DSC_1145

867 Siswa Berprestasi Terima Penghargaan

KOMINFO

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo saat menyampaikan sambutan dalam acara “Penyerahan Reward Siswa Berprestasi Bidang Olahraga’ di Gedung Wanita Karanganyar, Selasa (12/9).

Karanganyar, 12 September 2017

867 siswa mendapat penghargaan dari Pemkab Karanganyar. Penghargaan ini diberikan menindaklanjuti pelaksanaan POPDA (Pekan Olahraga Pelajar Daerah) yang telah berlangsung Maret lalu.

Penyerahan penghargaan secara simbolis oleh Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo kepada perwakilan siswa siswi berprestasi dibidang olahraga dan seni, Selasa (12/9/2017) di Gedung Wanita Karanganyar.

Wabup dalam sambutannya berharap Kepala UPT memberikan motivasi kepada anak-anak untuk mencintai olahraga dan seni.

“Bila ada anak-anak kita baik tingkat Kecamatan, Kabupaten maupun Provinsi yang ingin berprestasi dibidangnya masing-masing, untuk selalu disemangati, didorong karena setiap anak memiliki talenta masing-masing,”ujar Rohadi Widodo dihadapan para siswa.

Lebih lanjut ia mengatakan  pemberian reward ini merupakan salah satu bentuk perhatian Pemerintah dan penyemangat anak-anak berprestasi.

Sementara itu, laporan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Tarsa menyampaikan penghargaan ini merupakan bentuk dukungan dari Pemkab kepada siswa berprestasi. Diharapkan dari adanya reward ini para pelajar di Karanganyar termotivasi untuk berprestasi.

“Ini bentuk kepedulian pada siswa supaya siswa lain termotivasi untuk berprestasi,”katanya.

Dijelaskannya, untuk besaran penghargaan yang diberikan bervariasi mulai tingkat sekolah dasar sebanyak 637 atlit sampai menengah pertama sebanyak 502 atlit dari berbagai cabang olahraga.

“Anggaran yang diberikan pada anak-anak berprestasi ini sebesar Rp 375 juta. Besar rupiah yang diberikan dipotong pajak enam persen. Pemberian reward dengan ketentuan juara 3 Rp 350 ribu, juara 2 Rp 400 ribu dan juara 1Rp 500 ribu,”terangnya.

Demikian Diskominfo (ft/ind)

 

 

Read More
DSC_8408

Penyerahan KJS Semester 1 Kabupaten Karanganyar

kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat memberikan sambutan penyerahan bantuan sosial program KJS Semester 1 Tahun 2017

Karanganyar – Kartu Jateng Sejahtera (KJS) di launching Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo Agustus 2016 di Kota Magelang merupakan program dari Pemprov Jawa Tengah yang menyasar kepada penduduk miskin non produktif di Jawa Tengah.

Hadir dalam acara penyerahan KJS semester 1 di Kabupaten Karanganyar Bupati Karanganyar Juliyatmono, Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo didampingi Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait serta Pimpinan Bank Jateng Cabang Karanganyar.

Dalam sambutannya, Bupati Karanganyar Juliyatmono mengajak penerima bantuan untuk memanfaatkan bantuan tersebut dengan sebaik-baiknya, semisal dengan jambanisasi dan pembuatan saluran air bersih kerumah.

“Rumah tidak harus bagus, yang penting sehat”, kata Juliyatmono dihadapan penerima bantuan KJS Semester 1 dan Bantuan Rumah Tidak Layak Huni dari Kemensos RI di Pendopo Rumdin Bupati Karanganyar, Selasa Pagi (12/09)

ditambahkan oleh Juliyatmono, Pemerintah Kabupaten Karanganyar akan terus berupaya mensejahterakan warganya lewat program-program maupun bantuan sesuai dengan visi misi Bupati Karanganyar 2013-2018.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Karanganyar Agus Heri Bindarto melaporkan bahwa Kabupaten Karanganyar dalam program KJS Propinsi Jateng mendapatkan kuota 440 penerima bantuan. Dalam semester 1 ini disalurkan 363 KJS dimana penerima bantuan akan diberikan insentif sebesar 250 ribu perbulan yang akan dicairkan setiap enam bulan sekali.

