DSC_0251

Pembukaan Bakti Desaku Maju Dengan Pembuatan Akses Jalan Penghubung

Sambutan Bupati Karanganyar, Juliyatmono dalam acara Pembukaan Bakti Desaku Maju Desa Pablengan Kecamatan Matesih, Rabu pagi (08/03/2017)

Sambutan Bupati Karanganyar, Juliyatmono dalam acara Pembukaan Bakti Desaku Maju, Desa Pablengan, Kecamatan Matesih, Rabu pagi (08/03/2017)

Karanganyar, Rabu (8/03/2017)

Pembukaan Bakti Desaku Maju Tahun 2017 dan peletakan batu pertama pembangunan jalan yang menghubungkan antara Dusun Kentangan menuju Dusun Sawahan, Desa Pablengan, Kecamatan Matesih, oleh Bupati Karanganyar secara resmi telah dibuka Rabu pagi (8/03/2017).

Pelaksanaan pembangunan jalan penghubung yang bekerjasama dengan Kodim 0727/Karanganyar berlangsung selama 15 hari, mulai tanggal 8 Maret hingga 22 Maret 2017.

Kondisi jalan yang menghubungkan Dusun Kentangan ke Dusun Sawahan, Desa Pablengan, Kecamatan Matesih perlu di perkeras dengan melakukan pengecoran sehingga jalan tersebut dapat meningkatkan roda perekonomian masyarakat.

Pembangunan jalan melalui program Bakti Desaku Maju merupakan usulan dari bawah melalui rembug desa, yang menelan biaya sebesar Rp 237 juta.

Selain itu pembuatan jalan penghubung  sepanjang 700 meter dengan lebar 2,5 meter serta tinggi 10 cm disertai pembuatan jembatan dengan ukuran panjang 3 meter  dengan lebar 3 meter dan tinggi 2 meter. Adapula pembuatan gorong-gorong sebanyak 2 tempat sepanjang 3 meter dengan diameter 30 centimeter.

Dalam pengerjaan pembangunan jalan penghubung akan melibatkan 90 personil perhari berasal dari Kodim 0727/Karanganyar, Linmas Desa Pablengan dan masyarakat Desa Pablengan.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono didampingi Komandan Kodim 0727/Karanganyar bersama jajaran Forkompinda Kabupaten Karanganyar yang hadir pada acara tersebut menyampaikan bahwa program Bakti Desaku Maju terinspirasi dan digagas karena adanya TMMD (Tentara Manunggal Membangun Desa) yang telah berhasil dan sukses terlaksana dimana-mana.

“Kabupaten Karanganyar sudah 3 tahun berjalan ini punya program Desaku Maju kita beri kesempatan masing-masing desa mengusulkan yang mengerjakan kerjasama dibawah jajaran TNI untuk bisa memperkokoh, meningkatkan komunikasi, koordinasi yang baik dengan masyarakat melalui program Desaku Maju.” Jelas Juliyatmono.

Juliyatmono menambahkan masyaratkat tidak boleh berdiam diri harus ikut membantu ambil bagian ikut gotong royong membuat ruas-ruas jalan yang bisa menghubungkan dari dusun atau dukuh yang satu ke dukuh yang lain.

Bupati berharap semoga pembangunan jalan penghubung ini lancar, pelaksanaan Bakti Desaku Maju berjalan dengan lancar dan segala roda perekonomian masyarakat sekitar semakin mudah  dan mengalami peningkatan pendapatan.

IMG_20170308_084024

Acara tersebut dilanjutkan dengan pemukulan gong tanda pembukaan Bakti Desaku Maju telah dimulai dan peletakan batu pertama pembangunan akses jalan penghubung secara simbolis oleh Bupati Karanganyar dan diikuti oleh Komandan Kodim 0727/Karanganyar. Demikian Diskomonfo (rz/tt)

Read More
web-2

Poskamling Jumantoro Diresmikan Bupati Karanganyar

Bupati Karanganyar, Juliyatmono meresmikan Poskamling Jumantoro, dengan ditandai memukul kentongan.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono meresmikan Poskamling Jumantoro, dengan ditandai memukul kentongan.

