1ae483d4-1786-47cc-8e63-442999f4f5d4

Rapat Koordinasi Persiapan Pelaksanaan TMMD Reguler ke 117 Tahun 2023

Karanganyar – TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler yang Ke 117 Tahun 2023 akan di selenggarakan di Desa Gentungan, Kecamatan Mojogedang selama 30 hari, serentak secara nasional akan dibuka pada hari Rabu, 12 Juli 2023 dan ditutup pada hari Kamis 10 Agustus 2023. Rapat koordinasi persiapan pelaksanaan TTMD ke 117 digelar di Ruang Podang 1, Komplek Sekretariat Daerah Kabupaten Karanganyar pada hari Rabu, 5 Juli 2023 dihadiri oleh Bupati Karanganyar, Sekretaris Daerah Kabupaten Karanganyar, Komandan Kodim 0727, Kapolres Karanganyar, jajaran Forkopimda yang lain serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

TMMD merupakan giat ops bakti yang dilaksananakan secara terpadu dan lintas sektoral antara TNI, pemerintah daerah dan masyarakat sebagai upaya untuk mendukung percepatan pembangunan daerah dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermades) Sundoro Budi Karyanto, S.Sos., menyampaikan rapat ini digelar untuk mengkoordinasikan antar OPD terkait kegiatan – kegiatan yang nantinya akan diselenggrakan pada TMMD di desa gentungan, kecamatan mojogedang agar berjalan dengan lancar. Persiapan yang telah dilakukan antara lain tim teknis telah melakukan cek lokasi sasaran TMMD persiapan pembersihan badan jalan dan perataan jalan, telah dilaksanakan pula persiapan pembangunan talud jalan, persiapan pembangunan jembatan. Tim asistensi melaporkan untuk kegiatan fisik, sebagian talud sudah dibangun, dan pembangunan jembatan sudah mulai dipersiapkan. Untuk kegiatan non fisik telah dilakukan pendataan kebutuhan penyuluhan pelatihan warga masyarakat dan telah disusun tema penyuluhan yang materinya akan diisi oleh dinas terkait. “Untuk Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) telah kita koordinasikan dengan Baznas, dan mendapatkan alokasi 1 titik dengan anggaran 10 juta rupiah”, ujar Sundoro.

Sasaran fisik yaitu betonisasi jalan, pembangunan jembatan, pembangunan talud jalan dan pembangunan gorong – gorong. Selain itu dilakukanpula jambanisasi dan plester lantai rumah. Untuk sasaran non fisik diberikan dengan cara penyuluhan dan kegiatan praktek antara lain pengobatan gratis dari puskesmas, pemberian penyuluhan penyakit tidak menular dari Dinkes, wawasan kebangsaan dan bela negara dari Kodim 0727, penanggulanggan kenakalan remaja oleh Polres Karanganyar, penguatan pertanian organic dari Dispertan PP, layanan perpus keliling dari Disarpus, pengolahan limbah organic dari rumah tangga oleh DLH, donor darah oleh PMI, sunatan masal dan RTLH oleh Baznas, pelatihan pembuatan kue kering dan basah oleh BLK, layanan kependudukan oleh Disdukcapil dan lain sebagainya.

Rincian anggaran penyelenggaraan TMMD Reguler Ke 117 ini mendapat bantuan dari APBD Provinsi sejumlah 142 juta rupiah dengan rincian 132 juta rupiah untuk pembangunan fisik dan 10 juta rupiah untuk stimulant penyelenggaraan upacara TMMD. Kemudian dari APBD Kabupaten Karanganyar dianggarkan sebanyak 1 Milyar Rupiah dan mendapat bantuan dari Baznas Karanganyar sebanyak 10 juta rupiah, dan Swadaya sebanyak 259 juta 800 ribu rupiah.

