IMG-20210525-WA0061

Walau Tuai Kritikan Pedas, Penggalangan Dana Untuk Palestina Tembus Angka 700 juta

 

KARANGANYAR – Bupati Karanganyar hadiri penyerahan penggalangan dana dari Masyarakat Karanganyar dan ASN di lingkungan Pemerintah Karanganyar untuk warga Palestina yang terdampak konflik, kegiatan yang digelar di Aula kantor PMI diselenggarakan pada Selasa(25/05/21).

Penggalangan bagi Palestina dana dari instansi internal Pemkab Karanganyar sejak diterbitkannya Surat Edaran (SE) Bupati Karanganyar terkumpul senilai Rp 481.284.000.

Dalam rangka aksi kemanusiaan, Bupati Karanganyar sebelumnya telah mengeluarkan SE Nomor 900/1833.1.2.2. Sejak diterbitkan pada Senin (17/5/2021) hingga sore ini, penggalangan dana untuk ikut membantu meringankan beban masyarakat Palestina dari instansi internal ASN Pemkab Karanganyar terkumpul Rp 481.284.000.

Selain dari Pemkab, masyarakat dari berbagai elemen turut menggalang donasi dan diserahkan langsung ke PMI Karanganyar.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyerahkan langsung bantuan itu secara simbolis ke PMI Karanganyar. Bantuan yang terkumpul dari Bagian Kesra Setda Karanganyar serta PMI Karanganyar akan ditransfer langsung ke rekening BRI milik PMI Pusat.

“Hari ini terakhir, kita himpun sukarela tidak ada paksaan yang menjadi tanggung jawab Pemkab Karanganyar. Alhamdulillah hingga sore kita serahkan ke PMI melalui BRI. Terkumpul melalui pemerintah Rp 481.284.000. Kami juga terimakasih kepada masyarakat secara sukarela yang menghimpun dan langsung diserahkan kepada PMI Rp 263.659.100,” kata Bupati Karanganyar, Juliyatmono usai menyerahkan secara simbolis hasil penggalangan dana di PMI Karanganyar, Selasa (25/5/2021) sore.

Yuli sapaan akrabnya menuturkan, dengan bantuan kemanusiaan ini semoga dapat bermanfaat untuk semua dalam rangka membantu dan memberikan dukungan kepada siapapun yang membutuhkan.

“Kita dari Karanganyar mengimbau kepada siapapun untuk menjunjung nilai kemanusiaan. Semoga justru ini memperkokoh semangat persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia,” ucapnya.

Dia berharap dengan membantu sesama yang membutuhkan dapat memperkokoh nilai-nilai kebangsaan, persatuan dan kesatuan, bukan sebaliknya.

Ketua PMI Cabang Karanganyar, Timotius Suryadi mengatakan, masyarakat dari berbagai elemen juga turut membantu menggalang donasi dan menyerahkan langsung ke PMI Karanganyar.

“Ada beberapa kelompok masyarakat merasa terpanggil untuk meringankan beban saudara kita di Palestina. Mereka langsung menyerahkan kepada PMI. Maka melalui jenjang organisasi, kami meneruskan bantuan ke PMI pusat,” ungkapnya. Demikian DISKOMINFO (Ard/Tgr).

Read More
IMG-20210508-WA0003

BAZNAS Karanganyar Salurkan 21,8 Ton Beras ke 17 Kecamatan

KARANGANYAR – Bupati Karanganyar H. Juliyatmono hadiri pemberangkatan pendistribusian beras zakat fitrah ke 17 Kecamatan yang diselenggarakan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Karanganyar, Sabtu(8/05/21).

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Karanganyar menyalurkan sebanyak 21,8 ton zakat fitrah berupa beras ke 17 kecamatan Sabtu pagi. Perolehan zakat fitrah yang berasal dari ASN dan warga Karanganyar ini, mengalami penurunan sekitar 2 kuintal jika dibandingkan tahun lalu. Tahun 2020 lalu, Baznas Karanganyar menyalurkan sebanyak 22 ton zakat fitrah

Usai memberangkatkan pendistribuiisan zakat fitrah, bupati Karanganyar Juliyatmono kepada sejumlah wartawan menyampaikan, selain menyalurkan zakat fitrah, Baznas juga menyalurkan sebanyak 6000 paket sembako kepada warga kurang mampu.

