Open Hours : Mon – Fri: 8.00 am. – 4.00 pm.
+1 800 123 456 789
Upacara dalam rangka memperingati Hari Ibu ke-87 dilaksanakan pada Selasa(22/12/2015) di Halaman Sekretariat Daerah Kabupaten Karanganyar dengan Tema ”Kesetaraan Perempuan dan Laki-Laki Dalam Mewujudkan Lingkungan Yang Kondusif Untuk Perlindungan Perempuan dan Anak”.
Dalam pelaksanaan upacara tersebut dihadiri oleh Bupati Karanganyar Juliyatmono sebagai Pembina Upacara dan AKP Sutami sebagai komandan upacara beserta anggota Kodim POLRI/POLISI, SKPD, DWP, GOW, OSIS dan Pramuka. Dalam sambutannya Bupati menyatakan “ Harapan saya dalam peringatan Hari Ibu yang ke-87 ini dapat mendorong dan terciptanya kesetaraan perempuan dan laki-laki baik dalam aspek kehidupan berkeluarga, bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara untuk mewujudkan negara yang berdaulat, mandiri, berkepribadian yang berlandaskan asas gotong-royong”.ft/wn/um

Bupati Juliyatmono menyampaikan arahannya kepada peserta dalam acara Resepsi HUT Dharma Wanita yang ke 16 Tahun 2015.
Karanganyar, Senin 21 Desember 2015
Puncak acara resepsi HUT Dharma Wanita ke-16 yang bertema “Peningkatan Kualitas Hidup Perempuan Menuju Ketahanan Keluarga”, di selenggarakan Senin (21/12/2015) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Kabupaten Karanganyar.
Dasar dari pelaksaanan kegiatan tersebut adalah Surat ketua Dharma Wanita Provinsi Jawa tengah No.B123/Sekretariat/Dharma Wanita Persatuan Jawa Tengah 30 Oktober 2015 dan Program kerja panitia Ulang Tahun ke-16 Dharma Wanita 2015. Serangkaian acara yang sudah dilakukan antara lain Lomba mencium empon-empon, seminar peranan perempuan dalam peningkatan ekonomi keluarga, senam massal, donor darah, baksos dan sosialisasi pencegahan pemberantasan narkoba. Dharma Wanita memberikan santunan kepada anak PNS dengan besaran nilai untuk SD Rp 150.000, SMP Rp 250.000, dan SMA Rp 350.000 dengan total santunan Rp 5.650.000. Tidak lupa dalam acara tersebut menampilkan Dance dari SMA 1 Karanganyar, fashion show dari Dharma Wanita dan Finalis Putra-Putri Lawu 2015.
Bupati Karanganyar Juliyatmono dalam sambutannya menyampaikan “Pemerintah memberikan Penghargaan dan terima kasih atas pengabdian yang sudah dilakukan oleh keluarga besar Dharma Wanita Kabupaten Karanganyar. Pengabdian yang sudah dilakukan memberikan semangat bagi pemerintah, sebab apa yang dilakukan pemerintah tidak bisa maksimal dan optimal tanpa dukungan dari ibu-ibu Dharma Wanita yang berperan sebagai istri dari PNS. Saya berharap ibu-ibu untuk percaya penuh dan memberikan dukungan terhadap para suami. Adanya dedikasi dukungan dari ibu-ibu sangat berpengaruh karena keluarga merupakan institusi terkecil dalam Negara”.ft/wn/st

Bupati Karanganyar Juliyatmono secara simbolis serahkan bingkisan sembako di Setda Kab. Karanganyar, Senin Pagi (03/02)
Karanganyar, 04/03/2014 – Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Karanganyar bagikan sembako kepada para pengayuh becak di seputar kota Karanganyar, Bhakti sosial kali ini dilaksanakan di Sekretariat Daerah Kabupaten Karanganyar dalam rangka meriahkan HUT Satpol PP ke 64, Selasa Pagi 04/03/2014.
