DSC_9921

Anggota DPR RI Ngajar Di SMK Ngargoyoso

Anggota DPR RI, Endang Maria Astuti mengajar di SMKN Ngargoyoso di Balai Desa Berjo, Girimulyo, Kecamatan Ngargoyoso.

 

KARANGANYAR – 22 September 2018

Anggota DPR RI, Endang Maria Astuti mengajar di SMKN Ngargoyoso di Balai Desa Berjo, Girimulyo, Kecamatan Ngargoyoso. Kedatangan wakil rakyat itu untuk memberikan motivasi dan semangat kepada ratusan siswa jurusan perhotelan dan teknik kendaraan ringan tersebut. Khususnya masalah belajar untuk terus ditingkatkan agar Indonesia tetap jaya.

“Modal utama pembangunan adalah generasi muda. Permasalahan pemuda saat ini adalah malas belajar. Jika hal ini tidak disadari akan menjadi ancaman serius bangsa Indonesia,” papar Endang Maria Astuti dihadapan ratusan pelajar.

Dia menambahkan jika pemuda sudah malas belajar dan tidak berprestasi maka Indonesia tidak akan jaya. Soalnya pemuda adalah tulang punggung pemimpin pada generasi mendatang. Jika sudah malas maka hal ini menjadi persoalan serius. Selain malas belajar, ancaman bangsa Indonesia khususnya bagi pemuda sering bermain game lupa waktu. “Menghancurkan bangsa saat ini bukan perang atau memakai persenjataan lengkap. Namun meninabobokan pelajarnya dengan sering bermain game dan malas maka ancaman itu akan menjadi nyata,” imbuhnya.

Sementara Kepala Sekolah SMKN Ngargoyoso, Sri Eka Lelana mengatakan perkembangan SMK Ngargoyoso terus pesat. Kini jumlah siswa sudah mencapai 721 siswa dengan 21 rombel. Sedangkan pihaknya masih memiliki 7 kelas dengan standar baik. Sisanya masih menggunakan bangunan SD.  “Kami juga belum mempunyai ruang praktek, ruang guru (saat ini ruang kelas dijadikan ruang guru). Kami mohon perhatian dan dibantu agar anak mendapatkan kesempatan belajar lebih baik dan mempunyai komptensi seperti yang diharapkan,” imbuh Sri Eka Lelana. (hr/tgr)

Read More
DSC_0060

Implementasi Revolusi Mental, Karanganyar Gelar Gerakan Gemar Membaca

kominfo

Gemar Membaca Mencerdaskan Bangsa : Bupati saat menyampaikan sambutannya pada safari gemar membaca nasional, Selasa (8/3).

Dalam rangka meningkatkan indeks kegemaran membaca masyarakat, Karanganyar menggelar safari gerakan nasional gemar membaca, Selasa (8/3/2017).

Kegiatan Safari Implementasi Revolusi Mental Melalui Gerakan Nasional Gemar Membaca dihadiri Bupati Karanganyar, Anggota Komisi X DPR RI Laila Istiana, Kepala Perpustakaan Nasional RI, Ketua Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Jawa Tengah, Sekretaris Daerah Karanganyar, Jajaran Kepala OPD Karanganyar, Penulis Buku Novel “Lost In Lawu”, Kepala Sekolah, Guru, Mahasiswa, Pelajar Kab.Karanganyar.

Implementasi revolusi mental adalah keinginan membangun manusia yang utuh dengan religiutasnya yang tinggi untuk mewujudkan kesadaran beragama sebagai makhluk Tuhan. Hal tersebut dikemukan Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat menyampaikan sambutannya sekaligus membuka.

 “Adanya kegiatan ini, kami selaku Pemerintah Karanganyar berupaya memulai membaca sebagai kebutuhan untuk terus meningkatkan minat membaca dikalangan masyarakat,”tutur Bupati.

Ia berharap melalui kegiatan safari dapat menyemangati semua pihak supaya membaca menjadi kebutuhan penting dalam kehidupan sehingga dapat melihat dunia lebih luas karena tujuan membaca adalah mencerdaskan.

