DSC_0022

Wakili Provinsi Jawa Tengah, Karanganyar Juara Nasional KB MKJP

Puskesmas Gondangrejo saat dinilai oleh Tim Juri KB MKJP Tingkat Nasional, beberapa waktu lalu.

Puskesmas Gondangrejo saat dinilai oleh Tim Juri KB MKJP Tingkat Nasional, beberapa waktu lalu.

Karanganyar, Senin (03/08/2015)
Mewakili Provinsi Jawa Tengah, Kabupaten Karanganyar menjadi juara 1 dalam Lomba Keluarga Berencana Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (KB MKJP) Prasarana Pemerintah Tingkat Nasional.

Dalam lomba itu, Kabupaten Karanganyar harus bersaing dengan perwakilan dari Provinsi Lampung dan Provinsi Banten.

Sebelumnya, tim juri tingkat nasional sudah menilai dengan mendatangi Puskesmas Gondangrejo, Kecamatan Gondangrejo, pada Senin (16/05/2015) yang dipimpin Ketua Penilai MKJP Kategori Klinik KB Pemerintah Tingkat Nasional dr. Sofyan Zakaria.

Atas hasil yang diperoleh, Kabupaten Karanganyar mendapat penghargaan yang sudah diterima pada peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke 22, Sabtu (01/08/2015) di Provinsi Banten.

Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (BP3AKB) Kabupaten Karanganyar Any Indrihastuti mengatakan, terdapat beberapa hal dukungan Pemkab untuk program KB, antara lain kemauan Bupati untuk menerbitkan produk hukum untuk mendukung program KB MKJP.

“Mengeluarkan Surat Edaran kepada Kepala Desa (Kades) agar mengalokasikan dana untuk program KB MKJP, juga Surat Edaran seluruh SKPD untuk mengintegrasikan kebijakan dalam rangka mendukung program itu,” ujar Any Indrihastuti.

Selain itu juga ada Peraturan Bupati tentang petunjuk teknis penggunaan dana desa dalam mendukung KB MKJP.

Tak hanya itu saja, namun juga di Puskesmas Gondangrejo, dokter bisa melayani KB MKJP, khususnya vasektomi. Pelayanan KB di puskesmas ini juga berdiri sendiri. Kemudian klaim Jaminan Kesehatan Masyarakat (JKM) untuk KB juga sudah berjalan.

“Di tahun ini, peserta KB MKJP (IUD,Implant,vasektomi, dan tubektomi) juga meningkat sekitar 34,18 persen atau sebanyak 46.474 peserta sampai pertengahan tahun, dari total peserta KB sebesar 135.957 orang,” katanya.

Lebih lanjut, diakhir tahun ini diperkirakan peserta program KB MKJP bisa mencapai 35,8 persen. “Naik dibandingkan tahun 2014, sebesar 33,75 persen,” katanya.pd

Read More
dayu

Museum Purbakala Dayu

dayu

Museum purbakala Dayu menempati lahan seluas  kurang lebih 10.500 m2 yang terletak di desa Dayu, Kecamatan Gondangrejo Kabupaten Karanganyar, Museum purbakala Dayu beserta situs arkeologinya merupakan bagian dari situs manusia purba Sangiran yang dikelola oleh Balai Pelestarian Situs Manusia Purba Sangiran yang berpusat di Desa Krikilan Kec. Kalijambe Kab. Sragen. Di Desa Dayu selain menjadi lokasi temuan Fosil-fosil yang merupakan jejak kehidupan manusia purba juga  menjadi pusat penelitian ilmu pengetahuan tentang kehidupan Pra sejarah, museum ini dapat menjadi Destinasi Wisata yang memiliki daya tarik tersendiri bagi pendidikan generasi selanjutnya.

Di museum ini kita dapat melihat  dan mempelajari jejak kehidupan manusia purba dari struktur dan lapisan tanah yang telah ada berjuta-juta tahun silam. Di museum ini dapat diperoleh informasi lengkap tentang kehidupan manusia purba di pulau Jawa yang dapat menyumbang perkembangan  ilmu pengetahuan seperti antropologi, arkeologi, geologi, paleoantropologi, magantropus, erektus, dll.

dayu2

Di sekitar lokasi museum ini  ditemukan jejak peninggalan berumur 2 juta tahun silam masih dapat ditemukan hingga kini dengan benda yang relatip utuh sehingga para ahli dapat marangkai sebuah benang merah sebuah sejarah yang pernah terjadi di Desa Dayu secara berurutan.

