TMMD (10)

Pembukaan TMMD Ke-109 Di Desa Jatiwarno, Kec. Jatipuro

Read More
DSC_4800

TMMD ke-109 yang Dilaksanakan di Desa Jatiwarno, Kecamatan Jatipuro, Resmi Dibuka

Bupati Karanganyar didampingi jajaran Forkopimda Kabupaten Karanganyar memukul gong sebagai simbol dibukanya TMMD Ke-109 di Desa Jatiwarno, Kec. Jatipuro (22/09)

KARANGANYAR-  Pembukaan TMMD ke-109 th 2020 di Balai Desa Jatiwarno, Kecamatan Jatipuro diikuti oleh Jajaran Forkopimda Kabupaten Karanganyar dan dihadiri langsung oleh Danrem 07 Kol Inf Rano Tilaar. Kegiatan ini dibuka oleh Bupati Karanganyar Drs. H Juliyatmono M.M (22/09/2020)

“TMMD masih aktual dan masih dibutuhkan  karena filosofinya ini mempersatukan antara TNI, Polri dan Masyarakat. Utamanya adalah gotong royong membangkitkan semangat masyarakat untuk ikut merasa memiliki negara ini dengan peran  aktif  dari progam TMMD. Oleh karena itu kami pemerintah mendukung dengan TMMD itu kami ingin tuntas desa itu, persoalannya kita selesaikan sehingga pasca TMMD masyarakat  menjadi lebih sejahtera, berbeda dengan yang belum mendapatkan progam TMMD,” ungkap Juliyatmono dalam sambutan pembukaan TMMD ke-109.  Bupati Karanganyar juga menuturkan bahwa akan memberikan bantuan untuk membangun Balai Desa  Jatiwarno agar bisa menjadi  pusat kegiatan warga sekitar.

Bupati Karanganyar didampingi Dandim 0727 dan Danrem 07 meninjau barak pasukan

Danrem 07, Kol Inf Rano Tilaar mengatakan “Satuan komando kewilayahan TNI angkatan darat menggelar TMMD,  yang kita kerjakan ini sebenarnya adalah geogfrafinya, demografinya dan kondisi sosialnya. Karena tugas komando kewilayahan itu yang namanya geografi harus menjadi ruang juang, demografinya  harus menjadi alat juang, kondisi sosialnya menjadi kondisi juang itulah yang disebut rak juang. Jika betul-betul sudah diimplementasikan di lapangan akan menjadi KTR ( Kemanunggalan TNI dengan rakyat).”

Warga bersama TNI bahu-mambahu dalam pelaksanaan TMMD ke-109

Selepas melaksanakan kegiatan seremonial di Balai Desa Jatiwarno, rombongan Forkopimda melanjutkan pemantauan lokasi TMMD dan peletakan batu pertama sebagai simbol dimulainya program TMMD ke-109.

Peletakan batu pertama oleh Bupati Karanganyar

Dihadapan warga, Bupati Karanganyar memberikan semangat agar tetap bahagia dan produktif. Supaya terhindar dari hal-hal negatif.

Demikian, Diskominfo (ard/fy/tgr)

Read More
DSC_0168

Desa Jatiwarno, One Day No Smoking

DSC_0168

berurutan dari kiri Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo (Kemeja Putih), Sri Ratna Astuti (Ketua Pokja IV Prop Jateng) dan Siti Khomsiyah (Ketua TP PKK Karanganyar) Saat Penilaian PHBS Tk Prop Jateng di Balai Desa Jatiwarno, Jumat Siang (02/10)

DSC_0184

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo Saat Memberikan Sambutannya Dihadapan Kader PKK Desa Jatiwarno Dalam Rangka Penilaian Lomba PHBS Tk Prop Jateng

DSC_0169

Sekda Karanganyar Samsi (kemeja putih polos) dan Tim Penilai PHBS Tk Prop Jateng serta SKPD terkait di Wilayah Pemkab Karanganyar

Desa Jatiwarno Kecamatan Jatipuro, Kabupaten Karanganyar berhasil masuk nominasi Kabupaten/Kota Lomba Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Tingkat Provinsi Jawa Tengah dan pada hari ini Jumat siang (02/10) Tim Penilai PHBS tingkat Provinsi Jawa Tengah tiba di Kabupaten Karanganyar untuk melaksanakan penilaian langsung ke Desa Jatiwarno. Tim penilai yang beranggotakan diantaranya dari Dinas Kesehatan Prop Jateng, TP PKK Prop Jateng dan Biro Sosial Setda Prop Jateng diterima langsung oleh Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo didampingi Sekda Karanganyar Samsi beserta SKPD terkait di Balai Desa Jatiwarno Kecamatan Jatipuro ,

Rohadi Widodo saat menyampaikan arahannya mengapresiasi dan bangga Desa Jatiwarno maju lomba PHBS tingkat Jawa Tengah.

“Alhamdulillah, meskipun Desa Jatiwarno termasuk daerah yang kering tetapi mampu menerapkan pola hidup bersih dan sehat pada masyarakatnya. Dan ada yang menarik dari Desa Jatiwarno yaitu telah diterapkannya One Day No Smoking (Sehari Tanpa Merokok) tiap kamis di wilayah Kecamatan Jatipuro. Ini sangat menginspirasi saya untuk diterapkan di tingkat Kabupaten,” terang Rohadi disambut tepuk tangan para hadirin.

