DSC_1317

53,2 MILIAR DANA DESA TAHAP II SIAP DICAIRKAN

DISKOMINFO

Bupati Karanganyar Juliyatmono Memberikan Pengarahan Dalam Rangka Persiapan Pelaksanaan Kegiatan Dana Desa tahap II di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Kamis (5/10).

Karanganyar, 05 Oktober 2017

Dana desa tahap I (60 persen) Kabupaten Karanganyar sebesar Rp 79,8 miliar telah dicairkan pada awal bulan Mei lalu, sementara pencairan dana desa tahap II (40 persen) sebesar Rp 53,2 miliar segera cair pada bulan Oktober ini.

Hal tersebut diungkapkan Bupati Karanganyar, Juliyatmono pada persiapan pelaksanaan kegiatan dana desa tahap II, Kamis (05/10/2017) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Menurut Bupati Karanganyar, Juliyatmono, pencairan dana desa ini diperuntukkan kepada seluruh desa di 16 Kecamatan di wilayah Kabupaten Karanganyar. Sedangkan kalurahan di Kecamatan Karanganyar kota tidak mendapatkan dana desa.

Bupati menghimbau untuk seluruh desa di enam belas Kecamatan yang mendapatkan dana desa untuk segera menyelesaikan laporan pertanggungjawabannya dengan baik. Karena BPK telah memberikan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

“Tolong segera dibereskan secara administrasi karena dana desa yang akan diterima nilai rata-ratanya sebesar Rp 300 juta,”tuturnya.

Lebih lanjut Bupati menekankan jangan sampai beresiko hukum dan jangan ada sisa anggaran karena hal itu akan menunjukkan ketidaksiapan dalam perencanaan dan dinilai kurang efektif dalam melaksanakan kegiatan.

“Lewat APBD Perubahan melalui bankeu untuk segera diikuti sesuai proposal yang benar, karena kami berharap 2018 laporan keuangan daerah awal Februari sudah kita kirim ke BPK untuk menjadi yang tercepat, karena kita kemarin masih diperingkat ke tiga,”tandasnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermades) Karanganyar, Utomo Sidi Hidayat mengatakan Kabupaten Karanganyar untuk pencairan dana desa tahap II ini menjadi yang paling awal.

“Di Jawa Tengah baru ada dua yang mencairkan dana desa tahap II ini, yakni yang pertama Kabupaten Karanganyar lalu Purworejo itupun baru sebagian,”terangnya. Demikian Diskominfo (ft/ind).

 

Read More
DSC_0882

60 Sekolah Adiwiyata Ikuti Lomba Mars Adiwiyata

Unjuk Kreatifitas : SMP Negeri 5 Karanganyar saat tampil pada lomba mars Adiwiyata, Selasa (3/10).

Karanganyar, Selasa 03 Oktober 2017

Memeriahkan satu abad Kabupaten Karanganyar, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Karanganyar menggelar lomba mars Adiwiyata. Dalam kegiatan ini diikuti kurang lebih 60 sekolah Adiwiyata se Kabupaten Karanganyar di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Karanganyar.

Pada lomba Mars Adiwiyata tersebut dibuka langsung Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo. Perlombaan dilaksanakan dua hari, Selasa (3/10/2017) dan Rabu (4/10/2017).

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Karanganyar, Edy Yusworo mengatakan kegiatan Sekolah Adiwiyata ini merupakan kegiatan yang bertujuan untuk  mewujudkan sekolah yang berbudaya dan peduli  dengan lingkungan hidup.

“Saat ini ada 160 sekolah penyandang Sekolah Adiwiyata di Kabupaten Karanganyar, meliputi Adiwiyata rintisan, Kabupaten, Provinsi, Nasional dan Mandiri,”terangnya.

Ditambahkannya ada empat sekolah Adiwiyata Mandiri di Kabupaten Karanganyar yang akan mengikuti lomba Sekolah Adiwiyata tingkat Asean pada Agustus mendatang di Philipina.

Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo saat membuka lomba mars Adiwiyata.

Sementara itu, Wabup dalam sambutannya menghimbau untuk menumbuhkan kesadaran pada masyarakat akan pentingnya budaya tertib, antri dan bersih. Karena hal ini masih menjadi tugas dan perhatian bersama.

“Bagaimana agar budaya, wilayah hayati kita tetap terjaga. Harus kita tanamkan pada anak-anak kita sedini mungkin.

