DSC_1339

Pembangunan Infrastruktur Jadi Usulan Prioritas

DISKOMINFO

Bupati Karanganyar Juliyatmono menyampaikan sambutannya pada kegiatan Musrenbangkab Dapil IV di Kecamatan Colomadu, Kamis (8/2).

Karanganyar, Jum’at 9 Februari 2018

Usulan untuk perbaikan jalan serta tempat pengelolaan sampah menjadi beberapa usulan prioritas Kecamatan Colomadu dan Gondangrejo dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Dapil IV yang digelar Kamis (8/2) malam di Aula Kecamatan Colomadu.

Dua usulan prioritas dari dua Kecamatan yang merupakan pintu gerbang di Karanganyar tersebut dikemukakan pada kegiatan Musrenbang yang dihadiri Anggota Legislatif, Bupati Karanganyar, Forum Gabungan Dapil IV, Perwakilan dari 24 desa serta para Tokoh Masyarakat.

Muhammad Indrayanto, Kepala Baperlitbang Kabupaten Karanganyar menyatakan Musrenbang Dapil IV merupakan kegiatan untuk membahas prioritas di dua kecamatan yakni Colomadu dan Gondangrejo.

“Acara ini untuk membahas prioritas pembangunan di wilayah kecamatan maupun desa. Diharapkan nantinya memberi rancangan kerja yang aspiratif,”katanya.

Sementara itu, perwakilan anggota Legislatif dari Dapil IV, Joko Pramono akan mendukung pembangunan di Colomadu dan Gondangrejo. Kami berharap dapat bersinergi dengan pemerintah untuk mengalokasikan anggaran dan memprioritaskan pembangunan di dua kecamatan ini,”tuturnya.

Beberapa usulan prioritas pembangunan dari dua Kecamatan yakni jalan dan tempat pengelolaan sampah. Selain itu, drainase juga muncul dalam usulan tersebut mengingat masih banyaknya genangan ketika musim hujan.

Untuk wilayah Kecamatan Colomadu terdapat 33 usulan kegiatan dengan anggaran Rp 55 miliar. Sementara untuk Kecamatan Gondangrejo terdapat 70 usulan dengan rencana anggaran Rp 60 miliar.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono dalam sambutannya menyatakan keseluruhan usulan pembangunan dan anggaran diharapkan  masuk ke E-Planning dan E-budgeting. Sehingga masyarakat dapat melihat dan mengawasi kegiatan pembangunan yang ada.

“Semua rencana pembangunan dan anggaran sekarang harus masuk dalam e-planning dan e-budgeting. Karena ini akan memperkecil tingkat penyelewengan dan memprioritaskan pembangunan di daerah,”jelasnya.

Ia berharap tiap kecamatan dapat berkompetisi dari sisi positif sehingga pembangunan di Kabupaten Karanganyar dapat dinikmati warga Karanganyar. Rasa kebersamaan, gotong royong, guyub rukun warga tetap harus dijaga dan ditingkatkan.

“Sing guyub rukun serta saling mendukung agar pembangunan dapat berhasil,”pesannya.

Dalam kesempatan tersebut Bupati juga menyambut positif revitalisasi pabrik gula Colomadu. Karena selain berskala internasional juga masih mempertahankan keaslian bangunan pabrik.

“Semoga dengan adanya D Tjolomadoe semakin menggairahkan tingkat ekonomi masyarakat sekitar terutama di wilayah Colomadu,”harapannya.

Demikian Diskominfo (ft/ind)

Read More
DSC_1260

EXPO Universitas ” SMART CULTURE ” Bersama FORMAKA

DISKOMINFO

Bupati Karanganyar Juliyatmono menyampaikan sambutannya dalam acara EXPO Universitas di GOR Nyi Ageng Karang, Sabtu (3/2).

 

Karanganyar – 03 Februari 2018

Dengan mengangkat tema “ SMART CULTURE TO BE MELLINIALS GENERATION “ sejumlah mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi Negeri maupun swasta yang tergabung dalam Forum Mahasiswa Karanganyar atau biasa di singkat FORMAKA mengadakan acara Expo Universitas pada hari Sabtu (03/2).

