DSC_8521

Kirab Sedekah Bumi di Sendang Plesungan Desa Plesungan Gondangrejo

Read More
web

Bupati Karanganyar Resmikan KCP Bank Jateng

Bupati Karanganyar, Juliyatmono didampingi Direktur Operasional dan Unit Usaha Syariah Bank Jateng, Hanawijaya, mengunting pita peresmian KCP Gondangrejo.

Karanganyar, Senin (10/04/2017)

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, meresmikan Kantor Bank Jateng Cabang Pembantu Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar, Senin (10/04) pagi. Sehingga menambah satu Kantor Bank milik Pemerintah Provinsi Jawa Tengah itu.

“Pemilihan KCP Gondangrejo ini lokasinya strategis, putaran uang disini cukup pesat dan menjadi setiga emas, sehingga menjadi pusat pertumbuhan.  Didekat sini, akan ada interchange tol, bisa akses ke bandara Adi Sumarmo,” katanya.

Pembangunan wilayah di Kecamatan Gondangrejo juga semakin pesat, dikatakan oleh Bupati Juliyatmono, tahun ini  dibangun jembatan Kraggan tembus Kebak kramat dengan dana Rp. 40 miliar dan jalan diperlebar tiga meter. “Maka tidak salah Bank jateng membidik nasabah disini,” katanya.

Sementara itu, Direktur Operasional dan Unit Usaha Syariah Bank Jateng, Hanawijaya, mewakili Direktur Utama, mengatakan sampai saat ini ada lima KCP di Kabupaten Karanganyar.

“Saat ini memiliki 40 Kantor Cabang yang tersebar di 35 Kabupaten, satu Cabang di Jakarta dan empat Kantor Cabang Syariah serta memilki 125 kantor cabang pembantu yang kesemuanya memberikan layanan Syariah,” kata Hanawijaya.

Saat membacakan sambutan, dia mengatakan pembukaan di Gondangrejo guna memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah Gondangrejo atas jasa layanan perbankan sesuai ijin Otoritas Jasa Keuangan (OJK) .

“Harapannya dapat membantu keinginan masyarakat akan kebutuhan jasa dan produk perbankan dan dapat medukung program pemerintah Kabupaten Karanganyar  dalam pengembangan ekonomi daerah,” katanya.(pd)

 

Read More
DISKOMINFO

Musrenbang Forgab Dapil IV: Pengembangan Solo Anyar

DISKOMINFO

Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyampaikan sambutan dalam acara Musrenbang Forgab OPD Dapil IV, Selasa 7/3/2017

Karanganyar, 7 Maret 2017

Musrenbang Forum Gabungan Perangkat Daerah diselenggarakan dengan maksud mengadakan pertemuan semua stakeholder di daerah pemilihan dalam rangka melakukan sinkronisasi hasil Musrenbang Kecamatan dengan Perangkat Daerah. Tujuannya adalah terwujudnya rancangan kerja Perangkat Daerah Tahun 2018 yang aspiratif, realistis, komprehensif sesuai kebutuhan masyarakat dengan mengakomodir semua aspek pembangunan. Musrenbang Forgab Dapil IV yang diikuti oleh 2 (dua) Kecamatan di Daerah Pemilihan IV diselenggarakan pada hari Rabu, 7 Maret 2017 malam di Halaman Kantor Kecamatan Gondangrejo.

