rupiah-ilustrasi-_121002144623-370

Mari Berdaulat, Gunakan Rupiah Untuk Transaksi di NKRI

rupiah-ilustrasi-_121002144623-370

(ilustrasi)

Pemerintah mendorong gerakan gunakan rupiah untuk transaksi di NKRI, harapannya mengurangi tekanan pada nilai tukar rupiah dan stabilitas ekonomi nasional.

Presiden Joko Widodo meminta pelaku usaha dan masyarakat meningkatkan penggunaan Rupiah saat bertransaksi di dalam negeri. Langkah ini bertujuan agar pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap dolar AS tak terjadi berlarut-larut .

Mata uang Rupiah menjadi salah satu simbol kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), selain bendera dan lagu kebangsaan. Namun, kini masih banyak transaksi antar penduduk menggunakan mata uang asing di wilayah NKRI. Angkanya cukup mencengangkan hampir 7,2 miliar dollar AS per bulan atau setara dengan Rp93 triliun.

Kebijakan ini diatur dalam peraturan Bank Indonesia (BI) No.17/3/PBI/2015 tentang Kewajiban Penggunaan Rupiah di Wilayah NKRI. Peraturan ini turunan dari undang-undang tentang Bank Indonesia dan UU Mata uang. Tugas utama BI yaitu mencapai dan memelihara kestabilan nilai rupiah.

Mengacu UU mata uang, Rupiah selain sebagai simbol kedaulatan negara, juga alat pembayaran yang sah. Jadi hukumnya wajib digunakan dalam kegiatan perekonomian di wilayah NKRI. Harapannya mewujudkan kesejahteraan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Pengecualian penggunaan rupiah bisa dilakukan untuk beberapa hal seperti transaksi tertentu dalam kerangka APBN, pemberian hibah dari atau ke luar negeri dan transaksi perdagangan internasional. Selain itu, simpanan di bank dalam valuta asing atau valas dan transaksi pembiayaan internasional.

Penggunaan mata uang Rupiah masih menghadapi beberapa kendala. Pertama, dolarisasi, banyak pihak memakai mata uang selain rupiah di wilayah NKRI. Misal, pencantuman harga barang atau jasa dan penyelesaian transaksi dengan valas.

Kedua, transaksi valas menunjukan trend meningkat, dimana korporasi dan nasabah melakukan pembelian barang domestik porsinya 52 persen tahun 2014. Sebelumnya, hanya 19 persen tahun 2007.

Ketiga, transaksi antar residen dengan valas, barang sebesar 73 persen dan jasa 13 persen. Mayoritas valas yang digunakan adalah dollar sebesar 96,4 persen. Keempat, korporasi dan individu domestik cenderung melakukan net beli, pembelian dipenuhi oleh supply valas non residen.

Ketidakseimbangan supply dan demand memberikan tekanan nilai tukar Rupiah. Depresiasi menggagu kestabilan makroekonomi, inflasi terus meningkat. Selain itu, depresiasi menimbulkan currency mismatch, adanya eksposur terhadap utang luar negeri valas.

Untuk itu, pemerintah mulai Juli tahun 2015 memberlakukan penggunaan rupiah secara non tunai di wilayah Indonesia. Penerapan efektivitas regulasi ini salah satunya pencantuman harga barang dan jasa atau kuotasi.

Pertimbanganya selain berdaulat atas mata uang, juga adanya kebingungan masyarakat dalam membedakan antara kuotasi dan pembayaran. Pencantuman kuotasi dengan valas, kurs yang digunakan cenderung menguntungkan salah satu pihak.

Setiap pihak dilarang menolak Rupiah kecuali atas keraguan akan keaslian dan pembayaran memang diperjanjikan secara tertulis dengan valuta asing. Ancaman hukuman pelanggaran transaksi tunai adalah pidana kurungan satu tahun atau denda sebanyak dua ratus juta rupiah.

Pada pelanggaran kewajiban kuotasi dalam Rupiah dan kewajiban penyampaian laporan dikenakan sanksi adminstratif berupa teguran tertulis. BI dapat merekomendasikan kepada otoritas berwenang untuk melakukan tindakan sesuai kewenangannya seperti pencabutan izin usaha atau penghentian kegiatan usaha. (Tim Komunikasi Publik / bakohumas@mail.kominfo.go.id)

Read More
DSC_0018

Juliyatmono : “Antara Veteran dan Pemerintah Untuk Selalu Bersinergi”

Pentingnya sinergitas Pemerintah dan Veteran, Bupati Karanganyar Juliyatmono saat menyampaikan sambutannya.

