DSC_0149

Pilkada Kedepankan Asas LUBER dan JURDIL

KOMINFO

Ketua Panwaslu Kabupaten Karanganyar saat menyampaikan sambutannya pada rakor dengan Stakeholder jelang pelaksanaan Pemilu, Selasa (7/11/2017)

Karanganyar, Selasa 7 Oktober 2017

Pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak akan berlangsung Juni 2018. Para penyelenggara dan warga diharapkan menjunjung tinggi asas Langsung Umum Bebas Rahasia, Jujur dan Adil (LUBER dan JURDIL)) dalam pesta demokrasi tersebut.

Hal ini diungkapkan Ketua Panwaslu Kebupaten Karanganyar, Kustawa dalam rapat koordinasi dengan stakeholder jelang pelaksanaan Pemilu Anggota DPR, DPD dan DPRD serta Pemilu Presiden dan Wakil Presiden 2019, Selasa (7/11/2017) di Jawa Dwipa, Karangpandan, Karanganyar.

“Kegiatan hari ini merupakan upaya memperbaiki kualitas pelaksanaan Pemilu bagian dari penguatan kehidupan demokrasi,”katanya.

Ia berharap pelaksanaan rakor ini dapat menumbuhkembangkan spirit kepada seluruh komponen bangsa maupun negara dalam mendukung seluruh proses pelaksanaan tahapan Pemilu dan berpartisipasi aktif dalam pengawasan pelaksanaan regulasi atau peraturan perundang-undangan Pemilu seuai tupoksi serta kewenangan masing-masing.

Sementara itu Kepala Kesbangpol Karanganyar, Agus Cipto Waluyo selaku yang mewakili Bupati menyatakan penyelenggaraan Pemilu serentak pada tahun 2018 dan 2019 diperlukan adanya sinergi dari berbagai pihak. Koordinasi dan komunikasi yang baik akan turut serta mensukseskan penyelenggaraan kegiatan lima tahunan tersebut.

“Pemilu, Pilkada, Pilkades adalah pesta demokrasi  yang bukan hanya wewenang Pemerintah tapi tanggungjawab semua pihak baik itu dukungan dalam bentuk kemanan, partisipasi dan pengalokasian dana untuk suksesnya Pemilu,”jelasnya.

Terpisah,  Kepala Sekretaris Panwaslu Kabupaten Karanganyar, Gatot Supriyadi menyampaikan sesuai jadwal tahapan dan program Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden akan diselenggarakan pada tahun 2019. Akan tetapi sebelumnya yaitu di Tahun 2018, Karanganyar merupakan salah satu dari 7 (tujuh) Kabupaten Karanganyar di Jawa Tengah yang menyelenggarakan Pilkada Gubernur, Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati secara serentak yang akan diselenggrakan pada tanggal 27 Juni 2018. Maka dapat dikatakan bahwa kegiatan di Poanwas Karanganyar cukup padat.

“Tujuan kegiatan rakor untuk menyamakan persepsi mengenai pengawasan penyelenggaraan Pemilu,”imbuhnya.

Demikian Diskominfo (ind/Adt)

Read More
KOMINFO

Delapan Kelompok Reog Meriahkan Festival Reog Kabupaten Karanganyar

DISKOMINFO

Bupati didampingi Wakil Bupati Karanganyar membuka acara reog festival ditandai dengan pemukulan gong, Minggu(5/11)

Karanganyar, Minggu (5/11/2017)

Delapan Kelompok Reog ikut tampil untuk memeriahkan Festival Reog yang bertempat di Alun-alun Karanganyar, Minggu (5/11) pagi.

Kesenian budaya itu tampak menyedot perhatian masyarakat. Ratusan penonton memadati lokasi festival.

Ketua Festival Reog Kabupaten Karanganyar, Sumarno, mengatakan festival ini diikuti delapan kelompok reog dari sekitar Kabupaten Karanganyar.

“Ada delapan kelompok reog dari Kecamatan Tawangmangu, dan satu dari Kecamatan Jumantono” Kata Sumarno yang juga Ketua Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat (Formi) Kabupaten Karanganyar.

Festival itu juga sebagai rangkaian acara Jambore Formi Jawa Bali tahun 2017 yang di buka, Sabtu (4/11), di Lapangan GOR RM Said, Tegalasri, Karanganyar.

Adapun delapan kelompok itu antara lain, Reog Putra Pringgodani, Reog Singo Guno, Reog Singo Utama, Reog Gembong Lawu, Reog Singo Dinar, Reog Pancot Mulyo, Reog Singo Gilang, dan Reog Singo Langit.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo, dan beberapa Kepala OPD tampak hadir di acara tersebut.