“Ini akan terus beranjut. Ditengah kondisi seperti ini zakat masih tinggi. Zakat ini dapat membantu siapapun. Kita akan terus melakukan sosialisasi akan pentingnya zakat,”ujar bupati.
Dikatakan bupati, zakat fitrah ini langsung diterimakan kepada yang berhak yang menerimanya sebelum hari raya Idul Fitri. Sehingga bupati menuturkan, semua dapat merayakan hari raya Idul Fitri dengan menyenangkan.

“Lebaran tidak boleh orang susah. Sekalipun pandemi, jangan susah. Pandemi harus dihadapi dengan jiwa dan pikiran yang sehat. Hati yang sedih akan mudah terpapar Covid-19. Saya juga mengingatkan, tetap menerapkan protokol kesehatan,”tandasnya.

Terpisah, wakil ketua Baznas bidang pengumpulan zakat Khafindi mengungkapkan, zakat fitrah yang disistrubusikan ke 15 kecamatan ini, selanjutnya akan akan disalurkan kepada 134 lembaga. Mulai dari pondok pesantren, masjid, panti asuhan serta lembaga masyarakat yang mengajukan permohonan untuk disalurkan kepada yang berhak menerima.

“Sama halnya dengan tahun sebelumnya, meski mengalami sedikit penurunan, Baznas Karanganyar masih yang tertinggi di Jawa Tengah dalam hal pengumpulan zakat, infaq dan sedekah,”terangnya. Demikian DISKOMINFO(Ard/Tgr)

Read More
DSC_5980

Gerakan Cinta Zakat Semangati Pembayar Zakat

 

KARANGANYAR – Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Karanganyar beserta segenap jajaran FORKOPIMDA hadiri Launching Gerakan Cinta Zakat Infaq dan Shodaqoh yang diselenggarakan oleh BAZNAS di ruang Anthurium Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis(6/05/21).

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Karanganyar mulai membuka loket penerimaan zakat fitrah dan zakat mal. Guna mendorong umat Islam menuaikan kewajibannya itu, digalakkan gerakan Cinta Zakat, Infak dan Sedekah secara serentak.

Gerakan itu dibuka Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan disiarkan secara virtual ke 35 kabupaten/kota. Baznas kabupaten Karanganyar bersama para pembayar zakat dari kalangan pimpinan forkopimda mengawali pembayarannya di ruang antorium rumah dinas bupati Karanganyar.

Satu persatu pimpinan forkopimda menyerahkan amplop berisi uang zakatnya ke perwakilan Baznas Karanganyar. Di akhir kegiatan, Bupati Karanganyar Juliyatmono mengapresiasi para pembayar zakat yang masih tetap bersemangat menunaikan kewajibannya itu.

“Membayar zakat itu disyariatkan dalam Islam. Fungsinya membersihkan harta benda. Di bulan ramadan ada dua jenis pembayaran zakat, yakni zakat mal dan zakat fitrah. Zakat mal dihitung dari harta benda yang dimiliki sedangkan zakat fitrah itu bahan makanan pokok,” kata Juliyatmono kepada wartawan.

Kepada umat Islam di Karanganyar, ia merekomendasi pembayaran zakatnya melalui Baznas. Lembaga ini terbukti berkapasitas mengelola dan menyalurkan zakat ke delapan asnaf (penerima zakat).

Dengan melihat performa zakat tahunan, ia mengapresiasi para pembayar zakat yang tetap bersemangat. Selama masa pandemi, ia mengakui nominalnya menurun meski tidak terlalu besar.

Zakat Infaq dan Sedekah ( ZIS) yang dikumpulkan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Karanganyar, mencapai Rp23 Miliar.

“Hasil pengumpulan zakat juga didistribusi ke lansia. Ini termasuk program unggulan Baznas Karanganyar,” katanya.

