KOM_2232

Pastikan Keselamatan Dan Kenyamanan Pemudik, Dishubkominfo Adakan Sidak Angkutan

kominfo

Penempelan Stiker Laik Jalan Oleh Kadishubkominfo Karanganyar

kominfo

Pengecekan Administrasi Oleh Petugas Dishubkominfo Karanganyar

kominfo

Pengecekan Fisik Oleh Petugas Dishubkominfo Karanganyar

Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kabupaten Karanganyar dalam rangka persiapan mudik lebaran tahun 2016 ini melaksanakan operasi (sidak) ke beberapa PO antara lain PO Rosalia Indah dan PO Langsung Jaya pada Kamis siang (23/6).

Pantuan sidak lapangan di dua PO yang dipimpin langsung oleh Kepala Dishubkominfo Karanganyar Agus Cipto Waluyo mendapati beberapa bus dalam kondisi laik jalan dan masih ada juga dalam kondisi belum laik. Pemeriksaan dilakukan melalui dua proses yakni pemeriksaan fisik dan administrasi. Bus yang dalam kondisi laik jalan akan ditempeli stiker laik jalan oleh petugas dan ini berlaku nasional.

“Sidak kali ini dikhususkan untuk angkutan AKAP, namun Dishubkominfo sendiri akan melaksanakan kegiatan serupa menyasar keseluruh angkutan umum baik itu AKAP, AKDP dan Angkudes yang akan kita mulai sabtu (25/6) dan senin (27/6) tentu saja ini dalam rangka perwujudan pelayanan kami kepada masyarakat terkait keselamatan bertransportasi”, tambah Agus Cipto

Agus Cipto menambahkan bahwa jumlah angkutan umum yang berada di Kabupaten Karanganyar baik AKAP, AKDP maupun Angkudes sebanyak 326 tersebut, untuk memastikan keselamatan penumpang, petugas Dishubkominfo akan memeriksa kondisi fisik bus angkutan mudik lebaran antara lain rem, suspensi, lampu, wiper, klakson, alat-alat keselamatan bus dan ban. Selain itu sopir nantinya akan kita test urine dan narkoba untuk menghindari faktor human error.

Demikian Dishubkominfo (ad)

Read More
DSC_9770

Jalan Tol di Karanganyar Siap Digunakan Arus Mudik-Balik

Polres Karanganyar melihat kesiapan jalan tol yang melintasi Kabupaten Karanganyar, untuk arus mudik dan balik Lebaran tahun 2016, Rabu (22/06) pagi.

Polres Karanganyar melihat kesiapan jalan tol yang melintasi Kabupaten Karanganyar, untuk arus mudik dan balik Lebaran tahun 2016, Rabu (22/06) pagi.

Karanganyar, Rabu (22/06/2016)

Jalan tol cor beton yang melintasi Kabupaten Karanganyar dari Desa Klodran, Kecamatan Colomadu hingga Desa Kemiri Kecamatan Kebak kramat, siap digunakan untuk arus mudik dan balik Lebaran tahun 2016.

Pejabat Humas dari PT Waskita Karya, Sarjani, mengatakan kesiapan jalan tol tersebut hampir selesai, tinggal menyisakan penyelesaian akhir.

“H-7 hingga H+7 lebaran tahun 2016, jalan tol ini dapat dilewati kendaraan  roda empat, setelah itu akan ditutup kembali untuk pengerjaan selanjutnya,” kata Sarjani, saat dijumpai di tol Kemiri, Kecamatan Kebak kramat, Rabu (22/06) pagi.

Sarjani juga menjelaskan, namun untuk bis dan kendaraan berat lainnya tidak diperbolehkan lewat dulu, karena masih ada jalan yang bersifat sementara (temporari), sepanjang 3,9 Kilometer yang menyebar antara Klodran-Pungkruk.

Ditempat yang sama, Kasatlantas Polres Karanganyar, AKP Suryo Wibowo, saat meninjau langsung kesiapan jalan tol untuk arus mudik-balik, menuturkan pengemudi diminta hati-hati, karena ada jalan yang menyempit dan masih bersifat sementara.

“Jalan tol ini nanti saat dibuka H-7 hanya bisa dilewati satu jalur, begitu pula H+7 saat arus balik. Dibuka dari pukul 06.00-17.00 WIB,” kata Kasatlantas Polres Karanganyar.