Pembagian sembako sebanyak 200 paket ini, menurut Kasatpol PP Kabupaten Karanganyar Mei Subroto, sebagai wujud peran Satpol PP dalam mengawal penguatan peran Bupati di bidang ketertiban umum dan ketentraman masyarakat serta sebagai upaya mendekatkan Satpol PP pada masyarakat. “Jangan sampai kesannya Satpol PP adalah tukang gusur dan musuh PKL,” ungkap dia.
Selain bhakti sosial, Satpol PP juga melaksanakan kegiatan donor darah massal yang telah diselenggarakan pada tanggal 24 Februari 2014 bekerjasama dengan PMI Karanganyar dan terkumpul 50 kantong darah. Adapun puncak kegiatan HUT Satpol PP ke-64 akan diselenggarakan Upacara besar Satpol PP se-Jawa Tengah di Kab. Magelang tanggal 06 Maret 2014. (ad/in/ds/db)
Karanganyar, 29 November 2013 – Pemerintah Kabupaten Karanganyar menyelenggarakan upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-42 Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI). Upacara dilaksanakan di halaman Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Karanganyar dan bertindak sebagai inspektur upacara Kepala Kejaksaan Negeri Karanganyar H. Usman, SH., MH. Hadir sebagai peserta upacara perwakilan anggota Korpri se-Kab. Karanganyar
Dalam amanatnya, Usman membacakan sambutan Presiden Republik Indonesia selaku Penasihat Nasional KORPRI. Presiden menilai tema HUT KORPRI tahun ini “Dengan Profesionalisme dan Netralitas, KORPRI Mendukung Keberhasilan Pelaksanaan Reformasi Birokrasi Untuk Menjaga Stabilitas Politik dan Pertumbuhan Ekonomi Guna Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat” sangat tepat karena saat ini, profesionalisme dan netralitas dalam pelaksanaan reformasi birokrasi sangat penting bagi tercapainya keberhasilan pembangunan nasional, utamanya dalam menjaga stabilitas politik dan pertumbuhan ekonomi untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat di seluruh tanah air. Presiden juga mengapresiasi Pemerintah Daerah, baik Provinsi maupun Kabupaten dan Kota, yang telah menjalankan sistem telang jabatan untuk menghasilkan pejabat yang benar-benar mampu bekerja keras dan memberikan pelayanan prima kepada rakyat. Sistem lelang’ jabatan ini, insya Allah dapat memfasilitasi percepatan pembentukan tatanan pemerintahan yang makin bersih, makin transparan, dan makin berwibawa.
Diakhir acara dilakukan penyerahan piala pemenang lomba pengucap Panca Prasetya Korpri oleh inspektur upacara kepada Sulfan Fairawan, AMK Anggota Korpri Sub Unit RSUD Karanganyar sebagai juara 1, Melania Kusprihatin, SE anggota Korpri Sub Unit Dinas Pariwisata Karanganyar sebagai juara 2 dan Endang Setyowati, SE anggota Korpri Sub Unit Kecamatan Jatipuro sebagai kuara 3. ad
Karanganyar, 19/03/2013 – Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Karanganyar bagikan sembako kepada para pengayuh becak di seputar kota Karanganyar, Bhakti sosial kali ini dilaksanakan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar dalam rangka meriahkan HUT Satpol PP ke 63, Selasa 19/03/2013.
Bupati Karanganyar DR. Hj. Rina Iriani Sri Ratnaningsih, M.Hum menyerahkan secara simbolis bingkisan sembako tersebut kepada perwakilan pengayuh becak. “ Tahun ini tahun politik, banyak dilaksanakan pilkades, pilkada, maupun pilgub. Untuk itu selalu menjaga kondusifitas Kab. Karanganyar “ ujar Rina.
Pembagian sembako sebanyak 200 paket ini, menurut Kasatpol PP Kabupaten Karanganyar Mei Subroto, sebagai wujud peran Satpol PP dalam mengawal penguatan peran Bupati di bidang ketertiban umum dan ketentraman masyarakat serta sebagai upaya mendekatkan Satpol PP pada masyarakat. “Jangan sampai kesannya Satpol PP adalah tukang gusur dan musuh PKL,” ungkap dia.
