18550a13-c631-4aad-9b65-8b770898bd18

Forum Grup Diskusi Bersama BPK, Bupati harapkan Pemkab Karanganyar pertahankan opini WTP

Kominfo

Bupati Karanganyar H. Juliyatmono saat sampaikan pidaso sambutannya bdalam acara FGD Persiapan Penyusunan Dan Pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah TA 2018 di Hotel Alana, Senin(17/12).

Karanganyar, Senin 17 Desember 2018

Bupati Karanganyar meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah berkomitmen dalam penyusunan laporan keuangan dengan cepat dan transparan. Karena pihaknya berharap  Pemkab Karanganyar kembali mempertahankan predikat Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dalam laporan keuangan pemerintah.

Hal tersebut diungkapkan Bupati Karanganyar Juliyatmono ketika menghadiri Forum Grup Diskusi bersama Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK), Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dan jajaran Organisasi Perangkat Daerah(OPD) Senin (17/12) di Hotel Alana.
Menurutnya melalui kegiatan ini para kepala Organisasi Perangkat Daerah(OPD) memiliki gambaran mengenai tata kelola laporan keuangan. Sehingga nantinya ketika dalam penyusunan laporan dapat secara cepat, transparan dan akuntable dan Karanganyar mampu mempertahankan predikat Opini WTP.

“Masing-masing OPD harus maksimal dalam laporan keuangannya. Pertahankan prestasi Opini Wajar Tanpa Pengecualian selama lima tahun berturut-turut,”katanya

Ditambahkan Bupati pihaknya berharap tiap OPD agar segera menyelesaikan laporan keuangannya. Pihaknya memberi tenggat waktu 15 Februari semua laporan keuangan tiap OPD telah selesai dan diserahkan ke BPK.

“Segera selesaikan laporan-laporan keuangan di tahun 2018. Karena laporan keuangan salah satu indikator kerja tiap OPD,”katanya

Sementara itu menurut Ketua kegiatan Sutarno Forum Grup Diskusi ini sebagai komitmen bersama dalam penyusunan dan pemeriksaan laporan keuangan pemerintah daerah Tahun Anggaran 2018. Dari kegiatan ini nantinya para OPD didorong untuk meningkatkan pengelolaan laporan keuangan.

“Sasarannya tentu perwujudan tata kelola keuangan negara yang baik serta mempertahankan kembali predikat opini WTP,” jelasnya.

Dalam kegiatan ini juga dilakukan pakta integritas tiap kepala OPD. Hal ini merupakan komitmen bersama dalam rangka peningkatan efektivitas laporan keuangan yang transparan dan akuntable.

Demikian Diskominfo (dn/ind)

Read More
DSC_8255

Peringati HAS, Bupati : Waspadai Narkoba, Aids, Perkuat Agama dan Aqidah

KOMINFO

Bupati Karanganyar saat melakukan tes VCT yakni tes untuk mengetahui positif negatifnya seseorang terindikasi HIV/AIDS yang dijamin kerahasiaannya, Rabu (12/12).

Karanganyar, Rabu 12 Desember 2018

Penyakit HIV/AIDS merupakan salah satu penyakit mematikan. Karena itu para generasi muda harus mewaspadai bahayanya dan berpegang kuat pada nilai agama dan akidah.

Hal tersebut diungkapkan Bupati Karanganyar, Juliyatmono ketika menghadiri kegiatan sosialisasi HIV/AIDS di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Rabu (12/12). Menurutnya generasi muda saat ini harus mampu menahan godaan dari budaya luar yang tidak sesuai. Narkoba dan seks bebas saat ini seperti bukan menjadi hal tabu bagi generasi muda. Apalagi seks bebas dan narkoba rentan akan terjangkit penyakit HIV/AIDS.

“Perkuat nilai agama sebagai benteng diri. Jauhi perilaku menyimpang dan pergaulan tidak sehat,”pesannya.

Bupati menambahkan Pemkab sendiri terus berupaya melakukan sosialisasi bahaya narkoba dan HIV/AIDS. Pihaknya pun berencana akan memberlakukan jam belajar siswa.

“Maghrib sampai Isya menjadi jam wajib belajar dan berkumpul keluarga di rumah,”katanya.

