WhatsApp Image 2020-12-04 at 15.59.54 (2)

Diskominfo dan Wartawan Studi Tiru di Kabupaten Malang, Jawa Timur (Seri 2)

Awak Media dan Diskominfo Karanganyar memperhatikan dengan cermat paparan kepala Diskominfo Kabupaten Malang

Foto bersama dengan Kadinas Kominfo Kabupaten Malang

KARANGANYAR –  Rabu lalu (02/11) Diskominfo Karanganyar dan wartawan yang bertugas di Kabupaten Karanganyar melakukan studi tiru di Kabupaten Malang, Jawa Timur. Kunjungan itu diterima di ruang Rapat Anusapati Jl. Merdeka Timur No 3 Malang pukul 12.00 – selesai. Kunjungan kerja dipimpin oleh Kepala Dinas Kominfo Pemkab Karanganyar, Drs Sujarno dengan peserta berjumlah 65 orang yang terdiri dari wartawan dan petugas liputan Diskominfo.

 

“Antara Karanganyar dan Kabupaten Malang, ulang tahunnya sama yakni di Bulan Nopember. Jika Karanganyar HUT ke 103 di tanggal 18 Nopember dan Kabupaten Malang HUT ke 1260 pada tanggal 28 Nopember,” ungkap Kadinas Kominfo, Karanganyar, Sujarno mengawali studi tiru tersebut.

 

Pihaknya ingin belajar sinergi Pemkab Malang dengan wartawan. Kemudian, apakah di Kabupaten Malang juga terdapat Media Center untuk para wartawan. Bagaimana pola hubungan antara Pemkab dengan wartawan dalam membangun citra Kabupaten Malang. “Kami belajar dari Kabupaten yang lebih tua dari kami. Sebenarnya bukan studi banding, mungkin lebih tepat studi tiru,” ungkapnya.

Kunjungan awak media dan Diskominfo Karanganyar ditemui oleh Kepala Diskominfo Kabupaten Malang, Aniswaty Aziz SE M.Si berserta kabid dan kasie. Dikatakan Aniswati Aziz bahwa Kabupaten Malang saat ini sedang menuju Smart City. Pihaknya mengucapkan terima kasih atas kunjungan teman-teman media dan Diskominfo Kabupaten Karanganyar. Menurut Anis, Diskominfo Karanganyar mempunyai tiga tempat. Pertama di Daerah Harjosari sebagai kantor Induk (untuk menaungi server), kemudian di Pendopo Lama wilayah Kota dan komplek perkantoran Bupati di Lantai 9.  “Kabupaten Malang  adalah Kabupaten terluas kedua di Jawa Timur, dengan luas

353.468 hektar dengan wilayah administrasi, 33 kecamatan, 378 desa dan 12 kelurahaan. Kondisi . jumlah penduduk menurut BPS 2. 606.000 tapi menurut Disdukcapil sekitar 3 juta,” ujar Aniswaty.

Dia menambahkan Kabupaten Malang mengelola dana sekitar Rp 4  Trilun, dengan jumlah pegawai 22 ribu pegawai (11 ribu diantaranya guru). Pertumbuhan ekonomi di tahun 2020 sekitar 5,5 persen, dengan angka kemiskinan 9,47 persen. Diskominfo Kabupaten Malang bertugas mensuport OPD dan bagian humas, kegiatan Bupati. “Produk hukum di Kabupaten Malang sudah dapat diakses oleh Kemenkum Ham. Kami harus menggunakan  aplikasi yang terhubung dengan media,” ungkapnya. (bersambung)

Read More
DSC_7585

Pemberangkatan 84 Santri Pondok Pesantren Lirboyo Kediri, Jawa Timur

Read More
DSC_0024

Diskominfo Karanganyar Melaksanakan Studi Komparatis Ke Diskominfo Kota Surabaya, Jawa Timur

Read More
DSC_7473

Ratusan Guru MI Kecamatan Paciran Lamongan Belajar ke Kampung Matematika

Para Guru di MI Kecamatan Paciran, Lamongan melihat langsung aktivitas pembelajaran di kampung Matematika, Desa Karanglo, Kecamatan Tawangmangu

KARANGANYAR – 6 September 2018

140 Guru, Pengawas dan Tenaga Kependidikan Kecamatan Paciran, Lamongan Jawa Timur ‘ngangsu Kawruh’ di Kampung Matematika Desa Karanglo, Kecamatan Tawangmangu, Karanganyar. Mereka ingin mengetahui dari dekat, aktivitas di kampung matematika. Baik anak didik, relawan dan suasana pembelajaran di kampung yang terkenal sayur mayur tersebut.

