IMG-20200624-WA0036

Asosiasi UPK, Wabup : PNPM Berperan Kurangi Kemiskinan

Kominfo

Wabup saat menghadiri giat PNPM Mandiri di Mojogedang, Rabu (24/6).

KARANGANYAR- Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Perdesaan merupakan program pemerintah pusat salah satunya mengurangi angka kemiskinan. Diharapkan PNPM Mandiri bisa berkembang dan benar-benar sesuai berjuang untuk masyarakat.

Hal tersebut diungkapkan Wakil Bupati Karanganyar, Rober Christanto saat menyampaikan arahannya pada Asosiasi Unit Pelaksana Kegiatan (UPK) di aula Kantor PNPM Mandiri Mojogedang, Karanganyar, Rabu (24/6).

Menurutnya PNPM mandiri ini adalah dalam rangka berjuang untuk masyarakat, menuntaskan kemiskinan. Perkembangan PNPM Mandiri di wilayah Kabupaten Karanganyar sendiri telah mengalami kemajuan yang luar biasa dan bersih.Selain itu, PNPM Mandiri perdesaan juga terfokus pada peningkatan perekonomian masyarakat di desa-desa sehingga seiring pula dengan kesejahteraan masyarakat di desa.

“Diluar sana saya mendengar mereka pelaku PNPM ada yang berurusan dengan ranah hukum. Tetapi saya percaya PNPM Mandiri di Kabupaten Karanganyar ini yang melaksanakan adalah orang- orang hebat semuanya,”ujarnya.

Wabup juga mengatakan program PNPM Mandiri untuk para pelaku usaha/UKM atau pergerakan perekonomian di perdesaan lebih ditingkatkan dengan mengadakan pelatihan-pelatihan karena mereka perlu pendampingan untuk didorong supaya para pelaku usaha dapat benar-benar menjalankan usahanya menjadi yang lebih baik dan sukses kedepannya. Oleh karenanya lakukan tugas-tugas dengan didasari  keikhlasan tanpa berharap mendapat yang besar.

“Selaku PNPM kerjakanlah dengan ikhlas. Karena saya mempunyai moto dalam hidup yakni keikhlasan akan menunjukkan jalannya sendiri,”pesannya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua PNPM Mandiri Perdesaan, Agus Riyanto melaporkan dalam pelaksanaan tugas PNPM Mandiri terbagi beberapa  tim  diantaranya  Badan Kerjasama Antar Desa (BKAD), Badan Pengawas, Tim Verifikasi, Tim Pendanaan dan Unit Pengelola Kegiatan (UPK).

Ia menjelaskan sampai saat ini semenjak pengakhiran sesuai dengan Surat Edaran (SE) Tiga Menteri dan Penjelasan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMNas), sebutan untuk PNPM adalah  Dana Amanah Pemberdayaan Masyakarat.

Ditambahkannya ada dana sosial yang bertujuan mengentaskan kemiskinan selain didalamnya ada sisi pemberdayaan, PNPM Mandiri dituntut juga terkait profit/laba setiap tahunnya dalam bentuk bantuan sosial (bansos).

“Petugas  yang tergabung dalam  PNPM ini sejumlah 355 personil untuk tingkat desa dan kabupaten,”terangnya.

Demikian Diskominfo (dn/ind)

Read More
IMG-20200622-WA0010

Jaga Kondusifitas Wilayah, 427 Miras Dimusnahkan

Kominfo

Bupati Karanganyar: Sinergitas semua pihak untuk menjaga keamanan wilayah, Senin (22/6).

KARANGANYAR- Menjaga kondusifitas wilayah, Polres Karanganyar menggelar pemusnahan barang bukti minuman keras (miras) dari hasil operasi penyakit masyarakat (pekat) yang ada di Kabupaten Karanganyar. Sebanyak 427 botol miras/jerigen serta knalpot brong dihancurkan, Senin (22/6) pagi.

Pemusnahan dilakukan di halaman Markas Komando (Mako) Polres Karanganyar dengan menggunakan alat berat penggilas jalan (setum). Penghancuran miras dipimpin langsung Kapolres Karanganyar diikuti Bupati Karanganyar, Forkopimda, Tokoh Agama serta Tokoh Masyarakat.

