DSC_5414

Ciptakan Generasi Qurani

BANGGA ; Asisten II Pemkab Karanganyar, Siti Maiysaroch sangat bangga dan senang karena banyak generasi muda dan anak anak yang menghafal Al Quran.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

KARANGANYAR – Minggu, 7 Januri 2018

Meskipun gempuran pengaruh media sosial dan televisi begitu gencar, namun masih banyak anak-anak dan remaja di Karanganyar mendalami ilmu agama. Buktinya, Minggu kemarin empat Rumah Qur’an Ahmad Dahlan Karanganyar meluluskan 90 santri penghafal Al Quran.  Anak usia SD hingga SMP tersebut bisa menghafalkan juz 30, 29, 28 dan juz 1.

“Saya terharu dan bangga. Masih banyak anak dan remaja menjadi penghafal Al Qur’an.  Saya menyambut baik wisuda ini dan yakin kedepan akan tercipta generasi Qur’ani,” ujar Asisten II Pemkab Karanganyar, Siti Maisyaroch saat memberikan sambutan pada para wisudawan dan wali santri penghafal Al Quran di Rumah Dinas Bupati, Minggu (7/12).

Asisten Perekonomian, Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat tersebut sempat menetaskan air mata, karena terharu melihat antusias santri penghafal Al Quran. Anak-anak yang masih asyik dengan dunia sendiri tapi sudah mampu menghafal Al Quran.  Siti mengatakan jika anak-anak dan generasi  saat ini sudah senang dengan Al Quran maka keberkahaan akan muncul. Tidak terkeculi, Kabupaten Karanganyar akan penuh dengan keberkahaan. “Orang yang menghafal Al Quran adalah orang yang cerdas. Makanya Perguruan Tinggi UNS memberikan kesempatan bagi penghafal Al Quran untuk memilih jurusan tanpa tes. Saya yakin dan optimis, jika melihat hari ini akan banyak santri yang lolos,” imbuhnya

Pada kesempatan itu, Siti akan mengusulkan ke Bupati Karanganyar untuk memberikan rewad bagi ustad atau guru yang mengajar Al Quran. Termasuk yang menghafalkan AL Quran juga akan diusulkan untuk menerima rewad. “Ini baru ada empat rumah penghafal Al quran di Karanganyar. Saya berharap di 17 kecamatan akan ada rumah penghafal Al Quran,:” ucap Siti.

Sementara Pembina Rumah Tahfidz Quran Ahmad Dahlan, Ismail menambahkan Rumah Tahfidz Ahmad Dahlan di Karanganyar baru ada empat lokasi. Wisuda kemarin meluluskan 90 santri dari berbagai rumah tahfidz. Yakni di Matesih, Desa Dawung Kecamatan Matesih, di Mojogedang dan Jatipuro. Dia menambahkan hari ini yang lulus dari rumah Tahfidz Matesih 40 santri, di Rumah Tahfidz Dawung  46 santri, di Rumah Tahfidz Mojogedang 44  santri, Rumah Tahfidz Jatipuro 2 Santri. Dia mengatakan usia anak menghafal Al quran mulai dari TK hingga SMP.  “Ditengah usia mereka yang asyik dengan dunia mereka sendiri yakni bermain, namun kami berhasil meluluskan santri penghafal Al Quran. Saya mengucapkan terima kasih juga kepada ibu dan bapak wali santri yang tekun untuk mengantarkan anaknya belajar Al quran,” ungkapnya. Demikian Diskominfo (Hr)

Read More
DSC_0009

Peresmian Pasar Rakyat Desa Dawung

diskominfo

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo saat membagikan pisang kepada pedagang yang hadir saat peresmian pasar, Jumat Pagi (5/1)

Karanganyar – Ratusan warga Desa Dawung Matesih memiliki pasar baru, terletak di pinggir Jalan Raya Matesih Tawangmangu, Pasar yang memiliki los sejumlah 115 petak dan berukuran 2 meter x 160 centimeter ini merupakan bantuan dari Kementerian Koperasi Republik Indonesia.

