Warga Kararanganyar digelontor miliaran rupiah dari Kementrian PMK

Karanganyar, Minggu 17 Maret 2019

Menteri Koordinator (Menko) Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Puan Maharani menggelontorkan bantuan kepada warga Kabupaten Karanganyar. Bantuan ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan dan pemberdayaan masyarakat.

Pemberian bantuan itu diberikan secara simbolik oleh Menko PMK, Puan Maharani didampingi Bupati Karanganyar, Juliyatmono kepada perwakilan penerima bantuan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Sabtu (16/3/2019) kemarin.

Dalam kesempatan tersebut , Menko PMK, Puan Maharani menyatakan kunjungan ini sekaligus mengecek bantuan yang diberikan telah diterima masyarakat. Diakuinya memang penyaluran bantuan dari pemerintah pusat belum bisa seratus persen berjalan dengan baik dan butuh adanya perbaikan.

“Saya ingin memastikan bantuan-bantuan dari pemerintah pusat ke daerah itu memang sudah diterima dan digunakan dengan baik oleh masyarakat penerimanya di Kabupaten Karanganyar,” tuturnya.

Puan pun menambahkan pemerintah akan mengeluarkan kembali tiga kartu di 2020.
Tiga kartu itu yakni : KIP Kuliah, Kartu Sembako serta Kartu Pra Kerja.

Sementara itu, Bupati Karanganyar, Juliyatmono, berharap agar penerima bantuan dapat memanfaatkan bantuan tersebut dengan baik. Sehingga ke depan pemerintah dapat kembali memberikan bantuan kepada warga Karanganyar.

“Gunakan sebaik mungkin. Semoga bermanfaat untuk peningkatan kesejahteraan,” jelasnya.

Dalam kunjungan itu, Puan menyerahkan sejumlah bantuan diantaranya program keluarga harapan, bantuan pangan non tunai, bantuan untuk 8 BUMDes masing-masing Rp 50 juta, Kartu Indonesia Pintar untuk 400 siswa, kominutas guru, masing-masing senilai Rp 15 juta.

Selain itu, Menteri PMK juga menyerahkan bantuan sarana prasarana peralatan senilai Rp 523 juta, batuan 20 unit komputer, bantuan kecakapan kerja untuk 40 peserta didik, BOP Rp 4 miliar, bantuan pembangunan rumah swadaya untuk 200 rumah masing-masing senilai Rp 17,5 juta.
Demikian Diskominfo ( dn/ind)

Read More
DSC_0010

Diskominfo Karanganyar adakan Rapat Koordinasi Evaluasi Layanan Informasi PPID dan Rencana Aksi Tahun 2019

 

Pelaksanaan Rapat Koordinasi Evaluasi Layanan Informasi PPID dan Rencana Aksi Th. 2019 oleh Narasumber Bp. Fb. Fx. Handoko Agung Saputro, S.Sos (tengah).

Karanganyar – 12 Maret 2019

Dalam rangka mengupayakan peningkatan peran PPID sebagai sarana informasi pelayanan publik bagi masyarakat, Selasa (12/3) Diskominfo Kabupaten Karanganyar mengadakan Rakor Evaluasi Layanan Informasi PPID 2018 dan rencana aksi pada tahun 2019 mendatang di Ruang Podang 1 Setda Kabupaten Karanganyar. Rakor dihadiri oleh Komisioner Komisi Informasi Provinsi Jateng, Kepala Diskominfo, Sekdin, Kepala Bagian dan Kepala Seksi Diskominfo serta para PPID pembantu di Kabupaten Karanganyar.

Selaku Komisioner Komisi Informasi Provinsi Jateng, FX Handoko Agung Saputro menyampaikan ucapan selamat kepada jajaran PPID Kabupaten Karanganyar yang telah naik kelas menjadi peringkat 7 se-Jateng. Beliau berharap agar PPID Kabupaten Karanganyar semakin meningkatkan keterbukaan informasi dalam pelayanan publik secara berkala.

Peran PPID sebenarnya sebagai pembantu pemerintah kabupaten untuk mewujudkan yang terbaik untuk masyarakatnya. Selain itu, keterbukaan informasi dalam pelayanan public juga menjadi salah satu tujuan adanya PPID tersebut. Pada tahun 2019 ini, penilaian akan dititikberatkan pada website, Self Assessment Question, dan uji publik. Dalam hal itu perlu adanya kerja sama antara PPID utama dan PPID pembantu.

