DSC_3235

HUT PKM PKH : Peningkatan Ekonomi Keluarga Jadi Tujuan Utama

Kominfo

Sekda Karanganyar Samsi, Msi yang dalam hal ini mewakili Bupati Karanganyar saat menyampaikan pidato sambutan dalam acara HUT PKH di Lapangan Ngargoyoso Kemuning, Selasa(16/10).

Karanganyar – 16 Oktober 2018

Senam pagi dalam rangka HUT PKH diikuti 1927 anggota KPM PKH di ngargoyoso bertempat di lapangan Desa Kemuning, Selasa(16/10).

Sekda Karanganyar Samsi, Msi yang hadir mewakili Bupati Karanganyar didampingi Ketua DRPD Sumanto juga Kepala Dinas Sosial Agus Hari Bindarto. Dalam pidato sambutannya beliau sampaikan apresiasi yang sangat luar biasa kepada para pembina PKH dalam menuntaskan kemiskinan masyarakat karanganyar, “ kinerja pembina sangat luar biasa “ jelasnya.

Dalam 1 tahun empat kali warga mendapat PKH ini, angarannya dari pemerintah dan sangat bermanfaat sekali jika tepat sasaran karena mengangkat perekonomian keluarga. Mengapresiasi kegiatan HUT PKH, dengan harapan tahun depan bisa lebih baik dan meningkat lagi.

Atas ridho Allah, masyarakat yang mendapat PKH bisa merubah ekonomi keluarganya, bisa menyekolahkan anak hingga jenjang yang tinggi. Bersamaan dengan ini Kabupaten Karanganyar akan mendapat award dari kementrian kesehatan perihal kabupaten paling giat menanggulangi BABS, bersih akan BABS.

Sementara itu Ketua DPRD Karanganyar Sumanto, berharap dengan adanya program PKH ini, untuk menuntaskan kemiskinan, meningkatkan perekonomian dalam keluarga.

Semangat untuk lebih memajukan karanganyar dengan PKH, dalam jangka waktu enam tahun yang produktif itu 600, harapanya bisa lebih meningkat lagi.

Masih ada 10rb warga Karanganyar yang belom mendapat PKH, mudah-mudahan dana dari pemerintah segera bisa di cairkan, agar segera bisa utk meningkatkan perekonomian masyarakat.

Pemerintah sedang berdiskusi bagaimana agar masyarakat bisa segera mentas dari program PKH dalam arti sudah meningkat secara ekonomi keluarganya.

“Nanti bisa gantian yang belum dapat PKH yang di kasih” ujar Sumanto.

Demikian Diskominfo (Tgr/Ard).

Read More
DSC_2842

Forum Wisata Solo Raya : Dinas Harus Saling Sengkuyung Bersama

Kominfo

Kepala Disparpora Karanganyar Drs. Titis Sri Jawoto saat memaparkan wista di Kabupaten Karanganyar dalam acara Pertemuan Forum Solo Raya di Museum Minyak Atsiri Tawangmangu, Kamis(11/10).

Karanganyar  – 11 Oktober 2018

Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga se-Karesidenan Surakarta hadiri pertemuan rutin Forum Solo Raya yang kali ini Disparpora Karanganyar bertindak sebagai tuan rumah dan acara diselenggarakan di salah satu obyek wisata Museum minyak Atsiri di Tawangmangu, Kamis(11/10).

“ Dunia pariwisata tidak ada batas “, Banyak wisatawan masuk ke Solo tapi pilihan obyek wisata alamnya ke Karanganyar, ke Wonogiri. Ada juga yang niat wisatanya ke kabupaten lain tapi untuk urusan belanja mereka mampirnya ke Pasar Klewer. Jelas Titis Sri Jawoto Kepala Disparpora Karanganyar yang dalam hal ini mewakili Bupati Karanganyar.

Kerjasama Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olah raga se Karesidenan Surakarta ini melakukan banyak promosi ke daerah-daerah di luar Solo untuk mempromosikan wisata yang ada di Solo Raya. Bahkan bukan hanya mempromosikan wisata saja, ada kuliner, perhotelan bahkan biro-biro dan pengusaha yang ada di Solo Raya juga kita ikut sertakan agar bisa mempromosikan usahannya untuk mengundang banyak wisatawan masuk dan berkunjung ke Solo Raya.