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo yang datang secara langsung dan meresmikan pasar tersebut menyambut baik dengan adanya pasar ini menggantikan pasar lama yakni Pasar Klumprit yang berada tidak jauh dari lokasi pasar Dawung. Rohadi berharap pedagang untuk memiliki rasa kebersamaan, kebersamaan itu terwujud dalam menjaga pasar dan kebersamaan dalam mengais rejeki berjualan.

“Saya doakan bersama agar panjenengan semua sukses dalam berjualan.” Ujar Rohadi.

Sementara itu Kepala Dinas Perdagangan Perindustrian Koperasi dan UMKM Waluyo Dwi Basuki mengatakan pembangunan pasar ini menelan dana 796 juta yang merupakan bantuan dari Kementerian Perindustrian. Nantinya dari 115 petak los yang ada, 45 los diisi pedagang Pasar Klumprit yang berlokasi di Dukuh Klumprit Dawung yang operasional nya hanya di hari pasaran jawa, sedangkan sisanya nanti akan diisi warga Dawung. Nantinya Pasar Dawung ini akan beroperasional setiap hari.

Ditambahkan oleh Basuki, retribusi dari pasar yang dibangun diatas tanah kas desa ini akan dikelola oleh Koperasi Desa selaku pengelola Pasar Dawung. Kedepannya selain untuk pasar, dimungkinkan juga untuk dikembangkan untuk tempat usaha lainnya. Demikian Diskominfo (ad/f3a)

Read More
DSC_0195

ZIS BAZNAS Karanganyar capai Rp13,5 miliar

 

KOMINFO

Bantuan baznas untuk program Karanganyar sehat dan cerdas di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Sabtu (30/12).

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Karanganyar,  Minggu 31 Desember 2017

Badan Amal Zakat Nasional(BAZNAS) Kabupaten Karanganyar tahun ini mengumpulkan zakat infaq shodaqoh (ZIS) senilai 13,5 miliar rupiah.

Pencapaian dari pengumpulan dana ZIS ini disampaikan Sugiyarso Ketua BAZNAS kabupaten Karanganyar dalam kegiatan sarasehan BAZNAS Sabtu (30/12) kemarin di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Menurutnya kerjasama dengan Pemkab Karanganyar serta bantuan dari umat dan pihak donatur pihaknya dapat mengumpulkan dana ZIS dengan maksimal bahkan pencapaiannya melebihi target. Begitupun dengan pentasharufan atau penyalurannya untuk kesejahteraan umat telah dilaksanakan.

“Tahun ini terkumpul Rp13,5 miiar dan untuk pentasharufan atau penyaluran bantuan untuk kesejahteraan umat mencapai 14,8 milyar,”jelasnya

Ditambahkannya untuk bulan Desember ini penyaluran zis mencapai Rp3,6 miliar. Guna memaksimalkan pengumpulan dan penyaluran zakat pihaknya telah membentuk unit pengumpul zakat (UPZ) di Masjid-Masjid di Karanganyar.

“Di karanganyar terdapat 2004 Masjid, jumlah tersebut sudah terbentuk 806 UPZ di Masjid-Masjid,”tuturnya

Dalam kesempatan tersebut Sugiyarso juga menyampaikan apresiasi terhadap Pemkab Karanganyar yang telah mengalokasikan dana anggaran untuk BAZNAS senilai Rp300 juta. Peruntukkannya sendiri telah disalurkan untuk berbagai kegiatan.

“Kita berterima kasih pada Pemkab Karanganyar untuk dukungannya terhadap kegiatan BAZNAS seperti pengukuhan 1000 dai serta bantuan Karanganyar sehat dan makmur,”terangnya.