Kapolres Karanganyar, AKBP. dr. Leganek Mawardi dalam laporannya mengatakan pemusnahan ini merupakan Kegiatan Rutin Yang ditingkatkan (KRYD) untuk mengantisipasi tindak pidana maupun kemacetan arus lalu lintas dan antisipasi penyebaran Covid-19. Operasi ini telah dilaksanakan hampir satu minggu hingga menjelang Ramadhan kemarin.

Barang bukti sitaan dari beberapa elemen masyarakat yang berada di wilayah Karanganyar baik itu pemuda, orang tua bahkan anak-anak yang cukup dimiriskan. Pasalnya dari beberapa element tersebut tidak semuanya dilaksanakan berdasarkan kebijakan hukum tetapi pembinaan karena dilakukan di kebun-kebun maupun di tempat-tempat yang cukup tersembunyi.

Menurutnya hal ini merupakan modus yang terus Polres Karanganyar pelajari untuk ditindaklanjuti supaya peredaran miras ilegal yang ada di wilayah Karanganyar bisa diiliminir.

Penyitaan barang bukti berupa miras dari berbagai jenis diantaranya 57 botol vodka, 320 botol BIR, 90 botol anggur merah, satu botol Topi Miring, empat botol Double Kiwi, 1.802 liter CIU dalam berbagai macam botol dan jerigen.

“Kurang lebih 427 botol miras berhasil kita sita dari berbagai jenis merk bahkan tidak ada merknya karena sebagian besar produk home industri dan sebagian besar masih dalam kalengan,”jelasnya.

Bersamaan dengan laporan tersebut, Kapolres Karanganyar menghimbau kepada semua pihak untuk bersama dengan pemerintah daerah untuk saling menjaga supaya peredaran yang diluar bisa terkontrol dan terkondisikan.

“Selain miras,beberapa pekat seperti perjudian selama kurang lebih satu semester ini cukup banyak, ada kartu, othok/dadu, kartu cap tji kie, dan sudah diserahkan untuk ditindaklanjuti secara hukum,”katanya.

Ditambahkannya kewenangan untuk penegakan hukum ada di Kepolisian dan tidak lepas dari kerja sama TNI maupun Pemerintah daerah melalui Satpol PP, KesbangPol. Pihaknya pun berharap kedepan untuk dapat saling bersinergi untuk menjalin kebersamaan dan mewujudkan Kabupaten Karanganyar yang aman, nyaman dan tenteram.

“Hasil operasi knalpot brong beberapa wilayah di Solo raya yang masuk ke wilayah Karanganyar khususnya Jaten dan Tawangmangu akan dimusnahkan karena menganggu kebisingan. Ada ambang batas untuk kebisingan itu tadi,”imbuhnya.

Sementara itu Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengapresiasi.hasil sidak, temuan temuan yang mana merupakan fakto-faktor yang sangat menganggu dan mempengaruhi tindakan kriminalitas yang ada di wilayah Kabupaten Karanganyar. Diharapkan semua pihak terkait bersama-sama bersinergi dalam menjaga keamanan dan ketenangan di wilayah Karanganyar.

“Selaku Pemerintah saya ucapkan terima kasih kepada jajaran Polres yang secara intens, rutin melakukan inspeksi mendadak terhadap pekat sehingga mengurangi keresahan masyarakat,”tandasnya.

Demikian Diskominfo (dn/ind).

 

 

 

Read More
IMG-20200618-WA0041

New Normal, Karanganyar Buka Destinasi Wisata

Kominfo

Vcon Bupati Karanganyar dengan Gubernur Jateng terkait dibukanya beberapa destinasi wisata di wilayah Karanganyar, Kamis (18/6).

KARANGANYAR-Memasuki masa new normal ditengah pandemi covid-19, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar telah membuka beberapa destinasi wisata di wilayah Karanganyar.

Hal tersebut diungkapkan Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat melakukan video conference (Vcon) dengan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo yang berlangsung diruang SIC Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Karanganyar, Kamis (18/6) siang.