            “Kami ingin melihat dari dekat aktivitas di Kampung Matematika. Soalnya matematika ini adalah pelajaran yang sulit, namun disini justru dijadikan nama tempat dengan aktivitas belajar Matematika,” papar Ketua Rombongan dari Lamongan, Anwar Anas.

            Menurut Anas potensinya SD jumlahnya 624 sekolah dan MI 567 sekola kabupatan lamongan. Yang datang kesini, adalah MI di se Kecamatan Paciran dengan maksud ke kampung Matemtika tentu ingin menambah wawasan dan tambah Belajar SD Dan MI Paciran belum ada nilai UAS Matematika 100. Paciran ingin belajar dan melihat dan kemudian dipraktekkan. “Guru matematika dan kepala MI bisa 10 persen ada yang mendapatkan nilai 100 matematika di Lamongan. Kiat-kiatnya bagaimana mangatasi soal-soal matematika,” imbuhnya.

            Sementar Kasi SD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pemkab Karanganyar, Sri Wiyanto mengatakan ada 17 kantor UPT di Kecamatan. Awalnya, masyarakat mempunyai impian dan harapan bagaimana anak-anak yang ada di Tawangmangu nilai UAS nilainya 100 bidang matematika. Ternyata, dukungan dari desa yang mengadakan relawan untuk pembelajaran matematika. Selanjutnya dengan adanya kampung Matematika akhirnya membuahkan hasil. “Nilai UAS matematika yang nilai 100 tahun pelajaran 2015-2016, 625 anak. Yang banyak terdapat di daerah Karanglo dan Bandar Dawung kecamatan Tawangmangu. Namun karena ada perubahaan kurikulum tahun 2017-2018 yang mendapatkan nilai akhir ujian sekolah mendapatkan 100 hanya menurun,” ungkapnya. (hr/ina)

 

Read More
web

Baznas Karanganyar Jajaki Buat Peternakan Kambing Boer

Kunjungan kerja Baznas Kabupaten Karanganyar melihat langsung pengembangbiakkan kambing Boer, dari Malang, Jawa Timur.

Kunjungan kerja Baznas Kabupaten Karanganyar melihat langsung pengembangbiakkan kambing Boer, dari Malang, Jawa Timur.

Karanganyar, Senin (27/02/2017)
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Karanganyar menjajaki membuat peternakan kambing jenis Boer, dari Malang, Jawa Timur.

Untuk melihat dari dekat, bagaimana pengembangbiakan kambing itu, Baznas Kabupaten Karanganyar melakukan kunjungan kerja di Pusat Pengembangan dan Pembibitan Kambing Boer Sumber Sekar,milik Universitas Brawijaya, Malang,di Desa Sumber Sekar, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang,  dan ke salah satu Kelompok Binaan, Jumat (24/02).

“Kita harus perlu belajar, dan mampu membuat peternakan tetapi butuh kerjasama dengan pihak lain, seperti pengawasan kesehatan dengan Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Karanganyar,” kata Penasehat Baznas Kabupaten Karanganyar, Samsi.

Samsi juga optimis dengan peternakan yang akan dibuat, terlebih Baznas Karanganyar mampu berinvestasi sebagai proyek percontohan, sedangkan lokasi sedang dipersiapkan.

“Ada potensi juga, berapa peternak yang mampu dibuat kelompok-kelompok untuk ikut beternak kambing,” katanya.

Sementara itu, Agus Budiarto, Pengurus Laboratorium Peternakan, Universitas Brawijaya, Malang, mengatakan keunggulan dari kambing boer peternakannya yakni pertumbuhan cepat, anak yang lahir berat lebih banyak, dan kolesterol rendah.