Kepala Desa Gentungan diwakli oleh sekretaris desa gentungan menambahkan dalam laporannya bahwasannya masi terjadi kekurangan bantuan sosial sebanyak +- 300 kepala keluarga dimana saat ini jumlah kepala keluarga di desa gentungan berjumlah 1709 kepala keluarga dan yang termasuk tidak mampu sejumlah 939 kepala keluarga sehingga mohon untuk dibantu dari Dinsos dan Baznas. Selain itu terkait pertanian organik, masi adanya kendala tidak tersediannya peralatan mesin pengolahan pupuk organik, untuk itu Dispertan PP diharapkan bisa membantu penyelesaiannya. Kemudian nantinya bantuan peminjaman 30 tenda dari Disdagperin untuk kegiatan bazzar yang akan dilaksanakan selama 1 minggu, dan ditutup dengan pagelaran wayang saat penutupan TMMD. Kemudian peminjaman alat berat untuk pemadatan jalan sebelum dibeton dari DPUPR. Pasar Murah oleh BUMD, dinsos, UPK, Baznas serta khitanan masal 20 anak, KB 30 orang, donor darah 30 orang, dan 14 anak terkena stunting.

“TMMD ini sudah biasa setiap tahun berlangsung oleh karenanya harus kita semangati dan sempurnakan sehingga lebih berdaya guna karena subtansinya tetap menjaga kemanunggalan TNI bersama masyarakat”, ujar Bupati.

Desa gentungan dipilih sebagai lokasi TMMD kali ini karena merupakan penyumbang produktifitas pangan sebagai penyangga hasil pangan kabupaten dimana penghasil utama padi dan padi organic sehingga sangat cocok untu pengembangan di sektor pertanian. Selain itu agar akses jalur pertanian dan distribusinya makin lancar dengan pembangunan fisik di desa dan ekonomi masyarakat desa makin sejahtera.

Bupati mengharapkan masyarakat desa gentungan diguyupkan, sedikit sedikit bisa didata dengan baik dan datanya dikoordinasikan dengan OPD terkait sehingga TMMD dapat berhasil baik dalam sasaran fisik dan non fisiknya sehingga diakhir TMMD reguler ini semua rampung desa gentungan menjadi sejahtera dan makin bagus, makin gotong royong. Untuk Dinkes fokus untuk penuntasan stunting di desa gentungan setelah TMMD, dan juga terkait penyakit menular lainnya untuk dijadikan perhatian khusus. Ibu – ibu hamil di desa gentungan, dikumpulkan dan diberikan edukasi agar tidak muncul kasus stunting dikemudian hari karena stunting muncul dari kualitas gizi yang diberikan saat ibu hamil.

Bupati berpesan untuk menggeliatkan petani muda agar anak-anak muda desa gentungan tertarik dalam bidang pertanian dan peternakan sehingga dapat mengelola sawah dan hasil pertaniannya. Kemudian bank jateng dengan CSRnya dapat membantu proses pembagian sembako ikoordinasikan dengan baik. Pemberian materi tambahan terkait penyuluhan hukum dari Kejaksaan dan Kepolisian.

“Mudah2an TMMD Reguler ke 117 besok di desa gentungan yang dibuka tanggal 12 juli berjalan lancar, sukses, kita senggukuyung bersama sama semua pihak”, tutupnya.

Demikian Diskominfo.

 

Read More
WhatsApp Image 2023-06-27 at 08.51.35 (1)

Pelepasan peserta Jumbara PMR Nasional oleh Bupati Karanganyar

Bupati Juliyamono memakaikan jaket kepada Danang Hendrawan sebagai tanda pelepasan peserta untuk mengikuti event Jumbara PMR Nasional ke IX di Lampung, (27/06/23)

 

Karanganyar – Jumpa Bakti Gembira (Jumbara) merupakan ajang bertemunya perwakilan anggota Palang Merah Remaja (PMR) PMI di seluruh Indonesia untuk saling bertukar informasi, pengetahuan, keterampilan dan pengalaman. Bupati Karanganyar, Drs. H. Juliyatmono, M.M., M.H., didamping ketua PMI Karanganyar Dwi Cahyono, S.Sos., M.Si., memberikan motivasi dan arahannya dalam pamitan dan pelepasan peserta Jumbara PMR Tingkat Nasional Ke-IX Tahun 2023 pada Selasa, 27 Juni 2023 bertempat di Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Event Jumbara PMR-PMI IX 2023 Tingkat Nasional diselenggarakan di Taman Agro Wisata Way Handak, Jalan Lintas Sumatera, Tanjung Senang, Kedaton, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung pada tanggal 2 hingga 10 Juli 2023. Jumbara PMR-PMI IX 2023 Tingkat Nasional ini mengambil tema ” CERDAS, KREATIF & BERKARAKTER”. Peserta merupakan perwakilan dari 34 PMI Provinsi, terdiri dari Anggota PMR (Mula, Madya, Wira), Pembina PMR, Pelatih PMI dan atau Fasilitator PMR, Staf PMI yang membidangi Pembinaan PMR, Pengurus PMI yang membidangi Pembinaan PMR, Unit PMR, Anggota Youth International, Koordinator Forum Palang Merah Remaja Indonesia (Forpis) dan Masyarakat.