Menurutnya, Pemkab Karanganyar sudah jelas memetakan penyebaran covid-19 ada dimana. Sehingga apabila ada pihak yang menanyakan keamanan kondisi suatu daerah, Pemkab pasti menjamin keamanannya karena memang tidak ada yang terpapar covid-19. Selaku pemerintah mempersilakan untuk  beraktifitas tetapi tetap dengan mematuhi protokol kesehatan.

“Saya berpesan untuk tetap waspada dan berhati hati. Supaya tidak ada yang terkena lagi dalam artian semua pihak harus dapat membangun harapan barunya,”katanya.

Pada VCon tersebut Bupati mengatakan untuk di Tawangmangu obyek wisata perlahan telah dibuka, tetapi dengan catatan keras pengawasan yang telah dilakukan sudah terkoordinasi baik dari Dinas Pariwisata, Satpol PP, Camat, Koramil, Polsek, Babinsa, Kantibmas, Tokoh Masyarakat  semuanya karena pagarnya disiplin itu adalah masyarakat.

Disampaikannya seperti hotel, restoran, penginapan, homestay semuanya terpantau terkoordinasi dengan baik.. Sehingga ada sedikit saja melanggar dipastikan mendapat sanksi, sehari dua hari untuk  ditutup dulu dan diviralkan supaya masyarakat  juga mengetahui pihak-pihak yang melanggar.

“Mengerakkan ekonomi dengan cara yang cermat dan hati-hati. Yang bertamu juga harus melapor supaya bisa dicek lokasi. Sehingga sampai hari ini kita sudah laporan dengan Gubernur semua kondusif tidak ada masalah apapun,”terangnya.

Pihaknya pun berharap masyarakat dapat kembali mengunjungi obyek-obyek wisata di Karanganyar dan dipastikan wilayah Karanganyar aman, tertata dengan baik, destinasi wisata juga terjaga dengan aman karena semuanya telah mentaati himbauan Pemerintah.

“Sikapi dengan tenang situasi seperti ini karena banyak pelajaran berharga  bisa kita ambil dari Tuhan yang diberikan kepada kita yakni kesabaran karena semua adalah proses dan berharap semua baik-baik saja,”tandasnya.

Sementara itu, Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo pada kesempatan tersebut menghimbau, kepada semua pihak dimasa new normal untuk benar-benar memperhatikan dan mematuhi protokol kesehatan saat mengunjungi obyek-obyek wisata.

“Karena semuanya akan terasa nyaman, aman bila sesuai dengan aturan,”pesannya.

Demikian Diskominfo (dn/ind)

Read More
IMG-20200616-WA0021

Bangun Zona Integritas, Upaya BPS Bersih dari KKN

Kominfo

Penandatanganan komitmen bersama pencanangan BPS membangun zona integritas, Selasa (16/6).

KARANGANYAR- Pencanangan pembangunan zona integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) sebagai upaya Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Karanganyar bersih dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN). Sehingga diharapkan keberhasilan pencanangan zona integritas ini dapat menjadi catatan reformasi birokrasi bersih BPS.

Pencanangan sekaligus penandatangan sebagai komitmen bersama dilakukan di Aula Kantor BPS Kabupaten Karanganyar yang dihadiri Bupati, Forkopimda dan jajaran Kepala  OPD Karanganyar, Selasa (16/6).

Kepala BPS Kabupaten Karanganyar, Dewi Triharyuni mengatakan proses membangun zona integritas menuju WBK dan WBBM reformasi birokrasi BPS Karanganyar telah dilaksanakan sejak 2015 dan ini merupakan tugas berat. Oleh karenanya semua belah pihak harus memiliki komitmen yang kuat.

“ Mulai pimpinan sampai dengan bawahan harus punya mindset, pola pikir dan budaya kerja yang sama sehingga keberhasilan membangun zona integritas ini dapat dicatat,”terangnya.

Ia juga menyampaikan syarat membangun zona integritas diantaranya Wajar Tanpa Pengeculian (WTP) dalam hal laporan keuangan dan nilai implementasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Pemerintahan (SAKIP) dengan nilai minimal C.

