WEB

Lagi, Tim Sidak Temukan Daging Tak Layak Konsumsi

Tim Sidak Dinas Perikanan dan Peternakan saat memeriksa kualitas daging di pasar tradisional

Karanganyar, Kamis (15/06/2017)

Tim Sidak daging dari Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Karanganyar kembali menemukan daging tak layak konsumsi yang dijual di pasar tradisional. Temuan itu berupa tiga kilogram hati sapi yang sudah busuk dan daging ayam.

Temuan hati busuk tadi diketahui oleh tim sidak di Pasar Jungke, Kecamatan Karanganyar. Petugas merasa curiga saat melihat daging yang ditutupi kain. Setalah dibuka, ternyata hati yang berwarna agak kehitaman.

Lantas, petugas meneliti dengan uji lab ditempat tersebut. Hasilnya memang mengindikasikan ada pembusukan. Selanjutnya, hati tersebut disita petugas untuk dimusnahkan.

“Menurut pengakuan pedagang itu, S. Daging itu kebawa ke pasar dan akan dibawa pulang lagi,” kata petugas sidak Joko Mulyono, Kamis (15/06) pagi.

Secara kasat mata, Joko Mulyono menjelaskan, hati sapi yang busuk konsistensi lembek, berbau dan warna kusam. Jika masih segar, konsistensi kenyal, sudut-sudut tajam dan warna mengkilat.

Selain itu, petugas juga menemukan daging ayam yang tak layak konsumsi di pasar Nglano, Kecamatan Tasikmadu. Yakni daging yang tidak laku namun direbus dan dijual lagi. Sehingga pembusukan tidak terlalu ada.

“Tadi kalau dijual dan dimakan tidak enak rasanya. Juga berbahaya, sehingga kami juga melakukan penyitaan untuk dimusnahkan,” katanya.

Sebelumnya, Senin (12/06) pagi, sekitar pukul 07.00 WIB. Tim dari Dinas Perikanan dan Peternakan memeriksa kualitas daging yang dijual. Hasilnya, setelah melalui pengamatan dan uji sampel, kualitas daging secara umum dinyatakan baik.

Namun tim menemukan jeroan ayam yang tidak layak konsumsi di salah satu pedagang. Daging itu diletakkan di kotak pendingin dengan berisi es didalamnya. Lantas daging tersebut disita. (pd)   

Read More
DSC_0096

Pengecatan Marka Jalan Sepanjang 2.360 Meter Dimulai

Petugas jasa pengecatan mulai mengerjakan pengecatan marka jalan dari Taman Pancasila sampai Pundak Jati Papahan, Rabu (08/07) siang.

Petugas jasa pengecatan mulai mengerjakan pengecatan marka jalan dari Taman Pancasila sampai Pundak Jati Papahan, Rabu (08/07) siang.

Karanganyar, Rabu (08/07/2015)
Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Karanganyar melakukan pengecatan marka jalan sepanjang volume 2.360 meter persegi.

“Pengecatan marka jalan sudah mulai kemarin, Selasa (07/08) dimulai dari depan Balai Desa Tegalgede sampai Taman Pancasila,” ujar Kepala Bidang Pengendalian Operasional Joko Mulyono, Rabu (08/07) siang saat memantau pengecatan marka jalan.

Selanjutnya, juga dilakukan dari Taman Pancasila sampai Pundak Jati Papahan, Koramil Tasikmadu sampai simpang Kebak Kramat, Tasikmadu ke Dagen Palur.

“Kemudian Polsek Colomadu sampai Kartosuro,” ujar Joko Mulyono.

Dia juga menambahkan, pengerjaan dilakukan oleh pihak jasa pengecatan marka jalan dan dana berasal dari DAU Pusat, direncanakan selesai sampai H-1 lebaran tahun 2015.

“Ada pengerjaan marka tepi, garis tengah putus-putus, zebra crossing ,” katanya.

Marka jalan berfungsi untuk mengarahkan pengguna jalan selalu pada jalurnya, apalagi saat malam hari agar tidak kecelakaan.pd

Read More
DSC_0141

Jelang Lebaran, Dishubkominfo Pasang Rambu

Petugas dari Dishubkominfo Karanganyar memasang rambu kurangi kecepatan di Desa Waru, Kecamatan Kebak Kramat, Rabu (08/07) siang.