Putra putri terpilih dari kabupaten karanganyar yang mewakili Jumbara PMR tingkat Nasional yaitu Danang Hendrawan dan Reisya Anjani. Nantinya kedua peserta dari kabupaten karanganyar ini akan bergabung dengan peserta se Jawa Tengah. Jawa Tengah akan mengirimkan peserta yang terdiri dari 51 orang PMR dari tingkat Mula, Madya, dan Wira kemudian dari KSR, pendamping dan fasilitator. Danang merupakan wakil dari KSR yaitu Korps Sukarela yang merupakan kesatuan unit PMI yang menjadi wadah bagi anggota biasa dan perseorangan yang atas kesadaran sendiri menyatakan menjadi anggota KSR. Untuk Reisya mewakili tingkat wira setara dengan SMA, reisya sendiri merupakan wakil yang memiliki keunggulan fasih berbicara dalam 3 bahasa asing. Putra putri perwakilan kabupaten ini berharap dengan keikutsertaan mereka dalam Jumbara Nasional dapat menambah relasi serta ilmu dan bisa menularkan pengalaman yang didapat selama event ini berlangsung. Selain itu dapat pula meningkatkan karakter kepalangmerahan serta peran anggota PMR dalam penerapan Tri Bakti PMR dan sebagai pendidik sebaya, melalui pendekatan keterampilan hidup.

Bupati berpesan, “Tambahlah pengalaman, diamati semua, belajar apapun dari situ kemudian dikembangkan dan ditularkan kepada kawan- kawan disini”, tuturnya.

 

Jumbara PMR merupakan forum perjumpaan dengan sesama remaja, berbakti kepada masyarakat serta bergembira. Selama Jumbara dilaksanakan berbagai macam kegiatan mulai anjangsana dan tukar hasil karya, life skill station, konferensi PMR, disiminator cilik, sarasehan jumtek, kemudian bakti sosial, traveling kepalangmerahan, bakti sosial seperti penghijauan, hingga simulasi pertama pelayanan kesehatan.

Demikian Diskominfo.

Read More
WhatsApp Image 2023-06-26 at 11.04.11

Smart Integrated Leadership Course berupa Massive Online Open Courses (MOOC) resmi dilaunching Bupati Karanganyar

Karanganyar – Massive Online Open Courses (MOOC) resmi dilaunchingBupati Karanganyar didampingi Sekda Karanganyar, Sekretaris BPSDM Prov. Jateng dan Plt. Kepala BKPSDM Karanganyar bertempat di Hall Hotel Tamansari, Senin 26 Juni 2023. Pelatihan Non Klasikal / Massive Online Open Courses (MOOC) merupakan Smart Integrated Leadership Course yang dibuat untuk menunjang metode pelatihan dan mewujudkan pemenuhan kompetensi serta meningkatkan kualitas aparatur sipil negera (ASN).

Dalam sambutannya Bupati menyampaikan problem yang dihadapi ASN kita saat ini. Dituntut pekerjaan yang sedemikian rupa serta profesionalitasnyapun, penghasilannya tidak mencukupi. Pemerintah telah menempuh banyak cara, namun reward yang didapat masih tidak memadai. Oleh karenanya dengan peningkatan kapasitas dari berbagai sumber yang bersifat online ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi SDM ASN sehingga menjadi lebih profesional. Di akhir program perlu adanya evaluasi dan penilaian yang diberikan agar memacu ASN untuk lebih berprestasi dan mendapatkan reward sesuai dengan capaian kompentensi yang bersangkutan sehingga mempermudah ASN tersebut untuk naik pangkat dan mendapatkan kenaikan penghasilan yang sesuai.

“Semoga MOOC bisa dilaksanakan dengan baik, mudah-mudahan lancar, hambatan-hambatan yang ada dalam perjalanan nanti ada solusi dari problemnya sehingga kesulitan pembiayaan dapat teratasi”, imbuhnya.