“Alhamdulillah semua syarat tersebut telah kita penuhi, BPS Karanganyar memperoleh nilai SAKIP 62,45 atau setara dengan nilai B,”katanya.

Ditambahkannya upaya perubahan yang dilakukan BPS Kabupaten Karanganyar demi terwujudnya Good Government dan menghasilkan Aparatur BPS yang profesional, integritas serta amanah. Dengan tuntutan pengguna data statistik yang lebih cepat, lebih murah , lebih mudah diperoleh dan lebih berkualitas dirasakan semakin meningkat seiring  perkembangan informasi pada era digita, bahkan tuntutan ini semakin meningkat ditengah pandemi Covid-19.

“Berbagai upaya yang telah dilakukan BPS Karanganyar, pihaknya pun berharap  berdampak pada terwujudnya misi BPS menjadi Pelopor Data Statistik Terpercaya untuk semua,”imbuhnya.

Sementara Itu, Bupati Karanganyar berterima kasih serta mengapresiasi berbagai upaya yang telah dilakukan BPS Kabupaten Karanganyar demi terwujudnya reformasi birokrasi BPS yang bersih dari KKN dan profesional dalam bekerja.

Pihaknya berharap BPS dan Pemerintah serta semua pihak dapat bersinergi sebagai bagian integritas agar pemerintah selalu mengedepankan pelayanan terbaik ke masyarakat.

“ini bagian dari ikhtiar kita bersama, BPS Karanganyar sungguh-sungguh menuju zona integrasi terbaik. Mengawali new normal dengan yang baik, pasca Covid-19 kita bangkitkan kembali,”tandasnya

Demikian Diskominfo (dn/ind)

Read More
IMG-20200609-WA0049

Tanggapan Bupati Karanganyar Terhadap Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Karanganyar TA 2019

Suasana Paripurna dengan mematuhi protokol kesehatan Covid-19, Selasa (9/6/2020).

KARANGANYAR- Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Karanganyar masa sidang III dengan penyampaian tanggapan Bupati Karanganyar atas pemandangan umum fraksi DPRD terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang pertanggungjawaban pelaksanaan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Karanganyar Tahun Anggaran (TA) 2019, Selasa (9/6) di Gedung Paripurna DPRD Karanganyar.

Sebagai bahan evaluasi dan perbaikan kinerja Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar serta komitmen bersama dalam melayani masyarakt. Pada kesempatan tersebut Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyampaikan beberapa tanggapannya  terkait pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Karanganyar 2019 sebagai berikut:

  1. Fraksi Partai Amanat Nasional Demokrat (PAN-Demokrat) terkait pengisian kekosongan jabatan eselon II saat ini telah dilaksanakan dan memasuki tahap penelusuran rekam jejak.
  2. Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mengenai masih rendahnya realisasi/serapan anggaran APBD TA 201, antara lain pada belanja modal berupa belanja gedung dan bangunan, belanja jalan, irigasi dan jaringan dikarenakan  adanya proyek yang belum terlaksana yaitu pembangunan Masjid Agung dan Pembangunan Gedung Kantor BPBD. Sedangkan untuk belanja jalan, irigasi dan jaringan sebagian besar didanai dari Dana Alokasi Khusus (DAK) yang dalam pelaksanaannya terdapat efisiensi anggaran.
  3. Fraksi Partai Golongan Karya (Golkar) terkait dengan penertiban pelaku usaha yang bekerjasama dengan Perhutani, akan segera koordinasikan dengan pihak Perhutani dan selanjutnya akan dilakukan penertiban wajib pajak dalam rangka peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
  4. Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) terkait penghematan Belanja tidak langsung Tahun 2019 antara lain realisasi belanja pegawai sebesar 93,76%. Realisasi belanja hibah sebesar 95,58%. Realisasi bantuan keuangan sebesar 99,60%. Realisasi belanja tidak terduga sebesar 24,61%.
  5. Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mengenai potensi pajak daerah yang terus digali dan dikelola untuk dapat meningktkan pendapatan asli daerah yaitu pajak hotel, pajak reklame, pajak restoran, PBB-P2 dan BPHTB.
  6. Fraksi Gerindra terkait realisasi dana pembangunan TA 2019 yang tidak tercapai 100%, untuk transfer DAK fisik menyesuaikan dengan Surat Perintah Kinerja masing-masing kegiatan pada bidang yang dibiayai dari sumber DAK fisik, sedangkan untuk DAK nonfisik transfer dana ke daerah memperhitungkan SILPA tahun lalu yang ada di kas daerah.