Dalam sambutannya Suwarni, anggota DPRD Kabupaten Karanganyar Dapil IV yang didampingi beberapa anggota lainnya di Dapil IV menyampaikan bahwa kita harus bangga mempunyai daerah di Kecamatan Gondangrejo dan Colomadu karena dekat dengan wilayah Solo. Ke depannya kita akan memiliki Solo Anyar yaitu wilayah Kecamatan Gondangrejo yang sudah mulai dikembangkan dengan infrastruktur yang sangat bagus.  Suwarni meminta supaya program yang sudah ditetapkan pada Tahun Anggaran 2017 segera dilaksanakan. “Sekarang ini banyak lubang di jalan, bahkan lubang-lubang sudah berjalan,”  kata Suwarni. Maka dari itu jalan-jalan yang rusak supaya segera diperbaiki. Untuk program mendatang supaya diusulkan pengembangan industri dan pariwisata di Dapil ini. Guna menunjang hal itu infrastruktur harus diperhatikan.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kita bisa belajar dari pengalaman Amerika yang membenahi negaranya dan bisa berhasil setelah 85 tahun. “Yang menjadi kunci keberhasilan Amerika adalah ‘greget’nya, semangat kebersamaannya. Kita mempunyai filosofi Raden Mas Said, ‘rumangsa handarbeni, wajib melu hangrungkebi, mulat sarira hangrasawani’. Kita harus merasa memiliki, bangga menjadi warga Karanganyar, warga Indonesia. Colomadu dan Gondangrejo memiliki posisi yang strategis yang harus kita bangun sebaik mungkin,” kata Juliyatmono.

Tahun ini program pembangunan jalan di Dapil IV sudah dianggarkan seperti untuk jalan Tuban-Wonosari, Baturan-Sumber di Colomadu, Klodran-Sawahan, Klodran-Gedongan, Gajahan-Gonilan, Jalan Mipitan. Akan dibangun juga Jembatan Kragan tembus Kebakkramat. Untuk Colomadu jalan di perempatan Colomadu ke Timur akan diperbaiki termasuk jalan di sebelah Utara atau jalan Adi Sumarmo. Rencana ke depan akan dibangun rel kereta api dari Stasiun Balapan menuju Bandara Adi Sumarmo.

“Kita akan bangun Puskesmas Rawat Inap di Colomadu. Saya minta tanah kas di Klodran untuk lokasinya, tanahnya akan diganti oleh pemerintah. Puskesmas yang di Malangjiwan dan Baturan sudah tidak layak, karena sering banjir,” demikian imbuh Juliyatmono.

Ditambahkan pula bahwa nantinya kampus Universitas Tunas Pembangunan (UTP) akan diboyong ke Plesungan, Gondangrejo. Hal ini akan membawa dampak positif bagi perkembangan dan kemajuan daerah ini.

Untuk kepentingan pengembangan kawasan industri, khususnya di Gondangrejo sudah diusulkan supaya hanya Desa Dayu saja yang masuk kawasan Cagar Budaya Sangiran, sehingga desa-desa yang lain bisa berkembang sesuai harapan. Bahkan cita-cita membuat Solo Anyar bisa benar-benar terwujud.

Dalam paparannya Camat Gondangrejo menyampaikan potensi wisata di Kecamatan Gondangrejo sehingga perlu fasilitas infrastruktur yang memadai. Demikian pula Camat Colomadu banyak menyoroti pentingnya infrastruktur di Kecamatan Colomadu karena merupakan daerah transit dari Bandara Adi Sumarmo ke daerah-daerah lain di Surakarta.

Pada akhir acara ditandatangani Berita Acara hasil Musrenbang oleh kedua Camat yaitu, Camat Colomadu dan Gondangrejo, Suwarni, wakil anggota DPRD Dapil IV, Sekretaris Daerah dan Bupati Karanganyar. Demikian Diskominfo (krs/yg)

Read More
KOM_6514

130 Mahasiswa UNIVET Sukoharjo KKN di Karanganyar

kominfo

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo saat memberikan sambutan di hadapan peserta KKN Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo, Rabu Pagi (8/2)

Mahasiswa tersebut diterima langsung oleh Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Rabu Pagi (8/2). Hadir dalam kegiatan tersebut OPD terkait seperti Baperlitbang, DP3APPKB, Dispertan Dispermades, Disparpora, Badan Kesbangpol dan Camat Gondangrejo. Kegiatan KKN nantinya akan berlangsung mulai 8 Februari hingga 6 April dan tersebar di 13 Desa yang ada di Kecamatan Gondangrejo.

