WhatsApp Image 2020-11-18 at 16.43.30 (1)

Hari Jadi Karanganyar ke 103 Digelar Sederhana dan Virtual

Upacara hari jadi Karanganyar ke 103 dilaksanakan di RM Said

KARANGANYAR – Peringatan Hari Jadi Karanganyar ke 103 digelar secara sederhana dan virtual. Pemkab Pemkab Karanganyar menggelar di GOR Raden Mas Said, Rabu (18/11/2020). Berbeda dengan upacara Hari Jadi Kabupaten Karanganyar pada tahun sebelumnya yang digelar cukup meriah dengan sajian tarian dan marching band yang digelar di Alun-alun Karanganyar.

Upacara Hari Jadi ke-103 tahun ini digelar secara virtual dan diikuti semua pegawai di masing-masing kantor OPD, Kecamatan, Desa dan Kelurahan di Karanganyar karena bertepatan dengan pandemi virus Covid-19. Selain itu upacara digelar dengan menerapkan protokol kesehatan ditandai dengan adanya pengaturan jarak antar peserta upacara dan peserta wajib mengenakan masker. Terlihat peserta upacara laki-laki mengenakan beskap hitam lengkap dengan blangkon sedangkan peserta upacara perempuan mengenakan kebaya Dalam pelaksanaanya, tata cara upacara dilakukan dengan bahasa jawa. Bertindak selaku inspektur upacara dalam rangka Hari Jadi ke-103, Bupati Karanganyar, Juliyatmono.

Orang nomor satu di Karanganyar mengatakan banyak penghargaan yang telah dicapai oleh Pemkab di tahun 2020. Meskipun di masa Pandemi, Bumi Intanpari tetap mendapatkan penghargaan. 1, SAKIP Award dari Kementrian Pendayahunaan Aparatur Negara Dan Reformasi Bikrokrasi (Kemenpan RB) karena kinerja pemerintahaan yang profesional dan efektif, 2 Nata Mukti Award dari ICSB karena komitmen Pemkab membantu dan memberikan akses UMKM, 3. Good Indonesia Tourism menjadi juara 1 kegiatan dan program acara pariwisata yang kreatif dan inovatif dan mempunyai nilai kebaharuan dan 4 Opni Wajar Tanpa Pengeculian dari BPK akibat laporan pengelolaan keuangan yang baik. “Penghargaan-penghargaan tersebut tentu akan menjadi penyemangat agar Karanganyar lebih maju lagi. Saya berharap capaian itu semakin memotivasi Pemkab dalam mengembangkan Bumi Intanpari ini,” tambahnya.

Lanjutnya, setiap peringatan Hari Jadi Kabupaten Karanganyar selalu disemangati dengan Tri Dharma perjuangan Raden Mas Said atau Pangeran Samber Nyawa. “Tua sebuah usia kabupaten itu justru makin terlihat kemanfaatannya. Karena usia kabupaten diukur dari sisi kemanfaatannya. Karena seluruhnya bergerak dalam rangka memenuhi kesejahteraan bersama,” katanya

Dia mengungkapkan, Kabupaten Karanganyar memiliki nilai historis apabila dilihat dari aspek kesejarahan. Ditandai dengan adanya kampung purba di Gondangrejo, Raden Mas Said dan Gunung Lawu. Ini memberikan getaran batin agar siapapun serius dan sungguh-sungguh mengelola Karanganyar. “Kita tinggal merawat dan memoles serta membekali masyarakat supaya memiliki daya juang dan etos kerja,” tambahnya.

Yuli menambahkan, dalam upaya pemulihan dampak pandemi virus Covid-19 dua tahun kedepan, Pemkab akan mendorong supaya pelaku UMKM semakin banyak dan berkembang. Sekaligus mendorong Kabupaten Karanganyar sebagai Center Life of Nusantara pada 2030 mendatang. “Kita dorong dalam dua tahun kedepan, siapapun akan berjuang untuk recovery. Dalam upaya itu pelaku UMKM harus makin banyak, mengandalkan wisatawan domestik untuk menggerakan sektor ekonomi,” jelasnya.

