DSC_0582

Konser Spektakuler Via Vallen Dan Nella Kharisma Di Karanganyar

Kominfo

Jumpa Pers dengan Event Organizer terkait persiapan pelaksanaan Konser Spektakular Via Vallent dan Nella Kharisma di HUT KAb Karanganyar

Karanganyar – 22 November 2018

Konser Spektakuler Karanganyar 101 2018 Dalam rangka hari jadi kabupaten Karanganyar yang ke 101 di tahun 2018 ini Pemerintah Kabupaten yang saat ini di pimpin oleh Bupati H.Drs. Juliyatmono Mm akan menggelan konser Spektakuler Karanganyar 101. Konser ini akan di gelar pada tanggal 24 November 2018 atau tepatnya 6 hari setelah Hari jadi Kabupaten Karanganyar yang jatuh pada tanggal 18 November Konser spektakuler ini akan menyajikan rangkaian hiburan orkes dangdut dan akan di sajikan oleh kelomopok orkes dangdut yang di dekade tetakhir ini berhasil mengorbitkan penyanyi penyanyi dangdut papan atas.

Orkes dangdut yang akan menamoilkan salian hiburan dalam konser ini adalah OM Lagista yang di gawangi oleh Cak Rul dengan membawa serta 4 biduwanita. Dan di dalam konser ini kami juga mrnyajikan tampilan secara langsung OM Sera yang akan membawa serta 5 biduanya untuk menghibur masyarakat Karanganyar.

Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa OM Lagista dan OM Sera adalah band dangdut yang berhasil menarik kembali kejayaan musik dangdut di akhir dekade ini musik dangdut adalah musik yang khas dan asli dari Bangsa Indonesia, dengan tampilnya OM SERA dan OM Lagista kami harapkan membawa aura positif di kabupaten Karangan untuk lebih memounyai rasa handarbeni dan di terjemahkan dalam nasionalisme kebangsaan Indonesia Selain OM Sera dan OM Lagista kita juga akan menyajikan secara spektakuler penampilan apik dari dua biduanita yang saat ini di gandrungi oleh fans fans musik dangdut di Indonesia Dua Biduanita tersebut adalah sang penyanyi Meraih Bintang soundtrek resmi ASIAN Games 2018 yang Indonesia srbagai tuan rumah yaitu Via Vallen.

Via Vallent dalam gelaran konser spektakuker Karanganyar 101 akan menyanyikan 7 buah lagu dan salah satunya akan berduet dengan Bupati Karqnganyar Drs.H Juliyatmono Mm. Srlain Via Vallent kami juga akan menghadirkan idola kaum muda pecinta dangdut Nella Kharisma yang juga akan menyajikan 7 buah lagu dangdut dan salah satunya akan betduet dengan Bupati Karanganyar Drs. H Juliyatmono Mm, dalam kesempatan luar biasa ini Nella Kharisma sebagai penghibur profesional akan memberikan tampilanya yang spektakuler juga, karena Karanganyar akan menjadi tempat pertama kali bagi Nella Kharisma untuk menghibur penggemarnya setelah meyandang gelar sarjan saat konser nanti Nella akan di uji kesabaranya sebagai penghibur masyarakat dengan konsekuensi meninggalkan keluarga demi profesi penyanyi dangdut profesional ini Kita juga akan memberikan kejutan untuk Nella yang tepat pada hari itu juga di pagi harinya dia di wisuda sebagai Sarjana.

Kejutan atas keberhasilan dalam karir dunia hiburan dan dalam prestadi akedemiknya ini kami harapkan akan membawa inspirasi kepada seluruh generasi muda di Karanganyar akan pentingnya pendidikan dan juga usaha mencapai mimpi seorang Nella yang tersohor menjadi Penyanyi dangdut papan atas dan berhasil menjadi sarjana dalam waktu yang bersamaan.