Adapun acara Expo kali ini di ikuti berbagai Perguruan tinggi di antara lain : UNNES, IAIN Surakarta, POLTEKES Surakarta, PIP, STIMIK AUB Ska, AKPER 17, ATW, UNISRI, STAN, STIKES NASIONAL, UIN WALISONGO, STPN, UII, APEKA, STIKES PKU, UNS, POLTEKES JOGJA, MITRA HUSADA, UNIVET, UNSA, UMS, UPNYK, STIKES AISYIYAH, POLITEKNIK INDONUSA dan FORMAISKA ( Forum Mahasiswa Surakarta ). Dengan tema tersebut para mahasiswa bermaksud mengangkat budaya sebagai tren anak muda jaman sekarang untuk menciptakan pemuda yang kreatif, sopan santun menuju generasi millenial.

Hadir pula dalam acara tersebut Bupati Karanganyar Juliyatmono, dalam pidato sambutannya Bupati Karanganyar Bp. H. Juliyatmono menghimbau kepada seluruh mahasiswa untuk selalu terus menggelorakan sekolah dan mendapatkan pendidikan setinggi-tingginya dimanapun berada, karena yang bisa merubah kita semua adalah PENDIDIKAN.

Dan Bupati Karanganyar juga memberikan hadiah untuk FORMAKA yaitu Bupati Karanganyar sedang merencanakan akan membangun gedung untuk sarana anak muda supaya menjadi anak muda yang kreatif. Yang mana rencananya pembangunan gedung tersebut akan di proyeksikan di belakang komplek Gedung Wanita. Dimana nantinya gedung BAPPEDA akan di pindah guna terwujudnya pembangunan gedung tersebut.

Demikian Diskominfo (krs)

Read More
IMG_1140

Kader Pemberdayaan Masyarakat Desa Butuh Payung Hukum

kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat memberikan materi dihadapan peserta dialog bersama KPMD di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Sabtu Pagi (3/2)

Karanganyar – Hal tersebut dikatakan Bupati Karanganyar Juliyatmono saat menghadiri dialog bersama ratusan Kader Pemberdayaan Masyarakat Desa (KPMD) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Sabtu Pagi (3/2). Tampak hadir dalam acara tersebut Wakil Bupati Karanganyar dan Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa Dispermadesdukcapil Propinsi Jawa Tengah yang sekaligus Kepala Satker P3MD.

Bupati Karanganyar Juliyatmono dalam sambutannya mengatakan dengan bergulirnya dana desa, desa menjadi penting dan strategis untuk diberdayakan, peran fungsi pengawasan dan pendampingan yang selama ini dijalankan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan Lembaga Ketahanan Masyarakat Desa (LKMD) dapat disinergikan dengan KPMD.

“Sinergitas yang terbangun dengan baik antara semua stakeholder maupun antara Pemerintah Kabupaten dan Pemerintah Desa akan mempercepat pembangunan desa”, ujar Juliyatmono

Ditambahkan lebih lanjut, Juliyatmono mengajak untuk selalu mengedepankan pikiran yang positif dan melakukan pendekatan secara halus kepada Pemerintah Desa. Orang nomor satu di Karanganyar ini berjanji akan membantu kader dalam upaya meningkatkan kapasitas SDM sekaligus mensejahterakannya serta memberikan jaminan hukum dengan memberikan Surat Keputusan Bupati agar dalam menjalankan tugas pendampingannya diakui oleh Pemerintah Desa.

Sementara itu Samidi Ketua KPMD Karanganyar melaporkan kegiatan ini diikuti oleh 162 Desa yang ada di Kabupaten Karanganyar dan masing-masing desa diikuti oleh 2 kader dari 5 kader yang berada di masing-masing desa serta tenaga ahli dan pendamping 81 orang. Dialog ini diadakan bertujuan untuk mencari titik temu antara KPMD dengan Pemerintah. Dalam kegiatan ini, panitia mendatangkan tiga narsum yakni Bupati Karanganyar Juliyatmono, Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo dan Satker P3MD Prop. Jawa Tengah Nadi Santosa.

