DSC_6761

Karanganyar Tuan Rumah HUT Ke-55 PWRI Propinsi Jawa Tengah

kominfo

dari kiri ke kanan (Ketua PWRI Pusat Prof. DR. Haryono Suyono, Bupati Karanganyar Juliyatmono, Wakil Gubernur Jawa Tengah Heru Sudjatmoko, Ketua PWRI Propinsi Jawa Tengah Hendro Martoyo)

Karanganyar – Bertempat di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Rabu Pagi (30/8) ratusan pengurus Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) se Propinsi Jawa Tengah hadiri peringatan HUT Ke-55 PWRI tingkat Propinsi Jawa Tengah. PWRI yang berdiri 24 Juli 1962 di Yogyakarta adalah organisasi kemasyarakatan pensiunan sipil (pensiunan Aparatur Sipil Negara). Hadir dalam kesempatan itu Ketua PWRI Pusat Prof DR. Haryono Suyono,  Wakil Gubernur Jawa Tengah Heru Sudjatmoko, Aster Kodam Diponegoro, Direksi PT. Askes, Direksi PT. Taspen, Kepala Bank Jateng dan BPJS Kesehatan serta tamu undangan lainnya.

Ketua PWRI Pusat, Prof Haryono Suyono mengatakan peran PWRI masih sangat nyata dalam mengisi pembangunan, salah satu kontribusi itu adalah terjun langsung ke masyarakat dan membangkitkan kesejahteraan perekonomian masyakarakat meski sudah tidak menjabat lagi sebagai Aparatur Sipil Negara.

Dikatakan lebih lanjut oleh Prof. Haryono Suyono bahwa PWRI Pusat telah melaksanakan kerjasama dengan TNI terkait program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) dalam melaksanakan perannya dalam membantu kepala daerah memajukan daerahnya seperti terlibat langsung dalam sosialisasi perilaku hidup sehat (Germas).

Dalam indikator Germas yang diinstruksikan oleh Presiden RI ada 12 target dimana 6 target tersebut bisa dilakukan oleh PWRI yakni terkait Keluarga Berencana (KB) dan Jambanisasi (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat).

Dalam sambutan selamat datangnya, Bupati Karanganyar Juliyatmono mengatakan Pemerintah dan seluruh masyarakat Karanganyar menyambut baik kehadiran Ketua PWRI Pusat dan Wakil Gubernur Jawa Tengah yang berkenan menyelenggarakan HUT Ke-55 PWRI Propinsi Jawa Tengah di Kabupaten Karanganyar, diharapkan dengan adanya kegiatan ini menjadikan semangat bagi Kabupaten Karanganyar terkhusus untuk PWRI Kabupaten Karanganyar.

Perayaan HUT Ke-55 PWRI di Karanganyar ini merupakan wujud bakti dan pengabdian penghormatan sebagai anak kepada orang tua kami keluarga besar PWRI yang telah mengorbankan apapun untuk kepentingan kemajuan di Propinsi Jawa Tengah. Peran PWRI yang sangat nyata dalam mendukung pembangunan-pembangunan terkhusus di Jawa Tengah diwujudkan lewat semangat persatuan dan kesatuan kekompakan serta setia kepada Pancasila, UUD 45, NKRI.

“Pengetahuan pengalaman Bapak Ibu yang luar biasa sangat berharga bagi kami, apa yang dilakukan pemerintah saat ini tentu tidak akan lebih baik tanpa adanya dukungan restu dan koreksi dari Bapak Ibu PWRI”, kata Juliyatmono

Dalam acara tersebut, Bupati Karanganyar Juliyatmono menerima penghargaan dan tanda kehormatan Wredatama Nugraha Utama atas jasanya dalam mendukung dan membina organisasi pensiunan sipil yang sangat bermanfaat demi kemajuan dan perkembangan PWRI. Demikian Diskominfo (ad/ft)

Read More
DSC_1074

Agustus, Perolehan ZIS Mendekati 1 Miliar

KOMINFO

Asisten Perekonomian, Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Ir. SITI MAISYAROCH, M.Si.menyampaikan sambutan dalam acara Sarasehan Baznas di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Selasa(29/8).

Karanganyar, Selasa 29 Agustus 2017

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Karanganyar untuk perolehan Zakat Infaq Shodaqoh (ZIS) dibulan Agustus hampir menyentuh 1 miliar rupiah.

