DSC06474

Warga Karanganyar Memadati Sepanjang jalan Lawu, Sangat Antusias Menonton Karnaval Pendidikan Dan Pembangunan Yang Diselenggarakan Pemkab

KARANGANYAR – Memeriahkan HUT ke – 79 Republik Indonesia dan juga memberikan tontonan hiburan untuk masyarakat Karanganyar. Pemerintah Kabupaten Karanganyar menggelar Karnaval Pendidikan yang dan Pembangunan yang digelar sepanjang jalan Lawu mulai dari Alun-alun hingga panggung kehormatan di depan Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Setelah di pagi harinya Pj. Bupati Karanganyar Timotius Suryadi memberangkatkan peserta Karnaval Pendidikan dari Alun-alun Karanganyar dan menyambut kedatangan peserta karnaval di Panggung penghormatan depan Rumah Dinas Bupati Karanganyar, siangnya masih dalam rangkaian kegiatan Karnaval, kembali Pj. Bupati Karanganyar memberangkatkan Karnaval Pembangunan pada Selasa (20/8/2024).

Karnaval Pendidikan dengan peserta 79 dan Karnaval Pembangunan dengan peserta 63 ini juga termasuk rangkaian kegiatan Pemerintah Kabupaten Karanganyar dalam memperingati HUT ke – 79 Republik Indonesia di Tahun 2024. Karnaval Pendidikan kali ini diikuti sejumlah 79 peserta karnaval yang melibatkan semua komponen Pendidikan di Karanganyar mulai dari jenjang PAUD, jenjang SD, jenjang SMP, PKBM/LKP, Pramuka, Stikes Akper 17, Guru Penggerak, Kemenag, dan Cabang Dinas Wilayah di 17 Kecamatan. Sedangkan Karnaval Pembangunan yang melibatkan OPD, BUMD, dan masyarakat umum kali ini diikuti sejumlah 63 peserta karnaval. Masyarakat Karanganyar memenuhi sepanjang Jalan Lawu dengan sangat antusias menyaksikan Karnaval tahun ini.

Dinas Pendidikan dan Kebudayan juga Dinas Perdagangan Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disdagperinaker) selaku panitia penyelenggara mengaku sangat berterima kasih kepada semua peserta yang turut andil memeriahkan Karnaval ini, juga tak lupa mengucap terimakasih kepada masyarakat Karanganyar yang sangat antusias menyaksikan rangkaian karnaval tahun ini.

Semoga tahun depan bisa lebih meriah. ” Nusantara Baru, Indonesia Maju ” (Diskominfo)

Read More
IMG-20210714-WA0011

Penutupan TMMD di Desa Tengklik, Betonisasi Dua Jalan Dusun dan Talud Berhasil Dirampungkan

Kominfo

Penandatanganan sekaligus serah terima penutupan TMMD tahap II di Desa Tengklik, Rabu (14/7) di ruang Anthorium.

KARANGANYAR- Pelaksanaan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) telah selesai dan resmi ditutup. Dalam pelaksanaan TMMD Sengkuyung tahap II ini berhasil menyelesaikan sejumlah proyek fisik seperti betonisasi jalan dan pembangunan talud.

Penutupan serah terima kegiatan dilaksanakan di Ruang Aunthurium Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Rabu(14/7) pagi. Selain dihadiri sejumlah pejabat Forkompinda, juga turut dihadiri camat dan pihak terkait lainnya

Pasiter Kodim 0727 Karanganyar Kapten Cpl Sutatna dalam laporannya mengatakan pelaksnaan TMMD Sengkuyung tahap II berlangsung di Dusun Salere Desa Tengklik Kecamatan Tawangmangu sejak 15 Juni-14 Juli. Dalam kegiatan ini melibatkan TNI-Polri, ormas dan masyarakat.

Dengan sinergi elemen terkait, kegiatan TMMD kali ini telah berhasil dibangun sejumlah proyek fisik dan pelaksanaan program non fisik lainnya. Anggaran kegiatan berasal dari APBD Propinsi Jawa Tengah, APBB Kabupaten Karanganyar dan swadaya masyarakat.