Ia juga menambahkan bahwa untuk bulan Desember 2015 ada lima Kecamatan yang sudah bebas BAB antara lain Jumapolo, Jatipuro, Jenawi, Matesih, Colomadu. Sedangkan untuk tingkat Kabupaten ditargetkan tahun 2017, Kabupaten Karanganyar akan bebas BAB sembarangan.

“Dengan indikator tersebut tadi, semoga Desa Jatiwarno mampu menjadi juara pertama pada lomba PHBS Tk Prop Jateng dan berhak mewakili Jawa Tengah di tingkat nasional,” harap Rohadi Widodo.

Sementara itu, Kasiyem Ketua Tim Penggerak PKK Desa Jatiwarno, menyampaikan implementasi PHBS di Desa Jatiwarno diantaranya: 100% persalinan sudah ditolong oleh tenaga kesehatan dengan dua bidan sedang dukun bayi hanya membantu perawatan bayi pasca persalinan, 100% warga memeriksakan kehamilannya minimal empat kali agar bayi dan ibu sehat, Kegiatan senam hamil dan lansia, Pemberian ASI Eksklusif (IMD) Inisiasi Menyusu Dini, Penimbangan balita disepuluh Posyandu, Desa Jatiwarno tidak ada bayi gizi buruk, Pemenuhan kebutuhan gizi dengan tanah pekarangan ditanami sayur dan buah /polibek, untuk pemenuhan air bersih sudah ada tiga Pansimas (Dusun Klimpit, Dusun Wates, Dusun Brenggolo), Jamban sehat / masyarakat  Desa Jatiwarno sudah tidak BAB Sembarangan (ODF), Pengelolaan sampah sudah dibedakan dengan sampah organik (ditimbun jadi kompos) dan anorganik (dikumpulkan di bank sampah), Lantai rumah kedap air karena sudah ada stimulan desa untuk RTLH, setiap hari Kamis sudah dicanangkan kawasan bebas asap rokok baik dikantor-kantor, tempat ibadah maupun tempat publik lainnya.

“Sudah ada SK untuk setiap hari Kamis dilarang merokok dan ini telah berjalan dengan baik di kantor, masjid maupun ruang publik lainnya dan masyarakat mendukung serta telah menjadi kebiasaan”, terang Kasiyem

Selanjutnya Ketua Pokja IV Prov. Jawa Tengah sekaligus sebagai Tim Penilai Lomba PHBS Sri Ratna Astuti mengucapkan Selamat kepada Desa Jatiwarno sebagai perwakilan Karanganyar maju lomba PHBS tingkat Provinsi Jawa Tengah.

“Penilaian dua periode ini mengalami perubahan dan dilakukan penilaian langsung pada lokasi. Dan Desa Jatiwarno Karanganyar yang terbaik untuk kategori Kabupaten/Kota masuk dalam nominasi dan semoga Desa Jatiwarno dapat mengantarkan Jawa Tengah di tingkat Nasional. Jadi jangan takut untuk dinilai, karena ini termasuk pembinaan,” terang Ratna Astuti

Pada kesempatan tersebut dibacakan sambutan Ketua TP PKK Tingkat Provinsi Aqiqoh Ganjar Pranowo yang menekankan bahwa kegiatan PKK ini yang terpenting dapat memberikan dampak positif  bagi masyarakat dan kesejahteraan bagi keluarga. ad/ind

Read More

CENGKEH KERING: Penjual Cengkeh Kering Keluhkan Harga

Penjual cengkeh kering di Kecamatan Jatipuro, Karanganyar mengaku harga komoditas cengkeh kering tahun ini menurun dibandingkan tahun sebelumnya. Jika tahun lalu penjual dapat mengantongi Rp185.000-Rp215.000/kg, tahun ini harga cengkeh kering hanya Rp70.000-Rp80.000/kg.

Seorang penjual cengkeh kering di Desa Jatipurwo, Ny Supono mengatakan tahun ini mereka sulit mengambil keuntungan. “Harga cengkeh basah Rp26.000-Rp27.000/kg dari pedagang pasar dan petani. Kalau dikeringkan kan menyusut beratnya,” ujar wanita yang sudah puluhan tahun menjadi pengering cengkeh.

Ny Supono biasa menjual cengkeh kering kepada tengkulak dari Surabaya. Tahun ini ia menjemur sekitar tiga kuintal cengkeh untuk dijual. “Di Jatipuro kebanyakan hanya pengering saja. Petani cengkeh banyak di Jatiyoso. Menanam cengkeh itu tidak sulit asal rajin dipupuk, hasilnya juga bagus,” ungkap dia.

Senada dengan Ny Supono, penjual cengkeh kering di Dusun Brenggolo, Desa Jatiwarno, Wirorejo, juga mengeluhkan harga komoditas cengkeh yang menurun dibandingkan tahun lalu. Ia yang biasa menjual cengkeh kering kepada tengkulak asal Solo mengatakan hanya bisa menjual cengkeh kering Rp70.000/kg. Harga turun 50% jika dibandingkan dengan tahun lalu yang sempat mencapai Rp185.000/kg.

Wirorejo membeli cengkeh basah dari pasar-pasar di Jatiyoso dan Jatipuro. Dalam sehari ia bisa mengeringkan sekitar satu kuintal cengkeh basah. “Kalau petani sedang panen seperti ini ya mencari ke mana-mana. Saya sudah lama jadi pengering cengkeh. Sudah punya langganan tetap,

Read More