DSC_9186

Wilayah Zona Merah, Pelaksanaan Sholat Idul Adha Berjamaah Tidak Perlu Dilaksanakan

Bupati Karanganyar Drs. H. Juliyatmono, M.M bersama jajaran Forkopimda Karanganyar didampingi kepala OPD terkait mengikuti Vidcon Evaluasi PPKM Darurat Bersama Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo di SIC (19/07).

KARANGANYAR – Pada Rapat Koordinasi melalui Video Conference (Vidcon) dengan Bupati dan Walikota se-Provinsi Jawa Tengah, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta Kabupaten/Kota yang termasuk zona merah (masih banyak terpapar Covid-19) agar kegiatan penyembelihan hewan kurban dilaksanakan sesuai dengan protokol kesehatan dan menghindari kerumunan. Selain itu, orang nomor satu di Jawa Tengah itu juga mengatakan bahwa sholat Idul Adha untuk dilaksanakan di rumah masing-masing. Pada kesempatan itu, Gubernur juga menanyakan perihal pendistribusian vaksin dan oksigen di Jawa Tengah.

 “Saya minta hal ini diperhatikan secara penuh agar kasus Covid-19 di Jawa Tengah dapat ditekan. Saya berharap Bupati/Walikota sebagai Kepala Daerah untuk memperhatikan pendistribusian vaksin,” ujar Ganjar Pranowo dalam Vidcon yang juga diikuti oleh Bupati Karanganyar, Juliyatmono, Kapolres Karanganyar AKBP. Muchammad Syafi Maula dan Dandim 0727 Karanganyar Letkol Inf. Ikhsan Agung Widyo W, S.I.P di ruang Sambernyawa (SIC) Diskominfo Karanganyar (19/07).

Sementara itu, Sabtu lalu Pemkab. Karanganyar kembali menggelar serbuan percepatan vaksinasi di GOR Raden Mas Said Karanganyar. Terdapat 1.000 dosis vaksin yang menyasar para PKL serta para pekerja dengan mobilitas tinggi di wilayah Kabupaten Karanganyar. Diutamakan PKL yang biasa berjualan di Alun-alun, Pujasera, dan Taman Pancasila. Mereka diberi vaksinasi terlebih dahulu agar pada saatnya PPKM darurat berakhir, mereka dapat kembali beraktifitas dengan penuh rasa percaya diri. (Nb/Rsy/hr/adt)

Read More
DSC_7924

22 TPQ Ramaikan Lomba Rampak Beduk Gema Takbir Idul Adha

Kominfo

Bupati Karanganyar H. Juliyatmono saat memberikan sambutan dan pengarahan dalam acara Festifal/Rampak Beduk TPQ se-Kabupaten Karanganyar guna memperingati malam takbir Idul Adha, Sabtu(10/08/19)

Karanganyar – 10 Agustus 2019

Sebanyak 22 TPQ yang berasal dari TPQ se-Kecamatan Karanganyar dan sekitarnya mengikuti lomba gema takbir Idul Adha di Halaman Masjid Agung Karanganyar, Sabtu (10/8/2019) malam.

Terlebih dahulu anak-anak TPQ mengikuti kirab takbir, mengelilingi Lapangan Alun-Alun Karanganyar sembari mengumandangkan takbir. Penampilan rampak bedug dari Kecamatan Jumapolo menjadi pembuka lomba gema takbir pada malam itu.

“Allahu akbar, Allahu akbar, Allahu akbar,..”

Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengajak para hadirin yang ada di halaman Masjid Agung untuk mengumandangkan takbir bersama-sama.

“Ini upaya kita memberikan pendidikan kepada anak-anak dan generasi mendatang. Mengisi memori fikiran mereka, betapa indahnya agama islam. Betapa indahnya hidup rukun di negara kesatuan RI,” kata Juliyatmono.

Melalui kegiatan ini Juliyatmono mengajak kepada masyarakat untuk terus berlatih berkorban serta jangan pernah lelah berbuat baik. “Bagi anak-anak berlatih terus membantu sesama. Latihan Berbagi, gotong royong. Menghormati orang tua. Belajar agama dengan baik,” terangnya.