Read More
DSC_0028 copy

Puskesmas Gondangrejo Maju Lomba KB Tingkat Nasional

Ketua Penilai KB MKJP Tingkat Nasional dr Sofyan Zakaria saat menerima penjelasan di Puskesmas Gondangrejo, Selasa (16/06)

Ketua Penilai KB MKJP Tingkat Nasional dr Sofyan Zakaria (kanan) saat menerima penjelasan di Puskesmas Gondangrejo, Selasa (16/06)

Karanganyar, Rabu (17/06/2015)
Puskesmas Gondangrejo, Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar maju ke tingkat nasional dalam lomba Keluarga Berencana Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (KB MKJP) mewakili Provinsi Jawa Tengah.
Dalam lomba MKJP tingkat nasional itu, Puskesmas Gondangrejo untuk menjadi juara satu harus bersaing dengan salah satu puskesmas dariProvinsi Lampung dan Provinsi Banten.
Ketua Penilai MKJP Kategori Klinik KB Pemerintah Tingkat Nasional dr. Sofyan Zakaria menuturkan Kabupaten Karanganyar masuk dalam tiga besar pada lomba tersebut.
“Lomba ini didasari hasil dari survei hasil demografi dan kesehatan dari tahun 2002 sampai 2012, bahwa IUD mengalami penurunan dari 8,1 persen menjadi 3,9 persen, implan dari 6,3 persen menjadi 3 persen, sedangkan MOP 0,4 menjadi 0,2 di tingkat Nasional. Untuk itu kita konsen untuk meningkatkan KB MKJP,” jelas dr Sofyan Zakaria, Selasa (16/05) di Puskesmas Gondangrejo.
Dia juga menambahkan setelah melakukan verifikasi, ternyata memang benar Pemkab Karanganyar konsen pada pelayanan KB MKJP.
“Kita juga senang dengan adanya surat edaran dari Bupati tentang hal itu,” katanya.
Di Kecamatan Gondangrejo sendiri, sampai dengan bulan April tahun 2015, keikut sertaan warga untuk KB aktif tercatat sejumlah 11.547 peserta. Untuk non hormonal IUD sebanyak 1.593 peserta, MOW sejumlah 1.221 peserta, MOP sebanyak 28 peserta, KD sejumlah 356 peserta. Dari jumlah total semua itu sebanyak 27.70 persen.
Sedangkan untuk hormonal untu implant sebanyak 2.054 peserta, suntik sebanyak 5.416 peserta, dan pil sebanyak 879 peserta.
Sementara itu, ditempat yang sama Bupati Karanganyar Juliyatmono menuturkan program KB MKJP untuk terus di sosialisasikan di berbagai kesempatan.
“Camat dan Kepala Desa agar mengingatkan masyarakat untuk mengatur angka kelahiran, sehingga kualitas keluarga menjadi baik dan pendidikan tercukupi dengan baik,” katanya.pd

Read More
DSC_0274 copy

Lawan Jentik Dengan PSN

Bupati Karanganyar Juliyatmono (memegang senter) saat menyorot jentik di tempayan, Senin (06/04)

Bupati Karanganyar Juliyatmono (memegang senter) saat menyorot jentik di tempayan, Senin (06/04)

