DSC_0003

Rohadi Widodo : Sejarah Lahirkan Sikap Patriotisme Generasi Muda

DISKOMINFO

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo Membuka Seminar Perjanjian Giyanti Di Hotel Taman Sari Karanganyar, Selasa (14/3)

Karanganyar, Selasa 14 Maret 2017

Sejarah sangat menarik untuk dipelajari, dengan sejarah dapat membangun dan menumbuhkan sikap  patriotisme yang luar biasa pada generasi muda. Hal tersebut diungkapkan Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo saat  membuka Seminar Situs Perjanjian Giyanti, Selasa (14/3/2017).

Disela-sela kegiatan seminar, dilangsungkan Pengukuhan Masyarakat Sejarawan Indonesia (MSI) Komisariat Karanganyar Tahun 2017 di Hotel Taman Sari Karanganyar.

Pengukuhan dipimpin langsung Ketua MSI cabang Provinsi Jawa Tengah, Prof. DR. Waseno, M. Hum yang disaksikan Wakil Bupati Karanganyar, Forkopimda, Jajaran Kepala OPD serta Guru MGMP Sejarah  Karanganyar.

“Selamat atas dikukuhkannya MSI Komisariat Karanganyar, semoga mampu melahirkan dan menyingkap tabir sejarah di Karanganyar untuk disampaikan kepada anak-anak kita,”ujar  Rohadi Widodo saat menyampaikan sambutannya.

Lebih lanjut Wabup mengatakan Masyarakat Sejarawan Indonesia (MSI) Komisariat Karanganyar telah menerbitkan tiga buku sejarah yakni Joko Songgo, Pangeran Samber Nyowo, Ndayu.

“Kita jadikan Karanganyar sebagai tempat bersejarah dan heritage (warisan budaya) pada anak cucu kita agar Karanganyar semakin maju dan sejahtera,”pesannya.

Sementara itu, Ketua MSI Prov. Jawa Tengah, Prof. DR Waseno, M. Hum dalam kesempatan tersebut menyampaikan seminar Masyarakat Sejarawan Indonesia (MSI) ini merupakan kegiatan area sosial dan dukungan Pemerintah Kabupaten Karanganyar terhadap sejarah luar biasa. Hal ini tidak lepas dari peran pemerintah dan partisipasi sejarawan lokal dan masyarakatnya.

“MSI terbuka kepada siapa saja yang tertarik pada sejarah, MSI tidak harus berlatar belakang ilmu sejarah karena pekerjaan kita mengungkap memori dalam bentuk artefak dan tertulis,”terangnya.

Ditambahkannya sejarah Karanganyar harus diungkap secara gamblang dari berbagai sumber yang selanjutnya dikomunikasikan dalam bentuk jurnal, bahan ajar dan menjadi sumber pendidikan jati diri kebanggaan terhadap Karanganyar.

Demikian Diskominfo (ft/ind).

 

 

 

 

Read More
KOM_0272

Aksi 123 Clear & Clean Dalam Rangka Sosialisasi Penerimaan Anggota POLRI

Bupati Karanganyar, Juliyatmono memberi sambutan Aksi 123 Clear & Clean Sosialisasi Penerimaan Anggota POLRI Tahun 2017 di Halaman Polres Karanganyar, Minggu pagi (12/03/2017)

Karanganyar, Senin (13/03/2017)

Polres Karanganyar adakan Aksi 123 Clear & Clean dalam rangka Sosialisasi Penerimaan Anggota POLRI Tahun 2017, Minggu pagi (12/03) di halaman Kantor Polres Karanganyar saat berlangsungnya kegiatan Car Free Day.

Sebelumnya, Polres Karanganyar telah melaksanakan sosialisasi penerimaan anggota Polri di berbagai tempat di Karanganyar.

Sebagai tindak lanjutnya sosialisasi dilaksanakan serentak pada tanggal 12 Maret 2017 di wilayah jajaran Polda Jawa Tengah. Sedangkan pembukaan pendaftaran dimulai pada tanggal 14 Maret 2017 hingga 15 April 2017 secara online.