“Total dana kegiatan 696 juta rupiah. Dari anggaran itu berhasil menyelesaikan sejumlah proyek fisik seperti betonisasi dua jalan dusun serta pembangunan talud,”paparnya.

Ditambahkannya selain program pembangunan fisik, satgas TMMD dan unsur pendukung lainnya juga melakukan pendampingan dalam program lainnya diantaranya budidaya sayuran dan hidroponik, pengelolaan bank sampah, dan bakti sosial.

Sementara Dandim 0727 Karanganyar Letkol (inf) Iksan Wahyu Agung Widyo Wibowo menyampaikan terimakasihnya terhadap Pemkab Karanganyar dan seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan TMMD tahap II ini. Karena dengan sinergi dari berbagai elemen proyek fisik dan program lainnya dapat selesai sesuai waktu yang telah ditentukan.

“Saya ucapkan terimakasih kepada semua elemen yang terlibat. Semoga dapat memberi nilai manfaat kepada masyarakat,” katanya.

Dalam kesempatan itu Dandim juga mengapresiasi semangat luar biasa dari masyarakat sekitar yang turut berpartisipasi dalam pembangunan fisik di Dusun Salere Desa Tengklik Kecamatan Tawangmangu. Pihaknya pun meminta maaf jika masih terdapat kekurangan dalam pelaksanaan kegiatan.

“Dukungan dan partisipasi warga sangat luar biasa dan mohon maaf bila masih terdapat kekurangan,” pungkasnya.
Diskominfo (dn/rani)

Read More
DSC_6554 edit

Gorong-gorong Di Rapikan, Akses Jalan, dan Lampu Penerangan

 

Bupati Karanganyar, Juliyatmono langsung melakukan pengecekkan di lapangan terkat akses jalan untuk pertanian di Desa Kebak, Kecamatan Kebakkramat, (29/08)

 

KARANGANYAR – 30 Agustus 2018

Keinginan warga Desa Kebak, Kecamatan Kebakkramat, Karanganyar diwujudkan Pemkab Karanganyar terkait dampak pembangunan jalan tol. Yakni merapikan gorong-gorong saluran air dengan ditalud, menambah akses jalan untuk angkut hasil pertanian dan pupuk, serta penerangan jalan di sekitar jembatan fly over. Perhatian pemerintah itu langsung disambut tepuk tangan dari warga Desa Kebak, Kecamatan Kebakkramat.

            “Apa yang menjadi tanggung jawab JSN, tanggung jawab mereka. Sedangkan tanggungjawab Pemda akan tetap kami lakukan agar hasil pertanian masyarakat bisa terus maksimal,” papar Bupati Karanganyar, Juliyatmono usai menemui warga dan mengecek lokasi di Desa Kebak, Kecamatan Kebakkramat.

            Dia menambahkan gorong-gorong atau selokan air di sisi utara fly over akan dirapikan. Supaya air yang meluap disaat curah hujan tinggi tidak melebar ke areal pertanian. Kemudian, di sisi gorong-gorong dibuatkan akses jalan agar petani bisa melakukan pemupukan dan mengangkut hasil pertanian. “Sudah saya cek, dan bisa dibuatkan akses jalan. Dalam waktu dekat, Pemkab akan membuatkan akses jalan untuk mengangkut hasil pertanian,” imbuhnya.

            Selain itu, akses jalan di bagian selatan fly over juga akan dilakukan. Sebab, para petani bisa mengangkut hasil pertanian dan proses pemupukan supaya lancar. Nanti, menurut Juliyatmono pagar jalan tol ditarik ke dalam sedikit dan di luar pagar akan dibuatkan akses jalan. Supaya petani yang berada di sisi selatan fly over juga optimal. “Termasuk kami juga akan memasang lampu penerangan. Supaya semuanya aman dan nyaman melewati jalan tersebut,” tambah Juliyatmono. (Hr/Adt)

Read More
DSC_0980

Silpa Semakin Baik Karena Penyerapan Anggaran Yang Bagus

Ketua DPRD Karanganyar, Sumanto memimpin rapat Penyampaian Penyempurnaan Hasil Evaluasi Gubernur terhadap Rancangan Perda Tentang Pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun 2017 di gedung DPRD Karanganyar, Kamis Malam (05/06)

 

KARANGANYAR – 5 Juli 2018

DPRD Karanganyar Kamis Malam menggelar rapat penyampaian penyempurnaan hasil evaluasi Gubernur terhadap rancangan peraturan daerah tentang pertanggungjawaban pelaksanaan anggaran APBD tahun anggaran 2017. Rapat langsung dipimpin oleh Ketua DPRD Karanganyar, Sumanto. Beberapa revisi yang dilakukan Gubernur akan segera diperbaiki dan menjadi titik tolak melaksanakan APBD 2018.

