aku copy

394 Jamaah Calhaj Jalani Manasik Haji

Jamaah calon haji dari Kabupaten Karanganyar saat praktik manasik haji di halaman Masjid Agung

Jamaah calon haji dari Kabupaten Karanganyar saat praktik manasik haji di halaman Masjid Agung, Rabu (26/08)

Karanganyar, Rabu (26/08/2015)
Jamaah Calon Haji Kabupaten Karanganyar sebanyak 394 orang menjalani manasik haji teori yang dilaksanakan pada, Selasa (25/08) di Gedung Wanita.

Sedangkan untuk manasik haji praktek akan dilakukan pada, Rabu (26/08) di beberapa tempat lokasi.

Menurut Siti Maisyaroch, Asisten Perekonomian Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Karanganyar sebagai Ketua Penyelenggara Manasik Haji tahun 2015, lokasidi Masjid Agung Karanganyar digunakan sebagai Miqot, Thowaf, Sai dan Takhalul

“Di lapangan Harjosari, Popongan untuk Arofah, Wukuf, lapangan Wonorejo Bejen untuk Musdzalifah, lapangan belakang DPRD untuk Mina melempar Jumroh Aqobah, Jumroh Wustho, dan Masjid Agung untuk Thowaf Wada’,” katanya saat di Gedung Wanita Karanganyar, kemarin.

Dia juga menjelaskan Calon Haji Kabupaten Karanganyar Tahun 2015 terbagi dalam dua kloter, yakni kloter 66 sejumlah 307 orang terdiri dari tujuh rombongan, 28 regu.Dari 394 orang itu terdiri dari 197 laki-laki dan 197 perempuan.

“Berangkat pada, Minggu 13 September 2015, jam 20.00 WIB masuk ke Asrama Haji Donohudan, dan kloter 67 sejumlah 87 orang terdiri dari dua rombongan, dan delapan regu. Masuk ke Donohudan pada, Senin 14 September 2015, jam 09.00 WIB,” katanya.

Ditempat yang sama Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karanganyar Museri mengatakanvisa belum selesai sebanyak 19 orang.

“Diharapkan sambil menunggu waktu (sebelum berangkat) pengurusan visa sudah selesai,” ujarnya.
Bupati Karanganyar Juliyatmono yang hadir didampingi Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo mengatakan, penyelengaraan pemberangkatan calon haji sampai Embarkasi dan pemulangan haji dari Debarkasi dibantu oleh Pemerintah Kabupaten Karanganyar.

“Tidak ada pungutan, saya tegaskan ini gratis,” kata Bupati Juliyatmono.

Dia juga ingin memastikan nomer hp jamaah calon haji yang sakit untuk diketahui panitia penyelenggara haji Kabupaten Karanganyar, untuk memudahkan berkoordinasi jika ada sesuatu hal yang penting.

Juliyatmono pada kesempatan tersebut juga berpesan untuk khusuk untuk menjalankan ibadah haji.

“Jangan ada punya pikiran yang jelek. Fokus untuk beribadah haji, hati senang dan sehat,” katanya.pd

Read More
DSC_0117

Pembukaan Seminar Ilmiah dan Pembinaan Kepala SMP Se-Wilayah Subosukawonosraten

pembinaan smp

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat membuka Seminar ilmiah dan Pembinaan Kepala SMP Se wilayah Subosukawonosraten, Sabtu (08/08/2015) di Gedung Wanita Karanganyar

Read More
DSC_0143

JELANG LEBARAN, KARANGANYAR GELAR PASAR MURAH

Guna membantu meringankan beban masyarakat dalam pemenuhan kebutuhan menjelang hari raya Idul Fitri 1436 H/2015, Pemerintah Kabupaten Karanganyar menggelar pasar murah di 17 Kecamatan se Karanganyar. Salah satunya Pasar Murah Kecamatan Karanganyar yang bertempat di Gedung Wanita, Kamis pagi (09/07).

Pada kesempatan tersebut, Timotius Suryadi selaku Kepala Bagian Perekonomian Setda Karanganyar mengatakan bahwa pembelian paket sembako dibawah harga pasar ini hanya diperuntukkan bagi masyarakat khususnya warga kurang mampu dengan cara membeli kupon yang telah disediakan oleh panitia.

