DSC_0527

Hari Pahlawan Sebagai Barometer Kehidupan Berbangsa dan Bernegara

kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono Saat Membacakan Sambutan Menteri Sosial RI Upacara Peringatan Hari Pahlawan Ke-70 Di Kabupaten Karanganyar, Setda Karanganyar (10/11)

kominfo

Peletakan Bunga Oleh Kapolres Karanganyar AKBP. Mahedi Surindra, SH, S. IK Selaku Inspektur Upacara Tabur Bunga di TMP Dharma Tunggal Bhakti Karanganyar

kominfo

Forkompinda Karanganyar Saat Tabur Bunga Hari Pahlawan 2015

Upacara Peringatan Hari Pahlawan 10 November 2015 Ke-70 Kabupaten Karangayar berlangsung khidmat, Selasa pagi (10/11/2015) di Halaman Kantor Sekretariat Daerah Karanganyar. Bertindak sebagai Inspektur Upacara Bupati Karanganyar Drs. H. Juliyatmono, MM dan sebagai Komandan Upacara dari Kodim 0727 Karanganyar Kapten Infanteri Suwandi.
Upacara diikuti oleh Wakil Bupati Karanganyar, Forkompinda Karanganyar, Jajaran Kepala SKPD Karanganyar, Organisasi Pemuda, Karyawan/wati PNS dilingkungan Karanganyar, Mahasiswa serta Pelajar.

Amanat Menteri Sosial Republik Indonesia Khofifah Indar Parawansa yang dibacakan oleh Bupati Karanganyar menyampaikan bahwa penyelenggaraan peringatan Hari Pahlawan selalu menjadi penting, karena dapat digunakan sebagai barometer tentang seberapa kuat keyakinan kita terhadap nilai-nilai kejuangan dari suatu proses kehidupan berbangsa dan bernegara. Selain itu, juga sebagai salah satu bentuk penghargaan atas jasa dan pengorbanan para pahlawan dan pejuang untuk mewujudkan kemerdekaan dan menjaga tetap utuhnya negara kesatuan Republik Indonesia.

Peringatan Hari Pahlawan tahun 2015 ini difokuskan untuk membangun kesadaran dan ingatan kolektif seluruh bangsa Indonesia sebagai representasi pengakuan, penghormatan, dan penghargaan dari nilai-nilai kejuangan untuk diimplementasikan dalam kehidupan bernegara pada waktu kini dan akan datang.

Hari Pahlawan tahun 2015 ini mengusung tema “Semangat Kepahlawanan Adalah Jiwa Ragaku”. Makna dari tema tersebut adalah untuk menginternalisasi jiwa semua anak bangsa agar nilai kepahlawanan terpatri dan merasuk ke dalam sanubari yang paling dalam untuk meneladani sifat-sifat kepahlawanan yaitu rela berkorban, tanpa pamrih, bekerja keras, jujur, berani demi kebenaran serta patriotik.

Saat ini bangsa Indonesia masih menghadapi tantangan persatuan, keutuhan dan, produktifitas bangsa. Mulai dari terjadinya konflik intoleransi antar umat beragama, berkembangnya faham radikalisme, tawuran antar kampung maupun antar pelajar, maraknya penyalahgunaan narkoba, kekerasan terhadap anak dan perempuan dan sebagainya. Keadaan ini jauh dari apa yang dicita-citakan dan diperjuangkan oleh para pendiri bangsa yang telah mewariskan Negara Kesatuan Republik Indonesia kepada kita semua.

Marilah kita renungkan sekali lagi, langkah besar Bapak Bangsa kita seperti Soekarno, Mohammad,Hatla, Wahid Hasyim, Mohammad Yamin, Abdul Kahar Mudzakkir, Agus Salim, Abikusno Tiokrosoejoso, AA Maramis, dan Ahmad Subarjo yang terhimpun dalam Panitia Sembilan BPUPKI. Mereka telah mewariskan lima norma dan nilai-nilai yang kemudian menjadi Pancasila sebagai dasar negara,’sebagai ideologi pemersatu bangsa, juga sebagai spirit kegotong-royongan dalam bermasyarakat dan bernegara.

