DSC_6052

Napak Tilas Perjuangan Raden Mas Said

Kominfo

Asisten III Sutarno yang dalam hal ini mewakili Bupati Karanganyar saat mengibarkan bendera Start tanda dimulainya Napak Tilas Perjuangan Raden Mas Said, Minggu(04/11).

Karanganyar – 05 November 2018-11-06

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar mengadakan Napak Tilas Perjuangan Raden Mas (RM) Said yang dimulai dari Halaman SD Negeri Kebak 2 Jumantono hingga finis di plataran Parkir B Komplek Asrama Giribangun Matesih, Minggu(03/11).

Asisten III Sutarno yang dalam hal ini mewakili Bupati Karanganyar memberangkatkan sekitar 550 orang peserta dari pelajar saka se Jawa Tengah, ormas, maupun PNS.

“Dihayati nilai-nilai perjaungan, betapa sungguh-sungguh Raden Mas Said atau Pangeran Sambernyawa ikut menjadikan Indonesia dan melahirkan Kabupaten Karanganyar ini,” kata Sutarno.

Dengan napak tilas ini, seluruh generasi bersama-sama meneguhkan sikap untuk meningkatkan persatuan dan kesatuan untuk membangun cita-cita yang diinginkan.

“Dengan adanya napak tilas ini diharapkan semakin mencintai Kabupaten Karanganyar,” katanya.

Ditempat yang sama, diceritakan Ketua Masyarakat Sejarawan Indonesia (MSI) Kabupaten Karanganyar Iskandar di Desa Mojoroto, RM Said menempa diri lahir dan batin dan para pengikutnya berlatih olah kanuragan dan pengembangan jiwa kawijayan.

“Suatu ketika, Kanjeng Sinuhun Susuhunan Pakubuwana II dan dibantu pasukan Belanda, menyerang dan menghancurkan markas tersebut hingga bangunan menyerupai Kraton di hancurkan,” kata Iskandar.

RM Said dan pengikutnya kemudian memindahkan markasnya kearah selatan, yaitu dusun Segawe, Wilayah Jatiyoso. Melalui perjuangan yang panjang, akhirnya memperoleh kemenangan dan menjadi Raja dengan gelar Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya Mangkunagara ke-I.

Demikian Diskominfo (Adt/Ard)

Read More
DSC_6296

Napak Tilas Perjuangan Joko Songo

 

Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengibarkan bendera start tanda dimulai napak tilas Joko Songo di Desa Blorong, Kecamatan Jumantono, Karanganyar

 

 

Karanganyar – 06 November 2018

Pemerintah Kabupaten Karanganyar bekerjasama dengan Gerakan Pramuka Karanganyar mengadakan kegiatan Napak Tilas Perjuangan Joko Songo sebagai agenda rutin tiap tahunnya yang telah berjalan selama bertahun-tahun.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan dapat meneladani semangat kepahlawanan dari para Pahlawan umumnya dan Pahlawan Tentara Pelajar khususnya yang gugur dan dimakamkan di Desa Matesih.

Kegiatan ini diikuti kurang lebih 335 peserta terdiri dari 31 Sangga Putri (155 orang) dan 36 Sangga Putra(180 orang), Start di Lapangan Desa Blorong Jumantono dengan Finish di Delingan,  menempuh jarak dengan berjalan kaki sejauh 31 kilometer. Pada kesempatan tersebut, Sepanjang perjalanan diadakan lomba Cerdas Tepat Pramuka, Sendratari Musik, Scapbook, dan Merangkai Bonsai kering dengan memperebutkan Piala Bupati Karanganyar.

Demikian Diskominfo (Hr/Ard)

Read More

Meriahkan Hari Jadi Karanganyar, OPD dan BUMD Ikuti Lomba Permainan Tradisional

Karanganyar, Selasa 6 November 2018

Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Badan Usaha Milik Negara (BUMD) Kabupaten Karanganyar ambil bagian dalam perlombaan permainan tradisional di Alun-Alun Kabupaten Karanganyar, Selasa (6/11) pagi. Kegiatan ini sendiri merupakan rangkaian acara memeriahkan hari jadi Kabupaten Karanganyar ke 101.

Memeriahkan hari jadi Kabupaten Karanganyar ke 101, Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (FORMI) Kabupaten Karanganyar menggelar sejumlah perlombaan permainan tradisional. Adapun lomba-lomba yang dipertandingkan yakni tarik tambang dan bakiak. Kegiatan ini diikuti puluhan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Kabupaten Karanganyar.

