Lomba Lari Wisata 7 K sebagai salah satu event perayaan HUT DPRD ke 67
- Event tingkat nasional diikuti 1027 pelari dari berbagai daerah dengan tiga kelompok umur.
- Digelarnya Lomba Lari Wisata 7 K di Desa Sogorogunung, Kecamatan Ngargoyoso.

Sekda Karanganyar Samsi memberikan bantuan secara simbolis berupa peralatan sekolah dan uang pembinaan.
Karanganyar – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Karanganyar rayakan puncak acara HUT Ke-18 nya di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Rabu Pagi (20/12). Hadir dalam acara tersebut Sekda Kabupaten Karanganyar Samsi, perwakilan Forkompinda, Ketua TP. PKK Kabupaten Karanganyar sekaligus Pembina DWP Siti Khomsiyah Juliyatmono, Ketua Organisasi Wanita Se-Kabupaten Karanganyar, dan Anggota DWP Kabupaten Karanganyar
Dalam sambutannya mewakili Bupati Karanganyar Samsi memberikan apresiasi nya kepada anggota DWP atas dukungan yang luar biasa kepada Pemerintah Kabupaten Karanganyar sehingga membuahkan prestasi yang luar biasa.
“Atas pendampingan dan support Ibu Anggota DWP terhadap suaminya, serta pemahaman atas tugas pokok fungsi suaminya dalam bekerja. Kabupaten Karanganyar juara 2 nasional penyelenggaraan pemerintahan.” Ujar Samsi disambut tepuk tangan hadirin
Samsi berharap memasuki usia ke-18, DWP Karanganyar tetap bersatu, berkinerja lebih baik dan mampu mandiri sebagai wanita sejati.
Sementara itu, Ketua DWP Karanganyar Sri Lestari Samsi mengatakan bahwa menyambut HUT Ke-18 DWP Karanganyar melaksanakan beberapa kegiatan diantaranya Lomba Senam Gemufamire yang diikuti oleh seluruh anggota DWP, Seminar Parenting kerjsama dengan KP2A Karanganyar, Seminar sehat cantik dan dinamis dengan narasumber dr. Lula Kamal, Penyelenggaraan IVA Test gratis, Pelatihan pembuatan Es Krim Ketela, Senam Bersama, Donor Darah, dan Anjangsana ke TK Pertiwi Karanganyar.
Dalam puncak acara HUT Ke-18, menggandeng GNOTA Karanganyar, DWP Karanganyar juga menyerahkan bantuan kepada 13 siswa SD yang merupakan anak dari anggota DWP berupa peralatan sekolah dan uang pembinaan. Demikian Diskominfo (f3a/ad)

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, sedang menandatangani peresmian PT Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Lawu Artha yang berada di Jalan Lawu 177, Papahan, Karanganyar.
Karanganyar – 03 November 2017.
PT Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Lawu Artha mengadakan Grand Opening Peresmian gedung baru mereka di Karanganyar, tepatnya di Jalan Lawu 177 Papahan, Karanganyar Jumat (03/11) pagi.
Acara dihadiri oleh Direktur PT Lawu Artha, Umi Tri Hartini, Bupati Karanganyar Juliyatmono, beserta para pemegang saham.
Dalam sambutannya Umi menyampaikan bahwa pada hari peresmian ini, bersamaan dengan ulang tahun berdirinya PT Lawu Artha pada tanggal 03 November yang saat ini sudah berumur 5 tahun.
“Dengan tempat baru yang akan kami tempati ini, semoga menjadi momen yang luar biasa bagi kami” kata Umi.
Bupati Karanganyar juga menyampaikan bahwa dengan diresmikan PT BPR Lawu Artha ini diharapkan dapat membantu para wirausahawan mandiri dalam hal investasi, dan para nasabah-nasabah memberikan kepercayaan penuh kepada PT BPR Lawu Artha
“Semoga PT BPR Lawu Artha dapat terus berkembang dan membantu perekonomian yang ada di Karanganyar”, kata Juliyatmono.
Negara yang maju sendiri dapat dilihat dengan kesuksesan para Wirausahawan maupun perkembangan dari bank yang ada di Negara tersebut dalam peran ekonomi.
Demikian Diskominfo (adt/yga/ygi)

