kra-2

Proyek Peningkatan Lima Jalan Penghubung Dimulai

Bupati Karanganyar, Juliyatmono dan Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo saat meninjau pelaksanaan dimulainya peningkatan jalan Matesih-Tawangmangu, Rabu (05/10) pagi.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono dan Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo saat meninjau pelaksanaan dimulainya peningkatan jalan Matesih-Tawangmangu, Rabu (05/10) pagi.

Karanganyar, Kamis (06/10/2016)

Proyek peningkatan lima jalan penghubung di Kecamatan Karanganyar, Tawangmangu, Jatiyoso dan Matesih mulai dikerjakan pada awal bulan Oktober 2016 dengan total panjang 30,6 kilometer.

Ke lima jalan penghubung itu yakni di Kecamatan Karanganyar dari jalan Karanganyar-Ngadiluwih, Kecamatan Jatiyoso dari Beruk-Wonokeling, dan Tlobo-Wonorejo. Kemudian di Kecamatan Matesih dari Ngadiluwih-Matesih, dan Matesih-Tawangmangu dengan target pada bulan Desember tahun 2016 sudah bisa selesai.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Karanganyar,     Edhy Sriyatno mengatakan untuk mempercepat pengerjaan, maka pemenang lelang untuk membuat kelompok-kelompok pekerjaan.

Sedangkan proyek yang dikerjakan terdiri jalan Karanganyar-Ngadiluwih sepanjang 4,9 kilometer. Jalan antara Beruk-Wonokeling dengan panjang 4,820 meter, dan lebar bervariasi dari 3 meter hingga 3,5 meter,  serta dibuat dari beton, bukan aspal. Karena pada desain awal dari aspal kontraktor tidak berminat.

“Jalan Tlobo-Wonorejo dikerjakan selama 105 hari, dengan panjang 5,5 kilometer, lebar tiga meter sudah dimulai, dengan target selesai 15 Desember 2016,” kata Edhy Sriyatno.

Kemudian di Kecamatan Matesih dari Ngadiluwih-Matesih, sepanjang 5.925 meter, dan Matesih-Tawangmangu dengan volume 9,5 kilometer dimulai dari pertigaan lampu merah hingga Tawangmangu dengan lebar enam meter.

Sementara itu harapan untuk selesai hingga bulan Desember 2016 dikatakan Bupati Karanganyar, Juliyatmono, saat peninjauan , di masing-masing titik dimulai pengerjaan jalan.

“Saya berharap jangan sampai melebihi pertengahan bulan Desember 2016. Bagaimana caranya supaya bisa selesai dan tidak terlalu resiko di akhir tahun. Berdayakan masyarakat setempat yang bisa diajak mengerjakan,” kata Bupati Karanganyar, Rabu (05/10).

Bupati juga meminta kepada pemenang lelang agar memberi petanda pengaman agar pengguna jalan tidak terjerumus masuk lubang galian.pd

Read More
web

TMMD Bangun Jembatan Penghubung Antar Desa

Bupati Karanganyar, Juliyatmono (depan) saat meninjau lokasi jembatan di Dusun Banyak, Desa Kadipiro, Kecamatan Jumapolo.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono (depan) saat meninjau lokasi jembatan di Dusun Banyak, Desa Kadipiro, Kecamatan Jumapolo.

Karanganyar, Rabu (21/09/2016)

Pelaksanaan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung, Tahap II, Tahun Anggaran 2016 membangun jembatan menghubungkan antar desa.

Jembatan dengan panjang enam meter, lebar empat meter dan tinggi enam meter itu terletak di Dusun Banyak, Desa Kadipiro, Kecamatan Jumapolo, dan menghubungkan ke Desa Jumantoro.

Seusai upacara di Lapangan Desa Kadipiro, Bupati Karanganyar, Juliyatmono dan Forkopimda Kabupaten Karanganyar meninjau lokasi jembatan tersebut. Karena sulitnya akes jalan, rombongan harus berjalan kaki melewati jalan bebatuan licin sepanjang 300 meter, Selasa (20/09) pagi.

Selain itu juga dibangun untuk sasaran fisik berupa makadam dan betonisasi jalan, pembangunan talud jalan, cor jalan, dan plesterisasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebanyak 10 rumah.

