WhatsApp Image 2021-07-21 at 14.47.34

Kunjungi Warga Isolasi Mandiri (Isoman) di Kecamatan Karanganyar, Bupati Drs. H. Juliyatmono, M.M Memberi Susu, Jamu dan Semangat

BERI SEMANGAT ; Bupati Karanganyar, Juliyatmono memberikan semangat kepada warga yang tengah isoman dengan memberi susu, dan jamu.


KARANGANYAR – Sejumlah warga yang menjalani isolasi mandiri (Isoman) di Kelurahan Karanganyar, Kecamatan Karanganyar dikunjungi Bupati Karanganyar, Drs. H. Juliyatmono, M.M. Kedatangan orang nomor satu di Kabupaten Karanganyar itu untuk memberikan jamu, susu dan semangat dalam menghadapi virus Covid-19, Rabu (21/07). Kunjungan pertama
Bupati Karanganyar didampingi Kepala Dinas Perhubungan, Sri Suboko dan Camat Karanganyar, Jamil adalah ke rumah Supardi (49) warga Ngloji RT 02 RW 03 Kelurahan Karanganyar. Pada kesempatan tersebut, Supardi menerima kunjungan dari dalam rumah sedangkan Bupati dari teras rumah. Kepada Supardi, Bupati Karanganyar meminta untuk terus semangat dalam menghadapi Covid-19. “Sudah berapa hari isomannya?, ini saya beri jamu dan obat herbal semoga cepat sembuh”, papar Bupati Karaganyar.
Pada kunjungan kedua di rumah Bambang Sutrisno (60), Bupati juga meminta agar bersabar dan terus semangat dalam menjalani isoman.
“Tidak usah terlalu takut namun juga harus tetap makan asupan yang bergizi. Kalau siang, diusahakan untuk ‘dede’ atau berjemur”, pesan Bupati.
Selanjutnya kunjungan ketiga di rumah Rumanto (64) warga Cerbonan, Bupati juga memberikan jamu dan susu. “Berapa orang yang sakit di rumah ini?, saya berharap tetap semangat”, ungkapnya.
Bupati menambahkan, warga yang isoman di Kabupaten Karanganyar cenderung aman dan nyaman. Keadaan ini membantu untuk segera memulihkan kondisi agar segera sembuh dari Covid-19. “Kunjungan hari ini hanya spontan saja. Intinya saya tetap memberikan semangat agar bisa sembuh dari Covid-19,” imbuhnya.
Sementara Rumanto yang kaget dengan kedatangan Bupati, mengucapkan terima kasih. Dia yang sempat tidak memakai baju mendadak memanggil isterinya untuk menemui Bupati Karanganyar. “Terima kasih Bapak, perhatian pada orang kecil luar biasa,” ujarnya.
Meskipun sedang menjalani isoman, Rumanto yang merupakan bapak dari 2 (dua) orang anak tetap dapat bekerja menjalani profesinya sebagai tukang servis mesin cuci di rumah. (hr/adt)

Read More
DSC_0767

Pembinaan Generasi Muda Se-Kelurahan Gedong, Kecamatan Karanganyar

Read More
IMG-20200721-WA0012

Pelantikan Dan Sertijab Ketua TP. PKK Kecamatan Karanganyar Dan Jumapolo

Read More
DSC_4687

Ki Waluyo Noto Carito & Ki Anggit Laras Prabowo Guncang Kecamatan Karanganyar

 

Kominfo

Bupati Karanganyar H. Juliyatmono saat memberikan pidato sambutan dalam acara wayangan di Halaman Kecamatan Karanganyar, Minggu(09/12).

Karanganyar – 09 Desember 2018

Gelaran Wayang Kulit semalam suntuk juga digelar di Kecamatan Karanganyar dengan Dalang Ki Waluyo Noto Carito dan Ki Anggit Laras Prabowo di halaman kantor Kecamatan Karanganyar, Minggu(09/12).