Hal tersebut dilaporkan Ketua Baznas Karangayar, Sugiyarso pada kegiatan rutin Sarasehan Baznas, Selasa (29/8/2017) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Diharapkan perolehan sekaligus pengumpulan zakat infaq shodaqoh di lingkungan PNS Karanganyar terus mengalami kenaikan tiap bulannya.

“Hingga bulan inisudah mencapai 989 juta rupiah,”tuturnya.

Sementara itu sambutan Asisten  II Setda Karanganyar, Siti Maisyaroch selaku yang mewakili Bupati menyampaikan perolehan ZIS Baznas di Karanganyar merupakan yang tertinggi se Jawa Tengah. Tahun ini pun Baznas Karanganyar mendapat penghargaan sebagai  Baznas Terbaik dari Kementerian Agama.

Demikian Diskominfo (ft/ind)

Read More
IMG_0037

2 Kabupaten dan 1 Kota kunjungi Kabupaten Karanganyar

kominfo

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo (Tengah Batik Putih) saat menerima kunjungan kerja Pemkab Tulungagung, DPRD Tasikmalaya dan DPRD Bojonegoro di Ruang Podang 1 Setda Karanganyar, Selasa Pagi (29/8)

Karanganyar  Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo didampingi Asisten Pemerintahan Setda Karanganyar bersama OPD menerima rombongan tersebut di Ruang Podang 1, Komplek Perkantoran Setda Karanganyar, Selasa Pagi (29/8).

Adapun rombongan Kabupaten/Kota tersebut adalah Bagian Perekonomian Kabupaten Tulungagung yang dipimpin oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Tulungagung Moh Mafachir, Komisi II DPRD Kota Tasikmalaya yang dipimpin oleh Muslim Wakil Ketua 1 DPRD kota Tasikmalaya, dan Komisi A DPRD Kabupaten Bojonegoro dipimpin oleh Anam Warsito Wakil Ketua Komisi A DPRD Bojonegoro.

Wakil Bupati Karanganyar mewakili Bupati Karanganyar Juliyatmono dalam sambutannya menjelaskan gambaran umum tentang Kabupaten Karanganyar. Karanganyar sebagai satu dari 35 Kabupaten Kota yang ada di Propinsi Jawa Tengah terletak di ujung timur berbatasan langsung dengan Kabupaten Magetan Propinsi Jawa Timur. Memiliki 17 Kecamatan dan 162 Desa, dengan penduduk 800 ribu jiwa. Visi misi yang dicanangkan bersama Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar Bersama Memajukan Karanganyar diaplikasikan kedalam 5 program kerja yaitu pembangunan infrastruktur menyeluruh, penciptaan 10000 wirausaha mandiri, pendidikan dan kesehatan gratis, pembangunan desa sebagai pusat pertumbuhan, dan peningkatan kualitas keagamaan sosial budaya.

“Visi pembangunan Kabupaten Karanganyar cukup sederhana yaitu Bersama Memajukan Karanganyar, ini mengandung arti untuk membangun Kabupaten Karanganyar ini kami tidak bisa sendiri”, jelas Rohadi Widodo

Dijelaskan lebih lanjut oleh Rohadi Widodo, Kabupaten Karanganyar memiliki Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2,2 Triliun dengan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebanyak 282 milyar.

Sementara itu menurut Ali Ghufron Kabag Pemerintahan Umum Setda Karanganyar sesaat setelah usai acara menjelaskan maksud dan tujuan pelaksanaan kunjungan kerja ini adalah untuk menggali sebanyak-banyaknya informasi mengenai Penataan Pedagang Kaki Lima (PKL), penataan Perangkat Desa, dan Pengelolaan Sumber Daya Mineral yang ada di Kabupaten Karanganyar. Demikian Diskominfo (ad)

Read More
KUDUS (1)

Belajar LAYANGMAS, Pemkab Kudus Kunjungi Karanganyar

 

kominfo

Kepala Diskominfo Karanganyar Larmanto (seragam pramuka) saat menerima Kunjungan Pemkab Kudus diruang Sambernyawa, Senin Pagi (28/08)

Karanganyar – Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Karanganyar menerima kunjungan Pemerintah Kabupaten Kudus dalam hal ini Dinas Kominfo Kudus dan Bagian Tata Pemerintahan Setda Karanganyar di ruang Sambernyawa, komplek Perkantoran Sekretariat Daerah Kabupaten Karanganyar, Senin Pagi (28/08). Kepala Dinas Kominfo Karanganyar Larmanto menyambut langsung rombongan yang berjumlah sekitar 7 orang tersebut.