Jalan fungsional itu terdapat pintu masuk berada di Desa Klodran, sedangkan pintu keluar ada di Pungkruk, Kecamatan Sidoharjo, Kabupaten Sragen.

Dia juga menjelaskan, pada saat arus balik, pemudik dengan kendaraan pribadi dapat masuk lewat pintu tol Kecamatan Sidoharjo, Kabupaten Sragen atau pintu tol Desa Kebak, Kecamatan Kebak kramat, Kabupaten Karanganyar.

“Batas kecepatan maksimal mobil 40 kilometer/ jam. Untuk kendaraan roda dua tidak boleh masuk lewat jalan tol” katanya.pd

Read More
gue

H-10 Lebaran, Pengerjaan Jalan Dihentikan

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, saat peresmian Masjid Nur Rahman, Dusun Kedungringin, Desa Waru, Kecamatan Kebak kramat, Kabupaten Karanganyar, Sabtu (18/06) sore.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, saat peresmian Masjid Nur Rahman, Dusun Kedungringin, Desa Waru, Kecamatan Kebak kramat, Kabupaten Karanganyar, Sabtu (18/06) sore.

Karanganyar, Minggu (19/06/2016)

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah tidak akan meneruskan pengerjaan jalan pada H-10 mendekati lebaran tahun 2016 ini, jika beresiko terhadap keamanan pengguna jalan saat perjalanan mudik maupun arus balik nanti.

Hal tersebut dikatakan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, sebelum peresmian Masjid Nur Rahman, Dusun Kedungringin, Desa Waru, Kecamatan Kebak kramat, Kabupaten Karanganyar, Sabtu (18/06) sore.

“Perbaikan maupun pembangunan ruas jalan di Jawa Tengah akan dihentikan pada H-10 menjelang Lebaran, meskipun pekerjaan belum selesai seratus persen. Daripada berisiko terhadap keamanan, kondisi jalan, dan sebagainya,” kata Ganjar Pranowo.

Ganjar menambahkan, untuk mengejar tenggat waktu hingga H-10, kontraktor pelaksana proyek sudah diminta untuk menambah shift pekerjaan, sehingga penyelesaian pekerjaan bisa lebih optimal.

“Sebelum ke Karanganyar, saya lewat dari Jepara, lewat jalur Purwodadi, pekerjaan terus dikebut. Pengecoran jalan sudah separo. Makanya saya minta kontraktor untuk mempercepat pekerjaan, tapi tetap pakai hitungan. Saatnya nanti berhenti pada H-10, sampai titik mana, ya sudah berhenti dulu,” jelasnya.

Ganjar juga menuturkan, ruas-ruas jalan di Jateng secara umum sudah dipersiapkan untuk arus mudik dan arus balik Lebaran.

“Termasuk Jalan tol Pejagan-Pemalang yang diresmikan Presiden Joko Widodo beberapa hari lalu, akan difungsikan,” katanya.

Dikatakan lebih lanjut, jalan-jalan tembus, jalan alternatif, difungsikan semua. Termasuk jalan baru yang belum lengkap sarana prasarana pendukungnya, seperti marka jalan belum lengkap, penerangan jalan dan rambu-rambu masih kurang, tetap difungsikan sebelum dan sesudah Lebaran.

“Yang belum lengkap sarana prasarananya, nanti dibantu petugas untuk pengaturan. Rambu-rambu sementara juga ada. Insya Allah, pekan depan jalan-jalan alternatif sudah siap,” ujarnya. pd

Read More
aku – Copy

Penutupan TMMD Diiringi Hujan Deras

Pelaksanaan penutupan TMMD di Desa Dawung, Kecamatan Matesih masih berlangsung khidmat, walaupun hujan deras turun.

Pelaksanaan penutupan TMMD di Desa Dawung, Kecamatan Matesih masih berlangsung khidmat, walaupun turun hujan deras , Senin (23/05)

Karanganyar, Senin (23/05/2016)

Pelaksanaan penutupan Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I, Tahun Anggaran 2016 diiringi dengan cuaca tak bersahabat. Gerimis sejak pagi turun di lokasi lapangan Desa Dawung, Kecamatan Matesih, Senin (23/05) pagi.