“Reog asli milik bangsa Indonesia, untuk itu kewajiban kita adalah melestarikan budaya, ini juga hiburan untuk masyarakat,”Kata Juliyatmono.

DISKOMINFO

Salah satu penari cilik yang sangat lincah menarik perhatian warga

Dari pengamatan, kelompok-kelompok reog tampak piawai memainkan peran tokoh masing-masing.

Ada penabuh gamelan, Warok, Jathil, Dadak Merak, Prabu Klono Sewandono, dan Bujang Ganong.

Setiap kelompok mendapatwaktu 30 menit untuk sekali penampilan. Demikian Diskominfo(yoga)

Read More
DSC_5195 bb

PERESMIAN PT BPR LAWU ARTHA DI HUT YANG KE-5

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, sedang menandatangani peresmian PT Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Lawu Artha yang berada di Jalan Lawu 177, Papahan, Karanganyar.

Karanganyar – 03 November 2017.

PT Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Lawu Artha mengadakan Grand Opening Peresmian gedung baru mereka di Karanganyar, tepatnya di Jalan Lawu 177 Papahan, Karanganyar Jumat (03/11) pagi.

Acara dihadiri oleh Direktur PT Lawu Artha, Umi Tri Hartini, Bupati Karanganyar Juliyatmono, beserta para pemegang saham.

Dalam sambutannya Umi menyampaikan bahwa pada hari peresmian ini, bersamaan dengan ulang tahun berdirinya PT Lawu Artha pada tanggal 03 November yang saat ini sudah berumur 5 tahun.

“Dengan tempat baru yang akan kami tempati ini, semoga menjadi momen yang luar biasa bagi kami” kata Umi.

Bupati Karanganyar juga menyampaikan bahwa dengan diresmikan PT BPR Lawu Artha ini diharapkan dapat membantu para wirausahawan mandiri dalam hal investasi, dan para nasabah-nasabah memberikan kepercayaan penuh kepada PT BPR Lawu Artha

“Semoga PT BPR Lawu Artha dapat terus berkembang dan membantu perekonomian yang ada di Karanganyar”, kata Juliyatmono.

Negara yang maju sendiri dapat dilihat dengan kesuksesan para Wirausahawan maupun perkembangan dari bank yang ada di Negara tersebut dalam peran ekonomi.

Demikian Diskominfo (adt/yga/ygi)

Read More
DSC_1437

SOSIALISASI ANTI NARKOBA BERSAMA P4GN

Kepala Badan Kesbangpol Karanganyar Agus Cipto Waluyo membuka Sosialisasi Anti Narkoba Bersama P4GN di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (02/11/2017).

Karanganyar, Kamis 02 November 2010

Badan Kesbangpol bekerjasama dengan Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Karanganyar mengadakan Sosialisasi Anti Narkoba Bersama P4GN (Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba) di Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (02/11/2017). Peserta dalam acara ini adalah ibu-ibu Dharma Wanita Persatuan, juga menghadirkan dua narasumber, yaitu Anik Dwiyanti selaku Kepala Seksi Kefarmasian Dinas Kesehatan Kabupaten Karanganyar dan Harno selaku Kasat Narkoba Polres Karanganyar.

Tujuan diadakannya sosialisasi ini merupakan upaya pencegahan maraknya peredaran dan penyalahgunaan narkoba, terutama di Kabupaten Karanganyar.

Dalam sambutannya Kepala Kesbangpol, Agus Cipto Waluyo  menyampaikan terdapat lima isu nasional yang sedang berkembang di Indonesia, yaitu disintegrasi, terorisme dan radikalisme, korupsi, media sosial, dan narkoba. Peredaran narkoba tidak hanya di daerah kota saja, namun sudah sampai ke plosok-plosok desa. Pecandunya tidak hanya pemuda saja, hingga orang tua bahkan anak-anak.

“Saya cukup prihatin dengan daerah Sulauwesi yang menggunakan PCC, hanya satu saja sudah bisa membuat gila pengkomsumsinya” jelasnya.

Pada kesempatan ini disampaikan bahwa Indonesia sudah dinyatakan darurat narkoba. Negara Cina itu memproduksi narkoba tapi tidak mengkomsumsinya, sedangkan di Indonesia justru sebaliknya.

“Upaya pencegahan narkoba harus kita mulai dari diri sendiri, keluarga, dan kemudian mengawasi lingkungan sekitar” terangnya.