Juliyatmono berharap, semoga seluruh yang telah diberikan, sekecil apapun baik itu berupa tenaga, ilmu, harta benda dapat bermanfaat untuk kemaslahatan umat. “Bertepatan dengan hari HUT Kemerdekaan RI ke-74, semoga Indonesia menjadi negeri baldatun thoyyibatun warobbun ghofur,” ungkapnya.

Ketua Takmir Masjid Agung Karanganyar, Abdul Muid menyampaikan, ada serangkaian acara dalam menyambut Hari Idul Adha ini. “Tadi seusai salat asar, dilaksankan dengan doa bersama dan dzikir, bertepatan dengan Hari Arafah. Malam ini diadakan kirab takbir dan lomba gema takbir. Untuk menyenangkan anak-anak. Sehingga kelak ketika dewasa, mereka dapat mengingat-ingatnya,” katanya, Sabtu (10/8/2019). Lebih lanjut Abdul menambahkan, salat Idul Adha akan diselenggarakan di Alun-Alun Karanganyar.

Bertindak selaku imam dan khotib, yakni Syekh Ali Jaber. Seusai salat akan dilanjutkan pemotongan hewan kurban di halaman Masjid Agung. Adapun dalam lomba gema takbir, masing-masing peserta akan tampil selama 4 menit. Peserta asal Kerten RW 9 Jantiharjo Kecamatan Karanganyar, TPQ Al-Hasanah tampil mengenakan seragam TPQ mereka dan dilengkapi aksesoris selempang dan mahkota dari daun nangka.

Pendamping TPQ Al Hasanah, Fadila menyampaikan, ini baru pertama kali mengikuti lomba gema takbir.

“Anak-anak antusias. Sekaligus mengenalkan kepada anak-anak. Ada 20 orang yang tampil. Persiapan sekitar seminggu. Karena bertepatan masuk sekolah, latihan bakda maghrib sampai pukul 21.00,” katanya.

Ia berharap dengan kegiatan ini anak-anak tidak bosan dan semakin kreatif. “Semoga mereka senang dan menikmati masa-masa kecil di TPQ,” ungkapnya. Penamping lainnya, Zainal Abidin menambahkan, TPQ Al-Hasanah mendapatkan juara pertama saat kirab takbir jelang Hari Raya Idul Fitri yang juga diselenggarakan di Halaman Masjid Agung bulan lalu.

“Dengan keikutsertaan di lomba gema takbir ini, harapannya mendapatkan juara lagi,” pungkasnya.(Ard/Tgr)

Read More
DSC_7972

Syekh Ali Jaber Bertindak Sebagai Imam dan Khotib Idul Adha di Alun-alun Karanganyar, Ini Pesan-pesannya

Kominfo

Ali Saleh Mohammed Ali Jaber atau lebih dikenal Syekh Ali Jaber saat menyampaikan khutbah pasca Sholat Idul Adha di Alun alun Karanganyar, Ahad(11/08/19)

Karanganyar – 11 Agustus 2019

Hari Raya Idul Adha berlangsung hari ini dan dirayakan di sejumlah wilayah, termasuk di Lapangan Alun-Alun Kabupaten Karanganyar.

Pantauan dari Tim Liputan di sekitaran Alun-Alun Karanganyar pada Minggu (11/8/2019) sekira pukul 06.30. Para masyarakat yang hendak menjalankan salat Idul Adha, berjalan menuju lapangan Alun-Alun dan menempati shaf yang sudah disediakan maupun membentuk shaf tersendiri.

Turut salat Idul Adha di lapangan Alun-Alun, Bupati-Wakil Bupati Karanganyar, Juliyatmono-Rober Christanto beserta jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Karanganyar.

Bertindak selaku imam sekaligus khotib salat Idul Adha, Ali Saleh Mohammed Ali Jaber atau lebih dikenal Syekh Ali Jaber.

“Allaahu akbar Allaahu akbar Allaahu akbar. Laa illaaha illallahu wallaahu akbar. Allaahu akbar walillahil hamdu.”