Bupati bersama Wakil Bupati Karanganyar didampingi Kepala Dishubkominfo Karanganyar menghadiri acara Silaturahmi keluarga besar Kanminvetcad IV-33/Karanganyar, Rabu (5/8) di Kantor Persit Karanganyar.
Berdasar data dari Kanminvetcad IV-33/ Karanganyar keberadaan Veteran di Kabupaten Karanganyar sejumlah 471 orang yang meliputi Veteran pejuang dan Veteran pembela. Sementara janda Veteran sebanyak 504 orang.
“ Kantor Kanminvetcad baru pertama kali ini dikunjungi oleh Bupati Langsung. Ini suatu kehormatan bagi kami. Kanminvetcad sendiri adalah Kantor Adminitrasi Veteran dan Cadangan yang bertugas membantu melayani administrasi para Veteran yang sudah sepuh seperti tunjangan, dana kehormatan, layanan kesehatan dan lainnya baik itu Veteran dari angkatan darat, laut maupun udara,” terang Mayor Suwanto selaku Kepala Kanminvetcad IV-33/ Karanganyar saat menjelaskan fungsi keberadaan Kanminvetcad.
“ Harapan kami dengan hadirnya Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar di sini dapat mengenal lebih dekat dan mengetahui tupoksi dari Kanminvetcad dan semoga tugas yang kami laksanakan dapat terus berjalan dengan lancar dan baik,” tambahnya.
Sementara itu Bupati Karanganyar Juliyatmono saat menyampaikan sambutannya mengatakan bahwa keberadaan Kanminvetcad ini belum begitu familiar di masyarakat.
“ Jujur, memang baru kali pertama kami datang ke sini, karena baru pertama kali juga kami di undang kemari. Karena selama ini keberadaan Kantor Adminitrasi Veteran dan Cadangan (Kanminvetcad) belum begitu familiar di masyarakat. Saya matur nuwun sekali (terima kasih) secara adminitrasi Kanminvetcad ini memang penting keberadaannya dalam membantu para pejuang-pejuang Kemerdekaan Negara Republik Indonesia untuk mendapatkan yang mereka butuhkan guna memberikan apresiasi terhadap para pejuangan Veteran,” kata Bupati dihadapan para Pegawai Kanminvetcad IV-33/Karanganyar.
“ Saya minta tolong untuk didata keseluruhan jumlah Veteran yang ada di wilayah Karanganyar ini dan saya minta untuk dapat dikumpulkan dan bisa dihadirkan sebelum Tanggal17 Agustus nanti di Pendopo Rumah Dinas Bupati karena pada Upacara detik-detik Kemerdekaan nanti saya minta tolong kesemua Veteran dapat mengikuti. Ini penghormatan bagi saya, karena ini merupakan ungkapan rasa terima kasih dan bangga kita sebagai generasi muda dapat menghargai para pejuang-pejuang kita yang tanpa lelah terus berjuang, membela dan mempertahankan kemerdekaan Negara republik Indonesia kita tercinta ini,” tandas Bupati.
“ Semoga antara Veteran dan Pemerintah selalu bisa bersinergi demi kebersamaan kemajuan Kabupaten Karanganyar,” tambahnya.
Pada kesempatan tersebut Bupati Karanganyar Juliyatmono memberikan bantuan yang diharapkan dapat membantu memperbarui bangunan Kantor Administrasi Veteran dan Cadangan (Kanminvetcad) IV-33 Karanagnyar tersebut. ind/ft

 

 

 

 

Read More
logo HUT RI Ke 70r

Pedoman Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-70 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Karanganyar Tahun 2015

Berdasarkan Surat Menteri Sekretaris Negara Republik Indonesia Nomor B-522/Kemensetneg/Setmen/TU.00.04/03/2015 tanggal 16 Maret 2015 hal Tema dan Logo Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-70 Kemerdekaan Republik Indonesia, kami sampaikan Tema dan Logo Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-70 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Karanganyar Tahun 2015 sebagai berikut :

A. TEMA DAN LOGO

  1. Tema Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-70 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2015 adalah: Gerakan Nasional “AYO KERJA” 70 Tahun Indonesia Merdeka.
  2. Tema dan Logo Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-70 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2015 tersebut agar diperbanyak untuk disebarluaskan kepada masyarakat sampai di tingkat Desa/Kelurahan.
logo HUT RI Ke 70r logo HUT RI Ke 70 bwr
Logo Berwarna Logo Hitam Putih

B. ACARA POKOK

Acara Pokok Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-70 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Karanganyar Tahun 2015 adalah sebagai berikut :

1. Minggu , 16 Agustus 2015

Pukul 09.00 WIB Pengukuhan Paskibraka bertempat di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

2. Sabtu, 15 Agustus 2015

Pukul 09.00 WIB mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden RI pada sidang Paripurna DPRD Tahun sidang 2015 bertempat di Gedung DPRD Kabupaten Karanganyar.

3. Minggu, 16 Agustus 2015

  1. Pukul 22.00 WIB Malam Tirakatan bertempat di Gedung DPRD Kabupaten Karanganyar.
  2. Pukul 24.00 WIB Apel Kehormatan dan Renungan Suci (AKRS) di Taman Makam Pahlawan Dharma Tunggal Bhakti Karanganyar.