Kompolnas I Komang Budayana selaku ketua panitia mengatakan, dengan kegiatan sosialisasi ini harapannya dapat menjaring animo sebanyak-banyaknya sehingga dapat memperoleh calon-calon anggota Polri yang berkualitas baik postur maupun intelektualnya.

“Makin banyak animo, makin banyak jumlah kuota untuk dapat diterima menjadi anggota Polri baik itu dari Akpol, Brigadir ataupun Tamtama.” Jelas Budayana.

Sementara itu ditempat yang sama, Wakapolres Karanganyar Kompol Purwoko yang membacakan komitmen Aksi 123 Clear & Clean menyampaikan bahwa generasi penerus yang mempunyai niatan ikhlas untuk mendaftar anggota Polri merupakan suatu jalan untuk menuju pintu surga nantinya.

“Karena pekerjaan Polri semuanya sebagai pembantunya masyarakat, disitu kita sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat.” Tutur Purwoko.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono yang hadir pada kesempatan itu dalam sambutannya pemerintah merasa bangga dan bersyukur pada tahun ini dari jajaran Kepolisian Republik Indonesia akan menerima calon anggota Polri

“Negara kita adalah negara kepulauan, membutuhkan kepolisian tenaga terampil, pemuda-pemuda hebat yang tentu akan dibutuhkan di jajaran kepolisian Republik Indonesia.” Kata Juliyatmono.

Juliyatmono menambahkan saat ini dari tahun ke tahun pendaftaraan penerimaan anggota Polri bersih, tidak pernah ada berita apapun. Bupati berpesan jangan percaya kepada isu-isu yang tidak benar dan tidak bisa dipertanggung jawabkan.

“Oleh karena itu pemuda harus punya rasa percaya diri, optimis dengan rasa percaya diri, dengan penampilan yang baik, fisik yang sehat, cara berpikir yang positif mereka di terima di kepolisian Republik Indonesia.” Tambah Juliyatmono.

Pemerintah Karanganyar akan membantu mensosialisasikan, mewartakan dan menyebar luaskan informasi penerimaan anggota Polri kepada masyarakat. Dan berharap banyak dari masyarakat Karanganyar yang bisa diterima menjadi anggota Polri karena usaha dan kemampuan yang dimiliki dari dalam dirinya sendiri. Demikian Diskominfo (adt/tt)

Read More
DSC_0060

Implementasi Revolusi Mental, Karanganyar Gelar Gerakan Gemar Membaca

kominfo

Gemar Membaca Mencerdaskan Bangsa : Bupati saat menyampaikan sambutannya pada safari gemar membaca nasional, Selasa (8/3).

Dalam rangka meningkatkan indeks kegemaran membaca masyarakat, Karanganyar menggelar safari gerakan nasional gemar membaca, Selasa (8/3/2017).

Kegiatan Safari Implementasi Revolusi Mental Melalui Gerakan Nasional Gemar Membaca dihadiri Bupati Karanganyar, Anggota Komisi X DPR RI Laila Istiana, Kepala Perpustakaan Nasional RI, Ketua Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Jawa Tengah, Sekretaris Daerah Karanganyar, Jajaran Kepala OPD Karanganyar, Penulis Buku Novel “Lost In Lawu”, Kepala Sekolah, Guru, Mahasiswa, Pelajar Kab.Karanganyar.

Implementasi revolusi mental adalah keinginan membangun manusia yang utuh dengan religiutasnya yang tinggi untuk mewujudkan kesadaran beragama sebagai makhluk Tuhan. Hal tersebut dikemukan Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat menyampaikan sambutannya sekaligus membuka.

 “Adanya kegiatan ini, kami selaku Pemerintah Karanganyar berupaya memulai membaca sebagai kebutuhan untuk terus meningkatkan minat membaca dikalangan masyarakat,”tutur Bupati.

Ia berharap melalui kegiatan safari dapat menyemangati semua pihak supaya membaca menjadi kebutuhan penting dalam kehidupan sehingga dapat melihat dunia lebih luas karena tujuan membaca adalah mencerdaskan.