Dalam kesempatan tersebut Bupati juga mengingatkan para generasi muda untuk tetap fokus pada cita-cita serta menghindari perilaku menyimpang untuk mencegah penyebaran dan terjangkit HIV/AIDS.

“Jangan sampai kena karena penyakit ini belum ada obatnya, hanya untuk memperlambat penyebaran virusnya saja,”katanya.

Pada kesempatan tersebut dilakukan deklarasi dan penandatangan kesepakatan bersama pencegahan bahaya HIV/AIDS di wilayah Kabupaten Karanganyar.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono juga berkesempatan melakukan tes VCT yakni konseling dan tes positif atau negative terindikasi HIV/AIDS yang dijamin kerahasiaannya.

Demikian Diskominfo (ind/dn)

Read More
DSC_0056

Festival Seni dan Kuliner SMA Negeri Karangpandan Menanamkan Jiwa Seni dan Kreativitas Siswa

Dua siswi SMAN Karangpandan menari di Laboratorium Seni Budaya dan Film SMAN Karangpandan yang baru saja diresmikan oleh Dirjen Kesenian, Restu Gunawan, Senin (10/12)

Karanganyar, Senin 10 Desember 2018

SMA Negeri Karangpandan menggelar festival seni dan kuliner bertajuk The Art of Freedom di halaman sekolah. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan wadah bagi siswa untuk berkreasi dalam mengekspresikan bakat seni dan budaya.

Kegiatan festival dan kuliner berlangsung selama tiga hari ke depan yakni Senin (10/12) hingga Rabu mendatang (12/12). Dalam acara ini berbagai pentas kesenian dan kuliner hasil dari kreasi siswa dalam ajang ini. Dalam kegiatan ini dihadiri Dirjen Kesenian, Restu Gunawan didampingi Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VI Propinsi Jawa Tengah dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Karanganyar.

Ketua Panitia Penyelenggara, Mubaroq mengatakan festival seni dan kuliner SMA Negeri Karangpandan merupakan agenda rutin tahunan. Kegiatan ini merupakan wadah para siswa unjuk kebolehan di bidang seni.

“Festival ini bertujuan untuk menanamkan jiwa seni para siswa serta menyalurkan bakat keseniannya. Disamping itu juga untuk masyarakat mengapresiasi seni budaya,”katanya.

Sementara itu Kepala Sekolah SMAN Karangpandan, Sumarno dalam sambutannya mengapresiasi adanya festival seni menjadi agenda rutin sekolah. Terlebih SMA Negeri Karangapandan patut berbangga telah memiliki laboratorium seni budaya dan film.

“Tahun ini SMA Negeri Karangpandan menjadi salah satu dari 12 sekolah penerima bantuan. Semoga laboratorium ini mejadi sarana peningkatan kegiatan belajar di sekolah,”terangnya.

Terpisah Kepala Dinas Pendidikan Wilayah 6 Jawa Tengah, Suyanto menyambut baik festival seni dan kuliner di SMA Negeri Karangpandan. Menurutnya selain pendidikan karakter sekolah juga diharapkan mampu mengembangkan jiwa enterpreneur siswa.

“Dari bazar kuliner sapat tumbuh jiwa usaha para siswa,”tuturnya.

Abadikan Gambar : Dirjen Kesenian, Restu Gunawan (Tengah, Batik Gelap Lengan Panjang) saat foto bersama dengan Guru dan Karyawan SMAN Karangpandan pada peresmian Laboratorium Seni Budaya dan Film.

Sementara itu Dirjen Kesenian, Restu Gunawan dalam sambutannya sekaligus membuka festival seni dan kuliner, menyambut baik dan mendukung penuh terselenggaranya pensi ini. Ia mengatakan pentas seni merupakan faktor penting dalam kegiatan sekolah, salah satunya yakni untuk menumbuhkan rasa percaya diri para anak didik, semua harus dilibatkan dalam kegiatan tersebut.

“Pensi jangan yang diikutsertakan hanya siswa yang pintar saja, tetapi semua harus dilibatkan sehingga faktor olah rasa dipensi ini dapat dirasakan semua oleh siswa,”jelasnya.

