DSC5809

Kunjungan Kerja Kepala Kantor Wilayah Dirjen Perbendaharaan Provinsi Jawa Tengah Ke Karanganyar

Read More
_DSC5811

Kakanwil Dirjen Perbendaharaan Provinsi Jawa Tengah Tinjau Pembangunan Ke Karanganyar

Bupati Karanganyar dampingi Kakanwil Dirjen Perbendaharaan Prov. Jateng tinjau pembangunan Puskesmas Karangpandan, Rabu(11/09/19)

Karanganyar – 11 September 2019

Dalam Rangka penyaluran Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik dan Dana Desa, Kepala Kantor Wilayah Dirjen Perbendaharaan Provinsi Jawa Tengah melakukan Kunjungan Kerja ke Kabupaten Karanganyar, Rabu (11/9).

Tujuan dari kunjungan ini untuk meninjau kinerja dan pembangunan yang sudah dilakukan di Kabupaten Karanganyar. Adapun salah satu tempat yang ditinjau secara langsung yaitu pembangunan yang dilakukan di Puskesmas Karangpandan. Bupati Karanganyar beserta jajaran OPD Kabupaten Karanganyar ikut ke lapangan langsung melakukan tinjauan tersebut.

Dalam Sambutannya Bupati Karanganyar Juliyatmono menyampaikan bahwa  total DAK yang diberikan kepada Seluruh OPD terkait sejumlah 82 M, lalu telah dilaksanakan proses lelang dan seterusnya ada efisiensi sejumlah kurang lebih  15 M. “Semoga berlangsung dengan baik, dan selesai tepat waktu pembangunan yang dilaksanakan” imbuhnya.

Orang nomer satu di Karanganyar itu juga mengatakan kepada seluruh OPD terkait harus bertanggung jawab atas kegiatan penyaluran DAK ini untuk dilaksanakan sebaik mungkin. Harapan dari Pemerintah Kabupaten Karanganyar untuk kedepannya DAK dan juga Dana Desa bisa terus disalurkan serta jumlahnya bisa semakin tinggi.

Demikian Diskominfo (Ard/Tgr/Wk)

Read More
faf60c82-310a-40b7-8797-fc142aa68222

Rapat P3MD Provinsi Jawa Tengah TA. 2019

Read More
DSC_0017

Zakat infaq dan shodaqoh (ZIS) Kabupaten Karanganyar Tertinggi Di Jawa Tengah

Read More
DSC_0006

Sarasehan Baznas, Zakat Infaq tertinggi di Jawa Tengah

Bupati Karanganyar memberikan sambutan Sarasehan Baznas di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis(22/08).

KARANGANYAR-Zakat infaq dan shodaqoh (ZIS) Kabupaten Karanganyar terus mengalami peningkatan dan tetap yang tertinggi di  Jawa Tengah. Hal tersebut disampaikan Ketua Baznas Karanganyar, Sugiyarso pada acara Sarasehan Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Karanganyar di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis(22/08).

Dalam laporannya, Sugiyarso menyampaikan Alhamdulillah berkat dukungan semua pihak, pengumpulan ZIS pada bulan Juli 2019 Zakat terkumpul 1 Miiliar 746 Juta lebih. Sedangkan untuk infaq terkumpul 66 Juta lebih. Untuk bulan Juli total zakat infaq yang terkumpul 1 Miliar 34 Juta Rupiah. Sedangkan untuk bulan agustus Zakat terkumpul 781 juta lebih, Infaq 62 Juta, dan TPP 70 juta lebih, total untuk bulan Agustus 914 juta lebih. Jumlah keseluruhan ZIS yang terkumpul sampai bulan Agustus sebanyak 5,7 miliar lebih.

Dalam kesempatan ini juga diserahkan sertifikat hasil audit syariah dan hasil pengelolaan keuangan dari wilayah kantor Kementrian Agama  Jawa Tengah  dan Kantor Akuntan Publik AR Utomo Jakarta.

Dalam sambutannya, bupati karanganyar mengatakan “Zakat itu tidak rugi, ambil sebagian rezeki yang didapat untuk sedekah”.

Beliau juga mengucapkan syukur serta memberikan apresiasi kepada baznas atas penghargaan yang didapat dan semoga zakat infaq terus meningkat sehingga pemanfaatannya berguna untuk kesejahteraan umat.

 

Demikian DISKOMINFO (Ind/Mei).

Read More
_DSC2781

Peringatan HUT ke 69 Provinsi Jawa Tengah di Kantor Bupati Karanganyar

Upacara Peringatan Hari Jadi ke 69 Provinsi Jawa Tengah di Halaman Kantor Bupati Karanganyar, Kamis (15/8).

Karanganyar – 15 Agustus 2019

Bertepatan dengan Hari Jadi Provinsi Jawa Tengah yang ke 69 , Bupati Karanganyar , Juliyatmono beserta seluruh jajaran se Kabupaten Karanganyar melaksanakan Upacara HUT Provinsi Jawa Tengah di Halaman Kantor Bupati Karanganyar , Kamis (15/8).