Lebih lanjut Wabup menambahkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan hidup harus ditingkatkan.

“Banyaknya sampah di Car Free Day menunjukkan kesadaran masyarakat akan kebersihan lingkungan masih rendah. Untuk itu perlu adanya komitmen dan kesadaran bersama untuk menjaga lingkungan tetap bersih,”tuturnya.

Sementara dalam lomba mars adiwiyata ini pemenang akan ditentukan dalam tiga aspek yakni harmonisasi, syair dan penampilan.

Demikian Diskominfo (ft/ind)

 

 

Read More
DSC_0693

Tingkatkan Kualitas Pendidik, Disdikbud Gelar Lomba Guru Kelas dan Guru Mapel

DISKOMINFO

Bupati Karanganyar Juliyatmono memberikan pengarahan di hadapan Guru peserta lomba di Aula SMAN 1 Karanganyar, Jumat (29/9).

Karanganyar, Jum’at 29 September 2017

Ratusan Guru dari tingkat Sekolah Dasar sampai Menengah Atas se Kabupaten Karanganyar mengikuti lomba Guru Kelas dan Guru Mata Pelajaran menuju Guruku Idolaku, Jum’at (29/9/2017) pagi di aula SMA Negeri 1 Karanganyar.

Diharapkan kegiatan ini mampu meningkatkan kualitas para pengajar dan bervariasi dalam menyampaikan mata pelajaran sehingga menjadikan pengajar sebagai guru idola dan motivasi belajar bagi anak-anak didik.

Pembukaan lomba dilakukan langsung Bupati Karanganyar, Juliyatmono. Dalam arahannya, Bupati menyampaikan kegiatan ini merupakan salah satu program Pemkab Karanganyar melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Karanganyar bekerjasama dengan Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Jawa Tengah dalam meningkatkan mutu pendidikan di Karanganyar khususnya. Program ini salah satu cara mengukur kualitas para pengajar sehingga menggairahkan guru dalam kegiatan belajar mengajar.

“Kita tidak boleh puas dengan apa yang telah kita dapat. Peningkatan mutu pendidikan harus dilakukan sehingga terjadi sinergi anatara guru dan muridnya,”terangnya.

Bupati juga menekankan adanya kerjasama dalam penyeleksian pengawas sekolah sehingga nantinya berdampak positif bagi pendidikan di Karanganyar.

Sementara itu, Tartib Supriyadi selaku tim LPMP Provinsi Jateng mengatakan Kabupaten Karanganyar merupakan daerah dengan potensi yang baik dibidang pendidikan.

“Program Guruku Idolaku telah menjadi percontohan di daerah lain. Selain itu pula, Karanganyar adalah Kabupaten yang telah menyumbangkan kualitas pendidikan terbaik dengan meraih peringkat kedua hasil Ujian Akhir Nasional (UAN) tingkat Provinsi Jawa Tengah,”tuturnya.

Lebih lanjut Tartib Supriyadi mengharapkan kerjasama Disdikbud Karanganyar dan LPMP Provinsi Jateng terus berlangsung untuk mengembangkan kualitas pendidikan di Karanganyar.

Pada kesempatan tersebut dilaporkan Kepala Disdikbud Karanganyar, Tarsa, untuk lomba guru kelas dan guru mata pelajaran ini menyediakan hadiah sebesar dua juta lima ratus ribu rupiah bagi guru yang meraih juara pertama.

“Sebanyak 159 guru yang mengikuti lomba guruku idolaku. Mulai dari tingkat SD sampai SMA se Kabupaten Karanganyar,”lapornya.

Demikian Diskominfo (ft/ind)

  

Read More
DISKOMINFO

September, Perolehan ZIS Mendekati 1 Miliar

DISKOMINFO

Kepala Kemenag Kabupaten Karanganayr menyerahkan secara simbolis bantuan berupa fisik/non fisik dan modal usaha, Kamis(28/9)

Karanganyar, Kamis 28 September 2017

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Karanganyar untuk perolehan Zakat Infaq Shodaqoh (ZIS) dibulan September hampir menyentuh 1 miliar rupiah.

Hal tersebut dilaporkan Ketua Baznas Karanganyar, Sugiyarso pada kegiatan rutin Sarasehan Baznas, Kamis (28/9/2017) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Diharapkan perolehan sekaligus pengumpulan zakat infaq shodaqoh di lingkungan PNS Karanganyar terus mengalami kenaikan tiap bulannya.

