DSC_3566

Canangkan BBGRM, 20 Titik Jadi Sasaran Kegiatan

Sekretaris Daerah Kabupaten Karanganyar, Samsi, saat memberikan sambutan pada pembukaan BBGRM ke XIV Kabupaten Karanganyar

Karanganyar, Jumat (12/05/2017)

Pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke XIV Kabupaten Karanganyar menyasar sebanyak 20 titik kegiatan yang tersebar di Desa Karanglo, Kecamatan Tawangmangu.

Camat Tawangmangu, Agung Respati, menjelaskan sasaran untuk gotong royong itu tersebar pada 9 RW, di Desa Karanglo, Kecamatan Tawangmangu. Mencakup pembangunan RTLH 8 rumah, jamban 8 unit, 1 cor jalan , 2 talud jalan, dan 1 penghijauan.  Total terdapat 20 titik kegiatan.

“Ada 4 kegiatan, terdiri pengeceroran jalan 2, dan 2 pembangunan talud jalan, karena kesiapan material baru bisa pada hari sabtu, maka pada esok harinya akan dikerjakan gotong royong masayarakat setempat,” kata Camat Agung Respati, di Balai Desa Karanglo, Kecamatan Tawangmangu, Jumat (12/05).

Ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar dilibatkan untuk kerja bakti bersama-sama memperbaiki sarana infrastruktur masyarakat.

Ketua TP PKK Kabupaten Karanganyar, Siti Khomsiyah Juliyatmono juga menjelaskan bersamaan dengan acara itu, juga diperingati Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke 45 Kabupaten Karanganyar.

“Tujuannya adalah untuk meningkatkan peran aktif dalam pembangunan dan meningkatknya kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat,” katanya.

Di Kabupaten Karanganganyar, BBGRM tahun ini melibatkan lintas OPD, BUMD, Swasta, Ormas, dan masyarakat setempat. Dilaksanakan selama satu bulan penuh sampai pada akhir bulan Mei 2017. Yang mencakup bidang kemasyarakatan, ekonomi, sosial budaya, agama, dan lingkungan.

“Dilanjutkan pada setiap Jumat bulan ini, di lingkungan kantor masing-masing. Hari Jumat dan Minggu tingkat desa/kelurahan dan kecamatan, dan seterusnya Minggu ke satu setiap Jumat,”kata Ketua TP PKK Kabupaten Karanganyar.

Ditempat yang sama, Sekretaris Daerah Kabupaten Karanganyar Samsi mengatakan tradisi gotong royong sebagai warisan budaya kita sarat dengan nilai luhur kerbersamaan, kekeluargaan dan kepedulian sosial, maka sudah menjadi tugas kita untuk bersama-sama melestarikannya.

“Saya mengharapkan tradisi gotong royong di Kabupaten Karanganyar tidak punah dengan saling bahu membahu penuh solidaritas. Untuk itu gotong royong harus diaktualkan dalam berbagai program dan kegiatan agar masyarakat karanganyar selalu tenteram, maju dan sejahtera,” katanya.

Dikatakan lebih lanjut, pelaksanaan selama satu bulan penuh di bulan Mei, dengan berbagai bidang, hal itu sama artinya dengan berusaha membangkitkan partisipasi masyarakat dalam seluruh proses tahapan pembangunan.

Disela-sela acara, juga diberikan hadiah kepada juara lomba desa dan kelurahan tingkat Kabupaten Karanganyar. Adapun sebagai juara 1, yakni Desa Karanglo, Kecamatan Tawangmangu, juara 2, Desa Kwangsan, Kecamatan Jumapolo, dan juara  3 Desa Waru, Kecamatan Kebakkramat.

Sedangkan tingkat Kelurahan sebagai juara 1 adalah Kelurahan Gayamdompo, Kecamatan Karanganyar, dan juara ke 2 Kelurahan Tawangmangu, Kecamatan Tawangmangu.  (pd)

Read More
web (2)

TMMD Hasilkan Penghematan Rp. 170 Juta

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, mengunting pita, didampingi Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo meresmikan jalan makadam dari program TMMD 2017.