Sementara itu sambutan Kepala Perpustakaan Nasional RI yang diwakili Kepala Pusat Reservasi Perpustakaan Nasional, Sri Sumekar menyampaikan data kondisi minat baca di Indonesia berdasarkan penilaian tingkat literasi masyarakat Indonesia yang dilaksanakan oleh Central Conecticut State University mendapat peringkat 60 dari 61 negara.

Lebih lanjut ia menjelaskan rendahnya kegemaran membaca disebabkan beragamnya aspek diantaranya masyarakat Indonesia pada dasarnya merupakan masyarakat berbudaya tutur dimana bentuk pertukaran informasinya masih secara lisan. Perlu diakui bahwa mayoritas masyarakat Indonesia belum melakukan kegiatan membaca secara intens sebagai suatu kebutuhan hidup.

“Semua informasi, gagasan dan pengetahuan hanya disimpan dalam ingatan,”katanya.

Ditambahkannya, pada era digital seperti sekarang, Perpustakaan nasional hadir dalam layanan perpustakaan digital melalui fitur iPusnas yang dapat diakses melalui Multi Operating System (Android, IOS ataupun Windows) dan multidevice melalui smartphone, tablet atau desktop.

Selanjutnya, anggota Komisi X DPR RI, Laila Istiana pada kesempatan tersebut menceritakan pengalamannya ketika di Kota Salatiga yang mengemas Perpustakaan menjadi sebuah tempat yang tidak hanya sekedar untuk membaca buku melainkan sebagai alternatif tempat rekreasi keluarga.

“Setiap hari ada kurang lebih seribu pengunjung bahkan waktu weekend dapat mencapai seribu lima ratus pengunjung, karena di perpustakaan tersebut terdapat kuliner didalamnya, sehingga orang dapat membaca buku sambil ngeteh,ngemil,”terangnya.

Laila berharap, Kota maupun Kabupaten lain dapat mencontoh dari cara mengemas perpustakaan agar terkesan jauh dari kata membosankan.

kominfo

Bupati serahkan bantuan komputer untuk Perustakaan desa dan Kalurahan.

Disela-sela kesempatan tersebut dilakukan penyerahan bantuan komputer oleh Bupati Karanganyar kepada tiga Perpustakaan Desa dan Perpustakaan Kalurahan yang berbasis TIK di Kabupaten Karanganyar yakni Perpustakaan Desa Ngunut Kecamatan Jumantono, Perpustakaan Desa Dayu Kecamatan Gondangrejo dan Perpustakaan Kalurahan Tawangamangu Kecamatan Tawangmang, masing-masing mendapatkan tiga unit komputer.

Demikian Diskominfo (ft/ind)

 

 

 

 

 

 

 

Read More
DSC_8364

Komisariat MSI Adakan Musyawarah Pembentukan Pengurus Baru

Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat memberikan sambutan pada Musyarwah Komisariat Masyarakat Sejarawan Indonesia (MSI) Kabupaten Karanganyar, Kamis (02/03) di ruang Anthorium.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat memberikan sambutan pada Musyarwah Komisariat Masyarakat Sejarawan Indonesia (MSI) Kabupaten Karanganyar, Kamis (02/03) di ruang Anthorium.

Karanganyar, Jumat (03/03/2017).

Setelah berakhirnya masa jabatan pengurus lama, Komisariat Masyarakat Sejarawan Indonesia (MSI) adakan musyawarah pembentukan pengurus baru, Rabu (02/03) di Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono didampingi Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo yang hadir pada kesempatan itu menyampaikan sambutan sekaligus membuka acara mengucapkan terimakasih kepada pengurus MSI yang telah produktif memberikan karya-karya terbaik menggali potensi yang dimiliki.

Bupati Juliyatmono mengatakan, Pemerintah Kabupaten Karanganyar menyampaikan penghargaan yang tinggi atas produktivitas yang telah dilakukan dan semoga kepengurusan yang baru lebih produktif lagi. Para sejarawan adalah sosok-sosok yang memiliki jiwa keterpanggilan untuk memberikan karya terbaik untuk generasi kedepan.