Dalam sambutan selamat datangnya, Larmanto mengatakan bahwa Diskominfo Karanganyar membangun Alap-Alap Smart System sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat terkait kebutuhan informasi yang harus disediakan dan mudah diakses.

Alap-Alap Smart System sebagai portal seluruh layanan yang ada di Pemkab Karanganyar terbentuk 2016 dimana didalam sistem tersebut banyak terdapat layanan dimana salah satunya adalah Layangmas yaitu aplikasi berbasis geospasial yang berisikan kondisi wilayah administrasi, potensi Industri Pertanian dan Pariwisata (Intanpari), Tata Ruang, Pertanahan, Demografi, Sumber Daya Alam, Infrastruktur, Fasilitas Umum, Keamanan, dan Peta Rawan Bencana.

Dijelaskan lebih lanjut oleh Larmanto, cikal bakal Layangmas ini berawal dari Larasita (layanan pensertifikatan tanah) yang dulu berupa anjungan-anjungan offline di tahun 2012 dan diadopsi oleh BPN RI untuk diterapkan di BPN diseluruh Kabupaten Kota se Indonesia.

“Aplikasi Layangmas ini tiap tahunnya kami tingkatkan kemampuannya, baik dari segi informasi maupun program-program penunjang lainnya, hal ini kami lakukan demi kenyamanan pelayanan”, kata Larmanto

Sementara itu Ketua Rombongan Kabupaten Kudus, Asisten Pemerintahan Setda Kudus, Agus Budi Satrio melaporkan tujuan dari kunjungan adalah untuk belajar tentang Layangmas. Kabupaten Karanganyar lewat inovasi tersebut telah membuahkan prestasi yaitu sebagai Kabupaten dengan hasil Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pemerintahanan Daerah (EKPPD) Tahun 2016 terhadap Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (LPPD) Tahun 2015, terbaik kedua nasional.

Diharapkan dengan menerapkan Layangmas tersebut di Kabupaten Kudus, akan diperoleh peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dimana tahun 2016 kemarin diperoleh PAD sebesar 270 milyar. Demikian Diskominfo (ad)

Read More
_DSC1281

Bupati : Mahasiswa Harus Tingkatkan Pelayanan ke Masyarakat

KOMINFO

Suasana menyenangkan saat Bupati Juliyatmono memberikan kuliah perdana, Jumat (25/8) pagi.

Karanganyar, Jum’at 25 Agustus 2017

Lebih kurang 200 Mahasiswa/ mahasiswi STIKES Mitra Husada Karanganyar mengikuti kuliah perdana yang dipimpin langsung Bupati Karanganyar di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Jumat (25/8/2017) pagi.

Pada kesempatan tersebut Bupati Juliyatmono menekankan bahwa Mitra Husada sebagai salah satu perguruan tinggi ilmu kesehatan di Karanganyar untuk terus meningkatkan sumber daya manusia (SDM) khususnya tenaga kesehatan secara profesional dan berkualitas sehingga dapat berkompetisi secara sehat utamanya pada situasi global saat ini. Karena keberlangsungan dan kemajuan kampus ini tidak ditentukan oleh siapapun, melainkan oleh kemampuan seluruh stake holder Mitra Husada dalam membaca peta kedepan.

Mantapkan progam studi yang sudah ada, optimalkan sumber daya untuk peningkatan mutu pengelolaan institusi. Mampu bekerjasama dan berkoordinasi yang baik dengan Pemerintah maupun pihak luar.

Ia juga berpesan kepada mahasiswa STIKES Mitra Husada untuk menjadi pribadi yang santun, cerdas dan terampil sehingga terbentuk generasi muda yang berkarakter serta siap memberikan pelayanan kesehatan terbaik untuk masyarakat tanpa membeda-bedakan.

KOMINFO

Bupati Karanganyar, Juliyatmono foto bersama Ketua Yayasan Mitra Husada, dr. Putu Suriyasa (kanan) dan Ketua STIKes Karanganyar, Fitria Hayu Palupi, SST, M.Kes (kiri).

“Jadilah generasi yang bermanfaat. Ilmu yang kalian dapat, terapkan dalam berkehidupan sosial sehingga dapat membantu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Membiasakan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) sebagai cerminan mahasiswa ilmu kesehatan, “tuturnya.