            “Memang ada beberapa point yang direvisi oleh Gubernur tentang Rencangan Perda pertanggungjawaban pelaksanaan anggaran APBD tahun 2017. Point-point perbaikan itu telah direvisi  dalam pembahasan di dewan dab sudah kita sempurnakan. Rapat kali ini hanya menyerahkan kepada eksekutif,” papar Ketua DPRD Karanganyar, Sumanto usai memimpin rapat di Gedung DPRD, Kamis Malam (05/06).

            Dia menambahkan Silpa semakin baik dan hal ini menandakan bahwa penyerapan anggaran sangat baik. Yang jelas, setelah diperbaiki akan ditindaklanjuti dan menjadi titik tolak pelaksanaan APBD 2018.

Sementara dalam sambutannya, Bupati Karanganyar Juliyatmono dengan telah ditetapkan rancangan perda dan menjadi Perda mudahan-mudahaan kebijakan yang telah disepati bersama dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya. Seiring dengan upaya peningkatan pengelolaan keuangan daerah yang akutanbel dan transparan. “Semoga Allah senantiasa memberikan jalan dan petunjuknya kepada kita semua,” tuturnya. (hr)  

Read More
poster ikuti karnaval jalan

Karnaval HUT RI ke-72 Tahun 2017

 

Diberitahukan dengan hormat dalam rangka memperingati HUT Ke-72 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2017, Pemerintah Kabupaten Karanganyar akan menyelenggarakan beberapa kegiatan diantaranya Karnaval Jalan Kaki,  maka berkaitan dengan hal tersebut diminta kepada saudara untuk mengikuti kegiatan dimaksud dengan ketentuan sebagai berikut :

I. KARNAVAL JALAN KAKI

  1. Pelaksanaan

Hari/Tanggal :  Minggu / 20 Agustus 2017
Waktu        :  Pukul 10.00 WIB
Tempat       :  Start Alun-alun Kabupaten Karanganyar

  1. Peserta adalah :
  • Perwakilan Badan/ Dinas/ Kantor/ Instansi/ Unit Kerja/ BUMN BUMD/ APINDO/ Organisasi Masyarakat/ Perusahaan dengan jumlah peserta masing-masing Maksimal 50 (lima puluh) orang.
  • Siswa Sekolah dan Mahasiswa :

a. Perwakilan SMP/MTs dengan jumlah peserta masing-masing maksimal 100 (seratus) orang.
b. Perwakilan SMA/SMK/MA dengan jumlah peserta masing-masing maksimal 100 (Seratus) orang.
c. Perwakilan Perguruan Tinggi dengan jumlah peserta masing-masing maksimal 100 (Seratus) orang.

Catatan : Siswa sekolah dan mahasiswa menampilkan potensi, kreativitas dan prestasi masing-masing sekolah / perguruan tinggi (Tidak Memakai seragam sekolah)