Demikian Diskominfo (dn&ind)

Read More
DSC_4683

Sektor Pariwisata Karanganyar Disiapkan Mengikuti Lomba Inovasi Dalam Penyiapan Tatan Normal Baru Produktif dan Aman covid-19

Bupati Karanganyar H. Juliyatmono saat mengahdiri video conference koordinasi persiapan Lomba Inovasi Dalam Penyiapan Tatan Normal Baru Produktif dan Aman covid-19 di ruang SIC Dinas Kominfo, Jum’at(29/05/20)

KARANGANYAR – Bertempat di ruang Samber Nyawa Information Centre(SIC) kantor Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Karanganyar, video conference terkait koordinasi akan diselenggarakannya Lomba Inovasi Dalam Penyiapan Tatan Normal Baru Produktif Dan Aman covid-19 bersama Kemendagri, Kemenkeu, Kemenkes, BNPB, dan ketua gugus covid digelar, Jum’at(29/05).

Vodie Conference terkait koordinasi penyelenggaraan lomba ini dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. “Ada 7 sektor yang akan dilombakan, yaitu pasar tradisional, pasar modern, restoran, hotel, PTSP, tempat wisata, dan transportasi umum “, jelas Tito.

Adapun kriteria yang dinilai antara lain adalah kesesuaian dengan protokol covid-19, aplikatif atau replikasi, kreatifitas atau kebaharuan, dan kerjasama(kolaborasi). Menurut Tito lomba ini tidak bisa dikerjakan secara mandiri di daerah, harus melibatkan semua unsur terkait agar kriteria penilaian bisa terpenuhi. Nantinya lomba inovasi yang berakhir tanggal 8 Juni ini akan dinilai oleh Kemendagri, Kemenkes, Kemenkeu, Kemenpar dan Gugus Covid-19 pusat setelah melalui tahap penjaringan, pengukuran indeks, presentasi, dan validasi lapangan.

Dengan ketentuan penilaian, video harus merupakan simulasi riil New Normal ditempat objek yang dibuat pada 7 sektor yang dilombakan di daerah masing-masing. Bahkan lomba ini sudah ditentukan bobot penilaiannya. Penilaian kesesuaian dengan protokol covid-10 berbobot (40%), penilaian aplikatif/replikasi berbobot (30%), penilaian kreatifitas dan kebaharuan berbobot (20%), sedangkan untuk penilaian kerjasama/kolaborasi berbobot (10%).

Whisnutama selaku Menteri pariwisata dan ekonomi kreatif sampaiakn bahwasanya pentingnya meningkatkan standar masyarakat kita agar sema terlebih dahulu dengan negara-negara yang sudah bangkit dari covid-19 ini dengan new normal. Bahkan Whisnutama juga sampaikan untuk sektor pariwisata akan diterapkan dengan baik tahapan-tahapan protokol kesehatannya.

“ Nantinya bukan hanya diterapkan di tempat wisata, namun juga akan diterapkan di restoran dan hotel”, jelas mantan direktur utama NETT TV itu. Harapannya daerah yang mengikuti lomba bisa sesuai dengan protokal yang kami inginkan sebagai penilai.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Kementrian Kesehatan melalui Dirjen Kesmas mengaku sangat mendukung adanya lomba inovasi ini, namun perlu diketahui bahwa 7 sektor yang dilombakan merupakan sektor yang sangat krusial karena 7 sektor ini sangat erat dengan meningkatnya ekonomi daerah, baiknya lebih diutamakan terlebih dahulu bagaimana memahamkan masyarakat mengenai persiapan kehidupan New Normal ini agar masyarakat siap dengan gaya hidup baru yang lebih sehat.