Demikian Diskominfo (ft/ind)

 

Read More
IMG_0024

Juliyatmono : Kelola dana desa dengan baik dan tepat sasaran

kominfo

Bupati Karanganyar saat memberikan sambutan pengarahan giat Sosialisasi Dana Desa dan TP4 di Ruang Paripurna DPRD Karanganyar, Kamis Pagi (24/8)

Karanganyar – Kejaksaan Negeri Karanganyar bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Karanganyar adakan Sosialisasi Dana Desa dan Tim Pengawal Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4) di Ruang Paripurna DPRD Karanganyar, Kamis Pagi (24/8). Sosialisasi ini dihadiri oleh Camat dan Kepala Desa se-Kabupaten Karanganyar.

Bupati Karanganyar Juliyatmono dalam sambutannya menyambut baik adanya sosialisasi ini. Dana desa yang sudah bergulir saat ini mempunyai Multifier effect (manfaat) yang luar biasa bagi pengembangan desa. Lewat pergerakan dana desa, ekonomi desa menjadi semakin baik karena uang bergerak didesa sehingga meningkatkan daya beli masyarakat di desa tersebut.

Karanganyar yang mempunyai potensi Industri, Pertanian, dan Pariwisata (INTANPARI) semakin diperkuat di masing-masing sektor tersebut, terlebih dikawasan potensial wisata (Kecamatan Ngargoyoso, Kecamatan Tawangmangu, Kecamatan Jenawi, dan Kecamatan Jatiyoso) bisa lebih dioptimalkan dengan menggunakan dana desa tersebut.

Karanganyar yang memiliki sumber daya alam yang melimpah terbukti mendatangkan banyak prestasi, seperti kemarin lomba desa, Desa Karanglo Tawangmangu mendapatkan juara 2 nasional tahun 2017.

Dikatakan lebih lanjut, Juliyatmono berpesan agar Kepala Desa dan aparatnya untuk berhati-hati dalam mengelola dana desa, hindari kegiatan fiktif, mark up dan penyelewengan.

“Jangkan sungkan tanya kepada Kejaksaan, saya sudah berpesan kepada bapak Kajari untuk pendampingan ke desa-desa”, terang Juliyatmono

Sementara itu, I Dewa Gede Wirajaya Kepala Kejaksaan Negeri Karanganyar mengatakan bahwa tujuan dilakukannya sosialisasi ini untuk memberikan pengertian dan pembelajaran terhadap kepada desa dalam mengelola keuangan dana desa, sehingga tidak terjadi penyelewengan atau penyalahgunaan dana desa. Selain itu dijelaskan pula bahwa Kejaksaan Negeri Karanganyar akan melakukan pendampingan terhadap penggunaan dana desa seara gratis, adapun pendampingan yang dilakukan diawali dari proses perencanaan kegiatan sampai dengan pelaksanaan. Demikian Diskominfo (ad/adt)

Read More
IMG_0220

Penarikan Kembali Mahasiswa Peserta KKN UNS

KOMINFO

Bupati karanganyar menyampaikan sambutan saat melepas mahasiswa KKN UNS

Karanganyar, Kamis (24/08/2017) 152 Mahasiswa UNS ditarik kembali ke kampus UNS setelah menyelesaikan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di wilayah bumi Intanpari tepatnya di Kecamatan Mojogedang dan Kecamatan Jenawi. Sekitar 45 hari mahasiswa tersebut melaksanakan KKN nya di 16 desa di kedua kecamatan tersebut. Penarikan kembali peserta KKN UNS dilaksanakan di aula Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Kamis Siang (24/8).

Bupati Karanganyar Juliyatmono dalam sambutannya mengatakan bahwa banyak pelajaran yang bisa diambil dari pelaksanaan KKN di Karanganyar ini, dan mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa telah memberikan yang terbaik bagi masyarakat Karanganyar.

“Kalau bisa KKN UNS selamanya dilaksanakan di Kabupaten Karanganyar”, pinta Juliyatmono dihadapan peserta KKN UNS

Sementara itu Hendra Saputra Koordinator KKN UNS melaporkan pelaksanaan KKN di Karanganyar berjalan lancar, bahkan mahasiswa peserta KKN sudah menyatu (nyaman) dengan warga sehingga enggan untuk meninggalkan lokasi. Hal ini membuktikan keramahan masyarakat Karanganyar dan dukungan pemerintah Kabupaten maupun Desa yang begitu besar akan pelaksanaan KKN UNS di Kabupaten Karanganyar.