Sementara Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyambut positif hasil yang diraih BAZNAS Karanganyar dalam pengumpulan ZIS. Diharapkan di tahun mendatang dapat meningkat dari tahun 2017.

“Alhamdulillah bersyukur dan saya bangga pada para UPZ yang telah bekerja keras dalam pengumpulan zakat infaq dan shodaqoh. Semoga tahun depan pengumpulan ZIS dapat mencapai Rp15 miliar,”katanya

Bupati juga berharap ke depan keberadaan BAZNAS Karanganyar dapat membantu untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Karanganyar dengan berbagai terobosannya melalui pengumpulan sedekah dan penyaluran ZIS yang terkumpul.

“Tetap selalu berikan terbaik sehingga masyarakat terutama kurang mampu bisa merasakan manfaatnya. Karena pentasharufan atau penyaluran ZIS untuk kemashlahatan umat merupakan bentuk pertanggungjawaban atas dana yang terkumpul,”pesannya.

Demikian Diskominfo (ft/ind) 

Read More
DSC_0050

Pemkab Gelontorkan  7,7 Miliar untuk 128 Kelompok Ternak di Karanganyar

KOMINFO

Wakil Bupati Rohadi Widodo saat memberikan pengarahan di hadapan para penerima bantuan hibah ternak tahap 4 tahun 2017

 

 

Karanganyar, Jum’at 29 Desember 2017

Pemerintah Kabupaten Karanganyar melalui Dinas Perikanan dan Peternakan (Disnakan) Karanganyar menggelontorkan dana hibah senilai Rp7,7 miliar untuk 128 kelompok ternak di wilayah Karanganyar. Diharapkan dana bantuan ini dapat lebih mengembangkan kelompok ternak serta menghidupi ekonomi masyarakat, Jum’at (29/12) pagi.

Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo dalam sambutan pada kegiatan penyerahan dana hibah tahap 4 mengatakan bantuan yang telah diterima melalui rekening untuk segera dibelanjakan dengan benar sesuai dengan proposal yang diajukan.

“Uang yang diterima tidak ada potongan sedikitpun, utuh. Belanjakan untuk membeli sapi, itik, ikan, kambing untuk lebih mengembangkan kelompok ternak. Jangan untuk lainnya,”terangnya.

Ia menekankan untuk segera dibuat Surat Pertanggung Jawabannya (SPJ) agar administrasi tertib, barang yang dibelanjakan juga ada dan sesuai sehingga semua berjalan dengan lancar.

“Karena tertib administrasi kaitannya dengan BPK supaya tidak menimbulkan masalah yang beresiko hukum,”tegas Wabup.

Sementara itu laporan Kepala Disnakan Karanganyar, Sumijarto mengatakan total bantuan 7,7 miliar untuk 128 kelompok ternak di 16 kecamatan 41 desa di wilayah Karanganyar. Dengan perincian Tahap I untuk  25 kelompok ternak Rp1,9 miliar, Tahap II untuk 28 kelompok ternak Rp2,9 miliar, Tahap III untuk 24 kelompok ternak Rp1,2 miliar dan Tahap IV untuk 51 kelompok ternak Rp2,4 miliar.

“Jumlah kelompok ternak yang belum menerima ada 2 kelompok ternak dengan total senilai Rp70 juta karena secara administarsi kurang lengkap.”jelasnya.

Dikatakan total bantuan Rp7,7 miliar ini jumlahnya sama dengan jumlah ternak sapi sebanyak 513 ekor. Untuk sapi harga berkisar 15 juta rupiah/ekornya.

Demikian Diskominfo (adt/ind)

 

 

 

 

 

Read More
DSC_0831

Sosialisasi Bankeu Untuk Sarana Prasarana Desa

kominfo

Salah satu narasumber paparkan materi dihadapan peserta Sosialisasi, Pendopo Rumah Dinas Bupati Kamis Siang (28/12)

KARANGANYAR –  Pemerintah Kabupaten Karanganyar adakan Sosialisasi Bantuan Keuangan bagi desa Tahun 2018 di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis Siang (28/12). Hadir pada kesempatan itu Kepala Desa penerima bantuan serta tim monitoring dan evaluasi bantuan untuk pembangunan sarana dan prasarana desa.