Samidi menambahkan tugas KPMD  selama ini yaitu mendampingi desa dalam menggunakan dana desa, operasional yang timbul dalam pendampingan tersebut didanai dari bantuan Pemerintah Propinsi Jawa Tengah senilai 5 juta pertahun untuk menunjang kegiatan operasional kelima kader PMD yang bertugas di masing-masing desa. Demikian Diskominfo (ad)

Read More
DSC_7485

AGAMA JANGAN DI JADIKAN ALAT POLITIK

DISKOMINFO

Bupati Karanganyar Juliyatmono memberikan sarana ibadah kepada Takmir Masjid Ar Rahman dusun SuruhKalong, Kamis (01/02).

KARANGANYAR – 1 Februari 2018

Pemkab Karanganyar terus mengupayakan semangat untuk beribadah. Buktinya adalah Pemerintah Kabupaten Karanganyar gencar melakukan program Sholat Berjamaah keliling.  Kamis (1/2) Isya’ Keliling diadakan di Masjid Ar Rohmah Dusun Suruhkalong Desa Pandeyan Kecamatan Tasikmadu. Sholat  berjamaah ini menyatukan pemerintah, perangkat desa dan masyarakat setempat.

Pada kesempatan itu, seusai menjalankan shalat wajib, Bupati menandatangani   prasasti masjid yang baru selesai dibangun tersebut serta memberikan bantuan sarana ibadah kepada takmir masjid setempat.

Di hadapan Forkompinda dan masyarakat Tasikmadu, Bupati mengatakan ibadah seseorang biar Allah saja yang menilai.  Yang terpenting, seberapa besar pengabdian seseorang untuk kemaslahatan dan kebaikan untuk sesama. Pihaknya juga menyinggung tahun 2018 adalah tahun politik. Pihaknya mengajak jangan sampai agama dipakai alat-alat kampanye. Sebab hal  itu menimbulkan kerawanan dan gesekan antara satu dengan yang lain.

Bupati Karanganyar menghimbau kepada warga masyarakat untuk tetap guyup rukun dan memakmurkan masjid yang telah selesai direhab tersebut.

“Yang menyumbang uang juga tenaga semoga menjadi amal ibadah hingga kelak menjadi tabungan amal di akhirat” tambahnya

“Gotong royong merupakan berbuat baik; perbuatan baik menghapus perbuatan buruk”, pungkas Juliyatmono..

Demikian Diskominfo (krs/adt)

 

Read More
DSC_0025

Seratus Lansia Ikuti Penyuluhan Kesehatan

DISKOMINFO

Bupati Karanganyar Juliyatmono memberikan paket bantuan pada salah satu lansia di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Kamis (25/1).

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Karanganyar, Kamis 25 Januari 2018

Lebih kurang seratus orang lanjut usia (Lansia) dari beberapa desa di Kabupaten Karanganyar mengikuti penyuluhan kesehatan dan sosialisasi hak-hak lansia yang digelar di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (25/01). Diharapkan kegiatan ini dapat mewujudkan Karanganyar ramah lansia dan selanjutnya Karanganyar menjadi percontohan Lansia di Indonesia.

Kegiatan yang diselenggarakan Pejuang Social Community (PSC) Karanganyar bekerjasama dengan Pemkab Karanganyar melalui Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial Karanganyar dihadiri sekaligus menyampaikan sambutannya Bupati Karanganyar, Juliyatmono.

Ia mengatakan  Pemerintah mengapresiasi dan berterima kasih kepada para Lansia. Lansia menjadikan suri tauladan kepada generasi-generasi muda sekarang untuk selalu berbuat kebajikan, kebaikan.

“Tugas orang tua adalah mendo’akan supaya lancar rejeki dan segala urusan anak cucunya,”tuturnya.

Disampaikannya juga Pemerintah Kabupaten Karanganyar telah memberikan perhatian khusus terhadap Lansia yang ada di Kabupaten Karanganyar dengan adanya program bantuan kepada Lansia umur 70 tahun ke atas.

