DSC_0029

Dinas Pendidikan Tulang Bawang Barat Pengin Tahu Kampung Matematika

dishubkominfo

Foto Bersama Sebelum Rombongan Menuju Kampung Matematika, Senin (26/11)

KARANGANYAR, 26 Nopember 2018

Kampung Matematika di Karanglo, Tawangmangu telah membuat orang untuk tahu dan datang ke Karanganyar. Buktinya,Dinas Pendidikan Kabupaten Tulang Bawang Barat Propinsi Lampung ‘berbondong-bondong’  mendatangi bumi intanpari. Mereka pingin tahu tentang kampung matematika dan membuat anak di propinsi tersebut senang matematika.

Rombongan dari Tulang Bawang Barat dipimpin oleh Kepala Dinas Pendidikan Amrullah. Sedangkan Pemkab Karanganyar diterima langsung Bupati Karanganyar Juliyatmono dan Kepala Dinas Pendidikan Karanganyar, Tarsa di Podang 1 komplek kantor setda Senin (26/11).

Kepala Dinas Pendidikan tulang bawang Ir. Amrullah mengatakan bahwa Pendidikan Matematika itu sangat penting. Untuk itu tujuan rombongan ini untuk melihat langsung sekaligus ingin belajar secara lebih mendalam tentang langkah-langkah yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Karanganyar dalam mengelola kampung  Matematika. Sehingga dapat dikembangkan di Tulang Bawang Barat Prop. Lampung. “Saya kagum dan tertarik dengan kampung matematika. Kok bisa ya, matematika malah ikon suatu kampung,” imbuhnya.

Sementara bupati Karanganyar, Juliyatmono mengucapkan selamat datang dan memaparkan sekilas tentang Kabupaten Karanganyar khususnya tentang Kampung Matematika. Mudah-mudahan silaturahim ini memberi manfaat san memberi berkah bagi kita semua. Beliau juga mengatakan akan mengadakan silaturahmi ke Tulang Bawang Barat Bulan Januari 2019. “Matematika itu kunci untuk bisa menguasai ilmu pengatahuan,kalo matematikanya baik yang lain pasti mengikuti jadi baik juga”, jelasnya.

Matematika dipandang sebagai momok, untuk itu Bupati ingin membedah bagaimana agar matematika menjadi hal yang menyenangkan sehingga anak-anak senang dengan matematika. Hal ini terbukti dengan adanya Kampung Matematika di Kabupaten Karanganyar dan menjadi juara II tingkat nasional.

Demikian Diskominfo (Ina/An)

Read More
DSC_7465

Kunjungan Guru MI Kecamatan Paciran, Lamongan Ke Kampung Matematika

Read More
DSC_7473

Ratusan Guru MI Kecamatan Paciran Lamongan Belajar ke Kampung Matematika

Para Guru di MI Kecamatan Paciran, Lamongan melihat langsung aktivitas pembelajaran di kampung Matematika, Desa Karanglo, Kecamatan Tawangmangu

KARANGANYAR – 6 September 2018

140 Guru, Pengawas dan Tenaga Kependidikan Kecamatan Paciran, Lamongan Jawa Timur ‘ngangsu Kawruh’ di Kampung Matematika Desa Karanglo, Kecamatan Tawangmangu, Karanganyar. Mereka ingin mengetahui dari dekat, aktivitas di kampung matematika. Baik anak didik, relawan dan suasana pembelajaran di kampung yang terkenal sayur mayur tersebut.

            “Kami ingin melihat dari dekat aktivitas di Kampung Matematika. Soalnya matematika ini adalah pelajaran yang sulit, namun disini justru dijadikan nama tempat dengan aktivitas belajar Matematika,” papar Ketua Rombongan dari Lamongan, Anwar Anas.

            Menurut Anas potensinya SD jumlahnya 624 sekolah dan MI 567 sekola kabupatan lamongan. Yang datang kesini, adalah MI di se Kecamatan Paciran dengan maksud ke kampung Matemtika tentu ingin menambah wawasan dan tambah Belajar SD Dan MI Paciran belum ada nilai UAS Matematika 100. Paciran ingin belajar dan melihat dan kemudian dipraktekkan. “Guru matematika dan kepala MI bisa 10 persen ada yang mendapatkan nilai 100 matematika di Lamongan. Kiat-kiatnya bagaimana mangatasi soal-soal matematika,” imbuhnya.