Langkah besar dan semangat kepahlawanan para pendiri bangsa itulah yang perlu di-diseminas ikan kepada seluruh rakyat Indonesia untuk memberikan penguatan semangat dalam menghadapi setiap tantangan dan ujian yang dihadapi negeri ini. Untuk itu marilah momentum ini kita jadikan satu langkah baru untuk membangun keyakinan dan optimisme kita sebagai warga bangsa untuk dijadikan landasan revolusi karakter bagi bangsa Indonesia menjadi negara maju dan bermartabat.

Usai pelaksanaan Upacara dilanjutkan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan Dharma Tunggal Bakti, Karanganyar, Jawa Tengah. Selaku Inspektur Upacara Tabur Bunga Kapolres Karanganyar AKBP. Mahedi Surindra, SH, S. IK.

Bupati Karanganyar, Wakil Bupati, Forkompinda Karanganyar, Jajaran Kepala SKPD Karanganyar diikuti peserta Upacara melakukan tabur bunga sebagai tanda penghormatan atas perjuangan mereka yang telah mendahului kita dalam mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia sampai darah penghabisan dan gugur sebagai Syuhada’. Ad/ind

Read More
DSC_0347

Karanganyar Usulkan Hari Wayang Nasional

Pentas Wayang kulit dengan dalang Ki Entus Susmono (ke dua dari kiri), Ki Manteb Sudarsono (ke dua dari kanan) di apit Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo (kiri) dan Bupati Karanganyar Juliyatmono (kanan)

Pentas Wayang kulit dengan dalang Ki Entus Susmono (ke dua dari kiri), Ki Manteb Sudarsono (ke dua dari kanan) di apit Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo (kiri) dan Bupati Karanganyar Juliyatmono (kanan)

Karanganyar, Minggu (08/11/2015)
Kabupaten Karanganyar mengusulkan kepada Presiden Republik Indonesia, agar setiap tanggal 7 November ditetapkan sebagai Hari Wayang Nasional

“Hal itu didasari karena pada 7 November 2003 UNESCO telah memberikan penghargaan pengakuan secara resmi wayang adalah hasil karya agung bangsa Indonesia yang tidak diakui dan dijiplak negara lain,” kata Bupati Karanganyar Juliyatmono, Sabtu (07/11) saat di Alun-alun Kabupaten Karanganyar.

Peringatan pengakuan dari UNESCO itu, di Kabupaten Karanganyar dimeriahkan dengan pentas wayang kulit semalam suntuk dengan menghadirkan dua dalang, yakni Ki Manteb Sudarsono dan Ki Entus Susmono, juga sebagai Bupati Kabupaten Tegal dengan mengambil lakon Bondan Pakso Jandhu, dan 98 sinden sesuai umur Kabupaten Karanganyar.

Bupati Karanganyar juga mengatakan jika tanggal 7 november di tetapkan sebagai hari wayang nasional dan Undang-Undang Kebudayaan segera dapat di tetapkan oleh Pemerintah Pusat, maka Pemerintah punya kewajiban, memelihara, menjaga dan membiayai kesenian yang ada di Indonesia, sehingga pelaku budaya bisa sejahtera.

“Pentas ini juga memperingati Hari Jadi Kabupaten Karanganyar ke 98, yang diperingati setiap 18 November,” kata Juliyatmono.

Di Kabupaten Karanganyar terdapat dalang kondang Ki Manteb Sudarsono terkenal dengan sabetan wayang dan dalang-dalang wayang kulit lainnya . Tak hanya itu saja, sudah banyak dalang cilik yang jago memainkan wayang.pd

Read More
DSC_0019 – Copy

Napak Tilas Perjuangan Raden Mas Said

Bupati Karanganyar Juliyatmono mengibaskan bendera start Napak Tilas Perjuangan Raden Mas Said

Bupati Karanganyar Juliyatmono mengibaskan bendera start Napak Tilas Perjuangan Raden Mas Said

Karanganyar, Minggu (01/11/2015)
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar mengadakan Napak Tilas Perjuangan Raden Mas (RM) Said yang dimulai dari Lapangan Mojoroto, Kecamatan Mojogedang hingga finis di Sapta Tirta Pablengan, Kecamatan Matesih.