Pada kesempatan tersebut, pihaknya juga menyampaikan bahwa pembagunan laboratorium keseluruhannya ditambah dengan Laboratorium SMA Negeri Karangpandan ini berjumlah 60 Lab. Pada prinsipnya adalah gotong royong bersama perwakilan Komite Sekolah, Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten/Kota semua harus bersinergi membangun wawasan dan jejaring semua pihak untuk dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk kemajuan kesenian bangsa.

“Ada tiga olah penting yang harus tertanam dalam diri anak didik kita yakni olah intelektual harus bagus, olah hati yang berkaitan dengan spiritual kita untuk selalu dekat dengan Allah SWT dan olah rasa yakni seni dalam jiwa kita untuk melestarikan/nguri-nguri budaya,”pesannya.

Demikian Diskominfo (ind/dn)

 

Read More

TOJA Expo, Upaya Sinergi Pemanfaatan Obat dan Obat-Obatan Tradisional

Karanganyar, Jum’at 30 November 2018

Upaya pemanfaatan obat dan obat-obatan tradisional oleh Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Tanaman Obat dan Obat Tradisional (B2P2TOT) Tawangmangu menggelar expo mengenai tanaman obat dan obat tradisional di Gedung Wanita, Jum’at (30/11) pagi.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan sinergi pemanfaatan tanaman obat dan pelaku obat tradisional antara B2P2TOT, masyarakat dan Pemkab Karanganyar. Kegiatan Tumbuhan Obat dan Jamu Expo digelar selama dua hari di Gedung Wanita Jumat( 30/11) dan Sabtu (1/12).

Dalam TOJA expo beragam kegiatan digelar seperti seminar tanaman obat dan obat-obatan tradisional, pelatihan pembuatan jamu, pameran produk umkm di bidang tanaman obat tradisional serta hasil penelitian dari B2 P2TOT mengenai pemanfaatan tanaman obat tradisional.

Kegiatan TOJA expo sendiri bertujuan untuk meningkatkan sinergi antara Balai Besar Penelitian Pengembangan Tanaman Obat dan Obat Tradisional Tawangmangu dan Pemkab Karanganyar, mengedukasi masyarakat mengenai pemanfaatan obat tradisional,dan mempromosikan produk produk tanaman herbal.

Bupati Karanganyar, Juliyatmomo dalam sambutannya sekaligus membuka, mengapresiasi kegiatan TOJA expo yang digelar dua hari.

Diharapkan dengan TOJA expo ini dapat menggugah kesadaran masyarakat untuk memanfaatkan lahannya ditanami obat tradisional.

“Semoga masyarakat teredukasi dengan memanfaatkan lahannya untuk ditanami tanaman obat tradisional,”katanya.

Ditambahkannya dengan adanya TOJA expo ini diharapkan mampu memberikan kontribusi positif terhadap pengembangan obat tradisional di Kabupaten Karanganyar. Apalagi obat herbal sangat bermanfaat bagi kesehatan.

“Semoga dengan berkembangnya pemanfaatan obat tradisional harapan hidup warga Karanganyar semakin meningkat,”harapnya.

Demikian Diskominfo (dn/ind)

Read More

Baznas Karanganyar Targetkan ZIS Mencapai Rp 15 Miliar di 2018

Karanganyar, Jum’at 30 November 2018

Badan Amal Zakat Nasioal (BAZNAS) Kabupaten Karanganyar menargetkan pengumpulan  Zakat Infaq Sodakoh (ZIS) mencapai 15 miliar. Karena hingga akhir November pengumpulan hampir mencapai 14 miliar rupiah.

Hal tersebut diungkapkan Ketua BAZNAS Sugiyarso dalam laporan yang dibacakan Abdul Muid pada kegiatan Sarasehan Baznas di Gedung DPRD Kabupaten Karanganyar, Kamis (29/11) siang kemarin.Target tersebut diharapkan tercapai mengingatkan pengumpulan zakat, infaq, shodaqoh (ZIS) untuk bulan ini meningkat signifikan.

“Hingga akhir bulan ini mencapai 1 miliar 952 juta rupiah,”terangnya.

Ditambahkannya akhir November pencapaian ZIS mendekati  14 miliar.
Dari jumlah tersebut telah disalurkan sebanyak 2 miliar untuk bantuan bencana dan bantuan usaha.