Pelaksanaan Pra TMMD dimulai tanggal 10 sampai dengan 19 September 2016, dan sasaran fisik telah mencapai 20 persen. Sedangkan kegiatan TMMD dari pembukaan 20 September 2016 hingga 19 Oktober 2016, dengan harapan sasaran fisik selesai 100 persen.

TMMD juga mengadakan kegitan sasaran non fisik seperti pembekalan tentang bahaya radikalisme, terorisme, bahaya narkoba, sosialisasi pensertifikatan tanah, kependudukan, sosialisasi pertanian, perundang-undangan pemerintah desa, pelayanan KB dan kesehatan, pelatihan ketrampilan dan kewirausahaan umum, pembuatan SIM, hiburan rakyat dan bintal.

Komandan Kodim 0727/Karanganyar, Letkol CZi Santy Karsa Tarigan mengatakan, pemilihan lokasi ini merupakan usulan dari bawah melalui rembug desa.

“Pembanguan jembatan, cor, dan talud merupakan penghubung antar dusun dan ke desa lain, sehingga dapat meningkatkan roda perekonomian masyarakat. Juga membangkitkan kembali semangat gotong royong,” katanya.

Dia juga mengatakan,pelibatan personil TMMD sebanyak 40 orang, juga dari Polsek, masyarakat, linmas, ormas, pelajar, pramuka dan karanganyar, dengan jumlah sekitar 100 orang. Pendanaan hingga Rp. 670.300.000, yang berasal dari APBD Provinsi Jawa Tengah, APBD Kabupaten Karanganyar dan swadaya masyarakat Desa Kadipiro.pd

Read More
kom_8908

Tingkatkan Kualitas Pelayanan Transportasi, Pemkab Siap Berikan Subsidi Pada Operator Jasa Transportasi

kom_8925Dalam rangka meningkatkan pelayanan transportasi publik, Pemkab. Karanganyar berencana akan memberikan subsidi pada para pelaku jasa transportasi umum. Hal ini untuk mendukung kelayakan armada dan memberikan kenyamanan pada penumpang khususnya pelajar dan mahasiswa.

“Dengan uji coba pemberian subsidi langsung kepada armada, saya harapkan khususnya pelajar/mahasiswa dapat naik bus maupun angkuta desa secara gratis. Ini salah satu cara agar anak-anak sekolah tidak menggunakan kendaraan bermotor yang memang bagi mereka belum cukup umur dan itu pelanggaran,” tandas Bupati pada Sosialisasi sekaligus Rakor Perhubungan Kab. Karanganyar, Selasa (20/9/2016) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

“Naik bus ataupun angkuta desa bagi anak-anak sekolah lebih terjamin keamanan, keselamatan dan kenyamanannya setiap aktivitas berangkat dan pulang sekolah. Paling tidak mengurangi resiko terjadinya kecelakaan dijalan,”ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, kepada Dinas Perhubungan Karanganyar khususnya, Bupati menghimbau supaya memperhatikan dan segera memasang rambu agar lalu lintas dapat tertata dengan baik.

Rapat Koordinasi yang diselenggarakan Dishubkominfo Karanganyar bekerjasama dengan Dishubkominfo Provinsi Jateng dan Satlantas Polres Karanganyar bertujuan mewujudkan transportasi yang aman, selamat dan nyaman bagi masyarakat.

Sementara itu, Kepala Dishubkominfo Karanganyar, Agus Cipto Waluyo dalam laporannya menyampaikan tiga hal utama penyebab kecelakaan lalu lintas  yang sering terjadi yakni kondisi alam, kondisi kendaraan dan faktor manusia.

“Untuk mengantisipasi seringnya terjadi Laka, Pemkab. Karanganyar mengutamakan pembangunan infrastruktur meliputi pembangunan jalan, pengaspalan jalan, pelebaran jalan, ketersediaan rambu-rambu dan pengujian kendaraan  bermotor (KIR)” terangnya.

Diharapkannya ada kesadaran masyarakat terkait dengan uji kendaraan bermotor. Karena pengujian itu wajib bagi kendaraan untuk menguji tingkat kelayakan kendaraan dijalan.

Dalam paparan yang disampaikan Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Tengah, Agus Sasmito, Keselamatan dijalan menjadi tanggung jawab bersama bukan hanya Dishub, Polisi, PU melainkan semua pihak.