Bupati Karanganyar, Juliyatmono memberikan kejutan di HUT TNI ke 72 dan HUT Kodam IV/Diponegoro ke 67, di Makodim 0727/Karanganyar, Kamis (05/10) pagi, dengan memberikan kue ulang tahun.
Karanganyar, Kamis (05/10/2017)
Bupati Karanganyar, Juliyatmono memberikan kejutan di HUT TNI ke 72 dan HUT Kodam IV/Diponegoro ke 67, di Makodim 0727/Karanganyar, Kamis (05/10) pagi, dengan memberikan kue ulang tahun.
“Pemkab Karanganyar menyampaikan selamat ulang tahun. Bersama Rakyat TNI Kuat. TNI kebanggaan kita semuanya, untuk mengawal kedaulatan negara Indonesia yang kita cintai,” kata Bupati Karanganyar, Juliyatmono.
TNI dibentuk dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat, lanjut Bupati, pengabdian selama ini sangat nyata bersama rakyat khususnya di Kabupaten Karanganyar. Tak hanya itu saja, Bupati juga menyatakan kebanggaan dan terima kasih atas dukungan bersama Pemerintah dan masyarakat.
Ditempat yang sama, Kepala Staf Kodim 0727/Karanganyar, Mayor Inf. Mantang, seusai upacara mengatakan, untuk memperingati HUT tersebut di instruksikan dilakukan secara sederhana.
“Kami akan selalu solid, dan tema tahun ini Bersama Rakyat TNI Kuat. Karena itu merupakan suatu sejarah perjuangan, dibuktikan merebut kemerdekaan berjuang dengan rakyat Indonesia,” kata Kasdim 0727/Karanganyar.
Selain itu juga ada kejutan dari SMK Ngargoyoso, yang memberikan kue ulang tahun dan atraksi reog Ponogoro.(pd)
DAFTAR PENERIMA BANTUAN PERINTIS KEMERDEKAAN DALAM RANGKA HUT KEMERDEKAAN RI KE-72 KABUPATEN KARANGANYAR TAHUN 2017

Karanganyar – Lomba tersebut diikuti oleh 51 kelompok unit Dharma Wanita yang berada di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pemerintah Kabupaten Karanganyar dan bertempat di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Rabu Pagi (06/09), tampak peserta dengan antusias mengikuti lomba tersebut mulai dengan menghias kostum sampai dengan penggunaan aksesoris supaya tampil menarik dan memikat dewan juri.
Lomba dibuka oleh Siti Khomsiyah Juliyatmono selaku Ketua DWP Kabupaten Karanganyar, dalam sambutan pembukaannya DWP sebagai organisasi yang anggotanya adalah istri Aparatur Sipil Negara (ASN) diharapkan selalu hidup sehat dan bergembira.
Sementara itu Ketua Panitia Lomba Etty Agus Cipto Waluyo melaporkan dalam rangka memeriahkan HUT Ke-18 DWP Kabupaten Karanganyar telah diadakan beberapa kegiatan seperti Lomba Merias Diri, Lomba Cerdas Cermat dan Seminar Kecantikan serta kepribadian.
Dijelaskan lebih lanjut, Etty mengatakan pelaksanaan lomba kali ini bertujuan guna memelihara semangat kebersamaan anggota DWP sekaligus menjaga kesegaran mental dan fisik dari padatnya rutinitas kegiatan sehari-hari.
Dewan juri beranggotakan 3 orang dan sebagai juri kehormatan adalah Siti Khomsiyah Juliyatmono serta dr. Hadiasri Widiyasari Rohadi Widodo. Setelah seluruh peserta tampil, berhasil memikat dewan juri dan pengunjung, kelompok dari RSUD Karanganyar menyabet juara pertama diikuti kemudian kelompok dari PDAM Tirta Lawu dan Bank Daerah. Demikian Diskominfo (ad/ft)