Plh Ketua Baznas Karanganyar Sugiharso melaporkan pentashorufan ZIS sudah terencana dan dieksekusi di bawah pengawasan lembaga audit. Terkait pembayaran zakat mal dan zakat fitrah, Baznas memiliki perpanjangan tangan di kecamatan dan desa untuk menerima pengumpulannya dari masyarakat. Demikian DISKOMINFO(Ard/Tgr).

Read More
DSC_5517 (2)

Kabupaten Karanganyar Sabet Pengahargaan LHP LKPD Wajar Tanpa Pengecualian 7 Tahun Berturut

KARANGANYAR – Bupati Karanganyar H. Juliyatmono dan juga Ketua DPRD Karanganyar Bagus Selo didampingi Sekda Karanganyar Sutarno, Kepala Inspektorat dan Kepala Badan Keuangan Daerah Kabupaten Karanganyar hadiri penghargaan LHP LKPD di Kantor BPK Jawa Tengah, Jum’at(30/04/21).

Penghargaan ini adalah yang ketujuh kalinya diraih oleh Kabupaten Karanganyar dari BPK. Bupati berharap dengan raihan ini bisa menginspirasi dan ini juga sebagai prestasi bagi  seluruh keluarga besar aparatur pemerintah dan masyarakat Kabupaten Karanganyar. Pemerintah Kabupaten Karanganyar juga bersinergi dengan DPRD Karanganyar.

” Semoga sinergitas dan kerja bersama ini terus mendapatkan support dari masyarakat agar kami terus menjadi lebih baik lagi, terimakasih masyarakat Karanganyar memang TOP”, ungkap Bupati yang akrab disapa Yuli ini.

Demikian DISKOMINFO(Ard/Tgr)

Read More
DSC_6387

MOU Pengadilan Agama Dengan DISDUKCAPIL Untuk Satu Data Pelayanan Terpadu On Line

KARANGANYAR – Bupati Karanganyar H. Juliyatmono hadiri penandatanganan MOU antara Pengadilan Agama Karanganyar dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Karanganyar tentang pelayanan terpadu secara Online yang bertempat di kantor Pengadilan Agama, Rabu,(28/04/21).

Pemerintah Kabupaten Karanganyar melalui dinas kependudukan dan catatan sipil (Disdukcapil) bersama dengan Pengadilan Agama (PA) terus melakukan upaya untuk menertibkan terkait dengan administrasi kependudukan, khususnya tentang perkawinan.

Penertiban tersebut dilakukan khusus untuk warga masyarakat yang belum mendapatkan pengesahan pernikahan dari pengadilan agama Karanganyar, atau melakukan pernikahan siri. Lantaran belum mencantumkan nomor akta perkawinan ke dalam kartu keluarga.

Penandatanganan MoU Sendiri dilakukan di aula Gedung Pengadilan Agama (PA) dihadiri langsung oleh Bupati Karanganyar, Juliyatmono, dan beberapa pihak diantaranya kepala Pengadilan Agama (PA) Karanganyar Fakhurazi dan Kepala Dinas Kependudukan Catatan Sipil Ani Indri Hastuti.

Kepala Disdukcapil Karanganyar Ani Indri Hastuti mengungkapkan, Memorandum Of Understanding (MoU) dengan pengadilan agama tersebut dilakukan, lantaran saat ini realita perkawinan siri sudah menjadi tren di kalangan masyarakat. Serta sebagai bentuk pelayanan terintegrasi.

“Kami (Disdukcapil-red) mencatat, dari jumlah penduduk di Karanganyar yang sudah menikah, 34,62 persennya adalah mereka yang didalam KK belum di tulis no akte perkawinan dan tanggal nikahnya,” terang Kepala Disdukcapil Ani Indi Hastuti, usai melakukan penandatanganan MoU dengan Ketua Pengadilan Agama (PA) Kelas IB Karanganyar Fakhurazi, dalam pelayanan terpadu secara online.