Di samping menawarkan kepada wisatawan pilihan destinasi wisata, baik itu religi, adventur, sejarah dan alam. Dalam kesempatan itu juga dilakukan pelepasan 103 derkuku dan balon yang menandakan usia dari Kabupaten Karanganyar. (hr/adt)

Read More
sukarjo

Spanduk Logo Hari Jadi Karanganyar Ke-103 Berhadiah Ditemukan Warga Klaten

Read More
sukarjo

Sukarjo, Penemu Spanduk Berhadiah Logo Hari Jadi Karanganyar ke 103 Datangi Diskominfo

Sukorjo (membawa spanduk) datangi Diskominfo untuk memberikan spanduk berhadiah tersebut

Tulisan berhadiah tersebut

 

KARANGANYAR –Sukarjo, warga Gedongan Kidul, Wonosari, Trucuk Klaten tidak menyangka bakal ketiban rejeki nomplok. Bapak tiga putra ini tengah berada di lahan pertaniannya tiba tiba melihat balon dan spanduk logo hari jadi Kabupaten Karanganyar ke 103. Didekati dan diambil, kemudian dibaca ternyata dibelakang spanduk tertera bagi yang menemukan spanduk akan menerima hadiah.

“Semula saya tidak menyangka spanduk itu ada hadiahnya, tapi setelah membaca pengumuman di belakang spanduk saya datangi Diskominfo Kabupaten Karanganyar. Saya melihat balon sekitar pukul 13.00,” papar Sukarjo ketika mendatangi Kantor Diskominfo Kabupaten Karanganyar, Kamis, (01/10).

Sukarjo menceritakan kronologis menemukan spanduk logo hari jadi ke 103 berhadiah. Saat itu, dia menegok sawah dan hendak mengairi tanaman tembakau tersebut. Namun melihat balon dia mencoba mengambil dan hendak diberikan kepada keponakannya. Oleh tetangga, kemudian dibacakan spanduk di belakang tersebut ternyata berhadiah. “Saya terus datang kesini untuk mengambil hadiahnya. Apapun hadianya saya terima, karena rejeki dari Pemkab Karanganyar,” tambahnya.

Mantan sopir boks ini terakhir ke Karanganyar lima tahun yang lalu. Dahulu Karanganyar tidak sebagus ini, namun perkembangan Karanganyar sangat luar biasa. harapannya, Karanganyar tetap jaya dan sukses sebagai Kabupaten terbaik di Jawa Tengah.

Sementara Kabid IKP Diskominfo Karanganyar, Teguh Triyono SH, M.Si menyatakan selamat kepada Sukorjo yang menerima spanduk berhadiah. Dia berharap hadiah itu dapat memberikan samangat kepada Sukorjo untuk menambah modal usaha. Selanjutnya, Kabid IKP memberikan hadiah tersebut kepada Sukorjo. “Terima kasih. semoga dapat bermanfaat bagi Sukorjo dan keluarga,” ujarnya. (hr/adt)

Read More
WhatsApp Image 2019-11-18 at 00.11.44 (1)

Peringati Hari Jadi Karanganyar Ke 102, Warga Nglebak Tawangmangu Gelar Wayang Kulit

Bupati Karanganyar, Juliyatmono memberikan sambutan dalam gelaran wayang kulit di Desa NGlebak, Kecamatan Tawangmangu

 

KARANGANYAR- 18 November 2019

Memperingati hari jadi Kabupaten Karanganyar ke 102, Warga Dusun Ngerso, Desa Nglebak, Kecamatan Tawangmangu menggelar wayang kulit. Bertempat di Balai pertemuan Dusun Ngerso masyarakat tumplek blek melihat wayang kulit dengan lakon Sesaji Rojo Suryo dengan dalang Anggit Laras Prabowo.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono dalam kesempatan itu berharap masyarakat untuk tetap tentrem ayem. Apalagi daerah Tawangmangu, ini menurut orang nomor satu Di Karanganyar termasuk daerah yang subur makmur. Sehingga, pihaknya meminta masyarakat untuk selalu bersyukur. “Saya berharap masyarakat tetap bersatu dan guyub rukun. Saya doakaan warga Ngerso, sehat kabeh, makmur kabeh, Rejekinya sempulur kabeh,” tandasnya.