Pertemuan Forum Solo Raya ini rutin diselenggarakan setiap dua bulan sekali, fungsinya selain silaturahmi ya untuk ikut andil mensukseskan gelaran acara di Kabupaten-Kabupaten lain. “ Biasanya ada waktu yang diberikan untuk masing-masing Dinas menyampaikan detai obyek wisata agenda besar di Kabupatennya, nanti kita bantu nyengkuyung bersama untuk mensukseskan “, jelas Titis.

Disparpora Solo Raya ini harus saling mendukung, sistem manajemen pengelolaan wisata menjadi topik bahasan yang paling menarik dalam setiap pertemuan. Pertemuan ini juga mendeklarasikan paguyuban Duta Wisata se Solo Raya.

Demikian Diskominfo (Ina/Ard).

Read More
DSC_3062

Pembukaan Bimbingan Manasik Haji tahun 2019 di gedung IPHI Kab.Karanganyar

Kominfo

Sekda Karanganyar Drs. Samsi, Msi saat membuka bimbingan manasik haji di gedung IPHI Kabupaten Karanganyar, Sabtu(13/10).

Karanganyar – 13 Oktober 2018

Beretempat di gedung IPHI Kabupaten Karanganyar, Sekretaris Daerah Kabupaten Karanganyar hadiri sekaligus meresmikan dibukanya bimbingan manasik haji tahun 2019, Sabtu(13/10).

Ketua IPHI Abdul Mu’id dalam pidato sambutannya menyampaikan bahwa saat ini beberapa Kecamatan yang antara lain Jumapolo, Jumantono, Jatipuro, Jatiyoso dan Jaten yg sudah mengadakan pelatihan manasik di masing-masing Kecamatan.

“ Kalau untuk Kabupaten baru mau menyelanggarakan, ini sama dengan IPHI surakarta yang juga baru saja memulai rangkaian bimbingan ini “ jelasnya.

Kami akan menyiapkan pramugari khusus utk membimbing bukan hanya pramugari biasa di pesawat, tp pramugari khusus untuk mendampingi sampai ditanah suci. Penyelenggaraan kurang lebih sekitar 18 hari untuk praktek ibadah haji dan umroh.

Kasubag TU Haji Wuryanto.MM yang hadir mewakili Kepala Kementrian Agama Kabupaten Karanganyar dalam sambutannya menyampaiakan walaupun pelaksanaan ibadah haji masih lama, akan tetapi agenda bimbingan manasik haji ini selalu diselenggarakan jauh2 hari sebelumnya.

“ Ini didasari dari jama’ah haji di tanah suci yang walaupun sudah sering mengikuti bimbingan manasik haji, masih saja banyak ditemui kesalahan yg dilakukan saat menjalani rangkaian ibadah ” imbuhnya.

Segala ibadah yg dilakukan di tanah suci harus didasari dengan niat ibadah yang sangat kuat, jika sampai terjadi niatnya keliru, misal niatnya mau rihlah(rekreasi), nantinya tidak akan mendapat pahala dan bisa merusak ibadah.

Hadir mewakili Buptai adalah Sekda Karanganyar Drs.Samsi.Msi, banyak Kecamatan yang menyelenggarakan bimbingan, pesertanya sedikit karena hanya Kecamatan, makanya difasilitasi di Kabupaten agar jadi satu se Kabupaten Karanganyar, materinya sama, pematerinya pun sama.

” Tulung diikuti semua rangkaian kegiatan bimbingan manasik ini, agar lebih percaya diri dalam menunaikan ibadah di tanah suci, dan niatkan seutuhnya hanyab untuk ibadah kepada Allah ” jelas Sekda Karanganyar Samsi.Msi.

Dalam ibadah utk mencapai masuk surga nantinya, jalanya memang sangat berat. Tapi jika semata2 mengerjakanya hanya utk Allah SWT, insya Allah bisa utk mencapainya.