Karanganyar, Selasa (07/04/2015)
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar kini tengah gencar-genjarnya menggalakan gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN). Program penjagaan kebersihan lingkungan di sekitar rumah tersebut dimaksudkan untuk memutus rantai penyebaran penyakit Demam Berdarah (DB).
Bupati Karanganyar Juliyatmono mengajak pola hidup sehat di sekitar rumah maupun bagi warga masyarakat, sehingga terhindar dari demam berdarah.
“Jentik nyamuk berdasarkan kasus agak potensial di Kecamatan Gondangrejo, tapi di kecamatan lain juga ada. Kita hari ini memulai, dan ada relawan pembunuh jentik. Ini potensi lokal yang memiliki kepedulian berperilaku hidup sehat, tidak hanya membunuh jentik. Kultur baru mendorong perilaku masyarakat agar lebih bersih. Kita dorong untuk membuat bank sampah,” katanya, Senin (06/04) saat gerakkan PSN di Desa Plesungan.
Pemerintah, lanjut dia, akan memfasilitasi program itu dengan membuat jamban. Salah satunya jamban yang ada di Desa Plesungan, Kecamatan Gondangrejo yang mencapai angka 215 rumah. Meski demikian, secara global di wilayah kecamatan yang bersangkutan masih ada 2000 Kepala Keluarga (KK) yang belum melengkapi sanitasi lingkungan, dalam hal ini jamban/ WC. Melihat realita tersebut, Pembangunan jamban yang dilakukan Pemkab diharapkan mampu meningatkan pola dan berperilaku hidup sehat.
Kepala Bidang Pencegahan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2L) Dinas Kesehatan (Dinkes) Karanganyar mengatakan terdapat 20 kasus DB di Kecamatan Gondangrejo selama kurun waktu Januari hingga Maret 2015.
“Bahkan, dua warga Desa Jeruksawit, Kecamatan Gondangrejo dilaporkan meninggal dunia,” pd

Read More
Jpeg

Dinas Kesehatan Karanganyar Gencarkan Sosialisasi PSN

Karanganyar, Sabtu (07/02/2015)

Jpeg

ilustrasi mengamati jentik nyamuk

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Karanganyar menggencarkan sosialisasi tentang Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN). Hal ini dilakukan guna mengantisipasi meningkatnya kasus penyakit Demam Berdarah (DB).

Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinkes Karanganyar, Fatkhul Munir menyebutkan selama ini kasus DB terjadi pada 11 dari 17 kecamatan yang ada. Hingga akhir Januari tahun ini, ada 53 kasus DB dan dua korban jiwa.

“Kami terus melakukan sosialisasi tentang kebersihan lingkungan dan PSN. Rencananya Mingu besok (08/02) akan melakukan agenda itu di Desa Jeruksawit, Kecamatan Gondangrejo,” katanya, Jumat (6/2) saat di temui di ruang kerjanya.

Sebelumnya petugas juga sudah melakukan pemantauan lingkungan di desa itu. Hasilnya, memang menyebutkan jika daerah itu masih tinggi resiko menyebaran penyakit DB. Selain Desa Jeruksawit, petugas juga memantau Desa Plesungan, Kecamatan Gondangrejo. Pasalnya, pada bulan Desember tahun 2014 terdapat satu korban meninggal karena DB.

Biasanya, jentik berkembang biak di bak penampungan air, genangan air bersih, maupun di potongan-potongan bambu yang terdapat air bersihnya. Oleh karena itu, pihaknya terus meminta masyarakat untuk melakukan PSN. “Kuncinya ada di kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan sebagai upaya menekan kasus DB. Meski pencanangannya di Jeruksawit, namun gerakan PSN ini diharapkan bisa berjalan di seluruh Karanganyar,” imbuhnya. pd

Read More
DSC_0065

Lima Ketua Tim Penggerak PKK Tingkat Kecamatan Dilantik

DSC_0162

Bupati Karanganyar Juliyatmono Memberikan Pengarahan Didepan Ibu-Ibu PKK Kab. Karanganyar, Jumat Pagi 30/01

DSC_0065

Suasana Pelantikan Ketua TP PKK Kecamatan

Pelantikan dan Serah Terima Jabatan Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Gondangrejo, Jenawi, Karangpandan, Kerjo dan Tawangmangu dilaksanakan Jum’at pagi (30/01) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar. Drs. H. Juliyatmono, MM selaku Bupati Karanganyar hadir sekaligus menyaksikan pelantikan didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kab. Karanganyar Siti Chomsya Juliyatmono A. Md dan didampingi beberapa Kepala SKPD terkait. Lima Ketua Tim Penggerak PKK Tingkat Kecamatan yang dilantik, diantaranya:

No. Ketua Tim Penggerak PKK Yang Lama Kecamatan Ketua Tim Penggerak PKK Yang Baru Kecamatan
1 Ibu Kurniadi Murnianto Gondangrejo Ibu Bambang Tri Hastaryo Gondangrejo
2 Ibu Suwardi Jenawi Ibu Edi Sarwoko Jenawi
3 Ibu Yustin Atmojo Karangpandan Ibu adji Pratomo Heru Karangpandan
4 Ibu Agus Hartanto Kerjo Ibu Tri Widoyo Kerjo
5 Ibu Sibun Tawangmangu Ibu Bambang Tri Hantoro Tawangmangu

Sementara itu Ketua Tim Penggerak PKK Kab. Karanganyar Siti Chomsya Juliyatmono sekaligus istri Bupati Karangabnyar saat menyampaikan sambutannya mengatakan bahwa sebagai Tim Penggerak PKK kita semua wajib mengetahui dan memahami tugas fungsi PKK yang menitikberatkan pada menyusun program kerja PKK sesuai Rakerda Karanganyar, Menjalin mitra kerja dengan instansi –instansi terkait serta melaksanakan tertib administrasi. “Saya percaya ibu-ibu sebagai bagian dari PKK akan melaksanakan tupoksi dengan sungguh-sungguh. Jalankan tugas sesuai dengan Rakernas ke-7 kemarin, dan di tahun 2015 ini kita menunggu Rakernas ke-8,” pesannya.

Selanjutnya Bupati Karanganyar dalam arahannya mengucapkan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada segenap Ketua Tim Penggerak PKK atas pengabdiannya selama ini. Dan kepada Ketua Tim PKK yang baru, diharapkan dapat lebih meningkatkan kinerja dan membawa PKK Kab. Karanganyar lebih berprestasi lagi dan lebih baik kedepannya. “ PKK ini secara proporsional harus lebih mengangkat perempuan yang yang berprestasi, kreatif. Tolong kepada Tim Penggerak PKK untuk terus memantau perempuan-perempuan di desa-desa yang memang memiliki skill/keterampilan untuk didata ke Dinas Sosial dan Disperindagkop&UMKM,” kata Bupati. “ Jaga selalu kebersamaan, keguyupan, bila ada apa-apa untuk dimusyawarahkan/dibicarakan bersama dengan baik,” pesan Bupati. ad

Read More
DSC_0162 copy

Mensos Cek Langsung Penerima Bantuan Program Keluarga Harapan

Karanganyar, Selasa (30/12/2014)

Menteri Sosial Kofifah Indar Parawansa dan Bupati Karanganyar Juliyatmono saat berkunjung di peserta penerima Program Keluarga Harapan (PKH), Senin (29/12) di RT 6/RW 6 Dusun Mojorejo, Desa Plesungan, Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar.

Menteri Sosial Kofifah Indar Parawansa dan Bupati Karanganyar Juliyatmono saat berkunjung salah satu   peserta penerima Program Keluarga Harapan (PKH), Senin (29/12) di RT 6/RW 6 Dusun Mojorejo, Desa Plesungan, Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar.

Menteri Sosial (Mensos) Khofifah Indar Parawansa saat berkunjung ke Kabupaten Karanganyar, melakukan pengecekan langsung ke warga penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH), di Dusun Mojorejo, Desa Plesungan, Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar, Senin (29/12).

PKH merupakan program bantuan yang diberikan oleh Kementerian Sosial bagi Rumah Tangga Sangat Miskin (RTSM) dalam bentuk bantuan tunai. Adapun peserta merupakan yang memiliki ibu hamil (bumil) atau balita, dan peserta PKH adalah KSM yang memiliki anak didik usia enam-15 tahun (SD/SMP).

Pada kunjungan di Bumi Intanpari itu, Mensos Khofifah meminta warga penerima bantuan menggunakan dana bantuan dari Pemerintah Pusat itu digunakan sebaik-baiknya. Kunjungan tersebut mendatangi langsung rumah warga penerima PKH di RT 6, RW 6 yakni keluarga Salinem dengan mendapatkan bantuan sebesar Rp. 740 ribu per tahun. Keluarga Timbrung, dengan besar bantuan Rp. 1.240.000 per tahun, dan keluarga Supiana, sebesar Rp. 2.240.000 per tahun

Mensos Khofifah mengatakan Program Keluarga Harapan (PKH) ini diikuti pendamping. “PKH ini berbentuk condisional cast transfer (CCT). Jadi tugas pendamping mengawal penerima bantuan sampai bisa mandiri,” ujarnya.