Ditambahkan lebih lanjut, Hendra Saputra mengatakan bahwa pelaksanaan KKN kali ini telah melaksanakan beberapa kegiatan seperti mengajarkan pelatihan pembuatan produk olahan rumahan kepada ibu-ibu PKK dan Karang Taruna seperti kue basah, donat dan lain-lain. Selain itu juga masyarakat dikenalkan akan tanaman hidroponik. Sementara itu di bidang kesehatan, mahasiswa mengenalkan kepada masyarakat untuk hidup sehat serta germas cermat yaitu gerakan masyarakat cerdas menggunakan obat. Demikian Diskominfo (ad/adt)

Read More
DSC_1075

39 Peserta Diklatpim IV Regional Makasar Kunjungi Karanganyar  

KOMINFO

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo saat menyampaikan sambutannya pada Penerimaan sekaligus Pelepasan Peserta Benchmarking Diklat Pim IV Regional Makasar di Aula BKPSDM Karanganyar, Kamis (24/8).

Karanganyar, Kamis 24 Agustus 2017

Kabupaten Karanganyar menjadi lokasi orientasi lapangan peserta Benchmarking Diklat Pim IV Regional Makasar. Dalam kegiatan ini diikuti sebanyak 39 peserta dari beberapa instansi yakni Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Kominfo dan Badan Keuangan Daerah.

Kunjungan tersebut diterima langsung Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo didampingi Kepala BKPSDM Kabupaten Karanganyar,  Kamis (24/8/2017) di aula Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Karanganyar.

Dalam sambutannya Wabup menyampaikan Visi  Bersama Memajukan Karanganyar dan lima (5) misi Kabupaten Karanganyar meliputi Pembangunan infrastruktur menyeluruh, Pencapaian 10.000 wirausahawan mandiri, Pendidikan gratis SD/SMP/SMA dan kesehatan gratis, Pembangunan desa sebagai pusat pertumbuhan serta Peningkatan kualitas keagamaan dan sosial budaya.

Kominfo

Peserta Diklat Pim IV Regional Makasar Orientasi Lapangan di Pusat Komado Alap – alap Sambernyawa Diskominfo Karanganyar yang mengaplikasikan data berbasis smart system.

“Karanganyar dikenal dengan sebutan Bumi Intanpari yang berarti industri, pertanian dan pariwisata. Banyak destinasi wisata yang dapat dikunjungi di Kabupaten Karanganyar dan merupakan salah satu penghasil PAD tertinggi untuk Karanganyar,”tutur Rohadi Widodo.

Sementara itu, Kepala Bidang Diklat Struktural, Andi Rosnawati mengatakan maksud dan tujuan kunjungan ini dalam rangka pembekalan pembelajaran dari Benchmarking ke praktis sebagai agen perubahan untuk menjalankan program-program stake holder secara efektif sekaligus sebagai pengukuran kinerja.

“ Dengan mengadopsi dan mengadaptasi kemampuan keunggulan tempat yang dikunjungi diharapkan mampu memberikan banyak manfaat, berkontribusi dan berinovasi untuk project perubahan,”harapnya.

Demikian Diskominfo (ft/ind)

 

Read More
DSC_5662

Bupati : Awasi Peredaran Rokok Ilegal

kominfo

Bupati Karanganyar, Juliyatmono beri pengarahan pada Sosialisasi Pengguna Cukai Rokok, Rabu (23/8/2017).

Karanganyar, Rabu 23 Agustus 2017

Bupati Karanganyar meminta masyarakat untuk berperan aktif membantu  mengawasi peredaran rokok ilegal. Dikarenakan banyaknya peredaran rokok tidak berlabel  mengakibatkan kerugian negara karena bebas pajak.

Hal tersebut disampaikan Juliyatmono pada Sosialisasi pengguna cukai rokok DBHCHT di Gedung Pandusita Pabrik Gula Sondokoro, Tasikmadu, Karanganyar. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, Rabu – Kamis (23/8 sampai dengan 24/8/2017) tersebut diikuti Aparat Kecamatan, Perangkat Desa, Pedagang, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama.

Masih beredarnya rokok ilegal dipasaran menjadi perhatian Pemkab Karanganyar. Untuk itu masyarakat maupun pedagang diminta turut membantu pemerintah dalam mengawasi rokok-rokok ilegal yang masih dijual di pasaran.