Karanganyar, Kamis (29/12/2016)

Poskamling dari pembangunan Bhakti Desaku Maju Tahun 2016 kerjasama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar dengan Polres Karanganyar, secara resmi diresmikan, yang berfungsi untuk meningkatkan Kamtibmas Desa.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono didampingi Kapolres Karanganyar AKBP Ade Safri Simanjuntak meresmikan Poskamling yang berlokasi di Dusun Jumantoro, Desa Giriwondo, Kecamatan Jumpaolo, Kamis (29/12).

Pelaksanaan Bhakti Desaku Maju tahun ini dimulai dari tanggal 07-15 Desember 2016. Dengan melibatkan personil 40 orang dari Polri, masyarakat sekitar sekitar 75 orang, dan dengan dukungan anggaran Rp. 300 juta.

“Poskamling itu mempunyai volume Panjang, Tinggi dan Lebar masing-masing tiga meter, dan telah selesai 100 persen,” kata Kepala Desa Giriwondo, Sularno.

Dia juga merasa senang dengan adanya Poskamling itu, karena dapat membangun kesadaran warganya terhadap Kamtibmas melalui ronda malam sehingga desa semakin bertambah aman.

Bupati Karanganyar ditempat yang sama juga mengharapkan peran dan partisipasi masyarakat untuk tetap  menjaga keamanan lingkungan masing-masing.

“Jumlah personil polisi di Polsek Jumapolo terbatas dibandingkan jumlah masyarakat yang mencapai sekitar 50 ribu. Untuk itu saya mengharapkan warga untuk menjaga kodusifitas lingkungannya,” katanya.

Hal senada juga dikatakan Kapolres Karanganyar, yang meminta selalu wajib lapor bagi tamu 1 x 24 Jam kepada Ketua RT setempat.

Selain membangun Poskamling, kegiatan itu juga membangun jalan cor yang menghubungkan Dusun Bulu, Belang dan Jumantoro, Desa Giriwondo. Namun pembanguan belum selesai 100 persen karena terkendala beberapa kendala.pd

Read More
dsc_0183

Bupati Menutup Karya Bakti Desaku Maju

kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono didampingi Dandim 0727 Karanganyar Letkol Czi Santy Karsa Tarigan saat cek pembangunan fisik pada penutupan Karya Bakti Desaku Maju, Rabu (21/12).

Bertempat di Desa Ngeblak Kecamatan Tawangmangu, Bupati beserta Dandim meninjau pelaksanaan Karya Bakti TNI Desaku Maju, Rabu (21/12/2016).

Kegiatan yang telah dilakukan antara lain : Makadam dan cor jalan dengan volume 390 m x 3 m x 8 cm, pembangunan talud jalan dengan volume 384 m x 75 cm, pembangunan jembatan volume 5 m x 4 m x 4 m.

Pelaksanaan karya Bakti TNI desaku Maju dimulai 30 Nopember 2016 sampai dengan 20 Desember 2016, dengan hasil yang dicapai berupa sasaran fisik selesai sembilan puluh persen.

Dalam laporan Danramil Tawangmangu, Kapten Infanteri Suwarno manfaat dari pembangunan fisik ini baik jembatan, talud dan cor jalan dapat memperlancar transportasi, peningkatan ekonomi masyarakat dan meningkatkan jalur perhubungan darat dari dusun ke dusun serta ke desa lain.

kominfo

Bupati Juliyatmono saat menyalami salah satu petani, sebagai rasa terima kasih yang membantu TNI pada kegiatan Karya Bakti Desaku Maju.

Sementara itu, Bupati saat menyampaikan sambutannya mengatakan jika dilihat dari kecanggihan perlengkapan alutsistanya TNI dengan bangsa lain sudah kalah, tapi jangan takut karena TNI kita ternyata lebih kuat dengan dukungan rakyat dibelakangnya. Sejarah telah membuktikan dari perang gerilyalah Negara Indonesia bisa menang.

“Bangsa Indonesia berdiri karena sikap persatuan dari seluruh lapisan masyarakatnya yang bersatu, saling gotong royong, menghormati,”tandasnya.

Lebih lanjut  Juliyatmono menyampaikan hal yang sangat mungkin terjadi bila sebuah bangsa yang terdiri dari berbagai budaya bisa bersatu dan berdiri kokoh bila hal tersebut tidak dijaga.

Demikian Dishubkominfo (adt/ch)

 

Read More