DSC_0853

Kelapa untuk Meningkatkan Nilai Ekonomis Warga

DISKOMINFO

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat menyampaikan sambutan pada acara Seminar Peluang Usaha Agrobisnis Kelapa di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Senin (18/12).

Karanganyar, Senin 18 Desember 2017

Buah yang banyak tumbuh di iklim tropis seperti Indonesia ini ternyata memiliki potensi dikembangkan untuk menambah penghasilan. Hal ini diungkapkan Profesor Wisnu Gardjito ketika tampil sebagai pembicara dalam kegiatan Peluang Usaha Agrobisnis Kelapa dan Agro Industri Kelapa, Senin (18/12) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Menurutnya kelapa sangat banyak memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi penambah penghasilan. Mulai dari batang, buah hingga daun kelapa semua dapat dimanfaatkan baik diolah menjadi makanan, minuman, perawatan wajah, kesehatan hingga aneka perabot rumah tangga.

“Kelapa merupakan pohon kehidupan sehingga saya jatuh cinta pada kelapa,”terangnya.

Disampaikannya tidak sedikit petani kelapa sering mengalami kebingungan usai memanen kelapa. Sehingga hasil yang dimanfaatkan kurang maksimal. Padahal kelapa terutama airnya memiliki banyak manfaat.

“Air kelapa itu ibarat air suci setelah zam-zam karena memiliki cairan yang bagus untuk tubuh karena kandungannya sama dengan plasma darah,”tuturnya.

Ditambahkannya air kelapa juga mempunyai banyak fungsi seperti detok atau penawar racun hingga dibuat sebagai gula semut atau yang lebih dikenal dengan sebutan gula jawa yang sangat baik dikonsumsi penderita diabet.

Profesor Wisnu mengatakan bahwa dirinya memiliki 1600 formula mengolah kelapa. Selain menanam bibit kelapa yang benar, mengolahnya hingga memasarkannya ke pasar lokal maupun luar negeri.

“Kelapa mempunyai banyak manfaat sehingga mampu menambah penghasilan jika kita mampu mengelolanya dengan baik,”jelasnya.

Sementara itu, Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengapresiasi kegiatan seminar ini. Diharapkan seminar ini mampu menambah pengetahuan dan menjadi motivasi para warga Karanganyar terutama petani untuk benar-benar menggeluti potensi agrobisnis kelapa.

Bupati juga menghimbau warga untuk mulai memanfaatkan lahannya ditanami pohon kelapa. Apalagi bibit kelapa ini pertumbuhannya relatif cepat yakni dalam jangka waktu dua sampai tiga tahun sudah berbuah.

“Ayo lahane dho ditanami kelopo supoyo dho ndhang sugih mergo kelopo (Ayo lahannya ditanami kelapa supaya cepat kaya karena kelapa). Karena kelapa memberikan banyak potensi nilai ekonomis. Ke depan mudah-mudahan Karanganyar bisa menjadi sentra kelapa,”harap Juliyatmono.

Demikian Diskominfo (ft/ind)

 

Read More
DSC_3486

Pentas Drama Tari Sekar Saka Surendra

kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat memberikan sambutan dihadapan warga Karanganyar di Anjungan Jateng TMII, Minggu Siang (17/11)

Karanganyar – Pemerintah Kabupaten Karanganyar menghibur warga Karanganyar yang merantau di Jabodetabek seperti Paguyuban Warga Karanganyar (Pagar Anyar), Cah Karanganyar Rantau (Cakra), Sedulur Bumi Karanganyar (Sebra), Komunitas Pesbuker Karanganyar (KPK), dan Paguyuban Warga Karanganyar Surakarta (PWKS) dengan mempersembahkan drama tari Sekar Saka Surendra di Pendopo Anjungan Jawa Tengah, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jaktim, Minggu Pagi (17/12).

Acara tersebut merupakan event tahunan yang diselenggarakan oleh Pemprov Jateng dalam rangka misi kesenian untuk masing-masing Kabupaten Kota di wilayah Propinsi Jateng memperkenalkan kesenian daerahnya.

Hadir dalam acara tersebut Bupati Karanganyar beserta istri dan jajaran kepala OPD di lingkup Pemkab Karanganyar.

Dalam sambutannya, Bupati Karanganyar Juliyatmono meminta masukan kepada tokoh Karanganyar yang ada di Jakarta untuk terus bersama membangun Karanganyar semakin maju dan sejahtera.