Karanganyar, Kamis (04/05/2017)

Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I Tahun Anggaran 2017 di Kabupaten Karanganyar, telah selesai dan secara resmi ditutup oleh Komandan Kodim 0727/Karanganyar, Letkol CZi Santy Karsa Tarigan, Kamis (04/05), dan menghasilkan penghematan anggaran sebesar Rp. 170 juta.

“Bisa dibandingkan nilai proyek bila diborongkan menghabiskan dana Rp. 827.200.000,00. Namun dengan program TMMD ini hanya Rp. 657.200.000,00,” kata Komandan Kodim 0727/Karanganyar.

Sumber dana berasal dari APBD Provinsi Jawa Tengah dan APBD Kabupaten Karanganyar, serta swadaya masyarakat. Pada kesempatan itu, Letkol CZi Santy Karsa Tarigan, membacakan amanat Kepala Staf Angkatan Darat, Jenderal TNI. Mulyono.

“Perlu saya sampaikan juga bahwa mulai tahun 2017 ini, program TMMD yang semula diselenggarakan dua kali dalam setahun, ditambah menjadi tiga kali. Hal ini dilakukan, selain sebagai bentuk kepedulian TNI dalam membantu akselerasi program pembangunan di wilayah-wilayah yang sulit terjangkau,” katanya.

Penutupan TMMD yang dipusatkan di Lapangan Desa Nglegok, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar itu, dihadiri Bupati Karanganyar, Juliyatmono, Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo dan Forkopimda Kabupaten Karanganyar.

Pada TMMD Tahap I ini, sasaran fisik berupa pembangunan makadam dan cor jalan sepanjang 1,1 kilometer, pos kamling, gorong-gorong sebanyak empat unit, dan rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebanyak 10 unit. Selain itu juga ada 10 kegiatan sasaran Non Fisik. Semuanya telah selesai 100 persen.

“Pelaksanaan TMMD ini selama 30 hari, terhitung mulai tanggal 5 April sampai dengan 4 Mei 2017,” katanya.

Sedangkan personil yang dilibatkan adalah komando dan staf satgas sebanyak 10 orang, 30 personil dari Kodim 0727/Karanganyar. Pelibatan personil pendukung sebanyak 100 orang terdiri dari Polri, Ormas, Linmas, Relawan, Pelajar/Pramuka dan masyarakat.

Pada akhir acara, Bupati bersama tamu undangan meninjau jalan makadam yang telah 100 persen selesai dan meresmikannya.(pd)

 

Read More
web (2)

Peringati May Day, Gubernur Ganjar Jalan Santai dengan Buruh

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, berbaur dengan buruh pada jalan santai memperingati Hari Buruh Internasional, di Kabupaten Karanganyar.

Karanganyar, Selasa (02/05/2017)

Peringatan May Day (Hari Buruh Internasional) di Kabupaten Karanganyar, diisi dengan acara jalan santai dikunjungi sejumlah pejabat Provinsi Jawa Tengah, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, bersama Panglima Kodam IV/Diponegoro, Mayjen TNI Tatang Sulaiman, Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol. Condro Kirono, Senin (01/05) pagi.

Jalan santai yang dimulai dari Pelataran Santai (Plasa) Alun-alun Karanganyar itu melintasi Jalan Lawu menuju kearah Taman Pancasila yang berjarak sekitar 1,5 Kilometer. Tepat pukul 07.15 WIB, bendera start dikibaskan Gubernur Ganjar Pranowo. Ribuan buruh dari berbagai organisasi buruh di Kabupaten Karanganyar itu pun berjalan melintasi rute yang telah di tentukan.

Tampak juga di antara peserta jalan sehat itu, Bupati Karanganyar, Juliyatmono, Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo dan sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten Karanganyar.

Seusai memutari Taman Pancasila, rombongan paling depan oleh Gubernur Jawa Tengah dilewatkan Kampung Dompon. Di sana, Ganjar sempat mampir dan berbicara sebentar dengan tetangganya dahulu (saat Ganjar masih kecil tinggal di Karanganyar).

Jalan sehat pun diteruskan sampai dengan perempatan Kantor Pegadaian, kemudian ke arah barat kembali lagi ke Plasa Alun-alun. Sesampainya di garis finish, Ganjar berjoget bersama dengan ribuan buruh.