Berhasil dalam karir dan berprestasi dalam akademisi ini harapan untuk generasi muda Karanganyar Konser spektakuler ini akan kita selengarakgn dalam durasi kurqng leb agu lagu dangdut oleh artis artis yang telah kami sebutkan di atas. Di dalam konser ini kami ih 4 jam penampilgn rapakan masyarakat Karanganyar akan terhibur dan terinspirasi oleh konte hiburan yang kami sajikan. Selain itu kami juga akan banyak memberikan kejutan untuk masyarakat karanganyar di dalam pelaksanaan konser spektakuler ini.(Hr/Ard).

Read More
DSC_4662

Guru WB Di Karanganyar Bakal Ditata

Bupati Karanganyar, Juliyatmono memberikan pengarahaan dalam halal bi halal keluarga besar pendidikan kecamatan Jumapolo, Seni (16/7)

 

KARANGANYAR – 16  Juli 2018

Bupati Karanganyar Juliyatmono bakal segara menata guru-guru wiyata bakti di SD. Bukti penataan itu, mereka akan di SK sebagai pegawai kabupaten. Termasuk penjaga sekolah, pegawai perpus dan administrasi. Bupati memerintahkan kepala dinas untuk melakukan penataan tersebut.

“Jika tidak ada surat maka semua juga akan menjadi repot. Saya tahu di setiap sekolah terdapat 3-4 orang guru WB. Kita akan tata sehingga aspirasi mereka juga dapat diakomodir,” papar Julitamono saat pembinaan kedinasan dan halal bihalal keluarga pendidikan Kecamatan Jumapolo di Balai Dewa Kwangsan Senin (17/07)

Dia menambahkan dalam waktu dengan ada rekrutmen CPNS untuk guru dengan sistem CAT. Dia berharap rekrutmen CPNS itu akan mengurangi para guru WB di sekolah-sekolah. Pihaknya prihatin dengan guru-guru yang hanya digaji Rp 300 ribu sampai Rp 400 ribu. Sehingga pihaknya bakal menata guru-guru tersebut agar lebih baik. “Sebab garda terdepan membangun Sumber Daya Manusia dalah guru-guru. Guru sebagai agen perubahaan harus menjaga nilai-nilai moralitas,” imbuhnya.

Selain itu, dia membantu biaya bagi guru-guru prestasi untuk sekolah S2 atau S3. Di perubahaan anggaran, pihaknya akan mengalokasikan anggaran agar guru yang berprestasi bisa sekolah ke jenjang yang lebih tinggi lagi. Menurut Juliatmono, pilkada sudah selesai dan berjalan lancar. Saat ini, fokus untuk mengabdi pada bidangnya masing-masing. (hr/yg)

Read More
DSCF5174

OPD Di Karanganyar Bersih-Bersih Jalan dan Lingkungan

Para Pegawai BKPSDM Karanganyar membersihkan sampah dedaunan dan kemudian membakarnya

Para pegawai Inspektorat Pemkab Karanganyar membersihkan jalan di sepanjang jalan Belakang Kantor Pemkab.

KARANGANYAR – Sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar melakukan Jumat bersih (5/5). Setidaknya tidak OPD yang melakukan kegiatan bersih-bersih lingkungan tersebut. Yakni Badan Kepegawaian Dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM)  kerja bakti di sekitar lokasi kantor dan sebelah selatan kantor. Mereka membersihkan sampah dedaunan, mengumpulkan dan selanjutnya membakar.

Kemudian,

Para Pegawai di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan sedangkan membersihkan alun-alun di sisi timur

OPD yang kedua yakni Inspektorat. Para pegawai inspektorat melakukan pembersihan sampah didaunan di jalan raya Cangakan. Mereka tampak membersihkan ranting pohon yang sudah layu. Sementara para pegawai Dinas

Para Pegawai Dinas Pendidikan dan Kebudayaan tampak kompak membersihkan alun-alun Karanganyar

Pendidikan dan Kabudayaan Karanganyar membersihkan alun-alun sisi timur. Sepanjang jalan tersebut, p

uluhan pegawai melakukan acara bersih-bersih dedaunan. Sambil membersihkan sampah, sesekali mereka bercanda dan terlihat kompak. (hr/Ft)