“Ibarat pertandingan sepakbola, warga Karanganyar di Jakarta adalah penonton, disitulah justru peran Bapak Ibu sekalian dalam menyaksikan Karanganyar dari jauh lebih detail. Masukan Bapak Ibu kiranya dapat membantu Pemerintah Daerah memajukan Karanganyar”, ujar Juliyatmono

Ditambahkan lebih lanjut, Juliyatmono mengatakan Pemkab Karanganyar siap memfasilitasi warga Karanganyar dalam membentuk sekretariatan bersama pelbagai paguyuban tersebut diatas untuk bersinergi bersama-sama membangun Karanganyar.

Sementara itu hadir 1000 (seribu) warga Karanganyar memadati pendopo Anjungan Jateng dan antusias menyaksikan suguhan yang disajikan oleh Duta Seni Kabupaten Karanganyar. Selain drama tari ditampilkan pula kesenian campur sari Sangga Buana asal Karanganyar.

Sutradara drama tari, Ari Kuntarto mengatakan Sekar Saka Surendra, Gerak kekuatan ilmu sondo dan Koro merupakan cerita simbol kisah dramatik – tragis cikal bakal berdirinya desa tasikmadu yang diadopsi dari cerita Sondokoro yang ada di Karanganyar. Dikisahkan ada seorang Tumenggung kaya raya dan bermartabat bernama Jaya Lelono. Dengan kekuasaanya itu, Tumenggung menginginkan Sri Widowati dan Setyowati, keduanya adalah putri dari Sondo dan Koro.

Dikarenakan Tumenggung Joyo Lelono tidak mengetahui bahwa Sri Widowati dan Setyowati adalah putri dari Sondo dan Koro, maka terjadilah perseteruan diantara mereka sehingga terjadi peperangan yang membuat langit menggelegar dan bergemuruh bagai kilat di awan. Karena Jaya Lelono dan Sondo Koro berasal dari satu perguruan Padepokan Padas Plalar, peperangan berlangsung hingga 40 hari 40 malam yang berakhir sempyuh (hilang) tanpa ada yang menang dan kalah.

“Inti dari cerita tersebut jangan sampai harta benda membutakan kita, tapi dengan harta tersebut menjadikan sesama lebih bahagia dan sejahter”, ujar Ari Kuntarto.

Demikian Diskominfo (ad)

Read More

Raih Beberapa Prestasi, Kabupaten Karanganyar Jadi Percontohan Daerah Lain

Karanganyar, Jum’at 15 Desember 2017

Keberhasilan Pemerintah Kabupaten Karanganyar meraih beberapa penghargaan Nasional menjadi percontohan dari daerah lain untuk melakukan kunjungan kerja. Hal tersebut ditandai dengan kunjungan kerja dari Bappeda Kabupaten Wonosobo dan DPRD Kota Cirebon.

Kunjungan kerja dari dua daerah tersebut diterima oleh Sekretaris Daerah Karanganyar, Samsi di ruang Podang I Kantor Bupati Karanganyar, Kamis (14/12) kemarin.

Dalam sambutannya, Samsi menyampaikan potensi pendapatan daerah dan pariwisata di Kabupaten Karanganyar.

“Untuk Kabupaten Karanganyar pendapatan asli daerah (PAD) mencapai 200 miliar rupiah. Sementara untuk potensi wisata meliputi wisata alam, wisata spiritual,”terangnya.

Ditambahkan Samsi, di hari jadi ke-100 tahun Kabupaten Karanganyar berhasil meraih beberapa penghargaan tingkat Nasional diantaranya penghargaan penanganan masalah hukum dan HAM, Penyelenggaraan Pemerintahan peringkat ke dua Nasional, Penghargaan UKM dan Insentif tertinggi senilai 68 miliar rupiah serta keberhasilan program Keluarga Berencana.

Namun demikian masih ada beberapa pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan Pemkab Karanganyar jelang akhir tahun ini.

“Saat ini kita tengah menyelesaikan Perda untuk RT/RW,”jelasnya.

Sementara itu, Ashari Sekretaris Bappeda Kabupaten Wonosobo menyampaikan kunjungan kerja ke Kabupaten Karanganyar untuk mempelajari tata kelola pemerintahannya. Karena Kabupaten Wonosobo sendiri hanya menduduki peringkat ke 31 untuk laporan pelaksanaan pemerintahan.