“Zakat terkumpul 867 juta rupiah, infaq 36 juta rupiah sehingga total ZIS bulan ini mencapai Rp 912.856.240 ,”tuturnya.

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan bantuan Baznas Karanganyar  berupa bantuan fisik, non fisik, modal usaha dan sertifikat lulusan Manajemen Masjid Angkatan II.

Adapun bantuan diberikan kepada Desa Bulu rejo Kecamatan Gondangrejo, Kelompok Usaha Ngudi Rejeki Jetis Desa Wonorejo Kecamatan Jatiyoso, SD Negeri 1 Jati Kecamatan Jaten, SMP Negeri 3 Karangpandan dan Remaja Masjid Ngringo Kecamatan Jaten.

Sementara itu sambutan Kepala Kementerian Agama Kab. Karanganyar, Musta’in Ahmad selaku yang mewakili Bupati menyampaikan perolehan ZIS Baznas di Karanganyar merupakan yang tertinggi se Jawa Tengah. Tahun ini pun Baznas Karanganyar mendapat penghargaan sebagai  Baznas Terbaik dari Kementerian Agama RI.

Demikian Diskominfo (yga/ft/ind)

 

Read More
DSC_1091

Perangkat Desa se Kabupaten Karanganyar Ikuti Bintek Pengelolaan Keuangan Desa

DISKOMINFO

Bupati Karanganyar Juliyatmono membuka acara Bintek Penataan dan Pelaporan Keuangan Desa di Hotel Taman Sari Karanganyar, Selasa (26/9).

Karanganyar, Selasa 26 September 2017

Puluhan perangkat desa dan beberapa Aparatur Sipil Negara OPD Karanganyar terkait mengikuti Bimbingan Teknis Penatausahaan dan Pelaporan Keuangan Desa Sistem Keuangan desa (Siskeudes), Selasa (26/9/2017) di Hotel Tamansari Karanganyar.

Bimbingan Teknis yang akan berlangsung selama tiga hari tersebut dihadiri sekaligus dibuka langsung Bupati Karanganyar, Juliyatmono.

Dalam sambutannya, Bupati menekankan pentingnya penguasaan teknologi dalam pengelolaan keuangan desa. Terlebih saat ini desa mendapatkan dana yang besar dari Pemerintah pusat untuk membangun desa dan mengembangkan potensi wilayahnya.

“Bintek ini penting untuk meningkatkan kompetensi para sekretaris desa,”terangnya.

Juliyatmono juga menyampaikan para perangkat desa harus sinergi dalam pengelolaan keuangan desa. Pengelolaan keuangan harus bersifat terbuka dan transparan, jangan sampai terkena resiko hukum, untuk itu bintek ini harus dipahami benar-benar sebagai upaya Pemerintah Kabupaten membantu administrator Pemerintahan Desa dalam mengelola dana desa.

“Selalu fokus dan terbuka satu sama lain. Jika inputnya benar maka outputnya pun benar,”jelasnya.

Sementara itu Kepala Keuangan Daerah (BKD) Karanganyar, Sumarno mengatakan bintek Siskeudes ini dilaksanakan untuk meningkatkan kemampuan para sekretaris desa dalam mengelola keuangan desa di Kabupaten Karanganyar.

“Masih ada laporan keuangan desa yang belum sesuai. Selain itu laporan pertanggungjawaban keuangan desa sering tidak tepat waktu,”katanya.

Selanjutnya, Perwakilan BPKP Provinsi Jawa Tengah, Samono dalam penyampaian materi mengatakan pembangunan di desa menjadi perhatian pemerintah pusat saat ini. Hal ini terbukti dengan besarnya alokasi dana desa ditiap daerah. Untuk itu perlu adanya pengawasan agar tepat sasaran.

“Mengelola dana desa bukanlah perkara mudah. Butuh pengawasan agar pengelolaan dana desa tepat sasaran,”terangnya.

Demikian Diskominfo (ft/ind)

Read More
IMG_0178

Pelantikan FKPPI, Wabup : Jaga Kesatuan NKRI

DISKOMINFO

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo saat menyampaikan sambutannya pada Pelantikan Pengurus FKPPI di Gedung DPRD Karanganyar, Sabtu (23/9).

