DSC09139

Kades PAW Desa Berjo Ngargoyoso Secara Resmi Dilantik PJ Bupati Karanganyar

KARANGANYAR–Kepala Desa (Kades) Penggantian Antar Waktu (PAW) Berjo terpilih, Dwi Haryanto, resmi dilantik pada Rabu (13/3/2024). Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan dilakukan langsung oleh Pj Bupati Karanganyar Timotius Suryadi di Ruang Anthorium Rumah Dinas Bupati karanganyar.

Dalam prosesi pelantikan Kades Antar Waktu Berjo itu, ratusan warga Berjo, Ngargoyoso, Karanganyar, yang mengatasnamakan Relawan Warga Berjo datang memberi dukungan. Rombongan warga datang menggunakan mobil dan sepeda motor.

Prosesi berlangsung khidmat. Warga menyaksikan langsung prosesi pelantikan Kades Antar Waktu terpilih hasil pemilihan kepala desa (Pilkades) pergantian antarwaktu yang digelar pada 4 Maret lalu.

Dwi Haryanto akan menjabat sebagai Kades Antar Waktu hingga 3 April 2026 mendatang. Pj Bupati Karanganyar Timotius Suryadi mengucapkan selamat atas terpilihnya Kades Antar Waktu hasil pilkades.

Timotius juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada panitia penyelenggara Pilkades dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) yang mampu menyelesaikan penyelenggaraan Pilkades PAW di tengah dinamika yang terjadi belakangan di desa tersebut.

“Kades terpilih sudah memiliki kewenangan penuh. Jangan ragu-ragu menentukan kebijakan. Masyarakat harus mendukung penuh Kades terpilih,” kata Timotius.

Timotius meminta warga Berjo menjaga kekompakan dan kondusivitas wilayah tersebut. Berjo memiliki potensi alam yang besar dan mampu menyejahterakan masyarakat.

Sehingga, suasana di Desa Berjo harus dibuat aman, nyaman dan damai. Jangan ada lagi kerikil-kerikil yang mampu memecah belah warga Berjo.

Aja nganti ana [Jangan sampai ada] cerita Berjo ramai-ramai lagi. Harus jaga kerukunan,” pesannya. (Diskominfo)

Read More
_DSC1525

Kemah Kebangsaan Antar Umat Beragama Di Lapangan Desa Berjo Kec. Ngargoyoso

Read More
KOM_6451

Tingkatkan Ekonomi Desa, Karanganyar Kembangkan 12 BUMDes

KOMINFO

Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat memberikan sambutan dalam acara Kunker DPRD Gresik di Ruang Anthurium, Jumat (3/2)

Karanganyar, Jum’at 3 Februari 2017

Upaya meningkatkan perekonomian dan menciptakan pelayanan multi effect di desa, Karanganyar terus merintis usaha di desa-desa yang berpotensi. Hingga saat ini, Karanganyar telah memiliki dua belas Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Hal tersebut diungkapkan Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat menerima kunjungan kerja Komisi A bidang Hukum dan Pemerintahan Desa DPRD Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Jum’at (03/02/2017) pagi di Anthorium Rumah Dinas Bupati.

“Dua belas BUMdes tersebut, tiga diantaranya masuk kategori maju yakni Desa Berjo, Kemuning dan Jatikuwung,”kata Bupati.

Lebih lanjut Bupati menjelaskan, Kecamatan Ngargoyoso Desa Berjo berkembang usaha wisata, simpan pinjam, persewaan. Untuk desa Kemuning berkembang usaha warung makan, simpan pinjam sedangkan desa Jatikuwung berkembang usaha pasar desa, simpan pinjam dan air bersih.

“Pendirian BUMDes berdasar kearifan lokal di desa setempat, bukan suatu paksaan melainkan sepanjang ada potensi di desa tersebut bisa didirikan BUMDes,”jelasnya.

Ia juga menyampaikan untuk perekrutan Sumber Daya Manusia (SDM) diserahkan desa dan penyertaan modal BUMDes enam puluh persen dari keuangan Pemerintahan Desa.

“Pembiayaan enam puluh persen tidak semuanya harus berbentuk uang tetapi bisa berupa aset dan saya minta kades agar tidak terlalu campur tangan langsung BUMDes, melainkan hanya sebagai pembina,”pesan Juliyatmono.

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga mengatakan memberikan ruang bagi desa untuk memberdayakan lahan-lahan mangkrak yang masuk tanah kas desa digunakan untuk membuka usaha.

“Kita identifikasi masyarakat di desa-desa, yang berniat berwirausaha agar difasilitasi,”tambahnya.

Sebagaimana diketahui pembentukan BUMDes berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Karanganyar Nomor 10 tahun 2015 tentang Badan Usaha Milik Desa.