Dari Januari hingga Oktober mencapai 12 miliar. Dari jumlah tersebut 2 miliar telah disalurkan,”paparnya.

Sementara itu Kabag Kesra Karanganyar, Agam Bintoro mengapreasi pengumpulan ZIS hingga akhir November ini. Karena ZIS yang terkumpul hampir mencapai 2 miliar. Diharapkan pada tutup tahun dapat mencapai 15 miliar.

“Semoga BAZNAS mampu mencapai target yang dicanangkan Bupati,”katanya

Peningkatan ZIS pada tahun 2018 ini dikatakannya karena tumbuhnya kesadaran dan partisipasi warga, ASN serta para donatur. Dana yang telah dikumpulkan BAZNAS nantinya akan disalurkan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat.

“Terimakasih pada semua pihak yang telah menyisihkan rejekinya.Dana yang terkumpul semoga mampu meningkatkan taraf ekonomi warga Karanganyar melalui program program dari BAZNAS,”tutupnya.
Demikian Diskominfo (dn/ind)

Read More

Festival Kampung Bahasa

Karanganyar, 29 Nopember 2018

Pakel festival diadakan di Desa Gerdu Karangpandan sebagai Kampung Bahasa, yang dihadiri oleh Bupati Karanganyar, Camat Karangpandan, Forkompimda Kab. Karanganyar, Forkompimca, Rektor UNS, perwakilan Syekh dari Mesir, Yaman dan masyarakat setempat. Kamis 29 Nopember 2018.

Potensi yang dimiliki masyarakat pakel adalah pengembangan kampung dengan bahasa sebagai edukasi baik bagi masyarakat maupun wisatawan yang ingin berkunjung dan belajar disini, diantaranya bahasa arab, bahasa inggris dan bahasa jawa. Potensi masyarakat yang mulai sadar dalam hal penataan lingkungan sehingga menjadi daya tarik pengunjung yang ingin melihat kampung pakel lebih dekat lagi.

Masyarakat pada saat ini terdorong dan termotifasi mulai membangun kampung menjadi destinasi wisata demi mendukung dan mempromosikan wisata di kampung bahasa untuk itu diadakan pakel festival tahun 2018. Semoga kampung wisata bahasa ini lebih bisa dikenal dan dilihat masyarakat luas.

Adapun maksut festival ini merupakan salah satu kreatifitas bentuk untuk promo pakel wisata kampung bahasa dan ada beberapa tujuannya antara lain membantu masyarakat meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang teknologi,informasi dan fotografi, mengadakan pelatihan kepada warga masyarakat dengan potensi yang ada di Kabupaten guna mengangkat kampung pakel menjadi salah satu destinasi wisata. Memberikan fasilitas untuk mempromosikan potensi yang dimiliki masyarakat warga pakel pada khususnya, menambah pendapatan masyarakat kampung pakel dengan potensi yang dimiliki saat ini, mengenalkan kampung pakel dengan peringkiing wisata edukasi diberbagai bidang salah satu yg sudah berjalan adalah bahasa arab,bahasa jawa dan bahasa inggris, meramaikan festival dengan mengundang pelajar pelajar sekabupaten karanganyar sebagai wadah kreatifitas,menampilkan atraksi budaya yang dikemas secara berbeda dengan festival-festival yang lain.

Dalam sambutannya Bupati Karanganyar menyampaikan terima kasih kepada semua penyelenggara festifal ini. “Jadikan wisata yang ada sedikit lebih religi, hilangkan sedikit demi sedikit citra wisata yang kotor” pesannya. Ayo guyub rukun serta kompak membangun kampung pakel menjadi kampung bahasa yang menjadi daya tarik wisata. Bupati karanganyar akan segera membuatkan SK, jelasnya.

Semoga dengan dibukanya Kampung Bahasa ini akan memberi berkah serta bermanfaat bagi kita semua, imbuhnya.

Demikian Diskominfo (Ina/tg)

Read More

Antisipasi Bencana Pemkab Canangkan Penanaman

Karanganyar, Selasa 27 November 2018

Pemerintah Kabupaten Karanganyar akan mencanangkan penanaman pada 2019 mendatang. Langkah ini sebagai upaya penghijauan dan mengurangi resiko banjir di daerah rawan bencana  Kabupaten Karanganyar khususnya.