 

Read More
DSC_0019

De Tjolomadoe Destinasi Wisata Baru Di Karanganyar

De Tjolomadoe siap dibuka secara umum tanggal 24 Maret Mendatang

KARANGANYAR – 20 Maret 2018

De Tjolomadoe bakal menjadi sorotan baru wisata budaya di Karanganyar. Eks Pabrik Gula Colomadu yang berdiri tahun 1861 telah ‘disulap’ menjadi venue bernilai sejarah dan comercial. Rencananya, De Tjolomadoe bakal dibuka oleh Presiden Joko Widodo, tanggal 24 Maret mendatang.

Menjelang pembukaan tersebut, De Tjolomadoe mengadakan serangkaian kegiatan. Yakni tanggal 22 Maret musik Solo Jazz Society, tanggal 21 Maret Fotografi Seni Sketsa Seni Rupa Video, Kirab Band, tanggal 22 Maret Diskusi Urip iku urup : Arsitektur dan warisan budaya, fesyen FSRD Isi Surakarta dan Solo Batik Karnival. Berbagai venue terdiri dari sejumlah ruangan yang diberi nama dengan nama asli ruangan PG Colomadu. Yakni Stasiun Gilingan yang akan difungsikan sebagai museum Pabrik Gula, Stasiun Ketelan sebagai area f&B, stasiuan penguapan sebagai area arcade, stasiun karbonatasi sebagai aarea Art dan Craf, Besali Cafe, Tjolomadoe Hall. “Pada stasiun masakan misalnya, untuk memperkokoh bangunan, struktur ditambahkan dengan kontruksi beam. Dengan mesin tetap terpasang, Guna dapat difungsikan sebagai concert hall dengan kapasitas 3000 orang,” papar Edison Suardi, GM Konstruksi PT Sinergi Colomadu.

Dia menambahkan untuk menyambut opening De Tjolomadoe akan digelar acara selama tiga hari. Yakni Pameran Sketsa, pameran Fotografi dan seni rupa Video. Untuk arena outdoor akan ada penampiuilan musik band, Solo Batik Karnival dan Green Fashian Heritage. “Juga akan diselenggarakan diskusi budaya dan sejarah dengan pembicara dari UGM dan beberapa pakar dibidang budaya,” tambahnya. (hr/Adt/Ard)

Read More
DSC_5696

Taman Saraswati, ‘Jujugan’ Baru Wisata Di Karanganyar

Sekda Kabupaten Karanganyar, Samsi melihat lokasi langsung rumah untuk edukasi pertanian di kompleks Taman Saraswati, Desa Girimulyo, Kecamatan Ngargoyoso

KARANGANYAR- 19 Maret 2018

Desa-desa di Karanganyar terus berbenah diri. Tujuan berbenah itu adalah untuk mendatangkan Pendapatan Desa (PD)  dengan menyulap lahan kurang potensial menjadi lebih berdaya guna. Salah satu desa yang berbenah itu adalah Desa Girimulyo, Kecamatan Ngargoyoso. Desa yang menjadi pintu masuk kecamatan Ngargoyoso tersebut, mengubah lahan 1 hektar kurang potensial menjadi tempat wisata. Tempat itu dinamakan Taman Saraswati.

Jika anda berkunjung ke area Ngargoyoso, pasti akan dengan mudah menemukan Taman Saraswati. Taman yang baru didirikan 1 Januari 2018 lalu terus menjadi ‘lirikan’ wisatawan lokal. Sebab, letaknya berada dipinggir jalan. Tiga bulan berlalu, sudah ada puluhan SD atau SMP di derah Solo telah berwisata di Taman Saraswati. Mereka melakukan out band ditempat baru tersebut. Sebab selain bisa turbing, peserta out band akan mendapatkan edukasi pertanian dan buah-buahaan.

