Spanduk Hari Jadi Ke-103 Th Kabupaten Karanganyar

Terlampir file desain Spanduk Hari Jadi Ke-103 Th Kabupaten Karanganyar, silahkan unduh di link berikut ini :

Terlampir file desain Spanduk Hari Jadi Ke-103 Th Kabupaten Karanganyar, silahkan unduh di link berikut ini :

Sukorjo (membawa spanduk) datangi Diskominfo untuk memberikan spanduk berhadiah tersebut

Tulisan berhadiah tersebut
KARANGANYAR –Sukarjo, warga Gedongan Kidul, Wonosari, Trucuk Klaten tidak menyangka bakal ketiban rejeki nomplok. Bapak tiga putra ini tengah berada di lahan pertaniannya tiba tiba melihat balon dan spanduk logo hari jadi Kabupaten Karanganyar ke 103. Didekati dan diambil, kemudian dibaca ternyata dibelakang spanduk tertera bagi yang menemukan spanduk akan menerima hadiah.
“Semula saya tidak menyangka spanduk itu ada hadiahnya, tapi setelah membaca pengumuman di belakang spanduk saya datangi Diskominfo Kabupaten Karanganyar. Saya melihat balon sekitar pukul 13.00,” papar Sukarjo ketika mendatangi Kantor Diskominfo Kabupaten Karanganyar, Kamis, (01/10).
Sukarjo menceritakan kronologis menemukan spanduk logo hari jadi ke 103 berhadiah. Saat itu, dia menegok sawah dan hendak mengairi tanaman tembakau tersebut. Namun melihat balon dia mencoba mengambil dan hendak diberikan kepada keponakannya. Oleh tetangga, kemudian dibacakan spanduk di belakang tersebut ternyata berhadiah. “Saya terus datang kesini untuk mengambil hadiahnya. Apapun hadianya saya terima, karena rejeki dari Pemkab Karanganyar,” tambahnya.
Mantan sopir boks ini terakhir ke Karanganyar lima tahun yang lalu. Dahulu Karanganyar tidak sebagus ini, namun perkembangan Karanganyar sangat luar biasa. harapannya, Karanganyar tetap jaya dan sukses sebagai Kabupaten terbaik di Jawa Tengah.
Sementara Kabid IKP Diskominfo Karanganyar, Teguh Triyono SH, M.Si menyatakan selamat kepada Sukorjo yang menerima spanduk berhadiah. Dia berharap hadiah itu dapat memberikan samangat kepada Sukorjo untuk menambah modal usaha. Selanjutnya, Kabid IKP memberikan hadiah tersebut kepada Sukorjo. “Terima kasih. semoga dapat bermanfaat bagi Sukorjo dan keluarga,” ujarnya. (hr/adt)

Launching Logo Hari Jadi Kabupaten Karanganyar ke 103 di halaman kantor setda Karanganyar

Pelapasan balon ke udara oleh Forkominda
KARANGANYAR – Peringatan hari jadi Kabupaten Karanganyar ke 103 tanggal 18 Nopember 2020 mendatang tampaknya akan dirayakan lebih banyak secara virtual. Mengingat kondisi pendemi covid 19 menjadi alasan utama kemeriahaan hari jadi lebih banyak virtual. Namun demikian, ada juga kegiatan yang tetap dilaksanakan misalnya ziarah pendiri dan mengunjungi Keluarga mantan Bupati.
“Kegiatan hari jadi ke 103 ini ada enam kegiatan pokok. Yakni launching logo hari jadi ke 103, Silaturami ke keluarga mantan bupati, pegelaran wayang kulit secara virtual, ziarah ke pendiri Karanganyar, malam tirakatan virtual dan hari pelaksanaan peringatan hari jadi 18 Nopember mendatang,” ujar Sekda Sutarno saat launching logo ke 103 dan informasi agenda kegiatan hari jadi di halaman Setda Kabupaten Karanganyar, Kamis (1/10).
Lauching logo tersebut dihadiri Bupati, Juliyatmono, Wakil Bupati, Rober Cristanto, Kapolres Karanganyar, AKBP Leganek Mawardi, Dandim 0727, Letkol Inf Ikhsan Agung Widyo Wibowo, Ketua Pengadilan Negeri, Ayun Kristiyanto, Kejari Karanganyar Ahmad Mudhor, Ketua Pengadilan Agama Imam Syafii, kepala OPD dan camat se Kabupaten Karanganyar. Sekda Sutarno menambahkan selain enam kegiatan utama, juga ada kegiatan yang lain yakni lauching e Tiket aplikasi Sidenok dari Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga, pameran tanaman hias dan bonsai, lomba film pendek, lomba video pencegahaan covid 19, gelar seni budaya, kuliner dan festival dalang cilik secara virtual, napak tilas joko songo, jalan sehat di Waduk Jlantah Jatiyoso. “Semua agenda tersebut tetap akan mematuhi protokol kesehatan. Tetap menggunakan masker, jaga jarak dan cuci tangan,” tambahnya.