“Kalau infrastruktur sudah bagus, rambu sudah dipasang, maka tugas kita adalah menumbuhkan kepedulian merasa memiliki. Masyarakat untuk ikut andil, kita bangun budaya terstruktur dengan bersama-sama membangun peduli keselamatan,”pesannya.

Berdasar data dan fakta laka lantas Karanganyar mulai Januari  sampai dengan Agustus 2016 sebanyak 646 kejadian, meliputi 15 orang meninggal dunia, 46 orang luka berat dan 769 orang luka ringan. Kecelakaan lalu lintas sebagian besar didominasi pelajar. “ Rata-rata korban kecelakaan berusia 16 sampai dengan 30 tahun sebanyak 239 orang. Penyebab kecelakaan dikarenakan kurangnya kesadaran berlalu lintas di jalan raya,”terang Iptu Sartono, Kanit Dikyasa Satlantas Polres Karanganyar.

Demikian Dishubkominfo (ind/ft)

Read More
aku

Tim WTN Paparkan Hasil Penilaian

Bupati Karanganyar, Juliyatmono menerima rekomendasi dari Tim Penilai WTN tahun 2016 oleh Ketua Tim Penilai, Sugianto

Bupati Karanganyar, Juliyatmono menerima rekomendasi dari Tim Penilai WTN tahun 2016 oleh Ketua Tim Penilai, Sugianto

Karanganyar, Kamis (25/08/2016)

Tim Penilai Lapangan Wahana Tata Nugraha (WTN) Tahun 2016 dari Kementerian Perhubungan dan Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Tengah memaparkan hasil penilaian di Kabupaten Karanganyar, Kamis (25/08) di Ruang Anthorium. Sehari sebelumnya, telah dilakukan penilaian di sejumlah ruas jalan.

Ketua Tim Penilai Lapangan WTN, Sugianto mengatakan  latar belakang dari penilaian ini untuk membangun dan mewujudkan budaya keamanan dan keselamatan serta untuk meningkatkan kinerja penyelenggaraan dan kinerja operasional sistem transportasi perkotaan.

Penghargaan WTN diberikan untuk meningkatkan penyelenggaraan transportasi di kawasan perkotaan yang handal, berkelanjutan dan menjamin kesamaan hak pengguna jalan serta meningkatkan peran serta masyarakat dalam  disiplin berlalu lintas sehingga dapat menurunkan tingkat kecelakaan lalu lintas.

“Di Jawa Tengah, terdapat 26 Kabupaten/Kota pada tahun 2016 ini yang dinilai oleh tim WTN,” kata Sugianto.

Dari hasil penilaian yang dipaparkan di hadapan Bupati Karanganyar, Juliyatmono, Forkopimda Kabupaten Karanganyar, Kepala SKPD terkait, Kasatlantas Polres Karanganyar, AKP Suryo Wibowo, dan tamu undangan lainnya, didapati secara umum di Kabupaten Karanganyar ternyata sudah baik.

“Sarana angkutan umum sudah baik,  misalkan saja kondisi fisik kendaraan cukup baik, sudah dilengkapi dengan nama trayek pada bagian kaca depan dan kaca belakang,  sudah dilengkapi dengan papan tarif pada pintu mobil,” kata Sugianto.

Ruang Milik Jalan (Rumija) dan permukaan jalan juga sudah baik agar dipertahankan, termasuk juga kondisi trotoar dan kelandaian cukup baik, dan telah di lengkapi fasilitas bagi disabilitas.

Di terminal Tegalgede, dilengkapi dengan jalur kedatangan dan jalur keberangkatan, ruang tunggu penumpang dan Papan Informasi Trayek.

Selain itu, tim menyoroti zebra cross dan marka yang sudah mulai memudar. Untuk itu disarankan melakukan perawatan rutin dan penambahan marka jalan termasuk fasilitas penyebrangan jalan. “Namun secara umum kondisi marka di Jalan Lawu, jalan RM Said, dan jalan Kapten Mulyadi cukup baik,” katanya.

Untuk rambu jalan, jumlah rambu sudah mencukupi, sudah dilengkapi stiker logo Perhubungan, ukuran dan ketinggian rambu sudah sesuai ketentuan.

