IMG-20181117-WA0004

Jumling Kecamatan Ngargoyoso

Diskominfo

Bupati Karanganyar Memberikan Bantuan Ke Masjid Al-Hikmah Ngargoyoso

Dalam kegiatan Jumat keliling kali ini Bupati Karanganyar mendatangi Kecamatan Ngargoyoso. Tepatnya di Masjid Al – Hikmah Desa Kemuning Ngargoyoso,Jumat (16/11).

Dalam sambutannya Bupati menyampaikan arahan kepada masyarakat di Ngargoyoso Beliau juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakatnya yang telah terjaga dengan baik dan tetap guyup rukun sampai saat ini.
Bupati juga meminta agar tiap RT dalam memperingati HUT Karanganyar yang ke 101 untuk melakukan kegiatan tirakatan Sabtu besok pada tanggal 17 November 2018. Dan di dalam tirakatan tersebut di himbau bagi warga yang beragama Islam untuk membacakan doa Al-fatihah sebanyak 101 kali pada jam 8 malam tepat.
“Berdoa dalam waktu yang sama berbeda dengan berdoa sendiri-sendiri” kata bupati menegaskan hal itu.
Kenapa di bacakan sebanyak 101 kali, karena itu sebagai simbol dari umur Kabupaten Karanganyar dan supaya Karanganyar tetap tentram dan damai.
Jika doa Al-fatihah dibacakan perseribu RT insyaalloh Karanganyar akan berkah,
Karena doa itu inti dari pada ibadah.
Kita juga harus saling menghargai dan menghormati antar sesama umat manusia walau berbeda keyakinan.
Yang terakhir beliau menghimbau kepada masyarakat Ngargoyoso untuk menanam pepohonan. Mulai membendung bencana itu dengan berharmonisasilah dengan alam, berharmonisasilah dengan tumbuhan dan mahkluk hidup dan yang terpenting berharmonisasilah dengan Allah dan sesama.
Apapun yang kita tanam baik pastinya akan menuai baik pula.

Demikian Diskominfo (dn/adt)

Read More
88e9e7b5-4f66-4507-81a4-24788352e1c7

Masjid Besar Akan Dibangun Di Jatiyoso

Kominfo

Bupati Karanganyar saat memberikan pidato sambutan dalam acara peletakan batu pertama pembangunan Masjid Besar di Jatiyoso, Selasa(13/11).

Karanganyar – 13 November 2018

Bupati Karanganyar Juliyatmono hadir secara pribadi dalam prosesi peletakan batu pertama pembangunan Masjid Besar Kecamatan Jatiyoso, Selasa(13/11).

Hadir didampingi jajaran Forkopimca Kecamatan Jatiyoso, orang nomor satu di bumi Intanpari ini sampaikan maksud dari didirikannya Masjid Besar di Jatiyoso ini guna mewujudkan semarak Ibadah warga di Jatiyoso agar lebih meningkat lagi.

“ Nantinya disetiap Kecamatan juga akan dibangun masjid besar seperti di Jatiyoso ini, agar ibadah lebih nyaman kalau masjidnya bagus, dan nyaman di pakai ibadah “, jelasnya.

Beliau juga berpesan agar semua aspek yang ada mau bergotong royong merawat kalau majidnya sudah jadi, jangan hanya dibiarkan saja nanti sudah dibangunkan bagus tapi ga terawat, tegas beliau.

Demikian Diskominfo (Ard/Dn).

Read More
22598ed1-27c4-4438-bbf8-131228fbd8a1

Penutupan TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2018 Kodim 0727/Karanganyar

Kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat hadiri Penutupan TMMD di Desa Jumantoro Kecamatan Jumapolo, Selasa(13/11).

Karanganyar – 13 November 2018

Bertempat di Lapangan Desa Jumantoro Kec.Jumapolo Kab.Karanganyar telah dilaksanakan Kegiatan Penutupan TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2018 Kodim 0727/Karanganyar dengan tema “Manunggal Membangun Karakter Generasi Milenial” yang diselenggarakan oleh Kodim 0727/Karanganyar sebagai ketua penyelenggara Kapten Inf Supardi ( Pasiter Kodim 0727/Karanganyar) yang dihadiri 400 orang, Selasa (13/11).