Sekretaris Daerah Kabupaten Karanganyar, Timotius Suryadi menyampaikan bahwasannya tantangan kita kedepan makin beragam oleh karenanya kita yang mendapat privilege secara khusus harus bisa lebih maksimal untuk membantu negara mencapai kesejahteraan. Demi memaksimalkan birokrasi dan pelayanan kepada masyarakat yang profesional, ASN kabupaten karanganyar khususnya dituntut untuk lebih mengembangkan kompetensinya dengan mengikuti diklat dan kursus baik secara offline dan online.

Terbatasnya dana untuk mengikuti diklat secara offline membuat BKPSDM Karanganyar bekerjasama dengan BPSDM Provinsi Jawa Tengah sebagai fasilitator, mewujudkan MOOC Administrasi Dasar bagi Kabupaten Karanganyar. Platform ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kepada aparatur tentang administrasi dasar dalam pemerintahan di Kabupaten Karanganyar. Subtansi pelatihan narasumber maupun konten yang disediakan di MOOC Administrasi Karanganyar merupakan produk asli dari pemerintah kabupaten hasil kolaborasi antara BKPSDM, BKD, Inspektorat Daerah, Bagian Organisasi Setda dan Bagian Hukum Setda. MOOC Administrasi Karanganyar sudah disimulasi oleh BKPSDM Kabupaten Karanganyar dan selanjutnya dapat dimanfaatkan oleh seluruh pegawai di lingkup Pemkab Karanganyar.

Secara umum, sistem kerja MOOC dirancang untuk memberikan akses pendidikan yang terbuka dan fleksibel bagi siapa saja di seluruh dunia melalui platform daring yang dapat diakses secara gratis atau dengan biaya yang terjangkau. Platform tersebut dibuat untuk menunjang metode pelatihan dan mewujudkan pemenuhan kompetensi ASN 20 JP (jam pelajaran) pertahun.

Kehadiran kursus daring ini bertujuan untuk mendukung ASN sebagai abdi negara dalam memperkuat kompetensinya, terutama dalam menghadapi tantangan digitalisasi yang semakin meluas.

Demikian Diskominfo.

Read More
DSC_0039

Tarling Masjid Baitul Himmah Kerjo, Bupati Anjurkan Untuk Selalu Berbuat Baik Bukan Hanya Dibulan Ramadhan

KARANGANYAR – Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar beserta rombongan Pemerintah Kabupaten Karanganyar hadiri kegiatan Tarawih Keliling di Masjid Baitul Himmah Desa Sambirejo Kec. Kerjo, Jum’at(16/4/21).

Kegiatan Tarawih keliling yang di selenggarakan Pemerintah Kabupaten Karanganyar ini selain untuk bersilaturahmi juga untuk memberikan santunan kepada para lansia dan kaum dhuafa yang ada di Kecamatan Kerjo. Selain itu Pemerintah Kabupaten Karanganyar juga memberikan bantuan sarana ibadah bagi masjid yang ditempati untuk kegiatan tarling tersebut.

Bertindak sebagai khotib dalam sholat tarawih, Bupati Karanganyar menghimbau kepada semua jama’ah yang hadir untuk terus berbuat baik selama bulan Ramadhan.

” Mumpung bulan Ramadhan, ayo terus berlomba-lomba berbuat baik, sukur-sukur bukan hanya di bulan Ramadhan aja berbuat baiknya “, jelas Bupati yang akrab di sapa Yuli.

Agenda tarawih keliling ini menjadi kegiatan rutin yang di selenggarakan Pemerintah Kabupaten Karanganyar setiap bulan Ramadhan dengan bersilaturahmi mengunjungi 17 Kecamatan dengan jadwal berurutan. Demikian Diskominfo(Ard/Tgr)

Read More
WhatsApp Image 2021-03-15 at 8.29.48 AM (1)

Wayangan Virtual Memperingati Milad ke 12 PWKT Batam

Bupati Karanganyar, Drs. H. Juliyatmono, MM menyampaikan sambutan serta ucapan selamat Milad ke 12 bagi PWKT Batam dalam wayangan virtual yang digelar di Sanggar Dwijo Laras, Sroyo, Jaten. (13/03)

Karanganyar – Wayangan virtual dilaksanakan dalam rangka Milad ke 12 Persatuan Warga Karanganyar (PWKT) Batam di Sanggar Dwijo Laras, Sroyo, Kecamatan Jaten (13/03). Pergelaran wayang dilaksanakan secara virtual mengingat untuk saat ini masih dalam kondisi pandemi, hingga tidak memungkinkan menggelar pertunjukan wayang kulit di Batam secara langsung.