Petugas dari Dishubkominfo Karanganyar memasang rambu kurangi kecepatan di Desa Waru, Kecamatan Kebak Kramat, Rabu (08/07) siang.

Karanganyar, Rabu (08/07/2015)
Menjelang lebaran yang tinggal beberapa hari lagi, Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Karanganyar memasang rambu di sejumlah titik lokasi.

Kepala Bidang Pengendalian Operasional Joko Mulyono mengatakan terdapat lima titik lokasi yang dipasang rambu penunjuk arah maupun rambu kurangi kecepatan.

“Kita pasang rambu penunjuk arah di pertigaan depan stadion 45, di perempatan kecamatan Kebak Kramat, di Tawangmangu, dan di Matesih,” ujar Joko Mulyono, Rabu (08/07) saat pengecatan marka jalan di dalam kota.

Tak hanya itu saja, namun juga rambu kurangi kecepatan di Desa Waru, Kecamatan Kebak Kramat. Tepatnya di perubahan dua jalur jalan menjadi satu jalur dari arah Solo sebaliknya dari arah Sragen.

“Ditempat itu, pengemudi kita himbau hati-hati. Sebab jalurnya menjadi satu jalur, begitu juga sebaliknya dari satu menjadi dua. Khusunya dari arah Sragen jangan sampai keblabasan salah jalur,” ujarnya.

Selain pasang rambu, Dishubkominfo Kabupaten Karanganyar juga melakukan pengecatan marka jalan di dalam kota tepatnya di depan Puskesmas Karanganyar ke barat. pd

Read More
OPERASI

Razia Gabungan, Dalam Satu Jam Puluhan Truk Di Tilang

Karanganyar, Kamis (06/11/2104)

Ilustrasi

Ilustrasi

Razia gabungan melibatkan Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Karanganyar, Unit Pelayanan Perhubungan (UPP) Surakarta, dan Satlantas Polres Karanganyar berhasil menindak puluhan truk.

Operasi yang dilangsungkan di halaman Kantor Bidang Pengendalian, Lalung,dalam waktu satu jam, dimulai pukul 10.00 sampai 11.00, menindak 21 truk dari 42 truk yang melintas di Jalan Karanganyar-Jatiyoso.

Kabid Pengendalian Operasional (Dalops), Joko Mulyono menuturkan, operasi ini memakai alat timbang portabel. Setiap truk ditimbang berat beban muatan. “Dari timbangan itu dapat diketahui secara langsung, berapa besar beban muatan dari Jumlah Berat yang Diijinkan (JBI) setiap truk,” ujar Joko Mulyono, Rabu (05/11) di lokasi.

Dari hasil pengamatan, terlihat puluhan truk yang melanggar JBI. Salah satu truk yang ditindak, bahkan beban muatan sampai 11 ton, padahal JBI nya 7500 kilogram. Karena melanggar, pengemudi langsung ditindak dikenai tilang. Selain itu, juga diperiksa kelengkapan surat-surat SIM, STNK, dan Buku KIR.

Kanit Pengaturan, Penjagaan, Pengawalan dan Patroli (Turjawali) Polres Karanganyar, Ipda Sudirman menyambut baik razia tersebut. “Demi keselamatan pengemudi, kendaraan maupun pemakai jalan lain dapat dilakukan bersama-sama antar instansi,” ujarnya. pd

Read More

Satu Juta Relawan Awasi Pemilu 2014

Elemen masyarakat tanda tangan bersama sebagai gerakan satu juta relawan pengawas pemilu 2014, di Gedung Apeka, Sabtu (30/11)

Elemen masyarakat tanda tangan bersama sebagai gerakan satu juta relawan pengawas pemilu 2014, di Gedung Apeka, Sabtu (30/11)

Karanganyar, Minggu (01/12/2013)

Penyelenggaraan Pemilu 2014 tinggal beberapa bulan lagi. Seluruh elemen pendukung dan masyarakat hendaknya turut peduli serta mengawasi proses Pemilu. Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Karanganyar mengadakan Deklarasi Gerakan Satu Juta Relawan Pengawas Pemilu, di Gedung Akademi Peternakan Karanganyar (Apeka) Karanganyar, Sabtu (30/11).

