DSC_5098

Gelar Budaya Nusantara “Indonesia Damai Dan Bebas Narkoba”

Read More
20190207_101045

HUT Perhimpunan Hotel Restaurant Indonesia (PHRI) Ke-50

Read More
DSC_1114

Audiensi dengan Persatuan Tuna Netra Indonesia (PERTUNI) Cabang Karanganyar

Read More
DSC_0034

Halaqoh Muamalah Program Imunisasi Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Karanganyar

Read More
DSC_0593

Guru Sebagai Penggerak Perubahan Menuju Indonesia Cerdas Dan Berkarakter

Kominfo

Camat Karangpandan yang dalam hal ini mewakili Bupati Karanganyar membuka Jalan Sehat Masal dalam rangka HUT PGRI ke 73 dan Hari Guru Nasional (HGN) tahun 2018 di lapangan SMA Negeri Karangpandan, Jum’at(23/11).

Karanganyar – 23 November 2018

Dalam rangka memperingati HUT PGRI ke 73 dan Hari Guru Nasional (HGN) 2018, PGRI ranting SMA Negeri Karangpandan menyelenggarakan jalan sehat masal yang diikuti oleh ratusan peserta yang terdiri dari semua elemen pendidikan yang ada di Kecamatan Karangpandan, Jum’at(23/11).

Dengan jargon “ Mewujudkan guru sebagai penggerak perubahan menuju Indonesia cerdas berkarakter dalam revolusi industri 4.0 “ Camat Karangpandan Sugiyarto, S.E, M.M yang hadir dalam hal ini mewakili Bupati Karanganyar menyerukan agar pendidik harus lebih cerdas dan berkarakter agar bisa menghasilkan siswa-siswi yang cerdas serta berkarakter pula, jelasnya.(Ina/Ard)

Read More

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Bagi Ikatan Persaudaraan Jama’ah Haji Indonesia Kabupaten Karanganyar

Read More
DSC_0011

Peringatan Hari Pahlawan Harus menjadi Energi Untuk Bangun Indonesia

 

Bupati Karanganyar, Juliyatmono menjadi pembina upacara dalam rangka hari pahlawan Sabtu, 10 Nopember 2018

 

KARANGANYAR – 10 Nopember 2018

 

Pemerintah Kabupaten Karanganyar menggelar upacara memperingati hari Pahlawan di halaman Kantor Setda. Peringatan hari pahlawan ke 73 itu menjadi momentum untuk membangun Indonesia lebih baik. Semangat pengorbanan para pahlawan itu bisa menjadi energi untuk membangun Bangsa Indonesia.

Bupati Karanganyar Juliyatmono membacakan sambutan dari Mensos Agus Gumiwang Kartasasmita dari peringatan hari Pahlawan. Dalam sambutannya, Bupati Karanganyar mengatakan setiap tahun pada tanggal 10 nopember diperingati hari Pahlawan. Sebagai manisfestasi untuk mengenang peristiwa perjuangan para pahlawan 73 tahun yang lalu. Perjuangan akan para pahlawan di Surabaya yang dengan gagah berani, semangat dan pantang menyerah mengusir penjajah.  Para syuhada telah mewariskan bangsa indonesia yang kokoh. “Rangkaian hari pahlawan bertujuan untuk memperkuat nilai nilai kepahlawanan dan mempertebal rasa cinta tanai air. Peringataan Hari pahlawan bukan semata upacara saja akan tetapi harus syarat makna,” papar Bupati.

Dia menambahkan peringatan hari pahlawan bukan semata prosesi akan tetapi lebih substansi. Setiap peringatan harus menggali dan memunculkan semangat baru nilai-nilai kepahlawan dalam kehidupan sehari. Peringatan hari pahlawan di masyakarat ini bukan statis tapi dinamsi. Bisa menguat dan bahkan melemah. “Kegiatan rangkaian harus menjadi energi dan semangat baru dalam membangun Bangsa Indonesia. Dengan tema semangat pahlawan didadaku mengadung makna fitrah bahwa setiap insan tertanam jiwa kepahlawan. Oleh karena itu siapapun dapat menjadi pahlawan,” tambahnya.

Lebih jauh, Bupati mengatakan bahwa pahlawan saat ini bisa muncul dari semua lapisan masyarakat. Yakni pahlawan dengan inisiatif mengabdikan hal-hal yang bermanfaat, baik itu  bagi lingkungan dan bangsa dan negara. Setiap zamanya ada pahlawan, setiap pahlawan dan kiprahnya. “Indonesia butuh sosok yang berdedekasi bidangnya. Terutama pemuda yang disiplin yang mempunyai ilmu pengertahuan dan ketrampilan yang cakap,” imbuhnya. (ina/dnk)

Read More
DSC_5555

Gala Desa Nyata Untuk Indonesia

Kominfo

Prosesi pelepasan balon saat Upacara Pembukaan Gala Desa di Lapangan Jati, Jaten, Sabtu (03/11).