“Sejarah itu sebenarnya bagian dari Roh jiwa kita semua, tanpa sejarah itu tidak bisa kita bergerak esok hari tanpa melihat masa lalu,” kata Juliyatmono.

Bupati Karanganyar berharap di usia yang ke 100 tahun Kabupaten Karanganyar, MSI Karanganyar dapat menggali asal usul sejarah dari bupati pertama hingga sekarang. Bupati mengeluhkan kurangnya dokumen-dokumen dan data tentang sejarah pemimpin Karanganyar.

Ditempat yang sama, Ketua Panitia, Aris Munandar, menyampaikan kegiatan Musyawah Komisariat MSI merupakan musyawarah Masyarakat Sejarawan Indonesia yang diadakan lima tahun sekali.

“Forum musyawarah diadakan dalam rangka menyampaikan laporan pertanggung jawaban pengurus dimasa lima tahun yang telah berjalan dan pengusungan rancangan program mendatang serta pemilihan pengurus yang baru masa bakti 2017-2022,” kata Aris Munandar.

Tujuan target dari terselenggaranya musyawarah Komisariat MSI ini adalah tersusunnya target program pengurus lima tahun kedepan

Peserta yang mengikuti musyawarah adalah penasehat, pengurus Provinsi, pengurus komisariat yang lama, kemudian pemerhati sejarah, praktisi sejarah dan juga tamu undangan yang hadir pada kesempatan itu yang berjumlah 70 orang.

Ketua MSI Cabang Jawa Tengah, Prof. Dr. Wasino mengatakan dari pantauan yang dilakukan dari Semarang bahwa Komisariat MSI di Karanganyar sangat aktif sekali.

Dijelaskan lebih lanjut, di kantor pusat sedang ada reformasi birokrasi guna berusaha menggiatkan kembali masyarakat sejarawan yang selama sepuluh tahun ini seperti tertidur

“Ada usulan bahwa Sejarah akan masuk kedalam ujian nasional, karena sejarah itu menjadi faktor penting dalam mengisi proses pembangunan bangsa,” kata Wasino.

Karena dianggap semacam gap generasi yang menyebabkan pemahaman tentang keindonesiaan menjadi berkurang. Sehingga perlu dihidupkan kembali kesadaran sejarah untuk mendorong proses pembangunan bangsa.

“Masyarakat sejarawan Indonesia baik di Jakarta, Jawa Tengah maupun yang berada di Kabupaten-kabupaten itu tidak terpisahkan dari kegiatan pemerintahaan karena fungsinya adalah untuk mensupport kegiatan pemerintahan ini,” jelas Wasino.

Dan ketika sejarah masuk keranah pariwisata maka seolah olah sejarah berfungsi sebagai tontonan. Tetapi ketika sejarah masuk keranah pendidikan maka sejarah itu diandaikan sebagai tuntunan yang berarti belajar sejarah diambil dari aspek-aspek nilai-nilai karakter dari peristiwa sejarah yang terjadi, untuk kepentingan nilai-nilai pendidikan. (pd/tt)

Read More
KOM_8289

Kabupaten Karanganyar Dapat Tambahan Kuota Haji

KOMINFO

Bupati Karanganyar saat menyampaikan sambutan dalam acara Sosialisasi Penyelenggaraan Haji 2017 di Pendopo RD Bupati, Kamis (02/3)

Karanganyar, 2 Maret 2017

Kabupaten Karanganyar mendapatkan tambahan kuota haji pada tahun 2017. Penambahan jumlah calon haji pada tahun ini menyusul adanya tambahan kuota haji asal Indonesia dari Arab Saudi.

Kepastian tambahan calon Haji ini disampaikan Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat membuka sosialisasi penyelenggaraan Haji  tahun 1438 Hijriyah/2017 Masehi di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Selasa (02/03/2017).

“Kita wajib bersyukur tahun ini calon haji Kabupaten Karanganyar sebanyak 541 jamaah dari kuota yang sudah bertambah,”terangnya.