“Kami minta kepada Dinsos untuk data lengkap jumlah Lansia di Kabupaten Karanganyar untuk diberikan bantuan baik berupa uang ataupun paket sembako,”jelasnya.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Karanganyar, dr. Cucuk Heru Kusumo yang pada kesempatan tersebut menjadi salah satu narasumber menjelaskan berbagai  ilmu dan pengalaman  sebagai orang tua untuk ditularkan ke anak cucu kita supaya terhindar dari kepikunan.

“Mengajarkan mandiri agar anak cucu dapat mencukupi kebutuhannya sendiri, belajar berkomunikasi dengan keluarga supaya tetap didampingi,”terangnya.

Dihadapan para Lansia dr. Cucuk menghimbau pentingnya menjaga kesehatan. Sehat yang dimaksud adalah berfikir sehat yakni berfikir yang manfaat, positif, rajin ibadah, menjaga pola makan serta bersosialisasi juga sehat.

“Kita harus menjadi kelompok ahli syukur,”pintanya.

Ditambahkannya, pelayanan baik konsultasi maupun cek kesehatan khusus Lansia, Kabupaten Karanganyar telah tersedia Pospindo, Posyandu Lansia, Puskesmas, Bidan Desa.

“Kalau ada kesulitan konsultasi, gawat darurat maupun pengobatan yang membutuhkan penjemputan dapat menghubungi no. 0271 495226,”imbuhnya.

Selanjutnya, Kepala Dinas sosial Karanganyar, Agus Heri Bindarto mengatakan Karanganyar mempunyai Program Komda Lansia yang diperuntukkan Lansia 60 tahun ke atas.

“Berbagai kegiatan Komda Lansia telah rutin dilaksanakan meliputi senam di Car Free Day depan PMI, cek kesehatan masing-masing kecamatan di Posyandu Lansia,”jelasnya.

Ada 500 Posyandu Lansia di Kabupaten Karanganyar tetapi baru sekitaran 60 Posyandu Lansia yang memiliki alat cek kesehatan lengkap dikarenakan Program Komda Lansia  juga baru terbentuk.

Terpisah, Ketua Humas PSC Karanganyar, Marfuah Dwi Nuryani mengatakan tujuan penyelenggaraan kegiatan ini agar para Lansia mendapatkan perhatian khusus Pemerintah. Disamping legalitas organisasi agar PSC  memiliki badan hukum sehingga yang menjadi program-program PSC dapat terlaksana dan berkelanjutan.

“Kami butuh dukungan dari semua pihak gar lansia mendapat perhatian dari Pemerintah guna mewujudkan Karanganyar ramah Lansia dan berharap Karaganyar menjadi percontohan Lansia di Indonesia,”harapnya.

Demikian Diskominfo (ft/ind).

Read More
DSC_0346

OPD diharapkan Pertahankan Opini WTP

DISKOMINFO

Bupati Karanganyar Juliyatmono menyampaikan sambutan dalam acara penandatangan Pakta Integritas dan penyerahan DPA Tahun anggaran 2018 di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Selasa (23/10).

Karanganyar, Rabu, 24 Januari 2018

Seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkungan Kabupaten Karanganyar diharapkan dapat segera menyelesaikan laporan keuangan dengan baik untuk tetap menjaga dan mempertahankan opini BPK Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) .

Hal tersebut dikatakan Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat menyampaikan sambutannya pada acara Penandatangan Pakta Integritas dan penyerahan DPA Tahun anggaran 2018 di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Selasa (23/10) kemarin.

Menurutnya, tiap OPD harus mampu menyerap anggarannya masing-masing. Karena penyerapan anggaran berdampak besar bagi pembangunan daerah dan masyarakat.

“Maksimalkan penyerapan anggaran untuk kepentingan masyarakat. Terutama untuk Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Karanganyar agar segera melakukan lelang untuk pembangunan infrastruktur,”pintanya.

Bupati juga berharap tiap OPD dapat menyusun laporan keuangan dengan baik. Hal ini untuk mempertahankan prestasi dimana Pemkab Karanganyarpredikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Sementara untuk prioritas anggaran lainnya akan diusulkan di APBD Perubahan.

