_DSC8262

Tingkatkan Kebersihan Untuk Menunjang Keluarga Yang Sehat

Kominfo

dr.Cucuk Kepala Dinas Kesehatan yang dalam hal ini mewakili Bupati Karanganyar saat memberikan sambutan dan pengarahan di dampingi Eko Camat Jatipuro dalam acara Kampanye Germas Bagi Kader Posyandu di Kecamatan Jatipuro, Selasa(09/07/19)

Karanganyar – 09 Juli 2019

Kampanye Germas bagi kader Posyandu kembali digelar Dinas Kesehatan Karanganyar, kali ini yang berketempatan adalah Kecematan Jatipuro, Selasa(09/07/19).

Dengan harapan bisa meningkatkan kebersihan guna menunjang keluarga yang sehat dan terhindar dari datangnya penyakit, kampanye Germas ini dihelat di 17 Kecamatan se Kabupaten Karanganyar. Begitu pula di Kecamatan Jatipuro ini, wabah penyakit DB masih banyak ditemui disini. Jelas Eko Camat Jatipuro.

Selain wabah penyakit DB, wabah penyakit yang bersumber dari lingkungan seperti Typus juga masih banyak di Kecamatan Jatipuro. Perilaku perawatan lingkungan yang masih belum benar menjadi pemicu utama wabah penyakit tersebut.

Pemerintah berharap kader di tiap-tiap desa menjadi tangan pertama untuk membantu menanggulangi dengan cara sosialisasi kepada masyarakat. Tegas dr, Cucu Kepala Dinas Kesehatan yang hadir mewakili Bupati Karanganyar.

Untuk masalah warga yang tiak mau diimunisasi, Kecamatan Jatipuro presentasinya sangat rendah dibanding 4 Kecamatan di Karanganyar yang masih banyak sekali warga yang tidak mau diimunisasi.(Ard/Tgr)

Read More
IMG-20190507-WA0033

Tim Penilai Puji Kebersihan UKS SD Negeri 3 Jaten

Tim Penilai KLA Meninjau Kantin Kejujuran di SD N 03 Jaten, Senin (6/5)

Karanganyar, Senin 6 Mei 2019

Tim penilai memuji kualitas dari Unit Kesehatan Sekolah (UKS) SD Negeri 3 Jaten.
Karena fasilitas toilet sangat terjaga kebersihannya.

Sekolah Dasar Negeri (SDN) 3 Jaten kembali menjadi andalan dari Kabupaten Karanganyar untuk kategori Kabupaten Layak Anak.

Sarana dan fasilitas dari sekolah menjadi salah satu penilaian dari tim peninjau.

Tim peninjau sendiri memuji UKS dari pihak sekolah. Selain sangat bersih, pemanfaatan barang bekas untuk hiasan tanaman juga dilakukan SDN 3 Jaten. Belum lagi beragam prestasi yang diukir para pelajar SDN 3 Jaten di bidang pendidikan, olahrga dan kesenian.

“Kebersihan toilet sangat terjaga dan sangat baik,”puji tim penilai.

Sementara Sutardi Kepala SDN 3 Jaten pihaknya mengaku bangga menjadi sekolahnya menjadi salah satu acuan penilaian.

Pihak sekolah sendiri akan terus berkomitmen melakukan perbaikan dan mempertahankan prestasi yang sudah diraih.

“Alhamdulliah berbagai prestasi diraih para pelajar di sekolah ini. Kami berkomitmen untuk terus mempertahankan prestasi yang ada,”ujarnya.

Demikian Diskominfo (dn/ind)

Read More
DSC_0309

Gandeng Media Dan Selalu Jaga Kebersihan

Pelatihan SDM Kepariwisataan di Kabupaten Karanganyar dihadiri oleh Deputi Bidang Pengembangan Industri dan Kelembagaan Kementrian pariwisata, Rizki Hadayani, Anggota DPR RI, Rinto dan Kepala DInas Pariwisata, Titis Sri Jawoto

 

KARANGANYAR – 10 Mei 2018

Keberhasilan pembangunan pariwisata di suatu daerah tidak terlepas dari peran media. Hal itu bisa dilihat Banyuwangi bisa mendunia karena peran media dan komitmen bupati setempat dalam bidang pariwisata. Selain itu, kebersihan juga menjadi modal utama agar para wisatawan betah dan suka untuk mengunguji tempat wisata.