Jarak yang ditempuh sekitar 18 kilometer dan dengan berjalan kaki, terbagi dalam tiga Pos, yakni Pos 1 di Kecamatan Mojogedang, Pos 2 di hutan karet Dengkeng, Pos 3 di Kantor Kepala Desa Doplang, Kecamatan Karangpandan.

Bupati Karanganyar Juliyatmono tepat pukul 07.30 WIB memberangkatkan sekitar 550 orang peserta dari pelajar, ormas, maupun PNS terbagi sebanyak 78 kelompok.

“Dihayati nilai-nilai perjaungan, betapa sungguh-sungguh Raden Mas Said atau Pangeran Sambernyawa ikut menjadikan Indonesia dan melahirkan Kabupaten Karanganyar ini,” kata Juliyatmono, Minggu (01/11).

Dengan napak tilas ini, seluruh generasi bersama-sama meneguhkan sikap untuk meningkatkan persatuan dan kesatuan untuk membangun cita-cita yang diinginkan.

“Dengan adanya napak tilas ini diharapkan semakin mencintai Kabupaten Karanganyar,” katanya.

Ditempat yang sama, diceritakan Ketua Masyarakat Sejarawan Indonesia (MSI) Kabupaten Karanganyar Iskandar di Desa Mojoroto, RM Said menempa diri lahir dan batin dan para pengikutnya berlatih olah kanuragan dan pengembangan jiwa kawijayan.

“Suatu ketika, Kanjeng Sinuhun Susuhunan Pakubuwana II dan dibantu pasukan Belanda, menyerang dan menghancurkan markas tersebut hingga bangunan menyerupai Kraton di hancurkan,” kata Iskandar.

RM Said dan pengikutnya kemudian memindahkan markasnya kearah selatan, yaitu dusun Segawe, Wilayah Jatiyoso. Melalui perjuangan yang panjang, akhirnya memperoleh kemenangan dan menjadi Raja dengan gelar Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya Mangkunagara I. pd

Read More
DSC_0347

Pemkab Karanganyar Gelar Pelaksanaan Upacara Sumpah Pemuda ke-87

kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono Saat Menjadi Irup Upacara Sumpah Pemuda Kabupaten Karanganyar Tahun 2015

kominfo

Forkompinda Kabupaten Karanganyar

kominfo

Penyerahan Piala Oleh Bupati Karanganyar

Upacara memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-87 yang semula oleh Bupati Karanganyar Juliyatmono akan dilaksanakan di Puncak Lawu harus batal. Hal tersebut disebabkan terbakarnya hutan lawu yang semakin meluas sampai Cemoro Kandang, Tawangmangu.

Dengan pertimbangan keselamatan, kesehatan dan  tidak menimbulkan resiko yang lebih besar akhirnya pada hari H, Rabu pagi (28/10/2015) di Halaman Sekretariat Daerah Karanganyar dilaksanakan Upacara Peringatan Sumpah Pemuda ke-87 yang mengusung tema Revolusi Mental Untuk Kebangkitan Pemuda Menuju Aksi “ Satu Untuk Bumi”.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Bupati Karanganyar Drs. H. Juliyatmono, MM dan Komandan Upacara Jumadi, S.Pd (Guru SMP Mojogedang). Dan diikuti oleh Jajaran Forkompinda, SKPD, Karyawan/wati PNS lingkup Karanganyar, Organisasi Kemasyarakatan, Organisasi Pemuda, KNPI, Mahasiswa, Pelajar.

Amanat Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia Imam Nahrawi yang dibacakan oleh Bupati Karanganyar Juliyatmono menyampaikan bahwa Salah satu ikrar penting dalm Sumpah Pemuda 1928 adalah satu tanah air, tanah air Indonesia. Poin ini menekankan pentingnya menjaga tanah air sebagai bagian penting dari komponen bumi demi keberlangsungan masa depan generasi penerus kita.