Demikian Diskominfo (ftr/ppt)

Read More
DSC_4792

Tingkatkan Pengetahuan Iman dan Taqwa, MUI Gelar Halaqoh Pesantren

Acara Halaqoh Pesantren yang dihadiri oleh Ormas Islam Kabupaten Karanganyar.

Karanganyar, Rabu 01 November 2017

Menyambut hari jadi Karanganyar seabad dan meningkatkan Ukhuwah Islamiyah, Majelis Ulama Islam (MUI) Kabupaten Karanganyar menggelar Halaqoh Pesantren di Hotel Tamansari, Rabu (1/11/2017).

Kegiatan ini diikuti para Tokoh Agama, Ulama, Ormas Islam, Takmir Masjid, Para Pimpinan Pondok Pesantren se Kabupaten Karanganyar.

Sekretaris MUI Karanganyar, Abdul Mu’id dalam laporannya mengatakan kegiatan halaqoh diikuti lebih kurang 150 peserta dari berbagai unsur. Kegiatan halaqoh pesantren merupakan sarana untuk saling bertukar pikiran dalam pengetahuan, peningkatan iman dan taqwa, perkembangan pondok pesantren di Karanganyar sekaligus Hari Santri Nasional 2017.

Ditambahkannya untuk Karanganyar Maju dan Sejahtera perlu adanya sinergi dari berbagai pihak mulai dari Pemerintah, masyarakat hingga para tokoh agama.

“Pemerintah harus menggandeng para tokoh agama dan pondok pesantren untuk menjaga kerukunan dan situasi tetap kondusif,”imbuhnya.

Sementara itu Kepala Kemenag Kabupaten Karanagnyar, Musta’in Ahmad menyambut positif diselenggarakannya kegiatan ini. Diharapkan dari kegiatan ini memperkuat Ukhuwah Islamiyah dan kerukunan antar umat beragama.
“Tahun ini Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Karanganyar mendapat penghargaan dari Kementerian Agama RI untuk wilayah tetap kondusif,”tuturnya.

Musta’in berharap kerukunan beragama di Kabupaten Karanganyar dapat dipertahankan dan ditingkatkan lagi. Begitu pula Ponpes-ponpes di Karanganyar untuk selalu dijaga keharmonisannya.

Selanjutnya Sekretaris Daerah Karanganyar, Samsi selaku mewakili Bupati dalam sambutannya menuturkan Pondok Pesantren terus berkembang di Kabupaten Karanganyar. Diharapkan pondok pesanteran yang ada di wilayah Karanganyar ini menjadi ponpes modern baik untuk pembelajaran agama maupun kondisi bangunan yang jauh dari kesan kumuh.

“Pemerintah melalui Baznas berkomitmen membantu memberikan bantuan pada tiap-tiap Takmir Masjid yang selama ini menjaga kebersihan masjid,”jelasnya.

Demikian Diskominfo (ft/muadz/ind)

Read More
DSC_4746

341 Peserta Hadiri Pelatihan Pengadaan Barang atau Jasa

Asisten Pemerintahan Setda Kabupaten Karanganyar Bachtiyar Syarif, mengisi acara Pelatihan Pengadaan Barang atau Jasa di Hotel Taman Sari, Karanganyar.

Karanganyar – 30 Oktober 2017.

Bagian Pemerintah Desa Setda Kabupaten Karanganyar mengadakan acara Pelatihan Pengadaan Barang atau Jasa di Desa, Seni  (30/10/2017) pagi, di Hotel Taman Sari, Karanganyar.

Dalam pelatihan tersebut, dihadiri oleh  Bupati Karanganyar yang diwakilkan oleh Kepala Bagian Pemerintahan Desa, Timotius Suryad, dan Asisten Pemerintahan, Bachtiyar Syarif.

Jumlah dari peserta sendiri terdiri dari 341 peserta, yang tiap-tiap desa diwakilkan oleh Kepala Desa, Sekretaris Desa, beserta jajarannya.

Dasar dari diselenggarakan Pelatihan Pengadaan Barang atau Jasa di Desa ini sendiri merupakan Surat Keputusan Bupati Karanganyar No. 875 Tahun 2017 tanggal 25 Oktober 2017 Tentang Pembentukan Tim Penyelenggara, Penyusun, Materi, dan Moderator.

“Pelatihan ini nantinya dapat memberikan bekal pengetahuan kepada para aparat didesa dalam melaksanakan tugas dan fungsi penyelenggaraan Pemerintah Desa.” kata Timotius.