Lebih lanjut diungkapkan Ani, tidak hanya untuk mengantisipasi adanya praktik pernikahan siri yang tidak tercatat dalam akte kartu keluarga. MoU tersebut dilakukan juga untuk mendata kembali secara terpadu terkait dengan data akte anak yang hanya bertuliskan orang tua dari ibu saja.

“6.15% dari total anak usia 0 sd 18 tahun berakte kelahiran. Namun dalam akta tersebut, hanya bertuliskan nama ibunya saja,” terang Ani.

Ditanya terkait dengan apa penyebab adanya hal tersebut, Ani mengungkapkan, bisa saja selain orang tuanya melakukan perkawinan siri, bisa saja sang ibu pada saat waktu hamil kemudian telah ditinggalkan oleh suaminya.
Disisi lain, Ketua Pengadilan Agama (PA) kelas IB, Karanganyar Fakhurazi, melalui Panitera Muda, Korizah Tria Hani, mengungkapkan, di tahun 2020, angka perceraian di Kabupaten Karanganyar yang sudah di kabulkan sebanyak 1.630 kasus. Kemduian untuk di tahun 2021 sampai bulan maret kali ini.  Pengadilan Negeri Agama mencatat ada sebanyak 419 kasus yang sudah dikabulkan. Dan rata – rata proses perceraian terjadi lantaran konflik internal di dalam rumah tangga.

Sementara itu, Bupati Karanganyar Juliyatmono mengungkapkan, perjanjian atau MoU yang dilakukan pemerintah kabupaten Karanganyar bersama dengan pengadilan agama terkait dengan perkawinan tersebut merupakan terobosan yang baik.

“Ini bisa dikembangkan, karena bisa untuk mengatasi masalah terkait dengan pembagian harta baik suami maupun istri. Karena beberapa waktu, sempat ada kejadian, ada salah tu pegawai yang cerai, kemudian di Kartu Keluarga masih tercatat, padahal cerainya sudah lama. Data itu nanti yang dapat menjadi acuan,” jelas Bupati.

Demikian DISKOMINFO(Ard/Tgr)

Read More
DSC_6477

Intanpari Water Park Akan Segera Di Bangun

KARANGANYAR – Bupati Karanganyar H. Juliyatmono didampingi Sekda Karanganyar Sutarno hadiri peletakan batu pertama akan dibangunnya wahana Water Park di kolam renang Intanpari milik BUMD PUD Aneka Usaha, Jum’at(23/04/21).

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar gelontorkan Rp. 2 miliar kepada PT Aneka Usaha selaku pengelola kolam renang Intanpari.Anggaran Rp2 miliar ini merupakan tahap awal dai total Rp20 miliar yang dibutuhkan untuk merevitalisasi kolam renang menjadi salah satu objek wisata di Karanganyar.

Usai melakukan peletakan batu pertama pembangunan kolam renang tertutup dan khusus bagi wanita yang berada di sisi barat kolam renang yang sudah ada, bupati Karanganyar Juliyatmono menyampaikan, kolam renang ini akan dibangun dan terintegrasi dengan pusat kuliner yang ada disekitar kolam renang. Untuk membangun Intanpari menjadi salah satu lokasi wsata andalan, ujar bupati, dibutuhkan anggaran yang cukup besar, yakni sekitar Rp20 miliar.

“Untuk tahap awal, kita akan bangun satu kolam lagi husus bagi wanita. Sedangkan disekitar kolam renang yang ada saat ini, kita akan bangun pusat kuliner serta pembangunana wahana air diseputar pesawat,” jelas bupati Jumat (23/04/2021).

Bupati menambahkan, khusus untuk kolam renang Intanpari, satu minggu sebelum lebaran sudah bisa dibuka. Untuk itu, bupati meminta agar protokol kesehatan harus diterapkan dengan ketat. “Sebelum lebaran, kolam renang dibuka. Protkol kesehatan dijaga, pengunjung juga terbatas,”kata dia.