Ketua FORMI Karanganyar, Sumarno mengatakan kegiatan permainan tradisional ini dilangsungkan untuk memupuk kebersamaan antar OPD. Selain itu perlombaan juga untuk meramaikan hari jadi Kabupaten Karanganyar.

“Olahraga yang dimainkan merupakan olahraga rekreasi. Karenanya kemenangan bukan menjadi tujuan utama tetapi menumbuhkan semangat untuk selalu berolahraga,”katanya.

Sementara itu, Bupati Karanganyar, Juliyatmono dalam sambutannya mengingatkan para ASN dan Pegawai BUMD Karanganyar untuk memperhatikan kesehatannya dengan meluangkan waktu untuk berolahraga.

“Semakin bertambah usia tentu tingkat kebugaran akan menurun. Harus ditunjang olahraga agar kebugaran terjaga,”pesannya.

Bupati juga berharap masing-masing OPD dapat menggelar kegiatan olahraga jelang akhir pekan. Karena dengan berolahraga dapat memupuk kekompakkan anatr pegawai dan menghilangkan kepenatan usai bekerja.

“Jum’at galakkan dengan olahraga, jangan bolos. Karena dengan jiwa sehat akan menunjang semangat dalam bekerja,”pungkasnya.

Demikian Diskominfo (ind/an)

 

Read More
DSC_4088

Hidup : sebuah kebahagiaan bukan beban

Kominfo

Sambutan dan Pengarahan oleh Bupati Karanganyar Juliyatmono dalam kegiatan Jalan Sehat, Talk Show dan Bakti Sosial Kesehatan Jiwa di area CFD Kabupaten Karanganyar, Minggu (04/11).

Karanganyar 05 November 2018

Bupati Karanganyar mengucapkan terimakasih kepada Keluarga Rumah Sakit Jiwa Daerah (RSJD) Surakarta yang telah hadir di Kabupaten Karanganyar dan menyemangati warga Karanganyar supaya jiwanya sehat, hidupnya sehat, cara berfikirnya sehat. selain itu, telah banyak berbuat baik kepada banyak orang yang bisa sehat jiwanya dan bahagia hidupnya. Di hari jadi Kabupaten Karanganyar ke 101 Pemerintah atas nama masyarakat menyampaikan penghargaan kado spesial dari RSJD dalam rangka menggelorakan kesehatan jiwa sedunia.

Hal tersebut disampaikan Bupati Karanganyar Juliyatmono saat sambutan dan pengarahan dalam kegiatan Jalan Sehat, Talk Show dan Bakti Sosial Kesehatan Jiwa dalam rangka Hari Kesehatan Jiwa Se dunia,Hari jadi Kabupaten Karanganyar ke 101, Hari Kesehatan Nasional dan HUT Korpri ke 47 di area CFD Kabupaten Karanganyar dengan Tema “Generasi muda yang tangguh dan sehat Jiwa menghadapi perubahan dunia”, Minggu (04/11).

“Orang sehat adalah orang-orang yang benar-benar produktif dan bermanfaat bagi siapapun”, tuturnya.

Dalam kegiatan tersebut di mulai dengan senam bersama yang diikuti oleh seluruh peserta.

 

Demikian Diskominfo (Tgr/Lp)

 

 

Read More
DSC_5555

Gala Desa Nyata Untuk Indonesia

Kominfo

Prosesi pelepasan balon saat Upacara Pembukaan Gala Desa di Lapangan Jati, Jaten, Sabtu (03/11).

Karanganyar 05 November 2018

Gala desa merupakan program dari Kementrian Pemuda dan Olahraga (KEMENPORA) yang sudah dimulai sejak Tahun 2017 dan menjadi bagian dari Kampanye Gerakan Nasional Ayo Olahraga. Kabupaten Karanganyar pada tahun ini terpilih sebagai tempat penyelenggaraan Gala Desa tahun 2018 dari 514 Kabupaten/Kota di Indonesia yang tahun ini Gala Desa hanya di gelar di 136 Kabupaten/kota di Indonesia.

Kegiatan ini dibuka pihak Kementerian Pemuda dan Olahraga RI, Jonni Mardizal dan Bupati Karanganyar Juliyatmono.