Pada kesempatan itu Rohadi Widodo mengharapkan agar berjalannya KKN kali ini para mahasiswa Univet Batara dapat menjalin kerjasama dengan baik dengan masyarakat serta dapat mengembangkan segala potensi yang ada di masyarakat dan menjaga sopan santun terhadap masyarakat di lokasi KKN, diibaratkan datang tampak muka pergi tampak punggung.

Rohadi menambahkan dengan adanya kegiatan KKN selama 2 bulan yang dilakukan di Kabupaten Karanganyar akan meningkatkan IPM (indek pembangunan manusia) dan diharapkan mampu menurunkan tingkat kemiskinan di daerah tersebut di samping nilai religiusnya yang masih kuat dipegang oleh masyarakat.

“Desa Kragan merupakan salah satu desa yang ada di Kecamatan Gondangrejo di mana Kakek Presiden Joko Widodo berasal dari situ, semoga bisa menjadi motivasi tambahan dalam menjalani KKN kali ini”, ujar Rohadi Widodo

Sementara itu, Rektor Univet Batara Sukoharjo Prof. Dr. Ali Mursid Wahyu Mulyono, M.P dalam sambutan perkenalan sekaligus penyerahan mahasiswa berpesan kepada peserta KKN untuk memberikan yang terbaik bagi Karanganyar. Di mana KKN-KKN sebelumnya selalu memuaskan hasilnya. Selain itu, dengan adanya jalinan kerjasama yang baik antara Univet Batara Sukoharjo dengan Pemkab Karanganyar selama ini, ke depan diharapkan ada re MOU dengan Pemerintah Daerah Karanganyar sehingga sinergitas keduanya akan terus berjalan dalam rangka memajukan masyarakat Karanganyar ke depan lebih baik dan juga memberikan pengalaman bagi mahasiswa untuk mengabdi kepada masyarakat. (demikian Diskominfo, ad/bayu)

Read More
KOM_6095

Rapat Penyusunan Rencana RTRW Perubahan Kabupaten Karanganyar

kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat memimpin rapat penyusunan rencana RTRW perubahan Kabupaten Karanganyar, Rabu Pagi (25/1)

Bupati Karanganyar Juliyatmono menghadiri secara langsung rapat penyusunan RTRW Perubahan Kabupaten Karanganyar, di Ruang Anthurium Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Rabu Pagi (25/1). Hadir juga dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo, Sekda Karanganyar dan kepala OPD terkait.

Dalam rapat tersebut Juliyatmono memberikan pengarahan terkait penyusunan RTRW Perubahan Kabupaten Karanganyar seperti rencana pengembangan kawasan di 7 Desa yang berada di wilayah Kecamatan Gondangrejo, hal ini sesuai dengan misi Kabupten Karanganyar yakni Desa sebagai pusat pertumbuhan yang terjabarkan dalam RPJMD 2014-2018. Pembangunan tersebut bisa dimulai dengan pembangunan di kota-kota masing-masing kecamatan sehingga geliat ekonomi akan tumbuh,

Sekitaran Desa Dayu Kecamatan Gondangrejo nantinya akan dikembangkan menjadi desa wisata, sehingga keasrian desa bisa terjaga dengan baik. Adapun kendala terkait status desa tersebut sebagai cagar budaya nanti tim Kabupaten Karanganyar akan mencari cara untuk dapat mengoptimalkan desa tersebut.