Pihaknya juga meminta masyarakat untuk selalu bersyukur karena Kabupaten Karanganyar juga memperingati hari jadi Karanganyar ke 102.  (hr/adt)

Read More
WhatsApp Image 2019-11-07 at 22.19.44

Peringati Hari Jadi Karanganyar, Pemkab Gelar Wayang 17 Dalang dan 102 Sinden

Bupati Karanganyar, Juliyatmono dan Wakil Bupati Karanganyar Rober Cristanto memberikan sambutan dalam pagelaran wayang 17 dalang, 102 sinden di alun-alun Karanganyar

KARANGANYAR – 7 Nopember 2019

Sebanyak 17 dalang dan 102 sinden meriahkan peringatan Hari Wayang Nasional sekaligus menyongsong Hari Jadi ke-102 Kabupaten Karanganyar di Plaza Alun-Alun Karanganyar, Kamis (7/11). Lebih meriah lagi, sajian wayang kulit semalam suntuk itu menghadikan Cak Percil, pelawak lucu dari Banyuwangi.

Hujan sesaat tak menyurutkan antusias masyarakat menyaksikan pagelaran wayang malam ini. Perlu diketahui sebelumnya, dalang-dalang kondang turut menyemarakan pagelaran wayang malam ini. Di antaranya Ki Dalang Manteb Sudarsono, Ki Porbo Asmoro, Ki Cahyo Kutandi dan Ki Anom Dwijo Kangko. “Mari kita songong dengan suasana gembira. Seberat apapun cobaan mendatang, jika dilandasi dengan senang maka semua pekerjaan apa mudah diselesaikan,” papar Bupati Karanganyar, Juliyatmono dalam sambutan pagelaran wayang 17 dalang dan 102 sinden.

Di tahun 2019, tema besar berjuang bersama memajukan Karanganyar. Tahun pertama, disemangati maju dan integritas, tahun kedua maju dan tangguh, tahun ketiga maju dan berdaya saing, tahun ke empat Maju dan sejahtera. (hr/adt)

Read More
20191107_093428

Festival Buku Sambut Hari Jadi Karanganyar ke 102

Diskominfo

Penyerahan plakat BI corner dilanjutkan foto bersama

KARANGANYAR – Bupati Karanganyar, Juliyatmono membuka acara Festival Buku Karanganyar sekaligus meresmikan BI Corner di Dinas Arsip dan Perpustakaan (Disarpus) Karanganyar, Kamis (7/11).

Menurutnya dengan kegiatan ini turut menggelorakan kembali ketertarikan dan pentingnya membaca buku. Pemerintah memfasilitasi dengan melakukan penataan di Disarpus Karanganyar supaya tempat ini nyaman bagi masyarakat. Beliau juga berharap membaca buku menjadi tradisi masyarakat di Kabupaten Karanganyar.

“Semakin banyak membaca, pintu sukses akan terbuka. Gunakan tempat ini untuk membaca, berdiskusi. Membaca sama dengan mengolah data, kalau data yang diperoleh semakin banyak, outputnya juga akan bagus. Menciptakan SDM unggul,” katanya.

Selain melakukan penataan dan penambahan fasilitas di Disarpus, dikatakan Juliyatmono tidak menutup kemungkinan meletakan pojok baca di tempat pelayan publik. “Misalnya di Disdukcapil, sambil menunggu bisa membaca buku,” ungkapnya.

Sambungnya, penting untuk mengenalkan perpustakaan yang sudah didesain senyaman mungkin dan representatif kepada masyarakat. “Bagaimana membaca itu menjadi tradisi bagi masyarakat,”ujarnya.

Kepala Disarpus Karanganyar, Bambang Harsono mengungkapkan, kegiatan ini dalam rangka menyongsong Hari Jadi ke-102 Kabupaten Karanganyar. Mengambil tema mewujudkan Karanganyar Maju berintegritas dengan membaca buku, ia berharap dapat memotivasi gerakan gemar membaca dan mendekatkan masyarakat untuk mencintai buku.

Sementara itu Sekretaris Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Jateng, Sapta Hermawati menegaskan, perpustakaan memiliki peran vital dalam meningkatan SDM. Mengingat perpustakaan menjadi tempat pengumpulan sumber informasi, ilmu pengetahuan serta pusat kegiatan masyarakat setempat.

“Perpustakaan yang hebat bukan hanya gedungnya yang megah tapi perpustakaan hebat itu bagaimana dapat mengubah cara pandang masyarakat untuk meningkatkan kualitas masyarakat,” ungkapnya.