Prosesi upacara hari jadi kali ini seluruh peserta memakai pakaian adat Jawa Tengah dengan beskap bagi laki-laki serta kebaya bagi perempuan dan pada pelaksanaannya menggunakan bahasa jawa dari susunan awal upacara sampai dengan penutup yang dibalut dengan nuansa jawa yang sangat kental.

Amanat Gubernur Jawa Tengah yang dibacakan oleh Bupati Karanganyar selaku Inspektur upacara menyampaikan untuk bisa membuka sekolah seperti SMK N Jawa Tengah diseluruh Kabupaten di Jawa Tengah , diharapkan untuk bisa mulai membuka sekolah untuk mereka anak yang tidak mampu.

“ Wiwiti  ing tahun 2020 kulo selaku pemerintah Jawi Tengah ugi nyobi gratisaken tumprap siswa miskin , SMA,SMK,SLB. Disiagaaken setunggal Trilliyun rupiah , kangge masteaken sedoyo siswa miskin ing sekolah-sekolah mboten ketarik bayaran alias gratis” Imbuhnya.

Sudah 69 Tahun Provinsi Jawa Tengah berdiri , diharapkan dari banyaknya perbedaan dinegara ini khususnya di Jawa Tengah tidak menjadikannya sebuah permusuhan antara satu sama lain dan justru akan menjadi benteng yang kuat.

Demikian DISKOMINFO (Tgr/Ard/Tfn)

 

 

Read More
WhatsApp Image 2019-07-11 at 8.16.40 AM (1)

Hut Bayangkara ke 73, Bupati Terima Kado Istimewa Dari Polda Jawa Tengah

 

Wakil BUpati Karanganyar, Rober Cristanto mewakili Bupati Juliyatmono menerima penghargaan dari Kapolda Jawa Tengah karena dinilai telah membantu tugas-tugas Polri

 

 

KARANGANYAR – 10 Juli 2019

 

Kepala Kepolisian Daerah Jawa Tengah (Kapolda) Jawa Tengah memberikan kado istimewa bagi bupati Karanganyar, Juliyatmono. Polda Jawa Tengah menilai bupati, Juliyatmono telah mendukung tugas-tugas kepolisian di wilayah hukum Resor Karanganyar berupa pembangunan Mako Polres Karanganyar, Mako Polsek Colomadu, Kantor Satreskrim, dan Kantor Patwal Polres Karanganyar. Penghargaan itu disampaikan Kapolda Jawa Tengah, Ryco Amelza Dahniel dalam HUT Bayangkara ke 73 di Halaman Mapolda di Semarang. Penghargaan itu diterima oleh Wakil bupati Karanganyar, Rober Cristanto.

Informasi yang dihimpun Pemkab Karanganyar menghibahkan dana pembangunan gedung Mapolres Karanganyar sebesar Rp 10,2 miliar dalam dua tahap. Tahap pertama Rp 3 milar untuk pembangunan gedung Wira Satya dan tahap 2 Rp 7,2 miliar untuk sarana dan prasarana. Pada saat peletakan batu pertama pembangunan tahap 2, bupati mengatakan pemberian dana hibah untuk pembangunan itu karena rasa memiliki apalagi terletak di pinggir jalan raya, pusat keramaian dan saat ini sudah selesai pembangunannya.  “Di sekelilingnya akan dibuat City Walk sehingga terlihat tampak indah dan megah,” kata Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat peletakan batu pertama pembangunan (02/01/2018).

Selanjutnya Pemkab Karanganyar memberikan dana hibah sebesar Rp 4 miliar dalam pembangunan Mapolsek Colomadu. Dana hibah tersebut berasal dari ABPD Kabupaten Karanganyar tahun 2019. Peletakan batu tanda mulai dibangunnya Polsek Colomadu dilakukan pada tanggal 25 Juni 2019. Menurut Bupati, pembangunan Polsek Colomadu itu karena berada ditempat strategis, yakni Boyolali, Sukoharjo dan Karanganyar. Fungsinya juga akan ditingkatkan  sehingga diperlukan kantor yang representatif. “Karena berada di daerah perbatasan, maka kita akan bantu proses pembangunannya melalui dana hibah. Pembangunan akan dilakukan dalam dua tahap dengan total dana Rp 4 miliar, “ ujarnya saat peletakan batu pertama. (hr/tgr)

Read More
_DSC6395

Karang Taruna Bhakti Karya Desa Kaling Siap Juara I Provinsi Jawa Tengah

Kominfo

Bupati Karanganyar H. Juliyatmono saat menyampaikan sambutan dan pengarahan dalam acara penyambutan Tim penilai pilar-pilar sosial berprestasi lomba Karang Taruna tingkat Provinsi Jawa Tengah di halaman Balai Desa Kaling Kecamatan Tasikmadu, Senin(24/06/19).

Karanganyar – 24 Juni 2019

Tim penilai pilar-pilar sosial berprestasi tingkat Provinsi Th.2019 sambangi Desa Kaling Kecamatan Tasikmadu Kabupaten Karanganyar guna menilai Karang Taruna Bhakti Karya Desa Kaling, Senin(24/06/19).