Sasaran fisik :

1).Betonisasi jalan Cor panjang 1600 m x lebar  3 m x tinggi 12 Cm = 100 %

2).Pembangunan jembatan panjang 7 m x lebar 6 m x tinggi 3 m = 100 %

3).Rehab rumah tidak layak huni (RTLH) 10 unit,Uk rata – rata 6 x 9 m = 100 %

Sasaran Non Fisik :

1). Sosialisasi tentang program TMMD Sengkuyung tahap III TA 2018 dari Kodim 0727/ Kra.

2). Penyuluhan tentang PPBN dan Wasbang.

3).Penyuluhan tentang Kamtibmas,bahaya narkoba dan kenakalan remaja.

4).Penyuluhan tentang sertifikat tanah.

5).Penyuluhan tentang kepensudukan dan akte kelahiran.

6).Penyuluhan tentang pembinaan kesatuan bangsa

7).Penyuluhan tentang UU pemerintahan Desa

8).Pengobatan masal

9).Pelatihan ketrampilan dan kewirausahaan.

10.Penyuluhan tentang pembinaan mental.

11.Penyuluhan bidang pertanian.

12.Penanaman pohon.

Hampir satu bulan sejak kegiatan TMMD ke-103 ini secara resmi dibuka pada 15 Oktober 2018 yang lalu,  para prajurit TNI, anggota Kepolisian, aparat Pemda, serta segenap komponen masyarakat telah bekerja keras, guna mencapai sasaran pembangunan, baik fisik maupun non-fisik, yang mencakup  50 desa sasaran di 50 Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia.

Di setiap kegiatan TMMD ini, kita dapat menyaksikan semangat kebersamaan  serta gotong royong yang terpancar di setiap wajah sekaligus cucuran keringat masyarakat dan aparat yang bersama-sama bekerja di lapangan. hal ini menjadi refleksi kekuatan yang sangat besar dari segenap komponen Bangsa, yang memiliki visi, misi dan tujuan bersama  guna mengatasi berbagai persoalan pembangunan serta problematika kesejahteraan  masyarakat.

Semangat kebersamaan seperti inilah yang sebenarnya merupakan hakikat dari Kemanunggalan TNI dengan Rakyat, yang merupakan roh perjuangan Bangsa dan akan terus kita bangun serta pelihara.

Kemanunggalan ini merupakan aktualisasi peran TNI dalam mewujudkan seluruh potensi wilayah dan masyarakat sebagai pendorong kemajuan Bangsa, yang bermuara pada terbentuknya kekuatan pertahanan nasional yang kokoh.

Oleh karena itu, pada kesempatan    yang sangat baik ini, saya selaku Penanggung Jawab Operasional (PJO) TMMD, menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para Gubernur, Bupati, Walikota, instansi Kementerian terkait dan khususnya kepada seluruh masyarakat, yang telah bahu-membahu bersama prajurit TNI,  mewujudkan pembangunan daerah yang menjadi sasaran pelaksanaan TMMD ke- 103 ini.

Sebagaimana program TMMD yang telah berjalan secara rutin, pelaksanaan TMMD ke-103 ini diarahkan untuk mencapai sasaran pembangunan fisik dan non-fisik.dari segi pembangunan fisik, Satgas TMMD beserta seluruh komponen masyarakat secara nasional telah melaksanakan pembangunan infrastruktur pedesaan, berupa pembukaan 52 km lebih jalan baru, serta peningkatan badan jalan dengan panjang total 326 km. Selain itu, dilaksanakan juga pembangunan dan rehabilitasi puluhan jembatan, rumah ibadah dan sekolah, serta perbaikan rumah-rumah tidak layak huni dan berbagai prasarana sanitasi untuk masyarakat.