“Pagi ini saya lihat wajah-wajah yang sehat, gembira. Upah di Kabupaten Karanganyar sudah tinggi. Kalau nilai UMK sudah tinggi tentunya produktivitas, kualitas kerja di tinggikan. Sehingga negara kita semakin maju,” kata Gubernur Ganjar.

Gubernur juga mengimbau agar memiliki rasa handarbeni. Perusahaan butuh buruh, kemudian buruh juga butuh bekerja,mempunyai pendapatan. Kalau tidak ada yang bekerja, siapa yang bikin produk. Kalau bekerja di perusahaan itu, tentu juga senang, mendapat upah, kalau tidak bekerja disitu, kerja dimana.

“Kedepankan dialog musyawarah jika ada masalah, dari Pemerintah akan memfasilitasi,” katanya.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, saat berdialog dengan buruh pada Hari Buruh Internasional

Hal yang sama juga dikatakan Bupati Karanganyar, Juliyatmono, pada saat memperingati Hari Buruh Internasional sudah dua tahun diperingati seperti ini, dan diharapkan semoga kebersamaan ini terus berlangsung.

“Suasana damai dan mengedepankan musyawarah dengan nilai-nilai Pancasila semua bergerak maju, pengusaha, dan tenaga kerja adalah bagian mengisi Kabupaten Karanganyar yang lebih baik,” kata Bupati Karanganyar.(pd)

 

Read More
web

TMMD Jadikan Desa Semakin Maju dan Mandiri

TINJAU JALAN. Bupati Karanganyar, Juliyatmono (kanan) dan Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo (kiri), saat meninjau jalan yang menjadi sasaran fisik TMMD Tahap I.

Karanganyar, Rabu (05/04/2017)

Dengan kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) menjadikan desa-desa semakin maju dan mandiri, sehingga kehidupan masyarakat semakin sejahtera.

Tak hanya itu saja, jalan dan jembatan semakin memadai sehingga aksesbilitas dan mobilitas orang barang dari dan ke desa semakin lancar.

“Sarana prasarana fasilitas umum untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat semakin baik. Ketersediaan pangan juga mencukupi serta tempat tinggalnya layak huni,” kata Bupati Karanganyar, Juliyatmono, Rabu (05/04) saat membacakan Sambutan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, pada pembukaan TMMD Tahap I Tahun 2017, di Lapangan Desa Nglegok, Kecamatan Ngargoyoso.

Tak kalah penting adalah adanya kesempatan dan ruang-ruang berkreasi bagi masyarakat yang tersedia dengan baik.

“Nyala kreativitas di tingkat desa harus dihidupkan agar potensi desa semakin optimal sehingga pada gilirannya masyarakat desa semakin mandiri dan sejahtera kehidupannya,” kata Bupati.

Ditempat yang sama, Komandan Kodim 0727/Karanganyar, Letkol CZi Santy Karsa Tarigan, mengatakan latar belakang pemilihan lokasi karena Desa Nglegok merupakan desa yang butuh pembangunan sehingga perlu penanganan khusus.

“Ada juga pembangunan fasilitas umum belum merata sehingga perlu adanya kepedulian dari semua pihak agar dapat sejajar dengan desa-desa lainnya,” katanya.

Pada TMMD Tahap I ini, sasaran fisik berupa pembangunan makadam dan cor jalan sepanjang 1,1 kilometer, pos kamling, gorong-gorong sebanyak empat unit, dan rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebanyak 10 unit. Selain itu juga ada 10 kegiatan sasaran Non Fisik.

“Pelaksanaan TMMD ini selama 30 hari, terhitung mulai tanggal 5 April sampai dengan 4 Mei 2017,” katanya.

Sedangkan personil yang dilibatkan adalah komando dan staf satgas sebanyak 10 orang, 30 personil dari Kodim 0727/Karanganyar. Pelibatan personil pendukung sebanyak 100 orang terdiri dari Polri, Ormas, Linmas, Relawan, Pelajar/Pramuka dan masyarakat.