“Kedatangan kami ini untuk berguru pada Pemkab Karanganyar dalam pengelolaan pelaksanaan pemerintahan. Apalagi Karanganyar masuk dalam dua terbaik untuk tingkat nasional,”katanya.

Terpisah, Wakil DPRD Kota Cirebon, Lili Eliah menyampaikan kunjungan kerja anggota Legislatif inio untuk saling bertukar informasi  mulai dari organisasi perangkat daerah hingga potensi pariwisata di Karanganyar.

“Kabupaten Karanganyar menjadi  referensi kami karena beberpa penghargaan  yang diraih dan potensi wisata. Kami ingin study banding mengenai penyelenggaraan pemerintahan,”tuturnya.

Lili juga menyampaikan untuk kota Cirebon perlu adanya dari Pemkot Cirebon dalam menata pegawainya. Sehingga diperlukan pembenahan agar kinerja OPD berjalan maksimal.

“Salah satu OPD yang kekurangan SDM adalah di Satpol PP. Tapi sebaliknya untuk personil Damkar malah berlebih,”tutupnya.

Demikian Diskominfo (ft/ind)

Read More
IMG_20171213_103535

MEMBANGUN GERAKAN AKSES 100 PERSEN AIR MINUM

Bupati Karanganyar, Juliyatmono memberikan sambutan dalam acara Sarasehan Bersama Bupati dalam rangka Membangun Gerakan Universal Akses 100% Air Minum Dasar Kabupaten Karanganyar di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Karanganyar – 13 Desember 2017.

Pemerintah Kabupaten Karanganyar mengadakan acara Sarasehan Bersama Bupati Karanganyar dalam rangka Membangun Gerakan Universal Akses 100% Air Minum Dasar Kabupaten Karanganyar pada hari Rabu (13/12/17) siang, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Acara tersebut juga dihadiri oleh Bupati Karanganyar, Juliyatmono, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Edhy Sriyatno, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Lawu Kabupaten Karanganyar, Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS)  Kabupaten Karanganyar dan 400 orang perwakilan dari tiap desa di Kabupaten Karanganyar.

Dalam sambutan yang disampaikan oleh Edhy Sriyatno, bahwa Gerakan ini bertujan untuk meningkatan pelayanan Santasi Kualitas Air Minum sampai 100%. Maka dari itu Pemerintah Kabupaten Karanganyar bekerja sama dengan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Lawu dan Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) dalam menjalankan program ini.

“Saat ini konsumsi Air Minum di Indonesia baru mencapai 60%. Maka dari itu kita akan meningkatkannya sampai nanti mencapai 100%. Dan dalam program ini Masyarakat juga perlu dilibatkan dan jika masih terdapat kekurangan di daerah masing-masing bisa melaporkannya”, kata Edhy Sriyatno.

Bupati Karanganyar juga menyampaikan bahwa Air Minum menjadi kebutuhan pokok dalam kehidupan sehari-hari. Dengan menjalankan Program Akses 100% Air Minum, Kabupaten Karanganyar bisa menjadi contoh untuk Kabupaten lainnya.

“Nantinya juga akan dicari dan dicek mana daerah-daerah yang belum terakses Air Minum. Dan menghimbau masyarakat untuk mendukung gerakan ini karena Air Minum bisa merupakan sumber kesehatan maupun sumber penyakit jika kebutuhannya masih kurang, kata Bupati Karanganyar.

Demikian Diskominfo (ppt/ygi)

Read More
DSC_2497

Demi suksesnya Pemilu, Panwas Gandeng Media dan Masyarakat.

kominfo

Ketua KPID Jawa Tengah Budi S. Purnomo saat mensosialisakan Peran Media dalam Pemilu yang merupakan bagian dari acara Rakor Pengawasan Partisipatif Pemilu, Senin Siang (11/12).

 

Karanganyar – Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Karanganyar mengadakan Rakor Pengawasan Partisipatif dalam rangka Pemilihan Legislatif dan Pilpres Tahun 2019, Senin Siang (11/12) di Jawa Dwipa Resort, Karangpandan, Karanganyar. Rakor dihadiri oleh 70 peserta dari Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), Forum Komunikasi Putra-putri Purnawirawan dan Putra-putri TNI-Polri (FKPPI), Persit Candra Kirana Cabang XLVIII Kodim 0727 Karanganyar, Bhayangkari Polres Karanganyar, Pers di Karanganyar, Humas Polres, Humas Kodim, Diskominfo, Radio H dan Radio LPPL Swiba Karanganyar.