Sementara itu sambutan Kepala Perpustakaan Nasional RI yang diwakili Kepala Pusat Reservasi Perpustakaan Nasional, Sri Sumekar menyampaikan data kondisi minat baca di Indonesia berdasarkan penilaian tingkat literasi masyarakat Indonesia yang dilaksanakan oleh Central Conecticut State University mendapat peringkat 60 dari 61 negara.

Lebih lanjut ia menjelaskan rendahnya kegemaran membaca disebabkan beragamnya aspek diantaranya masyarakat Indonesia pada dasarnya merupakan masyarakat berbudaya tutur dimana bentuk pertukaran informasinya masih secara lisan. Perlu diakui bahwa mayoritas masyarakat Indonesia belum melakukan kegiatan membaca secara intens sebagai suatu kebutuhan hidup.

“Semua informasi, gagasan dan pengetahuan hanya disimpan dalam ingatan,”katanya.

Ditambahkannya, pada era digital seperti sekarang, Perpustakaan nasional hadir dalam layanan perpustakaan digital melalui fitur iPusnas yang dapat diakses melalui Multi Operating System (Android, IOS ataupun Windows) dan multidevice melalui smartphone, tablet atau desktop.

Selanjutnya, anggota Komisi X DPR RI, Laila Istiana pada kesempatan tersebut menceritakan pengalamannya ketika di Kota Salatiga yang mengemas Perpustakaan menjadi sebuah tempat yang tidak hanya sekedar untuk membaca buku melainkan sebagai alternatif tempat rekreasi keluarga.

“Setiap hari ada kurang lebih seribu pengunjung bahkan waktu weekend dapat mencapai seribu lima ratus pengunjung, karena di perpustakaan tersebut terdapat kuliner didalamnya, sehingga orang dapat membaca buku sambil ngeteh,ngemil,”terangnya.

Laila berharap, Kota maupun Kabupaten lain dapat mencontoh dari cara mengemas perpustakaan agar terkesan jauh dari kata membosankan.

kominfo

Bupati serahkan bantuan komputer untuk Perustakaan desa dan Kalurahan.

Disela-sela kesempatan tersebut dilakukan penyerahan bantuan komputer oleh Bupati Karanganyar kepada tiga Perpustakaan Desa dan Perpustakaan Kalurahan yang berbasis TIK di Kabupaten Karanganyar yakni Perpustakaan Desa Ngunut Kecamatan Jumantono, Perpustakaan Desa Dayu Kecamatan Gondangrejo dan Perpustakaan Kalurahan Tawangamangu Kecamatan Tawangmang, masing-masing mendapatkan tiga unit komputer.

Demikian Diskominfo (ft/ind)

 

 

 

 

 

 

 

Read More
KOM_8789

Gedung Baru RSUD Karanganyar Diresmikan

DISKOMINFO

Wakil Bupati Karanganyar(kiri), Bupati Karanganyar(tengah), Ketua DPR RI(kanan) menandatangani prasati pendirian gedung baru RSUD Karanganyar

Karanganyar, 3 Maret 2017

Ketua DPR RI Setya Novanto tiba di RSUD Kabupaten Karanganyar bersama rombongan kader partai Golkar Nurul Arifin (3/3).

Rombongan disambut langsung oleh Bupati Karanganyar, jajaran Forkompinda Kabupaten Karanganyar, dan didampingi oleh Wakil Bupati Karnganyar, Sekda Karanganyar beserta Jajaran Direksi RSUD Karanganyar.

Pembangunan fasilitas gedung RSUD yang terdiri dari 2 gedung utama yang berkapasitas 222 kamar yang difungsikan untuk ruang VVIP dan kelas I, II, III sejumlah 57 kamar berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2016 senilai 80 Milyar dan dilakukan dengan proses lelang tender senilai 70 Milyar yang dimenangkan oleh PT. Adhi Karya.

Dalam Sambutannya Juliyatmono berharap selesainya pembangunan gedung RSUD Karanganyar ini dapat mengakomodir pelayanan kebutuhan medis warga Karanganyar. Juliyatmono juga menghimbau kepada seluruh tenaga rumah sakit agar pelayanan kepada pasien ditingkatkan, harus bisa mengubah image buruk yang selama ini ada di masyarakat.