Selain untuk memperingati 101 Tahun hari jadi Kabupaten Karanganyar, gelaran Wayang ini juga untuk memberikan hiburan bagi warga Kecamatan Karanganyar yang kemarin belum bisa menyaksikan wayangan di Alun-alun Karanganyar.

Bupati Karanganyar H. Juliyatmono selaku pimpinan rombongan Pejabat Pemerintah Kabupaten Karanganyar yang hadir dalam gelaran wayang tersebut, dalam pidato sambutannya beliau sampaikan ucapan terima kasih kepada warga Kelurahan Karanganyar karena telah sukses menjaga kondusifitas dalam gelaran Pilkada yang telah berlalu.

“ Ini patut di contoh wrga desa yang lain, karena walau beda pilihan kondisinya sangat kondusif dan damai “, jelasnya.

Paguyuban Seniman Karanganyar juga ikut meriahkan gelaran wayang ini, Bupati sampaikan akan terus mewadahi seniman – seniman di Karanganyar dengan akan dibangunnya gedung Theater di Karanganyar.

“ Harapanya adalah agar seniman di Karanganyar bisa lebih di lihat masyarakat luas, dan juga untuk meningkatkan perekonomian para pelaku seni juga “, jelas Bupati.(Ard/Tgr).

Read More
DSC_0021

Gerak Jalan Kecamatan Karanganyar

Read More
20171015_112750

Outbound Santri Se-Kecamatan Karanganyar

Karanganyar, Minggu 15 Oktober 2017

Depan Masjid An Nuur Wonorejo, Bejen, Karanganyar dipenuhi santriwan dan santriwati se-Kecamatan Karanganyar yang didampingi oleh ustadz dan ustadzah untuk mengikuti outbound. Acara yang berlangsung sangat meriah dan penuh semangat oleh adik-adik santriwan dan santriwati berjalan dengan lancar. Dimulai dengan upacara pembukaan lalu disusul oleh pengarahan dari panitia outbound. Menurut laporan panitia, awalnya tercatat  300 peserta yang mengikuti outbound, namun peserta di lapangan  justru membludak menjadi 600 peserta sehingga membuat panitia outbound cukup kewalahan dan beberapa peserta belum sempat merasakan pos-pos dalam permainan tersebut karena masalah waktu dan banyaknya peserta yang akan bermain. Dalam outbound tersebut terdapat pos yang memiliki permainan-permainan seru seperti tarik tambang, merangkak dibawah tali, balap karung & satu lagi permainan yang unik yaitu “karet amanah” dimana adik-adik santriwan dan santriwati bekerjasama memindahkan karet dengan sedotan ke teman yang ada dibelakangnya.

Adik-adik santriwan dan santriwati sangat bersemangat dan menaati aturan yang diberikan oleh panitia outbound. Lalu yang tidak kalah menarik adalah saat adik-adik santriwan dan santriwati diberi plastik yang diberi air lalu menyemprotkan ke orang yang disayanginya. Mereka ada yang menyemprotkan ke teman-temannya dan ada juga yang menyemprotkan ke ustadz atau ustadzah mereka.

Acara itu diakhiri dengan pembagian door prize. Diharapkan, acara ini bisa bermanfaat untuk meningkatkan kecerdasan, kekompakan serta solidaritas antar santriwan dan santriwati dan untuk ajang silaturahmi antar TPA & TPQ se-Kecamatan Karanganyar.

 

Pengirim: Riyadi Dwi Laksono

Read More
web

Pemkab dan BAZNAS Karanganyar Berikan Bantuan

Bupati Karanganyar, Juliyatmono menerima beras zakat dari panitia (kanan) untuk diberikan kepada Ketua BAZNAS Karanganyar, Sugiarso (kiri), untuk didistribusikan.

Karanganyar, Kamis (22/06/2017)

Memasuki lebaran tahun 2017, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dan BAZNAS Karanganyar memberikan bantuan kepada warga kurang mampu di Kabupaten Karanganyar, Kamis (22/06) pagi.