Sosialisasi dilaksanakan guna memberikan pemahaman kepada desa terkait bantuan yang akan diterima serta ketentuan yang berkenaan dengan pengalokasian bantuan keuangan kepada Desa. Bankeu dapat digunakan oleh Pemerintah Desa untuk aset yang dikelola desa. Adapun peruntukkannya bisa digunakan untuk pembangunan rumah ibadah, perbaikan jalan perumahan dan jambanisasi.

Inspektur Daerah Sucahyo mewakili Bupati Karanganyar mengatakan untuk pelaporan pertanggung jawaban pelaksanaan bantuan keuangan desa meminta kepada Kepala Desa untuk tertib administrasi dan prosedural.

“Pertanggungjawaban harus riil, jangan dibuat-buat”, tegas Sucahyo

Ditambahkan lebih lanjut, Sucahyo mengatakan pengawasan terkait pertanggung jawaban pelaksanaan kegiatan Bankeu akan di lakukan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) langsung bukan Inspektorat.

Sementara itu, Asisten Perekonomian Pembangunan dan Kesra Setda Karanganyar Siti Maisyaroch melaporkan untuk tahun 2018, Pemerintah Kabupaten Karanganyar akan mengalokasikan bantuan keuangan lewat Bagian Administrasi Pembangunan Setda Karanganyar sebesar 51,7 milliar untuk 159 desa di 16 kecamatan, 3 desa di Ngargoyoso dan Jumapolo dipastikan tidak memperoleh bantuan tersebut. Bankeu tersebut tertuang dalam APBD Kabupaten Karanganyar Tahun Anggaran 2018. Demikian Diskominfo (kris/adt)

Read More
DSC_4467

Pertanahan Karanganyar Serahkan 3000 Sertifikat PTSL

kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat memberikan sambutan dihadapan penerima sertifikat PTSL, Kamis Siang (28/12)

Karanganyar – Kantor Pertanahan (BPN) Kabupaten Karanganyar dipenghujung tahun 2017 berhasil menyelesaikan 16464 bidang tanah Pedaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang terdiri atas sertifikat hak milik 16048, hak pakai 408 dan wakaf 8 bidang tanah. Penyerahan sertifikat secara simbolis diberikan pada Kamis Pagi (28/12) bertempat di GOR R.M. Said oleh Bupati Karanganyar Juliyatmono didampingi Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo dan Kepala BPN Karanganyar Priyanto.

Juliyatmono dalam sambutannya mengapresiasi atas kinerja Kantor Pertanahan Karanganyar atas target PTSL 2017 yang dapat diselesaikan dengan baik. Sertifikat merupakan tertib administrasi dan legalitas hukum atas kepemilikan tanah. Juliyatmono berharap atas terbitnya sertifikat tersebut warga yang mendapatkannya untuk merawat dengan baik.

“Semoga sertifikat ini menjadi berkah bagi Bapak Ibu sekalian”, kata Juliyatmono

Dijelaskan lebih lanjut, Juliyatmono mengatakan Kabupaten Karanganyar untuk tingkat jual beli tanah nomor dua percepatannya setelah Semarang, sehingga nilai tanah di Karanganyar cenderung naik.

Sementara itu, Kepala Kantor Pertanahan Karanganyar Priyanto melaporkan bahwa sesuai dengan program nasional PTSL di Kabupaten Karanganyar mendapatkan target 17.450 bidang tanah dan pengerjaannya terbagi dalam 3 kloter. Untuk kloter 1 harus mampu menyelesaikan sebanyak 12.500 bidang tanah, kloter 2 4.000 dan kloter 3 950 bidang. Pagi ini diserahkan sebanyak 3.000 bidang untuk 13 desa yang tersebar di 5 Kecamatan yakni Kecamatan Jumapolo, Tawangmangu, Matesih, Ngargoyoso dan Karanganyar.

