga kedaulatan pangan nasional.

Amran mengatakan serapan gabah yang hanya 2000 ton perhari dua minggu lalu, kini bisa mencapai 14.000 ton perhari. Tentu saja kenaikan yang cukup signifikan sebesar 700 % ini merupakan hasil kerja keras kita. Sedangkan target yang hendak dicapai nasional sesuai dengan arahan Presiden RI Joko Widodo sebesar 4 juta ton pertahunnya.

Dikatakan lebih lanjut oleh Amran selama 6 (enam) bulan, yakni bulan Maret sampai dengan Agustus kedepan Kementerian Pertanian bersama tim antara lain Bulog dan pihak terkait lainnya akan menyerap panen dari petani.

“beras gabah oleh petani yang dikirim ke Bulog pasti akan diterima dan dihargai Rp. 3.700 berlaku di seluruh Indonesia,” ucap Amran.

Hal ini sesuai Permentan 3/2017 harga pembelian pemerintah (HPP) untuk gabah kering panen (GKP) dengan kadar air 25-30 persen ditetapkan sebesar 3.700 secara nasional.

Sementara itu Bupati Karanganyar Juliyatmono yang juga turut hadir bersama Ketua DPRD Karanganyar Sumanto dan Dandim 0727 Karanganyar Letkol CZI Santy Karsa Tarigan mengatakan bahwa Kabupaten Karanganyar mengalami surplus padi sebesar 140000 ton. Diharapkan kepada Kementerian Pertanian untuk terus memberikan bantuannya kepada para kelompok tani untuk semakin meningkatkan produksi padi ditahun mendatang.

“sumber kehidupan ada dipertanian, untuk itu kami mohon dengan bantuan yang diterima, petani semakin bersemangat dalam menanam”, harap Juliyatmono

Sebelum meninggalkan lokasi acara di Balai Desa Kaliwuluh Kebakkramat, Amran memberikan bantuan kepada kelompok tani yang ada di Kabupaten Karanganyar. adapun bantuan tersebut seperti Traktor Roda roda 4 dan 2 sebanyak 30 unit, pompa air 23 unit, Rice Transplanter 3 unit, combain baik besar sedang dan kecil sebanyak 8 unit, cornseller 8 unit, power thresher 8 unit, rehabilitasi jaringan irigasi 500 Ha, irigasi perpipaan 2 unit, DAM parit 5 unit dan 25 ton benih padi untuk 1000 Ha. Demikian DISKOMINFO (kris/ad/yoga)

Read More
DSC_0080

Karnaval Salah Satu Bentuk Nasionalisme

Karnaval sebagai rangkaian kegiatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke 70 tahun, di Kabupaten Karanganyar diadakan di 16 Kecamatan.

Karnaval sebagai rangkaian kegiatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke 70 tahun, di Kabupaten Karanganyar diadakan di 16 Kecamatan.

Karanganyar, Selasa (18/08/2015)
Untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke 70 di Kabupaten Karanganyar, diadakan karnaval.

Karnaval yang telah memasuki tahun kedua ini, pada masa kepimpinan Bupati Karanganyar Juliyatmono dan Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo diadakan serentak di 16 Kecamatan dari 17 Kecamatan yang ada, kecuali Kecamatan Karanganyar yang ikut melangsungkan karnaval di tingkat Kabupaten pada Kamis (20/08/2015) mendatang.

Kemudian, Pemkab Karanganyar membagi beberapa tim untuk melihat langsung kemeriahan pesta perayaan Kemerdekaan Indonesia ke 70 tahun.

Bupati Karanganyar Juliyatmono mendapat bagian untuk melihat karnaval di Kecamatan Jaten, Kebakkramat, Gondangrejo, dan Colomadu.

Sedangkan untuk Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo mendatangi di Kecamatan Matesih, Karangpandan, dan Tawangmangu. Ditempat lain juga didatangi beberapa Kepala SKPD dan Pimpinan BUMD.