Masih ditempat yang sama diserahkan juga bantuan untuk Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dari Kementerian Sosial Republik Indonesia sebanyak 40 penerima bantuan dengan nominal 15 juta untuk masing-masing penerima bantuan. Demikian Diskominfo (ad/adt)

Read More
DSC_7899

Jelang HUT Ke-18, DWP Kabupaten Karanganyar Adakan Lomba Gemu Famire

kominfo

salah satu aksi peserta Lomba Senam Gemu Famire

Karanganyar – Lomba tersebut diikuti oleh 51 kelompok unit Dharma Wanita yang berada di  seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pemerintah Kabupaten Karanganyar dan bertempat di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Rabu Pagi (06/09), tampak peserta dengan antusias mengikuti lomba tersebut mulai dengan menghias kostum sampai dengan penggunaan aksesoris supaya tampil menarik dan memikat dewan juri.

Lomba dibuka oleh Siti Khomsiyah Juliyatmono selaku Ketua DWP Kabupaten Karanganyar, dalam sambutan pembukaannya DWP sebagai organisasi yang anggotanya adalah istri Aparatur Sipil Negara (ASN) diharapkan selalu hidup sehat dan bergembira.

Sementara itu Ketua Panitia Lomba Etty Agus Cipto Waluyo melaporkan dalam rangka memeriahkan HUT Ke-18 DWP Kabupaten Karanganyar telah diadakan beberapa kegiatan seperti Lomba Merias Diri, Lomba Cerdas Cermat dan Seminar Kecantikan serta kepribadian.

Dijelaskan lebih lanjut, Etty mengatakan pelaksanaan lomba kali ini bertujuan guna memelihara semangat kebersamaan anggota DWP sekaligus menjaga kesegaran mental dan fisik dari padatnya rutinitas kegiatan sehari-hari.

Dewan juri beranggotakan 3 orang dan sebagai juri kehormatan adalah Siti Khomsiyah Juliyatmono serta dr. Hadiasri Widiyasari Rohadi Widodo. Setelah seluruh peserta tampil, berhasil memikat dewan juri dan pengunjung, kelompok dari RSUD Karanganyar menyabet juara pertama diikuti kemudian kelompok dari PDAM Tirta Lawu dan Bank Daerah. Demikian Diskominfo (ad/ft)

Read More
DSC_1127

Sistem Geospasial Mempermudah Penegasan Batas Wilayah

KOMINFO

Bupati Karanganyar Juliyatmono menyampaikan sambutan sekaligus membuka acara ‘Temu Kerja Delineasi’ di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (09/9).

Karanganyar, Kamis 7 September 2017

Peran informasi geospasial dalam proses delineasi batas wilayah administarsi desa dan Kalurahan sangat penting karena pembangunan dimulai dari desa.

Hal tersebut dikemukakan Dodi Sukmayadi selaku Deputi Bidang Informasi Geospasial Dasar pada temu kerja delineasi batas wilayah administrasi desa/kalurahan secara kartometrik, Kamis (7/9/2017) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Disampaikan, dimana dari Pusat Badan Informasi Geospasial (BIG) dibawah Menteri Perencanaan Pembangunan dan BPS (Badan Pusat Statistik) dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang), semua informasi pembangunan tingkat Pusat sampai Provinsi harus berdasar geospasial agar pembangunan tidak saling tumpang tindih, bermanfaat. Adapun persaingan tetap sehat untuk pertumbuhan masyarakat yang sehat pula.

Lebih lanjut ia menjelaskan peran geospasial kedepan untuk meminimalkan aspek kemiskinan dan keterbelakangan.

“Seperti di Kota Medan, Pemerintah disana benar-benar menggunakan Informasi Geospasial. Kotanya menjadi tertib, aman, wilayah-wilayah kumuh sudah tertata dengan baik, persoalan sampah juga dapat dikendalikan,”tuturnya.

Bila desa berdasar geospasial dengan garis yang jelas letak kewenangannya, hal ini akan mempermudah penataan dan meningkatkan ekonomi masyarakat serta jalur transportasi atau akses lebih mudah.

“Seperti rencana tata ruang dari sinilah peran geospasial. Penentuan dan penegasan batas desa sangat penting. Sekarang Desa dituntut menggunakan informasi geospasial, baik letak puskesmas, sekolah bahkan dana desa pun dapat dilihat. Dengan data geospasial akan mempermudah semuanya, karena BIG menggunakan  foto satelit resumsi tinggi”terangnya.

Sementara itu Bupati dalam sambutannya sekaligus membuka temu kerja tersebut mengatakan delineasi adalah penggambaran hal penting dengan garis dan lambang yang berwujud dalam bentuk peta.