“Penataan kawasan wisata diusahakan sebisa mungkin tertata dengan baik tanpa harus menghilangkan keasriannya (pesona pemandangannya)”, imbuh Juliyatmono

Lebih lanjut dikatakan Juli sapaan akrab Bupati Karanganyar Juliyatmono, saat ini permohonan pendirian perumahan di Kecamatan Gondangrejo sudah banyak sekali, sehingga pengembangan kawasan pemukiman sangat pesat, kepada OPD terkait segera mengkaji dan mendesain pendirian sekolah favorit sebagai sekolah unggulan dimana warga sekitar Gondangrejo dan warga dari Kota Solo ataupun Kabupaten Sragen tertarik untuk menimba ilmu disitu.

“Perda RTRW kedepan diharapkan bisa mengakomodir pengembangan kawasan industri, wisata dan pemukiman, sehingga perlu direncanakan sedetail mungkin dan cermat sehingga 10-20 tahun kedepan tidak diperlukan lagi perubahan penataan” harap Juliyatmono. Demikian Diskominfo (ad/adt)

Read More
dsc_0499

Sebelas Kelompok Tani Terima Bantuan Hibah APBD Kab. Karanganyar

Kominfo

Bupati Karanganyar, Juliyatmono memberikan sambutan sekaligus menyerahkan Bantuan Hibah APBD 2016, Jum’at pagi (25/11) di Aula Bank Jateng Cabang Karanganyar.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyerahkan bantuan hibah APBD Kab. Karanganyar bidang pertanian tahun 2016 dan sertifikat organik, Jum’at pagi (25/11) di Aula Bank Jateng Cabang Karanganyar.

Total bantuan sebesar 595 juta rupiah yang diberikan kepada sebelas kelompok tani, diantaranya : Kelompok Tani Gawe Rejo Kecamatan Mojogedang, Gapoktan Mbangun Karyo Kec. Jaten, Kelompok Tani Sentosa Kec. Gondangrejo, Kelompok Tani Ngudi Rejeki Kec. Gondangrejo, Kelompok Tani Sidomulyo Kec. Gondangrejo, Kelompok Tani Rejomulyo Kec. Kebakramat, Perhimpunan Petani dan Nelayan Sejahtera Indonesia (PPNSI) Kec. Tasikmadu, Kelompok Tani Ngudi Makmur VI Kec. Jatipuro, Kelompok Tani Santoso Kec. Matesih, Kelompok Tani Makmur II Kec. Gondangrejo, Kelompok Tani Ngudi Rejeki Kec. Jenawi.

Sedang penerima sertifikat organik yakni Kelompok Tani Gemah Ripah Ngemplak, Karangpandan dan Kelompok Tani Anugrah, Matesih.

Pada kesempatan tersebut, Bupati menghimbau kepada sejumlah kelompok tani, bantuan yang telah diterima benar-benar digunakan untuk usaha.

“Jangan dipakai untuk kebutuhan yang bersifat konsumtif. Gunakan untuk dapat meningkatkan hasil panen agar maksimal,”

pesan Juliyatmono saat menyampaikan sambutannya.

Demikian Dishubkominfo (ind/ira)

Read More
aku

BMKG : Sekolah Iklim Untuk Tingkatkan Produksi Pangan

Bupati Karanganyar, Juliyatmono dengan Deputi Klimatologi BMKG, R Mulyono R Prabowo, dan pejabat melakukan penanaman jagung, seusai pembukaan Sekolah Lapang Iklim (SLI) 3 KKN Tematik, Senin (27/06) di Dusun Gemblung, Desa Wonosari, Kecamatan Gondangrejo.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono,  Deputi Klimatologi BMKG, R Mulyono R Prabowo, dan pejabat lainnya melakukan penanaman jagung, seusai pembukaan Sekolah Lapang Iklim (SLI) 3 KKN Tematik, Senin (27/06) di Dusun Gemblung, Desa Wonosari, Kecamatan Gondangrejo.

Karanganyar, Selasa (28/06/2016)

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengadakan Sekolah Lapang Iklim (SLI) 3 dan KKN Tematik, dengan tujuan meningkatkan produksi pertanian khususnya padi, jagung, kedelai (Pajale).