Bupati Karanganyar ditempat yang sama mengatakan Pemerintah Kabupaten Karanganyar berkomitmen untuk menciptakan sarana dan prasarana bidang perhubungan yang nyaman dan aman bagi pengguna jalan.

“Saat ini tengah dibangun perluasan jalan dari Papahan dan Simpang Empat Pegadaian. Kemudian akan diteruskan hingga Simpang Bejen. Nantinya dilengkapi CCTV dan rambu lalu lintas. Jalan itu diberi nama Jalan Beradab. Pengguna jalan agar benar-benar mematuhi peraturan dan tertib lalu lintas,” katanya.pd

Read More
DSC_8228

Bupati Karanganyar Promosikan Tempat Wisata Ke Travel Agent

Candi Cetho mempunyai ukuran panjang 190 meter, dan lebar 30 meter dan berada di ketinggian 1496 meter dari permukaan laut. Candi Hindu berada di tempat yang sejuk dengan pemandangan alam.

Candi Cetho mempunyai ukuran panjang 190 meter, dan lebar 30 meter dan berada di ketinggian 1496 meter dari permukaan laut. Candi Hindu berada di tempat yang sejuk dengan pemandangan alam.

Karanganyar, Rabu (24/08/2016)

Bupati Karanganyar, Juliyatmono mempromosikan tempat-tempat wisata di Kabupaten Karanganyar kepada pemilik travel agent dari beberapa kota besar di Indonesia, saat melakukan kunjungan di Candi Cetho, Kecamatan Jenawi, Selasa (23/08).

Kunjungan dari 17 pemilik travel agent ke Candi Cetho sebagai upaya mengenalkan tempat wisata di Kabupaten Karanganyar, khususnya yang berada di lereng Gunung Lawu.

Candi Cetho mempunyai ukuran panjang 190 meter, dan lebar 30 meter dan berada di ketinggian 1496 meter dari permukaan laut. Candi  Hindu itu berada di tempat yang sejuk dengan pemandangan alam. Bahkan terkadang kabut dari bukit turun menyelimuti, seperti berada di atas awan.

Di hadapan traven agent, Bupati didampingi Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo menceritakan bahwa Candi Cetho merupakan tempat kontemplasi Prabu Brawijaya.

“Tempat ini lokasinya sangat menarik, dengan pemandangan kebun teh, udara sejuk. Mudah-mudahan setelah wisatawan datang ke sini bisa ketagihan untuk datang kembali, dan dapat membawa dampak positif bagi pengembangan wisata,” katanya.

Bupati juga mengatakan, Pemkab Karanganyar tengah gencar membangun berbagai infrastruktur bangunan, jalan dan jembatan.

“Jalan masuk kesini akan diperbaiki dan berencana memnbuat akses jalan menuju lokasi paralayang, di bukit Segoro Gunung, Ngargoyoso. Jaraknya tidak jauh dari sini,” katanya.

Suasana malam di Candi Cetho juga sangat indah dan menarik, melihat gemerlap lampu di kota, dan merupakan salah satu jalur pendakian menuju puncak gunung lawu.

Selain itu, di Kabupaten Karanganyar juga ada lokasi wisata yang menarik, seperti Kebun Teh Kemuning, Candi Sukuh, Air Terjun Grojogan Sewu, Astana Giri Bangun, Desa Batik Girilayu, Taman Wisata Dirgantara Edupark, Air Terjun Jumog, Air Terjun Parangijo, Taman Rekreasi Sondokoro, dan Museum Purbakala Dayu.  pd

Read More
IMG-20160823-WA0004

Bangun Trotoar, Beri Akses Pejalan Kaki

Bupati Karanganyar, Juliyatmono dan Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo melakukan peletakan batu pertama pembangunan trotoar di terminal Bejen ke utara, Selasa (23/08) pagi.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono  melakukan peletakan batu pertama pembangunan trotoar di terminal Bejen ke utara, Selasa (23/08) pagi.

Karanganyar, Selasa (23/08/2016)

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar membangun trotoar untuk memberi akses bagi pejalan kaki agar nyaman dan aman. Trotoar itu dibangun sepanjang 1.075 meter, dan pembuatan saluran sepanjang 627,3 meter.