Sementara itu, Direktur PT Aneka Usaha Samidi mengungkapkan, konsep pengembangan Intanpari akan dilakukan secara bertahap. Saat ini, Samidi menuturkan, akan melakukan perbaikan di sekitar kolam renang, pembagunan wahana baru, pengecatan pesawat serta pembangunan kolam renang baru. “Kolam renang ini sudah 33 tahun belum pernah direnovasi. Kita lakukan penataan dulu,”jelasnya.  Demikian DISKOMINFO(Ard/Tgr).

Read More
DSC_5118

Tarling Masjid Sholihin Gondangrejo, Bupati Jelaskan Hikmahh Bulan Ramadhan

KARANGANYAR – Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Karanganyar hadiri kegiatan rutin Pemerintah Kabupaten Karanganyar yaitu Tarawih Keliling yang kali ini dilaksanakan di Masjid Sholihin Desa Jeruk Sawit Kecamatan Gondangrejo, Rabu(21/04/21).

Dihadapan Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar, Rusmanto Camat Gondangrejo menjelaskan bahwa semua masjid di Kecamatan Gondangrejo selama bulan suci Ramadhan ini sudah menerapkan protokol kesehatan dalam setiap  pelaksanaan ibadahnya. ” Mencuci tangan sebelum masuk komplek masjid, menggunakan masker, dan menjaga jarak shaf sholat pun dilakukan”, ucap Rusmanto.

Bertindak selaku khotib, Bupati yang akrab disapa Yuli salut bahwa saat ini Kecamatan Gondangrejo semakin bergeliat dengan pembangunan, ini mendakan bahwa Kecamatan Gondangrejo semakin maju kawasannya. Bupati juga berharap mudah-mudahan covid di Kabupaten Karanganyar semakin membaik mendekati hari Raya Idul Fitri nanti.

Di tengah pandemi ini, Bupati Juliyatmono menejelaskan bahwa melaksanakan ibadah Puasa ini semakin terasa berat, namun disini kita bisa mendapatkan ganjaran pahala dari Allah SWT yang luar biasa bila mampu melewatinya karena hikmahnya sangat banyak.

” Barang siapa yang ingin menjadi orang hebat, maka harus melalui ujian dari Allah SWT, setelah lulus ujian baru bisa dinamakan umat yang hebat”, jelas Bupati Juliyatmono.

Semoga kita semua termasuk hamba Allah yang bisa lulus melewati ujian di bulan suci Ramadhan ini, lulus dengan Idul fitri yang semakin berkah untuk bumi Karanganyar kita tercinta. Demikian DISKOMINFO(Ard/Tgr).

Read More
8f7ea4ca-fc64-4e99-aed5-d0b54c00b6dd

Pembangunan Masjid Nurul Nurul Iman SMPN1 Tasikmadu Telan Dana Hampir 1 Milyar

KARANGANYAR – Bupati Karanganyar H. Juliyatmono hadir secara langsung dan juga secara resmi meletakkan batu pertama pembangunan Masjid Nurul Iman yang di bangun di lingkungan SMPN 1 Tasikmadu, Jum’at(09/4/21).

Menurut Surono. Mpd selaku kepala sekolah, SMPN 1 Tasikmadu dan SD yang bersebelahan ini hanya memiliki mushola kecil yang biasa digunakan bergantian. Tidak bisa digunakan untuk sholat berjama’ah, harus antri sampai beberapa kloter sehingga memakan waktu istirahat siswa, jelasnya.

” Bahkan untuk melaksanakan sholat jum’at pun kami harus melaksanakannya secara 2 kloter bergantian mengingat kecilnya mushola yang kami miliki. ” ucap Surono.

Setelah bermusyawarah, pihak sekolah dan perangkat desa sepakat untuk membangun masjid yang nantinya bukan hanya di gunakan untuk siswa saja namun juga untuk masyarakat umum di sekitar. Hampir 1 Milyar dana yang diperlukan untuk pembangunan masjid ini. Harapannya dengan banyaknya donatur yang masuk, masjid bisa selesai pembangunannya dalam 3 tahun dan bisa di resmikan di tahun 2023 nantinya.