Lebih lanjut, Mensos mengatakan, sebelum dinyatakan bisa mandiri, para penerima bantuan PKH itu terlebih dahulu di nilai oleh pendamping, sejauh mana kesiapan bisa mandiri. “Setelah dinyatakan siap mandiri. Mereka akan mendapatkan program usaha ekonomi produktif dalam bentuk kelompok atau KUBE. Ini tahapannya relatif terukur,” jelasnya saat disela-sela kunjungan singkat.

Dari informasi yang diperoleh dari Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kabupaten Karanganyar. PKH Kabupaten Karanganyar tahap 4 tahun 2014 total mencapai 9.711 rumah tangga yang mendapatkan dana bantuan PKH tersebut. Untuk di Kecamatan Gondangrejo 1.254 rumah tangga, dengan dana bantuan Rp. 400.125.000.pd

Read More
Jpeg

Wah….Ada Pameran Foto Di Bumi Intanpari Expo

Karanganyar, Senin (24/11/2014)

Saat pengunjung melihat-lihat foto-foto yang dipamerkan, Minggu (23/11)

Saat pengunjung melihat-lihat foto-foto yang dipamerkan, Minggu (23/11)

Pameran pembangunan Bumi Intanpari Expo Tahun 2014 yang bertempat di pelataran depan Alun-alun Kabupaten Karanganyar mempromosikan berbagai hasil produk keberhasilan yang dicapai.

Salah satu stan di pameran yang berlangsung selama empat hari, dari Sabtu-Rabu (22-26/11), memamerkan berbagai foto hasil karya para jurnalis yang bertugas di Kabupaten Karanganyar, tepatnya di belakang Sekretariat Panitia Pameran. Pengunjung dapat melihat-lihat berbagai foto peristiwa yang dibingkai frame dan diberi kesempatan untuk menilai dari foto-foto yang dipajang tersebut.

“Kejadian peristiwa yang di foto ini sangat menarik. Tentunya “mahal harga” nya, karena suatu peristiwa itu tidak bisa diulang dan hanya sekali untuk menggambarkan,” ujar Bayu Jatmiko Adi, salah satu pengunjung stan, warga Gondangrejo, Minggu (23/11).

Foto-foto yang dipajang pun beraneka ragam. Ada Bupati Juliyatmono saat menaiki reog ponorogo, peristiwa hujan abu saat gunung Kelud meletus, saat ekspresi Bupati Karanganyar menendang bola, maupun ekspresi gembira Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo berpakaian jawa.

Bagi pengunjung tidak dipungut biaya, dan buka dari jam 08.00-21.00 selama pameran berlangsung.pd

Read More
DSC_0110 copy

Mau Nonton Wayang Kulit? Ini Dia Jadwal dan Lokasinya

Karanganyar, Sabtu (16/08/2014)

Pagelaran wayang kulit di adakan 17 lokasi di Kabupaten Karanganyar

Pagelaran wayang kulit di adakan 17 lokasi di Kabupaten Karanganyar

Gelaran seni wayang kulit semalam suntuk diadakan di berbagai tempat. Pelaksanaan di 17 di Kecamatan, Kabupaten Karanganyar berlangsung mulai bulan Agustus sampai November 2014. Acara direncanakan dimulai pukul 20.00 WIB.

Setiap lokasi pagelaran wayang kulit dimainkan oleh dalang cilik maupun dalang dewasa. Berikut ini merupakan jadwal dan lokasi pementasan wayang kulit sebagai pelestarian budaya Jawa.