“dengan gedung rawat inap yang baru, diharapkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat maksimal dan rumah sakit harus ramah”,  jelas Juliyatmono.

Sementara itu Ketua DPR RI Setya Novanto menghimbau agar Rumah Sakit dapat meningkatkan pelayanan. Dalam konteks ini perlu beberapa syarat antara lain SDM yang kompeten, sarana yang memadai serta pelayanan yang prima. Selain itu Setya mengharapkan kepada pihak rumah sakit untuk mewaspadai terkait peredaran vaksin dan obat-obat palsu,

“saya minta pemerintah daerah ikut melakukan pengawasan yang ketat, tidak ada kompromi berikan sangsi yang berat, karena obat itu terkait jiwa manusia”, tegas Setya Novanto.

ditambahkan lagi, Setya Novanto yang juga Ketua Umum Partai Golkar mengharap supaya jajaran yang ada di RSUD Karanganyar baik tenaga medis maupun non medis untuk melakukan kebiasaan hidup sehat  agar tercipta suasana yang nyaman dan tenang yang nantinya berdampak kepada pemulihan pasien dapat berjalan dengan cepat.

Usai memberikan sambutannya, Setya Novanto bersama Juliyatmono menandatangani prasasti dan secara simbolis melakukan pengguntingan pita sebagai tanda telah resmi beroperasinya gedung baru RSUD. Sebelum meninggalkan lokasi, Setya Novanto beserta rombongan DPR RI didampingi Bupati Karanganyar lakukan cek lokasi gedung baru. Demikian DISKOMINFO (ad/ay/yoga)

Read More
dsc_0005

DPR RI Kunjungi Karanganyar

Kominfo

Bupati Karanganyar, Juliyatmono (tengah) bersama Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo (kanan) dan Ketua Komisi VIII DPR RI untuk wilayah Dapil IV, Endang Maria Astuti (kiri), Jum’at (4/11), di Ruang Podang I Kantor Setda Karanganyar.

Pemkab Karanganyar menerima kunjungan kerja (kunker) DPR RI Komisi VIII yang diketuai Endang Maria Astuti, Jum’at (4/11) di ruang Podang I Kantor Sekretariat Daerah Karanganyar. Kegiatan kunker tersebut untuk menindaklanjuti terkait bantuan Dinas Sosial dan Kementerian Agama.

Pada kesempatan itu, Ketua Komisi VIII DPR RI, Endang Maria mengatakan Pemkab agar menyampaikan apa-apa yang memang dibutuhkan, supaya dapat segera dianggarkan. Ia juga menyampaikan untuk Kementerian Agama, porsi haji di Indonesia ditambah.

“Seperti bantuan Masjid sebesar satu miliar rupiah, pembangunan masjid di sekolah dan bantuan disabilitas dalam pengajuan proposal untuk dapat dilengkapi syarat sesuai prosedur,” terangnya.

Ditambahkannya juga beberapa bantuan untuk Dinas Sosial, meliputi bantuan pelatihan siaga bencana, kendaraan siaga bencana, tenda siaga bencana, program kesejahteraan, asuransi, Program Keluarga Harapan dan disabilitas serta RTLH.

Sementara itu, Bupati Karanganyar, Juliyatmono berharap agar bantuan-bantuan tersebut dapat segera terealisasikan dengan baik.

 

Demikian Dishubkominfo (ind/uswah)

Read More
KOM_5472

Legislatif dan Eksekutif Kabupaten Karanganyar Mendengarkan Pidato Kenegaraan

kominfo

Suasana Paripurna Istimewa DPRD Karanganyar Mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden RI Joko Widodo, Selasa Siang (16/8)

Anggota DPRD Karanganyar bersama Bupati Karanganyar, Wakil Bupati, Forkompinda serta Jajaran Kepala SKPD, Pimpinan BUMD mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia dalam rangka Peringatan  HUT ke-71  Kemerdekaan RI pada sidang bersama DPR RI dan DPD RI Tahun 2016, Selasa (16/8/2016) di Gedung Paripurna Kantor Sekretariat Dewan Karanganyar.

