Open Hours of Government: Mon – Fri: 8.00 am. – 6.00 pm.
+1 800 123 456 789
Kriteria Lomba Logo Hari Jadi Kabupaten Karanganyar Ke-99 Tahun 2016:
Untuk fisiknya dicetak dalam kertas putih A4 (80 gr) dan disertakan soft copy-nya dalam bentuk CD dikirim langsung / via Pos dalam amplop tertutup dengan dilengkapi Foto copy KTP/KK , No. Telepon paling lambat tanggal 23 April 2016
Dikirim ke alamat :
SEKRETARIAT PANITIA LOMBA LOGO HARI JADI KABUPATEN KARANGANYAR
c.q. Bagian Organisasi dan Kepegawaian Setda Kabupaten Karanganyar
Jln. Lawu No. 385 B Karanganyar Telp. No. (0271) 495039 exts. 220 Kode Pos 57712
Contact Person :
Peserta Lomba Logo Hari Jadi Kabupaten Karanganyar ke-99/2016
Penduduk Kabupaten Karanganyar yang dibuktikan dengan KTP/KK yang masih berlaku.
Hadiah Lomba Hari Jadi kabupaten Karanganyar ke-99/2016
Juara 1 Uang dan Piagam Rp 2.500.000,- (Dua Juta Lima Ratus Ribu Rupiah).
Juara 2 Uang dan Piagam Rp 1.500.000,- (Satu Juta Lima Ratus Ribu Rupiah).
Juara 3 Uang dan Piagam Rp 1.000.000, – (Satu Juta Rupiah).
Ketentuan Lomba
Jadwal Lomba LOGO HARI JADI KABUPATEN KARANGANYAR Ke-99/2016
Karanganyar, 29 Maret 2016
Panitia Lomba Logo
Hari Jadi Kabupaten Karanganyar Ke-99

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat menerima kedatangan Muhammad Kusrin dengan isterinya, di Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (14/01)
Karanganyar, Kamis (14/01/2016)
Bupati Karanganyar Juliyatmono memanggil Muhammad Kusrin (42), pria yang mendadak terkenal setelah dia berhasil membuat televisi rakitan, Kamis (14/01). Kusrin datang ke Rumah Dinas Bupati Karanganyar, bersama isterinya.
Saat menerima kedatangan Kusrin, Bupati Karanganyar didampingi Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo dan beberapa Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Dalam pertemuan itu disampaikan Kusrin memberi merk televisi tabung Veloz, Maxreen, Vitron, dan Zener untuk produk hasil karyanya.
Saat bertemu dengan Kusrin dalam obrolan ringan, Bupati Juliyatmono mengatakan saat dia datang ke acara pemusnahan televisi di Kejaksaan Negeri Karanganyar, Bupati hanya diundang pada acara itu.
“Kita juga mengohormati keputusan hukum karena itu amar keputusan pengadilan. Tapi jauh dari itu kita ambil sisi hikmahnya, semua pihak bahwa karya-karya seperti ini supaya dipercepat dan dibuka ruang seluas-luasnya supaya tidak ada hambatan. Mengurusnya lama sejak 2011, dia memproduksi karena kebutuhan anak isteri harus tetap berjalan,” kata Juliyatmono.
Pemerintah Kabupaten Karanganyar, lanjut Bupati ke depan akan memfasilitasi supaya segera terbit Standar Nasional Indonesia (SNI) dan karya terus berlanjut.
“Kita akan memanfaatkan tenaganya untuk menjadi motivator di Balai Latihan Kerja (BLK) dan SMK Negeri 2, untuk membagikan ketrampilannya,” kata Bupati.
Sebelumnya, Kusrin yang bertempat tinggal di Dusun Wonosari, RT 002/ RW 003, Desa Jatikuwung, Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar, tersandung kasus, setelah dia dinyatakan bersalah oleh Pengadilan Negeri Karanganyar, karena melanggar Pasal 120 Ayat (1) jo Pasal 53 Ayat (1) huruf b Undang-undang RI Nomor 3 Tahun 2014 tentang Perindustrian, Permen Perindustrian RI Nomor 17/M-IND/PER/2012 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 84/M-IND/PER/8/2010 tentang Pemberlakuan Standar Nasional Indonesia Terhadap 3 (tiga) Produk Industri Elektronik Secara Wajib, UU Nomor 8 Tahun 1981 tentang Hukum Acara Pidana (KUHAP), serta Peraturan perundang-undangan lain yang bersangkutan.