4. Senin, 17 Agustus 2015

  1. Pukul 10.00 WIB Upacara Bendera Peringatan Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI tempat di Alun-alun Kabupaten Karanganyar.
  2. Pukul 15.30 WIB Serenande dan upacara penurunan Bendera Merah Putih di Alun-alun Kabupaten Karanganyar.

Penyelenggaraan Upacara Bendera Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan  Republik Indonesia Tanggal 17 Agustus 2015 berlaku ketentuan sebagai berikut :

  1. Penyelenggaraan terpusat di Alun-alun Kabupaten Karanganyar dandi Kecamatan, bertindak selaku Inspektur Upacara di Kabupaten adalah Bupati, sedangkan di Kecamatan adalah Camat setempat.
  2. Khusus Kecamatan Karanganyar dan Kelurahan yang berada di Kecamatan Karanganyar agar mengikuti Upacara Peringatan Detik-detik Proklamasi Republik Indonesia di Alun-alun Kabupaten Karanganyar.
  3. Sebelum mengikuti Upacara Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-70 di Alun-alun Kabupaten Karanganyar semua Unit Kerja, Perguruan Tinggi dan sekolah-sekolah agar menyelenggarakan upacara di instansinya masing-masing.

5. Jumat, 21 Agustus 2015

Pukul 19.00 WIB Resepsi dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-70 Kemerdekaan Republik Indonesia bertempat di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar

C. ACARA PENUNJANG

  1. Kunjungan anjangsana ke keluarga perintis kemerdekaan di Kabupaten Karanganyar.
  2. Selasa, 18 Agustus 2015 dilaksanakan Karnaval Pembangunan bertempat di tiap-tiap Kecamatan di wilayah Kabupaten Karanganyar kecuali Kecamatan Karanganyar. Karnaval akan dihadiri oleh Bupati Karanganyar dan Tim Kabupaten.
  3. Rabu, 19 Agustus 2015 dilaksanakan Karnaval sepeda hias yang diikuti oleh semua SKPD, BUMN/BUMD, anak-anak sekolah dan perusahaan di wilayah Kabupaten Karanganyar.
  4. Kamis, 20 Agustus 2015 dilaksanakan Karnaval Pembangunan jalan kaki yang diikuti oleh semua SKPD, BUMN/BUMD, anak-anak sekolah dan perusahaan di wilayah Kabupaten Karanganyar.
  5. Sabtu, 22 Agustus 2015 pada malam hari diadakan “Malam Hiburan ” yang difasilitasi pemerintah daerah di tempat yang telah ditentukan yaitu:
    1. Di Terminal Tegalgede  oleh BUMD
    2. Di alun-alun Kabupaten Karanganyar ,Pelaksana hiburan remaja dan pelajar sebagai koordinator Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga.
  6. Di tingkat Kabupaten diselenggarakan lomba yang terdiri antara lain (untuk jadwal kegiatan dan teknis lomba akan ada ketentuan lebih lanjut).
    1. Bola Volly pa/pi antar SKPD bertempat di Sekrtariat Daerah Kab. Karanganyar sebagai koordinator Drs. Sutarno,M.Si. Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga.
    2. Lomba Tenis Lapangan bertempat di Rumah Dinas Bupati Karanganyar sebagai koordinator   Agus Cipto Waluyo,S.H.,M.T.Ketua PELTI
    3. Lomba Tenis Meja bertempat di gedung Raden Mas Said sebagai Koordinator Drs. Waluyo Dwi Basuki,M.M. Ketua  PTMSI.
    4. Lomba kebersihan Kantor K3 antar SKPD sebagai koordinator Drs. Edy Yusworo Kepala Badan Lingkungan Hidup.
  7. Melaksanakan gerakan kebersihan lingkungan seperti pengecatan pagar, jalan dan lain-lain serta menyelenggarakan kegiatan lomba-lomba yang menghibur masyarakat. Pelaksanaan penyelenggaraan hiburan, perlombaan dan lain-lain harap berkoordinasi dengan unsur/aparat keamanan setempat agar dalam pelaksanaannya berlangsung lancar, tertib dan aman.

D. PEMASANGAN BENDERA DAN UMBUL-UMBUL.

  1. Sesuai ketentuan Pasal 7 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa dan Lambang Negara serta Lagu Kebangsaan agar semua warga masyarakat, instansi pemerintah, sekolah maupun lembaga swasta untuk mengibarkan Bendera Merah Putih selama 5 (lima) hari berturut-turut 1 (satu) tiang penuh mulai tanggal 14 s.d 18 Agustus 2015 dan pemasangan umbul-umbul merah putih mulai tanggal 1 s.d 18 Agustus 2015 di depan kantor, sekolah, perusahaan, balai desa/kelurahan, sepanjang jalan lawu, jalan desa serta tempat-tempat lainnya yang dipandang strategis. Berkenaan dengan hal ini Kepala Desa/ Lurah agar menyebarluaskan kepada semua warga serta memantau pelaksanaannya.
  2. Guna menanamkan semangat proklamasi dan jiwa nasionalisme , maka mulai tanggal 1 s.d. 31 Agustus 2015 seluruh PNS, pegawai BUMN/BUMD dan perangkat desa  di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karanganyar diwajibkan memakai lencana/ PIN bendera merah putih dipasang pada pakaian di dada sebelah kiri sesuai ketentuan Pasal 23 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2009 tentang  Bendera, Bahasa dan Lambang Negara serta Lagu Kebangsaan.