“ Jangan berpikir yg macam2 dalam menjalankan ibadah di tanah suci, berpikiran positif, kompak dengan sesama rombongan maupun suami istri, dan jalankan ibadah dengan baik “, pesan Sekda Karanganyar diakhir sambutannya..

Diakhiri dengan peresmian dibukanya bimbingan manasik haji ini oleh Sekda Karanganyar.

Demikian Diskominfo(Ard).

Read More
DSC_0032

867 Lembaga Menerima BOP PAUD Kabupaten Karanganyar Tahun 2018

diskominfo

Sambutan oleh Bupati Karanganyar Dalam Pembinaan Pelaksanaan BOP PAUD Tahun 2018. Kamis (11/10)

Karanganyar, 11 Oktober 2018

Pemerintah Kabupaten Karanganyar menggelar Pembinaan Pelaksanaan BOP PAUD Tahun 2018 Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dilaksanakan di Gedung Wanita Karanganyar. Kegiatan ini bertujuan untuk mendidik anak-anak tunas bangsa yang menjadi harapan bangsa.

“Kegiatan ini yang diikuti oleh seluruh lembaga penerima BOP PAUD tahun 2018 yang terdiri dari 867 lembaga dengan jumlah total 967, tetapi yang memenuhi syarat untuk penerima hanya 867 dengan minimal jumlah siswa 12 anak sehingga yang kurang dari 12 anak tidak mendapat BOP PAUD. Besar bantuan BOP Paud ini tiap anak mendapat 600 ribu rupiah per tahun. Jadi masing –masing yang anaknya mencapai 12 akan mendapat bagian kurang lebih Rp7.200.000 ribu untuk hidup selama satu tahun. Dengan jumlah uang yang cukup besar itu bisa untuk menggaji guru, sebagai sarana pembelajaran, bayar listrik, bayar air, outbound dan kegiatan luar sekolah.

Dengan keterbatsan bantuan tersebut namun dari pengelolaan PAUD tidak putus asa telah bekerja keras dalam mendidik anak-anak yang menjadi harapan bangsa. Kemudian total dana PAUD pada Kabupaten Karanganyar berjumlah kurang lebih 17 Milyar namun dibagi menjadi 867 lembaga.

“Dalam sambutannya Juliyatmono berpesan intinya mencerdaskan anak itu sejak dari proses sebelum menikah dan mengatur supaya kualitas anak dilahirkan dengan baik. Karena di Jawa Tengah khususnya Kabupaten Karanganyar dalam kegiatan imunisasi masih terlihat kurang, karena imunisasi itu sangat penting untuk mencegah virus yang menular, mencegah dari  kecacatan, dan mencegah kematian pada anak.”ujarnya.

 

Demikian Diskominfo (Ind/Vnd)

 

 

 

 

Read More
DSC_0025

Pemkab Karanganyar Gelar MTQ Pelajar di Karanganyar

 

Musabaqoh Tilawatil Quran yang diselenggarakan di SMPN 5 Karanganyar

KARANGANYAR, 9 Oktober 2018

Pemerintah Kabupaten Karanganyar menggelar Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ), Musabaqoh Hifdzil Quran (MHQ) dan Saritilawah Quran (STQ) tingkat Pelajar di SMPN 5 Karanganyar. Lomba tersebut bertujuan mencari bibit-bibit unggul didalam bidang MTQ, MHQ dan STQ. Selain itu, juara pertama akan berlomba ditingkat Propinsi dan Nasional.

“Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan penghayatan dan pengamalan agama yang bersumber dari Kitab Suci Al Quran dalam kehidupan sehari-hari. Sekaligus memberikan semangat dalam usaha membangun mental spritual,” papar Ketua Panitia MTQ Pemkab Karanganyar, Agam Bintoro.

Kegiatan ini dilaksanakan di halaman SMP Negeri 5 Karanganyar. Agam menambahkan kegiatan ini juga sekaligus menjaring qori atau qoriah, hafid atau hafidzah, mufasir atau mufasiroh di Karanganyar.  Peserta dari seluruh pelajar mulai dari SMP dan SMA.

