web (2)

Pemkab Karanganyar Kelola Tiga Kawasan Wisata

Penandatanganan antara Eka M Ruskanda (KKPH Perum Perhutani KPH Surakarta) (tengah) dan Titis Sri Jawoto (Kepala Disparpora Kabupaten Karanganyar) (kanan), di saksikan Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo (kiri)

Karanganyar, Sabtu (22/07/2017)

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar mulai awal bulan Agustus tahun 2017 mengelola dan melestarikan hutan tiga kawasan wisata alam di lereng Gunung Lawu, yakni Sekipan, Pringondani, dan Puncak Lawu (Cemoro Kandang, Cetho dan Sukuh).

Pengelolaan dan pelestarian hutan itu diserahkan dari Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Perum Perhutani Surakarta kepada Pemkab Karanganyar, dalam hal ini Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora).

Serahterima pengelolaan itu dilakukan di Bumi Perkemahan Sekipan, Kalisoro, Tawangmangu, Jumat (21/07), ditandai dengan penandatanganan antara Eka M Ruskanda (KKPH Perum Perhutani KPH Surakarta) dan Titis Sri Jawoto (Kepala Disparpora Kabupaten Karanganyar), di saksikan Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo.

Di salah satu butir Berita Acara Serah Terima, menyebutkan disamping luas tanah yang tertuang dalam Perjanjian Kerjasama (PKS) di tahun 2016, juga aset yang ada diatasnya, dan jenis jumlahnya.

Titis Sri Jawoto, mengatakan mulai 1 Agustus 2017 pengelolaan sepenuhnya oleh Pemkab Karanganyar tentu bersinergi dengan Perum Perhutani, karena batas secara fisik belum ada, namun batas dan luas telah disepakati.

“Yang paling kami tekankan, kami tetap pegang etika. Siapapun yang telah bekerja di pengelola lama tetap di sinergikan dengan kami, jadi jangan kuatir,” katanya.

Ditempat yang sama, Eka M Ruskanda, mengatakan nanti di perinci lagi termasuk aset-aset, batas-batas fisik, dan petak berapa saja yang masuk dalam pengelolaan.

“Tradisinya di kelola oleh kami, akan diserahkan. Tim bersama akan merinci lagi batas-batasnya, awal Agustus tahun ini sudah selesai,” katanya.

Sementara itu, Wakil Bupati Karanganyar, dengan pengelolaan oleh Pemkab Karanganyar dibuat lebih baik, seperti perbaikan jalan dan gapura masuk  menuju Sekipan juga akan dibuat lebih baik.

“Nantinya tempat disini akan dibuat semakin menarik. Kami juga optimis tingkat kunjungan semakin banyak, apalagi disekitarnya sudah ada tempat rekreasi,”kata Rohadi Widodo.

“Saya contohkan, bisa dibuat rumah pohon, lokasi yang menarik bisa untuk foto selfi , dengan begitu pengunjung semakin banyak,” katanya. (pd)

Read More
web (2)

2000 Bibit Pohon Untuk Konservasi Hutan Lawu

penanaman pohon secara simbolis oleh sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Karanganyar.

Penanaman pohon secara simbolis oleh sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Karanganyar.

Karanganyar, Senin (13/02/2017)

Sebanyak 2000 bibit pohon ditanam di lereng Gunung Lawu untuk konservasi hutan dan penyangga air di Kabupaten Karanganyar.

Penanaman pohon itu digagas oleh OSIS SMA Negeri Karangpandan, dengan melibatkan 200 pelajar perwakilan dari berbagai sekolah SMA/SMK/MA di Kabupaten Karanganyar, Minggu (12/02) di Telaga Madirda, Desa Berjo, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar.

“Kita sebagai pemuda sudah selayaknya mencegah dan menangulangi kerusakan hutan, melestarikan lingkungan dan mencegah efek global warming, dengan cara konservasi hutan,” kata Ketua Panitia, Prima Sukma Putri Perdana, saat ditemui dilokasi.

Program penghijauan itu dinamai Think Green #3 2017 sudah ketiga kalinya diadakan. Sebelumnya, kegiatan itu juga pernah dilakukan di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) KGPAA Mangkunegoro I.

“Hari ini kami menanam bibit pohon antara lain ringin, akasia, prih dan luh di kawasan Petak 16, wilayah Kecamatan Ngargoyoso,” kata Ketua Panitia.

Sementara itu, ditempat yang sama, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Karanganyar, Tarsa, mengatakan, atas nama Pemerintah Kabupaten Karanganyar, sangat mendukung program tersebut, apalagi penyelenggara dari pelajar yang peduli alam.

“Kami sangat mendukung upaya pelestarian hutan dari pelajar-pelajar ini. Namun setelah ditanam jangan terus ditinggalkan begitu saja, adakalanya meluangkan waktu untuk melihat pohon yang ditanam, dipelihara dan dijaga dengan baik,” katanya.