Kegiatan dilanjutkan dengan  peresmian jalan TMMD  dengan di tandai pemotongan pita oleh Bupati Karanganyar Drs.Juliyatmono MM,di dampingi Forkompinda di lanjutkan meninjau lokasi TMMD Sengkuyung tahap III tahun 2018.

Demikian Diskominfo(Ard/Dn).

Read More
DSC_4822

PROYEK NASIONAL : Mulai Dikerjakan, Bendungan Jlantah Butuh 459 Bidang

Kominfo

Sosialisasi Pengadaan Tanah Bagi Pembangunan Bendungan Jlantah Di Kabupaten Karanganyar di gelar di Aula Kelurahan Desa Tlobo Kecamatan Jatiyoso, Selasa(13/11).

Karanganyar – 13 November 2018

JATIYOSO, Pembangunan Bendungan Jlantah di Kecamatan Jatiyoso membutuhkan 459 bidang tanah dengan total lahan 196 hektare (ha). Proyek nasional pembangunan bendungan di Kecamatan Jatiyoso dikerjakan langsung Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI. Dana mulai dari pengadaan tanah hingga pembangunan bendungan berasal dari APBN. Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) perpanjangan tangan Kementerian PUPR saat ini sedang melaksanakan tahap pengadaan tanah, yakni sosialisasi pengadaan tanah untuk pembangunan Bendungan Jlantah.

Tahap pengadaan tanah akan diselesaikan hingga Maret 2019. Kepala BBWSBS, Charisal Akdian Manu, menyampaikan pembangunan Bendungan Jlantah adalah ide dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar. Ide disampaikan pada 2005. Salah satu pertimbangan adalah kebutuhan masyarakat dan potensi irigasi untuk lahan pertanian 1.500 ha. “Kami menjawab melalui program pada 2012 atau 2013, itu perencanaan awal. Lalu 2015 uji kelayakan atau lebih rinci untuk pelaksanaan. Dimulai dari kelayakan konstruksi dan detail. Butuh tanah 196 ha atau 459 bidang. Lokasi di Desa Tlobo dan Desa Karangsari Kecamatan Jatiyoso,” kata Charisal saat ditemui seusai sosialisasi di Balaidesa Tlobo, Jatiyoso, Selasa (13/11).

Dia menjabarkan penggunaan lahan, yakni 37% untuk penampungan air dan sisanya 63% untuk penyangga bendungan. Dia menghitung kebutuhan tanah mendesak atau prioritas pengadaan untuk penampungan air adalah 60 ha. Konsentrasi tim saat ini memverifikasi kepemilikan 459 bidang tanah. “Prioritas pembebasan tanah di lokasi yang akan dikerjakan dulu. Verifikasi menentukan status tanah hak milik, kas desa dan registrasi di BPN. Ada uang Rp30 miliar-Rp40 miliar saat ini,” ujar dia.

Charisal mengingatkan warga tidak gampang percaya orang-orang tidak dikenal yang mengaku berjasa membantu pengurusan tanah dan uang pengganti. Dia menyilakan warga melapor ke polisi apabila mengalami kejadian tersebut. Uang pengganti akan dikirim ke rekening pemilik tanah. “Dikirim ke rekening pemilik tanah. Tidak ada potongan. Kalau ada yang memotong silakan lapor polisi. Jangan sampai ada broker yang menipu masyarakat. Jadi ini fokus pengadaan tanagh. Konstruksi kemungkinan April atau Mei 2019. Akan dirampungkan selama empat tahun,” ujar dia.

Sosialisasi melibatkan warga terdampak pembangunan Bendungan Jlantah, perangkat Desa Karangsari dan Tlobo, sejumlah pejabat Pemkab Karanganyar, dan BBWSBS.

Kepala Bagian (Kabag) Pemerintahan Umum Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Karanganyar, Ali Ghufron, menyampaikan nilai pengadaan tanah di atas Rp300 miliar dan fisik Rp958 miliar. Ali menjelaskan bahwa kapasitas Bendungan Jlantah lebih besar ketimbang Bendungan Gondang.