Kegiatan kerjasama dengan BMKG Stasiun Klimatologi Stasiun Semarang dengan Fakultas Pertanian UNS berlangsung di Kabupaten Karanganyar.

Saat membuka SLI 3 di Dusun Gemblung, Desa Wonosari, Kecamatan Gondangrejo, Deputi Klimatologi, BMKG, R Mulyono R Prabowo, mengatakan hal tersebut merupakan upaya pemerintah untuk meningkatkan produksi pangan khususnya pajale, Senin (26/06).

Hadir pada acara tersebut Bupati Karanganyar, Juliyatmono, Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo, dan Dekan Fakultas Pertanian UNS, Prof Dr. Bambang Pujiasmanto, MS.

“SLI ini memberikan pemahaman cuaca dan informasi iklim khususnya pertanian, kepada para petani,” kata Deputi Klimatologi, BMKG.

Dia juga menjelaskan,  SLI sebagai implementasi pelaksanaan informasi cuaca iklim yang berbasis dampak dan resiko. Di lapangan para petani dapat memanfaatkan informasi, kira kira kapan waktu tanam mulai, komoditas yang sesuai dengan pola iklim, dan varietasnya apa.

“Kapan mulai tanam, kalau kondisi cuaca iklim yang mempunyai pengaruh, apakah awal atau mundur, dan komoditasnya bagaimana,” katanya.

Perlu di ketahui, lahan pertanian di Desa Wonosari, Kecamatan Gondangrejo adalah sawah tadah hujan. Disini cocok  untuk tanaman polowijo atau jagung.

“Dengan masa tumbuh jagung atau palawijo pada akhir masa tanam, pada saat sebelum masa penghujan, sehingga hasil produksi dapat berkontribusi lebih baik,” katanya.

Para peserta SLI 3 diikuti sebanyak 30 orang berasal dari petani setempat dan mahasiswa UNS.  Pada pelaksanaannya akan membedakan antara lahan yang tidak memperhatikan,  dengan yang memperhatikan cuaca iklim.

Di lokasi tersebut yang dijadikan lahan untuk praktek seluas 2000 meter. Dengan masa panen jagung selama empat bulan, harapannya pada pertengahan bulan Oktober tahun ini sudah bisa dipanen.pd

Read More
akyu

Hujan Enam Jam, Empat Kecamatan Tergenang Banjir

Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo (baju putih), saat meninjau lokasi banjir di Dusun Daleman, Desa Ngringgo, Kecamatan Jaten, Minggu (19/06) siang.

Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo (baju putih), saat meninjau lokasi banjir di Dusun Daleman, Desa Ngringo, Kecamatan Jaten, Minggu (19/06) siang.

Karanganyar, Minggu (19/06/2016)

Hujan yang menguyur wilayah Kabupaten Karanganyar dan sekitarnya selama enam jam pada, Sabtu (18/06), dari sore hingga tengah malam. Mengakibatkan empat kecamatan tergenang banjir.

Akibat hujan deras turun sejak sore, Sungai Bengawan Solo yang melintasi Kecamatan Jaten, Kebak kramat, dan Gondangrejo meluap. Sedangkan beberapa wilayah di Kecamatan Tasikmadu juga tergenang banjir.

Beberapa warga yang menjadi korban luapan tersebut, Minggu (19/06)  pagi, terlihat sibuk menyelamatkan sejumlah barang barang berharga milik mereka dan angota keluarganya. Ada pula yang membersihkan harta benda yang terendam air dan terkena lumpur.

Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo dan Komandan Kodim 0727/Karanganyar, Letkol Czi Santy Karsa Tarigan, saat di Desa Waru, Kecamatan Kebak kramat meninjau langsung lokasi rumah warga yang terkena banjir dengan mengunakan perahu karet.