Bumi tidak akan pernah merusak dan menghancurkan dirinya sendiri, tetapi manusia lah pelakunya. Disebutkan dalam Al Qur’an Surat Ar Ruum Ayat 41 yang berbunyi Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia supaya Allah merasakan kepada mereka sebagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar).

Oleh karena itu, saya mengajak Pemuda Indonesia menjadi Khalifah Fil Ard (pemimpin bumi) yang baik, adil dan bertanggungjawab. Hanya dengan menjaga dan merawatnya kita bisa menjaga keberlangsungan bumi hingga masa yang akan datang seiring dengan pembangunan peradaban kita.

SELAMAT HARI SUMPAH PEMUDA KE-87. Melalui Revolusi mental Pemuda kita berharap lahir generasi muda Indonesia yang tangguh, berkarakter, mandiri dan rela berjuang untuk kepentingan bangsa dan negaranya. Rela berkorban menanggalkan ego sukunya, ego agamanya, ego kedaerahannya, ego kelompoknya dan ego pribadinya demi kepentingan yang lebih besar yaitu Indonesia,seperti yang pernah dilakukan oleh para pemuda pendahulu kita. Inilah tanah air kita, inilah bumi kita, inilah masa depan kita.

Usai pelaksanaan Upacara, dilakukan penyerahan Trophy/medali oleh Bupati Karanagnyar kepada Juara I dan Juara Umum Olimpiade Matematika (Optika XV) Tingkat madrasah dan sekolah Dasar Islam se-Indonesia yang diraih oleh Ananda nur Naimah Ma’ruf (kelas 6 B), Zumrotul Inayah (Kelas 6 D) dan Hanifan Kurura Winanda (Kelas 5 D) dari MI Karanganyar.

Sebelum pelaksanaan Upacara Peringatan Sumpah Pemuda, pada Selasa sore jelang malam (27/10/2015) dilaksanakan Apel Pemuda dilanjut Sarasehan dan do’a bersama Refleksi Hari Sumpah Pemuda ke-87 di Pos Cemoro Kandang, Tawangmangu Kabupaten Karanganyar. Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Karanganyar dan dihadiri langsung oleh Bupati Karanganyar Juliyatmono didampingi isteri serta Muspika tawangmangu. Selain untuk Refleksi Sumpah Pemuda, do’a bersama ditujukan untuk keselamatan Gunung Lawu. ad/ind

Read More
DSC_0250

HUT Ke-70 TNI “TNI Sebagai Tentara Rakyat”

kominfo

Dandim 0727 Karanganyar Letkol Inf Marthen Pasunda, S.Sos bertindak sebagai Irup Upacara HUT Ke-70 TNI, Makodim 0727 Karanganyar, Senin (05/10)

kominfo

Pemberian Beasiswa Kepada Anak Prajurit TNI berprestasi Oleh Dandim 0727 Karanganyar

DSC_0218

Bupati Karanganyar Juliyatmono, bersama Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo dan Dandim 0727 Karanganyar Letkol Inf Marthen Pasunda, S.Sos memberikan bantuan kepada anak Prajurit TNI berprestasi

kominfo

Forkompimda Kabupaten Karanganyar, dari kiri kekanan (Kapolres, Kepala Kejaksaan Negeri, Ketua DPRD, Bupati, Dandim 0727, Wakil Bupati, Ketua Pengadilan Negeri, Ketua Pengadilan Agama)

DSC_0250

Pemotongan Kue Memperingati HUT Ke-70 TNI oleh Dandim 0727 Karanganyar kemudian diserahkan kepada Bupati Karanganyar

5 Oktober sebagai hari lahirnya Tentara Nasional Indonesia (TNI), dimana seluruh bangsa Indonesia memperingatinya terkhusus Kodim 0727 Karanganyar yang pada hari ini melaksanakan Upacara bertempat di Makodim 0727 Karanganyar. Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar, bersama Forkompimda Kabupaten Karanganyar hadir dalam acara tersebut. Tampak pula pimpinan SKPD di lingkup Pemkab Karanganyar.