“Adanya informasi geospasial, siapapun yang ingin berinvestasi dapat berkesinambungan dan tidak ada kesulitan dalam proses,”ujarnya.

Ditambahkannya, geospasial akan mempermudah batas wilayah, potensi dimasing-masing wilayah tersebut dan meningkatkan sektor ekonomi masyarakatnya.

“Masyarakat harus diberi pemahaman, jangan ribut karena masalah patok tanah, meteran karena sekarang ada sistem foto satelit yang akurat hasilnya,”imbuhnya.

Bupati berharap dilaksanakannya kegiatan ini masyarakat mendapat kepastian dan pelayanan yang baik. Dengan adanya batas-batas wilayah  tidak akan terjadi lagi sengketa tanah dan tentunya menumbuhkan perekonomian masyarakat.

Demikian Diskominfo (ft/ind)

 

Read More
DSC_0009

6 Atlet NPC Karanganyar Berlaga di Asean Paragames ke-9 di Malaysia

Kominfo

Bupati Karanganyar, Juliyatmono foto bersama enam atlet NPC Karanganyar, Rabu (6/9).

Karanganyar, Rabu 6 September 2017

Bupati Karanganyar melepas enam atlet National Paralympic Committe (NPC). Para atlet ini akan berlaga di Asean Paragames di Kuala Lumpur, Malaysia 14 – 23 September mendatang.

Pelepasan enam atlet NPC Karanganyar dilangsungkan di halaman Kantor Bupati Karanganyar, Rabu (6/9/2017) pagi. Pelepasan dilakukan langsung Bupati Karanganyar, Juliyatmono.

Dalam sambutannya Bupati berharap para atlet mampu berusaha yang terbaik di Asean Paragames.

“Sabar, yakin, beri terbaik untuk mengharumkan bangsa dan mengangkat Kabupaten Karanganyar dikancah internasional,”pesannya.

Kominfo

Bupati Juliyatmono beri uang saku kepada 6 atlet NPC yang akan berlaga di Asean Paragames di Kuala Lumpur, Malaysia mendatang.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Karanganyar, Agus Heri Hendarto mengatakan keenam atlet NPC Kabupaten Karanganyar yang tergabung dalam kontingen NPC Indonesia, diantaranya : Retno Wahyu Utami (Cabang Olaraga Volly duduk), Sri Sugiyarti (Cabang Olahraga Volly duduk), Ammar Hudzaifah (Cabang Olahraga Sepakbola), Mulyono (Cabang Olahraga Atletik), Wagiyo (Cabang Olahraga Atletik), Suryo Nugroho (Cabang Olahraga Bulutangkis).

Demikian Diskominfo (ind)

Read More
DSC_7726

PENARIKAN MAHASISWA PESERTA KKN UNISRI

KOMINFO

Bupati Karanganyar Juliyatmono menyampaikan sambutan saat melepas mahasiswa KKN UNISRI, di Pendopo RD Bupati Karanganyar, Senin (04/9).

Karanganyar, Senin (04/09/2017) 

576 Mahasiswa UNISRI ditarik kembali ke kampus UNISRI setelah menyelesaikan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di wilayah bumi Intanpari tepatnya empat kecamatan tersebut meliputi Kecamatan Kebakramat di sepuluh desa, Kecamatan Jumantono di sebelas desa, Kecamatan Kerjo di sepuluh desa dan Kecamatan Karangpandan di sebelas desa. Sekitar 40 hari mahasiswa tersebut melaksanakan KKN nya di empat kecamatan yang tersebar di 42 desa. Penarikan kembali peserta KKN UNISRI dilaksanakan di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Senin pagi (04/8).

Bupati Karanganyar Juliyatmono dalam sambutannya mengatakan bahwa banyak pelajaran yang bisa diambil dari pelaksanaan KKN di Karanganyar ini, dan mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa telah memberikan yang terbaik bagi masyarakat Karanganyar.

“Kalau bisa KKN UNISRI selamanya dilaksanakan di Kabupaten Karanganyar”, pinta Juliyatmono dihadapan peserta KKN UNISRI.

Saya doakan mudah-mudahan mas dan mbak yang KKN di Karanganyar sukses, jadi orang yang top-top di negeri ini, maka jagalah almamater kalian, hormatilah bapak / ibu dosen dan jangan lupakan orangtua kita. Mudah-mudahan UNISRI makin jaya, makin semangat, mahasiswanya makin banyak dan mudah-mudahan melalui kebersamaan KKN ini banyak anak-anak muda yang sudah lulus SMA bisa kuliah di UNISRI dengan berbagai aktifitas yang ada.