Dalam khotbahnya Syekh Ali Jaber menyampaikan, hari ini adalah hari kurban atau Hari Idul Adha.

“Umat Islam dianjurkan untuk mengumandangkan takbir setiap waktu dan setiap saat dimana pun berada. Menunjukan syukur kita kepada Allah SWT dengan kita bertakbir,” katanya.

Menurutnya kemuliaan dan kenikmatan Hari Raya Idul Adha adalah saat menjalankan puasa Hari Arafah kemarin.

“Salah satu sunah yang perlu kita jaga dan kita hidupkan adalah sunah takbir. Mulai dari subuh pada hari arafah sampai hari tasyrik,” terangnya.

Ia menjelaskan, saat mengumandangkan takbir bukan hanya selepas salat fardu saja, tetapi juga dianjurkan mengumandangkannya di setiap waktu.

“Di jalan, naik motor, di rumah, pasar dan mall serta dimanan pun kita berada. Kita hidupkan syiar takbir untuk menunjukan kemuliaan hari ini, kebanggan kita menyambut hari agung dan mulia dari Allah SWT. Serta tak lupa menysukuri nikmat di negeri kita,” pungkasnya.(Ard/Tgr)

Kominfo

Bupati Karanganyar H. Juliyatmono dan Wakil Bupati Karanganyar H. Rober Cristanto saat mengikuti Sholat Idul Adha di Alun-alun Kabupaten Karanganyar, Ahad(11/08/19)

Read More
DSC_4800

Peringatan Idul Adha Tahun 1439 H/2018 M di Kabupaten Karanganyar

Read More
DSC_4999

Pengajian Akbar Menyambut Idul Adha di Dusun Sidorejo, Desa Pojok, Mojogedang

Read More

Akper 17 Melatih Ikhlas dan Berkorban Melalui Moment Idul Adha

Sambutan Asisten Perekonomian Siti Maesyaroh pada acara perayaan Idul Adha Keluarga Besar AKPER 17, Kamis(23/8).

Karanganyar,  23 Agustus 2018

Keluarga besar Akademi Keperawatan 17 Karanganyar (AKPER 17) mengadakan perayaan Idul Adha 1439H. Acara ini di adakan di aula Kampus AKPER 17 Karanganyar, Kamis (23/8).

Acara ini dihadiri oleh Asisten Perekonomian Setda Kabupaten Karanganyar Ir.Siti Maesyaroh, M.Si.Dalam sambutannya Asiten Perekonomian Siti Maesaroh yang dalam kesempatan ini mewakili Bupati menyampaikan, Pemerintah siap mendukung AKPER 17 bila akan mengembangkan Kampusnya. Dia juga menjelaskan betapa kerasnya perjuangan pendiri AKPER 17 dulu sehingga perkembangannya bisa sangat pesat, dan sebentar lagi akan menjadi STIKES.

“Dulu AKPER 17 itu bertempat di depan Gedung DPRD, saya tau perjuangan pendiri Kampus ini sangat gigih karena tempat tinggal saya dekat situ,” tuturnya.

Selain itu Siti Maesyaroh juga berpesan kepada para siswa calon perawat di AKPER 17 agar saat lulus dan jadi perawat nanti harus iklas, sabar, dan murah senyum. Sebagai perawat harus selalu tersenyum agar pasien merasa nyaman dan senang.

“Kalo kalian nanti sudah menjadi perawat modal utama itu ikhlas, sabar, dan senyum, kalo pasien datang di sambut dengan senyum pasti sudah sembuh dulu,” tandasnya.Senada dengan itu Ketua Yayasan AKPER 17 Tatik Surya, menyampaikan Akper 17 didirikan oleh para pejuang 45, sehingga diharapkan para siswa dapat melanjutkan perjuangan para pendiri. Selain itu dia juga mengharapkan agar para siswa terus berjuang mengejar cita-cita. DEMIKIAN DISKOMINFO(yg/dn)

Read More
DSC_4816

Bupati Jadi Kotib Sholat Idul Adha

 

 

Bupati Karanganyar, Juliyatmono menjadi khotib sholat Idul Adha Di Alun-alun Karanganyar