Penandatanganan kerjasama tersebut melibatkan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Karanganyar, Kantor Kementerian Agama, Pramuka Kwarcab, Unsa, Apeka, Akbid dan Apikes Mitra Husada, Akper 17, Politeknik Kesehatan Kemenkes Surakarta, DPD KNPI Karanganyar, PGRI, Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), dan Forum Persaudaraan Bangsa Indonesia Kabupaten Karanganyar.

Ketua Panwaslu Kabupaten Karanganyar, Dwi Joko Mulyono menuturkan dengan adanya kerjasama ini dapat mengoptimalkan pencapaian partisipasi dengan persamaan persepsi antar pihak-pihak kepentingan dan meningkatkan kesadaran untuk berani melaporkan bila terjadi indikasi pelanggaran tahapan pemilu.

“Dengan adanya gerakan satu juta relawan pengawas pemilu juga sebagai pendidikan politik bagi masyarakat, dan yang terpenting semua elemen ikut mengawasi jalannya pesta demokrasi,” kata Dwi Joko Mulyono, kemarin.

Dia juga menjelaskan dengan begitu penyelenggaraan Pemilu nanti dapat berjalan dengan kondusif, aman, damai, dan minim pelanggaraan Pemilu.

Di tempat yang sama, Anggota Divisi Sumber Daya Manusia (SDM) dan Kelembagaan Bawaslu Jawa Tengah, Juhana mengatakan hal senada. Gerakan ini untuk mendorong partispsiasi masyarakat menggunakan hak pilih. Selain itu juga untuk mencegah terjadinya pelanggaran Pemilu.

“Masyarakat diajak berpartisipasi untuk mengawasi jalnnya Pemilu. Setiap pelanggaran Pemilu bisa dilaporkan ke Panwaslu,” ujar Juhana.

Dia juga mengajak masyarakat untuk mengaawal penyelenggaraan Pemilu. Jadilah pemilih yang cerdas,” harapnya. pd

Read More

Tujuh Kendaraan Terjaring Razia

Petugas dari Dishubkominfo Kabupaten Karanganyar saat memeriksa kelaikan bis umum dalam razia gabungan dengan Satlantas Polres Karanganyar, di pertigaan Sroyo, Selasa (13/08) siang

Petugas dari Dishubkominfo Kabupaten Karanganyar saat memeriksa kelaikan bis umum dalam razia gabungan dengan Satlantas Polres Karanganyar, di pertigaan Sroyo, Selasa (13/08) siang

Karanganyar, Rabu (14/08/2103)

Razia kendaraan muatan penumpang dan bermuatan barang,  dilakukan gabungan dari Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Karanganyar dengan Satuan Polisi Lalu Lintas (Satlantas) Polres Karanganyar, di pertigaan Sroyo, Karanganyar, Selasa (13/08) siang.

Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian dan Operasional Dishubkominfo, Joko Mulyono mengatakan, sidak ini dilakukan untuk menekan  angka kecelakaan lalu lintas yang disebabkan ketidaklaikan komponen kendaraan umum seperti ban, rem, lampu, selain itu juga dilakukan pemeriksaan adminitrasi kendaraan.

”Masih ada yang melanggar adminitrasi, kemungkinan sopir tidak mau mengurus ijin trayek sehingga ijin trayek kendaraan tidak dimiliki” kata Joko Mulyono.

Dia meminta para sopir yang tidak memiliki izin trayeknya diminta untuk mengurus ijin serta kelengkapan kendarannya. Hal tersebut dilakukan untuk mengurangi angka kecelakaan dijalan raya serta kenyamanan dan keamanan penumpang.

Dalam sidak didapat kendaraan umum yang tidak laik jalan dikarenakan adanya komponen yang rusak yaitu dua colt dan satu bis. Kendaraan tersebut terpaksa di berhentikan guna memenuhi sanksi adminstratif. Para penumpang yang diberhentikan tersebut kemudian dialihkan ke kendaraan umum yang lain.