Dari setiap peserta pawai karnaval yang diikuti para pelajar dan PNS, menampilkan ciri khas tema yang berbeda-beda. Ada yang mengusung tema pakaian adat tradisional dari suku-suku di Indonesia. Tema pendidikan dengan memakai seragam sekolah dengan membawa bendera merah putih ukuran kecil.

Terdapat pula Paskibrata Tingkat Kecamatan, kelompok drum band, pertanian dan olahraga.

“Ini merupakan salah satu wujud untuk menumbuhkan rasa nasionalisme dari masyarakat. Tentunya kita dorong terus kecintaan terhadap bangsa dan negara, seperti dengan karnaval ini,” jelas Bupati Juliyatmono, Selasa (18/08) saat melihat karnaval di depan Balai Desa Nangsri, Kecamatan Kebakkramat.

Pesan atas nama Pemerintah Kabupaten Karanganyar untuk jaga semangat gotong royong, tingkatkan persatuan dan kesatuan, kompak, dan membantu sesama.

“Dengan karnaval kita tumbuhkan rasa cinta tanah air dan kebhinekaan,” katanya.pd

Read More
aku copy

Program GP-PTT di Tiga Kecamatan, Rata-Rata 9,2 Ton GKP

Menggunakan mekanisasi pertanian Combine Harvester bisa lebih cepat dan hemat untuk panen padi, Rabu (12/08) pagi.

Menggunakan mekanisasi pertanian Combine Harvester bisa lebih cepat dan hemat untuk panen padi, Rabu (12/08) di area Persawahan Dusun Tasgunting, Desa Nangsri, Kecamatan Kebakkramat

Karanganyar, Rabu (12/08/2015)
Kementerian Pertanian RI melalui Program Gerakan Penerapan Pengelolaan Tanaman Terpadu (GP-PTT), di Kabupaten Karanganyar yang dilakukan di Kecamatan Jaten, Tasikmadu dan Kebakkramat menghasilkan panen padi rata-rata 9,2 ton Gabah Kering Panen (GKP).

Purwanto, Anggota Kelompok Tani Makmur, Desa Nangsri, Kecamatan Kebakkramat, mengatakan terdapat area persawahan seluas 150 hektar di desa tersebut dan terdapat enam kelompok tani.

“Disini terdapat kelomok tani Tani Makmur, Margo Makmur, Margo Mulyo 1, Margo Mulyo 2, Ngudi Makmur 1, dan Ngudi Makmur 2,” jelasnya.

Keenam kelompok tani itu mendapatkan bantuan berupa pupuk urea per hektar 150 kg, phonska 300 kg, petroganik 7,6 kuintal, benih 25 kg per hektar, pupuk organik pomi dan BK.

“Untuk di Desa Nangsri ditanami padi jenis Ciherang dan Sidenuk. Sekali panen bisa laku Rp. 13 juta dari sebelumnya Rp. 9 juta,” kata Purwanto.

Dia juga mengatakan dari hasil ubinan enam kelompok per enam meter persegi bisa dihasilkan rata-rata 5,7 Kilogram. “Ubinan keseluruhan tiap hektar bisa rata-rata 9,1 ton. Bantuan biaya tanam per hektar Rp. 500 ribu,” katanya.

Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Perkebunan dan Kehutanan (Dispertanbunhut) Kabupaten Karanganyar Supramnaryo mengatakan, program GP-PTT di Kecamatan Jaten 1000 hektar, Tasikmadu 500 hektar, Kebakkramat 1000 hektar.
“Dari hasil yang telah dilaksanakan di Kebakkramat ada 700 hektar telah dipanen. Rata-rata provitas 9,1 ton/hektar gkp. Jaten 375 hektar, 8,6 gkp, tasikmadu 475 9,62 ton/hektar gkp. Dari hasil tesebut rata-rata ke tiga kecamatan adalah 9,2 ton gkp,” katanya saat panen dengan mengunakan Combine Harvester, di Desa Nangsri, Selasa (11/08).

Sementara itu di lokasi yang sama Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo mengatakan, dengan mekanisasi pertanian menggunakan Combine Harvester satu hektar bisa selesai dalam waktu tiga jam.