Pada akhir acara pembukaan, dilakukan penanaman pohon secara simbolis oleh sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Karanganyar.(pd)

Read More
DSC_0158

Ribuan Penyuluh Hutan Datangi Jambore

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat berdialog dengan salah satu peserta jambore penyuluh

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat berdialog dengan salah satu peserta jambore penyuluh

Karanganyar, Kamis (12/11/2015)
Jambore Penyuluh Kehutanan diadakan di Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar di ikuti sekitar 1000 an penyuluh kehutanan dari 20 provinsi di Indonesia, berlangsung dari Selasa-Rabu (10-11/11) kemarin.

“Jambore ini dengan mengadakan temu karya untuk mengangas kelembagaan penyuluh kehutanan kedepan dan membina kemitraan Penyuluh Kehutanan Swadaya Masyarakat (PKSM),” ujar Sekretaris Badan Koordinasi Penyuluhan Provinsi Jawa Tengah Sugeng Riyanto, Rabu (11/11) di lapangan Bener, Tawangmangu.

Bahkan, lanjut Sugeng Riyanto, terdapat 600 orang penyuluh dari luar jawa mendatangi jambore tersebut.

“Kegiatan ini juga diiisi dengan pentas wayang kulit semalam suntuk, Selasa (10/11) malam, dan ini nanti juga ada penanaman pohon di turus jalan dari Tawangmangu sampai Cemoro Kandang sepanjang lima kilometer,” katanya.

Ditempat yang sama, Bupati Karanganyar Juliyatmono mengucapkan terima kasih dengan adanya jambore tersebut karena dapat memberikan semangat inspirasi bagi kita semua.

“Pada kesempatan ini saya juga mengajak agar keanekaragaman hayati perlu dijaga kelestarian bersama,” katanya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang juga hadir mengajak untuk mengembalikan hutan yang rusak dan terbakar di Indonesia.

“Sistem hendaknya diperbaiki agar kebakaran hutan tidak terjadi lagi. Sumber daya manusia mampu melakuan itu yakni penyuluh kehutanan,” katanya. pd

Read More
DSC_0075

KNPI Karanganyar Ajak Pemuda Hijaukan Lawu

Bupati Karanganyar Juliyatmono memberikan tumpeng kepada Ketua DPD KNPI Karanganyar Aan Shopuanudin pada Sarasehan Pemuda

Bupati Karanganyar Juliyatmono memberikan tumpeng kepada Ketua DPD KNPI Karanganyar Aan Shopuanudin pada Sarasehan Pemuda

Karanganyar, Rabu (28/10/2015)
Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Karanganyar mengajak para pemuda untuk menghijaukan alam di Gunung Lawu.

“Kita ingin para pemuda bersama-sama untuk melestarikan alam dengan menghijaukan Gunung Lawu,” kata Ketua DPD KNPI Karanganyar Aan Shopuanudin, Selasa (27/10) di Cemoro Kandang, Kecamatan Tawangmangu.

Menurutnya, pemuda memiliki andil penting untuk mengedukasi bahwa bencana suatu bencana alam ada sebab dan akibat, untuk itu berusaha bagaimana meminimalisir kejadian dengan berusaha bersama menyadarkan dan kewajiban menjaga kelestarian alam di Gunung Lawu.

“Gunung Lawu ini merupakan gentongnya air Kabupaten Karanganyar dan sekitarnya. Kita tidak rela kalau alam menjadi rusak,” katanya, saat acara Sarasehan Pemuda ditempat tersebut.

Ketua organisasi pemuda yang menaungi 17 Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) itu juga menolak tegas jika ada ekploitasi gas bumi di Gunung Lawu.

“Secara tegas kami pemuda-pemudi Karanganyar menolak segala
bentuk ekploitasi itu,” katanya.

Terkait dengan kelestarian hutan, ditempat yang sama, Prabang Setyono, dosen Universitas Sebelas Maret (UNS) menerangkan jika terjadinya kebakaran hutan Lawu beberapa hari lalu dapat menganggu suplai oksigen.

“Hitung-gitungannya begini, jika satu pohon berdiameter kanopi kurang lebih tiga meter maka akan menghasilan oksigen 1,2 Kilogram. Kalau satu orang membutuhkan 0,5 Kilogram, jadi pohon itu bisa memberi oksigen dua orang,” katanya.
Dengan membuat hutan lestari, maka akan lebih menghasilkan oksigen alami dengan menanam pohon, terlebih di kawasan hutan Lawu juga ada berbagai flora dan fauna.

“Disini terdapat anggrek yang endemik, burung jalak Lawu, dan edelweis,” katanya.

Ditempat yang sama, acara yang dilaksanakan pada malam hari itu juga dihadirin Bupati Karanganyar Juliyatmono.

“Pemerintah Kabupaten Karanganyar mempunyai tekad untuk menghijaukan alam melalui program Karanganyar Ijo Royo-royo, dengan menanam pohon sebanyak-banyaknya agar kelestarian alam terjaga,” katanya. pd

Read More