Seusai pemukulan kentongan, tanda kegiatan TMMD tersebut secara resmi ditutup, hujan semakin deras. Namun hal tersebut tak menyurutkan ratusan peserta meninggalkan upacara. Sehingga pelaksanaannya masih berjalan khidmat.

Kapolres Karanganyar, AKBP Mahedi Surindra, sebagai Inspektur Upacara pun basah kuyup. Dia tetap berdiri tegap hingga upacara selesai. Bahkan menolak dipayungi.

Tampak hadir Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Karanganyar, Samsi, dan beberapa pejabat terkait.

Sedangkan hasil yang diperoleh dari TMMD selama 21 hari meliputi kegiatan fisik pengecorran jalan, pembuatan talud jalan, pembangunan jembatan, rehab Masjid Al-Falaq, rehab RTLH sebanyak 7 unit, rehab pos kamling, yang semuanya telahs selesai 100 persen.

Untuk kegiatan non fisik, meliputi pengobatan masal, penyuluhan dari berbagai intsansi, dan pembuatan SIM kolektif oleh Polres Karanganyar.

Kapolres Karanganyar saat membacakan sambutan dari Panglima Kodam IV/Diponegoro, mengatakan kegiatan ini telah memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat pedesaan.

“Dalam konteks kepentingan akselerasi pembangunan, program TMMD bertujuan untuk mewujudkan Ruang juang, Alat juang, Kondisi juang dan kemanunggalan TNI-Rakyat,serta membantu Pemda untuk menciptakan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan fisik maupun non fisik,” katanya.

Selain itu, dengan ada TMMD ini, maka terdapat penghematan anggaran. Jika diborongkan, maka menghabiskan Rp. 875 juta, namun dengan program TMMD sebesar Rp. 601 juta. pd 

Read More

Jumok Berseri Karena Kolaborasi

Salah satu desa yang mendapatkan kolaborasi kegiatan Program Penanganan Kawasan Kumuh Perkotaan (P2KKP) adalah Desa Jaten, Kecamatan Jaten, Kabupaten karanganyar yang terletak di RT/RW. 02-03/VIII dusun Jumog.

Dusun Jumog mendapat Kolaborasi disebabkan permukimannya yang terlalu padat sehingga mengakibatkan adanya tempat pembuangan sampah, kotoran hewan yang tidak teratur,  masyarakat Buang Air Besar (BAB) ke sungai, selokan yang sering mampet dan mengakibatkan banjir, jalan yang masih berupa tanah sehingga becek pada waktu hujan, lingkungan yang tampak kotor dan tidak tertata serta banyak jalan yang rusak. Menurut Bambang (55), sebagian rumah warga tidak layak huni.

1    2

PESERTA – Warga Dusun Jumog sedang mengadakan pertemuan untukmembahas rencana pembangunan jalan paving.

Kemudian pada suatu hari ada survey dari Dinas Pekerjaan Umum Propinsi Jawa Tengah yang kemudian di tindak lanjuti oleh Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Karanganyar yang didampingi faskel tim 002 Kecamatan jaten. Setelah disurvey oleh DPU, BKM Handono Mulyo menyusun data awal dengan mengadakan survey dari rumah kerumah. Lalu, masyarakat  mengadakan pertemuan antara BKM HandonoMulyo dengan warga RT/RW. 02-03/VIII dan pengurus  RW VIII beserta tokoh masyarakat untuk membahas tindak lanjut yaitu menyusun data usulan masyarkat dari  permasalahan yang ada, membuat peta masalah dan selanjutnya membuat baseline yang didampingi tim BKM dan Faskel.

Selanjutnya masyarakat Dusun Jumog Desa Jaten membentuk KSM, yang di beri nama KSM RAPI dengan ketua Bapak Bambang Sanyoto. Adapun usulan yang diajukan adalah jenis kegiatan Jalan Paving yang berlokasi di Dusun Jumog RT/RW. 02-03/VIII dengan volume 408 m dan biaya APBN Rp.64.000.000,- swadaya Rp.7.100.000,-

Tujuan dibangunnya jalan paving  agar  masyarakat dapat merubah perilaku hidup bersih dan hidup sehat. Setelah dibangun jalan paving tersebut masyarakat merasa senang. Jalan yang dulunya sering becek sekarang menjadi bagus. Harapan masyarakat  agar nantinya menjadi contoh warga sekitar dan mohon ada kelanjutan program di tahun-tahun yang akan datang.