Acara yang dikemas dalam dialog tersebut menghadirkan 3 (tiga) narasumber Budi Setyo Purnomo Ketua KPID Jawa Tengah, Sudarsono Anggota Bawaslu Karanganyar, dan Catur Lukito Ketua FKDM Karanganyar.

Ketua Bawaslu Karanganyar dalam sambutannya yang dibacakan oleh Nuning R. Prihastuti anggota Bawaslu Kabupaten Karanganyar mengatakan pemilihan umum agar dapat berjalan sesuai dengan ketentuan dan asas Pemilu diperlukan suatu pengawalan dalam berjalannya semua tahapan Pemilu. Selain pengawasan yang dilakukan oleh Bawaslu, partisipasi masyarakat dapat dioptimalkan sebagai kontrol publik demi menjamin hak pilih dan kedaulatan rakyat.

“Pengawas tidak bisa hanya dilakukan oleh Panwaskab, partisipasi masyarakat dalam melaporkan setiap pelanggaran tentunya akan membantu kerja Panwaskab dan kami siap menindaklanjuti setiap laporan yang ada”, kata Nuning

Sementara itu Budi Setyo Purnomo, Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Tengah dalam wawancaranya sesaat setelah acara selesai mengatakan media berperan dalam menjaga situasi di lingkungan terhadap pelaksanaan Pemilu di Tahun 2018 maupun 2019 mendatang. Dikatakan lebih lanjut, semua media harus proporsional dan netral dalam memberitakan pasangan yang akan bertarung dalam Pilkada, Pileg, maupun Pilpres.

“Sebelumnya KPID Jawa Tengah telah mengundang pemilik media cetak maupun elektronik dan online  sekaligus mensosialisasikan batasan-batasan dalam pemberitaan dan tayangan media terkait pelanggaran-pelanggaran yang mungkin saja terjadi dalam pemberitaan. “ ujar Budi S. Purnomo

Ditambahkan lebih lanjut oleh Budi, jika ditemui kemudian hari ada media yang nekat melakukan pelanggaran tersebut, KPID Jawa Tengah tidak akan sungkan untuk tidak memberikan izin perpanjangan terhadap media tersebut. Demikian Diskominfo (ad/yogi)

Read More
IMG-20171211-WA0014

PCSR Touring Sosial untuk Difabel

Bupati Karanganyar, Juliyatmono berfoto bersama dengan anggota Pajero Community Solo Raya (PCSR) dalam acara Touring Sosial dalam rangka memperingati Hari Ibu di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Karanganyar – Minggu 10 Desember 2017

Pajero Community Solo Raya (PCSR)  mengadakan acara Touring Sosial dalam  rangka memperingati Hari Ibu yang dihadiri oleh penyandang cacat dan Difabel pada Minggu (10/12) siang di Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Dalam acara ini, PCSR yang beranggotakan kurang lebih 100 orang dari berbagai daerah di Solo Raya memberikan bantuan kepada Panti Lansia Griya Sehat Palur berupa sembako dan uang  sebesar Rp.3 juta, serta untuk 40 Difabel dengan masing-masing mendapat Rp.200 ribu.

Selain itu, Juliyatmono selaku Bupati Karanganyar juga memberikan bantuan untuk 20 Difabel dengan masing-masing mendapat Rp.200 ribu.

Juliyatmono menyambut baik atas terselenggaranya acara ini dengan harapan agar tumbuh rasa sosial di kalangan masyarakat serta tidak membeda-bedakan antara orang satu dengan yang lainnya.

“Karena di keluarga saya itu juga bermacam-macam. Jadi dalam satu rumah itu tidak hanya satu penganut agama ada yang Katolik, Kristen, Muslim, Hindu, Budha, Konghucu semua bareng-bareng di situ. Kami tidak ambil pusing sama sekali dan di situ kami saling menghormati, justru perbedaan itu yang melengkapi” jelasnya.

Demikian Diskominfo (krs/ppt)

Read More
aaaa

BERDAYAKAN KAUM PEREMPUAN MARJINAL MENJADI MANDIRI

Bupati Karanganyar (Tengah) Juliyatmono Foto bersama dalam acara Launching Dan Sarasehan Gerakan Pendidikan Pemberdayaan Perempuan Marjinal (GP3M) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Karanganyar – 08 Desember 2017.