Minggu 10 Agustus 2014 Puntukrejo, Ngargoyoso
Rabu 20 Agustus 2014 Tunggulrejo, Jumantono
Rabu 27 Agustus 2014 Suruh kalang, Jaten
Kamis 28 Agustus 2014 Kragan, Gondangrejo
Sabtu 30 Agustus 2014 Botok, Kerjo

Rabu 3 September 2014 Tlobo, Jatiyoso
Sabtu 13 September 2014 Wonolopo, Tasikmadu
Sabtu 20 September 2014 Kaliboto, Mojogedang
Kamis 25 September 2014 Macanan, Kebakkramat
Sabtu 27 September 2014 Karang, Karangpandan

Sabtu 4 Oktober 2014 Koripan, Matesih
Sabtu 11 Oktober 2014 Balong, Jenawi
Jumat 24 Oktober 2014 Ploso, Jumapolo
Kamis 30 Oktober 2014 Ngepungsari, Jatipuro

Sabtu 1 November 2014 Gajahan, Colomadu
Sabtu 8 November 2014 Karanglo, Tawangmangu
Sabtu 15 November 2014 Cerbonan, Karanganyar

Read More

Rekapitulasi Evaluasi RABD Desa Tahun 2014

1

Tawangmangu

No. Desa Dikirim Evaluasi Diundangkan
1 Gondosuli Ѵ Ѵ  Ѵ
2 Sepanjang Ѵ Ѵ  Ѵ
3 Bandarwung Ѵ Ѵ  Ѵ
4 Karanglo Ѵ Ѵ   Ѵ
5 Nglebak Ѵ Ѵ   Ѵ
6 Plumbon Ѵ Ѵ    Ѵ
7 Tengklik Ѵ Ѵ    Ѵ

2

Karangpandan

No. Desa Dikirim Evaluasi Diundangkan
1 Karangpandan Ѵ Ѵ    Ѵ
2 Domplang Ѵ Ѵ    Ѵ
3 Ngemplak Ѵ  Ѵ    Ѵ
4 Bangsri Ѵ Ѵ  Ѵ
5 Tohkuning Ѵ Ѵ   Ѵ
6 Gondangmanis Ѵ Ѵ    Ѵ
7 Dayu Ѵ Ѵ    Ѵ
8 Harjosari Ѵ Ѵ    Ѵ
9 Salam Ѵ Ѵ    Ѵ
10 Gerdu Ѵ Ѵ    Ѵ
11 Karang Ѵ Ѵ    Ѵ

3

Ngargoyoso

No. Desa Dikirim Evaluasi Diundangkan
1 Puntukrejo Ѵ Ѵ    Ѵ
2 Bejo Ѵ Ѵ    Ѵ
3 Girimulyo Ѵ  Ѵ    Ѵ
4 Segorogunung Ѵ Ѵ    Ѵ
5 Kemuning Ѵ Ѵ    Ѵ
6 Ngargoyoso Ѵ  Ѵ    Ѵ
7 Jatirejo Ѵ Ѵ    Ѵ
8 Dukuh Ѵ Ѵ    Ѵ
9 Nglegok Ѵ Ѵ    Ѵ

4

Jenawi

No. Desa Dikirim Evaluasi Diundangkan
1 Gumeng Ѵ Ѵ    Ѵ
2 Anggrasmanis Ѵ Ѵ    Ѵ
3 Jenawi Ѵ Ѵ    Ѵ
4 Trengguli Ѵ Ѵ    Ѵ
5 Balong Ѵ Ѵ    Ѵ
6 Menjing Ѵ Ѵ    Ѵ
7 Seloromo Ѵ Ѵ    Ѵ
8 Sidomukti  Ѵ  Ѵ    Ѵ
9 Lempong  Ѵ  Ѵ    Ѵ

5

Kerjo

No. Desa Dikirim Evaluasi Diundangkan
1 Kuto Ѵ  Ѵ    Ѵ
2 Tamansari Ѵ  Ѵ    Ѵ
3 Gaten Ѵ  Ѵ    Ѵ
4 Gempolan Ѵ  Ѵ    Ѵ
5 Plosorejo Ѵ  Ѵ    Ѵ
6 Karangrejo Ѵ  Ѵ    Ѵ
7 Kwadungan Ѵ  Ѵ    Ѵ
8 Botok Ѵ  Ѵ    Ѵ
9 Sumberrejo Ѵ  Ѵ     Ѵ
10 Tawangsari Ѵ  Ѵ    Ѵ