Sumber dana berasal dari APBD Provinsi Jawa Tengah dan APBD Kabupaten Karanganyar, serta swadaya masyarakat.(pd)   

Read More
DSC_0017

Launching Klinik Haji Pratama, Jalan Sehat, dan Pengajian Akbar IPHI

Karanganyar, Senin 27 Maret 2017

Bupati Karanganyar, Juliyatmono memberikan sambutan dalam acara pengajian akbar IPHI di halaman Masjid Agung Karanganyar. Minggu (26/03/2017)

Acara launching Klinik Haji Pratama, gerak jalan santai, dan dilanjutkan pengajian ini adalah rangkaian kegiatan dalam rangka hari lahir IPHI ke-27 yang dilaksanakan pada hari Minggu pagi, 26 Maret di halaman Masjid Agung Karanganyar.

Acara ini dihadiri oleh Bupati Karanganyar, Juliyatmono dan Wakil Bupati, Rohadi beserta Sekretaris Daerah, Ketua IPHI Provinsi Jawa Tengah serta seluruh anggota dan pengurus IPHI Kabupaten Karanganyar.

Diawali dengan launching Klinik Haji Pratama oleh Wakil Bupati pada pukul 6 pagi yang bertempat di sebelah timur gedung IPHI Kabupaten Karanganyar  dilanjutkan pada pukul setengah 7 pagi dilaksanakan gerak jalan sehat dan santai yang diberangkatkan oleh Bupati dari depan Masjid Agung Karanganyar diikuti oleh sekitar 2.000 (dua ribu) anggota IPHI se-Kabupaten Karanganyar. Setelah itu semua peserta gerak jalan santai berkumpul kembali di halaman depan Masjid Agung Karanganyar untuk mengikuti pengajian dan pengundian door prize untuk peserta gerak jalan santai yang beruntung.

Dalam sambutannya Bupati memberikan semangat kepada seluruh anggota IPHI Kabupaten Karanganyar untuk terus membantu suluruh masyarakat Karanganyar dalam hal pelaksanaan haji.

“Pemerintah berharap semoga bapak ibu pengurus dan seluruh anggota IPHI Kabupaten Karanganyar bisa menjadi inspirator, motivator, untuk bisa membangun semangat seluruh masyarakat dengan pengalaman yang didapatkan dari menunaikan ibadah haji”, kata Bupati.

Dalam kesempatan itu untuk menambah semangat seluruh anggota dan pengurus IPHI Kabupaten Karanganyar, Bupati melakukan undian langsung untuk 5 orang peserta yang beruntung mendapatkan bantuan uang muka pendaftaran haji. Setelah itu acara dilanjutkan dengan pengajian yang bertema ‘Pemberdayaan IPHI dan Potensi Daerah untuk Kemaslahatan Umat dan Kokohnya NKRI’. Demikian Diskominfo (adit/rz)

Read More
IMG-20170324-WA0024

Seputar Jalan Adi Sucipto Akan Dilebarkan

Pintu gerbang Kabupaten Karanganyar dari sisi barat akan dibuat lebih menarik, yakni dengan pelebaran jalan Adi Sucipto seputar perempatan Colomadu. Jalan ke arah Kartasura termasuk yang akan dilebarkan.

Karanganyar, Sabtu (25/03/2017)

Pintu gerbang Kabupaten Karanganyar dari sisi barat akan dibuat lebih menarik, yakni dengan pelebaran jalan Adi Sucipto seputar perempatan Colomadu.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, didampingi Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo, menjelaskan bahwa peningkatan jalan Adi Sucipto, Colomadu akan dimulai pada tahun 2017 ini.

“Pelebaran jalan sampai ke perbatasan Kartasura, kemudian ke barat sedikit sampai komplek AURI, ke utara hingga sampai perbatasan Boyolali, dan ke timur sampai dengan perbatasan Surakarta,” kata Bupati Karanganyar, Jumat (24/03) seusai acara lepas sambut Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Karanganyar, di Hotel Tamansari, Karanganyar.

Untuk pelebaran jalan itu, Bupati mengatakan sumber dana berasal dari APBN dengan dana sebesar Rp. 35 Miliar. “Ini masih dalam proses penyempurnaan,” kata Bupati.