Juliyatmono mengingatkan adanya rumor diluar, ada orang yang dapat mengeser urutan daftar haji adalah tidak benar sama sekali.

“Tidak ada yang dapat merubah antrian pendaftaran calon haji, tidak ada calo, semua dikerjakan berdasar sistem,”tandas Bupati dihadapan para calon jamaah haji Karanganyar.

Ditambahkannya dengan adanya penambahan kuota sepuluh ribu untuk calon haji Indonesia sehingga untuk pendaftaran haji saat ini dengan masa antrian selama dua puluh tiga tahun, dengan adanya tambahan kuota berkurang masa antrian menjadi sembilan belas tahun.

Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat Setda Karanganyar, Siti Maesyaroh dalam laporannya mengatakan calon haji Kabupaten Karanganyar tahun 2017 berdasar data dari Kantor Kementerian Agama Karanganyar berjumlah 541 orang, tersebar di 17 Kecamatan.

“Jika pada tahun 2016 jumlah jamaah haji Kabupaten Karanganyar 471 orang, Alhamdulillah tahun 2017 ini ada kenaikan jumlah jamaah haji sebanyak 70 orang,”tuturnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan kegiatan sosialisasi kebijakan penyelenggaraan haji tahun 2017 ini bertujuan memberikan informasi awal kepada calon jamaah haji Kabupaten Karanganyar, sehingga nantinya diharapkan calon jamaah haji mengetahui syarat-syarat administrasi dan syarat lainnya yang harus dipenuhi sebelum berangkat haji.

Adapun beberapa kegiatan yang mendukung penyelenggaran ibadah haji, diantaranya : kegiatan praktek manasik haji, pemberangkatan dan pemulangan haji, memberangkatkan/mengangkat Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD) sebanyak tiga orang untuk mendampingi jamaah haji, pemberangkatan calon haji sampai ke asrama Haji Donohudan, penjemputan dan pemulangan haji dari Asrama Haji Donohudan sampai di Kabupaten Karanganyar.

Selanjutnya, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Karanganyar, Musta’in Ahmad pada   kesempatan tersebut menyampaikan untuk jumlah living cost haji belum dapat ditentukan. Hal ini disebabkan Kemenag masih menunggu keputusan Presiden.

Terkait dengan DAM atau denda, Musta’in menghimbau agar para calon haji membayarnya saat menunaikan haji di tanah suci bukan pada Kantor Bimbingan Ibadah Haji (KBIH).

Demikian Diskominfo (ft/ind)

Read More
IMG_6829

Belasan Kampus Ramaikan Expo Universitas

kominfo

Bupati Karanganyar, Juliyatmono membuka Expo Universitas se Indonesia, sabtu (11/2) kemarin.

Karanganyar, Senin 13 Februari 2017

Dalam rangka memperkenalkan  sekaligus memberikan informasi program yang dimiliki setiap kampus, belasan perguruan tinggi baik negeri maupun swasta mengikuti expo Universitas se Indonesia, Sabtu (11/02/2017) kemarin di Gor Punokawan, Karanganyar.

Berbagai Universitas seperti Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Universitas Surakarta (UNSA),  Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS),  Institut Agama Islam  Negeri (IAIN) Surakarta, Unversitas Negeri Semarang (UNNES), Universitas Brawijaya (UNBRAW), Akademi Peternakan Karanganyar (APEKA), STIKES Mitra Husada Karanganyar.

kominfo

Berbagai perguruan tinggi semarakkan expo universitas.

Hadir Bupati Karanganyar, Juliyatmono sekaligus membuka kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, Bupati menyambut positif dan mendukung penuh terselenggaranya Expo Universitas se Indonesia yang telah menjadi agenda rutin setiap tahunnya.

“Kalau bisa untuk kedepannya kegiatan ini dapat dilaksanakan di Pendopo Rumah Dinas Bupati, supaya lebih mudah berkoordinasi dengan Pemerintah,”pesannya.