E. SOSIALISASI

Agar acara Pelaksanaan Peringatan HUT Ke-70 Kemerdekaan RI Tahun 2015 dapat berjalan dengan maksimal dan diikuti oleh seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Karanganyar, maka Pedoman Peringatan HUT Ke-70 Kemerdekaan RI Tahun 2015 ini agar disebarluaskan. dan dimonitor pelaksanaannya, oleh karena itu kami minta kepada :

  1. Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga agar menyebarluaskan dan memonitor pelaksanaannya sampai  ke sekolah-sekolah.
  2. Para Camat agar menyebarluaskan, memonitor pelaksanaan malam tirakatan tanggal 16 Agustus 2015 dan semua rangkaian kegiatan dengan tertib, serta melaporkan rencana pelaksanaan kegiatan di wilayah masing-masing sampai ke Desa/Kelurahan, selanjutnya Kepada Kepala Desa dan Lurah untuk menyebarluaskan sampai ke RT/RW dan semua warga,.
  3. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karanganyar agar menyebarluaskan ke Puskesmas se Kabupaten Karanganyar.
  4. Kepala Dinas Perindustrian, Perdangangan, Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menegah agar menyebarluaskan ke semua perusahaan/industri di Kabupaten Karanganyar.
  5. Ketua Forum Komunikasi Perguruan Tinggi Kabupaten Karanganyar agar menyebarluaskan ke semua Perguruan Tinggi yang ada di wilayah Kabupaten Karanganyar.
  6. Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika agar :
    1. Mengkoordinasikan semua stasiun radio non RRI untuk  menyiarkan Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia pada tanggal 15 Agustus 2015  pada pukul : 09.00 WIB.
    2.  b. Menganjurkan kepada masyarakat untuk mengikuti Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia tersebut baik melalui Radio atau TV di masing-masing keluarga atau tempat-tempat umum.c. Mensosialisasikan jadwal dan kegiatan peringatan Hari Ulang Tahun ke-70 Kemerdekaan RI tingkat Kabupaten Karanganyar tahun 2015 lewat berbagai media.

Demikian surat edaran ini dibuat untuk dapat dilaksanakan dan menjadikan perhatian.

a.n. BUPATI KARANGANYAR
Sekretaris  Daerah
Selaku
Ketua Umum Panitia Peringatan
HUT Ke-70 Kemerdekaan RI
Kabupaten Karanganyar

TTD

Drs. SAMSI, M.Si
Pembina Utama Madya
NIP. 19581207 198503 1 010

Read More
DSC_0210

Pahami Benar Kualitas Agama Kita, Tetap Ciptakan Karanganyar Kondusif

Bupati Karanganyar Juliyatmono memimpin langsung Rakor FKUB didampingi Wakil Bupati, Dandim 0727 Karanganyar, Forkopimda Karanganyar dan diikuti Kepala SKPD terkait, Kamis 923/07/2015) di Ruang Anthorium Rumah Dinas Bupati Karanganyar

Bupati Karanganyar Juliyatmono memimpin langsung Rakor FKUB didampingi Wakil Bupati, Dandim 0727 Karanganyar, Forkopimda Karanganyar dan diikuti Kepala SKPD terkait, Kamis 923/07/2015) di Ruang Anthorium Rumah Dinas Bupati Karanganyar

Terkait kejadian pembubaran sholat Ied dan pembakaran masjid di Tolikara, Papua (17/07/2015) yang cukup menyita perhatian masyarakat Indonesia. Pemerintah Kabupaten Karanganyar, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Karanganyar bersama Forum Kerukunan antar Umat Beragama (FKUB) Karanganyar mengadakan rapat koordinasi dengan tujuan mencegah dan mewaspadai hal-hal yang dapat menciptakan konflik/masalah baru yang muncul dengan mengatasnamakan agama, Kamis (23/07) di Ruang Anthorium Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

“Untuk mencermati perkembangan situasi, kita patut segera mengambil peran pencegahan agar situasi yang terjadi di Tolikara Papua kemarin tidak merembet. Dari kejadian tersebut kita dapat mengambil hikmahnya, bahwa kita harus benar-benar memahami ajaran-ajaran agama yang kita yakini secara terus menerus, apapun agamanya tidak ada yang mengajarkan hal-hal yang merusak moral maupun mental manusia. Peristiwa tersebut menyadarkan kita akan pemahaman kualitas agama kita, ” terang Bupati saat memberikan arahan pada rakor yang dihadiri Camat, Tokoh Masyarakat, Ketua IPHI Karanganyar, Ketua Baznas Karanganyar, Ketua Organisasi Keagamaan.