Saya kembalikan semuannya utuh masih sehat segar bugar dan dapat segera lulus dengan hasil yang lebih dari cumlaude, kata Bupati mengakhiri sambutannya.

Demikian Diskominfo (ad/ft)

 

Read More
IMG_0239

Study Banding LPPD dan LKPJ, Pemda Sarolangun Kunjungi Karanganyar  

KOMINFO

Tukar menukar cinderamata Kabupaten Karanganyar dan Kabupaten Soralangun Jambi di Ruang Podang II Sekretaris Daerah Kabupaten Karanganyar, Selasa (05/9).

Karanganyar, Selasa 5 September 2017

Sekretaris Daerah Karanganyar didampingi Asisten I Setda Karanganyar menerima kunjungan kerja  (kunker) Pemerintah Daerah Kabupaten Sarolangun Provinsi Jambi di ruang Podang II Kantor Sekretariat Daerah Karanganyar, Selasa (5/9/2017).

Hazrian selaku Asisten Pemerintahan  Kabupaten Soralangun sekaligus Pimpinan rombongan menyampaikan maksud dan tujuan kunjungan, untuk mendapat dan menggali informasi dari Kabupaten Karanganyar dan inovasi-inovasi yang telah dilaksanakan terkait Laporan Penyusunan Pemerintah Daerah (LPPD) dan Laporan Lembar Kerja Pertanggujawaban (LKPJ)  sehingga mampu menyajikan laporan pemerintahan dengan baik.

“ Ingin kami tiru dan tindaklanjuti di daerah kami, sehingga Pemerintahan Daerah Soralangun bisa menjadi baik pula, utamanya dalam hal pelayanan publik,”harapnya.

Pada kunjungan kerja tersebut, Sekretaris Daerah Karanganyar, Samsi menjelaskan Karanganyar untuk Laporan Kinerja Pemerintahan terbaik peringkat ke-2 tingkat Nasional dan berbagai penghargaan juga telah diraih.

Lebih lanjut ia menjelaskan berbagai unggulan Karanganyar untuk tingkat Nasional dan Internasional yakni Layanan Anggota Masyarakat atau LAYANGMAS adalah layanan informasi Kabupaten Karanganyar berbasis data spasial (peta), kerjasama antara Pemerintah Kabupaten Karanganyar dan Kantor Pertanahan Kabupaten Karanganyar. LAYANGMAS bertujuan untuk memberikan informasi potensi-potensi industri, pertanian, dan pariwisata, serta informasi-informasi bidang pertanahan yang jelas dan transparan yang dapat dengan mudah diakses masyarakat.

Aplikasi LAYANGMAS menyajikan bermacam peta tematik termasuk peta bidang tanah, dengan dasar peta satelit. Peta-peta tematik yang ada antara lain industri, pertanian, pariwisata, penggunan tanah, rencana tata ruang, zona nilai tanah, hak tanggungan, rawan bencana, bidang tanah.

Lebih lanjut ia mengatakan Layanan sertifikasi tanah dengan sistem jemput bola  mobil keliling di daerah-daerah/desa desa (mobile), layanan PDAM, layanan Pajak dengan sistem mobil keliling.

Ditambahkannya keberhasilan pemerintahan adalah berawal dari komitmen seorang pimpinan yang selanjutnya disusun dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

“Yang terpenting semua terkoordinasi, input dan outputnya harus sinergi karena itu menandakan data akurat. Harus ada kerjasama dan komunikasi yang baik antar OPD, BUMD, BUMN, karena pekerjaan sekarang berdasar sistem, ini adalah komitmen bersama sejak awal,”tandasnya.

Demikian Diskominfo (ft/ind)

 

 

Read More
DSC_7835

Festival Dolanan Anak Sebagai Ajang Pelestarian Dan Pengembangan Budaya Permainan Tradisional

Bupati Karanganyar membuka festival dolanan anak di Pendopo Rumah Dinas Bupati (05/09/2017)

Karanganyar, Selasa (05/09/2017)

Pemerintah Kabupaten Karanganyar dalam hal ini Dinas Pendidikan dan Kebudayaan selenggarakan Festival Dolanan Anak di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Selasa Pagi (05/09). Bupati Karanganyar Juliyatmono berkenan hadir dalam acara tersebut didampingi Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo, Sekda Karanganyar dan Kepala OPD terkait.