Sementara Sekda Karanganyar, Samsi menambahkan kegiatan tersebut akan dilakukan secara terus menerus. Pemenang dibina dan dikarantina agar mendapatkan juara. Termasuk dalam karantina, para pemenang terdahulu bisa didatangkan untuk diberikan pengalamannya agar Karanganyar mampu berprestasi kembali. “Jangan demam panggung sebelum tampil. Makanya perlu latihan dan suport,” imbuh Samsi.

Demikian Diskominfo (dnk/vnd)

Read More
DSC_2363

Enam Korban Gempa Palu Karanganyar

Kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat memberikan bantuan kepada enam warga Karanganyar yang menjadi korban bencana alam Palu diruang transit rumah dinas Bupati(05/10).

KARANGANYAR – 04 Oktober 2018

Kepulangan enam warga Karanganyar yang terkena musibah di Palu disambut Bupati Karanganyar di rumah dinas, Jumat (5/10/2018) pagi.

Didampingi oleh anggota Relawan Karangpandan (Rendan), BPBD Karanganyar serta aparat setempat, kedatangan mereka disambut hangat oleh Bupati Juliyatmono.

Berdasarkan hasil penelusuran dan koordinasi relawan Rendan, sejumlah 12 orang warga Karanganyar berada di Palu saat terjadi bencana beberapa waktu kemarin.

Para relawan pun berupaya mengusahakan kepulangan para warga Karanganyar tersebut dengan berbagai cara.

Hingga akhirnya enam orang telah tiba di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, pada hari ini.

Sebulan sebelum terjadinya bencana di Donggala dan Palu, 12 warga Karanganyar ini bekerja menjadi tukang bangunan di wilayah Palu Timur.

“Kami ikut mandor, ada yang mengajak dari sini, 31 Agustus 2018 kemarin kami tiba di Palu kemudian tanggal 2 September mulai kerja,” kisah Dwi Purnomo (40 th).

Belum sempat menerima upah hasil kerjanya selama hampir sebulan, musibah besar menimpa wilayah Palu dan sekitarnya.

Meski begitu, mereka mengaku tidak lagi memikirkan soal upah mereka lagi.

“Saya dan teman-teman hanya ingin pulang kembali ke Karanganyar, begitu yang ada dipikiran kami usai musibah kemarin.

Sampai kami tidak bisa berkata apa-apa lagi selain bersyukur dan berterimakasih,” ucapnya haru.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, menyambut kedatangan enam warga Karangangyar ini dengan hangat.

“Selamat datang kembali di Bumi Intanpari, Kami turut prihatin atas musibah tersebut, dan bersyukur karena kalian semua selamat dan telah tiba kembali di sini,” ujarnya.

Sebelum pulang ke rumah menemui keluarga masing-masing, Juliyatmono, berikan tali asih berupa uang tunai dan sejumpah pakaian pribadinya kepada mereka.

“Karena kalian pulang ke sini tanpa membawa apapun selain pakaian yang melekat di tubuh kalian. Ini semoga bisa bermanfaat bagi kalian,” tuturnya sambil menyerahkan kepada enam pria tersebut.

Kedepannya, Bupati Karanganyar berharap mereka tidak perlu risau akan pekerjaan dan upah yang belum terbayarkan itu.

“Ini pemerintah sedang akan membangun di Pasar Karangpandan, semoga kalian bisa membantu dalam pembangunan.

Sudah jangan jauh-jauh lagi dulu ya,” ujar Juliyatmono diiringi tawa khasnya.

Demikian Diskominfo(Ard/Adt).

Read More
DSC_2384

Jum’at Keliling Masjid Al Aqso Krendowahono

Kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat memberikan bantuan sarana ibadah dari Pemkab Karanganyar

Karanganyar – 05 Oktober 2018

Pemerintah Kabupaten Karanganyar kembali mengagendakan Sholat Jama’ah keliling di sejumlah desa-desa, kali ini Sholat Jum’at keliling pertama bertempat dimasjid Al Aqsho Desa Krendowahono Kec. Gondangrejo Karanganyar, Jum’at (05/10).

Dengan harapan agar masjid bisa lebih makmur, Bupati Karanganyar Juliyatmono saat menyampaikan tausiyah singkat juga menjelaskan bahwasannya pemerintah Kabupaten Karanganyar ingin lebih dekat dengan masyarakat.