Dengan proyek jalan itu, wajah Kabupaten Karanganyar lebih menarik dan menjadi peluang investasi, apalagi berdekatan dengan Bandara Adi Sumarmo. Di kawasan Colomadu juga terdapat heritage eks Pabrik Gula Colomadu, yang pernah digunakan untuk even seni nasional

Bupati juga sepakat dengan Ketua DPRD Kabupaten Karanganyar, Sumanto, bahwa di daerah perbatasan menjadi prirotas untuk jauh lebih baik. Tahun 2017 masih banyak yang dikerjakan, tinggal melaksanakan, termasuk di Colomadu pintu tol sebelah timur Desa Klodran dilebarkan menjadi empat jalur, dan jembatan Kraggan Kecamatan Gondangrejo dengan dana Rp 40 miliar dibangun dengan empat jalur.(pd)

 

Read More
web

Pembangunan Jalan Selesai, Bupati Menutup Bakti Desaku Maju

Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengunting pita peresmian jalan hasil Bakti Desaku Maju. Didampingi Komandan Kodim 0727/Karanganyar, Letkol CZi Santy Karsa Tarigan, dan Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo.

Karanganyar, Jumat (24/03/2017)

Pembangunan akses jalan yang menghubungkan Dusun Kentangan ke Dusun Sawahan, Desa Pablengan, Kecamatan Matesih telah selesai dibangun sekaligus penutupan Bakti Desaku Maju, Kamis pagi (23/03).

Bakti desaku maju yang berada di Desa Pablengan, Kecamatan Matesih membangun jalan penghubung antara 2 dusun yang menghabiskan dana sebesar Rp 240 juta.

Kegiatan pembangunan fisik diantaranya makadam dan dan cor jalan sepanjang 761 Meter, luas 2,5 Meter dan tebal 12cm. Kemudian pembuatan jembatan dengan panjang tiga meter, luas tiga meter dan tinggi dua meter. Dilanjutkan pembangunan gorong-gorong dua tempat dengan panjang tiga meter.

Dalam kesempatan itu, pasiter selaku sekretaris Kodim 0727/Karanganyar Sutatna menjelaskan manfaat pembuatan jembatan dan cor jalan dapat memperlancar transportasi sehingga dapat meningkatkan ekonomi masyarakat, mendorong masyarakat dalam bergotong royong khususnya pembangunan infrastruktur diwilayahnya.

Pelaksanaan giat bakti desaku maju dmulai pada tanggal 8 Maret sampai dengan 23 Maret 2017 selama 15 hari. Dengan hasil yang dicapai sasaran fisik selesai 100 persen.

Pengerjaan pembangunan jalan penghubung melibatkan 90 personil perhari berasal dari Kodim 0727/Karanganyar, Linmas Desa Pablengan dan masyarakat Desa Pablengan.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono didampingi Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo dan Komandan Kodim 0727/Karanganyar, Letkol CZi Santy Karsa Tarigan beserta jajaran Forkompinda Kabupaten Karanganyar menyampaikan sambutan sekaligus menutup Bakti Desaku Maju.

Juliyatmono dalam sambutannyamenyampaikan penghargaan dan rasa terimakasih kepada jajaran TNI yang berkerjasama dengan pemerintah telah membantu membangun jalan melalui program Bakti Desaku Maju.

Selain itu, Bupati mengatakan agar untuk terus berpikir, terus bergerak lebih maju supaya esok hari ada harapan karena yang memunculkan semangat adalah harapan.

“Teruslah kita berharap, supaya esok hari selalu ada harapan, ada semangat karena semangat itu yang akan menggugah spirit kita.” Kata Juliyatmono.

Dulu jalan yang tidak bisa dilewati sekarang bisa dilewati dengan jalan yang baik, lebih  mudah dan menyenangkan dengan peran TNI bersama masyarakat tentang bagaimana menumbuhkan rasa patriotisme.

Pemerintah menghimbau kepada masyarakat untuk menjaga kenyamanan, keberkahan,kebaikan wilayah yang berada disekitar kita.

“Janganlah ragu berbuat baik, karena perbuatan baik akan menumbuhkan energi positif,” kata Juliyatmono.