Peserta upacara sendiri terdiri dari perwira gabungan TNI dan POLRI, pasukan KODIM 0727 dan Polres Karanganyar, pasukan TNI AU, pasukan PNS, pasukan FKPPI Karanganyar, pasukan Senkom LDII Karanganyar, pasukan pramuka dan pelajar SMA. Bertindak sebagai irup upacara Letkol Inf Marthen Pasunda, S.Sos (Dandim 0727 Karanganyar) dan komandan upacara Kapten Kav Wardiyo (Pasimin Kodim 0727 Karanganyar).

HUT Ke-70 TNI kali ini mengambil tema “Bersama Rakyat  TNI Kuat, Hebat, Profesional Siap Mewujudkan Indonesia yang Berdaulat, Mandiri dan Berkepribadian”

Dalam sambutannya Letkol Inf Marthen Pasunda, S.Sos yang membacakan sambutan Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran personil TNI atas kerja nyata yang telah dilaksanakan selama ini. TNI sebagai pejuang tentunya harus memiliki daya juang dan semangat pantang menyerah untuk mewujudkan Indonesia yang berdaulat, mandiri dan berkepribadian. Dengan semangat juang, TNI harus mampu menjaga kedaulatan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“kita harus bangga memiliki Tentara Nasional. TNI harus menempatkan diri sebagai perekat kemajemukan dan menjaga persatuan Indonesia”, tegas Presiden RI Jokowi

Diakhir sambutannya Presiden RI Ir. H. Joko Widodo berpesan kepada seluruh Prajurit TNI untuk terus meningkatkan kemampuan, profesionalisme, dan kesiap-siagaan dimanapun berada dan bertugas. Prajurit TNI juga harus bisa menjaga dan memelihara keutuhan dan kekompakan TNI, dengan memelihara dan menjaga kemanunggalan TNI bersama rakyat, TNI akan makin kuat. Serta memegang teguh amanat Sapta Marga dan Sumpah Prajurit. Ad-Ch

Read More
DSC_0071

Atlet Karanganyar Raih Prestasi Berbagai Kejuaraan

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat memberikan penghargaan kepada atlet berprestasi, Rabu (09/09)

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat memberikan penghargaan kepada atlet berprestasi, Rabu (09/09)

Karanganyar, Kamis (10/09/2015)
Sejumlah atlet dari Kabupaten Karanganyar mendapatkan prestasi berbagai ajang kejuaraan pertandingan, dari kancah Internasional dan Nasional.

Pada peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) tahun 2015 di Kabupaten Karanganyar, Ketua KONI Karanganyar Djatmiko menyebutkan Wagiyo meraih prestasi juara satu kelas 400 meter dan juara satu lari Estafet, pada ASEAN PARAGAMES di Myanmar tahun 2014.

Selain itu juga meraih juara dua lari 400 meter dan Estafet, pada ASIA PARAGAMES di Korea Selatan tahun 2014.

“Mulyono, meraih prestasi juara satu lari 100 meter, juara dua lari 200 meter, dan juara dua lompat jauh, pada ASEAN PARAGAMES di Myanmar tahun 2014,” kata Djatmiko.

Dikatakan pula olehnya, atlet Retno Wahyu Utami, juara satu, Volly Duduk Putri, pada ASEAN PARAGAMES di Myanmar tahun 2014.

“Sri Sugiyarti, juara satu, cabang Volly Duduk Putri, pada ASEAN PARAGAMES di Myanmar tahun 2014,” katanya.

Terdapat pula, Suryo Nugroho, juara tiga Bulutangkis singel putra dan Bulutangkis Ganda Putra, di ASIA PARAGAMES tahun 2014.
Juara satu, cabang Bulutangkis single putra, pada Indonesia Open Parabadminton tahun 2015.

“Rahmat Yaasin Alkaf, juara III, Yunior U 55 kg, taekwondo, pada Internasional Malaysia Open di Kuala Lumpur tahun 2015,” ujarnya.

Selain itu juga ada Mice Harjiyani, juara III, senam senam artistik, pada PON Remaja Jawa Timur tahun 2014.

Pada pelaksanaan Haornas ini, Bupati Karanganyar Juliyatmono membacakan sambutan dari Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Rabu (09/09) di alun-alun Kabupaten Karanganyar.