3  4  5

Foto kegiatan saat pengerjaan pemasangan paving di dusun Jumog.

(*)Keterangan Lebih Lanjut dapat Menghubungi :

Nama KSM                      : Rapi

RT / RW / Dk / Ds / Kel    : Dk Jumog, Ds Jaten, Kec Jaten, Kab Karanganyar

Nama Ketua KSM           : Bambang Sanyoto

Alamat Sekretariat         : Jumog Ds. Jaten, Kec. Jaten Kab. Karanganyar

Telepon / HP                   : –

 

Nama BKM                      : Handono Mulyo

RT / RW / Dk / Ds / Kel    : Ds Jaten, Kec Jaten, Kab. Karanganyar

Nama Koordinator BKM : Barkah Istiawan, SE

Alamat Sekretariat         : Komplek Kantor Desa Jaten

Telepon / HP                   : 089649899031

 

Pengirim:
Sutopo, SH
Fasilitator Sosial Tim 002 Kab. Karanganyar

Read More
DSC_2246

Peringati May Day, Buruh Adakan Jalan Sehat

Peringatan Hari Buruh Internasional di Kabupaten Karanganyar dilakukan dengan mengadakan jalan sehat bersama Bupati Karanganyar, Juliyatmono, Minggu (01/05) pagi.

Peringatan Hari Buruh Internasional di Kabupaten Karanganyar dilakukan dengan mengadakan jalan sehat bersama Bupati Karanganyar, Juliyatmono, Minggu (01/05) pagi.

Karanganyar, Minggu (01/05/2016)

Peringatan Hari Buruh Internasional atau lebih dikenal dengan istilah May Day, Minggu (01/05) di Kabupaten Karanganyar diperingati dengan cara yang berbeda. Tahun ini para buruh justru memilih aksi damai dengan jalan sehat di area Car Free Day (CFD) Jalan Lawu Karanganyar.

Sejak pukul 06.00 sekitar 2.000 buruh yang biasa mengais rejeki di Bumi Intanpari sudah berkumpul di Plasa Alun-alun setempat. Terlihat pula Bupati Karanganyar, Juliyatmono di tengah-tengah peserta. Dirinya hadir sebagai undangan dan didaulat untuk memberangkatkan para peserta jalan sehat. Sementara itu, untuk rutenya, pasca melewati start, rombongan menyusuri Jalan Lawu menuju arah timur, lalu mengelilingi Taman Pancasila, dan kembali lagi ke Plasa Alun-alun.

Dalam arahannya, Bupati Juliyatmono, mengungkapkan selama ini sudah terjalin hubungan baik antara Pemerintah, Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) dan serikat pekerja. Hal tersebut terjadi karena masing-masing pihak memahami jika tidak bisa berjalan sendiri.

Pihaknya juga berpesan kepada Apindo dan serikat pekerja agar tidak takut dalam menghadapi MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN). “Kami harap para pengusaha dan investor untuk tetap menggunakan tenaga kerja dari dalam negeri, bukan malah membawa dari luar negeri. Sehingga, jumlah pengangguran di Indonesia khususya Karanganyar bisa semakin berkurang,” katanya.

Apalagi, selama ini pihaknya melalui Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mengikuti pelatihan di Balai Latihan Kerja (BLK) sesuai dengan minatnya. Dengan cara demikian, diharapkan kemampuan dan ketrampilan tenaga kerja di Karanganyar bisa meningkat.

Ketua Apindo Karanganyar, Edy Darmawan, mengatakan selama ini pihaknya berusaha mengedepankan dialog, duduk bersama, dan musyawarah dalam mengatasi masalah perburuhan. Hal itulah yang membuat Karanganyar selama beberapa waktu belakangan minim demonstrasi. Semua masalah ketenagakerjaan berhasil diatasi dengan musyawarah dengan pihak terkait, termasuk meminta Dinsosnakertrans untuk menjadi fasilitatornya.

Di lokasi yang sama, Ketua Penyelenggara May Day 2016, Haryanto, menambahkan pihaknya juga mendukung pemerintah dan bekerja sama dengan Apindo untuk menciptakan hubungan industrial pancasila yang harmonis. Tentunya dengan syarat masing-masing pihak bisa memahami hak dan kewajibannya masing-masing.