Peserta yang merupakan perwakilan dari 17 Kecamatan yang ada di Kabupaten Karanganyar adalah Anak didik berusia 7 sampai dengan 13 tahun yang bergabung dalam tim kesenian sekolah.

Festival dolanan anak dibuka dengan tarian Mahesa Karu oleh Siswa SD Negeri 1 Karanganyar yang merupakan juara pertama Festival dan Lomba Seni siswa Nasional (FLS2N) Sekolah Dasar tingkat Kabupaten Karanganyar.

Bupati Karanganyar Juliyatmono dalam sambutannya mengatakan Pemerintah memberikan apresiasi atas terselenggaranya acara ini. Ilmu Pengetahuan dan Agama merupakan kebutuhan mutlak anak untuk menatap masa depan, akan tetapi lewat permainan tradisional anak akan diasah rasa percaya dirinya dan interaksi dengan teman serta lingkungan sekitar.

“Selamat berjuang dan bersenang-senang, ikuti Festival Dolanan anak ini dengan baik”, kata Juliyatmono

Sementara itu Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Agus Hariyanto melaporkan pelaksanaan Festival Dolanan Anak tahun ini mengambil tema “Dolanan Anak Yang Mengandung Kreativitas dan Kekompakan Agar Membangun Jiwa Kegotong-Royongan Antar Sesama Anak Didik”.

Ditambahkan lebih lanjut Agus Hariyanto mengatakan bahwa Festival ini merupakan agenda tahunan Kabupaten Karanganyar dalam rangka menyelamatkan dan melestarikan serta mengembangkan jenis permainan tradisional anak-anak yang berada di Jawa Tengah terkhusus di Kabupaten Karanganyar.

Diharapkan dengan ini, anak-anak tertarik dengan permainan/kesenian tradisional di tengah era modernisasi dimana teknologi telah menguasai hampir seluruh sektor. Demikian Diskominfo (ad/adt)

 

Read More
DSC_7513

Pelaksanaan Sholat Idul Adha 1438 H Kabupaten Karanganyar

kominfo

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo saat menyampaikan khotbah sesaat setelah pelaksanaan Sholat selesai.

Karanganyar, Bupati Karanganyar Juliyatmono bersama Wakil Bupati Rohadi Widodo dan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten Karanganyar laksanakan Sholat Idul Adha 1438 H di Lapangan Desa Watu Gowok, Desa Tugu, Kecamatan Jumantono, Jumat Pagi (1/9). Bertindak sebagai Imam adalah Bupati Karanganyar dan Khotib Wakil Bupati Karanganyar.

Dalam khotbahnya Rohadi Widodo mengajak kita senantiasa untuk bersyukur dan meningkatkan iman kita, karena dengan bekal itulah yang akan menghantarkan kita kepada kehidupan yang baik dan keselamatan dunia akherat.

“Jika kemarin sebagian umat muslim didunia berkumpul di Padang Arafah dan Bergeser ke Musdalifah dan sekarang masuk Mina, kita yang sedang tidak melaksanakan ibadah Haji, kita laksanakan Sholat Idul Adha disini”, Kata Rohadi Widodo

Sebelum mengakhiri khotbahnya, Rohadi Widodo mengajak kita untuk meneladani Nabi Ibrahim, setidaknya ada 3 sikap yang bisa kita tauladani yaitu keunggulan dalam keimanan, keunggulan dalam menaati perintah Allah, dan keunggulan dalam beramal.

Rohadi Widodo menambahkan sebagai wujud rasa syukur umat kita sebagai umat muslim  di Kabupaten Karanganyar, pada pelaksanaan Idul Adha 1438 H ini terkumpul hewan korban sapi sebanyak 4866 ekor dan kambing sebanyak 10008 ekor yang tersebar di seluruh 17 Kecamatan di Kabupaten Karanganyar. Demikian Diskominfo (ad)

kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono memberikan hewan kurban sapi Metal dengan berat 700 KG kepada Kades Tugu untuk disembelih dan dibagikan kepada warga Desa Batu.

Read More
DSC_1231

Malam Final Pemilihan Duta Wisata 2017

DISKOMINFO

Para Juara Duta Wisata berfoto bersama Bupati Karanganyar dan Dewan Juri pada Final Pemilihan Duta Wisata (30/8)

Karanganyar, Rabu  30 Agustus 2017

Bertempat di halaman Terminal Mbangun Makuthoromo Final Pemilihan Duta Wisata/ Putra Putri Lawu diselenggarakan secara megah dan meriah. Acara yang digelar tadi malam (30/8) ini dimeriahkan dnegan berbagai atraksi tarian, fashion show bahkan lantunan  suara Bupati dan Kapolres Karanganyar.