6

Mojogedang

No. Desa Dikirim Evaluasi Diundangkan
1 Mojogedang Ѵ  Ѵ  Ѵ
2 Sewurejo  Ѵ  Ѵ     Ѵ
3 Ngadirejo    Ѵ    Ѵ  Ѵ
4 Pendem Ѵ  Ѵ    Ѵ
5 Pereng    Ѵ    Ѵ     Ѵ
6 Munggur Ѵ Ѵ    Ѵ
7 Kedungjeruk  Ѵ  Ѵ     Ѵ
8 Kaliboto Ѵ  Ѵ    Ѵ
9 Buntar  Ѵ  Ѵ     Ѵ
10 Mojoroto  Ѵ  Ѵ     Ѵ
11 Gebyog  Ѵ  Ѵ    Ѵ
12 Gentungan Ѵ Ѵ    Ѵ
13 Pojok  Ѵ  Ѵ    Ѵ

7

Tasikmadu

No. Desa Dikirim Evaluasi Diundangkan
1 Buran Ѵ  Ѵ    Ѵ
2 Papahan Ѵ  Ѵ    Ѵ
3 Ngijo Ѵ Ѵ    Ѵ
4 Gaum Ѵ  Ѵ    Ѵ
5 Suruh Ѵ  Ѵ    Ѵ
6 Pandeyan Ѵ  Ѵ    Ѵ
7 Karangmojo Ѵ Ѵ    Ѵ
8 Kaling Ѵ  Ѵ    Ѵ
9 Wonolopo Ѵ Ѵ    Ѵ
10 Kalijirak Ѵ Ѵ    Ѵ

8

Jaten

No. Desa Dikirim Evaluasi Diundangkan
1 Suruhkalang  Ѵ  Ѵ    Ѵ
2 Jati Ѵ  Ѵ    Ѵ
3 Jaten  Ѵ  Ѵ    Ѵ
4 Dagen Ѵ  Ѵ    Ѵ
5 Ngringo Ѵ Ѵ    Ѵ
6 Jetis  Ѵ  Ѵ    Ѵ
7 Sroyo Ѵ  Ѵ    Ѵ
8 Brujul Ѵ Ѵ    Ѵ

9

Kebakkramat

No. Desa Dikirim Evaluasi Diundangkan
1 Kemiri Ѵ Ѵ    Ѵ
2 Kebak Ѵ Ѵ    Ѵ
3 Waru Ѵ Ѵ  Ѵ
4 Pulosari Ѵ Ѵ  Ѵ
5 Malanggaten  Ѵ  Ѵ    Ѵ
6 Nangsri Ѵ Ѵ    Ѵ
7 Banjarharjo  Ѵ  Ѵ    Ѵ
8 Alastuwo Ѵ Ѵ  Ѵ
9 Macanan Ѵ Ѵ  Ѵ
10 Kaliwuluh Ѵ Ѵ    Ѵ

10

Colomadu

No. Desa Dikirim Evaluasi Diundangkan
1 Ngasem  Ѵ  Ѵ    Ѵ
2 Bolon  Ѵ  Ѵ  Ѵ
3 Malangjiwan Ѵ  Ѵ    Ѵ
4 Gawanan Ѵ Ѵ    Ѵ
5 Tohudan  Ѵ  Ѵ    Ѵ
6 Gendongan  Ѵ  Ѵ     Ѵ
7 Klodran Ѵ  Ѵ    Ѵ
8 Baturan Ѵ  Ѵ     Ѵ
9 Blulukan  Ѵ  Ѵ     Ѵ
10 Paulan Ѵ Ѵ    Ѵ
11 Gajahan  Ѵ  Ѵ  Ѵ