Bupati Karanganyar H. Juliyatmno yang hadir dalam video conference didampingi Sekda Karanganyar Sutarno dan beberapa kepala OPD terkait mengaku antusias dengan lomba inovasi ini, bahkan orang nomor satu di bumi Intanpari ini mengaku tertarik akan mengikuti lomba inovasi ini di sektor pariwisata.

“ Karanganyar kan sudah dikenal banyak orang dengan wisatanya, maka kami kan ikut lomba inovasi di sektor wisata “, jelas Bupati.

Banyak yang akan kita tonjolkan di presentasi penilaian nantinya. Selain harus sesuai dengan kriteria penialaian dari panitia pusat,kami juga akan menonjolkan betapa indahnya wisata di Karanganyar walau diterapkan dengan protokol covid-19, imbuh Bupati yang akrab disapa Yuli ini.

Demikian Diskominfo(Ard/Adt)

Read More
IMG20200526075723

Pandemi Covid-19, ASN Karanganyar Harus Siap New Normal

 

Kominfo

Masuk perdana Pemkab Karanganyar gelar apel pagi, Selasa (26/5).

KARANGANYAR- Hari pertama masuk Selasa (26/5/2020) segenap ASN dilingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar mengikuti Apel Pagi di halaman Kantor Bupati Karanganyar. Apel pagi yang digelar tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19 dengan menjaga jarak dan menggunakan masker.

Pada kesempatan tersebut Bupati Karanganyar, Juliyatmono dalam sambutannya menyampaikan bahwa tahun ini merupakan peristiwa sejarah sebagai peradaban baru sehingga mengharuskan kita untuk berfikir yang baru karena covid-19 tidak ada obatnya yang berselang lama dan kita tidak mengetahui sampai kapan berakhirnya.
“Hari ini sudah aktif kembali, ASN Karanganyar sudah dua bulan masuk terjadwal dan ini kita kembali ke new normal. Jangan sepelekan covid-19,  stress juga jangan karena otomatis menurunkan imunitas,”ujar Juliyatmono dihadapan ASN.

Pihaknya mengingatkan dengan new normal ini paradigma di era covid-19 tetap dengan menjaga jarak dan iman yang kuat. Karena virus ini merupakan makhluk hidup. Sehingga harus ada pencegahan dengan tetap menggunakan masker.
“Jangan takut berlebihan, karena panik adalah separo dari penyakit sedangkan tenang adalah separo dari obat, mari kita selalu berfikir positif karena banyak hikmah yang dapat kita ambil ditengah pandemi ini,”pesan Bupati.

Selanjutnya apel pagi diakhiri dengan halal bihalal dengan tidak bersalaman.
Demikian Diskominfo (dn/ind)

Read More
IMG-20200515-WA0024

27 Bidan PTT diangkat ASN

Kominfo

Pengambilan Sumpah sekaligus penyerahan SK ASN tetap mematuhi prosedur protokol kesehatan Covid-19, Jum’at (15/5).

KARANGANYAR– Dua puluh tujuh bidan Pegawai Tidak Tetap (PTT) di Kabupaten Karanganyar diangkat menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN). Pengangkatan ini ditandai dengan Pengambilan Sumpah dan penerimaan Surat Keputusan (SK) Pengangkatan dari Bupati di aula Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Jumat (14/05) pagi.

Pengambilan sumpah dipimpin oleh Bupati Karanganyar Juliyatmono.
Selain diambil sumpahnya para bidan yang merupakan pegawai tidak tetap ini juga menerima SK pengangkatan dari Bupati Karanganyar sebagai ASN Pemerintah Kabupaten Karanganyar.

Kepala BKPSDM Kabupaten Karanganyar, Suprapto mengatakan untuk saat ini sebanyak 27 bidan diangkat menjadi ASN. Para bidan tersebut telah menjalani pengabdian selama belasan tahun.

“Para bidan yang diangkat kebanyakan masa kerjanya lebih dari 10 tahun,”katanya.

Sementara Bupati Karanganyar mengucapkan selamat kepada para bidan yang telah diangkat menjadi ASN. Semoga dengan diangkatnya menjadi ASN para bidan ini semakin semangat bekerja dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

“Selamat pada para bidan. Selalu berikan pelayanan terbaik untuk masyarakat,”ujarnya.