“Saat memperingati Hari Buruh perlu adanya kegiatan yan bermanfaat dan bermartabat, jauh dari kesan hura hura dan huru hara yang mengganggu stabilitas keamanan dan ekonomi masyarakat. Sehingga, tahun ini kita isi May Day dengan cara jalan sehat,” paparnya. pd

Read More
DSC_0078

Tahun 2016, Desa Dawung Jadi Pusat Kegiatan TMMD Sengkuyung Tahap I

dishubkominfo

Sekda Karanganyar Samsi Saat Bacakan Sambutan Bupati Karanganyar Rakor TMMD Sengkuyung Tahap 1 TA. 2016, Rabu (27/4).

Rapat koordinasi (Rakor) persiapan pelaksanaan TMMD Sengkuyung I Tahun Anggaran 2016 berlangsung di ruang Podang I Kantor Setda Kab. Karanganyar, Rabu (27/4).

Utomo Sidi Hidayat selaku Kepala Bappermades menyampaikan Desa Dawung Kecamatan Matesih akan menjadi tempat sekaligus pusat kegiatan pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap I.

“Bupati Karanganyar, Juliyatmono bertindak sebagai Irup (Inspektur Upacara) Pembukaan TMMD Sengkuyung Tahap I pada Selasa pagi Tanggal 3 Mei 2016  dan Dandim Kodim 0727 Karanganyar, Letkol. CZI Santy Karsa Tarigan sebagai Irup Penutupan TMMD Sengkuyung I, Tanggal 1 Juni 2016,” tutur Utomo Sidi.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Karanganyar, Samsi selaku yang mewakili Bupati, menghimbau kepada seluruh stakeholder yang terlibat  untuk senantiasa melakukan koordinasi dan konsolidasi dari tingkat desa sampai Kabupaten. Fasilitasi sarana pengerjaan fisik oleh TNI dan masyarakat serta menyegerakan pengadaan inventarisasi non fisik seperti penyuluhan, pemberian keterampilan.

“Yang terpenting membuat sekaligus memonitor pelaksanaan kegiatan TMMD Sengkuyung Tahap I. Karena di tahun 2016 ini pelaksanaan kegiatan akan berlangsung selama 30 hari, berbeda dengan tahun 2015 kemarin yang hanya berlangsung 21 hari,” kata Samsi.

Pada rakor tersebut, Pasiter Kodim 0727 Karanganyar, Kapten Infanteri Abdurrohman Muhammad, menyampaikan paparan mengenai maksud dan tujuan TMMD adalah sebagai pedoman bagi penyelenggara dan pelaksana lapangan agar dalam pelaksanaan giat TMMD Sengkuyung Tahap I TA 2016 dapat berjalan sesuai rencana.

Adapun sasaran kegiatan fisik diantaranya :

  • Pembagunan jalan pintas dan betonisasi dengan volume panjang 110 m lebar 3 m tinggi 0,10 m yang menghubungkan dusun Talesan ke dusun Klumpit dan dusun Sukorejo
  • Pembangunan talud jalan volume panjang 145 m tinggi 0,80 m yang berlokasi di dusun Talesan desa Dawung
  • Pembangunan satu (1) unit jembatan volume panjang 3 m lebar 3 m tinggi 4,15 m yang menghubungkan dusun Talesan ke dusun Klumpit dan dusun Sukorejo
  • Rehab masjid, satu (1) unit
  • Rehab poskamling, satu (1) unit
  • Rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), tujuh (7) unit
  • Penghijauan

Sasaran Non Fisik meliputi :

  • Bimbingan dan pelatihan bela Negara
  • Sosialisasi tentang Kamtibnas, bahaya narkoba dan kenakalan remaja
  • Pensertifikatan tanah
  • Kependudukan atau akta kelahiran
  • Pencegahan flu burung
  • Perundang-undangan Pemerintahan Desa
  • Pelayanan KB dan Kesehatan
  • Pelatihan Keterampilan
  • Kewirausahaan UMKM
  • Bimbingan mental/rohani
  • Hiburan rakyat.

Total anggaran TMMD Sengkuyung I Tahun 2016 sebesar Rp. 601.000.000,-, terdiri atas :

  1. Bantuan Provinsi Jawa Tengah    : Rp. 170.000.000,-
  2. Bantuan APBD Kab. Karanganyar    : Rp. 356.000.000,-
  3. Swadaya masyarakat         : Rp. 75.000.000,-

“untuk pra TMMD sendiri telah berlangsung mulai dari  23 April sampai dengan 2 Mei,” tambah Abdurrohman saat memaparkan. Dishubkominfo Karanganyar (ad/ind).