“Pengurusan sertifikat PTSL gratis tidak ada pungutan biaya, akan tetapi biaya-biaya yang timgul akibat dari persyaratan berkas seperti materai, pembuatan akta, patok tanda batas ditanggung oleh pemohon”, jelas Priyanto

Priyanto menambahkan target 2018 sudah ditetapkan oleh Pemerintah Pusat dan Karanganyar mendapatkan kuota 40.000 bidang, untuk itu dengan terbatasnya SDM yang ada di Kantor Pertanahan Kabupaten Karanganyar mohon dukungan kepada Bupati untuk alat kerja dan dukungan moral agar target yang ditetapkan dapat diselesaikan dengan baik. Demikian Diskominfo (ad)

Read More
WhatsApp Image 2017-12-27 at 12.58.04 (1)

3065 guru dan tenaga tidak tetap di Karanganyar terima reward dari pemerintah

KOMINFO

Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat menyampaikan arahannya pada kegiatan pemberian reward pada GTT se Karanganyar, Jum’at (22/12) kemarin.

Tiga ribu guru enam puluh lima guru dan  tenaga tidak tetap dan tenaga tidak tetap di kabupaten Karanganyar menerima penghargaan berupa uang dari pemerintah pusat dan kabupaten.Penghargaan ini sebagai reward bagi para guru dan tenaga tidak tetap atas kinerja dan pengabdian yang telah diberikan.

Reward atau penghargaan terhadap GTT/PTT diberikan pada ribuan GTT/PTT Jumat (22/12) kemarin di gedung wanita.Total sebanyak 3065 guru dan tenaga tidak tetap mulai dari tingkat TK hingga SMP mendapat penghargaan dari pemerintah pusat dan kabupaten.Masing masing menerima sebesar enam ratus ribu dipotong pajak enam persen.

Dana untuk penghargaan ini diambilkan dari APBN dan APBD Karanganyar.Dana untuk penghargaan 565 guru dan tenaga tidak tetap diambilkan dari APBN dan 2500 sisanya berasal dari APBD.

Pemberian penghargaan dilakukan secara simbolis kepada para perwakilan guru dan tenaga tidak tetap tingkat SD hingga SMP oleh Bupati Karanganyar Juliyatmono.

Kepala dinas Pendidikan dan kebudayaan pemkab Karanganyar menyatakan insentif ini bukan honor bagi para guru dan tenaga tak tetap di   Karanganyar.Reward atau penghargaan ini merupakan bentuk perhatian dari pemerintah dan kabupaten terhadap para guru dan tenaga tidak tetap.

“Ini bentuk kompensasi dan  perhatian pada para guru dan tenaga non PNS agar selalu bersemangat dan komitmen dalam mengabdi.Semoga akan selalu  memotivasi dan  semangat dalam berkarya,”katanya

Ditambahkan Tarsa rincian 3065 guru dan tenaga non PNS itu terdiri dari  194 GTT/PTT tingkat TK,1972 GTT/PTT tingkat SD dan 334 GTT/PTT tingkat SMP.

Sementara itu Bupati dalam sambutannya mengatakan agar para guru dan tenaga non PNS tetap bersemangat dalam mengabdi.Pihaknya juga akan mendata secara akurat mengenai keberadaan guru GTT/PTT di Karanganyar.

Pendataan sebagai upaya jika terdapat kebijakan baru dari pemerintah pusat untuk pengangkatan guru GTT/PTT.Para guru dan tenaga non PNS ya bersabar,” jelasnya

Bupati sendiri menambahkan pihaknya akan segera menerbitkan SK sebagai pegawai non PNS dan akan kami berikan honor.