Pada kesempatan yang sama usai mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden RI dilanjutkan Rapat Paripurna agenda Penetapan Peraturan Daerah Tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kab. Karanganyar Tahun anggaran 2015.

Telah dilakukan evaluasi oleh Gubernur Jawa Tengah pada Tanggal 27 Juli 2016 dan masih ditemukan beberapa catatan yang sifatnya sebagai saran dan masukan untuk segera ditindaklanjuti, namun secara garis besar realisasinya sama tidak ada perubahan. Selanjutnya Pemerintah daerah akan terus melakukan evaluasi dan analisis kelayakan, analisis portofolio dan analisis resiko dalam rangka pengambilan kebijakan atas penyertaan modal daerah sesuai dengan tujuan investasi untuk meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan perekonomian, pendapatan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dalam rangka memperoleh manfaat ekonomi, sosial dan/atau manfaat lainnya sebagaimana diamanatkan dlam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 52 Tahun 2012 tentang Pedoman Pengelolaan Investasi Pemerintahan Daerah.

“ Dengan telah ditetapkannya Rancangan Peraturan daerah menjadi Peraturan daerah, mudah-mudahan kebijakan-kebijakan yang telah kita sepakati bersama dapat kita laksanakan dengan sebaik-baiknya sesuai dengan upaya peningkatan pengelolaan keuangan daerah yang transpransi dan akuntabel,” harap Bupati usai membacakan garis besar hasil evaluasi oleh Gubernur Jawa Tengah atas Rancangan Peraturan Daerah dan Rancangan Peraturan Bupati Karanganyar tentang pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Karanganyar TA 2015. Demikian Dishubkominfo (ad/ind/rk)

Read More
DSC_0365

Penyerahan Dana Siap Pakai (DSP) Tanggap Darurat Bencana

DSC_0365

Bupati Karanganyar Juliyatmono Menerima Kunjungan Rahayu Saraswati Anggota Komisi 8 DPR RI, di Ruang Athurium Rumdin Bupati Karanganyar

Anggota komisi VIII DPR RI Rahayu Saraswati dan Direktur Bantuan D2 BNPB beserta staff melakukan kunjungan di Kabupaten Karanganyar pada sabtu (21/02). Kunjungan ini dilakukan dalam rangka memberikan bantuan Dana Siap Pakai (DSP) Tanggap Darurat Bencana dan peninjauan lokasi bencana di tempat pengungsian di beberapa tempat.

Dalam sambutannya, Bupati Karanganyar Juliyatmono mengatakan daerah seperti Jenawi, Kerjo, Mojogedang dan Tawangmangu rawan bencana terutama tanah longsor dikarenakan letaknya yang berada di daerah lereng dan perbukitan. Sedangkan daerah Jaten dan Kebakramat sering menjadi langganan banjir.

“Kebutuhan dana terbesar adalah disisi infrastruktur, hal ini merupakan dampak dari bencana yang sering mengakibatkan jalan tinggal separo dan jembatan putus. Dalam waktu cepat tidak mungkin menyelesaikannya, kecuali APBD kita hanya digunakan tanggap bencana”, Ujar Juliyatmono.

Sementara itu Rahayu Saraswari menjelaskan dana bantuan yang diberikan kali ini sekitar 200 juta diperuntukkan mencukupi kebutuhan bencana di Wilayah Jenawi. Sedangkan untuk relokasi ulang, struktural dan tata letak sebaiknya dikomunikasikan dahulu dengan BNPB karena lebih mengetahui sebagai pakar.

“Yang menjadikan pemikiran kami di komisi VIII DPR RI, bahwa ada panja khusus untuk penanggulangan bencana. Mereview ulang semua peraturan dan perundangan yang ada apakah masih sesuai dengan apa yang terjadi dan peraturan yang berhubungan dengan persiapan menghadapi atau mencegah bencana terjadi “, tambah Rahayu Saraswati. ad

Read More

Daftar Alamat Lembaga Tinggi Negara

MPR, DPR, DPD, Presiden, Wakil Presiden, MA, MK, BPK

Read More
DSC_0024 copy

Sosialisasi Pemilu 2014 Diberbagai Tempat

DSC_0024 copy

Putri Lawu dan Si Kora mendatangi rumah-rumah warga di bekas lokalisasi Dangkrong, Tasikmadu

Karanganyar, Jumat (04/04/2014)

Pemilu legislatif 2014 untuk memilih wakil rakyat di DPR, DPD, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten besok hari Kamis, 09 April 2014 tinggal sebentar lagi. KPU Kabupaten Karanganyar terus melakukan sosialisai kepada warga masyarakat yang sudah mempunyai hak pilih.