“Kendaraan yang tidak laik jalan terpaksa kami tindak,” jelas dia.

Selain memberhentikan kendaraan yang tidak memenuhi adminitrasi, petugas juga menilang empat kendaraan disebabkan Buku Uji dan Ijin Trayek tidak ada.pd 

Read More

Dishubkominfo Razia Kendaraan Angkutan

Karanganyar, Rabu (13/02/2013).

Jajaran petugas dari Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Karanganyar mengadakan razia kendaraan angkutan barang, taksi, dan bis pariwisata, di depan Hotel Taman Sari, Rabu (13/02) pagi.

Kendaraan yang datang dari arah barat (Palur) maupun dari timur (Tawangmangu) di hentikan dan di periksa kelengkapan surat-suratnya. Hasilnya, puluhan kendaraan yang angkutan barang dan orang terjaring razia itu.

Razia itu juga melibatkan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Karanganyar.”Polisi lalu lintas menindak pelanggar yang tidak membawa STNK, maupun SIM,” ujar Joko Mulyono, Kepala Bidang Pengendalian Operasi Lalu Lintas, Dishubkominfo Karanganyar.

Berdasarkan pengamatan, puluhan kendaraan angkutan barang yang datang dari arah timur maupun barat, kemudian dihentikan untuk diperiksa kelengkapan surat-surat, ijin trayek,  juga bagi yang menyalahi beban muatan, KIR, dan masuk kota harus ijin. “Mobil angkutan barang lebih dari lima ton harus ijin masuk kota,” jelasnya.

Selain itu, banyak kenadaraan yang tidak memperhatikan tata cara memuat barang. Padahal, hal itu sangat penting bagi keselamatan di jalan. “Ada beberapa kendaraan bak terbuka yang mengangkut penumpang melebihi ketentuan. Padahal, peraturanya hanya sopir dan dua orang penumpang kendaraan,” kata dia.

Kendaraan yang melanggar aturan kemudian di beri surat tilang.” Pelanggar di haruskan sidang di Pengadilan Negeri Karanganyar,” tandas Joko.

.pd  

Read More

684 Personel Amankan Mudik

Sedikitnya 684 personel gabungan dari polisi, TNI, pramuka, Dinas Kesehatan, dan Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Karanganyar akan diterjunkan untuk mengamankan mudik lebaran. Mereka mulai aktif bekerja mulai 10 hingga 26 Agustus.

“Pengamanan mudik lebaran dimulai sejak H-10 sampai dengan H+7. Untuk personel polisi tidak akan ada cuti,” ujar Kapolres Karanganyar, AKBP Nazirwan Aji Wibowo, Senin (6/8), dalam rapat koordinasi pengamanan lebaran dengan dinas terkait.

Dalam rapat itu, Kapolres memberi perhatian serius pada titik-titik rawan kecelakaan dan kemacetan, seperti jalur Palur-Sroyo-Gondangrejo. Selain itu, lintasan kereta api tanpa palang juga harus mendapat perhatian ekstra. “Lintasan kereta api tersebut ada di Desa Pulosari, Kebakkramat, tepatnya di Dusun Waru dan Dusun Warudowakan. Mulai saat ini petugas dari Linmas kecamatan harus disiapkan untuk berjaga,” jelasnya.

Sementara itu, Kabid Pengendalian dan Operasi Dishubkominfo Karanganyar, Joko Mulyono, mengatakan tidak adanya honor untuk petugas yang menjaga palang perlintasan rel kereta api membuat kesulitan mencari orang untuk berjaga. “Pihak PT Kereta Api tak mau menganggarkan untuk honor mereka. Sedangkan dari Pemkab juga tak ada anggaran khusus,” jelas Joko.

Sekda Karanganyar, Samsi, menyatakan pihaknya akan menganggarkan honor bagi penjaga perlintasan kereta api tersebut. Rencananya dalam sehari akan ada tiga petugas yang berjaga secara bergantian setiap delapan jam. “Kami akan carikan dana khusus untuk masa-masa mudik lebaran ini. Selanjutnya harus dicarikan lagi solusi bersama oleh Forum Lalu Lintas,” jelasnya.

Read More