“Tantangan olahraga Indonesia kedepan akan semakin sulit tercapai tanpa kerja cerdas kita semua. Peningkatan prestasi olahraga Indonesia sudah saatnya didukung oleh penatakelolaan keolahragaan yang baik, yang mengedepankan nilai-nilai dan prinsip olahraga serta tidak terpengaruh oleh pihak-pihak yang mau mengambil keuntungan sendiri dan penyelenggaraan kegiatan olahraga di Indonesia dengan tidak memperdulikan makna sesungguhnya dari aktivitas olahraga,” katanya.pd

Read More
DNU_1177e

Karanganyar Raih KABTA WEB AWARD Sebagai Website Pemerintah Kabupaten Terbaik

KABTA Web Awar

Bupati Karanganyar Drs. H Juliyatmono, MM menerima penghargaan KABTA Web Award 2015 yang diserahkan oleh Staf Ahli Kementrian Dalam Negeri (Kemdagri) Bidang Aparatur dan Pelayanan Publik, Drs. H. Irman.

Pemerintah Kabupaten Karanganyar melalui website resminya www.karanganyarkab.go.id meraih penghargaan “Kabupaten-Kota (KABTA) Web Awards 2015” sebagai Website Pemerintah Kabupaten Kota Terbaik Nasional bersama dengan 5 website kabupaten dan 6 website kota lainnya se-Indonesia. Penyerahan penghargaan dilaksanakan di gedung Beritasatu Plaza, Jakarta, pada Jumat (28/8) diterima langsung oleh Bupati Karanganyar Drs. H Juliyatmono, MM. Penghargaan ini diselenggarakan oleh portal nasional Beritasatu.com, sebuah portal berita yang berkedudukan di Jakarta. Situs resmi yang dikelola oleh Bagian PDE Setda Karanganyar ini berhasil memenangkan seleksi ketat diantara 416 Kabupaten yang tergabung dalam APKASI (Asosiasi Pemerintah Kabupaten Se-Indonesia).

KABTA Web Awards bertujuan mendorong pemerintah daerah, khususnya pemerintah kabupaten dan kota, memberi perhatian lebih pada pengelolaan web masing-masing. Di era teknologi informasi yang terus berkembang, kehadiran web semakin diperlukan. Di samping menjadi sarana komunikasi dan informasi publik, pemerintah daerah bisa memanfaatkan web untuk mempromosikan potensi daerah untuk menarik minat investor.

“Sebagai upaya untuk memberikan apresiasi kepada pemerintah kabupaten dan kota di seluruh Indonesia, dan mendorong upaya transparansi, Beritasatu memberikan penghargaan website terbaik yang dikembangkan dan dikelola pemkab dan pemkot,” ujar Pemred Beritasatu.com, Primus Dorimulu saat menyampaikan sambutan pembukaan.

Ketua Dewan Juri, Abang Edwin, seorang Technopreneur & Online Strategist menjelaskan bahwa penilaian web pemerintah ini sudah dilakukan pada 25 Maret sampai akhir Mei 2015 oleh tim internal dan dewan juri yang beranggotakan Abang Edwin, Kartika Djoemadi, Konsultan PR Bidang Pemerintahan, Adriansyah, Kepala Keuangan Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI), dan Sarimun Hadisaputra, Direktur Eksekutif Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI).

Dari 416 kabupaten dan 98 kota yang terdaftar oleh APKASI dan APEKSI, tim internal dan dewan juri “KABTA Web Awards” memilih 369 web Kabupaten dan 96 web Kota untuk dinilai. Setelah melalui beberapa tes dan pengecekan seperti  Google indexing, tercatat Alexa Indonesia, dan lolos Drop Test Web dengan technical error dibawah 150, maka didapat 297 web kabupaten dan 70 web kota.

Web kabupaten dan kota ini kemudian dinilai lagi berdasarkan Konten (30%), Navigasi (25%), Aksesbilitas (15%), Estetika (10%), Aktualitas (20%), sehingga didapat 6 website kabupaten dan 6 website kota terbaik. Berikut ini adalah daftar pemenangnya.