dari kiri ke kanan (Ketua PWRI Pusat Prof. DR. Haryono Suyono, Bupati Karanganyar Juliyatmono, Wakil Gubernur Jawa Tengah Heru Sudjatmoko, Ketua PWRI Propinsi Jawa Tengah Hendro Martoyo)
Karanganyar – Bertempat di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Rabu Pagi (30/8) ratusan pengurus Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) se Propinsi Jawa Tengah hadiri peringatan HUT Ke-55 PWRI tingkat Propinsi Jawa Tengah. PWRI yang berdiri 24 Juli 1962 di Yogyakarta adalah organisasi kemasyarakatan pensiunan sipil (pensiunan Aparatur Sipil Negara). Hadir dalam kesempatan itu Ketua PWRI Pusat Prof DR. Haryono Suyono, Wakil Gubernur Jawa Tengah Heru Sudjatmoko, Aster Kodam Diponegoro, Direksi PT. Askes, Direksi PT. Taspen, Kepala Bank Jateng dan BPJS Kesehatan serta tamu undangan lainnya.
Ketua PWRI Pusat, Prof Haryono Suyono mengatakan peran PWRI masih sangat nyata dalam mengisi pembangunan, salah satu kontribusi itu adalah terjun langsung ke masyarakat dan membangkitkan kesejahteraan perekonomian masyakarakat meski sudah tidak menjabat lagi sebagai Aparatur Sipil Negara.
Dikatakan lebih lanjut oleh Prof. Haryono Suyono bahwa PWRI Pusat telah melaksanakan kerjasama dengan TNI terkait program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) dalam melaksanakan perannya dalam membantu kepala daerah memajukan daerahnya seperti terlibat langsung dalam sosialisasi perilaku hidup sehat (Germas).
Dalam indikator Germas yang diinstruksikan oleh Presiden RI ada 12 target dimana 6 target tersebut bisa dilakukan oleh PWRI yakni terkait Keluarga Berencana (KB) dan Jambanisasi (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat).
Dalam sambutan selamat datangnya, Bupati Karanganyar Juliyatmono mengatakan Pemerintah dan seluruh masyarakat Karanganyar menyambut baik kehadiran Ketua PWRI Pusat dan Wakil Gubernur Jawa Tengah yang berkenan menyelenggarakan HUT Ke-55 PWRI Propinsi Jawa Tengah di Kabupaten Karanganyar, diharapkan dengan adanya kegiatan ini menjadikan semangat bagi Kabupaten Karanganyar terkhusus untuk PWRI Kabupaten Karanganyar.
Perayaan HUT Ke-55 PWRI di Karanganyar ini merupakan wujud bakti dan pengabdian penghormatan sebagai anak kepada orang tua kami keluarga besar PWRI yang telah mengorbankan apapun untuk kepentingan kemajuan di Propinsi Jawa Tengah. Peran PWRI yang sangat nyata dalam mendukung pembangunan-pembangunan terkhusus di Jawa Tengah diwujudkan lewat semangat persatuan dan kesatuan kekompakan serta setia kepada Pancasila, UUD 45, NKRI.
“Pengetahuan pengalaman Bapak Ibu yang luar biasa sangat berharga bagi kami, apa yang dilakukan pemerintah saat ini tentu tidak akan lebih baik tanpa adanya dukungan restu dan koreksi dari Bapak Ibu PWRI”, kata Juliyatmono
Dalam acara tersebut, Bupati Karanganyar Juliyatmono menerima penghargaan dan tanda kehormatan Wredatama Nugraha Utama atas jasanya dalam mendukung dan membina organisasi pensiunan sipil yang sangat bermanfaat demi kemajuan dan perkembangan PWRI. Demikian Diskominfo (ad/ft)

Paskibraka Kabupaten Karanganyar saat berfoto dengan Bupati Karanganyar, Juliyatmono, Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo dan Paskibraka Nasional tahun 2016, Gloria Natapradja Hamel.
Karanganyar, Jumat (25/08/2017)
Malam resepsi peringatan kemerdekaan ke 72 Republik Indonesia di Kabupaten Karanganyar berlangsung meriah, dan dihadiri ribuan undangan, Kamis (24/08) malam di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.
Menariknya, Paskibraka di 16 Kecamatan dan tingkat Kabupaten juga diundang. Mereka menikmati berbagai hiburan yang didatangkan untuk mengisi acara. Ada kelompok Angklung Ngargoyoso, karawitan dari SMP Negeri 1 Karanganyar, dan artis lokal.
Bahkan penyanyi, Nia Daniati juga ikut menghibur di acara itu. Penyanyi yang terkenal dengan lagu Gelas-gelas Kaca, menghibur tamu undangan. Selain itu, Paskibraka yang hadir, tampak senang dengan kedatangan Paskibraka Nasional tahun 2016, Gloria Natapradja Hamel.
Gloria bahkan tak henti diminta untuk swafoto ataupun foto bersama dengan 1000 lebih Paskibraka tahun 2017 se Kabupaten Karanganyar.
Bupati Karanganyar, Juliyatmono, saat memberikan sambutan mengatakan resepsi ini merupakan akhir dari rangkaian kegiatan peringatan kemerdekaan RI ke 72 di Kabupaten Karanganyar.
“Seluruh kegiatan dari tingkat RT, dusun, desa, termasuk pengibaran bendera merah putih berjalan dengan baik dan khidmat. Semarak memperingati di tahun ini cukup meriah dan ramai,” kata Bupati Karanganyar.
Lebih lanjut, Bupati Juliyatmono mengatakan momentum pada malam hari ini semoga dapat mempererat persatuan dan kesatuan untuk terus menjiwai semangat nasionalisme. Karena nasionalisme adalah watak perilaku yang harus dijiwai untuk dapat dijadikan jati diri, yang harus terus menjaga ideologi bangsa.
“Yang dilakukan kita saat ini belum sebanding dengan para tokoh pendiri dan perintis, telah mengorbankan apapun untuk kemerdekaan Indonesia. Di usia ke 72 ini, Indonesia semakin di segani oleh bangsa-bangsa lain,” katanya.
Di kesempatan itu pula, Bupati Karanganyar meresmikan es krim jambu dan es krim ketela sebagai produk lokal dari Kabupaten Karanganyar, yang diharapkan menjadi minuman khas.(pd)