Pembangunan jalan dengan gotong royong pasti nanti kualitasnya akan baik.Jika tidak ada rasa gotong royong, kedepannya rasa tenggang rasa antar sesama warga desa akan hilang. (rz/tt)

Read More
IMG_1657

Wilayah 4J Gelar Forgab Musrenbang Dapil III

Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat memberikan sambutan sekaligus pemaparan materi dalam acara Forgab Musrenbang Dapil III di Balai Desa Ngunut, Kecamatan Jumantono, Kamis malan (09/03/2017).

Karangannyar, jumat (10/03/2017)

Forum Gabungan Organisai Perangkat Daerah Musrenbag Dapil III yang diikuti oleh 4 kecamatan yang dikenal dengan sebutan 4J yaitu Jumantono, Jumapolo, Jatiyoso dan Jatipuro dilaksanakan di Balai Desa Ngunut, Kecamatan Jumantono, Kamis (9/3/2017) malam, yang diikuti kurang lebih 420 orang perwakilan Dapil III.

Pada kesempatan tersebut hadir Bupati Karanganyar, Wakil Bupati beserta jajaran kepala OPD untuk memaparkan dan memusyawarahkan beberapa usulan rencana pembangunan yang berada di 4 kecamatan wilayah Dapil III.

Dalam Forgab Musrenbang Dapil III kemarin, hadir pula anggota DPRD Kabupaten Karanganyar daerah pemilihan kecamatan Jumantono, Jumapolo, Jatiyoso dan Jatipuro H.Eko Setiono, S.Si beserta beberapa anggota DPRD Karanganyar lainnya yang turut mengikuti dan memberikan usulan dalam menentukan keputusan terbaik pada perencanaan pembangunan di wilayah dapil III kedepan.

“Perencanangan anggaran yang di usulkan oleh para Camat dari masing-masing kecamatan akan diterima dengan baik dan para camat agar meneliti kembali atau merevisi kembali anggaran yang sudah direncanakan supaya memprioritaskan mana yang paling membutuhkan.” Kata Juliyatmono dalam sambutannya sekaligus pemaparan materi.

Ada beberapa daerah yang berada wilayah kecamatan 4J akan dibangun ruas  jalan penghubung ditambah dengan pembangunan saluran irigasi didaerah yang sama.

“Untuk Dapil III yang kita bangun di tahun 2017 satu jalan Sukosari Jumantono yang akan terus tembus ke Gemantar yang akan selesai pada tahun ini.” Jelas Juliyatmono.

Selain itu akan di bangun jalan Matesih ke Tlobo yang akan tembus ke Wukirsawit. Karena usulan rencana bahwa di Desa Tlobo, Jatiyoso tahun 2017 ini akan dibangun  waduk yang berada disisi selatan kabupaten Karanganyar.

Bupati berharap karanganyar memiliki waduk besar yang berada di wilayah 4J dan semoga tidak ada kendala pembebasan lahan dalam rencana pembangunan waduk nantinya.

Bupati menambahkan pemerintah Kabupaten Karanganyar akan membantu membangun kantor kecamatan yang berada di masing-masing kecamatan di wilayah Dapil III menjadi lebih baik lagi agar pelayanan kepada masyarakat dapat ditingkatkan.

Kegiatan Forgab Musrenbang yang digelar di wilayah Dapil III kemarin merupakan  Musrenbang yang terakhir pada tahun 2017 ini, setelah beberapa waktu lalu telah dilaksanakan Forgab Musrenbang diberbagai kecamatan yang berada di Kabupaten Karanganyar. Demikian Diskominfo (tt)

Read More
DSC_0251

Pembukaan Bakti Desaku Maju Dengan Pembuatan Akses Jalan Penghubung

Sambutan Bupati Karanganyar, Juliyatmono dalam acara Pembukaan Bakti Desaku Maju Desa Pablengan Kecamatan Matesih, Rabu pagi (08/03/2017)

Sambutan Bupati Karanganyar, Juliyatmono dalam acara Pembukaan Bakti Desaku Maju, Desa Pablengan, Kecamatan Matesih, Rabu pagi (08/03/2017)

Karanganyar, Rabu (8/03/2017)

Pembukaan Bakti Desaku Maju Tahun 2017 dan peletakan batu pertama pembangunan jalan yang menghubungkan antara Dusun Kentangan menuju Dusun Sawahan, Desa Pablengan, Kecamatan Matesih, oleh Bupati Karanganyar secara resmi telah dibuka Rabu pagi (8/03/2017).