Untuk kelas XII, Bupati berharap adanya expo Universitas yag berlangsung dua hari, dapat dengan mudah memperoleh berbagai infomasi perguruan tinggi.

“Wajib bagi kelas XII untuk melanjutkan pendidikan ke Perguruan Tinggi, terlebih sekarang ada pemberian beasiswa dari Pemerintah,”tandas Bupati dihadapan para mahasiswa yang tergabung dalam Forum Mahasiswa Karanganyar (FORMAKA).

Demikian Diskominfo (yg/ind/by)

Read More
DSC_0127

Silaturahim Kamtibmas

KOMINFO

Bupati Karanganyar membacakan Komitmen Bersama dan ditirukan oleh seluruh hadirin secara bersama-sama

Karanganyar, 9 Februari 2017

Polres berinisiatif mengadakan acara Silaturahim Kamtibmas bersama ulama NU dan Muhammadiyah, para Da’i Kamtibmas, serta jajaran Pemda, POLRI dan TNI se-Kabupaten Karanganyar  pada hari Kamis, 9 Februari 2017.

Bertempat di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar acara ini diikuti oleh Kapolsek, Danramil dan Da’i Kamtibmas se-Kabupaten Karanganyar.

Dalam sambutannya Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyampaikan apresiasi kepada Kapolres Karanganyar beserta jajarannya yang telah berinisiatif mengadakan kegiatan ini. Acara ini dinilai sangat penting untuk mengingatkan kembali nilai historis, psikologis dan sosiologis cita-cita pendiri bangsa Indonesia. Oleh karena itu pula dalam kesempatan itu semua peserta diharuskan mengenakan ikat kepala merah putih untuk menggugah kecintaan kita kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Peran kyai, ulama dan tokoh-tokoh agama saat itu sangat luar biasa dengan tokoh-tokoh bangsa yang lain dalam memprakarsai mendirikan negara kesatuan Repubik Indonesia termasuk piagam Jakarta, Pembukaan Undang-undang Dasar 1945 dan menyusun Pancasila sebagai dasar negara,” kata Juliyatmono.

“Pada kesempatan yang strategis ini kami atas nama pemerintah menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya atas peran para tokoh agama yang terus mengawal, menjaga, memelihara dan tentu juga merawat Negara Kesatuan Republik Indonesia,” imbuh Juliyatmono.

Untuk terus menjaga keutuhan negara dan merawat Pancasila dan Undang-undang Dasar 1945 pemerintah membutuhkan bantuan dan dukungan dari semua pihak khususnya daerah Kabupaten Karanganyar ini supaya suasana tetap sejuk, damai, nyaman dan baik.

Kapolres Karanganyar, Ade Sjafrie Simanjuntak dalam pembekalan yang disampaikan kepada para da’i dan jajaran Polsek serta Koramil saat itu menyatakan bahwa saat ini bangsa Indonesia sedang menghadapi tantangan berat yaitu paham-paham radikal, terorisme, intoleransi, dan konflik sosial.  Menjadi tugas kita untuk merawat kebhinekaan serta kesatuan dan negara kita untuk tetap berdiri sebagai NKRI tentu dengan bantuan semua pihak.

Komandan Kodim 0727 yang diwakili Danramil Karangpandan menekankan dan mengingatkan kembali bahwa yang mempersatukan kita bukanlah persamaan ras, suku bangsa atau agama melainkan persamaan ide dari para pendiri bangsa yaitu Pancasila. Ditambahkannya supaya Pancasila jangan hanya sebagai simbol tetapi harus dilakukan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Di akhir acara Bupati Karanganyar didampingi Kapolres, wakil dari Dandim 0727, Kepala Kantor Kementrian Agama, Pengurus Cabang NU, Pengurus Daerah Muhammadiyah, dan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) membacakan Komitmen Bersama dan ditirukan oleh seluruh hadirin secara bersama-sama.