Kegiatan sosialisasi dengan melalui siaran keliling (sarling)  bekerja sama dengan Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Karanganyar keliling ke berbagai tempat wilayah di Bumi Intanpari, bahkan sampai pelosok desa di perbukitan.

Divisi Sosialisasi KPU Kabupaten Karanganyar, Muhammad Maksum, menuturkan, dengan sarling ini diharapkan bisa memberi pemahaman masyarakat yang sudah mempunyai hak pilih, untuk datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) dan mencoblos wakil rakyat pilihan mereka.

Sosialisasi pemilihan legislatif oleh KPU Kabupaten Karanganyar saat sampai di Desa Wonorejo, Jatiyoso

Sosialisasi pemilihan legislatif oleh KPU Kabupaten Karanganyar saat sampai di Desa Wonorejo, Jatiyoso

“Kami tentunya juga menghimbaumasyarakat agar jangan golput atau mengajak untuk golput,” ujar Maksum, Kamis (03/04) disela-sela sosialisasi.

Kegiatan sarling yang dimulai sejak Selasa, (01/04) sampai Selasa, (08/04) mendatang mendatangi 17 Kecamatan.

Selain dengan sarling, KPU Kabupaten Karanganyar juga mengadakan sosialisasi di pasar-pasar, lingkungan pabrik dan tempat-tempat keramaian. Antusias wa

rga rupanya cukup baik dengan adanya kegiatan tersebut. Mereka langsung mendapat penjelasan dari petugas sosialisasi.

Selain tempat-tempat tersebut, juga mendatangi bekas lokalisasi Dangkrong, Tasikmadu, Kamis (03/04) siang. Dari hasil kegiatan itu, ternyata mendapatkan respon cukup baik.

“Sebelumnya telah diadakan survei dan ternyata respon dengan kedatangan kami cukup baik. Mereka nantinya pada saat hari-H pencoblosan pileg 2014 di TPS terdekat ,” tandas Masykur, Ketua  Pokja Sosialisasi. pd

Read More
DSC_0041 copy

Inilah Jadwal Kampanye Parpol Di Karanganyar

Karanganyar, Kamis (13/03/2014)
DSC_0041 copy

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Karanganyar telah menetapkan jadwal kampanye pada pemilu DPR, DPRD Provinsi Jawa Tengah, dan DPRD Kabupaten Karanganyar tahun 2014 bagi 12 partai politik peserta pemilu di wilayah Kabupaten Karanganyar.

Kampanye yang dimulai tanggal 16 Maret sampai 05 Maret 2014 terbagi dalam lima daerah pemilihan (dapil). Untuk Karanganyar 1, Karanganyar, Matesih, Mojogedang. Kemudian Karanganyar 2, Jenawi, Karangpandan, Kerjo,  Ngargoyoso, Tawangmangu. Selanjutnya Karanganyar 3, Jatiyoso, Jumapolo, Jatipuro, Jumantono.

Lalu, Karanganyar 4, Colomadu, Gondangrejo. Kemudian, Karanganyar 5, Jaten, Kebakkramat, Tasikmadu.