“Kambing ini dapat dikembangbiakkan di dataran tinggi maupun rendah, tidak ada masalah,” katanya.

Dosen Fakultas Peternakan, Universitas Brawijaya, itu juga menjelaskan, pihaknya telah membuat kelompok-kelompok binaan yang tersebar di Malang.

“Mulai dari tahun 2011, kami mebuat kelompk binaan dengan melibatkan pihak perbankan untuk bantuan kredit untuk modal,” katanya.

Dia juga menyasarankan, jika Baznas Kabupaten Karanganyar mengembangkan ternak kambing boer, agar menyediakan pakan yang banyak, dengan menanam rumput. (pd)

Read More
DSC_0059 copy

Abu Letusan Gunung Kelud Sampai Karanganyar

Karanganyar, Jumat (14/02/2014)

Perempatan Papahan tertutupi abu dari letusan gunung Kelud

Perempatan Papahan tertutupi abu dari letusan gunung Kelud

Letusan gunung Kelud di Kediri, Jawa Timur pada pukul 22.50, Kamis (13/02) mengagetkan banyak orang. Termasuk juga di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Bunyi gemuruh saat orang tertidur membuat kaget dan terbangun. Terlebih kaca-kaca rumah penduduk bergetar. Tak juga itu, abu vulkanik yang di keluarkan dari gunung Kelud sampai juga di Kabupaten Karanganyar yang berjarak sekitar 210 kilometer.

Ketebalan abu diperkirakan sekitar 5 centimeter. Hujan abu turun sejak menjelang subuh membuat pandangan saat berkendara menjadi terganggu. “Jarak pandangan hanya 5 meter saja. Sehingga berbahaya bagi pengendara. Sebaiknya hati-hati dan nyalakan lampu saja,” ujar Arfin, warga Papahan, Jumat (14/02).

Pandangan yang sangat terbatas membuat pengendara berjalan pelan-pelan. Hujan abu masih dirasakan sampai pukul 09.00.

Selain itu, warga Karanganyar juga ramai-ramai membeli masker hidung. Bahkan  apotek di kawasan  Kecamatan Jaten sejak pukul 07.00 sudah kehabisan stok masker. Selain itu, apotek lainnya hanya membatasi pembelian paling banyak hanya 5 masker agar tidak kehabisan stok. pd

Read More

Kebakaran, Jalur Pendakian Cetho Ditutup

Kebakaran hutan di lereng Gunung Lawu yang terjadi sejak Senin (24/9/2012) malam, semakin meluas Selasa (25/9/2012).

Bahkan berdasar pengamatan dari kawasan Candi Cetho, hingga Selasa siang kobaran api belum padam kendati intensitasnya sudah mengecil dibandingkan sehari sebelumnya. Puluhan hektare hutan pinus milik Perhutani rata dengan tanah diamuk si jago merah.

Maryono, sukarelawan Karanganyar Emergency, menuturkan penutupan jalur pendakian Cetho dilakukan Senin untuk mencegah jatuh korban.

Namun dia belum dapat memastikan berapa hektare hutan yang terbakar. Termasuk kerugian materiil akibat kebakaran. Yang jelas api berasal dari wilayah Jawa Timur (Jatim) sejak Senin siang. Api semakin membesar sore dan malam hari.

Secara terpisah, Bupati Karanganyar, Rina Iriani SR, merasa kecolongan dengan kebakaran besar di lereng Lawu. Sebab selama ini kebakaran di lereng Lawu relatif cepat padam.

“Selama ini kebakaran di Lawu cepat sekali padam. Tapi karena kemarau panjang dan angin yang bertiup kencang sehingga api cepat sekali merembet dari Ngawi. Ini saya anggap BPBD agak kecolongn sedikit. Biasanya tdk begitu. Maka dini hari tadi saya suruh tim BPBD segera bergerak dipagi hari,” katanya ditemui wartawan.

Antisipasi segera supaya api tidak merembet harus dilakukan. Termasuk langkah penutupan jalur pendakian yang melalui Candi Cetho.