Pemerintah Kabupaten Karanganyar mengadakan acara Launching dan Sarasehan Gerakan Pendidikan Pemberdayaan Perempuan Mardinal yang dilaksanakan pada hari Jumat (08/12/17) siang di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Acara juga dihadiri oleh Bupati Karanganyar, Juliyatmono, Direktorat Jenderal Paud Dan Dikmas Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Haris Iskandar, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Karanganyar, beserta 25 kelompok peserta perwakilan PKBM dari setiap kecamatan .

Dalam sambutannya, Bupati Karanganyar menyampaikan bahwa acara ini menjadi pemberdayaan dari para perempuan yang Marjinal yang nantinya bisa menjadi Mandiri terutama dalam hal pendidikan yang menjadi peran penting dalam lingkungan masyarakat saat ini. Pendidikan menjadi hal utama dalam memberdayakan kaum Perempuan Mardinal.

“Kaum perempuan juga bisa membantu keluarga dengan pekerjaan yang sesuai dan layak untuk mereka. Dan bisa membantu dirumah dengan membuat usaha Home Industry”, kata Bupati Karanganyar.

Penyampaian yang disampaikan oleh Haris Iskandar, bahwa saat ini sudah banyak kaum perempuan yang menjadi pemimpin dan tidak kalah perannya dengan kaum laki-laki dalam hal pendidikan maupun hal-hal lainnya. Maka dari itu kita harus memberdayakan kaum Perempuan Mardinal di Masyarakat menjadi Mandiri.

Demikian Diskominfo (mdz/ygi).

Read More
DSC_0012

SOSIALISASI MANAJEMEN PNS KARANGANYAR

Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo, memberikan sambutan dalam Sosialisasi Manajemen PNS Karanganyar di Hotel Alana, Blulukan, Colomadu, Karanganyar.

Karanganyar – 06 Desember 2017.

Pemerintah Kabupaten Karanganyar mengadakan acara Sosialisasi PP No. 11 Tahun 2017 Tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang terlaksana pada hari Rabu (06/11/17) pagi di Hotel Alana, Blulukan, Colomadu, Karanganyar.

Dalam Sosialisasi tersebut hadir pula Bupati Karanganyar yang diwakili oleh Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo, Kepala Bidang Pembinaan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Wiyono, anggota Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), perwakilan kecamatan, dan jajarannya.

Dalam Sosialisasi ini membahas tentang PP No. 11 Tahun 2017 Tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang memiliki Sasaran Kerja Pegawai (SKP) dan Kinerja Pegawai Kabupaten Karanganyar pada tahun 2017.

Wakil Bupati Karanganyar juga menyampaikan bahwa Sosialisasi ini juga bertujuan agar menjaga kekompakan para Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan pemerintahan Kabupaten Karanganyar. Dan untuk mengerjakan pekerjaan sesuai dengan pekerjaannya masing-masing yang sesuai dengan substansi yang ada.

“Dengan adanya Sosialisasi ini maka kinerja dari para Pegawa Negeri Sipil (PNS) akan lebih fokus dan lebih efektif.”, kata Wakil Bupati.

Demikian Diskominfo (mdz/ygi)

Read More
DSC_0090

Kampung Harmoni Wujud Kebersamaan Antara Pemerintah, Masyarakat dan Pelaku Usaha

Salah satu Taman Harmoni yang berada di RT. 06 Karangkidul, Pulosari, Kebakkramat, Karanganyar.

 

 

 


Karanganyar –
PT. Indaco Coating Industry genap berusia 12 tahun pada 5 Desember ini. Untuk memeriahkannya, bekerjasama dengan warga sekitar diadakan lomba Taman Harmoni yang diikuti oleh 8 RT yang berada di Dusun Karangkidul Desa Pulosari Kecamatan Kebakkramat, Selasa Pagi (5/12).

Berkesempatan hadir pada acara tersebut sekaligus meresmikan Kampung Harmoni Desa Pulosari Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo bersama jajaran Kepala OPD dan Forkompinca Kecamatan Kebakkramat. Sesampainya dilokasi rombongan disambut Presdir PT. Indaco Coating Industry untuk kemudian meninjau langsung ke delapan taman yang tersebar di sekitar lokasi PT. Indaco Coating Industry.

Rohadi menyambut baik atas terselenggaranya kegiatan ini dan Dusun Karangkidul akan dijadikan pilot project untuk kemudian masing-masing desa di Kabupaten Karanganyar untuk membuat taman serupa yang berfungsi selain menjaga lingkungan tetap bersih, sehat, dan nyaman juga dapat dipergunakan untuk bermain anak-anak.