Diharapkan dengan adanya pelatihan ini dapat menciptakan aparatur yang tertib dan lancar, memantapkan sikap dan pengabdian dari Pemerintah Desa, dan menciptakan visi dan dinamika pola pikir dalam melaksanakan pemerintahan Desa.

“Mengelola penyelengaraan pemerintahan secara rasional, efisien dan efektif melalui perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan yang optimum,” kata bachtiyar.

Manajemen merupakan kerjasama dengan orang-orang untuk menentukan, menginterpretasikan dan mencapai tujuan-tujuan organisasi dengan pelaksanaan fungsi-fungsi perencanaan (planning), pengorganisasian (organizing), pengarahan (actuating), dan pengawasan (controlling).

Demikian Diskominfo (ftr/ygi)

Read More
DSC_4737

MENCIPTAKAN STANDARISASI PARIWISATA KARANGANYAR

Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga, Titis Sri Jawoto,  membuka Sosialisasi Tanda Daftar Usaha Pariwisata yang diselenggarakan di Hotel Taman Sari, Karanganyar.

Karanganyar – Senin 30 Oktober 2017

Dinas Pariwisata Pemuda Dan Olahraga Kabupaten Karanganyar adakan kegiatan Sosialisasi Tanda Daftar Usaha Pariwisata yang diselenggarakan di Hotel Taman Sari Karanganyar, Senin (30/10/2017) pagi.

Dalam kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati Karanganyar, Juliyatmono, yang dalam pembukaan kegiatan terserbut diwakilkan oleh Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga, Titis Sri Jawoto.

Hal-hal yang ingin disampaikan oleh Bupati diantaranya adalah bagaimana Sosialisasi Tanda Daftar Usaha Pariwisata Dan Perizinan Usaha Pariwisata ini dapat menjadi standarisasi dari Pariwisata di Kabupaten Karanganyar.

“Persaingan dari MEA (Masyarakat Ekonomi Asia) sendiri melalui dari standarisasi dari Pariwisata” kata Titis dalam menyampaikan sambutan Bupati”.

Acara ini juga ditujukan kepada para pelaku usaha agar sesuai dengan standarisasi dari Pariwisata agar terciptanya kemananan, keselamatan, kenyamanan, dan kebersihan dari para pelaku usaha. Serta terciptanya daya tarik dan kepercayaan dari masyarakat dalam menawarkan produk maupun jasa.

Demikian Diskominfo (ftr/ygi)

Read More
DSC_4713

Penutupan Karanganyar Expo dan Festival Anggaran 2017

Bupati Karanganyar memberikan sambutan sekaligus menutup Karanganyar Expo dan Festival Anggaran 2017

Karanganyar, Senin 30 Oktober 2017

Bertempat di Plasa Alun-alun Karanganyar Penutupan Karanganyar Expo dan Festival Anggaran 2017 diselenggarakan secara luar biasa. Acara yang digelar tadi malam (29/10) ini dimeriahkan dengan pertunjukan Orkes Melayu Zelinda.

Acara yang memang ditujukan untuk menghibur warga ini terbilang sangat sukses karena berhasil menarik minat para penonton dari seluruh penjuru Karanganyar baik dari Matesih, Mojogedang, Kerjo dan lain-lain yang memadati lokasi acara meskipun harus rela berjejal-jejal dan berdiri di sekitar panggung hiburan.

Di tengah kerumunan penonton, didampingi  Wakil Bupati, Forkompimda dan Kepala Perangkat Daerah, Bupati Karanganyar, Juliyatmono mendatangi lokasi malam Penutupan Karanganyar Expo tersebut.

Kehadiran Juliyatmono disambut dengan penampilan tari “Kongkorongok” dari Sanggar Seni Kembang Lawu.

Dalam sambutannya, Juliyatmono menyampaikan bahwa gelaran Karanganyar Expo tahun ini terbilang sukses karena menurut laporan sejumlah 1,3 miliar rupiah beredar dalam pameran tersebut.  Pameran yang menyediakan sejumlah produk unggulan dari Kabupaten Karanganyar ini ternyata menarik minat para pengunjung dari seluruh pelosok daerah di Kabupaten Karanganyar.

“Acara seperti ini akan kita buat seminggu penuh untuk tahun depan supaya lebih lagi memberi kesempatan bagi warga dan pengusaha yang ada di Karanganyar,” kata Juliyatmono.