Karanganyar 05 November 2018

Gala desa merupakan program dari Kementrian Pemuda dan Olahraga (KEMENPORA) yang sudah dimulai sejak Tahun 2017 dan menjadi bagian dari Kampanye Gerakan Nasional Ayo Olahraga. Kabupaten Karanganyar pada tahun ini terpilih sebagai tempat penyelenggaraan Gala Desa tahun 2018 dari 514 Kabupaten/Kota di Indonesia yang tahun ini Gala Desa hanya di gelar di 136 Kabupaten/kota di Indonesia.

Kegiatan ini dibuka pihak Kementerian Pemuda dan Olahraga RI, Jonni Mardizal dan Bupati Karanganyar Juliyatmono.

Dalam sambutannya Bupati Karanganyar menyampaikan bahwa kompetisi Gala Desa bertujuan selain untuk menumbuhkan minat berolahraga di kalangan masyarakat juga sebagai sarana untuk mencari atlit-atlit terbaik . selain itu melalui Gala Desa, maka olahraga dijadikan instrumen untuk menguatkan tali persaudaraan, persatuan dalam bingkai NKRI.

“Jadikan ajang Gala Desa sebagai ajang olahraga yang mengedepankan spotifitas dan semangat berolahraga sehingga dapat menghasilakan bibit pemain olahraga yang betul-betul prestasi dan bibit pemain berbakat yang ada di desa yang dapat mengukir prestasi karena juara ajang ini akan mewakili Kabupaten Karanganyar di tingkat yang lebih tinggi seperti Provinsi bahkan sampai ke tingkat pusat nantinya”, ujarnya.

Sedang cabang olahraga yang diperlombakan yakni empat cabang olahraga diantaranya bola volly, sepak takraw, tenis meja dan bulu tangkis.

Setelah upacara selesai dilanjutkan dengan senam Karanganyar Bugar yang diikuti oleh seluruh peserta serta tamu undangan dan dilanjutkan dengan pertandingan eksibisi sepakbola yang diikuti oleh Bupati karanganyar Juliyatmono.

 

Demikian Diskominfo (Tgr/Lp)

Read More
DSC_4959

Gebyar UKM Indonesia 2018 Edisi Ke-3 “UKM Jaman NOW!”

Read More
DSC_4361

Bangun Pemuda Satukan Indonesia

 

Bupati Karanganyar, Juliyatmono memimpin upacara sumpah pemuda di Lapangan RM Said Karanganyar, Minggu (28/10)

 

 

KARANGANYAR – 28 Oktober 2018

 

Peringatan sumpah pemuda di Karanganyar dilakukan dengan upacara di lapangan RM Said Karanganyar. Upacara yang dipimpin oleh Bupati Karanganyar itu mengambil tema Bangun Pemuda Satukan Indonesia. Sekaligus dalam upacara tersebut, Bupati menutup rangkaian jambore pemuda yang dilaksanakan selama tiga hari mulai 26-28 Oktober 2018.

“Kita berhutang budi kepada para pemuda di tahun 1928 yang telah mendeklarasikan sumpah pemuda. Sehingga menjadi pelopor pemuda untuk membangun kesadaran kebangsaan Indonesia dan sekaligus menjaga komitmen kesatuan dan persatuan bangsa Indonesia,” papar Bupati Karanganyar, Juliyatmono dalam sambutan upacara sumpah pemuda, minggu (28/10).

Dia menambahkan peringatan sumpah pemuda ke 90 dengan tema bangun pemuda satukan Indonesia. Menurutnya tema ini diambil untuk dasar pentingnya membangun kepemudaan untuk melahirkan generasi pemuda yang beriman, beraklah mulia, sehat, cerdas, kreatif dan inovatif, kewirausaahan, demokratis, dan bertanggung jawab. Serta memiliki pemuda yang mempunyai daya saing tinggi berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. “Pada tahun 2019 bangsa Indonesia akan menghadapi hajat besar yakni pemilu legislatif dan presiden RI. Diharapkan  peran pemuda dapat mensukseskan geliat lima tahunan tersebut,” imbuhnya.

Partisipasi aktif para pemuda, menurut Juliyatmono dapat diwujudkan untuk menyelenggarakan pemilu yang damai aman, jujur dan kredibel. Selain itu, pemuda diharapkan dapat keluar dari sikap-sikap primordialis yakni, suku bangsa, ras, dan agama menuju persatuan dan kesatuan bangsa. Berjuangalah, pemuda-pemuda Indonesia dan Lahirkan ide-ide, cita-cita untuk kejayaan Bangsa. Dalam kesempatan itu, BUpati juga menutup jambore pemuda Indonesia di Kabupaten Karanganyar tahun 2018 dan menutup festival kincir angin. (hr/adt)

Read More