Jaga lingkungan kita, jaga kerukunan agar tidak terprovokasi. Atas nama Pemerintah, saya mengharap FKUB sebagai organisasi masyarakat untuk ikut mengambil peran agar suasana Kabupaten Karanganyar khususnya tetap kondusif. Melakukan tindakan pencegahan, bila ada yang berusaha memprovokasi untuk melakukan langkah-langkah atas nama jihad/solidaritas yang justru menimbulkan masalah baru, ” tandas Bupati.

Lebih lanjut Juliyatmono menambahkan bahwa Permasalahan Tolikara sudah selesai, justru yang harus diwaspadai adalah riak-riak dari luar, maka kepada para Camat untuk selalu mengarahkan warganya agar untuk tidak menyulut emosi seseorang seolah-olah konflik di Tolikara kemarin merupakan bagian dari surga untuk melakukan jihad.

“Syukur-syukur keberadaan FKUB ini ada di kecamatan-kecamatan dan Desa-desa sehingga Karanganyar dapat menjadi contoh wilayah yang damai, tenang, tinggi akan rasa toleransi antar umat beragama,” pesan Bupati.

Sementara itu Dandim 0727 Karanganyar, Letkol Inf. Marthen Pasunda menyampaikan bahwa kemajemukan masyarakat Indonesia ini lebih mudah digoyang/dirusak dengan konflik-konflik domestik tentang Ham ataupun Intoleransi.

“ Indonesia sebagai bangsa yang besar dengan masyarakatnya yang majemuk baik suku, budaya, bahasa, agama, aliran kepercayaan dan sebagainya merupakan perbedaan-perbedaan yang dapat dijadikan sebagai kekuatan bukan untuk pertentangan. Karena sejarah telah membuktikan bahwa kebersamaan, persahabatan, senasib seperjuangan, toleransi menghasilkan kekuatan yang dahsyat.

Saya masih ingat saat mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan bahwa Jangan sampai kita kehilangan tujuh hal penting dalam bernegara ini yaitu Pancasila, ke-Bhineka-an, Semangat Persatuan, Toleransi, Kesantunan, pluralisme dan Kemanusiaan, Maka untuk itu harus kita sikapi secara bijak dan bersatu agar Indonesia tidak mudah digoyang dengan konflik-konflik domestik,” tandas Letkol. Inf. Marthen Pasunda.

Lebih lanjut Badarudin selaku Ketua FKUB Karangayar mengatakan bahwa adanya paguyuban FKUB telah digulirkan sejak Kemah Kebangsaan di Ngargoyoso kemarin.

“Konflik-konflik internal yang terjadi di Jaten dan Kebakramat sampai saat ini dapat kita atasi dan telah kondusif. Persoalan yang ada di Tolikara kemarin, kami selaku FKUB Karanganyar selalu berkomunikasi dengan Kodim dan Polres agar tidak timbul masalah baru sehingga betul-betul di Karanganya ini kondusif,” terang Badarudin. ind/ft

 

 

Read More
DSC_0190

Pemkab Karanganyar Peroleh Pendapatan Tiket Grojogan Sewu

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat membeli tiket masuk Grojogan Sewu, Tawangmangu, Rabu (15/07) di loket pintu 2, Sekrincing setelah acara launching.

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat membeli tiket masuk Grojogan Sewu, Tawangmangu, Rabu (15/07) di loket pintu 2, Sekrincing setelah acara launching.

Karanganyar, Rabu (15/07/2015)
Mulai hari, Rabu (15/07/2015) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar mendapatkan pendapatan dari hasil penjualan tiket masuk Taman Wisata Alam (TWA) Grojogan Sewu, Kecamatan Tawangmangu.

Hal tersebut merupakan hasil Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Pemkab Karanganyar dengan PT Duta Indonesia Djaya.

PKS itu juga telah dapat pengesahan dari Dirjen Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE), Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Selasa (14/07/2015) kemarin di Jakarta.

Direktur PT Duta Indonesia Djaya Soekirdi menuturkan pihaknya siap melaksanakan hasil PKS yang telah disepakati, yakni Pemkab Karanganyar memperoleh uang sebesar Rp. 2.200 dari hasil penjualan setiap tiket masuk.

Di TWA Grojogan Sewu, tiket masuk turis domestik dijual Rp. 12.500 untuk hari biasa, dengan rincian Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp. 5.000,00. Asuransi sebesar Rp. 100,00, Retribusi Kebersihan Kota (RKK) Rp. 200,00 (sudah termasuk untuk kas daerah), dan Pemegang Ijin Pengusahaan Pariwisata Alam (IPPA) sebanyak Rp. 5.200,00.