11

Gondangrejo

No. Desa Dikirim Evaluasi Diundangkan
1 Wonorejo Ѵ  Ѵ     Ѵ
2 Plesungan Ѵ  Ѵ  Ѵ
3 Jatikuwung Ѵ  Ѵ   Ѵ
4 Selokaton Ѵ  Ѵ  Ѵ
5 Bulurejo Ѵ  Ѵ  Ѵ
6 Rejosari Ѵ  Ѵ    Ѵ
7 Jeruksawit Ѵ Ѵ  Ѵ
8 Karangturi Ѵ  Ѵ  Ѵ
9 Kragan Ѵ  Ѵ  Ѵ
10 Wonosari Ѵ  Ѵ  Ѵ
11 Dayu Ѵ  Ѵ  Ѵ
12 Tuban Ѵ  Ѵ  Ѵ
13 Krendowahono Ѵ  Ѵ  Ѵ

12

Matesih

No. Desa Dikirim Evaluasi Diundangkan
1 Ngadiluwih  Ѵ  Ѵ  Ѵ
2 Dawung Ѵ Ѵ  Ѵ
3 Matesih Ѵ Ѵ  Ѵ
4 Karangbangun  Ѵ  Ѵ  Ѵ
5 Koripan Ѵ Ѵ  Ѵ
6 Girilayu Ѵ  Ѵ  Ѵ
7 Pablengan  Ѵ  Ѵ  Ѵ
8 Gantiwarno Ѵ Ѵ  Ѵ
9 Plosorejo Ѵ Ѵ  Ѵ

13

Jumantono

No. Desa Dikirim Evaluasi Diundangkan
1 Sedayu Ѵ Ѵ  Ѵ
2 Kebak Ѵ Ѵ  Ѵ
3 Gemantar Ѵ Ѵ  Ѵ
4 Genengan Ѵ Ѵ  Ѵ
5 Tugu Ѵ Ѵ  Ѵ
6 Ngunut Ѵ Ѵ  Ѵ
7 Blorong Ѵ Ѵ Ѵ
8 Sambirejo Ѵ Ѵ  Ѵ
9 Tunggulrejo Ѵ Ѵ  Ѵ
10 Sokosari Ѵ Ѵ  Ѵ
11 Sringin Ѵ  Ѵ  Ѵ

14

Jumapolo

No. Desa Dikirim Evaluasi Diundangkan
1 Paseban Ѵ  Ѵ  Ѵ
2 Lemahbang Ѵ  Ѵ  Ѵ
3 Jatirejo Ѵ  Ѵ  Ѵ
4 Kwangsan Ѵ  Ѵ  Ѵ
5 Karangbangun Ѵ  Ѵ  Ѵ
6 Ploso Ѵ  Ѵ  Ѵ
7 Giriwondo Ѵ Ѵ  Ѵ
8 Kadipiro Ѵ Ѵ  Ѵ
9 Jumantoro Ѵ  Ѵ  Ѵ
10 Kedawung Ѵ  Ѵ  Ѵ
11 Jumapolo Ѵ  Ѵ  Ѵ
12 Bakalan Ѵ  Ѵ  Ѵ

15

Jatipuro

No. Desa Dikirim Evaluasi Diundangkan
1 Ngepungsari Ѵ  Ѵ  Ѵ
2 Jatipurwo Ѵ  Ѵ  Ѵ
3 Jatipuro  Ѵ  Ѵ  Ѵ
4 Jatisobo Ѵ  Ѵ  Ѵ
5 Jatiwarno Ѵ  Ѵ  Ѵ
6 Jatimulyo  Ѵ  Ѵ  Ѵ
7 Jatisuko Ѵ  Ѵ  Ѵ
8 Jatiharjo Ѵ  Ѵ  Ѵ
9 Jatikuwung Ѵ  Ѵ Ѵ
10 Jatiroyo Ѵ  Ѵ  Ѵ

16

Jatiyoso

No. Desa Dikirim Evaluasi Diundangkan
1 Jatisawit Ѵ  Ѵ  Ѵ
2 Petung Ѵ  Ѵ     Ѵ
3 Wonokeling Ѵ  Ѵ     Ѵ
4 Jatiyoso Ѵ  Ѵ     Ѵ
5 Tlobo Ѵ  Ѵ  Ѵ
6 Wonorejo Ѵ  Ѵ  Ѵ
7 Beruk Ѵ  Ѵ  Ѵ
8 Karangsari Ѵ  Ѵ  Ѵ
9 Wukirsawit Ѵ  Ѵ  Ѵ

Read More