Tahun ini dari Pemkab Karanganyar memberikan bantuan berupa paket sembako kepada penarik becak, ojek dan fakir miskin. Paket sembako itu berupa beras sebanyak 2,5  kilogram, minyak goreng sebanyak satu liter, gula pasir satu kilogram, teh dua bungkus, mie instan empat bungkus dan uang.

“Kami memberikan paket sembako untuk Kecamatan Karanganyar sebanyak 360 paket, Kecamatan Tasikmadu 170 paket, dan Kecamatan Jaten 380 paket,” kata Kepala Bagian Perekonomian, Budi Supriono.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono didampingi Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo memberikan secara simbolis di halaman Kecamatan Karanganyar dan di kampung Tegalwinangun, Kamis (22/06) pagi.

Selain itu, BAZNAS Karanganyar juga mendistribusikan zakat fitrah kepada penerima sesuai ajuan dari takmir masjid. Dibandingkan dengan tahun lalu (2016) ternyata ada penurunan.

“Tahun 2016 sebanyak 24 ton. Tahun 2017 ini sebanyak 22,1 ton. Ada penerurunan. Karena itu kami akan adakan kajian kenapa terjadi penurunan,” kata pengurus BAZNAS Karanganyar, Iskandar, Kamis (22/06) di Masjid Agung Karanganyar.

Iskandar menjelaskan lebih lanjut, pembayar zakat fitrah sebanyak 8.409 orang. Sebagian besar PNS. Ada kelompok masyarakat namun jumlah kecil. Distribusi beras tahun ini sebanyak 21,5 ton diberikan kepada pemohon dari warga melalui takmir masjid yang diketahui Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kecamatan.

“Kami mendistribusikan untuk 4.300 orang pemohon. Untuk 6 panti sudah didistribusikan kwintalan,” katanya.

Adapun mekanisme dari panitia tingkat kabupaten diberikan ke KUA tingkat kecamatan, besok pagi (Jumat) takmir di tingkat desa mengambilnya sesuai nama-nama yang usulkan. Sabtu (24/06) takmir masjid akan mengantarkan beras sampai ke alamat penerima.

Ditempat yang sama, Bupati Karanganyar, Juliyatmono menjelaskan seluruh zakat fitrah ini dapat bermanfaat bagi yang membutuhkan dan meminta distribusi dipastikan sampai yang berhak sebelum shalat idul fitri.

“Kita berlomba-lomba gemar berzakat, sedekah, agar membantu kesusahan warga. Ternyata masih banyak orang yang susah. Mudah-mudahan kegiatan ini bermanfaat bagi masyarakat luas,” katanya.(pd)

Read More
IMG_2362

Bupati : Haji Supaya Menjadi Daya Pikat bagi Semua Orang

DISKOMINFO

Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyampaikan sambutan pada acara Tasyakuran Harlah ke-27 IPHI, Selasa 21/3/2017

Karanganyar, Selasa 21-03-2017

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Bupati Karanganyar, Juliyatmono pada waktu menyampaikan sambutan di Hari Lahir (Harlah) ke-27 IPHI Kabupaten Karanganyar Selasa, 21/3/2017 malam di Gedung IPHI Karanganyar.

“Minimal kita punya niat untuk bisa berhaji. Niat itu dorongan hati yang bisa menggerakkan seluruh energi tubuh mendorong lebih bersemangat karena punya harapan,“ kata Juliyatmono. Juliyatmono berharap akan ada peringatan Harlah yang lebih megah dengan mengundang seluruh haji di Kabupaten Karanganyar. Hal ini diharapkan menjadi daya pikat untuk syiar kepada orang banyak.

“Acara seperti ini supaya menjadi sarana untuk bersilaturahim supaya terus guyub, kompak, dan mendapatkan ridho dari Allah,” lanjut Juliyatmono.