  • Perwakilan 17 ( Tujuh belas) Kecamatan
  1. Pendaftaran :
  • Pengumuman Karnaval Jalan Kaki Tingkat Kabupaten Karanganyar, dapat dilihat melalui situs resmi Pemerintah Kab.Karanganyar karanganyarkab.go.id.
    (Formulir pendaftaran dapat diunduh pada situs tersebut)
  • Formulir Pendaftaran dikirim secara online via e-mail mulai tanggal 11 Agustus 2017 sampai dengan 16 Agustus 2017 melalui alamat e-mail : disdagnakerkopukm@gmail.com dan diterima 24 jam nonstop.
  • Peserta yang sudah mendaftar secara on-line via email akan mendapatkan balasan sebagai tanda bukti pendaftaran dan nomor urut Pemberangkatan/Start Karnaval jalan kaki secara langsung.
  • Tanda bukti pendaftaran harap dibawa saat pengambilan nomor urut Pemberangkatan/start karnaval sesuai dengan urutan pendaftaran secara on-line, dimulai jam 08.00 WIB di Halaman Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab.Karanganyar.
  • Bagi peserta yang mendaftar pada saat hari pelaksanaan (Tidak mendaftar secara on-line) akan diberikan nomor urut pemberangkatan/Start paling belakang tidak terkecuali peserta dari sekolah, instansi, BUMN/BUMD, Perusahaan, Ormas dan Umum.
  • Contoh Format Formulir Pendaftaran terlampir.
  1. Rute Karnaval Jalan Kaki : Start dari Alun-alun – Jl.Lawu ketimur menuju panggung kehormatan depan Rumah Dinas Bupati Karanganyar kearah timur dan Finish sebelah barat jembatan Siwaluh.
  2. Karnaval Jalan Kaki diadakan temu teknik besok pada :

Hari / Tanggal :  Rabu / 16 Agustus 2017
Waktu :  Pukul 09.00 WIB
Tempat :  Aula Disdagnakerkop UKM Kab.Karanganyar (Eks. Kantor BLH)

II. Ragam Penampilan peserta Karnaval Jalan Kaki sesuai dengan Tema HUT Ke-72 Kemerdekaan Republik Indonesia, menunjukkan budaya Nasional, potensi dan prestasi masing-masing peserta, tidak berbau POLITIK dan SARA, menjaga sopan santun baik dalam bentuk pakaian, tulisan, ucapan maupun atraksi yang di tampilkan dan tidak diperkenankan membawa bahan peledak dalam bentuk dan jenis apapun.

III. TEMA

‘’INDONESIA KERJA BERSAMA’’

Demikian untuk menjadikan perhatian dan terima kasih.

a.n.  BUPATI KARANGANYAR
SEKRETARIS DAERAH
Selaku
Ketua Umum Panitia Kegiatan Daerah Peringatan HUT Ke-72
Kemerdekaan Republik Indonesia

ttd

Drs. SAMSI, M.Si.
Pembina Utama Madya
NIP. 19581207 198503 1 010

 

Download Formulir Pendaftaran Karnaval HUT RI ke 72 Kabupaten Karanganyar

Read More
WEB

TMMD Sengkuyung Tahap II Ditutup

Bupati Karanganyar, Juliyatmono dan Dandim 0727/Karanganyar, Letkol CZi Santy Karsa Tarigan dan jajaran meninjau betonisasi hasil TMMD.

Karanganyar, Rabu (02/08/2017)

TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II di Kabupaten Karanganyar secara resmi ditutup, setelah berlangsung selama 30 hari, dimulai dari 4 Juli sampai 2 Agustus 2017.

Komandan Kodim 0727/Karanganyar, Letkol CZi Santy Karsa Tarigan, menjelaskan selama program TMMD di Desa Trengguli, Kecamatan Jenawi, berjalan dengan baik dan sasaran fisik telah selesai 100 persen, Rabu (02/08) di lapangan desa setempat.

Tampak hadir Bupati Karanganyar, Juliyatmono, dan sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Karanganyar.

“Pemilihan lokasi ini merupakan usulan dari bawah melalui rembug desa. Program ini telah menghabiskan dana sebesar Rp. 648.580.000,” kata  Letkol CZi Santy Karsa Tarigan.

Pada pelaksanaan TMMD ini, di Desa Trengguli terdapat sasaran fisik membangun makadam dan cor jalan dengan panjang 763 meter, lebar 2,5 meter dan tinggi 10 sentimeter.

“Pembangunan madakam dan cor jalan dapat menghubungkan antar dusun, yakni Tegalsari ke Sumbersari, Desa Trengguli, Kecamatan Jenawi sehingga memperlancar akses masyarakat,” katanya.

Adapula pembuatan talud jalan dengan panjang 283 meter dan tinggi 3 meter. Pembangunan gorong-gorong sebanyak satu unit. Rehab RTLH sebanyak 10 unit. Selain itu juga terdapat program untuk sasaran non fisik bagi masyarakat setempat.