Kabta Web Awards 2015, untuk kategori Kabupaten:

  1. Bojonegoro
  2. Banyuwangi
  3. Karanganyar
  4. Kerawang
  5. Trenggalek
  6. Pulau morotai

Kabta Web Awards 2015, untuk kategori Kota:

  1. Malang
  2. Jakarta Timur
  3. Surabaya
  4. Padang Panjang
  5. Denpasar
  6. Surakarta

Selain itu KABTA Web Award juga diberikan kepada 3 web kabupaten dan 3 web kota favorit menurut pilihan pembaca.

KABTA Web Award

Para pemenang KABTA Web Award 2015 berfoto bersama dengan penitia penyelenggara dan dewan juri. Pada acara ini penghargaan diberikan langsung pada kepala daerah dari Kabupaten Karanganyar, Kabupaten Banyuwangi, Kabupaten Trenggalek, Kabupaten Pulau Morotai, Kota Malang, Kota Surabaya, dan Kota Banda Aceh.

Acara ini ini juga dihadiri oleh Staf Ahli Kementrian Dalam Negeri (Kemdagri) Bidang Aparatur dan Pelayanan Publik, Drs. H. Irman, mewakili Mendagri, Tjahjo Kumolo, yang tidak bisa hadir.

“Situs adalah alat komunikasi antara kita dan masyarakat. Jadi, penting untuk pemerintah daerah. Melalui situs masyarakat bisa mengetahui apa yang sudah direncanakan pemimpin daerah,” ujar Irman dalam sambutannya.

Irman juga menghimbau kepada Kabupaten dan Kota yang telah mendapat penghargaan Kabta Web Award 2015 untuk tetap meningkatkan situs mereka dan mencari inovasi-inovasi yang terbaik untuk masyarakat. dnu/es

Read More
DSC_0080

Karnaval Salah Satu Bentuk Nasionalisme

Karnaval sebagai rangkaian kegiatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke 70 tahun, di Kabupaten Karanganyar diadakan di 16 Kecamatan.

Karnaval sebagai rangkaian kegiatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke 70 tahun, di Kabupaten Karanganyar diadakan di 16 Kecamatan.

Karanganyar, Selasa (18/08/2015)
Untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke 70 di Kabupaten Karanganyar, diadakan karnaval.

Karnaval yang telah memasuki tahun kedua ini, pada masa kepimpinan Bupati Karanganyar Juliyatmono dan Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo diadakan serentak di 16 Kecamatan dari 17 Kecamatan yang ada, kecuali Kecamatan Karanganyar yang ikut melangsungkan karnaval di tingkat Kabupaten pada Kamis (20/08/2015) mendatang.

Kemudian, Pemkab Karanganyar membagi beberapa tim untuk melihat langsung kemeriahan pesta perayaan Kemerdekaan Indonesia ke 70 tahun.

Bupati Karanganyar Juliyatmono mendapat bagian untuk melihat karnaval di Kecamatan Jaten, Kebakkramat, Gondangrejo, dan Colomadu.

Sedangkan untuk Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo mendatangi di Kecamatan Matesih, Karangpandan, dan Tawangmangu. Ditempat lain juga didatangi beberapa Kepala SKPD dan Pimpinan BUMD.

Dari setiap peserta pawai karnaval yang diikuti para pelajar dan PNS, menampilkan ciri khas tema yang berbeda-beda. Ada yang mengusung tema pakaian adat tradisional dari suku-suku di Indonesia. Tema pendidikan dengan memakai seragam sekolah dengan membawa bendera merah putih ukuran kecil.

Terdapat pula Paskibrata Tingkat Kecamatan, kelompok drum band, pertanian dan olahraga.

“Ini merupakan salah satu wujud untuk menumbuhkan rasa nasionalisme dari masyarakat. Tentunya kita dorong terus kecintaan terhadap bangsa dan negara, seperti dengan karnaval ini,” jelas Bupati Juliyatmono, Selasa (18/08) saat melihat karnaval di depan Balai Desa Nangsri, Kecamatan Kebakkramat.

Pesan atas nama Pemerintah Kabupaten Karanganyar untuk jaga semangat gotong royong, tingkatkan persatuan dan kesatuan, kompak, dan membantu sesama.