Aziz Fathoni dari Tawangmangu juara 1 lomba logo desain hari jadi Kabupaten Karanganyar ke 103
Mengenai lomba desain logo, Sekda Sutarno mengatakan penetypan logo dilaksanakan melalui lomba desain logo secara online. Ada sejumlah 117 orang yang mendaftar dengan desai sebanyak 156 buah. Kemudian, tim memilih tiga yang menjadi juara yakni Aziz Fathoni dari Tawangmang, Wahyu Dwi Eko S dari Karanganyar, Dony Wahyu Ardianto dari matesih.
Sementara Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengatakan tetap semangat dan tidak mudah menyerah. Dalam tema hari jadi Kabupaten Karanganyar ke 103 mengusung tema Karanganyar maju dan tangguh. Beberapa kegiatan yang bersifat massal memang tidak bisa dilaksanakan seperti tahun-tahun sebelumnya. Misalnya konser musik, tarian massal dan kegiatan lainnya. Namun demikian, olahraga masih tetap berjalan sambil melihat situasi covid 19. “Untuk kegiatan olahraga kami masih mengikuti perkembangan pendemi covid 19. Rencana 18 Nopember mendatang ada lauching pusat kehidupan nusantara di Candi Cetho,” tambahnya.
Kegiatan Lanching logo hari jadi diakhiri dengan pelepasan balon ke udara. Di salah satu balon tersebut tulisan dan cap yang menyatakan barang siapa menemukan hadiah tersebut diminta ke Kantor Diskominfo Karanganyar untuk mendapatkan hadiah (hr/ard) .

![]() |
Angka 103 adalah usia Kabupaten Karanganyar di tahun 2020 ini. Angka 1 dengan tangan mengepal menggambarkan Karanganyar yang TANGGUH. |
![]() |
Burung Derkuku merupakan inti bagian dari sejarah Kabupaten Karanganyar yang merepresentasikan perjuangan Raden Mas Said serta sebagai pokok yang melambangkan wahyu, keikhlasan serta kemakmuran. |
![]() |
Padi dengan jumlah 20 bulir menandakan tahun 2020 juga melambangkan kemakmuran Kabupaten Karanganyar yang mana mayoritas mata pencaharian warganya adalah petani unggul sehingga padi menjadi gimmic Kabupaten Karanganyar sejak dulu. |
![]() |
Simbol orang merangkul membentuk angka 0 melambangkan integritas Kabupaten Karanganyar yang menjadikan Karanganyar maju dan tangguh. |

Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyerahkan simbolis bantuan dalam rangka bakti sosial HUT Polri ke 74
KARANGANYAR – Menyambut hari jadi Polri ke 74, Polres Karanganyar mengadakan bakti sosial di sekitar waduk Jlantah Jatiyoso. Bupati dan jajaran Forkompinda naik trail untuk menuju lokasi di Desa Tlobo dan Sempon, Kecamatan Jatiyoso. Hadir dalam kesempatan tersebut, Wakil Direktur Reskrimsus Polda Jawa Tengah, AKBP Djoko Julianto SIK, MH.
“Bakti sosial dalam rangka Ulang Tahun Polri ke 74 tahun. Negara tidak punya Polisi bakal kisruh karena korps kepolisian menjaga ketentraman 24 jam,” papar Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat memberikan sambutan dihadapan warga Tlobo dab Sempon Jatiyoso.
Bupati berpesan kepada masyarakat untuk membantu polisi. Caranya untuk selalu menjadi polisi dalam dirinya sendiri. Maksudnya adalah selalu membuat aman, tentram dan nyaman dilingkungan masing masing. Jumlah penduduk Karanganyar sekitar 900.000 sedangkan jumlah polisi hanya 876 polisi. Berarti 1 polisi berbanding 1000 orang. “Mari bantu polisi dengan menciptakan aman dan tentram. Selain juga jangan melanggar hukum karena ini juga salah satu tugas kepolisian,” imbuhnya.
Mudah-mudahan ultah ke 74, Polisi makin hebat dan keren. Sebab polisi ada dan berada di tengah tengah masyarakat. Menurut Bupati, Pemeintah bakal susah jika tidak ada polisi dan TNI. Di kesempatan itu bupati mengucap syukur karena Jatiyoso tidak ada yang terkena Covid 19. Namun bupati meminta masyarakat jangan sembrono tetap memperhatikan protokoler kesehatan. Yakni selalu memakai masker, jaga jarak dan cuci tangan. “Mulai sekarang tanam. “Mari semua menanam tanaman jahe, kunyit, dan kunir. Sebab produk tersebut yang dicari banyak orang. Semoga warga Jatiyoso sehat semua,” bebernya. (hr/adt)