“Desa Girimulyo merupakan pintu masuk kawasan kebun teh kemuning, candi Sukuh dan Cetho. Desa dan lembaga desa berupaya maksimal untuk mendatangkan pendapatan untuk desa dengan menyulap lahan yang kurang potensial menjadi tempat wisata yang menarik,” papar Kepala Desa Girimulyo, Suparno menjeng.

Kepala Desa yang sangat familiar tersebut mengatakan taman Saraswati terdiri dari turbing, taman selfi, villa dan gunung cilik. Saat ini, menurutnya baru taman, resto, turbing dan edukasi pertanian. “Kami tengah membangun musium buah, dimana ada 36 macam buah di tempat tersebut. Kami memang harus inovatif untuk mendatangkan pendataan desa,” imbuhnya.

Untuk mempercantik Bumdes Taman Saraswati tersebut, Suparno menggandeng pihak ketiga. Sebab jika hanya mengandalkan kas desa maka pembangunan taman Saraswati akan molor atau tidak terealisasi dengan baik. Untuk pembagiannya, desa mendapatkan 15 persen dan pihak ketiga mendapatkan 75 persen. “Momen tahun baru kemarin, ada 2000 pengunjung. Sedangkan per minggunya sekitar 400-500 pengunjung,” imbuh bapak yang memiliki hobi tanaman tersebut.

Nama sarawasti diambil dari nama dari sesosok wanita cantik, dengan kulit halus dan bersih. Sekaligus Saraswati adalah dewi ilmu pengetahuan suci yang akan memberikan keindahan dalam diri. Sehingga konsepnya, menurut Suparno adalah taman bukan rumah makan.  Sehingga orang yang datang kesini akan mendapatkan pendidikan.

Semenatara pihak pengembang Heri mengatakan rencana pembangunan taman Saraswati yang akan dikerjakan sekitar 1 hektar. Sesuai nama Saraswati berarti ilmu pengetahuan, pihaknya berharap yang hadir akan mendapatkan ilmu pengetahuan. Khususnya edukasi pertanian dan akan hadir alat-alat pertanian dulu sampai sekarang. “Anggaran dasar untuk menyelup Taman Sarawati sekitar Rp 1,3 miliar. Rata-rata justru yang kesini dari luar kota,” imbuhnya. (hr/ft/ard/adt)

Read More
aku – Copy

Di Karanganyar Ada Kampung Matematika

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, saat menemui murid-murid saat kegiatan belajar mengajar di Kampung Matematika, Senin (02/05) di Desa Bandardawung, Kecamatan Tawangmangu

Bupati Karanganyar, Juliyatmono,(memegang mikrofon) saat menemui murid-murid pada kegiatan belajar mengajar di Kampung Matematika, Senin (02/05) di Desa Bandardawung, Kecamatan Tawangmangu

Karanganyar, Senin (02/05/2016)

Di Kabupaten Karanganyar, terdapat Kampung Matematika. Awal mulanya, ketika ada temuan nilai prestasi murid Sekolah Dasar (SD) SD 03 Bandardawung mampu meraih nilai terbaik dalam ujian nasional bidang matematika. Rata-rata capaian angka UN siswa SD itu di tahun 2014 adalah 9,3.

Ternyata, nilai matematika di tahun-tahun berikutnya juga tinggi, hingga akhirnya  Bupati Karanganyar, Juliyatmono menunjuk Desa Bandardawung, Kecamatan Tawangmangu sebagai Kampung Matematika.

Di Kampung Matematika itu, ada Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) mata pelajaran matematika yang dilakukan setiap Selasa dan Jumat sore. Terdapat 400 murid yang ikut di KBM itu.

Untuk tenaga pengajar ada 42 relawan. Mereka guru matematika dari Pegawai Negeri Sipil (PNS), wiyata bakti, hingga pensiunan warga Bandardawung. Di sana, terdapat 12 lokasi yang ditempatkan di rumah warga untuk proses KBM.

Seusai Upacara Hari Pendidikan Nasional tahun 2016 dan Launching Kampung Matematika, di Lapangan Desa Bandardawung, Senin (02/05) pagi, Bupati Karanganyar Juliyatmono mengatakan, pembentukan Kampung Matematika Bandardawung sebagai penghargaan kepada masyarakat yang bertekad mencerdaskan anak.