Dalam kesempatan tersebut disampaikan oleh Ketua IPHI Cabang Kecamatan Karanganyar, H. Suryanto bahwa saat ini sudah ada 7 (tujuh) Kepengurusan IPHI Ranting di Kecamatan Karanganyar yaitu Ranting Karanganyar, Popongan, Bejen, Cangakan, Tegalgede, Lalung, dan Jungke. Diharapkan ranting-ranting ini bisa berjalan dengan baik karena keberadaan IPHI Cabang Karanganyar tergantung pada keberadaan Ranting.

Hadir juga pada kesempatan tersebut Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo yang berkenan memberikan tausiyah.

“Segala sesuatu tergantung niatnya. Orang akan mendapatkan apa yang dia niatkan. Kalau ada orang yang berniat berhijrah untuk Allah, dia akan bisa berhijrah. Semua harus diniati dengan kuat,” kata Rohadi.

Ke depan supaya bisa diadakan pertemuan haji seluruh Kabupaten Karanganyar tanpa memandang kelompok baik itu NU, Muhammadiyah, MTA, dan lain-lain. Menurut data IPHI ada 4.000 (empat ribu) Haji dan Hajjah di Kabupaten Karanganyar. Kalau mereka semua dikumpulkan bersama akan membuat semangat yang luar biasa. Demikian Diskominfo (krs/rzl)

Read More
KOM_9254

Forum Gabungan Dapil 1 Usulkan 274 Usulan Kegiatan

kominfo

Penandatanganan Berita Acara Forgab Dapil 1 oleh Bupati Karanganyar Juliyatmono, Perwakilan OPD, Camat Mojogedang, Camat Karanganyar dan Camat Matesih

Karanganyar, 6 Maret 2017

Baperlitbang Karanganyar kembali adakan Forum Gabungan di wilayah daerah pemilihan 1 yang meliputi Kecamatan Karanganyar, Kecamatan Mojogedang dan Kecamatan Matesih di Balai Desa Kaliboto, Senin Malam (6/3). Hadir dalam acara tersebut Bupati Karanganyar Juliyatmono didampingi Sekda Karanganyar beserta pimpinan OPD yang ada di lingkup Pemkab Karanganyar.

Dalam sambutannya, Juliyatmono mengatakan bahwa visi Bersama Memajukan Karanganyar yang diangkat oleh Bupati Karanganyar Juliyatmono dan Wakil Bupati Rohadi Widodo merupakan filosofi yang diambil dari Raden Mas Said, visi itu dijabarkan kedalam lima misi yaitu Pembangunan infrastruktur menyeluruh, Pencapaian 10.000 wirausahawan mandiri, Pendidikan gratis SD/SMP/SMA dan kesehatan gratis, Pembangunan desa sebagai pusat pertumbuhan dan yang terakhir Peningkatan kualitas keagamaan dan sosial budaya. Memasuki tahun ke empat pemerintahnya, Kabupaten Karanganyar mengusung sub tema maju dan sejahtera.

“masyarakat Karanganyar telah merasakan hasil dari pembangunan yang sudah Pemerintah kerjakan tiga tahun ini, dengan infrastruktur yang bagus didukung dengan pertumbuhan iklim ekonomi Karanganyar yang terus meningkat dan adanya pendidikan serta kesehatan gratis secara tidak langsung masyarakat akan sejahtera”, terang Juliyatmono dihadapan peserta Forgab

Dijelaskan lebih lanjut oleh Juliyatmono bahwa saat ini di Kabupaten Karanganyar aliran dana ke desa sebesar 14,70 % dari APBD 2017 sedangkan untuk dapil 1 sendiri dialokasikan dana sebesar 116,6 Miliar dengan pembagian Kecamatan Karanganyar sebesar 32,2 M, Kecamatan Matesih 32,7 M dan Kecamatan Mojogedang 51,7 M yang kesemua anggaran diperuntukkan pembangunan fisik dan non fisik, dimana salah satunya adalah pembangunan puskesmas rawat inap di mojgogedang yang menelan biaya sebesar 3,47 miliar.