Karanganyar, Senin 25 September 2017

Kepengurusan Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan  dan Putra Putri Polri (FKPPI) Kabupaten Karanganyar dikukuhkan di Gedung DPRD Karangnyar, Sabtu (23/9/2017) kemarin.

Dalam kesempatan tersebut Wabup berpesan agar para pengurus FKPPI Kabupaten Karanganyar dapat bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten dan Ormas lainnya dalam menjaga kesatuan NKRI.

Pengukuhan Pengurus Harian FKPPI Kabupaten Karanganyar Masa Bhakti 2017-2022 dilakukan Kasdim 0727 Karangabnyar Mayor Infantri Mantang. Terpilih sebagai Ketua FKPPI Karanganyar, Agus Cipto Waluyo. Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo.

Dalam sambutannya, Wabup berharap para pengurus nantinya mampu mengemban amanah yang telah dipercayakan. Para pemimpin harus memiliki integritas dan berinovasi sesuai dengan tuntutan jaman.

“Kesatuan dan keberagaman harus tetap dijaga. Disamping itu tentunya para pengurus harus juga mampu menyelesaikan dimana perkembangan jaman telah beralih pada teknologi,”tuturnya.

Ditambahkannya, nantinya para pengurus dan anggota FKPPI Kabupaten Karanganyar mampu bersama Pemkab dan ormas lainnya mempertahankan ideologi dan persatuan bangsa.

“Ideologi Pancasila merupakan harga mati demi keutuhan NKRI. Jangan sampai komunis atau paham lainnya masuk sehingga mengancam persatuan bangsa,”tandasnya.

Sementara itu, Ketua FKPPI Karangnyar, Agus Cipto Waluyo mengatakan kepengurusan baru untuk lima tahun kedepan ini telah sesuai mekanisme yang ada.

“Kami sebagai organisasi tentu butuh dukungan dan kerjasama dari semua pihak. Komunikasi dengan Pemkab dan organisasi lain tentu akan dilakukan demi melakukan yang terbaik untuk negeri,”katanya.

Demikian Diskominfo (ft/ind)

Read More
DSC_6567

Bupati Ajak Warga Manfaatkan Lahan Pekarangan

DISKOMINFO

Bupati Karanganyar menyerahkan bantuan bibit secara simbolis, 20/9

Karanganyar, Rabu 20 September 2017

Pemanfaatan lahan pekarangan untuk lebih optimal, Dinas Pertanian dan Pangan Karanganyar melakukan gerakan tanam cabe, Rabu (20/9/2017) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Kegiatan sosialisasi yang dihadiri Bupati Karanganyar, Juliyatmono, dalam sambutannya sekaligus membuka mengajak warga agar lahan-lahan yang ada untuk dimanfaatkan, termasuk pekarangan dirumah.

“Harmonisasi alam tercipta bila ada pemanfaatan pekarangan untuk tanaman. Karena oksigen yang dihirup harus diciptakan sendiri, untuk itu harus ada tanaman, pohon-pohon dirumah-rumah,”terangnya.

Juliyatmono menghimbau untuk terus menggalakkan gerakan tanam untuk  pemenuhan kebutuhan sehari-hari selain juga memberikan nilai tambah.

“Tanamlah yang baik, tanamlah Lombok dipekarangan rumah supaya tumbuh subur, bermanfaat. Jangan sampai kita sia-siakan lahan yang ada meskipun terbatas, jaga ketersediaan air pula,”harapnya.

Sementara itu Kepala Dispertan Karanganyar, Supramnaryo dalam laporannya menyampaikan kegiatan gerakan tanam ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan PKK dalam pemanfaatan pekarangan serta sarana produksi sarana budidaya hortikultura.

Pada kesempatan tersebut diserahkan bantuan pada dua kecamatan dimasing-masing desa berupa bibit cabe sebanyak 3100 batang, polybag 41 kg, pupuk NPK 51 kg, pupuk organik 860 kg.

Bantuan pengembangan agro unggulan berupa Bibit durian 707 batang dan pupuk organik 3,5 ton kepada kelompok tani Kecamatan Jumantono, bibit pisang raja bulu 750 batang dan pupuk organic 3,75 ton Kepada  kelompok tani Kecamatan Jenawi, BIbit Jeruk Keprok Tawangmangu 800 batang dan pupuk organic 4 ton kepada kelompok tani Tawangmangu, bibit bawang merah 5 kw dan pupuk organic 10 ton kepada kelompok tani Kecamatan Mojogedang.