“Untuk hari libur atau cuti bersama menjadi Rp. 15.000 per tiket, dengan rincian Rp. 7.500,00 masuk ke PNBP dan lainnya sama saat hari biasa,” ujarnya.

Sebelumnya, PT Duta Indonesia Djaya dapat kepercayaan dari Kementerian Kehutanan (saat itu) berupa ijin pengelolaan dari tahun 2009 dan berakhir tahun 2029.

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat acara Launching Tiket Masuk TWA Grojogan Sewu, di loket pintu 2, Sekrincing mengucapkan terima kasih kepada Dirjen KSDAE, telah memberikan restu Pemkab Karanganyar menjalin kerja sama dengan PT Duta Indonesia Djaya.

“Hari ini secara legalitas kerja sama itu telah melahirkan kesepakatan bersama, untuk menjaga wisata alam ini sebaik-baiknya,” ujar Bupati Juliyatmono, Rabu (15/07).

Pemerintah Kabupaten Karanganyar juga mulai gencar mempromosikan Grojogan Sewu. Selain itu juga akan mengadakan penghijauan disekitar sumber air.

Di luar TWA Grojogan Sewu akan ada penataan sarana dan prasarana agar lebih menarik. pd

Read More
DSC_0005

PNS Antri Tukar Uang Baru

Antrian PNS dan masyarakat umum untuk menukarjan pecahan uang baru di mobil layanan BI, Selasa (07/07) di halaman Setda Karanganyar

Antrian PNS dan masyarakat umum untuk menukarjan pecahan uang baru di mobil layanan BI, Selasa (07/07) di halaman Setda Karanganyar

Karanganyar, Rabu (08/07/2015)
Kehadiran layanan mobil keliling Bank Indonesia di halaman Setda Kabupaten Karanganyar, cukup membantu bagi para PNS dan masyarakat umum yang menukarkan uang baru untuk bagi-bagi rejeki lebaran nanti.
Mereka antri satu persatu untuk menukarkan uang baru pecahan Rp. 2 ribu, Rp. 10 ribu, dan Rp. 20 ribu. Namun untuk pecahan Rp. 5 ribu telah habis, Selasa (07/07). Seperti di tempat penukaran Bank yang sudah ditunjuk, maksimal penukaran hanya Rp. 3,9 juta.
Ini sudah ke dua kali selama puasa, Kamis (02/07) juga ada pelayanan mobil keliling ditempat yang sama.
Salah satu PNS di lingkup Setda Kabupaten Karanganyar yang ikut antri, Eko Supriyadi mengatakan menukarkan uang dengan pecahan baru sebanyak Rp 2 juta. “Iya, ini menukarkan pecahan baru untuk anak-anak, keponakan dan anak kecil disekitar rumah,” ujarnya.
Caranya pun cukup mudah, hanya antri kemudian menukarkan uang baru pecahan yang diinginkan. pd

Read More
DSC_0005

Bahagia Sampai Tua Tanpa Miras dan Narkoba

Ketua BNK Kabupaten Karanganyar Rohadi Widodo saat membacakan sambutan Kepala Badan Narkotika Nasional pada peringatan Hari Anti Narkotika Internasional, Jumat (26/06)

Ketua BNK Kabupaten Karanganyar Rohadi Widodo saat membacakan sambutan Kepala Badan Narkotika Nasional pada peringatan Hari Anti Narkotika Internasional, Jumat (26/06)

Karanganyar, Jumat (26/06/2015)
Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional di Kabupaten Karanganyar diadakan dengan memberikan pemahaman kepada ratusan PNS tentang bahaya narkoba
Dalam peringatan itu, Ketua Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Karanganyar Rohadi Widodo menuturkan penanganan narkoba di Kabupaten Karanganyar dari berbagai karakter building ternyata banyak di kalangan pelajar yang menyalahgunakan narkotik.
“Setelah dirunut ternyata ada salah satu sebab, karena kehidupan keluarga yang tidak harmonis, entah dari orang tua atau di dalam keluarganya,” ujar Rohadi Widodo, Jumat (26/06) di halaman Setda Kabupaten Karanganyar, saat acara tersebut.
Dihadapan ratusan PNS, Wakil Bupati Karanganyar itu mengharapkan mereka bisa menjaga keharmonisan keluarga masing-masing dan lingkungan.
“Dengan upaya mencegah sedini mungkin, sehingga terhindar dari pengaruh miras dan narkoba,” ujarnya.
Rohadi Widodo saat membacakan sambutan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) mengatakan dalam rangka penanganan penyalahgunaan dan pecandu narkotika tidak ada jalan lain kecuali melalui upaya pemulihan atau rehabilitasi.
“Berdasarkan hasil riset nasional tahun 2014, diperkirakan angka prevalensi penyalahguna narkotika di Indonesia sebesar 2,1 persen atau terdapat kurang lebih empat juta penduduk yang menjadi penyalahguna narkotika,” katanya.
Dia juga mengatakan, jumlah tersebut belum diimbangi dengan ketersediaan layanan rehabilitasi ketergantungan yang memadai. Saat ini hanya mampu memberikan layanan kepada keurang lebih 18 ribu orang.
“Upaya pemulihan ketergantungan narkotika sangat dibutuhkan kesadaran dan keteguhan hati dari mereka sendiri dan keluarga,” ujarnya.
Oleh karena itu kepada seluruh lapisan masyarakat untuk membangun dan menjaga keharmonisan keluarga. Keluarga yang sehat, kuat dan harmonis merupakan modal pokok bagi bangsa Indonesia dalam mewujudkan ketahanan nasional sekaligus menjadi landasan pokok pelaksanaan agenda-agenda pembangunan bangsa. pd