“ Programkan dalam keluarga setiap ba’da maghrib sampai isya’ untuk tidak keluar dari rumah, digunakan untuk ngaji tadarus baca Al Qur’an bersama keluarga “, jelas orang nomor satu di bumi intan pari ini.

Bupati Karanganyar juga meminta kepada pemerintah Kecamatan Gondangrejo untuk mengintruksikan kepada setiap kepala desa agar disetiap desa setiap sebulan sekali atau setiap dua bulan sekali mengadakan pengajian ahad pagi. Program ini juga akan diserentakan di Kabupaten Karanganyar, jelas Bupati Karanganyar.

“ Jangan sampai membiarkan anak itu bergaul dengan sembarang orang, ini merupakan tugas orang tua. Anak jangan sampai salah dalam bergaul  “, pesan diakhir tausiyah Bupati Karanganyar Juliyatmono.

Demikian Diskominfo(ard/Adt).

Read More
DSC_2300

Ashar Keliling Masjid Jami’ Al Kautsar Ngrawoh

Kominfo

Bupati Karanganyar saat meberikan tausiyah singkat dalam acara Sholat Jum’at berjama’ah Pemkab Karanganyar di masjid Al Kautsar DesaKrendowahono Gondangrejo

Karanganyar – 04 Oktober 2018

Pemerintah Kabupaten Karanganyar kembali mengagendakan Sholat Jama’ah keliling di sejumlah desa-desa, kali ini Sholat Ashar keliling pertama bertempat dimasjid Jami’ Al Kautsar Desa Ngrawoh Karanganyar, Kamis(04/10).

Dengan harapan agar masjid bisa lebih makmur, Bupati Karanganyar Juliyatmono saat menyampaikan tausiyah singkat juga menjelaskan bahwasannya pemerintah Kabupaten Karanganyar ingin lebih dekat dengan masyarakat.

“ Dengan silaturahmi akan menambah banyak hal-hal positif yang hinggap ke diri kita “, jelas orang nomor satu di bumi intan pari ini.

Memperkuat institusi dalam keluarga, sebab anak-anak yang sholeh dan sholehah merupakan harta benda yang sangat berharga. Tanggung jawab orang tua adalah memintarkan anak, karena nantinya akan dipertanggung jawabkan di akherat kelak.

“ Jaga dirimu dan Keluargamu dari sika api neraka “, pesan diakhir tausiyah Bupati Karanganyar Juliyatmono.

Demikian Diskominfo(ard/Adt).

Read More
DSC_1907

Festival Kopi Lawu : Arabica Karanganyar Juara Harapan II se Jawa Tengah

Kominfo

Bupati Karanganyar saat mencicipi Kopi Arabica Karanganyar yang dilombakan bulan Mei lalu dan memperoleh Juara Harapan II se Jawa Tengah setelah memberikan pidato sambutan dalam acara Festival Kopi Lawu 2018, Senin(01/10).

Karanganyar – 01 Oktober 2018

Festival Kopi Lawu 2018 mengundang animo masyarakat pecinta kopi di Kabupaten Karanganyar, ratusan warga yang didominasi kaum muda-mudi penikmat kopi penuhi pelataran selatan taman air mancur Karanganyar karena ingin menikmati berbagai macam racikan kopi asli dari Karanganyar, Senin(01/10).

Bupati Karanganyar Juliyatmono yang hadir beserta Forkopimda, didampingi assisten dan beberapa kepala OPD dalam festival kopi lawu ini sangat antusias melihat animo masyarakat pecinta kopi di  Karanganyar sangat luar biasa.

Kopi adalah komoditas expor non migas yang sangat terkenal seantero dunia, orang nomer satu di bumi intan pari ini berharap kopi lawu bisa mendunia melalui sentuhan hebat pemuda – pemuda yang mampu meracik kopi lawu ini menjadi luar biasa nikmat untuk dinikmati berbagai kalangan.

Sementara Dofi Meihantoro sang pemilik Dof Coffe menjelaskan, bulan Mei yang lalu kopi lawu yang mereka namai Arabica Karanganyar meraih juara harapan II se Jawa Tengah. “ Ada rasa khas tersendiri dari arabica Karanganyar ini yang mampu membuat rasanya bisa bersanding dengan kompetitor kopi-kopi lain yang sudah kawakan “ ujar pemuda Karanganyar tersebut.