Pelaksanaan pembangunan jalan penghubung yang bekerjasama dengan Kodim 0727/Karanganyar berlangsung selama 15 hari, mulai tanggal 8 Maret hingga 22 Maret 2017.

Kondisi jalan yang menghubungkan Dusun Kentangan ke Dusun Sawahan, Desa Pablengan, Kecamatan Matesih perlu di perkeras dengan melakukan pengecoran sehingga jalan tersebut dapat meningkatkan roda perekonomian masyarakat.

Pembangunan jalan melalui program Bakti Desaku Maju merupakan usulan dari bawah melalui rembug desa, yang menelan biaya sebesar Rp 237 juta.

Selain itu pembuatan jalan penghubung  sepanjang 700 meter dengan lebar 2,5 meter serta tinggi 10 cm disertai pembuatan jembatan dengan ukuran panjang 3 meter  dengan lebar 3 meter dan tinggi 2 meter. Adapula pembuatan gorong-gorong sebanyak 2 tempat sepanjang 3 meter dengan diameter 30 centimeter.

Dalam pengerjaan pembangunan jalan penghubung akan melibatkan 90 personil perhari berasal dari Kodim 0727/Karanganyar, Linmas Desa Pablengan dan masyarakat Desa Pablengan.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono didampingi Komandan Kodim 0727/Karanganyar bersama jajaran Forkompinda Kabupaten Karanganyar yang hadir pada acara tersebut menyampaikan bahwa program Bakti Desaku Maju terinspirasi dan digagas karena adanya TMMD (Tentara Manunggal Membangun Desa) yang telah berhasil dan sukses terlaksana dimana-mana.

“Kabupaten Karanganyar sudah 3 tahun berjalan ini punya program Desaku Maju kita beri kesempatan masing-masing desa mengusulkan yang mengerjakan kerjasama dibawah jajaran TNI untuk bisa memperkokoh, meningkatkan komunikasi, koordinasi yang baik dengan masyarakat melalui program Desaku Maju.” Jelas Juliyatmono.

Juliyatmono menambahkan masyaratkat tidak boleh berdiam diri harus ikut membantu ambil bagian ikut gotong royong membuat ruas-ruas jalan yang bisa menghubungkan dari dusun atau dukuh yang satu ke dukuh yang lain.

Bupati berharap semoga pembangunan jalan penghubung ini lancar, pelaksanaan Bakti Desaku Maju berjalan dengan lancar dan segala roda perekonomian masyarakat sekitar semakin mudah  dan mengalami peningkatan pendapatan.

IMG_20170308_084024

Acara tersebut dilanjutkan dengan pemukulan gong tanda pembukaan Bakti Desaku Maju telah dimulai dan peletakan batu pertama pembangunan akses jalan penghubung secara simbolis oleh Bupati Karanganyar dan diikuti oleh Komandan Kodim 0727/Karanganyar. Demikian Diskomonfo (rz/tt)

Read More
DISKOMINFO

Musrenbang Forgab Dapil IV: Pengembangan Solo Anyar

DISKOMINFO

Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyampaikan sambutan dalam acara Musrenbang Forgab OPD Dapil IV, Selasa 7/3/2017

Karanganyar, 7 Maret 2017

Musrenbang Forum Gabungan Perangkat Daerah diselenggarakan dengan maksud mengadakan pertemuan semua stakeholder di daerah pemilihan dalam rangka melakukan sinkronisasi hasil Musrenbang Kecamatan dengan Perangkat Daerah. Tujuannya adalah terwujudnya rancangan kerja Perangkat Daerah Tahun 2018 yang aspiratif, realistis, komprehensif sesuai kebutuhan masyarakat dengan mengakomodir semua aspek pembangunan. Musrenbang Forgab Dapil IV yang diikuti oleh 2 (dua) Kecamatan di Daerah Pemilihan IV diselenggarakan pada hari Rabu, 7 Maret 2017 malam di Halaman Kantor Kecamatan Gondangrejo.