Dia menyampaikan alasan Pemkab mengusulkan pembangunan bendungan di Jatiyoso karena potensi air melimpah dan kontur tanah mendukung. Bendungan tersebut dapat berfungsi sebagai pengendalian banjir dan area konservasi. “Jadi ini verifikasi dulu tanah hak milik, kas desa, tanah Perhutani. Termasuk makam dan situs budaya. Yang situs tidak dipindah tapi dibikinkan baru di lokasi yang sama. Itu teknis nanti. Proses lancar. Semua dana ditanggung pemerintah pusat. Kami nanti tanggung jawab pembenahan akses menuju bendungan,” jelas Ali.

Sementara itu, Bupati Karanganyar, Juliyatmono, menjelaskan prioritas Pemkab adalah bertemu pemilik tanah terdampak pembangunan Bendungan Jlantah dan berkomunikasi. Dia berharap proyek nasional itu berdampak positif bagi warga terdampak. Dia optimistis keberadaan bendungan di Jatiyoso dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Karanganyar.

Ditanya dana yang dikucurkan pemerintah untuk pembangunan bendungan, Yuli, sapaan akrabnya memprediksi Rp2 triliun. “Komunikasi supaya terang benderang. Apa yang harus dilakukan dan proses bagaimana. Supaya segera menata diri. Harapan kami tanah terdampak misal 1.000 meter persegi, mereka bisa beli lagi 1.000 meter persegi. Bendungan ini jauh lebih strategis dan penting karena 100% mengalir di Karanganyar. Pemanfaatan semua untuk warga Karanganyar. Itu APBN semua,” tutur dia.

Demikian Diskominfo(Ard/Dn)

Read More
DSC_4313

Potensi Pertanian Karanganyar Sangat Luas Dan Beragam

Kominfo

Ir, Supramnaryo Kepala Dinas Pertanian dan Pangan saat memberikan penyuluhan mewakili BUpati Karanganyar dalam acara Pembinaan Penyuluh Pertanian di RM Kemuning Resto Ngargoyoso, Rabu(07/11).

Karanganyar – 07 November 2018

Dalam rangka penajaman program penyuluhan tahun 2019, Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Karanganyar selenggarakan pembinaan penyuluhan pertanian di Aula RM Kemuning Resto Ngargoyoso, Rabu(07/11).

Ir. Supramnaryo, M.M Kepala Dinas Pertanian dan Pangan yang hadir mewakili Bupati Karanganyar menjelaskan dalam pengarahannya bahwa Kabupaten Karanganyar sebetulnya mempunyai potensi yang sangat luas dan beragam. “ Masing-masing harus punya potensi unggulan minimal dua produk “ jelasnya.

“ Kalau potensi sudah ada kenapa tidak bisa maksimal ? “ sebuah pertanyaan yang muncul dipertanyakan oleh Kadis Dispertan. Jika petani mau menyampaikan keluhan ke dinas, nanti dinas yang akan membanti mencarikan solusinya. Bahkan untuk membantu petani yang kesulitan mencari pasar pun dinas juga siap membantu tegasnya.

Semua harus disertai dengan continue ketika sudah dekat dan ketemu dengan marketnya, dinas akan tetap terus memacu dan membimbing bagi petani yang belum bisa maksimal hasilnya. Akan tetapi Kadis Dispertan, Supramnaryo berharap petani mau berusaha semaksimal mungkin dulu untuk hasil pertaniannya yang bagus.

“ Nanti kalau sudah mentok usahanya tetap saja masih buntu, Dinas yang akan membantu mengatasi “, ucapnya.

Saat ini di Kabupaten Karanganyar hasil yang diperoleh petani sekupnya masih sangat kecil, itu karena petani belum mau konsen dengan satu bidang unggulannya. Harapannya satu bidang unggulan dulu di kerjakan secara konsen dan maksimal untuk hasil yang maksimal pula, baru nanati mengerjakan yang lainnya.

