Sambutan Tertulis Presiden Republik Indonesia Selaku Penasihat Nasional KORPRI
Sambutan Tertulis Presiden Republik Indonesia Selaku Penasihat Nasional KORPRI pada Hari Ulang Tahun ke-45 KORPRI Tahun 2016. unduh disini
Sambutan Tertulis Presiden Republik Indonesia Selaku Penasihat Nasional KORPRI pada Hari Ulang Tahun ke-45 KORPRI Tahun 2016. unduh disini

Foto bersama : Ketua P4GN Karanganyar, Rohadi Widodo bersama guru dan siswa-siswi SMAN 1 Karanganyar.
Dalam rangka memberantas narkoba dikalangan pelajar, P4GN Karanganyar bekerjasama dengan Jawa Pos mengadakan Sosialisasi Pemberantasan, Pencegahan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di sebelas sekolah SMA/SMK di Kab. Karanganyar.
Roadshow deklarasi anti narkoba kali ini dilaksanakan di Aula SMA Negeri 1 Karanganyar, Senin (28/11). Wakil Bupati sekaligus Ketua P4GN Karanganyar, Rohadi Widodo dalam sambutannya menegaskan bahaya narkoba yang tidak hanya menyerang remaja tetapi sudah merambah ke dunia anak-anak, memang harus menjadi perhatian luar biasa dari semua pihak.

Ketua P4GN, Rohadi Widodo, saat memaparkan Narkoba yang menyerang dari berbagai kalangan, utamanya generasi muda, Senin (28/11) di Aula SMAN 1 Karanganyar.
“Merokok salah satu pintu masuk narkoba, karena dari merokok kemudian akan berlanjut ke minum-minuman keras sampai akhirnya narkoba, sex bebas dan Aids,” terang Wabup dihadapan siswa siswi pelajar SMA N 1 Karanganyar.
Ia juga mengutip pernyataan Panglima Tinggi TNI, Jenderal Gatot Nurmantyo bahwa negara-negara yang berada di garis ekuator menjadi sasaran utama asing karena memiliki sumber daya alam yang melimpah, seperti negara Indonesia. Sehingga banyak cara yang dilakukan pihak-pihak luar untuk melakukan penjajahan jenis baru terhadap kekayaan alam Indonesia. 27 tahun lagi sudah dipastikan dunia akan krisis energi. Sedangkan dua persen penduduk Indonesia merupakan pencandu narkoba. Sekitar 15 ribu jiwa meninggal setiap tahun karena narkoba. Ini tujuannya untuk menciptakan Indonesia sebagai negara yang bodoh. Untuk itu Panglima TNI mengajak kepada seluruh pemuda untuk mewujudkan bahwa Indonesia sebagai bangsa pemenang.
Lebih lanjut Wabup menceritakan kisah anak tukang sapu pasar Jungke Karanganyar yang kedapatan membawa sabu-sabu seberat 602 gram dan dikenai hukuman berat.
“Ini merupakan pembelajaran berharga untuk kita semua bahwa narkoba sudah menyerang dari berbagai arah. Tidak kenal usia, latar belakang ekonomi, status sosial,” tandasnya.
Diharapkannya dengan adanya Roadshow ini dapat membantu memberikan penjelasan tentang bahaya narkoba dikalangan pelajar sehingga terwujud anak-anak yang cerdas, berkualitas dan jauh dari narkoba.
Selanjutnya pada kesempatan tersebut di Deklarasikan Bahaya Narkoba yang dipimpin langsung Ketua P4GN, Rohadi Widodo dan diikuti seluruh siswa siwi SMA N 1 Karanganyar.
Demikian Dishubkominfo (ind/ira)
Memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Karanganyar ke-99 Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Karanganyar bekerjasama dengan Radio Republik Indonesia (RRI) Surakarta menggelar Festival Radio di Terminal Desa Balong Kecamatan Jenawi, Kamis (24/11).
Pada kegiatan Festival tersebut sebanyak 14 pecinta Radio ambil bagian menampilkan radio-radio antik baik dari segi merk, kondisi, tahun pembuatan dan penguasaan siaran dari pemiliknya.
Desa Balong dipilih lantaran tempat ini merupakan cikal bakal Radio Republik Indonesia Surakarta yang dikenal dengan istilah radio kambing. Dikarenakan agar tidak diketahui Belanda saat penjajahan dulu. Pemancar Radio kemudian disembunyikan dibalik bukit dekat dengan kandang kambing.
Radio-radio antik yang berpartisipasi pada acara festival kali ini menampilkan koleksi radio tuanya mulai dari tahun 1945 hingga tahun 1960an. Meski berusia tua namun radio-radio tersebut masih terawatt dan masih dapat didengarkan suaranya.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyerahkan hadiah kepada pemenang radio antik dan lomba cerdas cermat, Kamis malam (24/11) di Terminal Balong, Jenawi.
Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyambut positif pelaksanaan kegiatan festival ini sekaligus mengingatkan kembali kepada masyarakat bahwa di desa Balong, Jenawi terdapat tempat bersejarah dan berperan dalam perang kemerdekaan.
“Pemerintah akan selalu menjaga eksistensi radio, diaman nantinya akan dibangun museum radio di Balong, Jenawi,” kata Bupati saat menyampaikan sambutannya pada Festival yang dihadiri Wakil Bupati, Jajaran SKPD, Forkompinca, Camat, Kepala Desa, Tokoh masyarakat, serta warga Karanganyar.
Lebih lanjut Bupati berharap dukungan dan keikhlasan dari masyarakat terutama yang memiliki radio antik, agar dirawat, dipelihara, dan dijaga. Supaya nantinya radio-radio tersebut bisa dimasukkan ke dalam museum radio.
Sementara itu, tidak hanya menampilkan koleksi radio-radio antik, dalam Festival ini juga diadakan Lomba Cerdas Cermat yang diikuti tiga belas kelompok perwakilan dari beberapa kecamatan di wilayah Karanganyar, dengan materi pertanyaan seputar pengetahuan umum dan tentang radio RRI.
Demikian Dishubkominfo (ir)

Bupati Karanganyar memberikan sambutan pada Sarasehan Wawasan Kebangsaan, Kamis (10/11/2016) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.
Berbagai kemajemukan yang ada di wilayah masing-masing, Bupati Juliyatmono menghimbau kepada seluruh masyarakat Karanganyar untuk saling menghormati dan menghargai.
Hal tersebut diungkapkannya pada Sarasehan Wawasan Kebangsaan, Kamis (10/11/2016) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.
“Mari kita kokohkan dan semangati persatuan, kesatuan. Karanganyar tidak mengenal mana minoritas, mayoritas,”tandasnya.
Ia berpesan kepada seluruh elemen masyarakat untuk menghindari hal-hal yang menjadi perselisihan. Adanya berbagai perbedaan yang ada adalah satu bentuk kemajemukan yang menjadi ciri khas Bangsa Indonesia, karena bersatu tidak harus sama justru berbeda yang menjadikan satu.
Kegiatan yang diselenggarakan Forum Persaudaraan Bangsa Indonesia merupakan salah satu kegiatan menyambut HUT Kab. Karanganyar ke-99 sekaligus bertepatan pada peringatan Hari Pahlawan 10 November. Berbagai ormas, tokoh Agama, tokoh Masyarakat, Peajar dan masyarakat umum mengikuti sarasehan tersebut.
Demikian Dishubkominfo (ind/ira/vi2)
Memperingati Hari Pahlawan Ke-71, Pemkab Karanganyar adakan Upacara bersama, Kamis Pagi (10/11), di Halaman Kantor Sekretariat Daerah Karanganyar. Bertindak sebagai Inspektur Upacara Bupati Karanganyar Drs. H. Juliyatmono, MM dan sebagai Komandan Upacara Letnan Satu Inf. Supardi dari Koramil Jatiyoso. Upacara diikuti oleh Forkompinda Karanganyar, Wakil Bupati Karanganyar beserta jajaran Kepala SKPD, Organisasi Pemuda, Polres Karanganyar, Kodim 0727 Karanganyar dan ASN dilingkungan Karanganyar, Mahasiswa serta Pelajar.
Amanat Menteri Sosial Republik Indonesia Khofifah Indar Parawansa yang dibacakan oleh Bupati Karanganyar, Juliyatmono, disampaikan bahwa Peringatan Hari Pahlawan didasarkan pada peristiwa pertempuran 10 November 1945 di Surabaya, peristiwa tersebut memberi kita pelajaran moral bahwa warisan terbaik para pahlawan bangsa bukanlah “politik ketakutan’, melainkan “politik harapan”. Bahwa seberat apapun tantangan yang dihadapi dan keterbatasan yang ada, tidak akan menyurutkan semangat perjuangan.
Melalui momentum Peringatan Hari Pahlawan yang dilaksanakan dengan berbagai kegiatan, kita dapat mengambil makna yang terkandung didalamnya dengan meneladani nilai-nilai luhur yang diwariskan kepada kita semua seperti : taqwa kepada Tuhan YME, pantang menyerah, jujur dan adil, percaya kepada kemampuan sendiri serta kerja keras untuk membangun Indonesia yang sejahtera sebagaimana cita-cita para Pahlawan Bangsa.