Dalam sambutannya Bupati Karanganyar menyampaikan bahwa kompetisi Gala Desa bertujuan selain untuk menumbuhkan minat berolahraga di kalangan masyarakat juga sebagai sarana untuk mencari atlit-atlit terbaik . selain itu melalui Gala Desa, maka olahraga dijadikan instrumen untuk menguatkan tali persaudaraan, persatuan dalam bingkai NKRI.

“Jadikan ajang Gala Desa sebagai ajang olahraga yang mengedepankan spotifitas dan semangat berolahraga sehingga dapat menghasilakan bibit pemain olahraga yang betul-betul prestasi dan bibit pemain berbakat yang ada di desa yang dapat mengukir prestasi karena juara ajang ini akan mewakili Kabupaten Karanganyar di tingkat yang lebih tinggi seperti Provinsi bahkan sampai ke tingkat pusat nantinya”, ujarnya.

Sedang cabang olahraga yang diperlombakan yakni empat cabang olahraga diantaranya bola volly, sepak takraw, tenis meja dan bulu tangkis.

Setelah upacara selesai dilanjutkan dengan senam Karanganyar Bugar yang diikuti oleh seluruh peserta serta tamu undangan dan dilanjutkan dengan pertandingan eksibisi sepakbola yang diikuti oleh Bupati karanganyar Juliyatmono.

 

Demikian Diskominfo (Tgr/Lp)

Read More
DSC_0130

Sosmed Jangan Jadi Alat Propaganda

Kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat membuka sekaligus menjadi ceynote speaker pada Rakor IPOLEKSOSBUD dan Sosialisasi Gerakan Nasional Revolusi Mental di Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Senin (05/11).

Karanganyar 05 November 2018

Bupati Karanganyar mengingatkan kembali bahwa saat diberi amanah untuk selalu menginformasikan berita-berita yang baik dan jangan menyebarkan berita hoax sehingga tetap menjaga kondisifitas yang tidak terpengaruh oleh gesekan-gesekan yang merusak.

Hal tersebut diungkapkan Bupati Karanganyar Juliyatmono saat membuka sekaligus menjadi ceynote speaker pada Rakor IPOLEKSOSBUD dan Sosialisasi Gerakan Nasional Revolusi Mental dengan tema “Memantapkan Demokrasi yang Sehat untuk Pemilu 2019” di Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Senin (05/11).

Menurutnya perkembangan sosial media (sosmed) itu sangat mempengaruhi masyarakat maupun wilayah yang berada di sekitar, terlebih jika saling menyebarkan ujaran kebencian atau hoax  (berita bohong) yang dapat memecah persatuan dan kesatuan .

Bupati berharap supaya semua pihak tetap mengedepankan persatuan kesatuan, mengedepankan kebersamaan satu kesatuan sebagai satu bangsa Indonesia yang lebih spesifik berada di Karanganyar.

Kepala Kesbangpol Agus Cipto Waluyo juga menambahkan bahwa dengan adanya kegiatan ini untuk memberikan pemahaman kondisi ideologi politik  sosial budaya di Kabupaten Karanganyar kepada  seluruh peserta rakor sehingga menjadikan Kabupaten Karanganyar kondusif di semua aspek.

Kegiatan revolusi ini diikuti di forkompimda, forkompinca, kelurahan, pelajar, tokoh agama, tokoh masyarakat, unsur kemitraan Kesbangpol (FKUB, Senkom dll) .

 

 

Demikian Diskominfo (Ind/Lp/Vnd)

Read More
DSC_4968

Karanganyar Menjadi Lokasi Gebyar UKM se Indonesia

Kominfo

Prosesi Pembukaan Gebyar UKM Indonesia 2018 oleh Bupati Karanganyar Juliyatmono dimulai dengan pemukulan Gong di Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (01/11).

Karangnyar, 01 November 2018

Gebyar UKM Indonesia ke tiga Tahun 2018 kini hadir di 34 Kota di Seluruh Nusantara salah satunya diselenggarakan di Kabupaten Karanganyar yang menjadi tempat ke-16 bertepatan di Rumah Dinas Bupati Karanganyar dengan topik “UKM Jaman NOW!: Kewirausahaan+Pemasaran = Sukses Bisnis menjadi sajian utama yang diharapkan mampu membawa UKM-UKM lokal percaya diri menghadapi persaingan kompetetif di tingkat nasional, bahkan sampai global”, Kamis (01/11).