Read More
DSC_0114 copy

Pesawat Boeing 737-300 “Mendarat Mulus” di Karanganyar

Pesawat Boieng 737-300 telah tiba, sebelum masuk dibawa ke Edupark Kabupaten Karanganyar, Rabu (24/06) kemarin

Pesawat Boieng 737-300 saat tiba, sebelum masuk dibawa ke Edupark Kabupaten Karanganyar, Rabu (24/06) kemarin

Karanganyar, Kamis (25/06/2015)
Setelah sekian lama ditunggu-tunggu, akhirnya pesawat Boeing 737-300 “mendarat mulus” di Kabupaten Karanganyar.
Perjalanan dari Jakarta sampai di Kabupaten Karanganyar menempuh waktu yang lama, diberangkatkan mulai Minggu (21/06) hingga Rabu (24/06) sore. Memakan waktu yang lama karena memang kecepatan kendaraan cukup pelan, sekitar 40 kilometer per jam.
Pesawat itu sebelumnya telah dipotong-potong menjadi beberapa bagian, dan diangkut dengan menggunakan tiga trailer. Ada yang membawa bagian kokpit sampai bagian tengah, ada yang mengangkut dari bagian tengah sampai ekor, dan satu lagi membawa sayap pesawat. Sedangkan untuk mesin sudah datang sejak lama.
Boeing 737-300 itu merupakan pesawat bekas (salah satu maskapi penerbangan di Indonesia yang sudah tutup) dan dibeli oleh rekanan untuk menjadi bagian proyek Taman Dirgantara Edupark Kabupaten Karanganyar.
Bupati Karanganyar Juliyatmono menuturkan setelah pesawat selesai dirakit, dicat di ditata kembali interiornya, maka Edupark akan segera diresmikan.
“Segera kita resmikan secepatnya, kemungkinan sebelum lebaran, sehingga saat libur lebaran sudah bisa ditonton masyarakat,” ujar Juliyatmono.
Taman Dirgantara Edupark merupakan cita-cita Pemkab Karanganyar untuk memberikan wahana edukasi dirgantara kepada masyarakat, selain itu juga agar generasi muda bisa mempunyai cita-cita yang tinggi.
Letaknya pun tidak terlalu sulit untuk dijangkau, karena berada di jalur lingkar ke timur menuju Tawangmanggu, terletak di samping barat kolam renang Intanpari.
“Pesawat itu kita namai Lawu Air,” jelas Juliyatmono, Kamis (25/06) saat ditemui di kantornya.
Selain pesawat terbang, juga akan ada dua helikopter jenis Bolco yang ditempatkan di lokasi itu. Direncanakan dalam dua hari ini sudah tiba. pd

Read More
Dishubkominfo

Juli 2015 Karanganyar Mendapat Bagian Grojogan Sewu

Dishubkominfo

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo menyampaikan sambutan pada kunker Komisi B dan D DPRD Kab.Kudus

Menteri Kehutanan Republik Indonesia Zulkifli Hasan di era Pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono, penyerahan Grojogan Sewu Tawangmangu secara de facto sebagai TWA (Taman Wisata Alam) yang kemudian kita tindaklanjuti secara administratif di Pemerintahan Presiden Joko Widodo melalui Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI Siti Nurbaya. Dari kementerian tersebut mendatangkan tim independen yang pada akhirnya Kabupaten Karanganyar bekerjasama dengan Provinsi akan mendapatkan bagian pendapatan dari Grojogan Sewu yang memang berlokasi di wilayah Karanganyartepatnya di daerah wisata Tawangmangu, yang selama ini Karanganyar tidak mendapatkan apa-apa dari potensi wisata tersebut bahkan hanya mendapatkan sisa-sisa kotoran/sampah dari para pengunjung wisata Grojogan Sewu milik Perhutani yang dikelola oleh PT. Duta Indonesia Jaya.