Sementara itu Ketua Komisi A DPRD Kab. Gresik, Suparno Dwi Antoro mengatakan pengelolaan BUMDes di Jawa Tengah cukup maju sehingga kunjungan kerja ini bertujuan untuk mengetahui cara pengelolaan BUMDes dimasing-masing desa.

“APBD 2017 Kab. Gresik mengalokasikan dana yang cukup besar untuk pembentukan BUMDesa, sepuluh juta rupiah tiap desa, untuk sejumlah 333 desa ”katanya.

r  Demikian Diskominfo (ft/ind)

 

 

 

 

 

Read More
IMG_1486

Mahasiswa UGM Kunjungi Karanganyar

IMG_1478

Bupati Karanganyar Juliyatmono Memberikan Sambutan Didepan Peserta KKN Mahasiswa UGM, Rabu 01/07

Sebanyak 30 mahasiswa UGM yang merupakan campuran dari 6 fakultas diantaranya fakultas kedokteran dan fakultas MIPA  akan melaksanakan KKN di Desa Berjo Kec. Ngargoyoso. Serah terima kunjungan tersebut diadakan di ruang Podang 2 Kantor Setda Karanganyar  hari Rabu 01/07 dan diterima langsung oleh Bupati Karanganyar Juliyatmono didampingi Kepala Bappeda, Kepala Dispertanbunhut dan Sekretaris Kesbangpol.

Dalam sambutannya Bupati Karanganyar Juliyatmono mengajak kepada mahasiswa UGM peserta KKN untuk membaur dan mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa mampu memberikan pola pikir yang lebih maju kepada warga Berjo.

“ajaklah untuk berdiskusi kepala desa, tokoh masyarakat dan pemuda di Berjo, kalau perlu Saya sendiri akan datang kalau diundang dan berdiskusi langsung”, tambah Juliyatmono

Sementara itu, Winastuti pimpinan rombongan sekaligus dosen pendamping melaporkan bahwa kegiatan ini akan dilaksanakan selama satu bulan dimulai tanggal 02/07/2015 ini. Diharapkan mahasiswa UGM peserta KKN mampu mendharma baktikan apa yang sudah dipelajari di kampus sesuai disiplin ilmu masing-masing. Dalam kunjungan KKN kali ini akan berfokus pada mitigasi bencana sehingga dalam akhir KKN akan kami demonstrasikan terjadinya bencana di Desa Berjo. Ad+f3a

Read More

3 Hektare Hutan Gunung Lawu Terbakar

Kebakaran hebat melanda lereng Gunung Lawu tepatnya di petak 63 F Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Nglerak, Desa Berjo, Kecamatan Ngargoyoso pada Selasa (24/9/2013) sekitar pukul 22.00 WIB. Sedikitnya tiga hektare hutan di lokasi kejadian dilalap si jago merah.

Informasi yang dihimpun Rabu (25/9/2013) menyebutkan kebakaran hutan diketahui kali pertama oleh warga setempat yang langsung dilaporkan ke Polsek Ngargoyoso dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karanganyar.
Tim gabungan yang terdiri dari petugas Perum Perhutani  sukarelawan BPBD Karanganyar, Anak Gunung Lawu (AGL), SAR Karanganyar langsung menuju lokasi kebakaran untuk memadamkan kobaran api.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karanganyar, Aji Pratama Heru K, mengatakan area hutan yang terbakar merupakan lokasi yang kerap dilalap si jago merah saat musim kemarau.Proses pemadaman terkendala medan yang cukup berat lantaran lokasi kebakaran berada di tebing perbukitan.

“Tim gabungan masih berada di lokasi kejadian untuk memadamkan kebakaran dengan mengisolasi kobaran api. Jumlah anggota tim gabungan sekitar 50 orang,”.

Kobaran api cepat merambat lantaran dipengaruhi pergerakan angin gunung. Apalagi kondisi tanaman di lokasi kebakaran kering sehingga mudah terbakar.  Proses pemadaman menggunakan metode manual dengan membuat parit mengelilingi lokasi kebakaran. Sehingga kobaran api tak merambat ke wilayah hutan lainnya.

Tim gabungan memprioritaskan jaringan pipa air yang memasok air bersih ke permukiman penduduk atau lahan persawahan.

Sementara Kapolsek Ngargoyoso, AKP Turmudi, mewakili Kapolres Karanganyar, AKBP Martireni Narmadiana, menjelaskan penyebab kebakaran diduga berasal dari sisa-sisa api  pembuatan arang yang dilakukan warga setempat. Sisa api pembuatan arang tersebut kemudian membakar tanaman dan pepohonan di sekitarnya.

Menurutnya, petugas bersama tim gabungan masih melakukan penyisiran untuk memadamkan kobaran api di sekitar lokasi kejadian.

Read More