“selain memiliki jiwa entrepeneur, UKM harus mempunyai jiwa pemasaran. Karena yang paling penting dari membuka sebuah usaha adalah faktor market-nya atau pasar. Harus tahu dulu, pasarnya ada atau tidak, “ujar Founder & Chairman MarkPlus, Inc. Kartajaya selaku penyelenggara.

Gebyar UKM Indonesia 2018 juga melibatkan langsung para UKM dengan konsep Kurasi. Para UKM juga turut berpartisipasi untuk mendaftarkan bisnis mereka, dimana yang terpilih berkesempatan mendapatkan slot promosi selama event berlangsung agar usahanya lebih dikenal oleh masyarakat luas serta mendapatkan target pasar potensial.

Dalam sambutannya Bupati Karanganyar Juliyatmono mengatakan bahwa agar tetap semangat dengan adanya ide-ide akan banyak kemajuan sehingga akan berkembang dimana-dimana.

“Dalam waktu 5 tahun kedepan Kabupaten Karanganyar akan menjadi kunjungan wisata yang meledak dimana-mana dan akan kita siapkan bagaimana memasarkan Kabupaten Karanganyar, sehingga UKM akan tumbuh berkembang pesat sehingga akan menyerap tenaga kerja. Sarana dan prasana juga akan dibantu”, tuturnya.

Beliau juga menambahkan bahwa dalam 5 tahun kedepan program UMKM akan prioritaskan

Selain itu Pemkab Karanganyar juga sedang  mengupayakan kampus 2 UNS berada di karanganyar.

 

Demikian Diskominfo (Ard/Vnd/Lp)

 

Read More
DSC_4849

Pengenalan Cita Rasa Kopi Lawu

Kominfo

Proses penyajian Kopi Lawu di River Hill, Rabu (31/10).

Karanganyar, 31 Oktober 2018

Dalam rangka mendorong pengembangan produksi kopi khas Bumi Intanpari, Pemerintah Kabupaten Karanganyar  melalui Dinas Pertanian dan Pangan, menyelenggarakan Pengenalan cita rasa Kopi Lawu di River Hill hotel and Resort Tawangmangu, Rabu(31/10).

Tujuan dari acara ini adalah untuk memperkenalkan serta mendorong minat pengusaha kopi untuk menjadi komoditas unggulan yang selama ini belum terlalu dikenal.

Asisten II Ir. Siti Maisyaroch, M.Si yang hadir mewakili Bupati Karanganyar didampingi Kepala Inspektorat, Kepala Dinkes, dan Kepala Dispermades, dalam pidato sambutannya menyampaikan Kopi Lawu ini harus segera di branding dengan bagus agar lebih menarik masyarakat Karanganyar maupun masyarakat dari luar Karanganyar untuk menikmatinya dan Pemerintah Kabupaten Karanganyar mensupport pengembangan kopi.

“ Kopi Lawu harus punya ciri khas yang lain dari kopi-kopi yang sudah ada saat ini “, tegasnya.

Menurut Kepala Dinas Pertanian dan Pangan, Supramnaryo, cita rasa khas Kopi Lawu dari Kabupaten Karanganyar memiliki karakteristik yang berbeda dengan dari daerah lain.

”Harapannya agar memberikan pengembangan kopi bagi petani serta pengenalan upaya mendorong pembangunan kopi khas Karanganyar,”tuturnya.

 

Demikian Diskominfo (In/Ard/Lp)

Read More
DSC_0047

Baznas Ikut Berkiprah Dalam Bebas Buang Air Besar Sembarangan (BABS)

diskominfo

Sambutan dan Pengarahan Oleh Bupati Karanganyar yang Diwakili Samsi selaku Sekda Dalam Acara Sarasehan Baznas. Rabu (31/10)

Karanganyar 31 Oktober 2018

Baznas Kabupaten Karanganyar menyelenggarakan Serasehan Baznas yang berlangsung di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar,  Rabu (31/10).

Acara ini diawali dengan Sambutan oleh Ketua Baznas Karanganyar Sugiyarso. Kemudian dilanjutkan dengan laporan perolehan zakat infaq dan shodaqoh yang disampaikan oleh Wakil ketua baznas Abdul Muid dengan total sampai saat ini zakat Rp. 922.983.264,00 dan Infaq Rp. 454.511.941,00 jadi jumlah seluruhnya senilai 1 Milyar Rp. 377.490.205,00. Jumlah kali ini ada peningkatan yang signifikan dibandingkan dengan bulan kemarin.