“Banyuwangi itu bisa moncer, karena bupati sering mengajak media ke tempat-tempat pariwisata. Klau Karanganyar mau ‘kondang’ bisa menggandeng media,” papar Deputi Bidang Pengembangan Industri dan Kelembagaan Kementrian pariwisata, Ir  Rizki  Handayani saat pelatihan SDM Kepariwisata DI Kabupaten Karanganyar dilaksanakan di bumi perkemahaan Sekipan (09/05)

Rizki menambahkan kebersihan juga menjadi kunci utama maraknya kunjungan wisata ke daerah. Sebab Indonesia penghasil sampah nomor dua seluruh dunia. Contoh kecil adalah sedotan ada 60 juta sedotan di dalam laut. Dalam sapta pesona adalah kebersihan. Selain itu, Rizki mengatakan di beberapa kecamatan getol mengembangkan pariwisata. Pasalnya pariwisata ini langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. “Tetap jaga keramahtamahan masyarakat dan keamaanan. Sekali ada ketidakamanan yang diunggah di media sosial maka habislah pariwisata. Sebab untuk membangkitkan kembali sangat susah dan perlu waktu,”imbuhnya.

Dalam pelatihan ini, Rizki mengatakan akan terus mengevaluasi bentuk-bentuk pelatihan seperti ini. Kegiatan ini yang terpenting mengajak pelaku-pelaku pariwisata untuk mempunyai kegiatan sadar wisata. Yang jelas, kementrian pariwisata tetap berkomitmen untuk mendukung langkah pemerintah  dalam pengembangan pariwisata.

Sementara kepala Dinas Pariwisata, Titis Sri Jawoto mengapreasiasi kegiatan tersebut. Bumi perkemahaan sekipan ini baru diserahkan  pengelolaanya tahun 2017. Pengelolaan itu berdurasi dua tahun. Perhutani menarget pemasukan Rp 370 juta setahun. Namun realisasinya Pemkab Karanganyar bisa menyetorkan Rp 500 juta. Sedangkan di tahun 2018 ini ditarget Rp 900 juta. “Meski berat tapi kami tetap optimis. Sebab triwulan tahun 2018 ini sudah 40 persen dan kami yakin bisa setor ke perhutani,” imbuhnya.

Ke depan, tambah pihak Pemkab Karanganyar akan menggandeng investor untuk mengembangkan sekipan. Sehingga target tahun 2020 optimis 5 juta pengunjung. Sebab Karanganyar masih lebih bagus dan lengkap daripada Malang. (hr/Ard)

 

Read More
DSC_0086 (FILEminimizer)

Dinas Kebersihan dan Pertanaman Kab. Karanganyar Dijadikan Pelopor Kebersihan di Tingkat SKPD

DSC_0086 (FILEminimizer)

Bupati Karanganyar, Juliatmono Meninjau Kendaraan Operasional Kebersihan DKP Kab. Karanganyar, Senin Pagi (27/01)

Karanganyar – hal tersebut disampaikan oleh Bupati Kabupaten Karanganyar, Juliatmono pada senin pagi (27/01) saat membina PNS dan CPNS Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kabupaten Karanganyar di aula kantor DKP. Dalam pembinaan tersebut, Bupati menyampaikan beberapa hal penting yang harus diperhatikan khususnya bagi DKP Kab. Karanganyar.

“Saya bukan orang baru di Karanganyar, sudah 16 tahun sebagai anggota DPRD dimana tugasnya mengawasi jalanan roda pemerintahan di Kab. Karanganyar, dan melalui proses demokrasi tahun 2013 sampai dengan 2018 dipercaya masyarakat Karanganyar sebagai Bupati”, ujarnya.