Beliau inginkan ada progres reprt dalam jangka waktu sebulan sekali agar semua bisa terpantau dengan jelas oleh Dinas Pertanian dan Pangan.

Demikian Diskominfo (An/Ard).

Read More
DSC_6851

101 Sinden Meriahkan Wayangan Memperingati Hari Jadi Kabupaten Karanganyar

Kominfo

Bupati Karanganyar beserta Forkopimda saat berfoto bersama Dalang Ki Manteb Sudarsono dan Ki Purbo Asmoro setelah secara simbolis menyerahkan wayang kulit tand adibukanya acara wayang kulit memperingati hari jadi Kabupaten Karanganyar, Rabu(07/11).

Karanganyar – 07 November 2018

Gelaran pertunjukan wayang kulit dengan dalang Ki Manteb Sudarsono dan Ki Purbo Asmoro serta 101 sinden ramaikan rangkaian hari jadi Kabupaten Karanganyar ke 101 di tahun 2018 ini, Rabu(07/11).

Dihelat di Plaza Alun-alun Karanganyar, Jajaran Forkopimda lengkap didampingi seluruh pejabat struktural di lingkup Kabupaten Karanganyar. Dibuka dengan meriah dengan alunan Medley Lagu Daerah oleh regu paduan suara Setda Karanganyar.

Sekda Karanganyar Samsi sebagai ketua pelaksana kegiatan dalam pidato laporan menjelaskan, karena acara ini merupakan rangkaian memperingati hari jadi Kabupaten Karanganyar dan juga memperingati hari wayang dunia. Panitia mengupayakan sinden yang di hadirkan pun jumlahnya 101, dan semua asli warga Karanganyar.

Dalang Ki Manteb Sudarsono dan Ki Purbo Asmoro dengan lakon “Amarta Binangun”, bintang tamu Yati Pesek, dan Joko Kilitik dan Joko Klutuk ikut meramaikan gelaran wayang kulit ini, Sekda Karanganyar Samsi berharap acara ini bener-bener bisa menghibur masyarakat Karanganyar.

Disela acara digelar lelang perangko bergambar Bupati Karanganyar dari PT.POS INDONESIA yang laku terjual 75 juta rupiah oleh Harsono pengusaha sukses di Batam asli warga Karanganyar.

Bupati Karanganyar Juliyatmono, acara ini selain rangkaian hari jadi Kabupaten Karanganyar juga sekaligus memperingati hari wayang dunia. Rangkaian hari jadi sudah disusun dengan sedemikian rupa sampai akhir tahun 2018.

Dengan Takleine yang sama “ Berjuang bersama membangun Karanganyar “, Juliyatmono memohon do’a restu untuk kembali memimpin Kabupaten Karanganyar dalam lima tahun yang akan datang.

“ Insya Allah tanggal 15 Desember nanti Pelantikannya di Semarang “, Jelasnya.

Karanganyar yang mempunyai arti KA (Kawibawan), RANG (Rangkepaning Lahir Batin), ANYAR ( Telatah Anyar) yang akhirnya Kabupetan ini dinamakan KARANGANYAR.

Maka dari itu Raden Mas Said diangkat dinobatkan menjadi pemimpin pertama di jagat Karanganyar ini. Sekilas sejarah yang disampaikan orang nomer satu di bumi Intanpari ini.

Harapanya Karanganyar tetap gemah ripah loh jinawi, tentrem ayem, tetep berkembang maju untuk melahirkan sumber daya yang maju lewat seni budaya, jelasnya diakhir sambutan.

Demikian Diskominfo(Ard/Tgr).

Read More
DSC_5070

UNS Jalin Kerjasama Dengan Pemkab Karanganyar

Kominfo

Bupati Karanganyar saat audiensi dengan perwakilan dari Universitas Sebelas Maret Surakarta terkait pembahasan pendirian UPT Pendidikan dan Pelatihan Kehutanan di kawasan Hutan Bromo, Jum’at(02/11).