“Ini lebih hemat dan efisien. Untuk penanaman juga sudah menggunakan mekanisasi pertanian sehingga bisa meningkatkan produktivitas,” katanya.

Wabup juga menjelaskan hitungan rata-rata dari BPS Karanganyar pada masa tanam 1 sekitar 6,4 ton per hektar, naik 0,2 persen dari sebelumnya 6,2 ton per hektar.

“Pusat menginginkan penambahan jumlah produktivitas 20 persen. Target sebelumnya 42.000 hektar, menjadi 50.000 hektar. Ini harus dilakukan dengan berbagai langkah,” katanya.

Menambahkan pola tanam. Sehingga luasan lahan pertanian bisa bertambah. Sawah di Kabupaten Karanganyar seluas 22.000 hektar.

“Indek luasan harus ditambah dari 2,1 menjadi 2,4,” katanya. pd

Read More
DSC_0017 copy

Bantu Tingkatkan Swasembada Pangan, TNI AD Dampingi Petani

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat membuka latihan kader pertanian bagi danramil dan babinsa, Senin (09/02) di Aula PT Indo Acidatama, Desa Kemiri, Kecamatan Kebakkramat

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat membuka latihan kader pertanian bagi danramil dan babinsa, Senin (09/02) di Aula PT Indo Acidatama, Desa Kemiri, Kecamatan Kebakkramat

Karanganyar, Senin (09/02/2015)
Untuk menjadikan swasembada pangan tahun 2017. Pemerintah Kabupaten Karanganyar dalam hal ini Bupati Juliyatmono telah menandatangani kesepakatan bersama dengan Komandan Kodim 0727/Karanganyar, Letkol Inf Marthen Pasunda, pada 20 Januari 2015.
Pada acara Latihan Kader Pertanian Bagi Danramil dan Babinsa Dalam Rangka Peningkatan Swasembada Pangan Di Wilayah Kodim 0727/Karanganyar, Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Perkebunan dan Kehutanan (Dispertanbunhut) Kabupaten Karanganyar, Supramnaryo mengatakan pelatihan selama tiga hari dari Senin-Rabu (09-11/02). Ada 177 Babinsa dan 17 Danramil se Kabupaten Karanganyar, dan 20 orang dari mahasiswa UNS
“Pelatihan ini meliputi teori dan praktek budidaya padi, jagung, dan kedelai (Pajali). Juga diajarkan cara membuat pestisida nabati dan pupuk organik,”jelas Supramnaryo, Senin (09/02) di Aula PT. Indo Acidatama, Desa Kemiri Kecamatan Kebakkramat.
Kabupaten Karanganyar, kata Supramnaryo, setiap tahun surplus beras sebesar 100 ribu ton. Tahun 2015 ini harapnya bisa naik sebesar 30 persen. “Jadi dalam mencapai produksi swasembada pangan petani, babinsa, dan petugas pendamping bisa saling bahu membahu,” jelas Supramnaryo.
Dia menjelaskan ada berbagai cara untuk meningkatkan target produksi dari pembukaan sumber baru, sistem tanam jajar legowo, penyehatan tanah dengan bahan organik, perbaikan jaringan irigasi, pola tanam dan tanam serentak, dan pendampingan kelompok tani dan P3A (Perkumpulan Petani Pemakai Air).
Sementara itu diitempat yang sama Bupati Karanganyar Juliyatmono menuturkan kehadirian jajaran TNI AD ini, masyarakat punya harapan hasil pertanian bisa produktif.
“Kita apresiasi atas dukungan untuk meningkatkan swasembada pangan. Dengan upaya tersebut panen bisa tiga kali setahun, dapat diwujudkan,” kata Bupati Juliyatmono.
Juliyatmono juga meminta jika ada lahan persawahan yang hanya bisa panen satu sampai dua kali setahun, Dispertanbunhut Karanganyar agar bisa memfasilitasi dengan membuat irigasi lebih lancar.
“Setiap panen yang biasanya bisa enam ton, bisa naik menjadi 7,5 ton dengan menggunakan bibit yang baik dan mengurangi pupuk kimia,” katanya. pd

Read More