“Di Desa Waru, yang paling parah Dusun Tlumpuk, ada 85 Kepala Keluarga (KK) dengan ketinggian sekitar dada orang dewasa, namun tidak ada yang menggungsi, karena rumahnya sudah dibuat agak tinggi,” kata Wakil Bupati Karanganyar.

Selain ditempat tersebut, Wakil Bupati Karanganyar, juga meninjau lokasi banjir di Dusun Daleman, Desa Ngringo, Kecamatan Jaten. Ditempat itu, terdapat 33 KK, 120 jiwa yang rumanya terkena luapan air sungai Bengawan Solo setinggi sekitar dua meter.

Sementara itu,  Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karanganyar, Nugroho, saat memantau banjir di Dusun Daleman, Desa Ngringo, Kecamatan Jaten, mengatakan, di Kabupaten Karanganyar, total korban banjir yakni sekitar 152 KK dan 440 jiwa, di tiga kecamatan yakni Jaten, Kebakramat dan Gondangrejo.

“Itu data sementara, masih belum selesai, karena saat ini kita masih berkonsentrasi terhadap proses evakuasi terhadap sejumlah warga yang rumahnya masih terendam. Serta menyiapkan posko,” kata Nugroho.

Hujan deras selama ena jam itu juga mengakibatkan sejumlah lahan pertanian padi siap panen yang ada di sejumlah wilayah di Kabupaten Karanganyar juga terendam.

Dari pendataan, di wilayah Kebakramat terdapat 15 hektar lahan pertanian siap panen, dan 10 hektar di wilayah Gondangrejo.pd

Read More
DSC_0457[14-52-48]a

Desa Jatikuwung Gondangrejo Resmi Menjadi Kampung KB

kominfo

Peresmian Kampung KB Desa Jatikuwung Gondangrejo, Senin (25/1).

Karanganyar, Senin 25 Januari 2016
Bupati Karanganyar Juliyatmono meresmikan Dusun Keluarga Berencana (KB) di Desa Jatikuwung Kecamatan Gondangrejo Karanganyar, Senin (25/1). Ini merupakan suatu program yang harus disemangati lagi dengan tujuan agar terbentuk keluarga yang sejahtera lahir dan batin.

“Saya atas nama Pemerintah mengucapkan terima kasih atas persiapan yang sudah lama ditata, terima kasih juga untuk Pusat Informasi dan Konseling Remaja di Desa Jatikuwung, Gondangrejo ini. KB ini perlu disemangati lagi karena dengan KB ini pertumbuhan penduduk dan angka kelahiran dapat dikendalikan,” tutur Bupati dihadapan para warga Dusun KB.

kominfo

Bupati bersama Wakil saat meninjau kegiatan Lansia sebagai pemberdayaan program KB.

Bupati juga mengatakan bahwa Program KB itu merupakan salah satu metodelogi untuk dapat mengendalikan angka kelahirkan. Maka Desa Jatikuwung ini bisa menjadi percontohan KB secara umum. “Tanah tidak akan menjadi lebih luas tetapi pertumbuhan penduduk terus meningkat serta banyaknya remaja yang hamil diluar nikah mencapai 37%. Maka dari itu saya berpesan pada Pak Rt, Rw, Lurah serta Kader-kader Penggerak PKK untuk terus menggalakkan pentingnya program KB dengan mendata jumlah penduduk Desa yang mencakup angka kelahiran, angka usia produktif dan lanjut usia. Dengan harapan suksesnya program KB ini dapat memberikan kesejahteraan bersama bagi masyarakat,” pesan Bupati saat meresmikan Kampung KB.

Selanjutnya, menurut Kepala BP4KAB Ani Indriastuti bahwa kampung KB adalah miniatur pelaksanaan program KB secara terpadu dan komprehensif di tingkat lini lapangan (desa/kelurahan/dusun/RW) konsep kampung KB merupakan konsep terpadu program KB dengan program pembangunan lainnya seperti pendidikan, kesehatan, ekonomi.