“Dengan karnaval kita tumbuhkan rasa cinta tanah air dan kebhinekaan,” katanya.pd

Read More
aku copy

Bupati Karanganyar Inspektur Upacara Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI

Bupati Karanganyar Juliyatmono menyerahkan Bendera Duplikat kepada Annisa Prima Kharisma

Bupati Karanganyar Juliyatmono menyerahkan Bendera Duplikat kepada Annisa Prima Kharisma

Karanganyar, Selasa (18/08/2015)
Pada Upacara Peringatan HUT Ke 70 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2015 di Kabupaten Karanganyar, Bupati Karanganyar Juliyatmono bertindak sebagai Inspektur Upacara, Senin (17/08/2015) di Alun-alun Kabupaten Karanganyar.

Upacara itu juga diikuti oleh sekitar 2000 orang mulai dari unsur TNI,Polri, Ormas, PNS, Pelajar, Mahasiswa dan Pramuka. Tampak juga Forkopimda Kabupaten Karanganyar, Pimpinan dan anggota DPRD, Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo, Sekda Samsi, para Kepala SKPD, Pimpinan BUMD, Veteran, dan tamu undangan lainnya.

Bertindak sebagai pembawa baki Bendera Pusaka yakni Delvika Safira dari SMAN Karangpandan, sedangkan Annisa Prima Kharisma dari SMAN 1 Karanganyar sebagai pembawa baki Bendera Duplikat.

Sedangkan pengibar bendera yakni Putut Hendi dari SMK Bina Dhirgantara, Garin Cahya dari SMAN Colomadu, dan Aldo Sulistyo dari SMK Muhammadiyah 1 Gondangrejo.

Pengibaran Bendera Merah Putih

Pengibaran Bendera Merah Putih

Sebagai inspektur upacara, Bupati Juliyatmono membacakan sambutan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.”Kedaulatan politik negara harus kita jaga sebagai bangsa yang merdeka. Tidak boleh satu negarapun mengintervensi,” kata Bupati.

Tugas berat berikutnya adalah untuk mewujudkan kemandirian ekonomi bangsa. “Kita harus mampu berdiri tegak di atas kaki sendiri, memenuhi kebutuhan dalam negeri tanpa harus bergantung pada satu negara,” kata Juliyatmono.

Lebih lanjut Gubernur juga menjelaskan setahap demi setahap, mulai dari desa sampai kota, mulai dari rakyat jelata sampai penguasa, sama-sama melakukan gerakan reformasi mental dan tingkah laku, menjadi pribadi-pribadi yang patut menjadi teladan yang baik bagi anak cucu pewaris dan penerus cita-cita Kemerdekaan Indonesia.

“Hal ini saya sampaikan karena hal terberat yang perlu dilakukan saat ini bukanlah berjuang, tetapi mengisi kemerdekaan dengan berbagai hal yang bermanfaat untuk Indonesia,” kata Bupati.

Defile pasukan

Defile pasukan

Pasca merdeka yang menjadi musuh bukan lagi bangsa asing atau penjajah namun sesama atau sebangsa. Kebhinekaan di pelosok Nusantara harus dijadikan sebagai kekayaan budaya dan khasanah Indonesia, untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

Sebelum acara dimulai, ada tari kolosal yang menggambarkan pejuangan Raden Mas Said melawan dan mengusir penjajah. Tari yang diberi judul Tiji Tibehitu dimainkan 215 orang dari MAN Karanganyar, dan Ari Kuntarto dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Karanganyar sebagai koregrafer.

Setelah upacara usai, para peserta berdefile dihadapan para tamu undangan didepan Setda Kabupaten Karanganyar, dengan diiringi korsik gabungan Polres Karanganyar dan Ssatpol PP.pd

Read More
DSC_0513

Penurunan Bendera HUT RI Ke 70

penurunan bendera

Masa depan Indonesia berada dipundak generasi muda: Bupati Juliyatmono mengapresiasi sejumlah 75 Paskibraka yang telah usai melaksanakan tugas dengan baik di akhir acara pada Upacara Penurunan Bendera, Senin ( 17/08/2015) di Halaman Setda Karanganyar

Read More