Demikian Diskominfo (kris/yoga)

Read More
KOM_6561

Rakor Percepatan Program JKN-KIS, Kabupaten Karanganyar Menuju UHC 2019

Kominfo

Sekretaris Daerah Kab. Karanganyar, Drs. Samsi, Msi Membuka Sosialisasi BPJS Kesehatan di Ruang Podang I Setda Karanganyar, Kamis (09/2)

Karanganyar, 09 Februari 2017

Sebanyak 482.957 penduduk Karanganyar belum terdaftar sebagai peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) – Kartu Indonesia Sehat (KIS) berdasar Nomor Induk Kependudukan (NIK) dari OPD terkait. Hal tersebut menjadi latar belakang perlunya rakor ini diselenggarakan sebagai upaya dalam rangka Kabupaten Karanganyar menuju Universal Health Coverage (UHC) yang ditargetkan rampung pada 1 Januari 2019. Hadir dalam rakor tersebut Sekda Karanganyar Samsi, Assisten Perekonomian, Pembangunan dan Kesra, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Utama Surakarta, OPD terkait dan 17 Kecamatan yang ada di Kabupaten Karanganyar.

Dalam sambutannya Samsi mengapresiasi terhadap kinerja BPJS Kesehatan terkait penerbitan kartu peserta layanan BPJS Kesehatan yang bisa satu hari jadi. Namun demikian diharapkan BPJS meningkatkan pelayanan terutama dalam sosialisasi ke masyarakat Karanganyar, hal ini didasari atas banyaknya informasi yang simpang siur dan kasus-kasus peserta BPJS dalam memperoleh hak-haknya selaku pemegang kartu BPJS. Pengawasan terhadap fasilitas kesehatan yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan baik tingkat pertama dan lanjutan meski intensif dilakukan supaya hak-hak peserta layanan kesehatan JKN-KIS terpenuhi dengan baik.

“Bupati Karanganyar Juliyatmono beserta Wakil Bupati Rohadi Widodo sangat mendukung sekali terkait kesehatan masyarakat, dan sudah menjadi salah satu misi pembangunan Kabupaten Karanganyar 2013-2018 yaitu kesehatan gratis”, ujar Samsi

Untuk itu diharapkan kepada para Camat untuk memfasilitasi kegiatan BPJS Kesehatan dimana akan dilaksanakan BPJS Kesehatan Mobile yang akan langsung terjun ke 17 Kecamatan dimana 1 minggu sebanyak 2 kali akan dilaksanakan sosialisasi sekaligus jemput bola pendaftar yang menyasar kepada kelompok masyarakat yang belum terdaftar kedalam layanan KIS maupun KIS.

Sementara itu Agus Purwono Kepala BPJS Kesehatan Cabang Utama Surakarta dalam paparannya menjelaskan BPJS Kesehatan selain gencar adakan sosialisasi juga akan menerapkan sistem dropbox dimasing-masing kantor kecamatan dan tempat layanan strategis untuk mensukseskan target 107 juta penduduk Indonesia mendapatkan layanan jaminan kesehatan  (demikian Diskominfo, ad)

Read More
IMG_5982

Bupati : Cetak Anak Indonesia Jadi Generasi Sholeh

KOMINFO

Cetak anak sholeh yang cinta NKRI : Bupati saat menyampaikan sambutannya pada pengukuhan pengurus BADKO TPQ Karanganyar masa bakti 2016-2020, Rabu (25/1)

Karanganyar, Rabu 25 Januari 2017

Bupati Karanganyar, Juliyatmono menghimbau kepada segenap Pengurus BADKO TPQ Karanganyar untuk  ditata, dikoordinir dengan baik. Karena seluruh Ustad dan Ustadah harus diinvetaris dengan penggunaan sistem baru. Pentingnya keberadaan Ustad/Ustadah dalam membangun akhlaq dan aqidah anak Indonesia menjadi generasi sholeh.

Hal itu diungkapkan Bupati saat menyampaikan sambutannya pada Pengukuhan Pengurus Badan Koordinasi  Taman Pendidikan Al-Qur’an (BADKO TPQ) Kab. Karanganyar masa bhakti 2016-2020, Rabu (25/01/2017) di Pendopo Rumah Dinas Bupati.