“Ada temuan rokok ilegal segera laporkan ke petugas dalam hal ini Satpol PP, supaya nantinya segera dilakukan penertiban,”ujar Bupati.

Lebih lanjut Juliyatmono mengatakan komoditas tembakau dan cukai di wilayah Karanganyar cukup tinggi. Untuk cukai seperti di daerah Gondangrejo, Jaten dan tembakau di Colomadu, Ngargoyoso, Jenawi.

“Cengkeh juga ada di wilayah Karanganyar, tapi dari harga kurang begitu bagus,”jelasnya.

Ia mengungkapkan Karanganyar terdapat pabrik rokok karena memang ada tembakau, cengkeh sehingga Karanganyar mendapat pajak tembakau sebesar Rp 14 sampai Rp 15 miliar setiap tahunnya.

“Pendapatan pajak rokok fungsinya dikembalikan lagi agar para petani tembakau tetap berkembang, kelompok-kelompok UMKM di sekitaran Pabrik diberi pembekalan, kegiatan sosialisasi yang dilakukan Satpol PP mengenai peraturan daerah dan penertiban rokok ilegal,”terangnya.

Sementara itu salah satu narasumber pada kegiatan sosialisasi tersebut, Joko Nugroho selaku Kepala Bidang Penegakan Perda Dinas Satuan Polisi Pamong Praja Karanganyar menyampaikan  masih banyak ditemukan rokok yang tidak dilekati pita cukai. Umumnya dijual di warung-warung kecil dan penjual oprokan di pasar tradisional. Penjualan lebih banyak ditemukan di daerah perbatasan, baik antar propinsi maupun perbatasan dengan Kabupaten tetangga.

“Segera laporkan kepada Satpol PP bila mengetahui ada usaha pembuatan rokok yang memperoduksi rokok tanpa cukai/cukai palsu,”terangnya

“begitu pula dengan toko/warung harus menolak sales rokok yang menawarkan rokok tanpa pita cukai/cukai palsu,”harapnya.

Demikian Diskominfo (adt/ind)

 

Read More
DSC_5521

12 Kelompok Tani Terima Bantuan

KOMINFO

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo menyerahkan secara simbolis bantuan hibah kepada Kelompok Tani di Aula Bank Jateng Cabang Karanganyar, Selasa(22/8).

Karanganyar, Selasa 22 Agustus 2017

Dua belas kelompok tani di Kabupaten Karanganyar menerima bantuan hibah dan alsintan pasca panen mesin power theser multiguna. Diharapkan bantuan tersebut mampu meningkatkan hasil produksi pertanian dan kesejahteraan petani, Selasa (22/8/2017).

Dari dua belas penerima bantuan tersebut terbagi menjadi dua, yakni tujuh Kelompok Tani penerima hibah melalui Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Karanganyar dengan total bantuan sejumlah Rp 295 juta rupiah, masing-masing diperuntukkan pengembangan pertanian organik, budidaya jamur, empon-empon, kompos dan sarana pertanian lainnya. Sedangkan lima Gapoktan menerima alsintan berupa mesin pasca panen Power Theser Multiguna.

Penyerahan dilakukan di Aula Bank Jateng Cabang Karanganyar oleh Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo didampingi Direktur Bank Jateng dan Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Karanganyar.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo mengatakan kepada para  Kelompok Tani yang menerima bantuan segera membelanjakan dengan baik agar ada peningkatan yang maksimal. Karena pemberian hibah ataupun alat pertanian diharapkan mampu meningkatkan hasil produksi.

Wabup juga berharap untuk pertanian organik di Kabupaten Karanganyar dapat semakin berkembang dengan baik dan menjadi agrowisata.

“Di daerah Pereng ada pengembangan padi organik, mudah-mudahan dengan adanya irigasi pertanian di Waduk Gondang Kecamatan Kerjo akan menambah indeks tanam petani,”tuturnya.

“Beberapa titik pertanian untuk  diberikan heritage sebagai agrowisata karena memiliki pemandangan yang bagus nan hijau seperti di Bali, ini harus ditumbuhkembangkan untuk kemajuan pertanian di Karanganyar tak terkecuali peningkatan kesejahteraan petaninya,”tandasnya.

Demikian Diskominfo (ft/ind)

 

 

 

Read More