Dalam peresmian BI Corner di Disarpus Karanganyar itu, turut dihadiri Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Solo, Bambang Pramono. Dijelaskannya, dengan BI Corner semoga dapat meningkatkan SDM unggul di Karanganyar. “Kita ingin membantu pemerintah dalam meningkatkan sarana dan prasarana yang ada di daerah-daerah,” jelasnya.

Di BI Corner itu disediakan rak buku, tv, komputer serta sofa. Selanjutnya terkait pengelolaan dan pemeliharaan akan diserahkan kepada Disarpus Karanganyar. “Apa yang sudah kami berikan akan terus dievaluasi (pengelolaannya),” paparnya. (in/an)

Read More
DSC_2195

Menyambut Hari Jadi Karanganyar ke-102 PASOKA gelar Pengukuhan


Sambutan Ketua Panitia dalam acara Pengukuhan PASOKA di Lapangan Desa Karangpandan, Selasa (05/11/2019). (more…)

Read More
DSC_6362

Konser Spektakuler Puncak Hari Jadi Karanganyar Ke-101

Read More
DSC_5204

Gladi Bersih Gita Abdi Praja Pada Peringatan Hari Jadi Karanganyar Ke-101 Tahun

Read More
DSC_9862

Tari Kolosal Dan Marching IPDN Warnai Hari Jadi Karanganyar

 

 

Performa dari Marching band Gita Abdi Praja IPDN memeriahkan hari ulang tahun ke 101 Kabupaten Karanganyar

Salah satu aksi total dari Gita ABdi Praja IPDN

Tampil Maksimal Gita Abdi Praja IPDN Dalam memeriahkan hari jadi kabupaten Karanganyar ke 101

 

KARANGANYAR – 18 Nopember 2018

 

Hari jadi Karanganyar ke 101 benar-benar meriah dan luar biasa. Ribuan anak SD menarik kolosal tari Madeging Kabupaten Kakranganyar dengan judul Derkuku Karang. Bahkan, penampilan marching band dari mahasiswa IPDN juga menyedot perhatian seluruh masyarakat Karanganyar. Bukan itu saja, seluruh peserta upacara dan pembina upacara menggunakan pakaian adat jawa berikut bahasannya.

Ribuan masyarakat Karanganyar sejak pagi sudah memenuhi alun-alun kabupaten Karanganyar. mereka ingin menyaksikan upacara dari dekat, hari jadi kabupaten Karanganyar ke 101. Apalagi upacara menggunakan seragam jawa dan bahasanya juga jawa. Upacara dimulai dengan arak-arakan kereta kuda yang dinaiki Bupati dan jajaran forkompinda. Kemudian, bupati menjadi pembina upacara dan pemimpin upacara adalah Kepala BPBD, Bambang Djatmiko. Peserta upacara dari OPD, camat dan kelurahaan di wilayah Karanganyar

“Sungguh saya mengucapkan terima kasih kepada jajaran dan masyarakat Karanganyar. Sebab di hari jadi ke 101 ini, Karanganyar mendapatkan penghargaan dari pemerintah yakni pengelolaan pemerintah terbaik nomor tiga Karanganyar,” ungkap BUpati Karanganyar, Juliyatmono disaat menjadi pembina upacara.

Orang nomor satu di Karanganyar juga mengucapkan terima kasih karena pelaksanaan pilkada berjalan aman. Wujud kecintaan mereka pada Karanganyar tetap menjaga keamanan dan ketentraman di bumi intanpari. Apalagi tahun depan juga ada pemilihan legislatif, pemilihan Presiden dan wakil presiden. “Saya tetap meminta jaga terus keamanan dan kentramaan wilayah,” imbuhnya.

Usai pidato, ribuan anak-anak dari berbagai SD di Karanganyar menari kolosal dengan judul Derkuku Karang. Ribuan penari tersebut tampil baik dan memikat penonton. Seluruh penjuru lapangan alun-alun dipenuhi masyarakat yang ingin melihat dari dekat. Kemudian atraksi para motor dan areomodeling. Mereka menari-nari di udara dengan membawa tulisan. Selamat Hari Jadi Karanganyar ke 101. Terakhir penampilan yang ditunggu-tunggu yakni marching band Abdi Gita Praja dari IPDN. Penampilan mereka juga memikat dan membuat penonton harus tepuk tangan berulang-ulang. Selamat hari jadi Karanganyar ke 101. Semoga selalu jaya dan sukses. (hr/tgr/adt/ard)

Read More