“Taman Harmoni yang berada di masing-masing RT di Dusun Karangkidul merupakan wujud kebersamaan Pemerintah, Warga, dan PT. Indaco serta harmoni dengan alam sekitar.” ujar Rohadi Widodo

Diharapkan dengan kehadiran Kampung Harmoni ini bisa dikembangkan menjadi daya tarik baru bagi masyarakat. Dikatakan lebih lanjut, Rohadi Widodo juga telah menginstruksikan kepada Kepala Desa Pulosari untuk mengembangkan Kampung tersebut dengan dihadirkan jalan 3 Dimensi sehingga akan menjadi daya Tarik untuk selfie.

Sementara itu, Iwan Adranacus Presdir PT. Indaco Coating Industry melaporkan bahwa genap usia ke-12 tahun PT. Indaco memberikan hadiah kepada warga sebuah aula yang berada di lantai 3 gedung parkir yang baru selesai dibangun November tahun ini. Selain itu juga PT. Indaco membangun sebuah PAUD di Karangkidul.

“Gedung parkir dan Aula ini kami bangun dimaksudkan untuk pusat kegiatan olahraga warga sekitar dengan karyawan PT. Indaco sehingga kebersamaan bisa terjaga dengan baik”, kata Iwan

Kemudian warga pun juga bisa memanfaatkan aula ini untuk kegiatan-kegiatan kemasyarakatan lainnya seperti hajatan warga.

Kembali ke pelaksanaan lomba taman, tampil sebagai juara pertama RT. 05 dan berhak menerima uang tunai 5 juta ditambah uang perawatan taman 1 juta dan uang pembinaan 1 juta, berturut-turut kemudian juara kedua RT. 06 dan juara ketiga RT. 02. Demikian Diskominfo (ad)

 

Read More
DSC_0792

Jaga Kondusifitas Jelang Pilkada, Kesbangpol Kumpulkan Toga dan Tomas

DISKOMINFO

Sekretaris Daerah Kabupaten Karanganyar Samsi menyampaikan sambutan sekaligus membuka Rakor Kesbangpol di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Selasa (5/12).

Karanganyar, Selasa 05 Desember 2017

Jaga kondusifitas jelang Pilkada, Kesbangpol Karanganyar mengumpulkan para tokoh masyarakat dan Tokoh agama di wilayah Karanganyar. Langkah ini dilakukan menyusul berlangsungnya pesta demokrasi di Kabupaten Karanganyar selama dua tahun ke depan.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Kesbangpol Kabupaten Karanganyar, Agus Cipto Waluyo pada Rapat koordinasi penguatan demokrasi dalam menghadapi perkembangan politik dan situasi daerah, Selasa (5/12).

Menurutnya jelang Pilkada kegiatan diberbagai bidang di wilayah Kabupaten Karanganyar meliputi sosial budaya, bidang keagamaan, keamanan dan ketertiban masih terbilang aman, lancar, kondusif.

“Tetapi untuk bahaya narkoba di wilayah Karanganyar masih terbilang memprihatinkan. Untuk itu bersama P4GN kita terus menyosialisasikan bahaya narkoba bagi anak-anak sebagai generasi muda bangsa,”terangnya.

Sementara itu Sekretaris Daerah, Samsi selaku mewakili Bupati dalam sambutanya mengapresiasi kegiatan rakor penguatan demokrasi melihat dinamika perpolitikan di Karanganyar ditahun 2018, untuk tetap menjaga stabilitas politik.

“Menjadi tugas kita bersama dalam menjaga kondusifitas wilayah. Jangan sampai terjadi kecurangan paslon, kampanye hitam. Karena akan banyak fenomena muncul diprakarsai oknum-oknum tidak bertanggungjawab,”tekannya.

Lebih lanjut ia berharap untuk tetap menjaga kedamaian pesta demokrasi dengan memegang teguh asas demokrasi Langsung Umum Bebas Rahasia (LUBER) Jujur dan Adil (JURDIL).

Kegiatan yang berlangsung di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar tersebut diikuti Forkopimda, anggota DPRD Karanganyar, Jajaran OPD Karanganyar, Kesbangpol se Karisidenan Surakarta, Forkompinca, Kepolisian, Kodim 0727 Karanganyar, Ormas, LSM, Tokoh Masyarakat (Tomas), Tokoh Agama (Toga) dan Pelajar.

Demikian Diskominfo (ft/ind)

 

 

 

Read More