Visi dan Misi Bupati dan Wakil Bupati terpilih berdasar undang-undang diberi waktu 6 bulan untuk menuangkan visi dan misi tersebut dalam produk hukum Peraturan Daerah Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (Perda RPJMD) 5 tahun kedepan. Hal ini (Perda RPJMD) dapat berjalan kalau diisi anggaran, sedangkan bahasan anggaran Kebijakan Umum Anggaran Plafond Perkiraan Anggaran Sementara (KUA PPAS) saat ini sudah masuk di DPRD Kab. Karanganyar untuk dibahas dalam rapat yang kemudian akan menjadi APBD Kab. Karanganyar 2014. “ dibandingkan kabupaten / kota lain, Kab. Karanganyar memang mundur untuk penetapan APBD 2014 dikarenakan Bupati dan Wakil Bupati terpilih baru dilantik 15 Desember 2013 kemarin”, kata Juliatmono. Hal ini berdampak kepada Tenaga Harian Lepas (THL) dan Tenaga Kontrak lainnya terlambat menerima honor.

Terkait penerimaan tenaga honorer, berdasar PP No. 48 Tahun 2005, bahwa pemerintah tidak diperbolehkan lagi untuk mengangkat honorer. Untuk itu pemerintah hanya diperbolehkan mengangkat THL yang mana honor nya melekat pada anggaran kegiatan dan THL tersebut tidak bisa diangkat menjadi CPNS maupun PNS.

“kalaupun pemerintah membutuhkan tenaga PNS baru, hal itu akan dilaksanakan melalui tahapan seleksi umum dimana semua masyarakat yang memenuhi boleh mengikutinya dan proses seleksi hingga pengumuman semua oleh pemerintah pusat”, tambah Juliatmono.

Sebelum mengakhiri pembinaannya, Juliatmono berpesan agar PNS, CPNS maupun THL dan tenaga kontrak di DKP Kab. Karanganyar agar profesional dalam bekerja dan mencintai pekerjaannya. “tidak ada bedanya PNS maupun THL semua harus profesional, jika tidak mau bekerja bilang kepada saya hari ini juga tidak usah bekerja lagi”, tegas dia.

Sementara itu, Ir. Didik Joko Bakdono, M.Si melaporkan bahwa jumlah PNS dan CPNS di DKP Kab. Karanganyar sebanyak 140 orang, Tenaga Kontrak 66 orang dan THL sebanyak 80 orang. ad

Read More

Pengumuman Pemenang Pengadaan Barang/ Jasa Pemerintah Pada Dinas Peternakan dan Perikanan dan Dinas Kebersihan dan Pertamanan

Pejabat Pengadaan Barang/ Jasa Pemerintah pada Dinas Peternakan dan Perikanan dan Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kabupaten Karanganyar Tahun 2012, bersama ini menyampaikan Rekapitulasi Pengumuman Pemenang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah di Dinas Peternakan dan Perikanan dan Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kabupaten Karanganyar Tahun 2012.

Download

Read More

Lampu Jalan di Kebakkramat Ditambah

Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Karanganyar segera menambah jumlah penerangan jalan di sembilan titik di wilayah Kecamatan Kebakkramat. Penerangan tambahan tersebut utamanya di sepanjang jalan dari arah Palur ke Kebakkramat untuk mengantisipasi tingginya angka kecelakaan.
“Pada tiap titik akan dipasang dua lampu, sehingga jumlahnya 18 lampu jalan. Sehingga bisa menerangi sisi kanan dan kiri, utamanya di malam hari,” kata Kepala DKP Karanganyar, Maulan, Sabtu (28/7).
Dijelaskannya, jarak pemasangan antartitik pemasangan lampu jalan tersebut akan dibuat agak renggang, yaitu sekitar 50 meter. “Sengaja dibuat agak renggang, agar penerangan jalan merata,” ujarnya.
Saat ini proses lelang berupa pengadaan barang untuk pemasangan lampu jalan di Kebakkramat sudah selesai. “Jika semua lancar maka paling tidak bulan depan sudah bisa dimulai pemasangan lampunya,” jelasnya.
Di jalur Solo-Sragen, utamanya di wilayah Kebakkramat angka kecelakaan memang cukup tinggi. Apalagi mendekati musim lebaran seperti sekarang, dipastikan intensitas kendaraan yang melintas semakin tinggi. “Kita coba antisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” kata Maulan.
Maulan menambahkan, penambahan lampu jalan juga akan dilakukan di sejumlah tempat secara bertahap. Untuk saat ini saja jumlah lampu jalan yang dikelola DKP Karanganyar sebanyak 1.600-an lampu. “Itu tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Karanganyar,” ujarnya.