“Saya tidak ingin ini diubah menjadi pikiran formal, ini merupakan seperti taman bermain, dengan dibuat egaliter, ramah, menyenangkan, dan mengembirakan. Tidak ada tekanan karena situasi,” kata Bupati.

Dia juga mengapresiasi relawan dalam mengajar, pengorbanan waktu dan tempat yang diijinkan digunakan. “Yang penting relawan jangan sampai kesulitan mendapatkan alat-alat tulis dalam pembelajaran,” katanya.

Bupati juga menegaskan selama proses belajar bagi murid-murid itu tidak dipunggut biaya, dan murid dari luar Desa di perbolehkan diajak belajar bersama. Metode pembelajaran pun dibuat mudah dan menarik. Bahkan juga ada out bond di sekitar lokasi.

“Ide-ide orisinal yang tumbuh dari sinergi antara masyarakat dan pemerintah untuk kemajuan pendidikan harus kita dukung. Sikap Ing Ngarso Sung Tuladha, Ing Madya Mangun Karsa dan Tut Wuri Handayani harus kita kedepankan,” katanya.pd

Read More
DSC_0110

Lomba Foto Wisata Di Karanganyar

DSC_0110

Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Karanganyar mengadakan lomba foto destinasi wisata di wilayah Kabupaten Karanganyar pada tanggal 23 februari sampai dengan 17 april 2015. Kegiatan ini mempunyai maksud untuk mengenalkan destinasi objek dan daya tarik wisata kepada masyarakat luas serta menghimpun dokumen foto dari destinasi wisata unggulan di Kabupaten Karanganyar. Dengan adanya perlombaan ini diharapkan bagi para pecinta fotografi untuk dapat lebih menggali keindahan alam dan wisata yang ada di Kabupaten Karanganyar.

Untuk juara pertama pada lomba fotografi kali ini akan mendapatkan hadiah berupa uang sebesar Rp. 2.500.00 kemudian juara kedua mendapatkan hadiah senilai Rp. 1.500.000 dan terakhir juara ketiga mendapatkan hadiah Rp. 1.000.000. Pemenang lomba akan diumumkan pada tanggal 24 April 2015 di papan pengumuman Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Karanganyar serta melalui Radio Swiba Karanganyar. Peserta yang dapat ikut dalam perlombaan meliputi pelajar / mahasiswa, dan masyarakat umum, peserta diperbolehkan untuk memakai kamera analog maupun kamera digital. Syarat dan ketentuan lebih lanjut bisa menghubungi Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Bidang Pemasaran dengan telepon (0271) 495439. ad

Untuk info lebih lanjut dapat di klik disini.

Read More
DSC_0091

Di Karanganyar Terdapat 37 Benda Cagar Budaya

Karanganyar, Selasa (13/01/2015)

Candi Sukuh merupakan salah satu Benda Cagar Budaya (BCB) yang ada di Kabupaten Karanganyar

Candi Sukuh merupakan salah satu dari 37 Benda Cagar Budaya (BCB) yang ada di Kabupaten Karanganyar

Di wilayah Kabupaten Karanganyar terdapat 37 Benda Cagar Budaya (BCB) Tak Bergerak. Kesemuanya itu berupa Situs, Candi, Pabrik, Rumah tinggal, Gedung, Makam, Masjid, dan Stasiun. Dari daftar BCB itu sampai dengan Desember tahun 2011, terbagi pula kedalam jenis periode Prasejarah, Klasik, Kolonial, maupun Islam.

Menurut Kelapa Seksi (Kasi) Museum, Sejarah Kepurbakalaan, dan Nilai Tradisi Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Karanganyar Ismu Suprihatin mengatakan ke 37 BCB yang ada di wilayah Kabupaten Karanganyar itu sudah ada nomer inventaris nya.