Bupati Karanganyar H. Juliyatmono dalam pidato sambutannya sampaikan, atas nama pemerintah ikut bersyukur dengan niatan yang bagus untuk mendirikan masjid di lingkungan sekolah ini. Bupati berharap berapapun infaq dan bantuan dana dari donatur dari masyarakat harus diterima dengan baik karena itu amanah.

” Jangan melihat banyaknya nominal yang di habiskan untuk pembangunan masjid ini, karena janji Allah itu pasti. Barang siapa yang mebangunkan rumah Allah maka akan dipermudah jalannya, tidak usah nunggu 3 tahun mudah-mudahan sudah selesai nanti pembangunannya” jelas Bupati yang akrab disapa Yuli itu.

Bahkan Bupati Juliyatmono pun menjanjikan bahwa Pemerintah Kabupaten Karanganyar juga tidak akan tinggal diam dan akan ikut mensupport dana agar segera selesai pembangunannya. Bupati juga memberikan sedikit tausiyah bahwa amalan ibadah yang paling bagus itu adalah dengan bersedekah, apalagi infaq dalam hal membantu pembangunan masjid, insya Allah ini merupakan amal jariyah yang tidak akan putus pahalanya. Demikian DISKOMINFO(Ard/Tgr)

Read More
IMG-20210227-WA0051

KEMENKOMINFO : Gelar Wayang Kulit Virtual Untuk Sosialisasikan Penanganan Covid-19 Dan Pemulihan Ekonomi

Bupati Karanganyar H. Juliyatmono saat memberikan pengarahan dalam sambutannya dalam acara Pertunjukan kesenian rakyat Wayang Kulit oleh Kemenkominfo, Sabtu(27/2/21).

KARANGANYAR – Bupati Karanganyar H. Juliyatmono hadiri pagelaran pertunjukan virtual kesenian rakyat (Wayang Kulit) yang diselenggarakan oleh Kementerian KOMINFO dan Komite Penanganan Covid dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) di sanggar Dwijo Laras milik dalang kondang Ki Anom Dwijo Kangko, Sabtu(27/2/21).

Dipercaya kementrian Kominfo untuk mensosialisasikan penanganan covid-19 dan pemulihan ekonomi di tengah pandemi covid ini, Dalang kondang Ki Anom Dwijo Kangko membawakan cerita “Dengan Gotong Royong Kita Bangkit Dari Pandemi”, dan lakonnya adalah Duryudono Gugur.

Wayang kulit virtual oleh Kemenkominfo ini bertujuan untuk mensosialisasikan bagaimana penanganan covid dan bagaimana pemulihan ekonomi di era pandemi ini kepada masyarakat. Gelaran wayang secara virtual ini agar masyarakat bisa mengikuti dimana saja, dan ini digelar serentak se Indonesia dengan dalang masing-masing daerah.

” Atas nama pemerintah, Bupati Juliyatmono ucapkan terima kasih yang luar biasa karena Kemenkominfo mempercayai Kabupaten Karanganyar melalui Dalang Ki Anom Dwijo Kangko untuk menggelar wayangan secara virtual ini, jelas orang nomor satu di bumi Intanpari ini.

Mensosialisasikan mengenai penanganan covid 19, Bupati Juliyatmono juga mengajak masyarakat untuk tertib melaksanakan protokol kesehatan, minimal memakai masker dimanapun berada. Ini membantu untuk mencegah penularan covid-19.

Menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan sering menggunakan masker menjadi hal wajib yang ditekankan Bupati Bumi Intan Pari ini.

Bupati Juliyatmono juga mengingatkan untuk tidak pecicilan pergi kemana-mana terlebih dahulu, pergi seperlunya saja seperti kerja atau mencari nafkah, dan belanja yang seperlunya.

Dalam meningkatkan ekonomi, Bupati menegaskan silahkan bekerja seperti biasa, kalau ada yang terkena covid jangan panik karena sekarang satgas covid itu ketuanya kepala Desa.

” Masyarakat jangan terlalu takut, boleh waspada tapi jangan terlalu ketakutan yang berlebih karena tidak baik”. Semua harus patuh pada protap kesehatan, tegasnya.