Sementara itu Moh Indrayanto Kepala Baperlitbang Karanganyar melaporkan Forgab yang terlaksana kali ini merupakan tindak lanjut dari Musrenbangdes Dapil 1 yang telah berlangsung Januari 2017 yang lalu dan Musrenbangcam Dapil 1 bulan Februari 2017. Diharapkan dengan adanya Forgab tercipta Rencana Kerja Perangkat Daerah Tahun 2018 yang aspiratif, realistik dan komprehensif, sama dengan kebutuhan dan mengakomodir semua kebutuhan masyarakat.

Dilaporkan lebih lanjut, dalam Forgab dapil 1 ini hadir 300 orang peserta yang terdiri atas delegasi kecamatan masing-masing 4 orang, delegasi desa atau kalurahan masing-masing 7 orang, Ormas, LSM, Tokoh Masyarakat dan parpol. Dalam forgab dapil 1 diusulkan 274 usulan kegiatan yang akan menelan anggaran sebesar 79.120.807.500. Demikian DISKOMINFO (ad/rizal)

Read More
web

Sambut Hari Jadi, Bupati Karanganyar Ziarah Ke Makam Leluhur

Roombongan saat ziarah di makam KRMT Hardjohasmoro, di pemakaman Temu Ireng, Popongan, Kecamatan Karanganyar. Dia adalah Bupati Karanganyar pertama.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, Forkopimda, Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo, dan Sekretaris Daerah Kabupaten Karanganyar, Samsi, saat ziarah di makam KRMT Hardjohasmoro, di pemakaman Temu Ireng, Popongan, Kecamatan Karanganyar. Dia adalah Bupati Karanganyar pertama.

Karanganyar, Senin (31/10/2016)

Menyambut peringatan Hari Jadi Kabupaten Karanganyar ke 99, tahun 2016 ini, Bupati Karanganyar, Juliyatmono berziarah ke makam leluhur di beberapa wilayah Kabupaten Karanganyar, Senin (31/10).

Bersama Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo, Forkopimda Karanganyar, Sekretaris Daerah Kabupaten Karanganyar, Samsi dan beberapa Kepala SKPD, Bupati Juliyatmono ziarah ke makam Nyi Ageng Karang, Kelurahan Tegalgede, Kecamatan Karanganyar. Pahlawan yang mempunyai nama kecil Raden Ayu Sulbiyah itu menjadi cikal bakal Karanganyar.

Setelah itu, rombongan menuju makam Randusanga, Kecamatan Tasikmadu tempat pemakaman Ronggo Panambang I, pendamping perjuangan Raden Mas Said (Pangeran Sambernyowo).

Kemudian, tempat yang diziarahi yakni makam KRMT Hardjohasmoro, di pemakaman Temu Ireng, Popongan, Kecamatan Karanganyar. Dia adalah Bupati Karanganyar pertama.

Selanjutnya, melanjutkan ziarah ke Astana Mangadeg, Desa Karangbangun, Kecamatan Matesih, di makam RM Said atau Mangkunegara I, yang menjadi legenda dan semboyan Tri Darma dijadikan landasan warga Karanganyar. Yakni melu handarbeni (merasa ikut memiliki) wajib melu hangrungkebi (wajib ikut mempertahankan) dan mulat sarira hangrasa wani (selalu introspeksi/mawas diri). Dikomplek itu juga, rombongan berziarah ke makam Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya Mangkunegara 2 dan 3.

Setelah berdoa dengan khusyuk, rombongan melanjutkan ziarah ke Makam Astana Giribangun tempat disemayamkan Presiden RI Soeharto dan Ibu Tien serta kedua orang tuanya dan kerabat lainnya.

Bupati Juliyatmono mengatakan, kegiatan ziarah mengawali peringatan hari Jadi Karanganyar memang dilaksanakan sebagai bentuk penghormatan kepada para leluhur yang sudah berjasa besar bagi Kabupaten Karanganyar.

”Setiap tahun menyambut Hari Jadi Kabupaten Karanganyar, selalu berziarah ke makam-makam leluhur dan mempunyai kewajiban untuk mendoakannya,” katanya.pd

Read More