Pergelaran wayang dihadiri langsung oleh bupati Karanganyar, Drs. H. Juliyatmono, MM serta wakil bupati Karanganyar, H. Rober Christanto, SE bersama jajaran kepala OPD.

Dalam kesempatan ini, Ketua PWKT, Ir. Suratno, MT mengucapkan banyak terimakasih kepada Bupati Karanganyar karena telah memfasilitasi penyelenggaraan wayang virtual dengan sepenuh hati. Dia juga berharap semoga tahun depan, pergelaran wayang kulit bisa berlangsung secara langsung tatap muka, bukan hanya melalui virtual.

Ki Dwijo Kangko membawakan lakon Wahyu Katentreman dengan apik.

Bupati Karanganyar berpesan dan berharap semoga warga Karanganyar dimanapun berada, khususnya Batam, diberikan kesehatan dan keselamatan.

Demikian Diskominfo (tgr)

 

Read More
WhatsApp Image 2021-03-15 at 8.22.00 AM (1)

Kemenkopolhukam Gelar Forum Koordinasi dan Konsultasi Peningkatan Pelayanan Publik

Presentase Penyelesaian Pengaduan Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2020

Karanganyar – Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenko Polhukam) menyelenggarakan Forum Koordinasi dan Konsultasi Peningkatan Pelayanan Publik di Hotel Alila, Kota Surakarta (04/03).

Forum dihadiri oleh perwakilan Dinas Komunikasi dan Informatika se-Provinsi Jawa Tengah yang berkaitan dengan pengelolaan pelayanan publik. Dalam  hal ini difokuskan pada pengelolaan aduan masyarakat Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional (SP4N) – Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (LAPOR!) atau biasa disebut SP4N-LAPOR!.

Dalam forum yang dihadiri oleh Kapuspen Kemendagri, Benny Irwan, ditampilkan Presentase Penyelesaian Pengaduan Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Tengah tahun 2020. Kabupaten Temanggung berada di peringkat pertama dengan presentase 100% penyelesaian. Sedangkan Kabupaten Karanganyar berada di peringkat 5 dengan presentase penyelesaian 97,7%.

Yanuar Ahmad selaku Asdp Sistem Informasi Pelayanan Publik KemenpanRB menyampaikan bahwa dengan adanya jaringan aduan masyarakat yang inovatif, mampu memberikan pelayanan yang maksimal bagi masyarakat umum.

Demikian Diskominfo (Tgr)

 

 

Read More
IMG20200723092059

Masa Pandemi Covid-19, Peringatan Hari Anak Nasional di Kabupaten Karanganyar Secara Zoom Cloud

Kominfo

Bupati Karanganyar, Juliyatmono didampingi Ketua Komisi Perlindungan Perempuan dan Anak Kabupaten Karanganyar sekaligus Bunda PAUD, Siti Khomsya saat zoom cloud peringatan Hari Anak Nasional, Kamis (23/7).

KARANGANYARAku anak sehat tubuhku kuat karena ibuku rajin dan cermat sewaktu aku bayi slalu diberi ASI makanan bergizi dan imunisasi, itulah sepenggal lagu anak yang dinyanyikan oleh Bupati Karanganyar bersama anak-anak Kabupaten Karanganyar saat melakukan zoom cloud dalam rangka peringatan Hari Anak Nasional tahun 2020, Kamis (23/7) pagi.

Zoom cloud peringatan Hari Anak  Nasional berlangsung di ruang SIC Dinas Kominfo Kabupaten Karanganyar. Peserta zoom cloud diikuti sejumlah anak meliputi berbagai kelompok PAUD-TK, Anak sekolah tingkat SMP/SMA, anak-anak berkebutuhan khusus, forum anak, dan IGTKI.

Dalam sambutan sekaligus arahannya, Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengatakan anak adalah emas yang sangat berharga, harta paling berharga. Kita akan melihat 2045 yang akan datang, merekalah yang akan menjadi pemimpin pemimpin di Negara Indonesia ini.