            Sementar Kasi SD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pemkab Karanganyar, Sri Wiyanto mengatakan ada 17 kantor UPT di Kecamatan. Awalnya, masyarakat mempunyai impian dan harapan bagaimana anak-anak yang ada di Tawangmangu nilai UAS nilainya 100 bidang matematika. Ternyata, dukungan dari desa yang mengadakan relawan untuk pembelajaran matematika. Selanjutnya dengan adanya kampung Matematika akhirnya membuahkan hasil. “Nilai UAS matematika yang nilai 100 tahun pelajaran 2015-2016, 625 anak. Yang banyak terdapat di daerah Karanglo dan Bandar Dawung kecamatan Tawangmangu. Namun karena ada perubahaan kurikulum tahun 2017-2018 yang mendapatkan nilai akhir ujian sekolah mendapatkan 100 hanya menurun,” ungkapnya. (hr/ina)

 

Read More
web

Lomba Desa Tingkat Nasional, Karanglo Unggulkan Kampung Matematika

Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat memberikan sambutan pada Klarifikasi Lapangan Lomba Desa Tingkat Nasional Tahun 2017, di gedung pertemuan Desa Karanglo, Kecamatan Tawangmangu.

Karanganyar, Sabtu (22/07/2017)

Karanglo, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar optimis dapat memenangi Lomba Desa Tingkat Nasional Tahun 2017. Hal tersebut dapat terdlihat dari kesiapan, dan berbagai faktor unggulan yang dimiliki, seperti adanya Kampung Matematika.

Dalam paparan dihadapan Tim Klarifikasi Lapangan, yang di Ketuai Raden Gani Muhammad, Kepala Desa Karanglo, Parjo, Jumat (21/07), di gedung pertemuan desa tersebut, menjelaskan terdapat tujuh kelompok belajar, dengan jumlah siswa 336 orang, dan relawan 63 orang.

“Di tempat kami, siswa-siswi yang belajar selama 6 hari seminggu. Waktunya antara jam 15.30-17.00 WIB,” kata Parjo.

Dengan ada Kampung Matematika itu, semangat belajar dan prestasi siswa jadi meningkat, dari rata-rata 80,1di tahun 2015, terjadi peningkatan nilai menjadi 90,2 di tahun 2016.

“Dukungan dari masyarakat disini juga sangat baik. Pembentukannya dari Pemerintah Desa Karanglo, Lembaga Desa dan tokok masyarakat,” katanya.

Ditempat yang sama, Ketua Tim Klarifikasi, mengatakan Desa Karanglo sudah lolos seleksi administrasi, masuk dalam 5 besar Nasional mewakili Provinsi Jawa Tengah. Setelah itu diambil tiga besar sebagai pemenang.

“Prioritas kami bagaimana upaya-upaya di Pemerintah Desa memberikan pelayanan kepada masyarakat, disamping itu produk-produk unggulan yang dimilikinya. Saya berharap potensi-potensi yang ada dapat didayagunakan,” katanya.

Ditempat yang sama, Bupati Karanganyar, Juliyatmono, mengatakan kehidupan gotong royong dan guyup rukun di Desa Karanglo sangat baik, tanpa ada gesekan, pendidikan dan potensi-potensi yang ada disini membuat optimis memenangi juara nasional.

“Adanya Kampung Matematika ini mencerdaskan anak-anak didik disini. Cara pembelajaran pun juga dibuat menarik, sehingga tidak menakutkan bagi mereka,” kata Bupati.

Harapan menang juara satu tingkat Nasional menjadi kado spesial Kabupaten Karanganyar ditahun ini yang genap berusia 100 tahun, di bulan November mendatang. (pd)

Read More
web (2)

Karanglo Juara Lomba Desa Tingkat Jawa Tengah

Tim Juri dari Provinsi Jawa Tengah saat melakukan penilaian Lomba Desa Tingkat Jawa Tengah di Karanglo.

Karanganyar, Jumat (16/06/2017)

Desa Karanglo, Kecamatan Tawangmangu dalam penilaian Lomba Desa Tingkat Provinsi Jawa Tengah menjadi pemenang juara 1, berhasil menyisihkan Kabupaten Sragen dan Kebumen.

“Lomba desa tahun 2017 ini, Karanglo berhasil menjadi juara pertama, dan mewakili Provinsi Jawa Tengah untuk bersaing di tingkat Nasional,” kata Bupati Karanganyar, Juliyatmono, Jumat (16/06) saat di Kantor Bupati Karanganyar.

Bupati menjelaskan, aspek yang paling menonjol adalah adanya Kampung Matematika di Desa Karanglo. Inovasi, sumberdaya, administrasi, letak desa juga baik.

“Kita optimis juara nasional. Siap bersaing dengan juara yang mewakili provinsi lain,” katanya.

Saat di depan Tim Penilai Lomba Desa, yang di ketuai oleh Ibnu Kuncoro, Bupati, menjelaskan dalam persiapan untuk Penilaian Lomba Desa ini sangat serius dan siap menang juara nasional, Selasa (23/05) di Gedung Serba Guna, Desa Karanglo.

“Kami siap menang Juara Nasional, dan mendukung penuh dalam persiapan untuk meraih juara itu, jika kurang apa akan dicukupi,” kata Bupati Karanganyar.

Saat itu, Ibnu Kuncoro menjelaskan jika juara menjadi tempat percontohan dan segi perekonomian juga berputar dengan baik, apalagi disini sudah ada kampung matematika, pasti banyak tamu yang datang. (pd)

Read More