Drs. Bachtiar Syarif, Plt. Diskominfo Karanganyar berharap agar selalu ada atmosphere yang kondusif dalam penyelanggaraan PPID mendatang. “Koordinasi juga diperlukan untuk semua strukturat agar saling bersinergi” imbuhnya.

Demikian Diskominfo (mt/sr)

Read More
DSC_0542

10 Perguruan Pencak Silat Semarakkan DPRD Cup III Kabupaten Karanganyar

Karanganyar – 8 Maret 2019

Masih dalam rangka hari ulang tahun DPRD Kabupaten Karanganyar yang ke-68, DPRD Karanganyar mengadakan kejuaraan pencak silat untuk merebutkan DPRD Cup III. Acara yang dibuka oleh Ketua DPRD Karanganyar  H.Sumanto Rabu, (6/03) di Gor RM. Said Karanganyar diikuti oleh 10 perguruan pencak silat yang siap bertanding selama 2 hari dari hari Rabu sampai Kamis.

Dalam sambutannya Ketua DPRD Karanganyar berharap semoga kejuaraan pecak silat bisa dijadikan cara untuk menjaga persatuan dan kesatuan. Selain untuk memupuk prestasi yang baik namun juga bisa sebagai ajang untuk saling bersilaturahmi antar satu perguruan dengan perguruan lainnya. “Semoga kejuaraan-kejuaraan yang lain juga akan diadakan untuk melatih atlet-atlet meraih prestasi” tuturnya.

Ketua panitia melaporkan ada 13 wasit dan 8 juri dalam kejuaraan pecak silat tersebut, ada 115 peserta dari 10 perguruan pencak silat kategori dewasa.

Demikian Diskominfo (ind/dn/mt)

Read More
DSC_0435

Ratusan Atlet Panah Ramaikan DPRD Cup

Karanganyar, Senin 4 Maret 2019

Ratusan Atlet Panahan Junior dari beberapa wilayah di Jawa Tengah mengikuti lomba panahan yang diselenggarakan dalam rangka HUT DPRD Karanganyar ke-68, Sabtu (2/3/2019) kemarin.

Kejuaraan panahan berlangsung di lapangan GOR Raden Mas Said Karanganyar. Ketua DPRD Karanganyar, Sumanto dan Pj. Sekda Karanganyar, Sutarno membuka acara secara simbolik dengan melepaskan busur pagi itu.

Ketua Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Karanganyar, Sujarno mengatakan, sebanyak 267 atlet mengikuti lomba Panahan Tingkat Jawa Tengah dalam menyambut HUT DPRD Karanganyar ke-68. Peserta terbagi beberapa kategori terdiri dari tingkat SD kelas 1-3 sejumlah 57 Atlet. SD kelas 4-6 sejumlah 121 Atlet, SMP sejumlah 55 Atrlet dan SMA sejumlah 34 Atlet.

Diharapkan dari kegiatan ini muncul atlet berbakat yang dapat berbicara di tingkat nasional dan internasional.

“Kejuaraan ini untuk melihat potensi atlet-atlet junior. Semoga dapat menambah pengalaman dan muncul atlet nasional,”katanya.

Adapun total hadiah yang diperebutkan masing-masing kategori sejumlah 36 juta rupiah.

Lomba ini berlangsung selama dua hari terhitung mulai Sabtu (2/3/2019) sampai Minggu (3/3/2019).

Demikian Diskominfo (dn/ind)

Read More
DSC_0005

Pemkot Tegal Lakukan Kunjungan Kerja ke Kabupaten Karanganyar

Diskominfo

Sambutan Bupati Dalam Kungker Kabupaten Tegal

Karanganyar – 1 Maret 2019

Kunjungan kerja Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal dengan tujuan menjalin silaturahmi sekaligus bertukar informasi dengan Bupati Karanganyar dilakukan di Ruang Anthurium Rumah Dinas Bupati, Jumat (1/3).