Read More

LAMPU PENERANGAN JALAN: DKP Karanganyar Tambah LPJU

Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Karanganyar bakal melakukan penambahan lampu penerangan jalan umum (LPJU) di beberapa titik. Hal ini dilakukan untuk menambah kenyamanan bagi para pengendara bermotor.

Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Karanganyar, Maulan, mengatakan pihaknya mendapatkan laporan dari masyarakat terkait masih minimnya penerangan jalan di beberapa wilayah. Minimnya penerangan jalan itu dapat memicu terjadinya tindak kriminalitas.

“Memang banyak laporan masyarakat yang meminta agar PJU ditambah terutama di lokasi rawan tindak kriminal,”.

Menurutnya, pihaknya telah melakukan penambahan PJU di Jl Adi Soemarmo, Colomadu sebanyak enam titik. Selain itu, penambahan PJU juga dilakukan di jalan menuju Sragen sebanyak sembilan titik.  Maulan menjelaskan jumlah LPJU di Karanganyar sebanyak 1.650 lampu yang tersebar di wilayah Karanganyar.

“Kami tetap prioritaskan penambahan lampu PJU di jalan yang berdekatan dengan fasilitas umum (Fasum) dan sering dilewati pengendara bermotor,” jelasnya.

Sementara itu, seorang warga Desa Ngijo, Tasikmadu, Prayitno, meminta agar penambahan LPJU juga dilakukan di jalan perkampungan. Selama ini, masih banyak kondisi jalan perkampungan yang gelap gulita. Selain itu dia juga meminta penambahan LPJU di jalan sekitar lahan persawahan. Sehingga, pengendara bermotor lebih nyaman saat melewati area persawahan yang kondisinya sepi.

Read More

Kebersihan MCK Dilombakan

Salah satu lomba cukup unik yang muncul dalam peringatan Hari Jadi Kabupaten Karanganyar adalah lomba kebersihan tempat Mandi Cuci Kakus (MCK). Lomba kebersihan kamar mandi tersebut digelar serentak mulai dari tingkat RT, Desa, Kecamatan hingga menyentuh semua Kantor Instansi Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).
Bupati Karanganyar, Rina Iriani mengungkapkan tujuan pengadaan lomba MCK tersebut yakni untuk meningkatkan pelayanan dengan fasilitas MCK yang bersih, dan sekaligus sebagai cermin menjadikan masyarakat untuk mendekati pola hidup sehat. “Lomba ini punya filosofi tinggi yakni jika di depan kantor itu bersih, maka yang di belakang juga harus bersih,” ujarnya seusai melakukan upacara Hari Jadi Kabupaten Karanganyar di alun-alun Karanganyar, Jumat (18/11).
Mengenai penilaian lomba tersebut, jelasnya, telah dimulai sejak beberapa pekan lalu dengan melibatkan banyak unsur di dalamnya. Piagam penghargaan lomba tersebut akan segera diberikan dan untuk pemenang lomba MCK terburuk nantinya akan diberikan pembinaan tambahan. “Yang paling bersih itu Dinas Pendidikan, sementara untuk yang terjorok nanti, setelah upacara ini baru akan dilaporkan kepada saya,” imbuh dia.

Read More

Penerangan Jalan Masih Minim

Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kabupaten Karanganyar menyatakan penerangan jalan umum di wilayahnya masih sangat kurang.

Read More