Hal tersebut diungkapkan Bupati Karanganyar, Juliyatmono dalam sambutannya pada kegiatan rapat koordinasi menghadapi musim penghujan tahun 2018/2019 di ruang Podang I Kantor Sekretariat Daerah Karanganyar, Selasa (27/11).  Ia mengatakan terjadinya berbagai bencana merupakan ulah tangan manusia itu sendiri yang tidak peduli dengan lingkungan sekitarnya. Karenanya akan dilakukan penanaman sebagai penghijauan untuk mengantisipasi bencana.

“Kami akan siapkan bibit tanaman untuk penghijauan. Sebab langkah pencegahan adalah lebih penting,”terangnya.

Bupati menambahkan memasuki musim penghujan pihaknya sudah melakukan upaya antisipasi  terhadap datangnya banjir.

“Kawasan Papahan, Jaten, Ngringo sudah dengan meninggikan jembatan tengah. Sementara untuk luapan air di jalan raya dengan perbaikan gorong-gorong,”tuturnya.

Sementara itu Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karanganyar, Bambang Djatmiko dalam laporannya menyampaikan memasuki musim penghujan tahun 2018/2019 pihaknya telah berkoordinasi dengan banyak pihak  dan instansi terkait serta membangun jejaring dengan tim relawan di daerah-daerah. Karena Kabupaten Karanganyar memiliki  wilayah rawan bencana baik longsor maupun banjir.

“BPBD  Karanganyar memiliki 42 tim relawan. Kami akan terus meningkatkan komunikasi dan koordinasi dengan para relawan di daerah-daerah,”katanya.

Ditambah Bambang Djatmiko, untuk warga masyarakat  yang tinggal di daerah rawan bencana lonsor dan banjir untuk meningkatkan kewaspadaannya. Karena intensitas hujan diperkirakan mulai tinggi melanda Kabupaten Karanganyar.

“warga yang terkena dampak bencana untuk segera laporkan ke BPBD atau instansi terdekat,”pesannya.

Demikian Diskominfo (ind/dn)

 

 

Read More
DSC_0029

Dinas Pendidikan Tulang Bawang Barat Pengin Tahu Kampung Matematika

dishubkominfo

Foto Bersama Sebelum Rombongan Menuju Kampung Matematika, Senin (26/11)

KARANGANYAR, 26 Nopember 2018

Kampung Matematika di Karanglo, Tawangmangu telah membuat orang untuk tahu dan datang ke Karanganyar. Buktinya,Dinas Pendidikan Kabupaten Tulang Bawang Barat Propinsi Lampung ‘berbondong-bondong’  mendatangi bumi intanpari. Mereka pingin tahu tentang kampung matematika dan membuat anak di propinsi tersebut senang matematika.

Rombongan dari Tulang Bawang Barat dipimpin oleh Kepala Dinas Pendidikan Amrullah. Sedangkan Pemkab Karanganyar diterima langsung Bupati Karanganyar Juliyatmono dan Kepala Dinas Pendidikan Karanganyar, Tarsa di Podang 1 komplek kantor setda Senin (26/11).

Kepala Dinas Pendidikan tulang bawang Ir. Amrullah mengatakan bahwa Pendidikan Matematika itu sangat penting. Untuk itu tujuan rombongan ini untuk melihat langsung sekaligus ingin belajar secara lebih mendalam tentang langkah-langkah yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Karanganyar dalam mengelola kampung  Matematika. Sehingga dapat dikembangkan di Tulang Bawang Barat Prop. Lampung. “Saya kagum dan tertarik dengan kampung matematika. Kok bisa ya, matematika malah ikon suatu kampung,” imbuhnya.

Sementara bupati Karanganyar, Juliyatmono mengucapkan selamat datang dan memaparkan sekilas tentang Kabupaten Karanganyar khususnya tentang Kampung Matematika. Mudah-mudahan silaturahim ini memberi manfaat san memberi berkah bagi kita semua. Beliau juga mengatakan akan mengadakan silaturahmi ke Tulang Bawang Barat Bulan Januari 2019. “Matematika itu kunci untuk bisa menguasai ilmu pengatahuan,kalo matematikanya baik yang lain pasti mengikuti jadi baik juga”, jelasnya.