“Bahkan untuk Candi Sukuh di Desa Berjo, Kecamatan Ngargoyoso dan Candi Ceto di wilayah Desa Gumeng, Kecamatan Jenawi, sudah di tetapkan melalui Peraturan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Republik Indonesia pada tahun 2007,” kata Ismu Suprihatin, Senin (12/01) saat di temui di Kantornya.

Ismu menjelaskan ke 37 Benda Cagar Budaya itu antara lain Situs Matesih, Candi Sukuh, Candi Ceto, Situs Menggung, Situs Cemara Bulus, Candi Planggatan, Situs Plosorejo. “Ada lagi situs Watu Kandang, Pabrik Gula Colomadu, Situs Magallitik Plumbon, Situs Sangiran, Candi Ketek, Makam Nyi Ageng Karang, Situs Giyanti, Stasiun Palur, Makam Syeh Maulana Magribi, Astana Magadeg,” jelasnya.

Lebih lanjut masih terdapat pula Makam BPH Suryanagara, Makam Pangeran Benowo, Masjid Al Yahya, Stasiun Kalioso, Petilasan Watu Gilang, Masjid Jami Karangmojo, Pabrik Gula (PG) Tasikmadu, Balai Pertemuan PG Tasikmadu.

Dikatakanya lebih lanjut, juga termasuk Komplek Rumah PG Tasikmadu, Gedung Keamanan PG Tasikmadu, Balai Pengobatan PG Tasikmadu, Astana Randusongo, Rumah Joglo Pelet Gedong Karangmojo, Pegadaian Karanganyar, Bekas Rumah Kawedanan Karanganyar, Situs Candi Buntar, Masjid Darul Muttaqim Kaliboto, Makam Derpoyudo, Asatana Girilayu, dan Stasiun Kemiri.pd

Read More
DSC_0013 copy

Jamaah Haji Tiba Kembali Di Karanganyar

Karanganyar, Senin (03/11/2014)

Bupati Karanganyar Juliyatmono, saat menyambut kedatangan jamaah haji kloter 58 dari Karanganyar, di Debarkasi Haji, Donohudan, Sabtu (01/11)

Bupati Karanganyar Juliyatmono, saat menyambut kedatangan jamaah haji kloter 58 dari Karanganyar, di Debarkasi Haji, Donohudan, Sabtu (01/11)

Jamaah haji dari Kabupaten Karanganyar telah kembali dan sampai di kampung halamannya masing-masing. Kelompok terbang (Kloter) 58 bersama rombongan haji Kabupaten Sukoharjo sampai di Debarkasi Haji, Donohudan tiba pukul 17.27, sedangkan kloter 59 dengan Kabupaten Klaten datang pukul 23.30, Sabtu (01/11) malam.

Bupati Karanganyar Juliyatmono dan Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo langsung menyambut kedatangan rombongan jamaah haji di Donohudan. “Selamat datang dan tiba kembali di Bumi Intanpari. Bisa berkumpul kembali dengan keluarga dengan predikat haji. Semoga mabrur,” ujar Bupati Juliyatmono.

Musta’in Ahmad, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Karanganyar, menjelaskan rombongan setelah dari Donohudan, selanjutnya kloter 58 diantar dengan menggunakan enam bus sampai di Masjid Agung Karanganyar. Kemudian untuk kloter 59 dengan tiga bus. “Namun sebanyak 58 jamaah asal Gondangrejo dan 42 jamaah asal Colomadu diantar langsung ke tempat masing-masing melalui petugas PPIH, agar bisa segera berkumpul dengan keluarga,” jelas Musta’in.

Lebih lanjut, dia menjelaskan terdapat jamaah haji yang dipulangkan lebih awal (tanazul) asal Kecamatan Jaten, pada 27Oktober dikarenakan sakit, yaitu Sudarko dan Istianah. “Selain itu, ada yang dipulangkan lebih dulu ke tanah air karena sakit, yakni Herawan Sugiono dari Kecamatan Kebakramat pada tanggal 15 Oktober 2014, dan Suyoto dari Kecamatan Matesih pada tanggal 19 Oktober 2014 sore hari di Bandara Adi Sumarmo,” ujar Musta’in Ahmad.