Oleh Pengadilan Negeri Karanganyar, dia di pidana enam bulan, dengan hukuman masa percobaan selama satu tahun. Dan menjatuhkan pidana sebesar Rp. 2,5 juta, dengan ketentuan bila tidak dibayar, maka diganti pidana kurungan selama dua bulan.pd
Ayo buruan kirim karya kamu paling lambat 27 Juli 2015 untuk memperebutkan hadiah jutaan rupiah,
| Kriteria Lomba Logo | Syarat dan Ketentuan |
|
|
Pengiriman Karya&Time Schedule
Karya dikirim langsung/via pos, dalam amplop tertutup dengan dilengkapi foto copy KTP/KK dikirim ke Sekretariat Panitia Lomba Logo Hari Jadi Kabupaten Karanganyar
C.Q Bagian Organisasi dan Kepegawaian Setda Kabupaten Karangnyar
Jl. Lawu no. 385B Karanganyar, Telp. (0271) 495039 Extc. 220 Kode Pos 57712
Pengiriman Hasil Karya : 06 Juli s/d 27 Juli 2015
Seleksi : 29 Juli s/d 31 Juli 2015
Pengumuman Hasil Lomba : 10 Agustus 2015
Pemberian Hadiah : Pada Upacara HUT RI ke 70
Contact Person :

Salah satu peserta Krenova Tahun 2015 saat mempresentasikan hasil karyanya, Rabu (24/06) di kantor Bappeda Karanganyar
Karanganyar, Rabu (24/06/2015)
Ajang lomba Kreativitas dan Inovasi (Krenova) kembali diadakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar.
Lomba yang diselenggarakan setiap tahun ini menjadi ajang bagi pelajar dan masyarakat dalam memajukan teknologi terapan, sekaligus untuk memperoleh solusi yang tepat terhadap permasalahan teknologi yang sedang dihadapi dan dimanfaatkan secara mudah guna menghailkan nilai tambah dari aspek ekonomi dan aspek lingkungan hidup.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Karanganyar Sundoro mengatakan, dengan lomba ini mampu menghasilkan inovasi kreatif dalam segi kemanfaatannya dan bisa untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Kami tentunya bangga dengan banyak peserta yang ikut. Ini terbukti dengan adanya peningkatan peserta sebanyak 100 persen. Tahun ini ada 31 temuan, sedangkan tahun tahun 2014 terdapat 15 profil temuan,” ujar Sundoro, Rabu (24/06) di acara pembukaan Krenova, di Setda Kabupaten Karanganyar.
Selanjutnya dari 31 temuan tadi, dilakukan proses verifikasi oleh tim penilai untuk penentuan profil temuan yang masuk nominasi, telah dilaksanakan pada 8-12 Juni 2015.
“Dari hasil tersebut, temuan yang masuk nominasi yakni peserta pelajar sebanyak delapan profil temuan, dan masyarakat sebanyak lima temuan. Lalu dilakukan presentasi dihadapan tim juri pada 24-25 Juni 2015,” ujar Sundoro.
Ke 13 peserta tersebut, salah satu temuan dari pelajar yakni pemanfaatan temulawak sebagai bahan dasar STIK Pendetekor Borak, sedangkan dari masyarakat yaitu Inovasi Pemecahan Masalah Sampah dengan membuat BBM LIPSTIK.
Ditempat yang sama Bupati Karanganyar Juliyatmono mengatakan harapan agar hasil karya ini yang memberi inspirasi dapat dikembangkan kedepan.
“Kita dorong peserta tidak semata-mata ikut lomba ini. Namun hasil karya yang bagus ditindak lanjuti secara intens dan menjadi prodak hasil krenova. Bisa juga di kembangkan dan diberi hak cipta,” ujarnya. pd