Dalam sambutannya Suwarni, anggota DPRD Kabupaten Karanganyar Dapil IV yang didampingi beberapa anggota lainnya di Dapil IV menyampaikan bahwa kita harus bangga mempunyai daerah di Kecamatan Gondangrejo dan Colomadu karena dekat dengan wilayah Solo. Ke depannya kita akan memiliki Solo Anyar yaitu wilayah Kecamatan Gondangrejo yang sudah mulai dikembangkan dengan infrastruktur yang sangat bagus.  Suwarni meminta supaya program yang sudah ditetapkan pada Tahun Anggaran 2017 segera dilaksanakan. “Sekarang ini banyak lubang di jalan, bahkan lubang-lubang sudah berjalan,”  kata Suwarni. Maka dari itu jalan-jalan yang rusak supaya segera diperbaiki. Untuk program mendatang supaya diusulkan pengembangan industri dan pariwisata di Dapil ini. Guna menunjang hal itu infrastruktur harus diperhatikan.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kita bisa belajar dari pengalaman Amerika yang membenahi negaranya dan bisa berhasil setelah 85 tahun. “Yang menjadi kunci keberhasilan Amerika adalah ‘greget’nya, semangat kebersamaannya. Kita mempunyai filosofi Raden Mas Said, ‘rumangsa handarbeni, wajib melu hangrungkebi, mulat sarira hangrasawani’. Kita harus merasa memiliki, bangga menjadi warga Karanganyar, warga Indonesia. Colomadu dan Gondangrejo memiliki posisi yang strategis yang harus kita bangun sebaik mungkin,” kata Juliyatmono.

Tahun ini program pembangunan jalan di Dapil IV sudah dianggarkan seperti untuk jalan Tuban-Wonosari, Baturan-Sumber di Colomadu, Klodran-Sawahan, Klodran-Gedongan, Gajahan-Gonilan, Jalan Mipitan. Akan dibangun juga Jembatan Kragan tembus Kebakkramat. Untuk Colomadu jalan di perempatan Colomadu ke Timur akan diperbaiki termasuk jalan di sebelah Utara atau jalan Adi Sumarmo. Rencana ke depan akan dibangun rel kereta api dari Stasiun Balapan menuju Bandara Adi Sumarmo.

“Kita akan bangun Puskesmas Rawat Inap di Colomadu. Saya minta tanah kas di Klodran untuk lokasinya, tanahnya akan diganti oleh pemerintah. Puskesmas yang di Malangjiwan dan Baturan sudah tidak layak, karena sering banjir,” demikian imbuh Juliyatmono.

Ditambahkan pula bahwa nantinya kampus Universitas Tunas Pembangunan (UTP) akan diboyong ke Plesungan, Gondangrejo. Hal ini akan membawa dampak positif bagi perkembangan dan kemajuan daerah ini.

Untuk kepentingan pengembangan kawasan industri, khususnya di Gondangrejo sudah diusulkan supaya hanya Desa Dayu saja yang masuk kawasan Cagar Budaya Sangiran, sehingga desa-desa yang lain bisa berkembang sesuai harapan. Bahkan cita-cita membuat Solo Anyar bisa benar-benar terwujud.

Dalam paparannya Camat Gondangrejo menyampaikan potensi wisata di Kecamatan Gondangrejo sehingga perlu fasilitas infrastruktur yang memadai. Demikian pula Camat Colomadu banyak menyoroti pentingnya infrastruktur di Kecamatan Colomadu karena merupakan daerah transit dari Bandara Adi Sumarmo ke daerah-daerah lain di Surakarta.

Pada akhir acara ditandatangani Berita Acara hasil Musrenbang oleh kedua Camat yaitu, Camat Colomadu dan Gondangrejo, Suwarni, wakil anggota DPRD Dapil IV, Sekretaris Daerah dan Bupati Karanganyar. Demikian Diskominfo (krs/yg)

Read More