Untuk Festival Anggaran yang diikuti oleh seluruh Organisasi Perangkat Daerah yang ada di Kabupaten Karanganyar menurut penilain juri dimenangkan berturut-turut dari Juara 1-3 adalah oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Dinas Perhubungan Perumahan dan Kawasan Permukiman dan Kecamatan Kerjo.

Terhipnotis dengan antusias warga yang menyemut di Alun-alun tersebut, Juliyatmono pun menyanyikan dua buah lagu andalannya “Suket Teki” dan “Pelan  gi di Matamu”. Demikian Diskominfo (krs/adt)

Read More
DSC_1404

Baznas Salurkan Bantuan UMKM dan Fakir Miskin

kepala Kemenag, Musta’in Ahmad saat menyerahkan bantuan BAZNAS kepada pelaku usaha kecil.

 

Karanganyar, Senin 30 Oktober 2017

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Karanganyar menyalurkan santunan dan bantuan kepada fakir miskin dan pelaku usaha kecil menengah di Kabupaten Karanganyar. Hal tersebut diungkapkan Iskandar salah satu Pengurus Baznas Karanganyar saat menyampaikan laporannya pada kegiatan Sarasehan Baznas di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Senin (30/10/2017).

Menurutnya berbagai upaya dan terobosan dilakukan Baznas Karanganyar untuk meningkatkan kesejahteraan umat. Salah satunya dengan pemberian bantuan dan santunan bagi para pelaku usaha kecil menengah (UMKM) serta warga yang tertimba musibah dan fakir miskin.

“Untuk pelaku usaha kecil diberikan batuan peralatan produktif berupa gerobak hik dan santunan pangan seumur hidup sejumlah 1270 fakir miskin,”tuturnya.

Ditambahkannya selain bantuan UMKM dan santunan juga diberikan bantuan kepada warga yang terkena bencana alam, salah satunya warga daerah Jatiyoso yang rumahnya kebakaran.

Pada kesempatan tersebut juga disampaikan perolehan Zakat, Infaq dan Shodaqoh (ZIS) Baznas Karanganyar untuk bulan Oktober 2017 hampir mencapai satu miliar rupiah.

“Saat ini perolehan ZIS terkumpul sebesar Rp 939 juta dengan rincian zakat  Rp 898.309.000,- dan infak Rp 41.000.000,-,”terangnya.

Sementara itu Kepala Kementerian Agama Karanganyar, Musta’in Ahmad selaku yang mewakili Bupati mengatakan tugas Baznas adalah membina Amil Amil zakat ditempatnya masing-masing dengan demikian akan lebih memberdayakan umat dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Demikian Diskominfo (ind/ppt)

Read More
DSC_1373

27 Ribu Peserta Bacakan Puisi, Karanganyar Pecahkan Rekor Muri

Bupati Karanganyar menerma Piagam Penghargaan dari Rekor Muri dalam rangka Membaca Puisi dengan peserta terbanyak.

Karanganyar, Jum’at 27 Oktober 2017

Menyambut hari jadi Karanganyar ke-100 Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menggelar lomba baca puisi di Alun Alun Karanganyar, Jum’at (27/10/2017)pagi. Kegiatan lomba baca puisi memecahkan rekor muri karena diikuti ribuan peserta  pelajar dari tingkat SD hingga SMA/SMK, Penyair, Budayawan, Jajaran Guru dan Ikatan UNS.

Kegiatan tersebut dihadiri Bupati, Wakil Bupati beserta istri, jajaran Forkompinda dan jajaran Kepala OPD Karanagnyar.

Dalam sambutannya, Bupati berharap semua dapat menghadirkan karyanya dengan membaca puisi dan semua karya itu akan ditempatkan di Dinas Arsip dan Perpustakaan Karanganyar.

“Akan kami buat buku seperti mashab Al-Qur’an. Semoga dengan karya-karyanya dapat menjadikan orang-orang hebat untuk Karanganyar cerdas dan sejahtera,”ujarnya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Karanganyar, Tarsa menuturkan pihaknya mengapresiasi antusias para peserta karena peserta melebihi target dari yang ditentukan.

“Untuk peserta mencapai 27 ribu dan puisi yang terkumpul berjumlah 74.658 puisi,”katanya.

Ditambahkan Tarsa, untuk puisi yang terkumpul nantinya akan disusun menjadi buku dan diletakkan di Dinas Arsip dan Perpustakaan (Disarpus) Karanganyar.

“Ini untuk koleksi puisi agar Karanganyar lebih maju dan cerdas,”imbuhnya.

Demikian Diskominfo (ind/kris/ygi/mdz)

Read More