Selain bhakti sosial, Satpol PP juga melaksanakan kegiatan donor darah massal yang telah diselenggarakan pada tanggal 28 Februari 2013 bekerjasama dengan PMI Karanganyar. (ad)
Berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Karanganyar Nomor 20 Tahun 1998 tentang Hari Jadi Kabupaten Karanganyar, bersama ini kami sampaikan Pedoman Peringatan Hari Jadi ke-95 Kabupaten Karanganyar Tahun 2012 sebagai berikut :
sub Tema :
1) DENGAN SEMANGAT HARI JADI KE-95 KITA WUJUDKAN KARANGANYAR YANG TENTERAM.
2) DENGAN SEMANGAT HARI JADI KE-95 KITA WUJUDKAN MASYARAKAT KARANGANYAR YANG DIMOKRATIS BERDASARKAN PANCASILA.
3) DENGAN SEMANGAT HARI JADI KE-95 KITA WUJUDKAN MASYARAKAT KARANGANYAR YANG BERSATU
Acara Peringatan Hari Jadi ke-95 Kabupaten Karanganyar Tahun 2012 terdiri dari:

TanggalL 13 Nopember 2012
Waktu Pukul:. 09.00 WIB
Tempat: Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar
Tanggal: 17 Nopember 2012
Waktu Pukul: 19.00 WIB
Tempat: Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar
Pakaian: 1) Bapak Batik lengan panjang.
2) lbu Bebas rapi
Pelaksanaan malam tirakatan Hari Jadi Ke-95 Kabupaten Karanganyar dilaksanakan pada tingkat :
• Kabupaten
• Kecamatan
• Desa/ Kelurahan dan RT
Untuk itu kepada semua camat, Kepala Desa/ Kelurahan dan Ketua RT agar menyelenggarakan kegiatan tirakatan Hari Jadi ke-95 Kabupaten Karanganyar Tahun 2012 di lingkungan masing-masing dan tirakatan dilaksanakan secara sederhana tetapi kidmat.

Hari : Minggu
Tanggal : 18 Nopember 2012
Waktu : Pukul 08.00 WIB
Tempat : Alun-Alun Kabupaten Karanganyar
Keterangan
1) Peserta Upacara :
• Kepala SKPD beserta semua staf
• Pimpinan BUMN / BUMD beserta semua staf
• Perwakilan dari kecamatan se kabubaten karanganyar
• Perwakilan dad PGRI
• TNI / Polri
• Organisasi Masyarakat.
2) Bahasa yang digunakan dalam upacara adalah Bahasa Jawa Kromo Inggil
3) Pakaian yang digunakan oleh peraga dan peserta upacara adalah:
Bapak : Beskap Jangkep (pakai keris)
Ibu : Kebaya
TNI/ Polri : Beskap Jangkep (pakai keris)
• Hari : Sabtu
• Tanggal : 17 Nopember 2012
• Waktu : Pukul.19.00 WIB
• Tempat: Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar

2) Pagelaran Tari Indonesiaku ( Rekor MURI )
• Hari : Minggu
• Tanggal : 18 Nopember 2012
• Waktu : Pukul.09.30 WIB ( setalah Upacara Hari Jadi Ke-95 )
• Tempat : Alun-alun Kabupaten Karanganyar
3) Pagelaran Wayang Kulit
• Hari : Minggu
• Tanggal : 18 Nopember 2012
• Waktu : Pukul.19.00 WIB
• Tempat : Depan Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar
1. Gebyar Dhalang Cilik
2. Festival Seni Tradisisonal Daerah
3. Festival Seni Kerawitan Putri
4. Festival Seni Kerawitan Siswa SMP
5. Pekan Seni Siswa TK, SD, SMP clan SMA/SMK
6. Festival Reog
7. Lomba Nyayi Album lbu Bupati Karanganyar
8. Lomba Lad 10 Km
9. Lomba Peraturan Baris Berbaris Karyawan/ karyawati
10. Lomba Peraturan Baris Berbaris siswa SD
11. Lomba Volly Ball Putra/ Putri
12. Lomba Bulutangkis Beregu Putra
13. Tenis Meja Karyawan
14. Tenis Lapangan Karyawan
15. Lomba Kebersihan Kantor ( K5)
16. Kirap Kebangsaan / Merah Putih Berkendaraan rods 4 (empat)
17. Gema Alquran
Untuk memeriahkan Peringatan Had Jadi Ke-95 Kabupaten Karangayar Tahun 2012, kami minta perhatian saudara hal-hal sebagal berikut :
b. Tanggal 18 Nopember 2012: Bapak Beskap Jangkep (pakai keris), Ibu Kebaya
• Benders Merah Putih tanggal 15 s/d 20 Nopember 2012
Demikian dan atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.