“Saya titip Paka Sekda untuk anggaran yang belum masuk agar segera diusulkan di perubahan,”katanya.

Bupati juga berpesan agar tiap ASN dapat menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik. Ia berharap Pilkada tidak berdampak pada kinerja para ASN di lingkungan Pemkab Karanganyar.

“Ciptakan lingkungan kondusif dan demokrasi damai,”pesannya.

Sementara itu, Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Karanganyar, Sumarno mengatakan DPA Tahun anggran 2018 meliputi DPA OPD  dan DPA PPKD.

Untuk DPA OPD  Pendapatan sejumlah 12 DPA dengan jumlah Rp317,4 miliar, DPA OPD Belanja sejumlah 45 DPA dengan rincian Belanja Tidak Langsung OPD sejumlah Rp1.032,8 triliun.

Sedangkan DPA PPKD meliputi DPA PPKD Pendapatan sejumlah 1 DPA sebesar Rp1,736 triliun dan DPA PPKD Belanja sejumlah 1 DPA senilai Rp400,4 miliar serta DPA PPKD Pembiayaan sejumlah 1 DPA yang terdiri dari penerimaan pembiayaan daerah sebesar Rp107 miliar, Pengeluaran Daerah sebesar Rp10 miliar.

Demikian Diskominfo (ft/ind)

                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                           

Read More
DSC_6729

Karanganyar Cukup Menjanjikan

Bupati Karanganyar saat memberikan sambutan sekaligus membuka Kantor Cabang Pembantu bank BTN di Kabupaten Karanganyar

KARANGANYAR- Pertumbuhan perumahaan atau rumah bersubsidi di Karanganyar sangat menjanjikan. Hal itu ditandai, tumbuhnya perumahaan atau rumah bersubsidi di berbagai tempat. Pasalnya di bumi intanpari ini sangat tentram dan tidak ada hiruk pikuk gangguan keamanan. Bahkan, untuk sampai di Kota Solo hanya butuh lima menit.

“Di Kebakkramat sudah ada pintu tol untuk sampai ke Bandara Adi Sumarmo. Karanganyar sudah luar biasa untuk market. Orang Ngawi, Magetan pasti singgah di Karanganyar. Sehingga kalau malam sudah ramai,” ujar Bupati Karanganyar, Yuliatmono saat memberikan arahan dalam Peresmian Kantor Cabang Pembantu (KCP) BTN di Jalan Lawu, Selasa (23/01).

Orang nomor satu di Karanganyar tersebut mencontohkan hadirnya hik gaul di Popongan. Setiap malam, hampir yang makan ditempat tersebut adalah orang dari luar wilayah Karanganyar. Seperti Madiun, Ngawi, dan Magetan. Ini menandakan pertumbuhan ekonomi di Karanganyar cukup baik. Bupati menyambut baik hadirnya BTN di Karanganyar sebab bisa jemput bola. “Anda harus tahu, para PKL seperti Salomi, Kerak Telur dan lain sebagainya mempunyai tabungan miliaran. Ini menandai tumbuhnya wirausaha atau PKL. Tentu hal ini harus disambut dengan baik oleh Bank supaya mereka juga bisa bermitra dan tumbuh bersama BTN,” imbuhnya.

Selain itu, Bupati Karanganyar berencana mengeluarkan Perbup terkait pajak untuk para artis yang akan manggung di bumi intanpari. Tentu akan diatur dengan baik agar mereka para artis tersebut bisa tampil optimal. Justru multi player efek dari suatu even yang sedang dikembangkan gencar pemerintah. Misalnya hotel, restoran dan parkir akan digarap secara maksimal. “Bahkan, jika perlu produk-produk lokal dengan pasar ekspor akan juga digerakkan. Sehingga rencana pembukaan De Colomadu akan maksimal,” imbuh Juliatmono menanggai pertanyaan terkait keluhan pajak dari wartawan.