Bupati Karanganyar, Drs. H. Juliyatmono M.M. mengucapkan selamat datang kepada Pemkot Tegal yang telah meluangkan waktu untuk datang ke Karanganyar. Semoga kunjungan kerja dari Pemkot Tegal bisa bermanfaat untuk saling belajar bersama sekaligus menjalin silaturahmi. Dalam sambutannya Bupati Karanganyar menyampaikan bahwa Karanganyar adalah Kabupaten di Jawa Tengah yang berada di paling timur. Selain pesona alam yang indah, Kabupaten Karanganyar juga memiliki wisata sejarah seperti makam raja-raja dan candi. Bupati Karanganyar juga menyampaikan bahwa Karanganyar merupakan kabupaten yang memiliki sanitasi terbaik nomor 2 se-Indonesia.

Drs. H. Muh. Nursholeh selaku Wali Kota Tegal berterima kasih kepada Kabupaten Karanganyar yang telah menyambut rombongan dari Tegal dengan luar biasa. “Semoga kunjungan ini dapat dijadikan pembelajaran, agar Pemkot Tegal bisa meniru sisi positif dari Kabupaten Karanganyar” ujarnya.

Acara diakhiri dengan sesi tanya jawab dan sharing mengenai Pelaksanaan Pengendalian Barang dan Jasa antar kedua daerah.

 

Demikian Diskominfo (ind/dn/mt)

Read More
1

Penarikan 130 Mahasiswa KKN UNS dari 13 Kecamatan di Karanganyar

Karanganyar – 28 Februari 2019

Setelah 45 hari mengabdi di 13 Kecamatan di Kabupaten Karanganyar, akhirnya 130 mahasiswa KKN UNS resmi ditarik dan dikembalikan kepada pihak kampus. Kamis, (28/02) Sebanyak 130 mahasiswa KKN UNS yang terdiri dari 13 tim yang tersebar di 11 desa di Kecamatan Mojogedang dan 2 kelurahan di Kecamatan Karanganyar secara langsung ditarik oleh Bupati Karanganyar Drs. H. Juliyatmono M.M. di Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Selaku koordinator KKN UNS, Prof. Sulistyo Saputro, M.Si., Ph.D menyampaikan ucapan terima kasih kepada desa dan warga desa yang telah memberikan kesempatan kepada mahasiswa KKN UNS untuk berlatih dan belajar bersama selama 45 hari lamanya. Ucapan terima kasih juga dihaturkan kepada Bupati Karanganyar karena tanpa ijin beliau KKN UNS di Karanganyar tidak akan terlaksana.

Dalam sambutannya Bupati Karanganyar juga mengucapkan terima kasih kepada pihak mahasiswa UNS yang telah melakukan KKN dengan baik, sekaligus memberikan saran-saran perbaikan untuk Kabupaten Karanganyar. “Selain itu masyarakat juga mendapatkan manfaat sekaligus informasi yang nantinya akan sangat mempengaruhi pemikiran masyarakat sekitar untuk terus bersekolah setinggi-tingginya” imbuhnya.

 

Demikian Diskominfo (ind/dn/mt)

Read More
DSC_0025

Bupati Karanganyar Beri Bantuan Sarana Usaha Wirausaha Baru Tenaga Kerja Mandiri

Simbolis : Bupati Karanganyar, didampingi Wakil Bupati memberikan bantuan berupa mesin jahit dan alat masak kepada peserta Wirausaha Baru Tenaga Kerja Mandiri (26/02)

Karanganyar – 26 Februari 2019

Untuk menciptakan wirausaha baru yang mandiri, Bupati Karanganyar Drs. H. Juliyatmono M.M. memberikan bantuan kepada Wirausaha Baru Tenaga Kerja Mandiri, Selasa (26/02) di aula Dinas Perdagangan, Tenaga Kerja, Koperasi, dan UMKM (Disdagnakerkop) Kabupaten Karanganyar. Bantuan berupa mesin jahit dan alat masak tersebut diharapkan dapat dijadikan sarana untuk membuat suatu hasil yang dapat meningkatkan pendapatan. Ada kurang lebih 140 orang yang ikut serta dalam peningkatan hasil UMKM Kabupaten Karanganyar melalui kegiatan menjahit dan dalam bidang tata boga tersebut.