Pihaknya pun menyampaikan pesan kepada sejumlah orang tua bahwa setiap anak memiliki potensi. Berikan ruang supaya anak-anak bisa berkreatifitas, berinovasi sesuai dengan bakat dan minatnya masing-masing. Kewajiban orang tua adalah mengarahkan, mendorong dan memfasilitasi agar anak merasakan kebahagiaan dan jangan membebani mereka.

“Anak adalah aset, jangan sakiti, lindungilah. Anak-anak yang baik akan menjadi penghapus dosa dan kesalahan orang tuanya,”pesan Bupati.

Ia juga menambahkan di masa pandemi, anak-anak sementara belajar di rumah hingga waktu yang belum bisa ditentukan. Anak-anak jangan diberikan beban pembelajaran yang berlebih.

Demikian Diskominfo (dn/ind)

Read More
IMG-20200713-WA0022

Tumbuhkan Semangat Bertani, HKTI Minta Dukungan Bupati Karanganyar

Kominfo

Audiensi HKTI Prov. Jateng bersama Bupati Karanganyar didampingi Kepala Dispertan Karanganyar, Senin (13/7).

KARANGANYAR-Menumbuhkan semangat muda untuk bertani, Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) tingkat Provinsi Jawa Tengah audiensi bersama Bupati Karanganyar. Pihaknya berharap Bupati dapat memberikan dukungan sehingga memotivasi pemuda Karanganyar untuk semangat mengembangkan pertanian.

Audiensi dilakukan di ruang Garuda I Kantor Sekretariat Daerah Karanganyar, Senin (13/7) pagi. Pada kesempatan tersebut Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengapresiasi para pemuda yang masih tertarik pada dunia pertanian. Menurutnya membangun semangat untuk tertarik pada sesuatu hal positif tidaklah mudah. Karena para pelaku apapun yang eksis mampu mengembangkan usahanya adalah mereka yang belajar secara otodidak.

“Belajar dari pengalamannya sendiri sehingga banyak orang-orang viral yang mungkin banyak belum terekspos,”ujarnya.

Harapan Bupati ada sinergitas antara pemerintah dan petani, karena petani merupakan vital dalam persediaan pangan. Terlebih Karanganyar khususnya maju dalam bidang pertanian dan selalu surplus beras.

“Petani ini faktor hajat hidup orang banyak, pemerintah wajib peduli, mendukung dan memfasilitasi petani untuk dapat berkreatifitas dan berinovasi dalam pengembangan pertanian,”tandasnya.

Demikian Diskominfo (dn/ind)

 

 

 

Read More
IMG20200630092826

Bangkitkan Kembali Ekonomi Karanganyar, Juliyatmono Mohon Ijin Segerakan Pembahasan APBD Perubahan

Kominfo

Perkembangan Covid-19 di Jawa Tengah, tengah berlangsung Vcon Presiden RI Joko Widodo dengan Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo dan seluruh Bupati/Walikota se Jawa Tengah, Selasa (30/6).

KARANGANYAR– Menggeliatkan kembali pertumbuhan ekonomi di wilayah Kabupaten Karanganyar, Bupati Juliyatmono melalui video conference (Vcon) memohon ijin kepada Gubernur Jawa Tengah melalui Presiden RI Joko Widodo untuk segera membahas APBD Perubahan. Vcon berlangsung di ruang SIC Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Karanganyar, Selasa (30/6).

Pada kesempatan itu Bupati menyampaikan telah melayangkan surat kepada Menteri Dalam Negeri untuk minta ijin segera akan membahas APBD Perubahan mengembalikan hasil recofusing kemarin.

Pasalnya  ada beberapa OPD yang harus digerakkan tetapi prioritas covid berupa  jejaring pengaman,  sosial dan recovery tetap menjadi prioritas tetapi tidak sebombastis hasil recofusing yang diatur melalui keputusan bersama. Supaya ASN juga bisa aktif kembali, karena anggaran OPD hampir tidak ada sama sekali, praktis hanya rapat rutin saja.

Kita berdo’a kepada Tuhan  karena Covid ini juga makhluk Tuhan, pendekatannya harus melalui cara-cara spiritualitas berdo’a sambil  berikhtiar. Karena kami ingin mengawali supaya ekonomi kita segera bangkit,”ujar Bupati.