Read More

Blewah, Melon, dan Semangka, Primadona saat Ramadan

Bulan Ramadan membawa keuntungan tersendiri bagi para  penjual buah di kompleks pasar buah di Jaten dan Pasar Palur. Tiga jenis buah yaitu blewah, semangka, dan melon paling banyak dicari konsumen sehingga harganya mengalami kenaikan.
Salah satu pedagang buah di Jaten, Wiyono, mengatakan ketiga jenis buah itu saat Ramadan ini mengalami kenaikan Rp 1.000 hingga Rp 4.000 per kilogram. “Saat ini harga semangka mencapai Rp 7.000 per kilogram, padahal sebelumnya hanya sekitar Rp 3.000 per kilogram,” katanya, Senin (23/7).
Sedangkan untuk melon menjadi Rp 9.000 per kilogram, yang sebelumnya Rp 7.500 per kilogram. Untuk blewah, mengalami kenaikan Rp 1.000 per kilogram, dari awalnya Rp 3.000 menjadi Rp 4.000 per kilogram. “Kenaikan harga tersebut sudah dari petani. Dan saya sebagai penjual hanya mengikuti saja agar tidak rugi,” ungkap Wiyono.
Wiyono mengaku, mendatangkan buah-buah tersebut dari daerah Ngawi, Jawa Timur karena kualitasnya lebih baik dibanding dari petani lokal. Terkadang juga buah dari Wonogiri, Klaten, dan Sukoharjo juga ditampung jika memang kualitasnya baik.
Setiap bulan Ramadan seperti sekarang, Wiyono mengaku, memiliki stok buah blewah, semangka, dan melon lebih banyak jika dibanding lainnya. Hal itu sebagai antisipasi karena memang ketiga buah itu banyak dicari konsumen. “Pada puasa hari kedua kemarin saja, buah-buah tersebut laku lebih dari 50 butir. Kebanyakan yang beli juga para pedagang es buah untuk berbuka puasa,” katanya.
Salah satu pedagang buah di Pasar Palur, Sarni, mengatakan di antara ketiga buah yang menjadi primadona di bulan Ramadan, blewah paling banyak dicari konsumen. “Blewah paling diminati karena stoknya melimpah dan harganya cukup terjangkau,” katanya.

Read More

Jalan Tembus Selesai 2013

Jalan tembus Tawangmangu–Magetan sepanjang 9,15 kilometer yang telah dikerjakan sejak tahun 2006 ditargetkan akan selesai pada tahun 2013. Dengan kucuran dana dari pusat sebesar Rp 5 miliar yang baru saja cair, Pemkab Karanganyar optimis bisa menyelesaikan proyek ini tahun 2013 depan.
“Mudah-mudahan dengan kucuran dana dari pusat, awal tahun 2013 proyek jalan ini bisa selesai,” ujar Didik Joko Bakdono, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Karanganyar, Kamis (19/1). Ia mengatakan selama ini proyek jalan ini terkendala alokasi pendanaan yang menunggu gelontoran dana.
“Karena menunggu dana itu makanya pelaksanaannya agak tersendat. Pasalnya semua meminta dana ke pusat jadi harus antre,” terang dia.
Joko menjelaskan pembangunan jalan tembus yang menghubungkan antara Jawa Tengah dan Jawa Timur tersebut meliputi pembuatan infrastruktur jalan dan jembatan penghubung, di mana tiga di antaranya mempunyai ukuran yang lumayan besar.
“Kalau dipaksakan dari APBD tentunya tidak cukup. Karena itu Rp 5 miliar tadi rencananya akan digunakan menyelesaikan dua jembatan yang belum digarap,” tekan Joko. Ia menambahkan selain akan menyelesaikan dua buah jembatan tahun ini, pihaknya juga akan melakukan pengeprasan bukit yang terlalu curam yang berpotensi longsor dan membahayakan pemakai jalan.
“Nanti akan kita kepras dengan model cut and fill yakni potong dan uruk. Tapi itu nanti di tahun 2013 dengan anggaran baru,” ucap dia.

Read More
peta dunia karanganyar

Geografi

Kabupaten Karanganyar terletak di Propinsi Jawa Tengah. Berbatasan dengan Propinsi Jawa Timur, Kabupaten Sragen, Kabupaten Wonogiri, Kabupaten Sukoharjo, Kota Surakarta, dan Kabupaten Boyolali.

Read More