“ Mulai 15 juli 2015, Karanganyar akan mendapat bagian dari pengelolaan Grojogan Sewu, meskipun hanya dari retribusi Rp. 2000,-/tiket masuk untuk hari Senin-Sabtu dan Minggu/hari libur Rp. 7500,- dan itu lumayan untuk peningkatan PAD (Pendapatan Asli Daerah) Karanganyar, yang memang kita perjuangkan terus selama ini,” terang Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo saat menjelaskan upaya Pemkab Karanganyar untuk mendapatkan bagi hasil dari potensi wisata Grojogan Sewu tersebut saat menerima kunjungan kerja Komisi B dan D DPRD Kab. Kudus, Rabu (24/06) di Ruang Podang II Setda Karanganyar.

Lebih lanjut terkait dengan potensi wisata PurbakalaMuseum Dayu milik Perhutani yang berada di wilayah Karanganyar tepatnya daerah Gondangrejo, Karanganyar mendapatkan bagian 60 persen dan 40 persen untuk Purbakala.

Pada kesempatan tersebut disampaikan pula mengenai pemberian dana hibah yang sekarang sudah tidak bisa diberikan. “ Tahun kemarin kita masih bisa memberikan bantuan kepada KUBE (Kelompok Usaha Bersama) yang ada di wilayah Karanganyar, masing-masing mendapat sepuluh juta rupiah. Untuk tahun ini dana hibah tidak bisa diberikan kecuali untuk peribadatan dan pendidikan. Karena bantuan bukan bentuk uang melainkan wujud barang, seperti contohnya bantuan untuk pengerajin batik kayu, kita membantu memberikan alat-alat yang dibutuhkan,” terang Rohadi Widodo. (ind/ft)

Read More
aku (2) copy

Mau Tukarkan Uang Untuk Lebaran? Datang Saja Ke Sini

Seorang teller Bank Jateng Cabang Karanganyar saat melayani penukar uang baru, Selasa (23/06)

Seorang teller Bank Jateng Cabang Karanganyar saat melayani penukar uang baru, Selasa (23/06)

Karanganyar, Selasa (23/06/2015)
Masyarakat Kabupaten Karanganyar yang akan menukarkan uang pecahan baru untuk merayakan Lebaran, bisa menukarkan di Bank Jateng Cabang Karanganyar.
Di Kabupaten Karanganyar, hanya Bank Jateng yang ditunjuk Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Surakarta untuk melayani penukaran uang baru.
Pemimpin Cabang Bank Jateng Karanganyar Prasetyo Fourdi Antono menuturkan pihaknya melayani penukaran uang baru bagi nasabah maupun masyarakat umum mulai jam 8.30 WIB.
“Dari 18 Juni sampai 2 Juli 2015, penukaran uang dilayani pada hari Selasa dan Kamis. Sedangkan pada 6-15 Juli 2015 nanti, penukaran akan dilayani setiap hari pada Senin hingga Kamis,” jelas Fourdi, Senin (22/06) saat dijumpai di kantornya.
Fourdi juga menuturkan pecahan yang disiapkan yakni Rp 20 ribu, Rp 10 ribu, Rp 5 ribu dan Rp 2 ribu. Disiapkan loket khusus untuk melayani penukaran, pada jadwal yang telah ditentukan.
“Nominal yang ditukar juga dibatasi, maksimal Rp 3,9 juta per orang. Penukar diminta menyerahkan fotokopi kartu identitas, bisa KTP atau SIM,” ungkapnya.
Kemudian petugas Bank Jateng mencatat nama penukar, karena untuk mengantisipasi adanya penukaran hingga lebih dari satu kali, oleh penukar yang sama.
Dia juga menghimbau agar bagi masyarakat yang membutuhkan pecahan uang baru untuk lebaran, dihimbau melakukan penukaran di bank yang telah di tunjuk BI.
“Jangan menukar di jasa penukaran musiman yang ada di pinggir-pinggir jalan. Hal itu untuk mengantisipasi resiko. Kalau di bank uangnya lebih terjamin asli. Selain itu tidak rugi, karena tidak ada pengurangan nilai antara uang yang ditukar dengan uang baru yang diterima ” jelasnya.
Siapkan Rp 10 Miliar
Selain itu Bank Jateng Cabang Karanganyar pada tahun ini menyiapkan pecahan uang baru sebesar Rp 10 miliar.
“Sesuai dari ketetapan dari BI sebesar Rp 10 miliar, lebih besar dari tahun lalu hanya Rp 7 miliar,” kata Fourdi.
Adanya kenaikan tersebut untuk mengantisipasi lonjakan penukaran, sebab tidak saja bagi nasabah, namun juga melayani bagi masyarakat umum.
Selain di Karanganyar, BI juga menunjuk Bank Jateng di Kota Surakarta, Kabupaten Sukoharjo, Wonogiri, Klaten, Boyolali, dan Sragen.
Kemudian juga dapat ditukarkan di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Surakarta, Bank BNI 46 Jalan Arifin Nomor 2 Surakarta, Bank BRI Jalan Jenderal Sudirman No 1 Surakarta, Bank Mandiri Cabang Sriwedari, dan Bank BCA Jalan Slamet Riyadi No 3-7 Surakarta. pd 

Read More