Acara ini terbilang sukses karena berhasil menarik minat para penonton yang memadati lokasi acara meskipun harus rela diterpa dinginnya angin malam demi mendukung jagoannya masing-masing.

Dalam laporannya Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga, Titis Sri Jawoto menyampaikan bahwa acara tahunan ini digelar untuk memajukan pariwisata Kabupaten Karanganyar. Ditambahkannya bahwa saat ini pariwisata semakin luas cakupannya karena harus menangani juga 16 sektor ekonomi kreatif di antaranya kerajinan, pertunjukan dan lain-lain.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono menegaskan bahwa acara Final Pemilihan Duta Wisata/ Putra Putri Lawu 2017 tersebut diselenggarakan untuk mencari generasi muda yang peduli kepada dunia pariwisata dan mampu mempromosikannya ke dunia luar.

“Serasa belum sempurna hidup ini apabila belum menginjakkan kaki berwisata di Bumi Intanpari Karanganyar,” kata Juliyatmono.

“Inilah yang harus menjadi semboyan kita, semboyan para duta wisata, “tambah Juliyatmono.

Juri pada malam final itu diambil dari berbagai unsur yaitu dari praktisi dan akademisi    pariwisata. Mereka adalah Joko Suyanto, salah seorang dosen Sekolah Tinggi Pariwisata di Surakarta, Daryono Owner EO. Sinergi, Judith Aditya Sari salah seorang dosen dari Universitas Negeri Surakarta Sebelas Maret,  Jelly Marta Kusuma dari Ajeng Bridal serta Siti Khomsiyah Juliyatmono.

Untuk mendapatkan penilaian dari juri setiap finalis diwajibkan menjawab salah satu pertanyaan yang diambil sendiri secara acak. Pertanyaan  yang diberikan seputar dunia pariwisata seperti apakah itu MICE, Sapta Pesona, Sadar wisata, tempat atau objek wisata yang ada di Karanganyar seperti Candi Sukuh, Candi Cetho dan lain-lain.

Dari hasil penilaian juri ada beberapa kategori yang dijadikan acuan yaitu juara Putra Putri Intelegensia, Persahabatan,  Favorit, dan Fotogenic serta juara I,II dan III.

Setelah seluruh finali menjawab pertanyaan dari dewan juri, dewan juri berembug sebentar untuk memutuskan para pemenang. Dari hasil siding dewan juri para pemenang adalah Ahmad Amal Surya dari Kecamatan Tasikmadu dan Amanda Angger Amelia Dwifa Winarta dari Kecamatan Colomadu sebagai Putra Putri Intelegensia. Untuk pemenang Putra Putri Persahabatan adalah Guntur Lufianto Eka Saputro dari Kecamatan Karanganyar dan Bunga Widi Hapsari dari Kecamatan Jaten.

Sedangkan pemenang Putra Putri Favorit adalah Petra Manunggal dari Kecamatan Tasikmadu dan Latifatin Ulinnur dari Kecamatan Matesih. Gelar Putra Putri Fotogenic direbut oleh Rizky Adhika Noersetyo dari Kecamatan Karanganyar dan Dian Rizkita dari Kecamatan Colomadu.

Yang berhail meraih gelar Juara III, II dan I Putra Putri Lawu adalah berturut-turut Ahmad Alam Surya dari Kecamatan Tasikmadu dan Anastasia Verdilla dari Kecamatan Mojogedang (Juara III), Guntur Lufianto Eka Saputro dari Kecamatan Karanganyar dan Dian Rizkita dari Kecamatan Colomadu (Juara II) serta Halintar Cokro Padnobo dari Kecamatan Jaten dan Elvanya Purba Dita dari Kecamatan Colomadu (Juara I).

Halintar Cokro Padnobo berhasil meraih juara I setelah berhasil menjawab dengan meyakinkan dan memuaskan pertanyaan dewan juri mengenai Sapta Pesona. Sedangkan pertanyaan untuk Elvanya Purba Dita sehingga berhasil meraih juara I adalah mengenai batik yang diklaim Negara tetangga.

Para juara menerima penghargaan berupa trophy, dan piagam. Khusus untuk Juara I berhak maju ke Pemilihan Duta Wisata tingkat Provinsi Jawa Tengah. Demikian Diskominfo (krs/adt)

Read More