KARANGANYAR – 20 Agustus 2018

Jamaah sholat Idul Adha di Alun-alun Karanganyar terasa berbeda. Pasalnya Bupati Karanganyar menjadi khotib sholat idul adha 1439 H. Sedangkan Imam adalah kepala Depag Kabupaten Karanganyar Mustain Ahmad. Dalam khotbah bupati Karanganyar mengajak mengenang kembali nabi ketaatan ibrahim dan kesholehan putranya Ismail.
Dalam usia senja, nabi ibrahim yang memiliki putra diminta untuk menyembelih putranya. Si anaknya pun patuh kepada Allah hingga bersedia disembelih. Namun ketaatan nabi ibrahim dan putranya kemudian diganti oleh Allah seeokor kambing. “Daging (hewan kurban) dan darah itu sekali kali tidak akan sampai ke Allah, tetapi yang sampai kepada-Nya adalah ketakwaan kamu. Surat Al Hajj ayat 37,” papar Juliyatmono.
Tiga hal yang dapat diambil pelajaran dari kisah Nabi Ibrahim tersebut. Pertama totalitas kepatuhaan kepada Allah. Nabi ibrahim sanggup mengalahkan egonya untuk tujuan mempertahankan nilai-nilai agama. Sementara Ismail dengan ketulusan patuh kepada Allah dan berbakti kepada orang tua.
Kedua, kemuliaan manusia. Jangan menganggap mahal sesuatu bila untuk mempertahankan nilai nilai agama dan tidak meremehkan orang lain. Sesungguhnya manusia yang satu dan lainya adalah bersaudara yakni sama sama keturanan adam. “Hakekatnya menyakiti atau membunuh orang lain juga menyakiti kita semuanya,” imbuhnya.
Yang ketiga, tambah Juliyatmono pelajaran yang bisa diambil adalah pengorbanan. Sedekah daging qurban hanyalah simbol yang sejatinya maknanya luas dan kompleks. Berkorban itu meliputi harta, benda, tenaga dan pikiran. Pengorbanan adalah manifestasi kita sebagai mahkluk sosial. Tentu akan kacau jika kita hanya mengandalkan ego. Misalnya di lampu bangjo tidak berhenti pada saat lampu merah dan masih banyak contoh lainnya. “Esensi korban adalah solidaritas sesama dan ketulusan yang murni yang hanya mengharap Ridho Allah. Sebab sebaik baiknya manusia adalah manusia yang memberikan manfaat kepada orang lain,” pungkasnya. (Hr/Ard)

Read More
DSC_7513

Pelaksanaan Sholat Idul Adha 1438 H Kabupaten Karanganyar

kominfo

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo saat menyampaikan khotbah sesaat setelah pelaksanaan Sholat selesai.

Karanganyar, Bupati Karanganyar Juliyatmono bersama Wakil Bupati Rohadi Widodo dan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten Karanganyar laksanakan Sholat Idul Adha 1438 H di Lapangan Desa Watu Gowok, Desa Tugu, Kecamatan Jumantono, Jumat Pagi (1/9). Bertindak sebagai Imam adalah Bupati Karanganyar dan Khotib Wakil Bupati Karanganyar.

Dalam khotbahnya Rohadi Widodo mengajak kita senantiasa untuk bersyukur dan meningkatkan iman kita, karena dengan bekal itulah yang akan menghantarkan kita kepada kehidupan yang baik dan keselamatan dunia akherat.

“Jika kemarin sebagian umat muslim didunia berkumpul di Padang Arafah dan Bergeser ke Musdalifah dan sekarang masuk Mina, kita yang sedang tidak melaksanakan ibadah Haji, kita laksanakan Sholat Idul Adha disini”, Kata Rohadi Widodo

Sebelum mengakhiri khotbahnya, Rohadi Widodo mengajak kita untuk meneladani Nabi Ibrahim, setidaknya ada 3 sikap yang bisa kita tauladani yaitu keunggulan dalam keimanan, keunggulan dalam menaati perintah Allah, dan keunggulan dalam beramal.