Gerindra        : Tanggal 16/3 (seluruh dapil), 23/3 (dapil 1), 25/3 (dapil 3), 27/3 (dapil 5)

Hanura          : Tanggal 17/3 (seluruh dapil), 23/3 (dapil 5), 26/3 (dapil 2), 28/3 (dapil 4)

PKB                : Tanggal 18/3 (seluruh dapil), 19/3 (dapil 2), 24/3 (dapil 4), 27/3 (dapil 1)

Nasdem         : Tanggal 19/3 (dapil 1), 22/3 (seluruh dapil), 24/3 (dapil 3), 26/3 (dapil 5)

PKS                : Tanggal 19/3 (dapil 3), 24/3 (dapil 5), 27/3 (dapil 2), 5/4 (seluruh  dapil)

PDIP               : Tanggal 19/3 (dapil 4), 25/3 (dapil 1), 27/3 (dapil 3), 01/4  (seluruh    dapil)

Golkar            : Tanggal 19/3 (dapil 5), 20/3 (seluruh dapil), 25/3 (dapil 2), 27/3  (dapil 4)

PPP                : Tanggal 21/3 (seluruh dapil ), 23/3 (dapil 4), 26/1 (dapil 1), 28/3  (dapil 3)

PAN                : Tanggal 23/3 (dapil 3), 25/3 (dapil 5), 28/3 (dapil 2), 29/3 (seluruh dapil)

Demokrat       : Tanggal 23/3 (dapil 2), 24/3 (dapil 4), 28/3 (dapil 1), 03/4 (seluruh dapil)

PKPI               : Tanggal 24/3 (dapil 2), 26/3 (dapil 4), 30/3 (seluruh dapil), 02/4 (dapil 3)

PBB                 : Tanggal 24/3 (dapil 1), 26/3 (dapil 3), 28/3 (dapil 5), 04/04 (seluruh dapil)

Kampanye diliburkan saat hari Raya Nyepi pada, Senin 31 Maret 2014 untuk menghormati umat Hindu. pd

Read More
UU Desa

INDONESIA MAJU DI MULAI DARI DESA

UU Desa

Juliatmono Sampaikan Sambutannya Di Saat Sosialisasi UU Desa, Rabu Siang [12/02]

Sosialisasi UU Desa no 6 tahun  2014 membahas tentang upaya untuk melakukan pembaharuan desa harus terus dilakukan guna mewujudkan desa yang demokratis ,mandiri, dan sejahtera. Perundangan ini merupakan buah kerja dan perjuangan bersama antar DPR,pemerintah,rakyat desa serta para aktivis yang selama ini peduli dan perhatian atas nasib desa.Ketua pansus UU Desa DPR RI Drs.H. Ahmad Muqowwam dalam paparannya menyampaikan bahwa ada lima  manfaat kunci UU Desa antar lain meliputi Membangun kemandirian desa jaminan sumberdaya keuangan dari apbn untuk penyelenggaraan pembangunan, mengatasi apatisme warga memperkuat partisipasi dalam kebijakan dan penyelenggaraan desa, Memperkuat pilar demokrasi desa sistem ceck and balances sistem pemerintahan dan pembangunan desa, memperbaiki pelayanan publik penyelenggaraan pemerintah desa untuk kebutuhan warga, dan Merevitalisasi modal sosial desa untuk pemberdayaan desa.”Tantangan penting yang perlu diperhatikan  dalam menyikapi UU Desa ini adalah meningkatkan kapasitas desa agar mereka mampu menjalankan secara bertahap tetapi pasti menuju desa berdaya,yakni demokratis,mandiri dan sejahtera.Memperkuat basis perencanaan desa yang memadai , bebas dari korupsi.Program pembangunan desa harus berubah dengan orientasi pemberdayaan dan emansipasi warga.Pengembangan ekonomi desa perlu menitik beratkan produktifitas pembukaan lapangan kerja,serta kesejahteraan warga.Itulah pintu pembuka transformasi desa untuk memperkuat kedaulatan warga lokal.tambah Drs. H. Ahmad Muqowwam pada acara Gema Desa 3K Kab.Karanganyar yang dihadiri Bupati dan Wakil Bupati,Budiman Sudjatmiko selaku Wakil ketua pensus UU Desa,Tarmizi A Karim selaku Kepala Dirjen PMD,Rabu siang(12/02) di Gor Mini Karanganyar.

“Harapan Indonesia maju kita mulai dari desa,rakyat sejahtera,rakyat makin maju kalau dimulai dari pembangunan desa,Saya terus berupaya rakyat bergerak,rakyat semangat”Ujar Bupati saat menyampaikan sambutannya di hadapan para Kepala Desa se Kabupaten Karanganyar. in+v3+ad

Read More