“Tetap berikan terbaik dan siapa tahu beruntung jika ada keputusan baru mengenai pengangkatan guru dan tenaga tak tetap, “terangnya.

Demikian Diskominfo (ind)

Read More
DSC_0055

Bupati Karanganyar Lantik Da’i Kamtibnas

Diskominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat memberikan sambutannya dihadapan Dai Kamtibnas, Kamis Sore (21/12)

 

Karanganyar – Pelantikan pengurus Da’i Kamtibnas di 17 Kecamatan yang berada di Kabupaten Karanganyar bertempat di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar dan dihadiri oleh Bupati Karanganyar Juliyatmono, Kapolres Karanganyar, Dandim 0727 Karanganyar, Perwakilan Pengadilan Negeri, Perwakilan Kejaksaan Negeri, dan Kepala Kementerian Agama serta tokoh Agama di Kabupaten Karanganyar.

Bupati Karanganyar Juliyatmono dalam sambutannya mengucap syukur sekaligus memberikan apresiasinya atas peran Dai Kamtibnas dalam membantu pemerintah menjaga keamanan dan ketertiban di Bumi Intanpari. Wujud Karanganyar aman dan tertib adalah diberikannya penghargaan oleh Kementerian Agama RI Lukman Hakim Saifudin Bulan April 2017 lalu karena Kabupaten Karanganyar dinilai berhasil menjaga toleransi antar umat beragama dengan baik.

“Untuk menciptakan rasa kesatuan dan kesatuan di Kabupaten Karanganyar, dibutuhkan perbuatan yang baik dan cinta damai”, ujar Juliyatmono

Lebih lanjut, Juliyatmono mengatakan pemerintah akan terus hadir dan memiliki peran untuk memfasilitasi kegiatan positif ini. Tahun 2018, Pemkab Karanganyar akan menganggarkan untuk kendaraan serta dana operasional guna memperlancar tugas Dai Kamtibnas.

Sementara itu Kapolres Karanganyar AKBP Henik Maryanto, S.I.k., M.S.i berharap kepada para Dai Kamtibnas yang baru saja dilantik agar melaksanakan kewajiban dengan penuh tanggung jawab dan mampu menjadi suri teladan di masyarakat yang tertib dan patuh terhadap hukum. Disamping itu sebagai ujung tombak Polri dalam mencegah konflik sosial maupun agama, para Dai diharapkan mampu mengajak masyarakat untuk menjaga toleransi antar umat beragama sehingga akan tercipta masyarakat Karanganyr yang guyup rukun. Demikian Diskominfo (adt/ad)

Read More
DSC_3954

Peringati HUT Ke-18, DWP Karanganyar Beri Bantuan

diskominfo

Sekda Karanganyar Samsi memberikan bantuan secara simbolis berupa peralatan sekolah dan uang pembinaan.

 

Karanganyar – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Karanganyar rayakan puncak acara HUT Ke-18 nya di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Rabu Pagi (20/12). Hadir dalam acara tersebut Sekda Kabupaten Karanganyar Samsi, perwakilan Forkompinda, Ketua TP. PKK Kabupaten Karanganyar sekaligus Pembina DWP Siti Khomsiyah Juliyatmono, Ketua Organisasi Wanita Se-Kabupaten Karanganyar, dan Anggota DWP Kabupaten Karanganyar

Dalam sambutannya mewakili Bupati Karanganyar Samsi memberikan apresiasi nya kepada anggota DWP atas dukungan yang luar biasa kepada Pemerintah Kabupaten Karanganyar sehingga membuahkan prestasi yang luar biasa.

“Atas pendampingan dan support Ibu Anggota DWP terhadap suaminya, serta pemahaman atas tugas pokok fungsi suaminya dalam bekerja. Kabupaten Karanganyar juara 2 nasional penyelenggaraan pemerintahan.” Ujar Samsi disambut tepuk tangan hadirin

Samsi berharap memasuki usia ke-18, DWP Karanganyar tetap bersatu, berkinerja lebih baik dan mampu mandiri sebagai wanita sejati.