Bupati Karanganyar H. Juliyatmono yang hadir secara pribadi mendampingi Tim penilai dari Provinsi berkunjung ke Desa Kaling  mengaku sangat bangga akan pretasi yang diraih anak-anak muda yang tergabung di Karang Taruna Bhakti Karya Desa Kaling ini.

“ ternyata ini sudah tahap penilaian akhir, kalian sudah masuk di jajaran 3 besar se Jawa Tengah. Ini betul-betul sangat membanggakan Kabupaten Karanganyar “ ucap orang nomer satu di Bumi Intanpari ini.

Karang Taruna itu bukan hanya sekedar tukang laden(sinoman), etika pemuda harus dijaga dengan baik. Dusun Desa itu gagah dan berwibawa jika pemudanya tampil meyakinkan. Mudah-mudahan Karang Taruna Bhakti Karya ini bisa juara I dan Membanggakan Kabupaten Karanganyar.

Kalau nanti bisa berhasil meraih juara I, konsekuensinya sangat berat. Harus bisa menjadi contoh di Jawa Tengah. Bisa jadi nanti mewakili Jawa Tengah ke tingkat Nasional, sehingga nanti kan sering dikunjungi orang untuk study banding.

Karang Taruna yang bagus, kompak, solid, energik, produktif, punya usaha yang banyak, itu harus terus disemangati agar nantinya mengundang banyak orang belajarnya  Karang Taruna di Desa Kaling.

“ Kalau sudah juara I, butuhmu opo wae tak bantu tambah dikelola dengan baik. Harus dijaga, harus terus kompak dan tetap solid “ tegas Juliyatmono.

Ini akan menjadi “Jejak Digital” bagi Karang Taruna Bhakti Karya yang akan dikenang sampai kapaupun. Juliyatmono berharap bantuan dan support serta arahan dari perangkat terkait bisa maksimal agar cita-cita menjadi juara I bisa teralisasi. (Ard)

Read More
IMG_20190629_080425

Fun & Time Rally 2019 Bersama Disporapar Provinsi Jawa Tengah

 

 

Diskominfo

Bupati Karanganyar Menggibaskan Bendera Start Peserta Rally 2019

KARANGANYAR – Sebanyak 200 peserta Disporapar fun and rally Jateng berkewajiban memprosikan obyek menarik di sepanjang rute perlombaan. Melalui akun media sosialnya, konten yang diunggah akan dinilai dalam lomba. Selain itu, jawara rally ditentukan ketepatan waktunya sampai di garis finish.

“Rally ini mengeksplore potensi wisata. Bukan hanya destinasi, namun juga kuliner dan perilaku. Foto atau video yang di-tag ke panitia, akan dinilai juri,” kata Sinung N Rachmadi, Kepala Dinas Disporapar Jawa Tengah di lokasi start Bukit Sakura, Tawangmangu, Sabtu (29/6).

Usai melaju dari titik start, para peserta menuruni lereng Lawu menuju finish di Hotel Syariah Solo dengan melewati Tawangmangu-Kemuning-Batujamus Mojogedang-Karanganyar-Tasikmadu-Jaten-ringroad Mojosongo-Sangiran. Berbagai jenis mobil sedan maupun SUV dipakai peserta rally. Tak sedikit memamerkan mobil keluaran lawas seperti VW tahun 1962, Corolla tahun 1974 hingga Isuzu Panther tahun 2000. Per mobil berisi sopir dan seorang rekannya.

“Dari 200 peserta itu, kebanyakan dari luar Jawa Tengah. Ada 160 orang. Sisanya 40 orang dari Jateng. 80 persen peserta dari luar Jawa ini untuk mempromosikan Jateng. Bahkan ada yang dari Belanda dan enam orang Thailand,” katanya.

Panitia telah menyimulasi rally di rute tersebut. Dengan kecepatan rata-rata 40 KM per jam, tiap perally dapat mengambil 7-8 momentum pengambilan gambar. Batasan kecepatan itu juga membantu perally memperhatikan lalu lintas dan pengguna jalan lain. Rute yang ditempuh di sesi pertama berjarak 88,28 km dari Bukit Sakura ke Museum Sangiran dengan waktu 275 menit. Selanjutnya rute kedua berjarak 43,72 km dari Sangiran ke Syariah Hotel Solo.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono melepas keberangkatan bersama Administratur Perum Perhutani KPH Surakarta, Sugi Purwanta di lokasi start Bukit Sakura yang masuk wilayah Perhutani RPH Tlogodlingo BKPH Lawu Utara KPH Surakarta.

“Gebrakan Dinas Porapar Jateng luar biasa. Menyinergikan obyek masing-masing daerah. Ini harus dikelola dengan sangat baik. Di Karanganyar, hampir tiap bulan sekali ada rally seperti ini. Kita sedang persiapan rally hardtop nasional, lalu komunitas L300 yang akan diikuti 2.500 peserta. Ini juga menggeliatkan sektor UMKM dan pariwisata,” katanya. (ina/an)

Read More

Desa Karangbangun Ikuti Lomba Desa Tingkat Provinsi Jawa Tengah

Read More