Serta bantuan kegiatan pengembangan cabai besar dancabai rawit seluas 96 ha kepada 56 kelompok tani besar dan 28 kelompok tani cabai rawit yang masing-masing kelompok mendapatkan sarana produksi berupa benih cabai, pupuk organic, pupuk an organic, mulsa, ajir, sarana budidaya berupa spreyer elektrik.

Demikian Diskominfo (ft/yg/ind)

Read More
DSC_9422

Juliyatmono : Melalui Olahraga, Kita Bersatu Memajukan Karanganyar

kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono (Kacamata Hitam) menyerahkan Piala Juara Bertahan kepada Ketua Panitia Porkab II Karanganyar Tahun 2017

Karanganyar  Kabupaten Karanganyar kembali adakan Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) yang akan berlangsung tanggal 19 sampai dengan 23 September. Pada Upacara pembukaan yang diadakan di Stadion 45, Selasa Sore (19/9) hadir dan membuka secara langsung Bupati Karanganyar Juliyatmono didampingi Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo bersama jajaran Forkompinda dan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Lingkup Pemerintahan Kabupaten Karanganyar.

Pada Porkab kali ini akan dipertandingkan 8 Cabang Olahraga dan 39 Nomor Pertandingan yang akan memperebutkan 120 medali emas, 120 medali perak dan 240 medali perunggu. 17 Kecamatan yang ada di Kabupaten Karanganyar menerjunkan seluruh atletnya sejumlah 1802 dan  340 official / pelatih.

Bupati Karanganyar Juliyatmono dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada panitia Porkab 2017 karena penyelenggaraan Porkab kedua Kabupaten Karanganyar tahun ini meningkat dari kualitas dan kuantitas.

“Semoga ini menjadi wujud kesungguhan kita untuk memajukan Kabupaten Karanganyar”, kata Juliyatmono

Olahraga sebagai salah satu upaya membentuk warga Negara yang berkarakter kuat, karena didalamnya ada sportivitas, kejujuran dan kesungguhan untuk menampilkan yang terbaik. Selain itu, olahraga merupakan ajang bersilaturahmi satu dengan yang lainnya.

“Dalam Porkab ini saya datangkan juara dunia bulutangkis asli warga Karanganyar,  Rian Agung Saputra yang kemarin meraih medali perak ganda putra kejuaraan World Championships di Skotlandia”, ujar Juliyatmono

Lebih lanjut Juliyatmono mengajak para atlet untuk terus belajar dan berusaha untuk menjadi yang terbaik dalam mengharumkan nama Karanganyar, terkhusus Bangsa Indonesia dikancah internasional.

Sementara itu Ahmadi Slamet Wakil Ketua Koni Karanganyar dalam laporannya mengatakan bahwa 8 Cabang Olahraga yang akan dipertandingkan antara lain Tae Kwon Do yang bertempat di GOR R.M. Said, Pencak Silat bertempat di GOR Punakawan, Bola Voli bertempat di Lapangan Setda Karanganyar, Futsal di GOR AMS Karanganyar, Sepakbola di Stadion 45 dan Komplek GOR R.M. Said, Bulu Tangkis di GOR Nyi Ageng Karang, Tenis Meja di GOR R.M. Said serta Atletik di Stadion 45.

Porkab Karanganyar 2017 mengambil tema Budayakan Prestasi Olahraga melalui Porkab II Dalam Rangka 100 Tahun Kabupaten Karanganyar Menuju Karanganyar Maju dan Sejahtera. Demikian Diskominfo (ad/adt)

Read More
IMG_0422

Desa Buran Maju LBS Tingkat Propinsi Jawa Tengah

kominfo

Fashion Show hasil pengolahan sampah Desa Buran yang merupakan hasil karya Ibu-Ibu PKK Desa Buran.

Karanganyar  Dengan pengelolaan sampah secara mandiri, Desa Buran Kecamatan Tasikmadu berhak mewakili Kabupaten Karanganyar ke Tingkat Propinsi Jawa Tengah Lomba Lingkungan Bersih dan Sehat (LBS). Dengan slogan Reuse, Reduce dan Recycle, Desa Buran telah memiliki tempat pengolahan sampah terpadu (TPST 3R) dan Bank Sampah “Barokah”.