“Lebar trotoar bervariasi dari 100 sentimeter sampai dengan 150 sentimeter. Lebar rata-rata 140 sentimeter, dengan menyesuaikan kondisi eksisting jalan,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Karanganyar, Edy Sriyatno.

Trotoar tersebut dibangun dari terminal bejen ke utara (jalan lingkar utara), dengan tinggi kurang lebih 28 sentimeter. Sedangkan pagu anggaran Rp. 1,6 miliar, dengan nilai kontrak Rp. 1,3 miliar.

Sedangkan waktu pelaksanaan pekerjaan selama 90 hari kalender mulai dari tanggal 1 Agustus 2016 sampai dengan 29 Oktober 2016.

Sebelumnya, pihak DPU Kabupaten Karanganyar telah melakukan sosialisasi kepada SKPD terkait, Forkompincam Karanganyar, Ketua RT/RW lokasi kegiatan serta masyarakat pada hari Selasa, (1/03) di Kelurahan Bejen.

Ditambahkan olehnya, pembangunan drainase dan trotoar ini merupakan salah satu bagian dari penataan kota Kabupaten Karanganyar. Pihaknya juga bersama Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Karanganyar sedang merencanakan Green City.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono dan Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo melakukan peletakan batu pertama pembangunan trotoar tersebut, Selasa (23/08) pagi.

“Dengan adanya trotoar ini, tentu dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi pejalan kaki. Saya juga meminta agar fungsi trotoar benar-benar digunakan dengan benar,” kata Bupati.

Selain itu, dia juga meminta agar pemenang lelang pembangunan dapat mengerjakan selesai tepat waktu dan tepat mutu.pd

Read More
KOM_7512

Groundbreaking Pembangunan Saluran Drainase dan Trotoar Jalan Slamet Riyadi

kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono memberikan pengarahan dihadapan SKPD terkait proyek pembangunan yang dilaksanakan di tahun 2016, Senin Siang (22/8)

Peletakan Batu Pertama Pembangunan saluran drainase dan trotoar di sepanjang Jalan Slamet Riyadi, Lalung, Karanganyar,  Senin (22/8/2016). Hadir Bupati Karanganyar didampingi Wakil Bupati bersama  Jajaran Kepala SKPD.

Pada kesempatan tersebut Bupati Juliyatmono menghimbau untuk pengerjaan project  dapat segera terselesaikan dengan baik.

“Sebanyak 61 pohon besar yang mau tidak mau akan kita tebang karena memang tepat dibawah pohon-pohon tersebut saluran drainase dibangun. Harapan kami, untuk 61 pohon ini dapat dilelang dan berapapun hasilnya masuk di kas daerah dan harus ada ruang untuk penananman pohon kembali. Karena kota itu penting untuk di tata agar terlihat asri dan indah,” pesan Bupati saat menyampaikan sambutannya.

Ia juga menambahkan, keindahan kota adalah adanya pepohonan disepanjang jalan.

“Kota Karanganyar meliputi Papahan ke utara, Pabrik Gula ke timur sampai Bejen akan kita percantik dengan penghijauan. Jadi saya minta Pelaksana project segera di selesaikan agar awal Desember dapat dinikmati,”harapnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pekerjaaan Umum (DPU) Karangayar, Edi Sriyatno, melaporkan bahwa kegiatan pembangunan Saluran Drainasedan Trotoar Jalan Slamet Riyadi ini dengan biaya sebesar lima miliar rupiah, sumber dana dari Bankeu-APBD Propinsi .

“ Jangka waktu pembangunan 150 hari kalender terhitung mulai Tanggal 26 Juli 2016 sampai dengan 22 Desember 2016. Dengan Pelaksana project, PT. Widoro Kandang Surakarta,” jelasnya.