Matematika dipandang sebagai momok, untuk itu Bupati ingin membedah bagaimana agar matematika menjadi hal yang menyenangkan sehingga anak-anak senang dengan matematika. Hal ini terbukti dengan adanya Kampung Matematika di Kabupaten Karanganyar dan menjadi juara II tingkat nasional.

Demikian Diskominfo (Ina/An)

Read More

Kalurahan Jantiharjo Juara Umum Cabor Sepak Takraw

Karanganyar, Jum’at 23 November 2018

Kalurahan Jantiharjomendominasi cabang olahraga sepak takrawdalam liga Galadesa tingkat Kabupaten. Dalam cabang tersebut kelurahan Jantiharjo memenangi tiga kategori. Kelurahan Jantiharjo menjadi juara umum di tingkat kategori usia 15 putra dan putri serta dewasa putri. Sementara cabang olah raga lain tingkat sebaran juara merata.

Dalam liga Galadesa ini mempertandingkan tiga cabang olahraga (cabor) yakni voli, sepak takraw dan bulutangkis.

Sementara itu Bupati Karanganyar, Juliyatmono dalam sambutannya meminta masyarakat untuk terusmempertahankan semangat olahraga. Apalagi Kabupaten Karanganyar kembali dipercaya untuk menggelar Galadesa.

“Jangan sampai kendor karena olahraga merupakan kebutuhan sehari hari,”ujarnya.

Bupati juga berharap olahraga dapat menjadi budaya di masyarakat. Terlebih olahraga selain sebagai hobi dapat menjadi prestasi.

“Pemerintah menruh perhatian besar untuk cabang olahraga. Sehingga olahraga selain baik untuk kesehatan dapat juga menjadi profesi menjanjikan,”tutupnya.

Demikian Diskominfo (ind/an)

Read More
DSC_0028

Baznas Khitankan 255 Anak

Diskominfo

Tim Ahli Melakukan Khitan Massal di Masjid Agung Karanganyar, Senin (19/11)

 

KARANGANYAR, 19 Nopember 2019

Sebanyak 255 anak usia SD di Kabupaten Karanganyar mengikuti khitanan massal di masjid Agung Karanganyar. Acara itu diselenggarakan Baznas dalam rangka hari jadi Kabupaten Karanganyar ke 101. Baznas menggandeng Dinas Kesehatan, RSUD, PKU Muhammadiyah Karanganyar dan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), untuk menyelenggarakan acara yang berlangsung Senin (19/11).

Ketua Panitia Baznas, Abdul Muid mengatakan khitanan massal diselenggarakan untuk membantu masyarakat yang kurang mampu untuk berkhitan. Menurutnya, salah satu seorang anak dikatakan baliq apabila dia telah berkhitan. Selain mendapatkan uang saku Rp 100 ribu, peserta khitan juga mendapatkan tas sekolah, baju, sarung dan kopiah. “Peserta khitan, hampir seluruh kecamatan Di Kabupaten Karanganyar. Tapi ada 3 Kecamatan yang tidak ikut diantaranya Kecamatan Gondangrejo, Kecamatan Colomadu dan Kecamatan Jatiyoso,” ungkap Abdul Muid.

Bupati Karanganyar menyampaikan terima kasih pada Baznas sebagai penyelenggara semoga berkah dan lancar semuanya. Menurut beliau Program khitanan massal ini sudah menjadi agenda rutin Baznas dan Pemerintah Kabupaten Karanganyar. “ Tahun 2019 Masjid Agung akan dibangun seperti masjid di Madinah dengan total biaya 101 Milyar seperti hari jadi Karanganyar. Mudah-mudahan masjid nanti bisa menjadi tempat menyatukan umat islam dan ibadah,” ungkap Juliyatmono.

Beliau juga menyampaikan bahwa pada awal tahun 2019 akan diadakan kegiatan malam cinta Rasul, berdoa,berdzikir semoga memasuki tahun 2019 yang tentrem, anyem, lancar dan sukses tradisikan malam tahun baru dengan malam cinta Rasul.

Demikian Diskominfo (Ina / An)

Read More