Menurutnya apa yang disampaikan Presiden sudah ditindaklanjuti semuanya di Karanganyar. Diantaranya memperkecil yang terdampak Covid, mengisolasi lingkungan masing-masing. Termasuk bergerak cepat sepanjang ada yang positif segera dibawa ke Rumah Sakit, pemberian sembako, tidak bergerak kemana-mana dan menciptakan suasana senyaman mungkin. Semua berjalan lancar dan Kabupaten Karanganyar terus mengalami penurunan.

“Akhir-akhir ini saja karena Jawa Timur cukup banyak dan kita antara perbatasan Jawa timur, sering pemudik yang lewat Jawa Timur ini  ada sedikit memiliki klaster baru tapi sudah kita tangani dengan baik,”terangnya.

Sementara dalam Vcon tersebut  Presiden Joko Widodo menekankan  bahwa permasalahan covid dan ekonomi ini merupakan tanggung jawab bersama. Presiden menghimbau pada tatanan baru New Normal ini harus berdasar pada  keakuratan data science, masukan para pakar sehingga dalam pembuatan kebijakan/policy benar- benar tepat sasaran.

Menurutnya ada yang namanya Pra Kondisi yang selanjutnya kemudian masuk pada ketepatan waktu membuka dan ketiga prioritas sektor mana dulu yang akan dibuka, tidak langsung dibuka semuanya. Bilamana memungkinkan sektor produksi atau sektor pariwisata dipersilakan dibuka.

“Jangan sampai kita berani membuka  masuk ke New Normal tetapi keadaan datanya masih belum memungkinkan jangan dipaksa,”pesannya.

Selanjutnya Presiden mengatakan anggaran yang berkaitan dengan kesehatan untuk segera dikeluarkan karena menyangkut dengan peredaran uang yang ada dimasyarakat. Kemudian berkaitan dengan belanja Bansos untuk pula disegerakan. Yang terpenting agar sosial bagi warga negara terpenuhi terutama bagi yang terdampak Covid. Serta stimulus ekonomi terutama bagi  usaha mikro/usaha kecil baik di provinsi, kabupaten maupun kota untuk lihat lapangannya.

“Tiga hal ini segera keluarkan dari APBD kita. Sekali lagi agar peredaran uang di masyarakat semakin besar,”jelasnya.

Ditambahkannya posisi sekarang ini strategi  intrevensi yang berbasis lokal adalah paling efektif dalam menangani covid. Sehingga mengkarantina/mengisolasi RT, RW mengisolasi kampung/desa lebih efektif daripada mengkarantina kota/kabupaten. Jadi strategi ini agar digunakan bersama-sama dengan  harapan  terjadi penurunan covid.

“ Terima kasih atas kerja keras di daerah Jawa Tengah dan kita harapkan bulan depan, Juli. Di Jawa Tengah covid benar-benar bisa berkurang dan ekonomi kita bisa merangkak pada pertumbuhan ekonomi yang normal kembali,”pungkasnya saat mengakihiri Vcon dengan Gubernur JawaTengah serta Kepala Daerah Kab/kota se Jateng.

Demikian Diskominfo (dn/ind)

Read More
IMG-20200629-WA0014

Studi Banding Kinerja BK, Tiga DPRD di Jatim Kunjungi Karanganyar

 

KARANGANYAR- Kabupaten Karanganyar menerima kunjungan kerja (Kunker) DPRD Kabupaten Nganjuk, Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kota Batu dan Komisi II DPRD Kabupaten Tuban di Gedung Paripurna DPRD Karanganyar, Senin (29/6).

Kunjungan diterima langsung oleh Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Karanganyar, Sariwidodo. Dalam sambutannya, ia berterima kasih dan mengapresiasi Kabupaten Karanganyar terpilih menjadi lokasi untuk dilaksanakannya studi banding. Pihaknya berharap dengan kegiatan kunker ini dapat terakomodir dengan baik.

“Semoga dengan kunjungan kerja DPRD ini dapat memberikan dampak positif di Kabupaten Karanganyar dan tentunya di daerah Jawa Timur umumnya,”terangnya.

Tujuan kunjungan tersebut yakni mempelajari kinerja Badan Kehormatan (BK) DPRD, Pansus Perpustakaan serta Upaya penanganan paska pandemi Covid-19 diseluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Demikian Diskominfo (adt/ind)

Read More