Skalanya sekarang tingkat RT, jangan menakut nakuti, jangan dikucilkan, justru malah dibantu biar hatinya bungah, bahagia supaya cepat sehat.

Demikian DISKOMINFO (Ard/Tgr)

Read More
DSC_3477

Situs Perjanjian Gianti Akan Segera Dibangun Sebagai Objek Wisata

 

Bupati Karanganyar saat memberikan cindera mata kepada Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Mangkubumi atau putri dari Sri Sultan Hamengkubuwono X yang hadir dalam acara Napak tilas 266 tahun situs perjanjian Gianti.

KARANGANYAR – Bupati Karanganyar H. Juliyatmono didampingi Sekda Karanganyar Sutarno, M.Si dan beberapa Kepala OPD hadiri peringatan Napak tilas 266 tahun situs perjanjian Gianti di Desa Jantiharjo Karanganyar.

Perayaan napak tilas 226 tahun situs perjanjian Gianti kalinini dihadiri pula Paniradya Kaistimewan Yogyakarta yang juga turut hadir dalam kegiatan ini di situs Perjanjian Giyanti yang terletak di Lingkungan Kerten Kelurahan Jantiharjo Kecamatan/Kabupaten Karanganyar pada Sabtu (13/2/2021).

Suasana acara peringatan ke-266 Perjanjian Giyanti siang itu tampak sederhana. Sangat berbeda dengan acara napak tilas pada tahun sebelumnya layaknya suasana pasar malam. Pasalnya sebelumnya adanya pandemi, stand kuliner dan mainan selalu berjajar rapi di jalan kampung.

Selain itu perayaan pada tahun sebelumnya juga digelar pada malam hari dan disertai gunungan arum manis dan brondong yang identik dengan UMKM warga Kerten. Kendati digelar secara sederhana, ada yang istimewa dalam peringatan perjanjian Giyanti kali ini yakni hadirnya Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Mangkubumi atau putri dari Sri Sultan Hamengkubuwono X.

Lurah Jantiharjo, Agus Cahyono menyampaikan, karena masih dalam situasi pandemi, acara napak tilas digelar saat siang hari. Berbeda dengan peringatan sebelumnya yang digelar pada malam hari.

“Karena pandemi acara digelar siang hari. Rebutan gunungan juga ditiadakan,” katanya.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengatakan, tempat ini merupakan tempat bersejarah kaitannya dengan pembentukan wilayah antara Surakarta dengan Yogyakarta pada zaman dulu.

“Semoga peringatan Perjanjian Giyanti ini membangkitkan semangat kita mencintai wilayah kita secara umum mencintai Indonesia. Kita kan kelola tempat ini antara Pemkab Karanganyar dengan Yogyakarta,” ucapnya.

Menurutnya, perlu adanya penataan lokasi ini supaya menjadi tempat edukasi bagi siapapun. Oleh karena itu perlu adanya penambahan berupa bukti-bukti dari Perjanjian Giyanti.

“Tempat ini untuk belajar sejarah. Ojo digawe wingit (keramat),” terangnya.

KGR Mangkubumi mengungkapkan, menyambut baik adanya peringatan Perjanjian Giyanti ini. Apabila memang diperlukan adanya penataan, dia berharap dapat ditata sesuai aturan.

“Tidak perlu mewah tapi lokasi ini hidup. Masyarakat faham sejarah dan filosofinya. Suaya tidak kepaten obor. Kita harus tahu asal usul kita,” ungkapnya.

Dia menuturkan, antara Pemkab Karanganyar dan Pemerintah DIY dapat saling memberikan informasi dalam rangka mengedukasi kepada masyarakat.

“Sebenarnya apa itu Perjanjian Giyanti, sejarahnya bagaimana, maknanya apa, flosofinya apa. Saya sendiri juga masih belajar. Masih banyak yang belum tergali tentang Perjanjian Giyanti,” pungkasnya.

Demikian DISKOMINFO (Ard/Tgr)

Read More