Read More
DSC_0241 – Copy

Mengawali Operasi Simpatik Candi, Polwan Beri Bunga ke Bupati

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, saat diapit oleh Polwan Satlantas Polres Karanganyar, setelah diberi bunga, Selasa (01/03) di depan Lapangan Panahan, Cangakan.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, saat diapit oleh Polwan Satlantas Polres Karanganyar, setelah diberi bunga, Selasa (01/03) di depan Lapangan Panahan, Cangakan.

Karanganyar, Selasa (01/03/2016)
Polwan dari Satlantas Polres Karanganyar memberikan bunga kepada Bupati Karanganyar, Juliyatmono, di depan lapangan Panahan, Cangakan, Selasa (01/03). Hal tersebut merupakan bentuk dukungan kerjasama yang baik selama ini antar dua instansi itu.

“Pemberian bunga dari Polwan ini kepada Bupati Karanganyar adalah mengawali Operasi Simpatik Candi 2016. Melalui momen ini mengajak Pemkab untuk mendukung terciptanya Kawasan Tertib Lalu lintas (KTL) yang ideal,” kata Kasatlantas Polres Karanganyar, AKP Suryo Wibowo.

Guna mewujudkan KTL, lanjut Kasatlantas, tentunya perlu dukungan dari Pemkab Karanganyar dalam hal menyiapkan sarana dan prasarana jalan yang ideal. Dalam operasi yang berlangsung selama 21 hari tersebut diperlukan kesepahaman dari kedua belah pihak, terutama penataan sarana lalu lintas.

Kapolres Karanganyar, AKBP Mahedi Surindra, seusai Apel Gelar Pasukan Operasi Simpatik Candi 2016, di Mapolres Karanganyar, mengatakan operasi tersebut tidak sekedar menyasar ketertiban berkendara. Namun juga mendorong intansi tekait untuk menyediakan fasilitas layak di jalan.

“Fokus dari operasi ini yaitu berfungsinya semua komponen berlalu-lintas yang bertujuan untuk membuat keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran berlalu-lintas,” kata Kapolres.

Kapolres juga mengatakan bahwa Polda Jawa Tengah sudah menekankan agar dibulan Maret-April mencoba untuk zero terhadap kecelakaan lalu lintas.

“Jadi ditekan betul supaya tidak terjadi kecelakaan. Jadi kita telah merumuskan beberapa cara bertindak, sasaran, dan pelibatan kekuatan personil, yang meliputi tempat rawan laka lantas, dan jam sibuk terjadi peningkatan arus,” katanya.

Pelibatan personil yang dari kekauatan personil dari Satlantas, Sabhara, dan fungsi lain.

Bupati Juliyatmono pada kesempatan itu, mengatakan atas nama Pemkab Karanganyar mendukung dan mengapresiasi langkah Polres Karanganyar untuk menciptakan kawasan yang tertib, keamanan dan kelancaran berlalu-lintas bagi pengguna jalan.pd

Read More
aku copy

Tol Soker : 25 Bidang Tanah Belum di Bebaskan

royek pembangunan jalan tol di wilayah Desa Jeruksawit, Kecamatan Gondangrejo, terhenti sementara, karena masih ada bidang tanag yang belum dibebaskan, Rabu (17/02) foto : prada

royek pembangunan jalan tol di wilayah Desa Jeruksawit, Kecamatan Gondangrejo, terhenti sementara, karena masih ada bidang tanag yang belum dibebaskan, Rabu (17/02) foto : prada

Karanganyar, Rabu (17/02/2016) 

Proyek jalan tol Solo-Mantingan yang melewati Kabupaten Karanganyar terdapat 25 bidang tanah yang belum dibebaskan. Bidang tanah tersebut berada di wilayah Dusun Plosorejo, Banyu Bening dan Jurang kambil Desa Jeruksawit, Kecamatan Gondangrejo.

Di Desa Jeruksawit, karena ada lahan yang belum dibebaskan, maka pembangunan jalan tol itu sebagian terputus, sehingga tidak bisa menghubungkan jalan yang sudah selesai dibangun.