Kebakaran hutan di lereng Gunung Lawu tepatnya jalur pendakian Candi Cetho, Kecamatan Jenawi dinyatakan padam pada Kamis (27/9/2012) sekitar pukul 15.00 WIB.
Kendati demikian, tim gabungan masih bersiaga di sekitar lokasi kebakaran untuk melakukan penyisiran sisa-sisa kebakaran.
Informasi yang dihimpun, Jumat (28/2012, kebakaran hutan berhasil dipadamkan oleh tim gabungan yang terdiri dari beberapa elemen masyarakat seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Karanganyar Emergency (KE), SAR, TNI dan warga sekitar. Proses pemadaman menggunakan metode manual dengan membuat parit mengelilingi lokasi kebakaran.
Area hutan yang terbakar sekitar 10 hektare di petak 63 E dan 63 F Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Nglerak. Tim gabungan harus berjalan kaki selama sekitar empat jam dari pos Candi Cetho ke lokasi kebakaran.
“Sebagian tim gabungan memang sudah turun namun sisanya masih bersiaga di lokasi kebakaran,” ujarnya Asisten Perhutani Kawasan Pemangku Hutan (KPH) Lawu Utara, Farkhan Masykur.
Sementara Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karanganyar, Aji Pratama Heru K, menjelaskan selama proses pemadaman, tim gabungan terkendala kondisi medan di lokasi kebakaran cukup terjal. Sebab, terdapat jurang dengan kedalaman lebih dari 10 meter. Selain itu, pergerakan angin di sekitar lokasi kebakaran juga menjadi kendala. “Kondisi medan memang terjal, apalagi jarak dari pos pengamatan Candi Cetho menuju ke lokasi sekitar lima kilometer. Masih ada beberapa anggota tim gabungan yang memonitor di pos Candi Cetho,” jelasnya.
Kebakaran hutan di lereng Gunung Lawu tepatnya di wilayah Jenawi tidak kunjung padam hingga Rabu (26/9/2012) dini hari. Menyikapi kondisi itu, tim gabungan sejumlah elemen masyarakat mengambil upaya pemadaman secara manual.
Tim yang terdiri atas puluhan orang berangkat menuju titik api mulai pukul 04.00 WIB. Elemen yang terlibat di antaranya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Karanganyar Emergency (KE), SAR, polisi, TNI dan sukarelawan. Tim bertolak dari pos pengamatan di Cande Cetho, Desa Gumeng, Jenawi.
Waktu tempuh perjalanan kaki dari pos Candi Cetho menuju titik api di sekitar pos dua, pos tiga dan pos empat, diperkirakan empat jam. Salah seorang anggota BPBD Karanganyar, Eko Wandoyo, mengatakan upaya pemadaman akan dilakukan secara manual. Seperti dengan membuat parit-parit darurat untuk mencegah meluasnya kobaran api.
“Hingga malam tadi titik api semakin luas dan masuk wilayah Karanganyar. Sehingga Rabu pukul 04.00 WIB tim bertolak menuju titik api. Pada malam hari jilatan api terlihat dari sebagian wilayah Ngargoyoso,” tuturnya.