“ Gelar pasar murah ini merupakan kegiatan rutin Pemerintah Karanganyar setiap tahunnya jelang hari raya Idul Fitri dengan tujuan untuk menjaga pasokan kebutuhan utama/komoditas sekaligus meringankan beban masyarakat kurang mampu. Kami telah menyediakan paket sembako yang berisi beras jenis IR 64 sebanyak lima kilogram (Rp.7000/kg), gula pasir dua kilogram ( Rp. 10.000/kg), minyak goreng satu liter (Rp. 10.000/ltr), sirup satu botol (Rp. 8000,-), teh satu pres (Rp. 16.000,-) dan mie instan sepuluh biji (Rp. 15.000,-). Paket ini dapat diperoleh warga dengan cara membeli kupon di tempat panitia penjualan. Selain itu, kami juga menyediakan daging, ayam, ikan segar, telur, sayur mayur, bumbu masak dan kebutuhan rumah tangga lainnya. Pasar murah telah digelar secara serentak di 17 Kecamatan se Kabupaten Karanganyar, ” jelasnya.

Beberapa kebutuhan yang tersedia pada pasar murah Karanganyar, diantaranya : bawang merah (1/2 kg Rp. 7500,-), bawang putih (1/2 kg Rp. 8500,-), kentang (1 kg Rp. 8000,-), wortel (1/2 kg Rp. 2500,-), cabe  merah (1/4 kg Rp. 5000,-), tomat (1/2 kg Rp. 2000,-), kembang kol (1 kg Rp. 6000,-), kobis (1 kg Rp. 4000,-).

Sementara itu Bupati Karanganyar Juliyatmono menyampaikan apresiasi kepada panitia penyelenggara yang telah mempersiapkan segala sesuatunya guna kelancaran kegiatan pasar murah ini. “ Saya merasa senang dan matur nuwun kepada semua pihak baik Perekonomian, Dispertanbunhut, Disperindagkop dan UMKM, DWP Karanganyar yang telah mempersiapkan semuanya. Pada kesempatan berbahagia ini saya mengingatkan kepada semua saja, pada saat merayakan hari raya nanti agar tetap selalu waspada, jaga keamanan rumah dan lingkungan. Karena pada saat-saat itulah biasanya tangan-tangan jahil mulai melakukan aksinya. Maka jika akan bepergian ataupun mudik untuk mengecek setiap pintu rumah apakah sudah dikunci dengan benar atau belum, agar di momen-momen suka cita nanti tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan, ” saran Bupati saat memberikan sambutan sekaligus membuka Pasar Murah yang dihadiri Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) , Kepala SKPD serta warga masyarakat Karanganyar. ind/ft

 

 

Read More
DSC_0026 copy

Pameran BCB, Tonjolkan Kearifan Lokal

Karanganyar, Jumat (14/11/2014)

Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo, saat meninjau pameran Benda Cagar Budaya, Jumat (14/11) pagi, di Gedung Wanita Karanganyar

Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo, saat meninjau pameran Benda Cagar Budaya, Jumat (14/11) pagi, di Gedung Wanita Karanganyar.

Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Tengah mengadakan pameran, dengan mengangkat potensi kearifan lokal yang di miliki daerah. Dengan memamerkan benda cagar budaya yang ada, pengunjung dapat melihat dan mengetahui peninggalan sejarah.

Di wilayah Kabupaten Karanganyar banyak sekali terdapat peninggalan cagar budaya seperti benda-benda purbakala di Desa Ndayu, Kecamatan Gondangrejo. Peninggalan Candi Cetho, Candi Sukuh di kawasan Kecamatan Jenawi dan Kecamatan Ngargoyoso. Tak hanya itu, peninggalan situs Watu Kandang di Kecamatan Matesih, maupun tempat perjanjian Giyanti, di Dukuh Kerten, Desa Jantiharjo, Kecamatan Karanganyar.

Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo mengatakan terdapat 37 warisan cagar budaya yang terdaftar di Kabupaten Karanganyar. “Banyak sekali peninggalan sejarah, sungguh luar biasa. Dengan adanya pameran ini kita bisa menjadi tahu dan pengingat adanya warisan budaya. Sehingga berwajiban untuk menjaga dan melestarikannya. Jangan sampai rusak maupun dirusak,” kata Rohadi Widodo, Jumat (14/11) pagi, disela-sela meninjau pameran.

Kepala BPCB Jawa Tengah, Sri Ediningsih mengatakan pada pameran di Gedung Wanita, dari tanggal 14-19 November 2014, masuk gratis, buka jam 08.00-17.00 WIB, meniru situs asli di Kabupaten Karanganyar.

“Pameran ini menonjolkan kearifan lokal dan rutin diadakan setiap tahun, tetapi keliling di Jawa Tengah. Sasarannya anak sekolah, maka juga dikemas menarik. Terdapat pula perpustakaan mini memajang buku-buku sejarah,” ujar Sri Ediningsih.