TPST3R Barokah dibangun atas dasar perencanaan masyarakat melalui Program Penataan Lingkungan Permukiman Berbasis Komunitas (PLPBK) PNPM Mandiri Perkotaan (sekarang P2KKP) dan bergerak dalam upaya penyadaran keseluruh masyarakat Desa Buran untuk menangani sampah. Masyarakat diajak untuk memilah sampah dengan mengolahnya secara benar dan menjaga lingkungan bersih dan sehat.

Luas lahan yang dimiliki TPST3R Barokah 7.300m2 dan cakupan wilayah 49 RT 1306 KK serta 459 KK sebagai penabung di Bank Sampah Barokah telah memiliki SK Bupati Karanganyar.

Tim verifikasi dari Propinsi Jawa Tengah yang terdiri dari Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana (DP3A DALDUK KB), Dinas Kesehatan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispermadesdukcapil), Dinas Lingkungah Hidup dan Kehutanan (DLHK) dan Pokja 4 TP. PKK Propinsi Jawa Tengah  Senin Pagi (18/9) melakukan verifikasi lapangan dan sebelumnya diterima Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo di Ruang Anthurium Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo dalam sambutannya menyambut baik atas masuknya Desa Buran sebagai nominasi Lomba LBS tingkat Propinsi Jawa Tengah bersama 2 Kabupaten Lainnya. Kabupaten Karanganyar siap membangun Desa Buran supaya dapat juara di Tingkat Propinsi dan Nasional.

“Kabupaten Karanganyar juga telah memiliki program One Day No Smooking dihari Senin, himbauan untuk tidak merokok tersebut berlaku diseluruh wilayah Kabupaten Karanganyar”, kata Rohadi Widodo didepan tim verifikasi dan hadirin.

Sementara itu Ketua Tim verifikasi dari Provinsi Jateng, Elly Sugardini melaporkan bahwa Kabupaten Karanganyar setelah penilaian administrasi beberapa waktu lalu terpilih masuk nominasi bersama 2 Kabupaten lainnya, yaitu Kabupaten Demak dan Kabupaten Banyumas. Dari 3 nominasi tersebut akan dipilih satu pemenang mewakili Propinsi Jawa Tengah maju dalam lomba yang sama ditingkat nasional. Demikian Diskominfo (ad/adt)

Read More
DSC_5559

Bentuk Generasi Berkarakter, Ganjar Himbau Guru Perkuat Ajaran Budi Pekerti

KOMINFO

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, menyerahkan bantuan pendidikan secara simbolis di Aula SMA Negeri Karangpandan, Jumat (15/09).

Karanganyar, Senin 18 September 2017

Menurunnya moral generasi muda terutama kalangan pelajar saat ini menjadi perhatian dari Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Untuk itu sekolah diminta agar menanamkan pendidikan berkarakter bagi para siswa sejak dini.

Hal tersebut diungkapkan Ganjar Pranowo ketika berkunjung di SMA Negeri Karangpandan, Jumat (15/9/2017) sore kemarin kepada para siswa, para pendidik dan Kepala Sekolah.

“Guru harus menjadi teladan bagi para siswa dan upayakan selalu memberikan pelajaran secara dialogis,”tuturnya. Dalam kesempatan tersebut Ganjar meminta para tenaga pendidik juga bukan hanya mencetak prestasi akademik. Para pengajar juga harus mampu menghasilkan generasi cerdas dan berkarakter.

“Pendidikan merupakan tanggung jawab bersama. Tanamkan nilai-nilai Pancasila serta semangat kebangsaan pada para siswa,”pesannya.

Ganjar juga menambahkan pihak sekolah diminta transparan dalam pengelolaan anggaran sekolah sehingga para murid dan wali murid mengetahui peruntukan dana atau iuran yang ditarik dari sekolah. Karena untuk kemajuan sekolah perlu adanya sinergi dari pengelola sekolah, para pendidik, siswa dan wali murid.

“Kelola keuangan secara terbuka dan ciptakan suasana belajar dengan lebih banyak diskusi,”pungkasnya. Pada kesempatan tersebut diberikan bantuan pendidikan kepada sejumlah siswa siswi kurang mampu dan berprestasi dengan besaran masing-masing Rp 2.400.000/th.

Demikian Diskominfo (ft/ind)

Read More