“Dari 25 bidang tanah itu terdiri 24 bidang milik warga dan 1 makam,” kata Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Proyek Pembangunan Jalan Tol Solo Mantingan 1, Waligi.

Di Kabupaten Karanganyar, lanjut Waligi terdapat 49 bidang tanah yang melewati proyek tol dari Solo hingga Mantingan.  Semua itu di Kecamatan Gondangrejo berada di  Desa Wonorejo, Jatikuwung, Jeruk Sawit, dan Karangturi. Sedangkan di Kecamatan Kebak Kramat berada di Desa Kemiri dan Waru.

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat pertemuan dengan warga yang terkena proyek tol tersebut, Rabu (17/02) di Balai Desa Jeruk Sawit, mengatakan belum di lakukan pengerjaan konstruksi pada lahan yang belum dibebaskan tersebut.

“Bidang tanah yang belum di ketahui pemiliknya akan di konsinyasi atau di titipkan pengadilan. Jika suatu saat pemilik lahan datang langsung bisa diambil ke pengadilan meminta uang hasil lahan yang telah di hitung,” kata Bupati.

Selain itu, Juliyatmono juga mengharapkan proses penggantian tanah desa yang di gunakan untuk gaji perangkat desa uangnya belum terserap dan mendapatkan tanah ganti,  maka mekanismenya harus di percepat.

“Jangan terlalu lama. Sesuai peraturan yang ada, jika belum mendapatkan di Desa tersebut, bisa diperoleh desa lain di kecamatan yang terdekat,” kata Bupati.

Untuk pembebasan tanah tersebut, Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Karanganyar bekerjasama dengan tim Appraisal (penilai tanah) independen. Di rencanakan, dalam satu minggu tim sudah bisa menentukan harga tanah.

Diharapkan pembangunan jalan tol ini selesai dan bisa di gunakan pada lebaran tahun ini, dan juga diharapkan dapat memajukan perekonomian Kabupaten Karanganyar.mi

Read More
Bukit Tasin Kembali Longsor

Bukit Tasin Kembali Longsor

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo (paling kanan) saat meninjau dari dekat longsoran terbaru dari bukit tasin, Desa Beruk, Kecamatan Jatiyoso, Jumat (12/02)

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo (paling kanan) saat meninjau dari dekat longsoran terbaru dari bukit tasin, Desa Beruk, Kecamatan Jatiyoso, Jumat (12/02)

Karanganyar, Jumat (12/02/2016)
Setelah longsor dari Bukit Tasin yang terjadi dua kali beberapa hari lalu, kembali melongsorkan tanah dengan skala lebih banyak, Kamis (11/02) pukul 00.30 WIB dari pada sebelumnya.

Longsor susulan di Desa Beruk, Kecamatan Jatiyoso bahkan telah menimbun alat berat excavator yang sebelumnya untuk membuka jalan yang tertimbun longsor, 13 tiang listrik, satu rumah, lahan pertanian yang berada di lereng bukit dan menyebabkan meninggal hewan ternak berupa satu sapi dan tiga kambing.

Kepala Desa Beruk, Sartono menjelaskan lngsor tersebut terjadi pada Kamis malam. Intensitas hujan deras yang terus menguyur wilayah Jatiyoso mengakibatkan tanah di bukit Tasin menjadi labil.
“Luas longsor menjadi lebih besar sekitar 15 hektar, yang tidak jauh dari longsor sebelumnya,” kata Sartono.

Akibat longsor itu, akses jalan menuju Dusun Pengkok dan Pondok menjadi tertutup material tanah basah bercampur batu.

Saat meninjau di lokasi, Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo menjelaskan saat ini telah ditanggulangi dengan mengirimkan tiga unit genset untuk Dusun Pengkok dan Pondok yang terisolir, dan mendirikan dapur umum.

“Ada dua tempat pengungsian, bagi 80 KK dengan 250 an orang, di SD 1 Wonorejo, kemudian di Balai Desa Beruk dengan jumlah 300 an orang,” katanya.

Kemudian terkait dengan proses belajar bagi anak-anak didik di Desa tersebut, Rohadi mengatakan Sekolah diliburkan terlebih dahulu, karena yang terpenting keselamatan.

“Kita berikan dispensasi dan koordinasikan dengan Disdikpora Kabupaten Karanganyar, karena kondisinya bencana,” kata Rohadi. pd

Read More