Replika yang dipamerkan mewakili masa pra sejarah, sejarah klasik, dan masa kolonial. Seperti replika manusia purba, kerbau purba, situs Watu Kandang, foto jaman dulu, alat telekomunikasi kuno, dan prajurit Pura Mangkunegaran.pd

Read More
DSC_0052

Ratusan Orang Datangi Pasar Murah Sembako

Karanganyar, Selasa (22/07/2014)

Ratusan masyarakat datangi pasar murah sembako, di area parkir gedung wanita Kabupaten Karanganyar, Senin (21/07) pagi. (ad)

Ratusan masyarakat datangi pasar murah sembako, di area parkir gedung wanita Kabupaten Karanganyar, Senin (21/07) pagi. (ad)

Ratusan orang berduyun-duyun memadati area parkir Gedung Wanita Kabupaten Karanganyar untuk berbelanja kebutuhan sembako dengan harga murah menjelang Hari Raya Idul Fitri tahun 2014.

Kepala Bagian Perekonomian Setda Kabupaten Karanganyar, Timotius Suryadi menuturkan kegiatan ditempat ini (Gedung Wanita), merupakan puncak acara setelah dilaksanakan di 16 Kecamatan dari 17 Kecamatan di Kabupaten Karanganyar. “Kegiatan ini untuk membantu masyarakat dalam rangka pemenuhan kebutuhan pokok dengan harga relatif murah dengan harapan masyarakat benar-benar bisa menikmati dan bisa nyaman merasakan lebaran,” ujar Timotius Suryadi, Senin (21/07) pagi kemarin, di area parkir Gedung Wanita, Kecamatan Karanganyar.

Pada pasar murah tersebut disediakan 700 bungkus beras dijual kepada masyarakat dengan harga Rp. 6000/kilogram, 1200 bungkus gula seharga Rp. 7000/kilogram, 72 bal teh seharga 15000/pres, kemudian 78 dos sirup dijual seharga Rp. 8000/botol.

“Selanjutnya minyak goreng sebanyak 65 dos, seharga Rp. 10000/botol, telor sebanyak 930 kilogram dijual seharga Rp. 15000/kilogram, dan mi instan sebanyak 108 dos, seharga Rp.12000/10 bungkus,” ujarnya.

Acara tersebut juga melibatkan kerjasama dengan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait, Tim Pengerak PKK, Dharma Wanita, BUMD, BUMN, dan sektor swasta lainnya. Di kegiatan itu juga terlihat Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo beserta istri, Ketua Tim Pengerak PKK Kabupaten Karanganyar, Siti Chomsiah Juliyatmono, antusias menjual sembako kepada pembeli yang terlebih dahulu memberikan kupon. pd

Read More

Layani Pasar Murah, Rina Naik Meja

Pemkab Karanganyar menggelar pasar murah menjelang lebaran di halaman Gedung Wanita Karanganyar, Selasa (30/7) pagi. Kegiatan yang dihadiri oleh ratusan warga itu dihadiri oleh Bupati Karanganyar Rina Iriani yang turut serta membantu panitia melayani para pembeli.

Kerumunan warga yang mengantre dan berdesak-desakanlah yang memaksa Rina ikut turun tangan. Bahkan Rina sampai berdiri di atas meja untuk menenangkan warga agar tertib mengantre. “Ayo semuanya berbaris yang tertib. Yang sudah mendapatkan jatah membeli, segera bergeser agar bisa bergantian dengan yang lain,” kata Rina yang didampingi Kepala Satpol PP Karanganyar, Mei Subroto.

Menurut Rina, pasar murah digelar untuk merespons lonjakan harga-harga kebutuhan pokok menjelang lebaran. “Tren harga bahan pokok meningkat, sehingga bagi masyarakat yang kurang mampu jelas merepotkan. Harga-harga kebutuhan pokok jelang lebaran itu kalau kata orang desa salin rego (ganti harga),” ungkapnya.

Kabag Perekonomian Setda Karanganyar, Ambang Wibowo menuturkan untuk kegiatan pasar murah di 17 kecamatan tersebut mendapat subsidi dari APBD sebesar Rp 260 juta. “Yang di seluruh kecamatan sudah dilakukan beberapa waktu lalu. Yang di Gedung Wanita ini merupakan yang terakhir. Jumlah yang disediakan di tiap daerah pun beda-beda, tergantung kebutuhan,” terangnya.