Pelaksanaan melibatkan Satgas TMMD sebanyak 40 orang, dan 100 orang dari unsur pendukung terdiri dari Polri, Ormas, Linmas, Relawan, Pramuka dan masyarakat.

Di tempat yang sama, Bupati Karanganyar, Juliyatmono, mengapresiasi adanya TMMD ini, selain itu semangat gotong royong di masyarakat dapat terus dijaga.

“Kebersamaan TNI dan masyarakat sangat terasa di TMMD ini untuk pembangunan desa,” katanya.(pd)

Read More
web

59 Jip Jelajah Pesona Karanganyar

Bupati Karanganyar, Juliyatmono beserta isteri (urutan pertama) dan Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo dan isteri (urutan kedua) saat melintasi kawasan kebun teh Kemuning, Kecamatan Ngargoyoso. di acara Jelajah Pesona Karanganyar.

Karanganyar, Jumat (14/07/2017)

Deru suara mesin dari puluhan mobil penggerak roda empat (4 WD) memecah keheningan di pagi buta, di Edupark, Desa Gaum, Kecamatan Tasikmadu. Mereka berkumpul dan menjelajah berbagai tempat-tempat wisata di Kabupaten Karanganyar, Jumat (14/07) pagi.

Berbagai jenis 59 mobil itu mulai bergerak pelan menuju tujuan pertama, yakni Kebon Jambu, masih di desa yang sama dengan jarak sekitar 400 meter dari titik pemberangkatan, untuk melihat matahari terbit.

Tampak juga Bupati Karanganyar Juliyatmono dan isteri, Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo beserta isteri, berada di urutan depan. Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar bahkan menyetir sendiri mobil yang dikendarai, uniknya yang dikemudikan adalah jenis American Jeep, setir di sebelah kiri.

Setelah itu, perjalanan dilanjutkan menuju Bendungan Gondang, Kecamatan Kerjo. Disana, peserta melewati medan yang menarik. Melewati aliran sungai, jalan berdebu, naik turun dan berbatu. Selanjutnya menuju Kawasan Kebun Teh Kemuning, Kecamatan Ngargoyoso. Ditempat yang sejuk itu disuguhkan teh hangat khas Kemuning.

Menariknya lagi, rombongan juga menyaksikan paralayang. Di kawasan Kemuning memang ada tempat latihan paralayang bagi atlet-atlet, bahkan pernah menjadi tempat lomba kejuaraan nasional.

Setelah istirahat beberapa saat, perjalanan mulai dilanjutkan melalui Kawasan Air Terjung Jumog, lantas menuju Terminal Wisata Bangunmakhutoromo Karangpandan, dan selesai di Edupark lagi.

Ketua Jelajah Pesona Karanganyar, Titis Sri Jawoto, mengatakan rute yang ditempuh menghindari jalur ekstrem dan memilih medan aman. Sepanjang perjalanan pun kecepatan maksimal 30 kilometer/jam, dengan jarak tempuh 71 kilometer.

“Pesertanya sendiri dari PNS Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Karanganyar, dan komunitas. Jelajah pesona ini peserta bisa lebih banyak menikmati alam,” kata Titis yang juga menjabat Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Karanganyar.

Sejumlah komunitas mobil ikut meramaikan, seperti American Jeep, 15 (inch) Land Cruiser Wheels, Taft Diesel Indonesia (TDI), Katana Owners Club (KOC), dan sebagainya.

“Tadi kami jalan santai, jalur juga aman. Jadi tidak banyak kendala di perjalanan. Hanya mengandalkan kekuatan mesin,” kata Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo, saat istirahat di Terminal Bangunmakhutoromo.

Read More
web

TMMD Bangkitkan Budaya Gotong Royong

Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat menanam pohon seusai upacara pembukaan TMMD di Desa Trengguli, Kecamatan Jenawi.

Karanganyar, Selasa (04/07/2017)

Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) dapat membangkitkan budaya goyong royong masyarakat, untuk membangun desa tanpa meninggalkan kearifan lokal yang dimiliki.