Dari informasi yang diperoleh, di kloter 58 terdapat dua jamaah yang meninggal dunia yakni, Supardi Truno Joyo, 54, warga Dusun Ngamban, Desa Buran, Kecamatan Tasikmadu, meninggal di Rumah Sakit Arab Saudi (RSAB) pada 10 Oktober 2014. Selain itu juga Warsiti Marto Suwarno, 72, beralamat di Desa Paulan, Kecamatan Colomadu, meninggal pada 15 Oktober 2014 di RSAB, jenazah keduanya dimakamkan di Ma’la, Makkah.

Untuk tahun ini, dari data yang diperoleh, terdapat 294 jamaah untuk kloter 58 dan kloter 59 sebanyak 145 jamaah yang berangkat ke tanah suci pada 22 September lalu. pd

Read More
DSC_0041 copy

Inilah Jadwal Kampanye Parpol Di Karanganyar

Karanganyar, Kamis (13/03/2014)
DSC_0041 copy

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Karanganyar telah menetapkan jadwal kampanye pada pemilu DPR, DPRD Provinsi Jawa Tengah, dan DPRD Kabupaten Karanganyar tahun 2014 bagi 12 partai politik peserta pemilu di wilayah Kabupaten Karanganyar.

Kampanye yang dimulai tanggal 16 Maret sampai 05 Maret 2014 terbagi dalam lima daerah pemilihan (dapil). Untuk Karanganyar 1, Karanganyar, Matesih, Mojogedang. Kemudian Karanganyar 2, Jenawi, Karangpandan, Kerjo,  Ngargoyoso, Tawangmangu. Selanjutnya Karanganyar 3, Jatiyoso, Jumapolo, Jatipuro, Jumantono.

Lalu, Karanganyar 4, Colomadu, Gondangrejo. Kemudian, Karanganyar 5, Jaten, Kebakkramat, Tasikmadu.

Gerindra        : Tanggal 16/3 (seluruh dapil), 23/3 (dapil 1), 25/3 (dapil 3), 27/3 (dapil 5)

Hanura          : Tanggal 17/3 (seluruh dapil), 23/3 (dapil 5), 26/3 (dapil 2), 28/3 (dapil 4)

PKB                : Tanggal 18/3 (seluruh dapil), 19/3 (dapil 2), 24/3 (dapil 4), 27/3 (dapil 1)

Nasdem         : Tanggal 19/3 (dapil 1), 22/3 (seluruh dapil), 24/3 (dapil 3), 26/3 (dapil 5)

PKS                : Tanggal 19/3 (dapil 3), 24/3 (dapil 5), 27/3 (dapil 2), 5/4 (seluruh  dapil)

PDIP               : Tanggal 19/3 (dapil 4), 25/3 (dapil 1), 27/3 (dapil 3), 01/4  (seluruh    dapil)

Golkar            : Tanggal 19/3 (dapil 5), 20/3 (seluruh dapil), 25/3 (dapil 2), 27/3  (dapil 4)

PPP                : Tanggal 21/3 (seluruh dapil ), 23/3 (dapil 4), 26/1 (dapil 1), 28/3  (dapil 3)

PAN                : Tanggal 23/3 (dapil 3), 25/3 (dapil 5), 28/3 (dapil 2), 29/3 (seluruh dapil)

Demokrat       : Tanggal 23/3 (dapil 2), 24/3 (dapil 4), 28/3 (dapil 1), 03/4 (seluruh dapil)

PKPI               : Tanggal 24/3 (dapil 2), 26/3 (dapil 4), 30/3 (seluruh dapil), 02/4 (dapil 3)

PBB                 : Tanggal 24/3 (dapil 1), 26/3 (dapil 3), 28/3 (dapil 5), 04/04 (seluruh dapil)

Kampanye diliburkan saat hari Raya Nyepi pada, Senin 31 Maret 2014 untuk menghormati umat Hindu. pd

Read More