“Anak-anak harus belajar membaca Al-Qur’an, mampu menghafal Al-Qur’an. Bekali anak-anak dengan empat sifat Rasul yakni Siddiq, Amanah, Fathonah, Tabligh,”pesannya.

Bupati juga menyampaikan Indonesia adalah tempat lahir kita untuk itu mencintai tanah air adalah bagian dari iman.

Turut hadir pada Pengukuhan tersebut, Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo, Sekretaris Daerah Karanganyar serta diikuti segenap Pengurus dan Anggota BADKO TPQ Karanganyar.

Sementara itu, Ketua BADKO TPQ Propinsi Jawa Tengah, Ateng Chozany Miftah mengatakan kerangka dasar kurikulum pendidikan Al-Qur’an di TPQ adalah mendorong TPQ berkualitas yang mampu mencetak anak Indonesia yang Al-Qur’ani yakni berAqidah, rajin beribadah, berbudi pekerti luhur, cinta tanah air dan NKRI.

“Bukan hanya anak bisa membaca Al-Qur’an saja melainkan memiliki kecintaan tanah air,”tuturnya.

Demikian Diskominfo (yoga/ad/ind)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Read More
web

Ribuan Elemen Ikuti Apel Nusantara Bersatu

Ribuan orang menghadiri Apel Nusantara Bersatu, Indonesia Milikku, Indonesia Milikmu, Indonesia Milik Kita Semua,  yang diadakan di Alun-alun Kabupaten Karanganyar, Selasa (29/11). Dalam orasi, Bupati mengatakan kita adalah bersaudara, berada di Negara Kesatuan Republik Indonesia. Marilah cintai negeri ini.

Ribuan orang menghadiri Apel Nusantara Bersatu, Indonesia Milikku, Indonesia Milikmu, Indonesia Milik Kita Semua, yang diadakan di Alun-alun Kabupaten Karanganyar, Selasa (29/11). Dalam orasi, Bupati mengatakan kita adalah bersaudara, berada di Negara Kesatuan Republik Indonesia. Marilah cintai negeri ini.

Karanganyar, Selasa (29/11/2016)

Ribuan orang menghadiri Apel Nusantara Bersatu, Indonesia Milikku, Indonesia Milikmu, Indonesia Milik Kita Semua,  yang diadakan di Alun-alun Kabupaten Karanganyar, Selasa (29/11) dengan memakai berbagai identitas baju mereka.

Terlihat ada TNI, Polri, guru, Korpri, ada pula yang memakai baju daerah di Indonesia, Aparatur Sipil Negara (ASN), linmas, organisasi masa dan organisasi wanita. Mereka bersatu berkumpul sambil mendengarkan orasi dari Bupati Karanganyar, Juliyatmono.

Dalam orasi, Bupati mengatakan kita adalah bersaudara, berada di Negara Kesatuan Republik Indonesia. Marilah cintai negeri ini.

“Marilah saling bahu membahu, bergotong royong untuk meneguhkan rasa bangga terhadap tanah air Indonesia,” kata Bupati.

Ditengah-tengah ribuan elemen itu, dengan semangat berapi-api, Bupati juga mengatakan para pejuang kemerdekaan yang telah mengorbankan apapun, darah, tetesan air mata, jutaan rakyat saat itu berjuang untuk ingin merdeka.

“Cita-cita mereka sama, NKRI keluar dari penjajahan, merdeka untuk menuju Indonesia yang sejahtera, dari suku bangsa,adat istiadat, agama, warna kulit, ras, berbahasa, semuanya membulatkan tekad  untuk menyatukan diri bahwa Negara Indonesia adalah negara hukum berdasarkan Pancasila.

Oleh karena itulah, sejak dulu, sekarang dan akan datang ideologi bangsa kita adalah Pancasila, lanjutnya, Pancasila adalah pandangan hidup menuju kesejahteraan Indonesia, selanjutnya mari kita perkokoh ideologi kita, berbangsa dan bernegara. Beragam suku agama bahasa menyatu dalam Bhineka Tunggal Ika.pd

Read More