“Ayo sengkuyung bareng-bareng. Desane maju, fasilitas pelayanan dasar masyarakate komplet. SDM makin berkualitas, mandiri, punya spiritualitas tinggi, kreatif dan inovatif serta berkarakter kebangsaan yang kuat,” kata Bupati Karanganyar, Juliyatmono, Selasa (04/07) saat membacakan Sambutan Gubernur Jawa Tengah, pada pembukaan TMMD Tahap II (Reguler 99 dan Sengkuyung II) di Lapangan Desa Trengguli, Kecamatan Jenawi.

Bupati juga mengatakan, TMMD telah banyak memberikan pelajaran berharga  betapa penting dan luar biasanya semangat gotong royong membangun bangsa. Bahu membahu, memberikan sumbangan pikiran, ide dan gagasan, sumbangan tenaga dan ketrampilan , sumbangan materi dan kebendaan.

“Sudah banyak yang temoto dan sangat membantu aksesbilitas masyarakat untuk mereka yang akan bekerja, bersekolah, beribadah, berkegiatan sosial dan aktivitas lainnya,” kata Bupati.

“Kemudian memugar Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), membangun jambanisasi, ataupun sanitasi. Sangat baik untuk meningkatkan derajat kehidupan masyarakat yang layak dan sehat,” katanya.

Ditempat yang sama, Komandan Kodim 0727/Karanganyar, Letkol CZi Santy Karsa Tarigan, menjelaskan pemilihan lokasi ini merupakan usulan dari bawah melalui rembug desa.

“Pembangunan madakam dan cor jalan dapat menghubungkan antar dusun, yakni Tegalsari ke Sumbersari, Desa Trengguli, Kecamatan Jenawi sehingga memperlancar akses masyarakat,” katanya.

Pada pelaksanaan TMMD ini, di Desa Trengguli terdapat sasaran fisik membangun makadam dan cor jalan dengan panjang 763 meter, lebar 2,5 meter dan tinggi 10 sentimeter.

Adapula pembuatan talud jalan dengan panjang 283 meter dan tinggi 3 meter. Pembangunan gorong-gorong sebanyak satu unit. Rehab RTLH sebanyak 10 unit. Selain itu juga terdapat program untuk sasaran non fisik bagi masyarakat setempat.

Pelaksanaan TMMD ini berlangsung selama 30 hari, terhitung mulai tanggal 4 Juli-2 Agustus 2017. Dengan melibatkan Satgas TMMD sebanyak 40 orang, dan 100 orang dari unsur pendukung terdiri dari Polri, Ormas, Linmas, Relawan, Pramuka dan masyarakat. (pd)

Read More
web

Salahi Izin Trayek, Dua Bis Terpaksa Dikandangkan

Petugas dari Dishub PKP dan personil Satlantas Polres Karanganyar saat memeriksa fisik armada bis, di Terminal Tegalgede, Kabupaten Karanganyar.

Karanganyar, Rabu (14/06/2017)

Dua bis Antar Kota Antar Propinsi (AKAP) terpaksa dikandangkan, karena menyalahi trayek yang diperbolehkan sesuai izin trayek.

Hal itu diketahui setelah petugas gabungan dari Dinas Perhubungan, Perumahan dan Kawasan Permukiman (Dishub PKP) Kabupaten Karanganyar, Satlantas Polres Karanganyar, dan Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Tengah, mengadakan pemeriksaan kelengkapan surat dan fisik angkutan lebaran tahun 2017, di terminal Tegalgede, Kabupaten Karanganyar, Selasa (14/06) siang.

“Tadi mengkandangkan bis yang tidak sesuai persyaratan jalan dan layak jalan. Itu untuk menjamin keselamatan bagi penumpang dapat mengakses angkutan umum yang tersedia,” kata Kapolres Karanganyar, AKBP Ade Safri Simanjuntak.

“Kegiatan penertiban ini untuk menjamin keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas selama arus mudik-balik lebaran tahun 2017. Pemeriksaan berupa teknis dan kelayakan jalan bis AKAP dan Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP),” kata Kapolres Karanganyar.

Kapolres juga mengatakan, kesalahan izin trayek itu termasuk fatal karena pengaturan operasional angkutan dalam trayek maupun luar trayek telah diatur sedemikian rupa melalui perencanaan dan pengorganisasian.