Dengan suatu tekad dan ketulusan untuk bersama-sama saling bahu-membahu dan dilandasi oleh makna dan nilai integritas, etos kerja dan gotong royong, maka saya yakin bangsa Indonesia dapat mengatasi berbagai permasalahan yang melanda, dan dapat menjadi bangsa “Pemenang” mampu bersaing dengan negara dan bangsa lain. Hal ini sejalan dengan Tema Hari Pahlawan 2016 yaitu : “Satukan Langkah Untuk Negeri.”
Usai pelaksanaan Upacara, dilanjutkan ziarah makam di Taman Makam Pahlawan Dharma Tunggal Bakti, Karanganyar, Jawa Tengah. Kapolres Karanganyar AKBP Ade Safri Simanjuntak bertindak selaku Inspektur Upacara yang diikuti oleh oleh Forkompinda Karanganyar, pimpinan SKPD, TNI POLRI dan ASN serta pelajar.Sebagai tanda penghormatan atas perjuangan para pahlawan dilakukan tabur bunga. Demikian Dishubkominfo (ad/ir/usw)
Untuk memperingati Hari Jadi Kabupaten Karanganyar ke 99, Pemerintah Kabupaten Karanganyar menyelenggarakan Festival Radio dan Cerdas Cermat Kelompok Pendengar Tahun 2016.
Syarat Peserta Festival Radio:
PEMENANG MENDAPAT HADIAH MENARIK BERUPA UANG TUNAI, PIALA DAN PIAGAM
Syarat Peserta Cerdas Cermat Kelompok Pendengar :
PEMENANG MENDAPAT HADIAH MENARIK BERUPA UANG TUNAI, DAN TROFI
WAKTU PENDAFTARAN : TANGGAL 28 OKTOBER 2016 – 22 NOVEMBER 2016
TEMPAT PENDAFTARAN : RADIO SWIBA FM, Jl. Lawu No 171 Karanganyar, Telp. (0271) 495256

Khidmat : Peserta dari berbagai elemen ikuti Upacara Peringatan Sumpah Pemuda Ke-88, Jum’at pagi (28/10/2016), di Alun-alun Karanganyar.
Memperingati Hari Sumpah Pemuda yang ke-88, Pemkab Karanganyar adakan Upacara, Jum’at Pagi (28/10) di Alun-alun Karanganyar, yang dihadiri oleh Forkompinda Kabupaten Karanganyar, Wakil Bupati Karanganyar, Sekda Karanganyar, beserta jajaran SKPD dilingkup Pemerintahan Kabupaten Karanganyar dan perwakilan sekolah, Perguruan tinggi yang ada di kabupaten Karanganyar. Sumpah Pemuda kali ini bertemakan “Pemuda Indonesia Menatap Indonesia”.
Dalam sambutannya Bupati Karanganyar, Juliyatmono, membacakan amanat dari Menteri Pemuda dan Olah Raga (Menpora), menyampaikan bahwa,“Hari ini adalah hari kebangkitan anak muda Indonesia. Dengan kemajuan teknologi, pemuda-pemuda Indonesia dari Sabang sampai Merauke terus bergerak memberikan sumbangsih pemikiran dan gagasannya untuk kesejahteraan dan kebesaran Bangsa Indonesia, terutama di mata dunia,” ujarnya.
Juliyatmono menambahkan bahwa kita sebagai pemuda Indonesia harus memberikan bukti dalam sejarah Indonesia, untuk kesekian kalinya pemuda Indonesia menjadi motor utama penentu perubahan Indonesia. Bonus demografi menjadi kesempatan kita satu-satunya untuk memastikan percepatan pembangunan ekonomi Indonesia menjadi negara maju sejajar dengan negaranegara besar lainnya. Di depan mata kita ada MEA dan Perdagangan bebas Asia dan dunia. Saatnya pemuda Indonesia membangun visi yang besar menatap dunia.
Demikian Dishubkominfo (ad/ira/amal)
Ratusan siswa SMP/MTS, SMA/MA dan pondok pesantren padati Alun-alun Karanganyar, Rabu Pagi (26/10) guna menghadiri Apel Akbar peringati Hari Santri Nasional yang jatuh tiap tanggal 22 Oktober. Tampak hadir di tenda tamu undangan, Forkompinda Kabupaten Karanganyar, Wakil Bupati Karanganyar, tokoh Alim Ulama dan para Kyai serta pimpinan ormas-ormas Islam seperti NU, MUI beserta jajaran SKPD dilingkup Pemerintahan Kabupaten Karanganyar.
Bupati Karanganyar Juliyatmono sebagai Irup berpesan kepada siswa untuk terus belajar, bukan hanya di lingkup yang kecil seperti sekolah tetapi juga mengikuti kegiatan-kegiatan yang lain seperti pengajian, dan kegiatan yang menagajarkan kita tentang Islam lebih mendalam.