Dalam sambutannya, Bupati Karanganyar berharap dengan adanya bantuan yang telah diberikan masyarakat menjadi lebih makmur dan sejahtera. Bupati juga menyarankan kepada semua peserta untuk memasarkan produk yang telah jadi untuk dijual secara online guna memperluas pasar, sehingga calon pembeli akan lebih mudah menjangkau produk yang ingin dimiliki. “Namun kwalitas produk yang dijual secara online harus tetap berkualitas untuk memperkuat daya saing pasar” imbuhnya.

Demikian Diskominfo (an/in/mt)

Read More
DSC_4347

22 Stand UMKM dan Pergelaran Wayang Semalam Suntuk Semarakkan Milad PWKT (Persatuan Warga Karanganyar Tenteram) ke- 10 Di Kepri Mall Batam

Bupati Karangayar memberikan sambutan pada pementasan wayang dalam rangka Milad PWKT ke 10 di Halaman Parkir Kepri Mall, Batam

Karanganyar, Senin 25 Februari 2019

Menyemarakkan Hari Jadi ke 10 Paguyuban Warga Karanganyar Tenteram (PWKT) Kota Batam, Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UMKM Kabupaten Karanganyar menggelar bazar produk UKM Karanganyar. Tak hanya kuliner, namum juga perkakas rumah tangga berbahan kayu hingga jasa dan pendidikan.

Sebanyak 22 stand yang disediakan menampilkan produk-produk unggulan asal Kabupaten Karanganyar diantaranya kerajinan kayu asal Tawangmangu dan beras organik asal Karangpandan. Dari produk-produk yang ada ternyata beras organik paling diminati warga Batam.

Menurut Waluyo Dwi Basuki, Kepala Disperindagkop Kabupaten Karanganyar, UMKM bazar produk UKM ini merupakan ajang promosi produk dari Kabupetan Karanganyar. Antusias masyarakat Batam terhadap beras organik ternyata sangat tinggi. Semua jenis beras merah, beras hitam dan beras putih yang dibawa habis terjual.

“10 kg masing-masing jenis beras organik ludes. Bahkan banyak pengunjung meminta kontak produsen beras organic,”katanya.

Puncak kegiatan yang digelar di halaman Kepri Mall Batam ini ditandai dengan pembaruan kerjasama antara Pemerintah Kota Batam dan Kabupaten Karanganyar yang langsung ditandatangani oleh Sekretaris Daerah Kota Batam dan Bupati Karanganyar dilanjutkan pertunjukkan wayang dari dalang kenamaan asal Karanganyar, yakni Ki Anom Dwijokangko dan Ki Cahyo Kuntadi, Sabtu (23/2) malam hingga Minggu (24/2) dini hari kemarin.

Hadir dalam acara itu diantaranya Bupati Karanganyar Juliyatmono, Wakil Bupati Rober Christanto, Jajaran Kepala OPD dan sejumlah anggota DPRD Karangayar.

Ketua Umum PWKT Kota Batam, Suratno mengatakan sekitar seribu perantau bergabung di PWKT Kota Batam. Didasari latar belakang sama, mereka merasa perlu merapatkan barisan.

Penyerahan wayang secara simbolis dibukanya pementasan wayang oleh Bupati Karanganyar

“Acara ini bertepatan milad ke-10. Pada tiga tahun lalu, wayangan disini dengan Ki Dalang Manteb Sudharsono,”kata pria yang sudah 25 tahun merantau di Kota Bata mini.

Sementara Bupati Karanganyar Juliyatmono dalam sambutannya berharap dengan pembaruan kerjasama dengan Pemko Batam dapat terjalin semakin baik.

“Semoga melalui kerjasama ini makin mempererat hubungan Pemko Batam dan Kabupaten Karanganyar. Saya titipkan warga saya di Batam biar semakin makmur,”katanya.

Penandatanganan MoU kerjasama antara Pemkab Karanganyar dengan Pemkot Batam

Bupati juga berpesan pada warga perantauan asal Karanganyar untuk tetap menjaga kerukunan dan kesolidan.

“Saling berbagi dan membantu antar warga Karanganyar di Batam. Sukses dan maju di tanah parantauan,”pungkasnya.