Sementara Deputi Regional Manager (DRM) Supporting BTN, Nurwidi Purboyo tetap optimis terus mengembangkan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) di Karanganyar. Meskipun tahun politik, namun dia tetap yakin perumahaan akan terus tumbuh. Menurutnya, rumah adalah kebutuhan pokok sehingga tetap menjadi prioritas. “Kehadiran kami semoga bisa memberikan manfaat untuk warga Karanganyar,” ungkap Widi. Demikian Diskominfo (Hr/Adt)

Read More
DSC_6318

Mahasiswa diminta Jadi Pelopor Kemajuan Karanganyar

Kominfo

Abadikan Gambar : Bupati Karanganyar, Juliyatmono didampingi Wakil Bupati Rohadi Widodo saat foto bersama Formaka pada Sarasehan bersama Bupati, Sabtu (20/01) kemarin.

KARANGANYAR – Sabtu, 20 Januari 2018

Forum Mahasiswa Karanganyar (Formaka) menggelar sarasehan bersama bupati pada Sabtu lalu di Rumah Dinas. Hadir dalam kesempatan itu, Bupati Karanganyar, Juliyatmono dan Wakil Bupati, Rohadi Widodo. Dihadapan ratusan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia tersebut, Bupati Karanganyar meminta mahasiswa menjadi pelopor kemajuan Karanganyar.  Mahasiswa Karanganyar dimanapun berada, bisa saling akrab dan mengisi.  Sekaligus diharapkan para mahasiswa tersebut menyampaikan ide-ide untuk kemajuan bumi intanpari.

“Sedekah ilmu itu sama dengan sedekah harta. Jadi mahasiswa saya harapkan menjadi pelopor kemajuan perubahaan Karanganyar,” papar Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat memberikan sambutan di acara sarasehan bersama mahasiswa di Karanganyar.

Pada kesempatan itu, orang nomor satu di Karanganyar mengingatkan bahwa tahun 2018 ini sebagai tahun politik. Mahasiswa diharapkan juga berlatih demokrasi dengan perhelatan lima tahun sekali tersebut. Menurutnya perbedaaan pandangan dalam demokrasi adalah sesuatu yang dinamis. Jangan sampai perbedaan justru menyebabkan retaknya hubungan dan memutus silaturahmi.

“Saya sama pak Rohadi nyaman-nyaman saja. Saya berharap di masyarakat  jangan sampai diprovokasi menyebabkan ketidakharmonisan,” tambah Juliyatmono yang disambut tepuk tangan mahasiswa.

Sementara Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo menambahkan saat ini para mahasiswa berada di alam generasi  Informasi Tehnologi (IT). Sebab barang siapa menguasai teknologi maka dia akan memimpin dunia. Namun demikian, saat ini, menurut Rohadi tidak hanya IT saja akan tetapi inovasi. Sebab dengan berinovasi maka dunia akan digenggam. Pendek kata, Barang siapa ingin dunia maka dengan ilmu, barang siapa ingin akhirat juga dengan ilmu. Jika keduanya juga harus memakai ilmu.

“Adik-adik mahasiswa juga harus siap dengan lonjakan-lonjakan dalam hidup ini. Saya berterima kasih kepada bupati karena beliau adalah guru SMA saya,” tambah Rohadi.

Demikian Diskominfo (Hr)

 

Read More
DSC_5883

Pelunasan PBB Diharapkan Februari Selesai

DISKOMINFO

Bupati Karanganyar Juliyatmono menyampaikan sambutan dalam acara penyampaian SPPT PBB-P2 di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Selasa (16/01).

Karanganyar, 16 Januari 2018

Kecamatan, Kalurahan dan Desa diminta paling lambat pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) bulan Februari harus sudah selesai. Hal tersebut diungkapkan Bupati Karanganyar, Juliyatmono pada kegiatan penyampaian Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (SPPT PBB-P2) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Selasa (16/01).

Pihaknya mengapresiasi kepada sejumlah perusahaan dan perorangan sebagai wajib pajak yang telah lunas pemabayaran Pajak Bumi dan Bangunan. Namun demikian masih terdapat beberapa desa yang belum menyetor. Untuk itu Bupati berharap untuk segera menyelesaikan pembayaran PBB.