“Santri mempunyai peran strategis dan penting dalam menggelorakan semangat jihad mengusir penjajahan serta ikut dalam merumuskan Pancasila sebagai dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia yang secara kodrati terdiri dari berbagai suku dan ras”, ujar Bupati Karanganyar Juliyatmono dihadapan peserta Apel Akbar.
Dengan memperingati Hari Santri Nasional, seluruh santri dan pemeluk agama Islam mempertegas jati diri kita sebagai warga NKRI dalam menjaga kedaulatan Negara Indonesia dan mengisi kemerdekaan.
Demikian Dishubkominfo (ad/ira)

Bupati Karanganyar saat membuka acara MUSDA IV DMI Kabupaten Karanganyar Tahun 2016 di Gedung DPRD Karanganyar Sabtu (22/10)
Musyawarah Daerah IV Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Karanganyar merupakan kewajiban konstitusi organisasi dalam melaksanakan mekanisme masa kerja bhakti 5 (lima) tahunan yang diselenggarakan di Kabupaten Karanganyar, untuk lebih memantapkan peran serta organisasi dalam masa bhakti 5 (lima) tahunan berikutnya. Musyawarah Daerah IV ini sebagai pelaksana kewajiban konstitusi organisasi setiap lima tahun sekali. Untuk memilih dan menetapkan Pimpinan Daerah DMI Kabupaten Karanganyar yang baru, penyampaian penanggung jawaban pengurus, menetapkan program, kerja lima tahunan dan memutuskan hal-hal lain yang dianggap perlu. Dihadiri oleh Bupati Karanganyar, Wakil Bupati Karanganyar, Sekretaris Daerah Kabupaten Karanganyar, Kepala Kementerian Agama, Pimpinan Daerah DMI Kabupaten Karanganyar dan Peserta Musyawarah Daerah IV DMI Kabupaten Karanganyar di Gedung DPRD Kabupaten Karanganyar, Sabtu (22/10).
“Dewan Masjid Indonesia adalah satu-satunya organisasi kemasjidan di Indonesia. Ormas islam ini berkhidmat pada pemberdayaan masjid bagi keselamatan dan kesejahteraan umat. Tujuannya ingin mewujudkan fungsi masjid sebagai pusat ibadah, pengembanganh masyarakat, serta persatuan umat. Hal ini dalam rangka untuk meningkatkan keimanan, ketaqwaan, akhlak mulia, kecerdasan umat, dan tercapainya masyarakat adil makmur, yang di ridhoi Allah SWT,” kata Pimpinan Daerah Dewan Masjid Indonesia Kab. Karanganyar.
Tujuan diadakannya kegiatan MUSDA ini adalah penyampaian pertanggungjawaban, menjabarkan keputusan-keputusan organisasi tingkat nasional dan menampung aspirasi seluruh jajaran dewan masjid Indonesia se-Kabupaten Karanganyar, serta memilih pemimpin baru bhakti 2016-2021.
Musda dibuka langsung oleh Bupati Karanganyar. ”DMI ini terbentuk belum lama, tetapi Pemerintah berharap semua pengurus DMI menjaga agar masjid tetap makmur, dan masjid bukan hanya menangani bidang keagamaan saja, tetapi juga menangani bidang-bidang yang lain, seperti bidang sosial, kesehatan, pendidikan bisa diwadahi melalui Dewan Masjid,” kata Bupati Karanganyar
Demikian Dishubkominfo (ad/ft/vvi/amal/ira)

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat menghadiri Doa Bersama Umat Kristiani di Stadion 45 Karanganyar, Senin Malam (17/10)
Dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Karanganyar yang ke-99, Umat Kristiani Karanganyar adakan do’a bersama di Stadion 45 Karanganyar, Senin malam (17/10). Acara tersebut dihadiri oleh Bupati Karanganyar, Dandim 0727 Karanganyar, Wakil Bupati Karanganyar, jajaran SKPD, Kemenag, dan ribuan umat kristiani yang memadati Stadion 45. Do’a bersama yang dipimpin langsung oleh Pendeta Dr.Ir. Niko Njotorahardjo sebagai wujud memperkokoh pancasila dasar negara Republik Indonesia. Melalui kegiatan ini marilah kita bersama merawat Pancasila, Undang-undang Dasar 1945 dan menjaga kebhinekaan negara kita agar tetap utuh.
Bupati Karanganyar Juliyatmono berharap sebagai generasi muda mari kita tumbuhkan rasa bangga menjadi bangsa Indonesia, dengan menjadi generasi yang top, dan semoga Karanganyar melahirkan generasi Pancasila yang Indonesia.
Demikian Dishubkominfo (adit/ir/vv/amal/us)