Sementara itu, Ketua DWP Karanganyar Sri Lestari Samsi mengatakan bahwa menyambut HUT Ke-18 DWP Karanganyar melaksanakan beberapa kegiatan diantaranya Lomba Senam Gemufamire yang diikuti oleh seluruh anggota DWP, Seminar Parenting kerjsama dengan KP2A Karanganyar, Seminar sehat cantik dan dinamis dengan narasumber dr. Lula Kamal, Penyelenggaraan IVA Test gratis, Pelatihan pembuatan Es Krim Ketela, Senam Bersama, Donor Darah, dan Anjangsana ke TK Pertiwi Karanganyar.

Dalam puncak acara HUT Ke-18, menggandeng GNOTA Karanganyar, DWP Karanganyar juga menyerahkan bantuan kepada 13 siswa SD yang merupakan anak dari anggota DWP berupa peralatan sekolah dan uang pembinaan. Demikian Diskominfo (f3a/ad)

Read More
web

Membludak, Tembus 300 Anak

BERI SEMANGAT : Sekda Kabupaten Karanganyar, Samsi memberikan semangat kepada peserta khitanan massal

KARANGANYAR, Selasa 19 Desember 2017

Animo masyarakat untuk mengkhitankan putranya di Karanganyar luar biasa. Terbukti jumlah peserta terus mengalami peningkatan meskipun pendaftaran telah ditutup. Semula pendaftaran ditutup 261 anak laki-laki, namun bertambah menjadi 283 orang. Acara yang dihelat dalam rangka hari jadi Kabupaten Karanganyar ke 100, oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten  Karanganyar bekerjasama dengan Dinas Kesehatan, RSUD  dan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) bertempat di Aula Masjid Agung Karanganyar, Selasa (19/12).

“Semangat dari masyarakat untuk mengkhitankan putranya sangat luar biasa. Saat pendaftaran ditutup jumlah pendaftar mencapai 260 anak. Namun, ini tadi saya lihat jumlah peserta terus bertambah,” ujar  Sekda Kabupaten Karanganyar, Samsi di sela sela tempat anak di khitan.

Dia menambahkan panitia tetap akan melayani  jika ada peserta khitan di luar pendaftaran namun datang saat acara dihelat. Ada semacam ‘getuk tular’, yakni jika ada satu anak yang ikut, anak yang lain akan mengikuti.  Samsi mengatakan di Karanganyar pembangunan bukan hanya fisik saja akan tetapi juga membangun spiritual. Salah satunya adalah acara khitanan massal ini.

Sementara anggota Baznas Kabupaten Karanganyar, Abdul Muid mengatakan khitanan massal diselenggarakan untuk membantu masyarakat yang kurang mampu untuk berkhitan. Menurutnya, salah satu seorang anak dikatakan baliq apabila dia telah berkhitan. Selain mendapatkan uang saku Rp 150 ribu, peserta khitan juga mendapatkan tas sekolah, baju, sarung dan kopiah. “Peserta khitan, hampir seluruh kecamatan Di Kabupaten Karanganyar. Hanya Jatiyoso yang tidak ada karena lokasinya jauh. Ini saja pendaftaran sudah ditutup namun masih banyak peserta yang datang. Meski demikian, kita tetap akan melayani,” ungkap Abdul Muid.

Menurut Abdul Muid program khitanan massal ini sudah menjadi agenda rutin Baznas Kabupaten Karanganyar. Acara ini juga bekerjasama dengan Dinas Kesehatan, RSUD dan beberapa rumah sakit di Karanganyar. Jumlah tenaga medis sekitar 60 orang. Pihaknya berharap program ini dapat memberilkan manfaat positif bagi masyarakat di bumi intanpari. Demikian Diskominfo (Hr)

Read More