“Kampung KB ini didesain sebagai upaya pemberdayaan masyarakat terhadap pengelolaan program KB. Kegiatannya dikelola berdasarkan prinsip dari, oleh dan untuk masyarakat itu sendiri,” terang Ani Indriastuti saat menyampaikan laporannya.

Ia juga mengatakan penetapan Desa Jatikuwung Kecamatan Gondangrejo sebagai kampung KB telah sesuai kriteria utama yakni jumlah Pra-KS dan KS-1 (miskin) diatas rata-rata Pra-KS dan KS-1 sebesar 58%, jumlah peserta KB belum cukup tinggi yaitu 68%, kriteria wilayah tyermasuk wilayah yang padat penduduk serta kriteria program KB seperti peserta KB aktif dan penggunaan metode kontrasepsi jangka panjang, rendah dengan tingkat Unmet Need tinggi sebesar 80%.

“Program KB ini berupaya mewujudkan keluarga sejahtera yang berkualitas. Partisipasi berbagai instansi dalam kampung KB sangat penting sehingga pelayanan paripurna dapat dirasakan langsung oleh masyarakat menuju kesejahteraan masyarakat. Berbagai kegiatan yang dilaksanakan di kampung KB diantaranya optimalisasi pengasuhan dan pembinaan tumbuh kembang anak sejak dikandungan sampai seribu hari pertama kehidupan, perencanaan kehamilan yang baik sejak pra nikah dan selama mengandung, menurunkan angka fertilitas melalui pelayanan KB yang bermutu merata dan dapat diakses oleh seluruh keluarga serta mengembangkan kualitas keluarga melalui Bina Keluarga Balita (BKB),” tuturnya.  Dishubkominfo Karanganyar (Ind/Bn).

Read More
DSC_0179

Pelaksanaan Sholat Idul Adha 1436H Kab. Karanganyar

kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono Menjadi Imam Sholat Idul Adha 1436H di Lapangan Selokaton

????????????????????????????????????

Suasana Sholat Idul Adha 1436H di Lapangan Selokaton Gondangrejo Yang Diimami Oleh Bupati Karanganyar Juliyatmono

kominfo

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo Saat Menyampaikan Khotbah Seusai Sholat Idul Adha 1436H Di Lapangan Selokaton Gondangrejo

kominfo

Penyerahan Hewan Kurban Oleh Bupati Karanganyar didampingi Wakil Bupati Karanganyar Kepada Panitia Kurban Desa Selokaton Gondangrejo

Gema takbir terdengar begitu meriah disuarakan oleh sekitar 2000an orang yang memadati Lapangan Selokaton Kecamatan Gondangrejo Kabupaten Karanganyar sebelum Sholat Idul Adha 1436 H dilaksanakan Kamis Pagi (24/09). Ada yang beda dalam pelaksanaan sholat kali ini, yaitu dengan hadirnya Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar beserta pimpinan SKPD dilingkup Pemerintah Kabupaten Karanganyar. Bertindak sebagai Imam Sholat yaitu Bupati Karanganyar Juliyatmono dan Khotib Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo.

Dalam khotbahnya seusai sholat, Rohadi Widodo menyampaikan tiga hal yaitu manusia selaku umat Allah untuk senantiasa berdoa, berusaha dan berkorban untuk sesama sesuai perintah Allah.

“banyak pembelajaran yang dapat kita peroleh dari Nabi Ibrahim”, tambah Rohadi

Dalam rangka menyambut Idul Adha 1436 H / 2015 M di Kabupaten Karanganyar telah dilaksanakan beberapa kegiatan seperti kemarin rabu malam (23/09) telah dilaksanakan Rampak Beduk dan Gema Takbir di halaman Masjid Agung Karanganyar. Sedangkan total hewan korban sendiri berjumlah 4.213 sapi dan 10.068 kambing yang tersebar di 17 kecamatan yang ada di Kabupaten Karanganyar. ad

Read More