Rohadi Widodo menambahkan sebagai wujud rasa syukur umat kita sebagai umat muslim  di Kabupaten Karanganyar, pada pelaksanaan Idul Adha 1438 H ini terkumpul hewan korban sapi sebanyak 4866 ekor dan kambing sebanyak 10008 ekor yang tersebar di seluruh 17 Kecamatan di Kabupaten Karanganyar. Demikian Diskominfo (ad)

kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono memberikan hewan kurban sapi Metal dengan berat 700 KG kepada Kades Tugu untuk disembelih dan dibagikan kepada warga Desa Batu.

Read More
kom_8319

Rohadi Widodo : Teladani Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail dalam mentaati perintah Allah

kominfo

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo saat memberikan khotbahnya di hadapan warga yang melaksanakaan sholat Idul Adha di Lapangan Gawanan Colomadu, Senin Pagi (12/9)

Ribuan warga Gawanan dengan khusyuk mengikuti Sholat Idul Adha yang berlangsung di Lapangan Desa Gawanan Kecamatan Colomadu, Senin Pagi (12/9) yang di Imami oleh Bupati Karanganyar Juliyatmono dan khotib Wakil Bupati Rohadi Widodo. Pelaksanaan Sholat Idul Adha sendiri tersebar di 617 lokasi di 17 kecamatan yang ada di Kabupaten Karanganyar. Dalam pesan khotbah nya, Rohadi menegaskan pentingnya warga masyarakat untuk meneladani apa yang telah dilakukan oleh Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail.

“Keteladanan yang bisa dicontoh adalah ketaatan Nabi Ismail akan perintah Bapaknya Nabi Ibrahim dalam melaksanakan perintah yang diberikan Allah”, ujar Rohadi

Ditambahkan pula bahwa dalam menjalankan perintah Allah pasti ada godaan setan, demikian pula Nabi Ibrahim dan dilemparkanlah setan itu oleh Nabi Ibrahim. Untuk itu, kita senantiasa harus berupaya untuk menghindari bujuk rayu setan.

kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono (memakai jas dan peci hitam, deret ketiga dari kanan) mengkurbankan satu ekor sapi sesaat setelah melaksanakan sholat Idul Adha di Lapangan Gawanan Colomadu, Senin Pagi (12/9)

Selesainya melaksanakan Sholat, Bupati Karanganyar Juliyatmono menyerahkan 1 ekor sapi kepada ketua Lembaga Pendidikan dan Pengamalan Agama LP2A) Islam. Sementara itu pelaksanaan kurban tingkat Kabupaten Karanganyar tahun ini mengalami peningkatan, untuk sapi berjumlah 4.321 (naik 113 ekor) sedangkan kurban kambing sebanyak 9.021 (naik 514 ekor).

Demikian Dishubkominfo (ad)

Read More
DSC_0021 (2)

Berqurban menjadikan Kita Pribadi yang Ikhlas

????????????????????????????????????

Bupati Karanganyar Juliyatmono dan Wakil Bupati Rohadi Widodo bersama Forkompinda dan Kepala SKPD Karanganyar saat menghadiri Rampak Bedug menyambut datangnya Idul Adha 1436 H/2015 M, Rabu malam (23/9/15) di Masjid Agung Karanganyar.

DSC_0001

SKPD lingkup Karanganyar ikuti malam rampak bedug jelang Idul Adha 1436 H/2015 M

????????????????????????????????????

Kepala Kementerian Agama Karanganyar Musta’in Ahmad saat menyampaikan laporannya terkait persiapan sholat Idul Adha dan penyembelihan hewan qurban.

Pelaksanaan Sholat Idul Adha di Kabupaten Karanganyar pada tahun ini berlangsung dua kali. Hal ini diungkapkan  oleh Kepala Kementerian Agama Karanganyar, Musta’in Ahmad saat malam rampak bedug 1436 H/2015 M yang berlangsung di Masjid Agung Karanganyar, Rabu malam (23/9/15).