Karanganyar – 02 November 2018

Dua puluh persen  lahan kawasan Hutan Bromo resmi diserahkan kepada Universitas Sebelas Maret Surakarta untuk mendirikan UPT Pendidikan dan Pelatihan Kehutanan. Ini seiring dengan pembahasan saat audiensi perwakilan Universitas Sebelas Maret Surakarta dengan Pemkab Karanganyar di ruang Anthurium, Jum’at(02/11).

Harapan Bupati Karanganyar agar bumi Intanpari ini lebih ramai dikunjungi orang akhirnya terealisasi dalam wujud didirikannya UPT Pendidikan dan Pelatihan Kehutanan di kawasan hutan Bromo ini, “ ini akan menjadikan Karanganyar lebih keren lagi karena akan ada kampus di kawasan hutan Bromo “ jelasnya.

“ Setelah mendapat ijin dari Kementrian langsung akan segera di bangun “ jelas Wakil Rektor UNS saat menyampaikan maksud kedatangan menemuai Bupati Karanganyar beserta jajarannya.

Bupati Karanganyar Juliyatmono punya harapan besar dengan dibangunnya UPT Pendidikan dan Pelatihan Kehutanan di kawasan Hutan Bromo ini, agar masyarakat Karanganyar lebih maju lagi dalam hal kehutanan karena Karanganyar masih punya banyak potensi hutan yang bisa dimanfaatkan.

Demikian Diskominfo(Ard).

Read More
IMG-20181106-WA0029

Sepeda Santai Tour de Java Dalam Rangka HUT ke-73 Brimob Polri Tahun 2018

Diskominfo

Dandim Melepas Kontingen Sepeda Santai Tour de Java, Selasa (6/11)

Karanganyar, 6 Nopember 2018

Peserta kontingen sepeda santai Tour de Java II yang berasal dari Jawa Timur sudah memasuki wilayah Jawa Tengah tepatnya di taman wisata Cemoro Kandang Karanganyar. Kemudian para kontingen sepeda santai akan melanjutkan perjalanan  kembali menuju Surakarta. Pesepeda santai yang kloter pertama dilepas langsung oleh Komandan Kodim 0727 Karanganyar Letkol Inf.M.I. Muchtar M. Selasa (06/11).

Kegiatan ini merupakan rangkaian untuk memperingati HUT ke-73 Brimob Polri tahun 2018. Peserta bersepeda mulai start dari Surabaya dan akan mencapai finish di Depok. Tidak Cuma dari Brimob (Polri) saja yang ikut dalam memeriahkan kegiatan ini. Dari TNI, Pemerintahan dan Masyarakat umum pun cukup antusias untuk mengikuti Tour de Java II ini. “Saya minta, agar semua peserta kontingen sepeda santai untuk selalu berhati-hati dan mengutamakan faktor keamanan, mengingat medan jalan yang akan kalian lalui berkelok-kelok, banyak turunan yang tajam dan sedikit licin karena baru saja diguyur hujan. Semoga peserta semua dapat selamat sampai tujuan”, ujar Dandim.

 

Demikian Diskominfo (Ina/Tg)

Read More
DSC_4295

Bupati Karanganyar Minta Kepala Desa Kembangkan Produk Unggulan Desa Masing-masing

Kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat membuka acara Bursa Inovasi Desa di Gedung Wanita Karanganyar, Selasa (06/11).

Karanganyar, 06 November 2018

Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DISPERMADES) menyelenggarakan kegiatan Bursa Inovasi Desa Program Inovasi Desa (PID) Kabupaten Karanganyar 2018 di Gedung Wanita Karanganyar, Selasa (06/11).

Bursa Inovasi Desa digelar untuk memperkenalkan inovasi-inovasi yang saat ini berkembang di desa-desa Kabupaten Karanganyar

Kegiatan ini dihadiri Bupati Karanganyar Juliyatmono, Kepala Dispermadesdukcapil Provinsi Jawa Tengah Edy Pranoto, Kepala Dispermades Kabupaten Karanganyar Utomo Sidi Hidayat, Forkompimda dan Kepala Desa se Kabupaten Karanganyar.