Untuk pasar murah yang berada di Gedung Wanita kemarin, Pemkab menyediakan sebanyak 4.400 kg beras, 2.400 kg gula pasir, telur 1.400 kg, minyak goreng 1.400 kg, teh 7.000 bungkus, sirup 1.440 botol, dan mi instan 190 dus. “Kami harap ini cukup untuk membantu yang kurang mampu,” pungkasnya.

Read More

Pelantikan Da’i Kamtibmas dan Pengukuhan Formeka

DSC_0031Karanganyar. Bupati Karanganyar, Rina Iriani melantik 372 Da’i Kamtibmas Polres Karanganyar yang  berasal dari 17 Kecamatan, selain itu juga mengukuhkan Forum Mediasi Karanganyar (Formeka), di Gedung Wanita Karanganyar, Jumat (14/06) pagi. Para da’i ini berperan penting ikut menciptakan kondusifitas wialyah yang aman dan damai.

Read More
DSC_0009

Lulusan SMK N 1 Karanganyar, Siap Kerja

Kepala SMK N 1 Karangayar, Tenang Pranata, melepas siswa di Gedung Wanita Karanganyar, Selasa (21/05)

Kepala Sekolah  SMK N 1 Karangayar, Tenang Pranata, melepas siswa kelas XII,  di Gedung Wanita Karanganyar, Selasa (21/05)

Karanganyar, Selasa (21/05/2013)

Sebanyak 486 siswa, kelas XII, SMK N 1 Karanganyar, dilepas setelah menyelesaikan belajar dan menyelesaikan tahapan untuk mencapai kelulusan sekolah, di Gedung Wanita Karanganyar, Selasa (21/05).

Sebelum pengumuman kelulusan pada 24 Mei 2013 mendatang, mereka telah menempuh ujian praktek non produktif, ujian sekolah, ujian nasional utama, dan ujian susulan. Kepala Sekolah SMK N 1 Karanganyar, Tenang Pranata, mengatakan pihaknya optimis kelulusan bisa mencapai 100 persen, seperti tahun kemarin.

“Dengan pembelajaran yang kami berikan, optimis siswa dapat lulus 100 persen,” jelas Tenang Pranata. Dia juga menambahkan, sebanyak 15 siswa telah lulus seleksi untuk bekerja di Batam, dan 30 siswa ke Malaysia, tetapi masih dalam proses. “Lainnya, sebanyak 40 persen akan melanjutkan ke bangku kuliah,” kata nya.

Sementara itu, Bupati Karanganyar, Rina Iriani, saat menghadiri acara tersebut mengatakan, SMK sebagai lembaga pendidikan formal yang berorientasi pada keahlian yang spesifik untuk memiliki pengetahuan, ketrampilan, dan sikap sebagai lulusan siap kerja, diorientasikan untuk mencetak tenaga-tenaga muda profesional yang siap mengisi dunia kerja.

“Kembangkan jiwa wirausaha, banggalah ketika kalian kelak mampu meraih sukses, sehingga dapat berperan menggerakkan ekonomi masyarakat dan mensejahterakan masyarakat,” jelas Rina Iriani. pd    

Read More

PASAR MURAH: Hari Ini, Pemkab Karanganyar Gelar Pasar Murah

Pemkab Karanganyar menggelar pasar murah di Gedung Wanita, Jumat-Sabtu (10-11/8/2012). Beberapa kebutuhan pokok dijual dengan harga di bawah harga pasar dengan sasaran utama warga berkategori miskin.

Kepala Bagian Perekonomian Setda Karanganyar, Ambang Wibowo, mengatakan pihaknya telah menyiapkan ribuan paket sembako untuk masyarakat. Paket sembako yang djual dengan harga miring seperti beras, minyak goreng, gula pasir, telur.

“Pasar murah digelar selama dua hari sehingga masyarakat yang tidak kebagian maka bisa membelinya pada hari kedua,” ujarnya kepada, Kamis (9/8/2012).

Pasar murah digelar untuk mengurangi beban masyarakat kategori miskin menjelang Lebaran. Sebab, dipastikan harga kebutuhan pokok menjelang Lebaran melonjak drastis.  Pihaknya meminta agar warga mengantri dengan tertib saat membeli kebutuhan pokok di pasar murah. “Kami minta agar warga mengantri dengan tertib, jangan khawatir barang kebutuhan pokok habis karena digelar selama dua hari,” jelasnya.

Seorang warga Cangakan Kulon, Karanganyar, Sudarmi, mendukung penyelenggaraan pasar murah tersebut karena membantu masyarakat kategori miskin. Apalagi, harga barang kebutuhan pokok mengalami kenaikan menjelang Lebaran.

Read More