Beberapa pekerjaan pembangunan drainase dan trotoar meliputi :

  1. Pekerjaan pasangan drainase barat panjang 1218.20 meter, timur panjang 821.50 meter.
  2. Pasangan Paving Panjang 1290 meter, Lebar 0.80 meter kanan dan kiri
  3. Pelebaran jalan 4 meter panjang 1069 meter
  4. Pelebaran Gorong-gorong 5 tempat
  5. Beton cor penutup saluran masuk pekarangan 76 tempat
  6. Beton cor masuk dusun 4 tempat
  7. Pasang Beton cor K.225 untuk gorong-gorong dan jembatan
  8. Pasang beton cor K.175 untuk saluran air jalan
  9. Pasang paralon 3 Dim untuk saluran pembuang dari jalan ke saluran

Demikian Dishubkominfo (ad/ind)

Read More
aku

Pengerjaan Peningkatan Jalan Lawu Dimulai

Proyek peningkatan jalan Lawu telah dimulai, dengan ditandai pengerukan jalan secara simbolis oleh Bupati Karanganyar, Juliyatmono dengan menggunakan backhoe, Kamis (21/07) di timur Perempatan Papahan

Proyek peningkatan jalan Lawu telah dimulai, dengan ditandai pengerukan jalan secara simbolis oleh Bupati Karanganyar, Juliyatmono dengan menggunakan backhoe, Kamis (21/07) di timur Perempatan Papahan

Karanganyar, Kamis (21/07/2016)

Proyek peningkatan jalan Lawu telah dimulai, dengan ditandai pengerukan jalan secara simbolis oleh Bupati Karanganyar, Juliyatmono dengan menggunakan backhoe, Kamis (21/07) di timur Perempatan Papahan.

Peningkatan jalan itu pada proses lelang dimenangkan oleh PT Pancadarma Puspawira, dengan nilai kontrak sebesar Rp. 16,7 miliar, dari nilai Pagu Rp. 18,5 miliar, dengan sumber biaya dari Bantuan Keuangan Provinsi Jawa Tengah.

“Kontrak kerja ditandatangani 18 Juli dan berakhir 14 Desember 2016. Namun akan kami pacu, agar saat perayaan 17 Agustus nanti untuk ruas dari Papahan sampai perempatan Pegadaian sudah selesai,” Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Karanganyar, Edi Sriyatno, saat dilokasi.

Secara keseluruhan, panjang jalan yang dikerjakan adalah 5 km, mulai dari perempatan Papahan sampai Bejen.

“Tahun depan, akan kami usulkan pembangunan saluran drainasenya. Akan dilebarkan, dibenahi, agar daya tampung airnya bertambah,” katanya.

Ditempat yang sama, Bupati Juliyatmono meminta kepada semua Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) harus fokus, progresif, dan cepat harus diperhatikan. “Momentum itu penting, jangan sampai melewati berbagai momentum,” katanya.

Khusus untuk peningkatan jalan Lawu untuk ruas antara perempatan Papahan hingga perempatan Pegadaian, bisa dikebut pengerjaan dengan memanfaatkan waktu yang ada, sehingga bisa selesai sebelum perayaan 17 Agustus tahun ini.

“Kami minta ada percepatan. Bisa dikejar dengan dikerjakan beberapa tim. Kalau misalnya alat keruk yang digunakan satu, ya ditambah lagi dua atau tiga unit. Dengan catatan, kualitasnya tetap terjaga. Kami berharap, saat perayaan 17 Agustus tahun ini, sudah bagus,” katanya.

Tampak hadir pada acara tersebut, Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo, Kepala SKPD dan Lurah di Kecamatan Karanganyar.pd

Read More
aku

Lomba Pelajar Pelopor Keselamatan LLAJ

Kepala Dishubkominfo Kabupaten Karanganyar, Agus Cipto Waluyo mengalungkan tanda peserta lomba pelajar pelopor LLAJ, Rabu (13/07) di Aula Dishubkominfo Karanganyar

Kepala Dishubkominfo Kabupaten Karanganyar, Agus Cipto Waluyo mengalungkan tanda peserta lomba pelajar pelopor LLAJ, Rabu (13/07) di Aula Dishubkominfo Karanganyar

Karanganyar, Kamis (14/07/2016)

Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Karanganyar mengadakan Lomba Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan tahun 2016.

Lomba tersebut diikuti 20 pelajar dari perwakilan SMA dan SMK di Kabupaten Karanganyar baik Negeri maupun Swasta. Sebelum melaksanakan tes tertulis, peserta terlebih dahulu mendapat materi dari pemateri Dishubkominfo Kabupaten Karanganyar, PMI Karanganyar, Satlantas Polres Karanganyar, dan PT Jasa Raharja, Rabu (13/07) di Aula Dishubkominfo Kabupaten Karanganyar.