“Untuk Kabupaten Karanganyar sebagaian telah melaksanakan sholat Ied Idul Adha 1436 H/2015 M tadi pagi, Rabu (23/09/15) yang berlangsung di 65 titik dan berjalan dengan lancar, tertib penuh dengan suasana toleransi yang tinggi, saling menghargai, saling menghormati. Selanjutnya untuk pelaksanaan sholat Ied Idul Adha besok, Kamis pagi (24/09/15) akan berlangsung di 536 tempat. Salah satunya akan dilaksanakan di Alun alun Karanganyar sebagai Imam sholat Ustad Sihabbudin LC Al Hafid dari Ponpes Iskarima Karangpandan dan Khotib Prof. DR. Rafik Karsidi,” terangnya dihadapan Bupati, Wakil Bupati Karanganyar dan Forkompinda saat menyampaikan laporannya.

” Perlu saya sampaikan juga bahwa jumlah hewan qurban di Kabupaten Karanganyar untuk sapi berjumlah 4.213 ekor, kambing berjumlah 10.068 ekor. Dimana dengan perincian jumlah sapi paling banyak untuk Kecamatan Karanganyar dan Colomadu sebanyak 475 ekor, kambing untuk Kecamatan Gondangrejo sebanyak 1.452 ekor, sedang jumlah sapi paling rendah untuk Kecamatan Jenawi sejumlah 73 ekor dan kambing untuk Kecamatan Kebakramat sejumlah 180 ekor,” lapornya.

Selanjutnya pada kesempatan tersebut Bupati Karanganyar Juliyatmono dan Wakil Bupati Rohadi Widodo masing-masing menyerahkan hewan qurban kepada Takmir Masjid Agung Karanganyar untuk disembelih setelah pelaksanaan sholat Ied Idul Adha.

????????????????????????????????????

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat akan menyerahkan sapi sebagai hewan qurban di halaman Masjid Agung Karanganyar.

????????????????????????????????????

SIMBOLIS : Bupati Karanganyar Juliyatmono secara simbolis menyerahkan hewan qurban kepada Takmir Masjid Agung Karanganyar

????????????????????????????????????

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo secara simbolis menyerahkan hewan qurban kepada Takmir Masjid agung Karanganyar di halaman Masjid Agung Karanganyar.

Sementara itu Bupati Karannagnyar Juliyatmono saat memyampaikan sambutannya bahwa Idul adha ini mengingatkan kepada kita semua cerita tentang Nabi Ibrahim sebagai ayah dari Nabi Ismail yang mendapat perintah dari Allah SWT untuk menyembelih Nabi Ismail. Dengan penuh keridhoan dan keikhlasan hati Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail. Nabi Ibrahim saat akan menyembelih Nabi Ismail, pada saat itulah Allah menggantinya dengan seekor kambing sebagai qurban.

“Makna Lebaran haji ini adalah mengingatkan kita pada kisah Nabi Ibrahim. Bahwasanya anak, harta, jabatan, kedudukan dan apa yang kita miliki semuanya hanyalah titipan Allah SWT. Allah bisa mengambilnya atas kehendak-Nya. Dari sinilah kita belajar untuk bersabar dan menjadikan kita sebagai pribadi yang ikhlas,” tutur Juliyatmono.

????????????????????????????????????

Jadikan pribadi yang ikhlas : Bupati Karanganyar Juliyatmono saat menyampaikan sambutannya

Pada kesempatan tersebut Bupati Karanganyar, Wakil Bupati beserta Forkompinda menyempatkan untuk menabuh bedug sebagai penanda dimulainya Takbir Malam Idul Adha.

????????????????????????????????????

Tabuh Bedug : Bupati Juliyamno menabuh bedug tanda dimulainya takbir Malam Idul Adha

????????????????????????????????????

SEMANGAT : Wakil Bupati Karangnyar Rohadi Widodo ikut serta menaabuh bedug pada malam takbir Idul adha.

 

Sekda Karanganyar Samsi Ikut serta menabuh bedug pada malam takbir idul adha

Acara diakhiri dengan pertunjukkan rampak bedug dari Kecamatan Karanganyar, Jaten, tasikmadu, Karangpandan, Kebakramat. ind/ft

 

Read More