Tasikmadu Karanganyar Bakal Dibangun Taman Pintar

Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Karanganyar bakal membangun wahana permaianan anak yang edukatif, yakni taman pintar di Tasikmadu tahun 2015.

Melalui pembangunan taman pintar ini diharapkan mampu mendukung pendidikan nonformal di Karanganyar.

Kepala Disparbud Karanganyar, Istar Yunianto, mengatakan rancangan pembangunan taman pintar sudah memasuki tahap penyusunan Detail Engineering Design (DED).

Sedianya, pengelolaan taman pintar bakal diserahkan pihak ketiga.

“Diharapkan pula, dari pembangunan taman pintar ini dapat menjadi sumber pendapatan baru bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar. Kami meyakini, keberadaan taman pintar itu akan memberi manfaat yang besar bagi masyarakat di Karanganyar,” katanya saat ditemui wartawan di ruang kerjanya akhir pekan kemarin.

Sumber : http://www.solopos.com/

Read More

FESTIVAL REOG KARANGANYAR 2012

Karanganyar, Sabtu (08/12/2012)

Ribuan orang menyaksikan Festival Reog Karanganyar 2012 di Alun-Alun  Karanganyar, Sabtu (08/12). Festival ini diikuti oleh sejumlah kelompok reog yang ada di Bumi Intanpari.

Kegiatan yang secara resmi dibuka oleh Bupati Karanganyar, Rina Iriani itu memberikan kesempatan pada masing-masing kelompok diberikan waktu hingga 25 menit untuk menampilkan atraksi tari warok.  Seniman juga bisa menampilkan kebolehannya melalui penari Jathilan, Bujangganong, klonosewandono. Selain itu, kelompok seni juga bisa unjuk kebolehan mempertunjukkan tari merak tarung dengan iringan dan kreativitas masing-masing.

Pagelaran festival ini dimaksudkan untuk memberikan rangsangan dan dorongan dalam upaya pembinaan, pengembangan serta peningkatan kesenian yang ada di masyarakat.

“Kita turut berupaya memelihara, melestarikan dan memajukan kesenian reog yang ada di wilayah Kabupaten Karanganyar. Tentunya itu sebagai khasanah budaya daerah dalam menunjang kebudayaan nasional,” kata Ngadimin, Kepala Bidang (Kabid) Kebudayaan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Karanganyar di sela-sela acara, kemarin.

Sementara itu Bupati Karanganyar, Rina Iriani dalam sambutannya menyampaikan apresiasi bagi panitia dan peserta. Dikarenakan kesenian reog bisa hilang jika tidak dilestarikan. Rina menjelaskan jika pihaknya juga menghormati budaya lokal tradisional yang ada di wilayahnya.

“Keanekaragaman budaya merupakan perwujudan kebhinekaan yang merupakan alat pemersatu bangsa. Kami pun akan terus mendukung upaya pelestarian budaya daerah di Karanganyar,” kata kepala daerah yang biasa mengenakan jilbab itu.

 

.pd

Read More

GROJOGAN SEWU: Harga Karcis Naik, Pelayanan Harus Ditingkatkan

Terkait harga karcis atau tiket masuk objek wisata Grojogan Sewu yang bakal naik 50%, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Karanganyar, Sugiyarto mengaku mendukung asal pelayanan pada pengunjung juga ditingkatkan.

Hal tersebut diungkapkan Sugiya saat dihubungi via telepon, Selasa (28/8/2012).

“Pembangunan infrastruktur diperbaiki demi kenyamanan masyarakat. Saya mendukung asalkan layanan dan pengelolaan selalu dijaga dengan baik,” ujarnya.

Grojogan Sewu, kata dia, merupakan aset wisata andalan di Karanganyar dan dia  berharap aset tersebut untuk selalu dijaga dan dikembangkan.

Seperti diberitakan sebelumnya, harga karcis atau tiket masuk objek wisata Grojogan Sewu di Tawangmangu, Karanganyar akan naik 50% dari Rp6.000 menjadi Rp9.000. Kepala tata Usaha (KTU) Grojogan Sewu, Widodo, mengatakan kenaikan tersebut dikarenakan pemasukan dari karcis tersebut tidak mencukupi biaya operasional saat ini.

Meski demikian dirinya belum bisa memastikan kapan kenaikan harga karcis akan dimulai. “Yang jelas saat ini kami sedang ajukan kepada PT Duta Indonesia Jaya selaku pengelola  agar kenaikan [harga karcis] tersebut secepat mungkin,” ujarnya saat ditemui.

Read More

Wisatawan Manca Lirik Karanganyar

Wisatawan Mancanegara (Wisman) mulai melirik sejumlah obyek wisata di Kabupaten Karanganyar. Hampir setiap tahunnya jumlah Wisman yang datang ke Karanganyar mencapai 12.000 orang.

Read More