Bupati Karanganyar Juliyatmono didampingi Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo bersama Anggota Dewan
Karanganyar, Senin 21 Agustus 2017
Ratusan peserta karnaval dari berbagai kalangan meramaikan peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-72. Karnaval jalan kaki tersebut dimulai dari Alun Alun Karanganyar berjalan sepanjang jalan Lawu sampai Buk Siwaluh, Minggu (20/8/2017) kemarin.
Peserta yang mengikuti karnaval meliputi sekolah, OPD, BUMD, Perbankan dan Perusahaan di wilayah Kabupaten Karanganyar.
Berbagai kreasi ditampilkan pada karnaval tersebut, mulai dari kostum yang dikenakan peserta, ornamen yang dibawa sebagai identitas kontingen peserta karnaval hingga atraksi-atraksi yang ditampilkan untuk memeriahkan HUT Kemerdekaan RI.
Bupati Karanganyar Juliyatmono dan Wakil Bupati Rohadi Widodo turut serta dalam kegiatan karnaval ini dengan berjalan kaki mulai dari Alun Alun Karanganyar hingga panggung kehormatan yang berada di depan Rumah Dinas Bupati Karanganyar.
Antusias warga terlihat dalam karnaval ini. Tumpah ruah ribuan warga yang rela berpanas-panasan untuk menyaksikan karnaval yang berlangsung mulai dari pagi hingga sore hari.
Berbagai tema diusung pada karnaval tersebut, salah satunya tema Kebhinekaan yang ditampilkan DPRD dan Kodim 0727 Karanganyar. Para peserta mengenakan pakaian bernuasa Nusantara dari berbagai daerah di tanah air.
Demikian Diskominfo (Tim)
Karanganyar, Jum’at 18 Agustus 2017
Upacara peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia ke-72 digelar di Alun Alun Kabupaten Karanganyar, Kamis (17/8/2017) kemarin. Dalam peringatan tersebut juga menampilkan drama kolosal Perjuangan Joko Songo yang menggambarkan gugurnya sembilan tentara pelajar dalam pertempuran dengan Belanda di wilayah Matesih.
Bertindak selaku Inspektur Upacara Bupati Karanganyar, Juliyatmono. Upacara peringatan Kemerdekaan RI ke-72 diikuti dari berbagai elemen masyarakat mulai dari pelajar, ormas, jajaran, OPD, Forkopimda, Anggota DPRD dan TNI/Polri.
Sambutan Gubernur Jawa Tengah pada Upacara peringatan Setik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI ke-72 yang dibacakan Bupati Karanganyar menekankan menjaga NKRI sebagai sebuah harga mati dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai pemersatu bangsa. Mengamalkan UUD 1945 dengan sebaik-baiknya, serta membela Pancasila dari setiap rongrongan yang dihadapi.Indonesia adalah bangsa yang besar, Indonesia adalah bangsa hebat yang terus menghebatkan diri dengan karya dan prestasi bersama. Rumangsa melu handarbeni, rumnagsa wajib hangrungkebi, mulat sarira hangrasa wani. Dan akhirnya bangga sebagai orang Indonesia yang cinta tanah air dan bersatu dalam persaudaraan untuk kejayaan bangsa.
Pada kesempatan itu juga disampaikan Penganugerahan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya dari Presiden Republik Indonesia kepada Larno, SPd, MM (Kepala SMPN 4 Karanganyar pada Disdikpora Kab. Karanganyar Provinsi Jawa Tengah),Widodo Sutomo, SP (Kabid Politik dan Kemasyarakatan Badan Kesbangpol Kab. Karanganyar Provinsi Jawa Tengah), Dra. Sri Muji Wahyuti, M.Pd Kons (Guru SMAN Kerjo pada Disdikpora Kab. Karanganyar Provinsi Jawa Tengah, Sukisni, S.Sos (Kasubbag Keuangan pada Badan Kesbangpol Kab. Karanganyar Provinsi Jawa Tengah).
Upacara peringatan Kemerdekaan RI ke-72 ditutup dengan pertunjukkan drama kolosal Joko Songo yang dimainkan para pelajar dari SMK negeri Ngargoyoso. Drama kolosal yang menceritakan perjuangan sembilan tentara pelajar melawan tentara Belanda di Matesih. Kesembilan tentara pelajar itupun gugur di medan perang.
Demikian Diskominfo (Tim)