“Tidak boleh terjadi penumpukan armada dalam dan luar trayek, yang mengakibatkan kepadatan dan konflik di luar maupun dalam trayek,” katanya.

Sementara itu, ditempat yang sama, Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, Dishub PKP Kabupaten Karanganyar, Joko Mulyono, mengatakan dari beberapa administrasi armada bis itu tidak sampai Karanganyar, tapi masuk ke Karanganyar.

“Penyebabnya bisa karena rebutan penumpang. Disini dianggap ramai. Pemberian sangsi tilang pelanggaran trayek juga sudah dilakukan,” katanya.

Di terminal Tegalgede juga dilakukan pemeriksaan urine bagi sopir dan kernet bis. Hal itu untuk menjamin kesehatan dan bebas narkoba dari awak angkutan yang dilibatkan untuk angkutan lebaran 2017.

Hasilnya, tidak diketemukan urine dari puluhan sopir, dan kernet yang mengadung amfetamin, narkotika, dan psikotropika.(pd)

Read More
web

Bupati Pantau Jalur Tol Lewati Karanganyar Untuk Lebaran

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, saat memantau pembangunan tol di Desa Ngasem, Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar.

Karanganyar, Selasa (06/06/2017)

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, memantau langsung kesiapan tol Solo-Kertosono (Soker) yang melewati Kabupaten Karanganyar untuk jalur mudik-balik lebaran tahun 2017, Selasa (06/06).

Rombongan Bupati Karanganyar memasuki tol melalui Desa Kemiri, Kecamatan Kebakkramat, kemudian sempat berhenti di pembangunan gerbang tol yang tengah dikerjakan beberapa pekerja.

Kemudian, melanjutkan perjalanan sampai tenda Posko Gabungan Ramadan Tahun 2017. Disana, Bupati Juliyatmono, mendapatkan penjelasan progres pembangunan tol Soker, oleh Direktur PT. Solo Ngawi Jaya (PT.SNJ), David Wijayatno.

Seusai dari situ, rombongan melanjutkan perjalanan menuju pintu tol yang ada di Desa Klodran dan Desa Ngasem, Kecamatan Colomadu.

“Arus mudik tahun ini diperkirakan per hari 10 ribu kendaraan, meningkat dua kali lipat dari tahun lalu hanya 4000 kendaraan. Peningkatan itu karena jalur sudah panjang, dan akses mudah dijangkau,” kata Direktur Pt. SNJ, saat di tenda Posko Gabungan.

Pembukaan tol itu dari jam 06.00-17.00 WIB, dan hanya satu arah, baik arus mudik dan balik.  Untuk arus mudik, dibuka dari 19-25 Juni 2017, dari arah barat ke timur. Melewati pintu masuk Ngasem, Kecamatan Colomadu sampai Pungkruk, Kabupaten Sragen, hingga Walikukun, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur.

Sedangkan arus balik mulai 26 Juni hingga 2 Juli 2017, diberlakukan dari arah timur ke barat.

Pada kesempatan itu, David juga mengungkapkan, di Kabupaten Karanganyar terdapat sekitar 100 bidang lahan yang masih proses pembebasan. Bidang-bidang itu di ada di Desa Kemiri dan Kebak, Kecamatan Kebakkramat.

“Panitia pembebasan lahan dapat percepat proses pembebasan lahan.  Target akhir Juli tahun ini proses bisa selesai, sehingga akhir tahun konstruksi bisa selesai sampai Ngawi,” kata David.

Sementara itu, seusai melihat proses pembangunan tol, Bupati Juliyatmono, menjelaskan sementara  ini jalan tol yang melewati Kabupaten Karanganyar bisa di optimalkan, digunakan dengan baik.

Namun Bupati menjelasakan, ada persoalan di Ngasem, jika dari arah Semarang tidak ada masalah, karena berada di sisi kiri. Namun jika keluar dari arah timur (Ngawi)  harus berputar sampai Kartasura, yang menambah volume kendaraan.

“Bisa dibuka pembatas jalan ditengah itu. Bisa juga lewat Klodran, namun jalan disitu bisa overload kendaraan. Pastinya ada solusi dari Kepolisian seperti apa. Ditinjau dari sisi keselamatan dan efektivitasnya,” kata Bupati.(pd)

Read More