Mulai dari uji ke khas-an dari rasa kopi itu sendiri, kemudian ada uji cita rasa, kapping layak atau tidaknya, ketebalan dan taste notes nya yang dinilai dewan juri.

Dofi juga menambahkan bahwa sebenarnya kopi arabica Karanganyar ini belum layak untuk dilombakan bahkan mendapat peringkat itu sudah lumayan karena kopi yang ia bawakan untuk dinilai masih ada rasa getahnya.

“ kopi yang disuguhkan di festival ini lebih enak dari yang dibawa lomba karena sudah tidak ada rasa getahnya “, imbuhnya. Kopi dari tanam hingga panen membutuhkan waktu yang lumayan lama, yaitu 3 tahun, ada indukan tanaman kopi di gunung lawu yang diambil dan di tanam di berbagai daerah di Karanganyar yang tanahnya cocok untuk ditanami kopi. Ada Gondosuli, Jenawi, Jatiyoso, Jatipuro yang tanahnya cocok.

Dari indukan sama, akan tetapi disetiap daerah yang ditanami kopi memiliki aroma rasa yang berbeda-beda setelah diolah. “ paling enak yang di Gondosuli mas “, jelas Dofi. Ada ciri khas sedikit asem yang membuat rasanya luar biasa nikmat.

Hadir pula pada Festival Kopi Lawu 2018 ini Anggota dewan DPR RI dari partai PAN yaitu Ibu Laila Istiana sebagai nara sumber dalam dialog interaktif bersama Kepala Disparpora Karanganyar.

Demikian Diskominfo(Ard/Adt)

Read More
DSC_1686

Seminar Nasional, Pendidik harus Mampu Mengenal Karakter dan Tanamkan Budi Pekerti pada Anak  

Kominfo

Bupati Karanganyar saat memberikan sambutan dan pengarahan dalam acara Seminar Nasional ” Semua Anak Istimewa ” yang diselenggarakan IGTKI dan PGRI bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Karanganyar di pendopo rumah dinas Bupati, Selasa(02/10).

Karanganyar, Selasa 2 Oktober 2018

Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) Kabupaten Karanganyar menggelar Seminar Nasional mengenai pendidikan anak. Kegiatan ini bertujuan agar para pendidik mampu mengenal karakter anak dan mengenalkan budi pekerti pada siswa.

Guna meningkatkan pengetahuan dan profesionalisme para pendidik, IGTI Kabupaten Karanganyar menyelenggarakan Seminar Nasional dengan mengusung tema Semua Anak Istimewa di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Selasa (2/10). Dalam seminar tersebut menghadirkan narasumber pakar autis pada anak yakni Kak Krisna dan Kak Hasto serta diikuti lebih kurang 460 peserta meliputi Guru, Kepala TK, Pengawas dan Penilik Sekolah.

Ketua IGTKI Karanganyar, Siti Amanah dalam laporannya menyampaikan kegiatan ini merupakan upaya untuk meningkatkan kualitas pendidik dan insan cerdas serta kompetitif.

“Guru harus mampu mengenal anak didiknya. Dengan kegiatan seminar ini guru dapat meningkatkan wawasannya mengenai metode pengajaran pada anak didik,”jelasnya.

Sementara itu Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat menyampaikan sambutannya sekaligus membuka Seminar, meminta para pendidik dan orang tua memperhatikan pendidikan bagi anak. Karena anak memiliki hak untuk mendapatkan pendidikan yang baik.

“Jangan galak ketika saat mendampingi atau mengajari pada anak. Karena anak merupakan generasi penerus bangsa,”pesannya.

Bupati juga menambahkan bentuk kepedulian Pemerintah terhadap pendidikan anak-anak di Karanganyar. Pemkab Karanganyar setiap Jum’at memberikan tablet vitamin sebagai upaya mencegah stunting pada anak.

Demikian Diskominfo (ard/ind)

Kominfo

Kresna Mulyadi atau yang akrab disapa Kak Kresna saat memaparkan materi

 

 

Read More