Demikian Diskominfo (tg/adt/ind)

Read More
IMG-20190321-WA0009

Pantau Persiapan Pilkades di Desa Tohudan, Bupati : Para Cakades harus Kendalikan Massa Pendukung

Diskominfo

Bupati Memberikan Pengarahan pada Calon Kades.

Karanganyar, 14 Februari 2019

Bupati Karanganyar melakukan pemantauan persiapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Desa Tohudan. Dalam kesempatan tersebut, Bupati meminta Calon Kepala Desa (Cakades) dapat mengendalikan massa pendukungnya untuk menjaga kondusifitas wilayah.

Pantauan persiapan pemilihan kepala desa dimulai dari lokasi hingga tata cara pemilihan desa. Pada kesempatan itu, Bupati Juliyatmono juga memberikan arahan kepada panitia pemilihan desa dan calon kepala desa.

Pada para calon kepala desa, Bupati berpesan agar masing-masing kandidat dapat menjaga kondusifitas. Para calon kepala desa harus bersiap menang kalah serta mampu mengendalikan diri dan massa pendukungnya.

‘Kontrol emosi pribadi dan pendukung. Para kandidat harus legowo menerima hasil pemilihan kepala desa,”katanya.

Selain kepada para calon kepala desa, Bupati juga turut memberikan arahan pada panitia pemilihan kepala desa. Bupati meminta para panitia pemilihan kepala desa bersikap netral serta teliti dalam mengecek tahapan-tahapan pilkades.

“Cek semua tahapan-tahapan. Jangan sampai suara warga yang tercecer dan harus sesuai dengan Daftar Pemilih Tetap (DPT),”pesannya.

Di kecamatan Colomadu, dua desa tidak menggelar pemilihan kepala desa lantaran masanya belum berakhir. Dua Desa tersebut yakni Klodran dan Blulukan. Sementara di Desa Tohudan 5 calon kepala desa akan memperebutkan posisi kepala desa. Lima calon tersebut akan bersaing menggaet suara terbanyak dari 3.815 warga yang masuk dalam Daftar Pemilih Tetap.

Demikian Diskominfo (dn/ind)

Read More
DSC_0053

130 Cangkir Kopi Gratis Dalam Festival Kopi Karanganyar Lawu Maret Mendatang

Foto bersama Bupati Karanganyar bersama Komunitas Kopi Karanganyar dan IKA FIB Undip dalam Audiensi di Ruang Garuda, Setda Kabupaten Karanganyar

 

Karanganyar – 12 Februari 2019

Komunitas kopi Kabupaten Karanganyar bekerja sama dengan Ikatan Alumni Fakultas Ilmu Budaya (IKA FIB) Universitas Diponegoro, berencana akan menyediakan 13 kedai kopi dengan kurang lebih 100 cangkir kopi disetiap kedainya disekitar Air Mancur Alun-alun Kabupaten Karanganyar bulan Maret mendatang.

Selasa, (12/02) di Ruang Garuda Setda Kabupaten Karanganyar, Bupati Karanganyar melakukan audiensi bersama 15 orang dari komunitas kopi Karanganyar, dan 5 orang dari IKA FIB, serta didampingi oleh UPT Kabupaten Karanganyar untuk membahas rencana Festival Kopi Karanganyar Lawu yang akan dilaksanakan awal Maret mendatang.

Kegiatan yang dimaksudkan untuk mengangkat Kopi Karanganyar Lawu agar memiliki branding yang baik dihadapan pencinta kopi ini merupakan biji kopi pilihan yang didapat dari petani kopi yang ada di daerah Tawangmangu, Jatiyoso, dan Ngargoyoso. Selain pendampingan budidaya penanaman dengan baik, IKA FIB Undip nantinya juga akan mengajarkan bagaimana cara mengemas kopi sebaik mungkin kepada para petani kopi. Identitas geografi juga akan dicantumkan pada label kemasan dengan tujuan untuk menguatkan bahwa Kopi Karanganyar Lawu menjadi kopi yang memiliki filosofi dan makna yang kuat untuk menarik pembeli.

Bupati Karanganyar, Drs. H. Juliyatmono berharap dengan adanya Festival Kopi Karanganyar anak muda yang bertani juga memiliki prospek kerja yang baik.

 

Demikian Diskominfo (ind/dn/mt)

Read More