“Terima kasih bagi warga dan masyarakat akan kesadaran membayar pajak. Untuk desa yang belum menyetorkan semoga bulan Februari dapat segera diselesaikan,”harapnya.

Bupati juga meminta kepada para Kepala Desa dan Lurah ikut aktif menyosialisasikan kepada para perangkat desa untuk turun ke masyarakat. Bagi para wajib pajak untuk terus disemangati. Kewajiban membayar Pajak Bumi dan Bangunan untuk diniati sedekah karena merupakan kewajiban.

“Tertib, taat membayar pajak sebagai wujud kecintaan kita kepada tanah air,”jelasnya.

Ditambahkannya, Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk tahun 2018 ini terdapat program pendaftaran tanah sistematis lengkap sejumlah 18040 sertifikat. Untuk itu saya menghimbau kepada masyarakat desa untuk memanfaatkan program tersebut.

Sementara itu, Laporan Kepala Keuangan Daerah (BKD) Karanganyar, Sumarno menyampaikan Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT) tahun 2018 berjumlah 426.765 baku dari PBB di Karanganyar senilai Rp28,4 miliar sedangkan tahun 2017 kemarin SPPT berjumlah 419.751 baku dari PBB senilai Rp28,3 miliar.

Kalau untuk tahun ini memang ada kenaikan senilai Rp100 juta,”terangnya.

Dikatakannya, masih ada kendala beberapa desa belum membayar. Hal ini perlu diketahui karena Pemerintah Kabupaten mempunyai kewajiban ke Pemerintah Desa bahwa pajak dan retribusi sepuluh persennya harus disampaikan ke pemerintah desa.

“Untuk lungguhnya beberapa desa yang belum dibayar untuk segera disetorkan. Mengingat NJOP (Nilai Jual Objek pajak) belum kita naikkan, masih menggunakan NJOP lama tahun 2007,”katanya.

Demikian Diskominfo (ft/ind)

 

 

Read More

Empat Kecamatan Jadi Tujuan Lokasi KKN Dua Kampus

 Karanganyar, Selasa 9 Januari 2018

Empat Kecamatan di Kabupaten Karanganyar menjadi tujuan lokasi Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta dan Universitas Tunas Pembangunan (UTP) Surakarta, Selasa (09/01).

Keempat Kecamatan tersebut meliputi  Kecamatan kerjo, Ngargoyoso dan Jenawi menjadi lokasi KKN mahasiswa UTP Surakarta yang berjumlah 376 orang sedangkan satu kecamatan lagi yakni Kecamatan Mojogedang menjadi lokasi  KKN mahasiswa UNS yang berjumlah 90 orang. Hal tersebut disampaikan Rektor UTP Surakarta, Prof. Ongko Cahyono pada penerjunan mahasiswa KKN yang berlangsung  di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Dalam laporannya, kegiatan KKN merupakan kerjasama yang sudah lama terjalin dengan baik menjadikan sinergi antara UNS, UTP dan Pemerintah Kabupaten Karanganyar.

“Adik-adik mahasiswa KKN yang kami terjunkan sudah kami beri bekal akademi dan skill agar dapat berinteraksi dengan baik dimasyarakat,”katanya.

Ia berharap kegiatan KKN dapat memberi kreatifitas, inovasi dan kontribusi besar sehingga masyarakat dapat merasakan langsung manfaat keberadaan mahasiswa di lokasi KKN.

“Pelaksanaan kegiatan KKN berlangsung selama 1,5 bulan mulai 11 Januari sampai 12 Februari 2018,”terangnya.

Sementara itu Bupati Karanganyar, Juliyatmono dalam sambutannya menghimbau agar semua pihak yang terkait untuk dapat memperlancar pelaksanaan kegiatan KKN.

Ia pun berharap mahasiswa yang melakukan KKN dapat berinteraksi langsung dengan masyarakat sebagai pengalaman berharga dalam berkehidupan.
“Ikuti KKN ini dengan senang hati, jangan jadikan KKN sebagai persyaratan untuk lulus kuliah yang hanya akan menjadikan beban,”pesan Juliyatmono.

Demikian Diskominfo (ft/ind)

Read More