Ditambahkannya di masa pandemi, pihaknya berharap para bidan juga dapat turut serta menyosialisasikan covid 19 kepada masyarakat. Karena untuk menuntaskan pandemi ini dibutuhkan sinergitas dari berbagai pihak mulai pemerintah, masyarakat, instansi dan elemen lainnya.

“Bekerjalah dengan baik, rajin dan ikhlas sehingga nantinya akan mendatangkan keberkahan,”pesannya.

Demikian Diskominfo (dn&ind)

Read More
IMG-20200511-WA0007

Peduli Covid-19, Korpri Kabupaten Karanganyar Salurkan 9000 Paket Sembako

Kominfo

Simbolis: Penyerahan bantuan oleh Bupati kepada perwakilan Guru honorer, Senin (11/5).

KARANGANYAR- Keseluruhan Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Karanganyar yang tergabung dalam jajaran Korpri Karanganyar menyalurkan 9000 paket sembako kepada masyarakat terdampak covid-19. Diharapkan bantuan sembako dapat meringankan kebutuhan pangan masyarakat ditengah pandemi ini.

Penyerahan sembako Korpri peduli dalam rangka penanganan covid-19 dilaksanakan di halaman Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Karanganyar, Senin (11/5/2020) siang. Bantuan donasi berupa sembako ini merupakan wujud kepedulian dan kegotong-royongan para ASN Kabupaten Karanganyar dalam membantu masyarakat yang terdampak pandemi covid-19.

Ketua Korpri Kabupaten Karanganyar, Sutarno mengatakan paket sembako ini merupakan hasil penggalangan dana dari para pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karanganyar, dari 8900 ASN berhasil terkumpul dana Rp. 2 miliar lebih dan diwujudkan dalam paket sembako.

“Bantuan ini akan disalurkan pada masyarakat terdampak. 9000 paket sembako dibagikan bagi para pekerja di OPD yang terdampak dan ke masyarakat,” jelasnya.

Ditambahkannya untuk penyaluran kepada sebagian masyarakat terdampak covid 19 akan diserahkan melalui Satgas covid 19 Kabupaten Karanganyar.

Kominfo

Bupati berangkatkan mobil bantuan paket sembako

Sementara Bupati Karanganyar mengapresiasi gerakan yang digelar para ASN Kabupaten Karanganyar. Pihaknya pun meminta seluruh pegawai dan masyarakat di Kabupaten Karanganyar menerapkan protokol kesehatan agar terhindar dari virus corona.

“Tingkatkan imun tubuh dan perilaku standar kesehatan. Selain itu gunakan masker ketika beraktivitas di luar rumah,”pesannya.
Demikian Diskominfo (dn&ind)

Read More

Semarak pentas budaya di desa pendem mojogedang

Persembahan warga dalam Pentas Budaya Bersih Dusun Desa Pendem

Karanganyar, 

Masyarakat dusun sidomukti desa Pendem Kecamatan Mojogedang Kabupaten Karanganyar menggelar pentas budaya di dusun setempat. Kegiatan ini selain mengucapkan syukur atas segala hasil bumi juga untuk memeriahkan peringatan kemerdekaan Indonesia ke 74.

Beragam pentas budaya ditampilkan warga setempat. Beragam kreasi dimunculkan dalam pentas budaya bersih dusun di dusun Sidomukti Desa Pendem Kecamatan Mojogedang.

Camat Mojogedang Sutrisno mengapresiasi beragam kreasi yang ditampilkan warga. Karena warga saling bersinergi untuk memeriahkan kegiatan pentas budaya bersih dusun. Diharapkan kesolidan dan kebersamaan selalu terjaga.

“Semangat warga sangat luar biasa menyemarakkan kegiatan bersih dusun pentas budaya. Tetap selalu jaga keutuhan dan kerukunan warga,”katanya.

Ditambahkannya pihaknya pun berharap warga Desa Pendem dan Mojogedang juga dapat memberi sumbangsih dan berpartisipasi dalam karnaval pembangunan 22 Agustus mendatang.
Demikian Diskominfo (dn/ind)

Read More