Bupati Karanganyar Juliyatmono dalam sambutannya menyampaikan, PID diharapkan bisa membentuk desa sebagai pusat pertumbuhan sehingga target-target yang telah diberikan harus di sukseskan bersama warga masyarakat sejahtera.

“Angka kemiskinan kita tekan serendah-serendahnya melalui program-program yang menyentuh masyarakat sehingga rakyat guyub, makmur dan sejahtera,” tutur Bupati Juliyatmono.

Ia mendorong masyarakat untuk bergerak menghasilkan produk-produk unggulan di masing-masing desa.

Untuk mewadahi ini, ia meminta DISPERMADES  menyediakan Expo Produk unggulan desa yang akan dipasarkan pada expo antara Mei dan Juni 2019.

Kepala Dispermades Kabupaten Karanganyar Utomo Sidi Hidayat dalam  pemaparannya memberi contoh, Desa bisa berinovasi membuat produk-produk untuk dipasarkan kepada wisatawan yang berkunjung di Karanganyar.

Ia meminta para pemangku kepentingan di tingkat Kabupaten, Kecamatan dan  Desa mengalokasikan produk unggulan di masing-masing desa.

“Kita ingin desa di Karanganyar dapat menghasilkan satu produk unggulan dan saling berkomplementer,” kata Utomo.

Selain itu, DISPERMADES, kata Utomo, menargetkan pada 2022 tidak ada Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di desa.

 

Demikian Diskominfo (Dn/Lp)

 

Read More
DSC_5161

Keceriaan Mewarnai Lomba Meniti Tali Di Atas Air

Kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat mengikuti Lomba Meniti Tali DI Atas Air yang di selenggarakan FORMI dalam rangkaian acara hari jadi Kabupaten Karanganyar ke-101 di Kolam Renang Intanpari, Sabtuy(02/11).

Karanganyar – 02 November 2018

Lomba meniti tali diatas air menjadi salah satu rangkaian kegiatan memperingati hari jadi Kabupaten Karanganyar ke-101 yang diselenggarakan oleh FORMI di Kolam Renang Intan Pari, Sabtu(02/11).

Diikuti oleh seluluruh jajaran Pejabat Kabupaten Karanganyar mulai dari Bupati, Sekda, Kepala OPD, BUMD, Camat dan Kepala Desa se Karanganyar, acara sangat meriah diiringi canda tawa penonton yang memamdati tribun Kolam Renang Intanpari.

Ketua FORMI Sumarno saat pidato sambutan menyampaikan, bahwa acara ini dibikin meriah dengan tujuan menjalin silaturahmi.

“ Mungkin memang kurang menantang, tapi mudah-mudahan bisa melepas penat dengan lomba ini “, jelas Sumarno

Sementara Bupati Karanganyar Juliyatmono dalam pidato sambutannya, mengucapkan banyak terimakasih kepada penyelenggara, dan juga ucapan terimakasih kepada Jajaran BUMD PUD Aneka Usaha yang menerima kegiatan ini dilaksanakan di Intanpari.

“ Sepintas kayaknya ini mudah, seperti tidak ada tantangannya. Tapi nanti pasti susah menyelesaikan dengan cepat “, jelas oarang nomor satu di bumi Intanpari ini.

Diakhir lomba Bp. Darma Kepala Bank Jateng keluar sebagai emenang dengan mencatatkan waktu tercepat 28,07 menit, disusul Bp.Darus dari Bank Karanganyar diperingkat kedua dengan catatan waktu 30,56 menit dan ditempat ketiga ditempati oleh Bp.Saptoro dari Kecamatan Jatiyoso dengan raihan waktu 33.74 menit.

Sementara untuk pemenang harapan di raih oleh Bp. Joko Purwanto dari Kecamatan Mojogedang, Bp.Joko Wiyono dari Bapeda, dan Bp.Agus dari Dinas Sosial.

Demikian Diskominfo(Kris/Ard).

Read More