Kepala Dishubkominfo Kabupaten Karanganyar, Agus Cipto Waluyo saat memberikan sambutan pembukaan mengatakan, kegiatan ini sangat strategis dan penting didalam  rangka dalam upaya keselamatan jalan.

“Dari data statistik angka keselamatan di jalan masih cukup tinggi. Angka kecelakaan didominasi oleh pelajar. Dari lomba ini bisa menyadarkan diri sendiri, dan teman-teman kalian untuk mementingkan keselamatan di jalan,” kata Agus Cipto Waluyo.

Dia juga mengatakan, pelajar untuk menggunakan angkutan umum yang sesuai dengan kepentingannya. Pelajar yang ikut lomba juga diharapkan menjadi agen keselamatan lalu lintas di Sekolah.

Setelah selesai tes tertulis, tim penilai memutuskan pemenang 1 Rosyian Anwar, dari SMK Bina Dirgantara, Colomadu, pemenang 2 Abian Bagus Wibisono, dari SMA Muhammadiyah 1 Karanganyar, dan pemenang 3 Stefanus Yuwana Kurnia, dari SMK Negeri 1 Karanganyar. Para pemenang mendapatkan hadiah berupa uang dan trofi dari panitia.pd

Read More
DSC_0018

Cek Kendaraan Dinas, Sejumlah Mobil Kurang Terawat

kominfo

Bersihkan mesin : Bupati Karanganyar Juliyatmono dan Wakil Bupati Rohadi Widodo menunjukkan cara membersihkan mesin mobil agar tetap baik kondisinya.

Hari pertama masuk kerja, Senin (11/7/2016) sejumlah 340 mobil plat merah terparkir di sepanjang ruas jalan Plasa Alun-Alun Karanganyar dalam rangka apel besar Kendaraan Dinas Pemerintah Kab. Karanganyar paska hari Raya Idul Fitri 1437 Hijriyah.

 Bupati Karanganyar, Juliyatmono didampingi Wakil Bupati Rohadi Widodo cek langsung kondisi mobil dinas yang digunakan oleh para Kepala SKPD sebagai mobil operasional.

Saat pemeriksaan, dijumpai sejumlah mesin mobil yang memang kurang terawat dan beberapa mobil kedapatan kotor air radiator bahkan sampai habis.

kominfo

Cek air radiator, Bupati Juliyatmono dapati kendaraan dinas kotor dan berkeruh.

Pada kesempatan tersebut Bupati menghimbau kepada seluruh Kepala SKPD dan driver untuk selalu menjaga dan merawat mobil dinas untuk kelancaran dan percepatan pelayanan kepada masyarakat.

“Seluruh mobil dinas ini masih sangat layak digunakan bahkan banyak yang baru. Saya berharap supaya Kepala SKPD selaku pengguna kendaraan operasional ini memperhatikan kebersihan kelaikan jalan. Karena rata-rata air radiator dan kebersihan dilingkungan mesin ini kurang terawat dengan baik.

Lanjutnya, sekalipun sehat, justru para driver yang tugasnya adalah menjaga, memelihara kendaraan supaya nyaman, bergerak cepat tanpa ada hambatan tehnis dari kendaraan.

“Saya minta apel besar ini sebagai satu upaya perhatian kita supaya kendaraan yang kemarin kita pinjamkan untuk digunakan selama lebaran. Kita tidak mengenal mudik karena Karanganyar ini kampung. Mereka di kampung halaman, salah satu bagian dari tugas mereka adalah menangani msalah apapun termasuk mendapati ketimpangan-ketimpangan sekalipun libur tetap mereka memberikan laporan tentang tanggung jawabnya,” terang Juliyatmono saat diwawancara.

Ditambahkannya, keberadaan plat merah dikampung adalah suatu kebanggaan sekaligus disegani sebagai kehadiran pemerintah di tengah-tengah masyarakat.

“ Dengan kendaraan dinas yang kita apelkan ini, kita semangati dan dijaga. Besok siap untuk operasional mempercepat gerak langkah untuk pelayanan masyarakat. Karena kendaraan plat merah ini adalah kebanggaan semuanya termasuk masyarakat bangga melihat kendaran yang terawat, untuk itu tidak boleh disalah gunakan siapapun,” terang Juliyatmono.

Demikian Dishubkominfo Karanganyar (ind/adt)

Read More