Pada kesempatan ini Sekda kabupaten Karanganyar Drs.  Samsi M.Si selaku yang mewakili Bupati memberi pengarahan dan motivasi pada peserta Baznas.

“Berkat kerjasama Baznas Pemerintah Daerah dapat menyelesaikan salah satu 5 pilar yang pertama yaitu sudah bebas atau stop buang air besar sembarangan (BABS). Beliau juga menjelaskan bahwa baru saja mendapat anugerah 2 kali yaitu pertama Pemerintah Daerah berkomitmen kerjasama dengan kerja bareng ini “sak Negoro Indonesia juara 3 untuk kota Karanganyar” Baznas juga ikut berkiprah. “ujarnya.

Kemudian dari segi asosiasi atau aliansi Bupati dan Walikota yang peduli terhadap sanitasi atau disingkat ekopsi mendapat juara kedua untuk Karanganyar dan juga Baznas baru saja  melopori IT juara  tingkat Nasional.

Terimakasih selamat dan sukses kepemimpinan Baznas yang selama ini telah mengelola dengan baik.

Demikian Diskominfo (Ind/Vnd)

 

Read More
DSC_4526

KEMENKOMINFO : Cegah Bahaya NAPZA Melalui Pagelaran Wayang Kulit

Kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono, Dirjen IKP Kemenkominfo Wiryanto, BNN Pro. Jateng saat berdialog diakhir acara gelaran Wayang Kulit yang diselenggarakan Kementrian Kominfo bekerja sama dengan Pemkab Karanganyar di Lap. Baturan Colomadu, Minggu(28/10).

Karanganyar – 28 Oktober 2018

Bahaya Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif (NAPZA) selalu menjadi ancaman yang sangat berbahaya bagi generasi penerus bangsa. Bukan hanya menyerang kaum pemuda, NAPZA ini dapat merajalela melalui semua golongan.

Kekhawatiran pemerintah akan bahaya NAPZA langsung ditindak lanjuti oleh pemerintah. Melalui Kementrian Komunikasi dan Informatika bidang IKP yang diberi mandat oleh Presiden, bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Karanganyar melalui Dinas Kominfo Karanganyar. Pemerintah mensosialisasikan bahaya NAPZA melalui pagelaran budaya Jawa yaitu Wayang Kulit oleh Dalang Ki Warseno SLANK yang diselenggarakan di Lapangan Baturan Colomadu, Minggu(28/10).

Dirjen IKP Kementrian Kominfo Wiryanto dalam pidato sambutannya menjelaskan, sosialisasi bahaya NAPZA ini pemerintah langsung menggandeng Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jawa Tengah guna menejelaskan gejala-gejala yang dapat dilihat dari seorang pengguna maupun pecandu dari NAPZA itu sendiri.

Pemerintah berharap, perean serta masyarakat melalui perangkat Daerah harus bisa saling guyub membantu dalam hal sosisalisasi, pencegahan hingga penanggulangan beredarnya NAPZA ini agar tidak menjamur di masyarakat.

“ Mari bahu-membahu memberantas NAPZA agar keluarga kita, sekeliling kita terhidar semua “, tegas Wiryanto Dirjen IKP dari Kemenkominfo ini.

Sementara Agung Cahyo Nugroho Sekretaris Dinas Kominfo Karanganyar yang dalam hal ini mewakili Bupati Karanganyar, menyampaikan bahwa generasi muda jangan sampai rusak dan tercemar oleh NAPZA, “ ini sangat membahayakan apalagi kalau sudah kecanduan “, tegasnya.

Dalang Ki Warseno SLANK dalam pertunjukannya yang mengambil tema lakon   “ Werkudoro Maneges “ dengan lantang membantu mensosialisasikan  bahaya NAPZA ini kepada seluruh masyarakat yang hadir menyaksikan gelaran Wayang Kulit.

Diakhir acara Bupati Karanganyar, Dirjen IKP Kemenkominfo, dan BNN Prov. Jateng berdialog mengenai hal yang serupa.

Demikian Diskominfo(Kriss/Ard).

Read More